Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

PROGRAM PENGABDIAN KOLABORATIF PENANAMAN POHON DI TITIK 0 DAS BRANTAS SEBAGAI KAWASAN EDUKATIF DAN KEBUGARAN Wardhono, Arie; Turhan Yani, Muhammad; Wiriawan, Oce; Cahyaningrum, Sari Edi; Wijaya, Andhega; Hazin, Mufarrihul
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 1 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i1.5675

Abstract

Air merupakan sumber daya alam utama yang keberadaannya sangat mempengaruhi keberlangsungan hidup manusia dan makhluk hidup lainnya. Sungai Brantas yang merupakan sungai lintas kabupaten/kota memiliki peran vital dalam menunjang kehidupan masyarakat, khususnya sebagai sumber utama penyedia air bersih. Namun, turunnya kualitas Sungai Brantas, serta ancaman krisis air bersih dan perubahan iklim merupakan suatu tantangan yang perlu dihadapi bersama. Tujuan kegiatan PKM adalah penanaman pohon di kawasan Titik 0 Arboretum Sumber Brantas dengan harapan menjaga kualitas air Sungai Brantas dan mendukung pengelolaan air yang berkelanjutan bagi generasi mendatang. Peserta kegiatan PKM adalah 5 PTNBH Jawa Timur (Universitas Airlangga, ITS, Universitas Brawijaya, Universitas Negeri Surabaya, dan Universitas Negeri Malang), Perumda Air Minum (PDAM) Surya Sembada Kota Surabaya, 8 BUMD Air Minum Jawa Timur, Perum Jasa Tirta I, dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Jawa Timur. Hasil kegiatan PKM kolaboratif berjalan dengan baik dan lancar. Seluruh peserta PKM telah melakukan kegiatan penanaman pohon sesuai dengan lokasi yang ditentukan. Hasil kegiatan ini merupakan penerapan SDG 6 (Air bersih dan sanitasi layak) sebagai sumber air bersih, dan SDG 13 (Penanganan perubahan iklim), dan diharapkan diharapkan sebagai awal pengembangan kawasan DAS Brantas sebagai kawasan edukatif (SDG 4) dan kebugaran (SDG 3).
Peningkatan Karakter Santri dan Kesehatan di Pondok Pesantren Al Hikmah Sumobito Melalui Olahraga Petanque Hafidz, Abdul; Wijaya, Andhega; Nurkholis, Nurkholis; Pramono, Bayu Agung
ABISATYA : Journal of Community Engagement Vol. 2 No. 2 (2024): ABISATYA: Journal of Community Engagement
Publisher : Center for Community Service and Science and Technology Marketing - The Institute for Research and Community Service Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/abisatya.v2i2.31250

Abstract

Pesantren harus menjalankan peran, fungsi, dan potensinya untuk meningkatkan kehidupan dan menguatkan keberadaan masyarakat, sehingga masyarakat Indonesia memiliki adab, rasa adil, makmur, dan demokratis. Dalam mendidik para santri dan santriwati, pembentukan karakter atau akhlak yang mulia merupakan salah satu tujuan utama pendidikan yang dikejar oleh pesantren. Selain peningkatan karakter para santri dan santriwati, peningkatan kesehatan juga menjadi hal yang krusial bagi pesantren sebagai lembaga pendidikan. Salah satu upaya yang bisa digunakan untuk mewujudkan itu semua adalah melalui olahraga, termasuk olahraga petanque. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk meningkatkan karakter santri dan kesehatan di pondok pesantren melalui olahraga petanque, di mana tempat pelaksanaannya di Pondok Pesantren Al Hikmah Sumobito Metode pengabdian kepada masyarakat (PKM) yang digunakan ada empat tahap: perencanaan, survei kebutuhan, pelaksanaan, dan evaluasi. Hasil dari pelaksanaan PKM ini menunjukkan: adanya pemahaman pentingnya hidup sehat dengan berolahraga, salah satunya dengan olahraga petanque: lingkungan pesantren mengoptimalkan kebiasaan hidup sehat dan menjadi bagian dari peningkatan karakter santri; dan pondok pesantren memahami perlunya peningkatan prestasi olahraga dengan menyediakan sarana dan prasana yang memadai, termasuk pada cabang olahraga petanque.
Peningkatan Karakter Santri dan Kesehatan di Pondok Pesantren Al Hikmah Sumobito Melalui Olahraga Petanque Hafidz, Abdul; Wijaya, Andhega; Nurkholis, Nurkholis; Pramono, Bayu Agung
ABISATYA : Journal of Community Engagement Vol. 2 No. 1 (2024): ABISATYA: Journal of Community Engagement
Publisher : Center for Community Service and Science and Technology Marketing - The Institute for Research and Community Service Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/abisatya.v2i1.31251

