Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Sistem Monitoring Perkembangan Akademik Peserta Didik di Sekolah damay; Mirzon Daheri; Jumira Warlizasusi; Sumarto
MATAAZIR: Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2024): Edisi Juli-Desember 2024
Publisher : STAIN Madina Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56874/jamp.v5i2.1812

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai Sistem monitoring Perkembangan Akademik Peserta Didik di sekolah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui lebih mendalam tentang sistem monitoring pengembangan akademik peserta didik saat ini yang di gunakan di sekolah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan (library research). Penelitian pustaka melihat literatur yang relevan, seperti artikel jurnal ilmiah, buku, dokumen, dan penelitian yang berkaitan tentang masalah yang terkait. Hasil penelitian ini bahwa sistem monitoring akademik dirancang untuk melacak, mengevaluasi, dan meningkatkan prestasi dan perkembangan siswa secara keseluruhan selama proses pembelajaran. Hasil akhir dari pengembangan sistem monitoring ini adalah sistem yang dapat digunakan untuk menyelesaikan masalah dalam proses pembelajaran. Dengan sistem yang efektif, diharapkan setiap aspek perkembangan siswa dapat terpantau dengan baik, sehingga upaya peningkatan kualitas pendidikan dapat lebih terarah dan terukur.
Manajemen Strategi dalam Membudayakan Literasi bagi Dosen dan Mahasiswa di Program Studi Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam IAIN Curup Taniasari Rahmawati; Yanto, Murni; Sumarto
Tik Ilmeu : Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi Vol. 9 No. 2 (2025): Jurnal Tik Ilmeu (Desember)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Curup

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Islamic Library and Information Science Study Program is a study program that focuses on developing information literacy and management. However, these efforts are often hindered by low reading interest and students’ tendency to access information instantly without engaging with academic sources. On the other hand, lecturers have taken individual initiatives to promote literacy activities. This study employs a qualitative approach with a case study method, involving the head of the department, lecturers, and students as subjects. Data were collected through observation, interviews, and documentation. The findings reveal that literacy development strategies follow the Wheelen and Hunger model, formulated through the institution’s VMTS (Vision, Mission, Targets, and Strategy), although not formally documented. Implementation is participatory through self-initiated activities and informal evaluation, but faces challenges such as the absence of written strategies, weak policy support, and lack of systematic evaluation. The strategy is carried out in three stages: habituation (15-minute reading and storytelling), development (analysis, reviews, exploration of academic sources and information technology), and learning (scientific writing, discussions, and research). This strategic management has positively impacted literacy awareness, independent learning, and critical thinking skills.  
Penerapan Instrumentasi Non Tes : Mengungkapkan Permasalahan Siswa Terhadap Sekolah Lanjutan SMP 8 Sarolangun Miftahul Rahmah; Imam Rifai; Sumarto; Hartini
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 01 (2026): Volume 12 No. 01 Maret 2026 Publish
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i01.12061

Abstract

Pendidikan merupakan kebutuhan dasar manusia yang berperan penting dalam menjamin keberlangsungan hidup secara bermartabat. Salah satu tahapan penting dalam pendidikan formal adalah proses pemilihan sekolah lanjutan setelah lulus dari Sekolah Menengah Pertama (SMP). Namun, kenyataannya banyak siswa yang mengalami kebingungan dan masalah dalam menentukan pilihan sekolah lanjutan karena keterbatasan informasi, pengaruh lingkungan, dan kurangnya bimbingan yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap permasalahan siswa SMP 8 Sarolangun dalam memilih sekolah lanjutan dengan menerapkan instrumentasi non tes, seperti angket dan wawancara, sebagai alat pengumpulan data. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, di mana data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan angket kepada siswa kelas VII dan VIII. Analisis data dilakukan secara deskriptif untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi keputusan siswa dalam memilih sekolah lanjutan serta peran layanan bimbingan konseling di sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi siswa terhadap sekolah lanjutan umumnya positif dan penuh harapan, namun diwarnai oleh kekhawatiran dan kebingungan akibat keterbatasan informasi dan tekanan dari lingkungan keluarga maupun teman sebaya. Faktor internal yang memengaruhi pemilihan sekolah lanjutan meliputi kualitas sekolah, cita-cita individu, pertimbangan biaya pendidikan, serta dorongan dan pertimbangan orang tua. Sementara itu, faktor eksternal meliputi pengaruh teman sebaya, akses informasi, dan peran guru bimbingan konseling. Penggunaan instrumentasi non tes terbukti efektif dalam mengidentifikasi kebutuhan, harapan, dan permasalahan siswa secara objektif. Penelitian ini menegaskan pentingnya layanan bimbingan konseling yang komprehensif dan penggunaan instrumen non tes untuk mendukung siswa dalam mengambil keputusan pendidikan yang tepat sesuai potensi dan kondisi mereka.
Membangun Ahklak Mulia Melalui Konseling Islami; Analisis Literatur Tentang Praktik Konseling Kelompok Dan Individu Imam Rifai; Dina Hajja; Sumarto; Beni Azwar
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 01 (2026): Volume 12 No. 01 Maret 2026 Publish
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i01.12065

Abstract

This study aims to examine the role of Islamic-based group and individual counseling in strengthening students’ character and morals at MTs Muhammadiyah Curup. Islamic counseling integrates psychological principles with Islamic spiritual values to shape students' behavior and personality in accordance with Islamic ethics. The findings indicate that while Islamic counseling approaches have been included in the school’s guidance programs, their implementation remains suboptimal. Contributing factors include low frequency of counseling sessions, a lack of participatory methods, and limited competencies among counselors in systematically applying Islamic counseling techniques. Furthermore, parental and community involvement in the counseling process is minimal. The study recommends specialized training for school counselors, increased frequency of counseling services, and stronger collaboration between schools, parents, and communities to support character development through Islamic counseling. By enhancing the spiritual and emotional dimensions of counseling, the formation of students’ moral character can be achieved more effectively and sustainably.