Abstract

Abstrak Pesantren harus menjalankan peran, fungsi, dan potensinya untuk meningkatkan kehidupan dan menguatkan keberadaan masyarakat, sehingga masyarakat Indonesia memiliki adab, rasa adil, makmur, dan demokratis. Salah satu tujuan utama yang dikejar oleh pesantren dalam mendidik para santri dan santriwati ialah pembentukan karakter atau akhlak yang mulia. Selain peningkatan karakter para santri dan santriwati, peningkatan kesehatan juga menjadi hal yang krusial bagi pesantren sebagai lembaga pendidikan. Salah satu upaya yang bisa digunakan untuk mewujudkan itu semua adalah melalui olahraga, termasuk olahraga petanque. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk meningkatkan karakter santri dan kesehatan di pondok pesantren melalui olahraga petanque, di mana tempat pelaksanaannya di Pondok Pesantren Al Hikmah Sumobito Metode pengabdian kepada masyarakat (PKM) yang digunakan ada empat tahap: perencanaan, survei kebutuhan, pelaksanaan, dan evaluasi. Hasil dari pelaksanaan PKM ini menunjukkan: adanya pemahaman pentingnya hidup sehat dengan berolahraga, salah satunya dengan olahraga petanque: lingkungan pesantren mengoptimalkan kebiasaan hidup sehat dan menjadi bagian dari peningkatan karakter santri; dan pondok pesantren memahami perlunya peningkatan prestasi olahraga dengan menyediakan sarana dan prasarana yang memadai, termasuk pada cabang olahraga petanque.
Metode Private Learning dalam Pembelajaran Calistung Sebagai Upaya Pemberantasan Buta Aksara dan Meningkatkan Literasi dan Numerasi Untuk Anak Sekolah Dasar Munzilatur Rohmah; Vania Zulfiani Rahandi; Ummu Salamah; Fionna Ayu Sabrina; Andhega Wijaya
Dedikasi: Journal of Community Engagement and Empowerment Vol. 2 No. 1 (2024): June 2024
Publisher : Mitra Edukasi dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58706/dedikasi.v2n1.p7-15

Abstract

Desa Karas terletak di Kecamatan Karas Kabupaten Magetan Jawa Timur. Tiga sekolah dasar yang menjadi pilar pendidikan di kecamatan Karas untuk menempuh pendidikan dasar yaitu di SDN Karas 1, SDN Karas 2, dan SDN Karas 3. Terbatasnya jumlah guru sebagai fasilitator dalam proses kegiatan belajar mengajar mengakibatkan kurangnya kemampuan peserta didik dalam membaca, menulis, dan berhitung (calistung) di sekolah-sekolah tersebut. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan melaksanakan program kerja Pemberantasan Buta Aksara atau Calistung. Calistung adalah suatu program yang diadakan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-Tematik) sebagai bentuk kontribusi dalam membantu guru untuk meningkatkan kemampuan, pemahaman, serta semangat belajar peserta didik dalam kegiatan membaca, menulis, berhitung. Metode yang digunakan yaitu Penelitian Tindakan Kelas (PTK) melalui metode pembelajaran calistung dengan private learning yang dikategorikan berdasarkan kemampuan, sampel dari penelitian ini sendiri merupakan siswa sekolah dasar kelas 1 hingga kelas 6 selingkung Desa Karas. Hasil yang di dapat yaitu kegiatan pemberantasan buta aksara atau calistung dengan metode private learning ini efektif dalam meningkatkan kemampuan membaca, menulis dan berhitung. Hal tersebut selaras dengan didukung pernyataan langsung oleh beberapa wali kelas yang mengatakan bahwa mereka sangat terbantu dengan adanya program pemberantasan buta aksara atau calistung.