Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Model Pembelajaran Problem Posing terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Siswa Kelas X di SMA Negeri 1 Baso Siti Noor Diana; Iltavia Iltavia; Rusdi Rusdi; Gema Hista Medika
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan berpikir kritis matematis siswa dalam proses pembelajaran yang masih berpusat pada guru. Hal disebabkan oleh pembelajaran yang masih berpusat kepada guru sehingga siswa menjadi kurang terlibat aktif, serta banyakya siswa yang belum terbiasa mengerjakan soal-soal berbentuk soal esai. Salah satu alternatif model pembelajaran yang dapat mengatasi permasalahan tersebut adalah model pembelajaran Problem Posing. Penelitian ini bertujuan untuk melihat model pembelajaran problem posing berpengaruh signifikan dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis matematis siswa kelas X di SMA Negeri 1 Baso. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis pra-eksperimen dan rancangan The Static Group Comparison. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas X yang berjumlah 104 siswa, dengan sampel dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Instrumen penelitian berupa tes kemampuan berpikir kritis matematis yang mengacu pada indikator interpretasi, analisis, evaluasi, dan inferensi. Data dianalisis menggunakan uji-t setelah memenuhi uji prasyarat normalitas dan homogenitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis matematis siswa yang belajar menggunakan model problem posing lebih tinggi dibandingkan siswa yang belajar menggunakan pembelajaran konvensional. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran problem posing berpengaruh signifikan terhadap kemampuan berpikir kritis matematis siswa.
Pengaruh Model Pembelajaran Think Pair Share Terhadap Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa Kelas VII di MTsN 3 Agam Ainul Fitri; Aniswita Aniswita; Rusdi Rusdi; Gema Hista Medika
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh yang signifikan Model Think Pair Share terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa pada kelas VII pada MTsN 3 Agam tahun pembelajaran 2024/2025. Jenis penelitian ini adalah pra-eksperimen dengan rancangan penelitian The Static Group Comparison Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII  MTsN 3 Agam yang berjumlah 215 orang siswa. Instrument dalam penelitian ini adalah tes kemampuan komunikasi matematis. Dari hasil analisis data tes pemahaman konsep matematika siswa dengan menggunakan uji-t diperoleh t hitung= 1,817 dan t tabel = 1,669. Karena t hitung > t tabel sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Untuk pengujian Software MINITAB pada taraf nyata a = 0,05 diperoleh Pvalue = 0.037, berarti Pvalue < a, sehingga H0 juga ditolak. Jadi dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan Model Think Pair Share terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa pada kelas VII pada MTsN 3 Agam.
Pengaruh Model Pembelajaran Audiotry Intellectually Repetition Terhadap Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa Kelas VIII MTsN 3 Agam Akbar, Shaddri; Rahmi, Ulva; Rahmat, Tasnim; Medika, Gema Hista
Indonesian Research Journal on Education Vol. 6 No. 1 (2026): Irje 2026
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v6i1.3980

Abstract

Signifikansi kemampuan komunikasi matematis dalam perolehan matematika menjadi latar belakang penelitian ini. Banyak penelitian yang dilakukan di Indonesia menjawab permasalahan rendahnya kemampuan komunikasi matematika. Temuan serupa juga ditemukan peneliti di MTsN 3 Agam. Fakta bahwa instruktur terus menggunakan teknik pengajaran yang tidak sesuai dan memberikan sedikit arti penting pada kelas mereka merupakan salah satu elemen yang mempengaruhi seberapa baik siswa mengkomunikasikan ide-ide matematika. Strategi pembelajaran yang dikenal sebagai pengulangan intelektual pendengaran menawarkan solusi yang mungkin untuk masalah ini. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya kemampuan komunikasi matematis siswa MTsN 3 Agam kelas VIII dipengaruhi secara signifikan oleh paradigma pembelajaran Auditory Intellectually Repetition. Memanfaatkan pendekatan penelitian Static Group Comparison, penelitian ini bersifat pra-eksperimental. Penelitian ini mengikutsertakan seluruh kelas VIII MTsN 3 Agam sebagai partisipan. Kelas VIII.2 dijadikan sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII.1 dijadikan sebagai kelas kontrol dalam penelitian ini menggunakan teknik sampel acak. Penelitian ini menggunakan tes keterampilan komunikatif matematika. Siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran Auditory Intellectually Repetition mempunyai kemampuan komunikasi matematis yang lebih kuat dibandingkan siswa yang belajar dengan teknik standar, menurut pemeriksaan data penelitian. Thitung = 1,91294 dan Ttabel = 1,671, hasil uji hipotesis menunjukkan hal tersebut; pada tingkat kepercayaan α = 0,05, thitung > ttabel, menunjukkan diterimanya H1. Diketahui bahwa strategi pembelajaran Auditory Intellectually Reptition mempunyai pengaruh yang cukup besar terhadap kemampuan komunikasi matematika siswa kelas VIII MTsN 3 Agam.
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Head Together (NHT) Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Siswa di Kelas VIII SMP Negeri 4 Bukittinggi Atimar, Ani; Rahayu, Wikasanti Dwi; Rahmat, Tasnim; Medika, Gema Hista
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 10 No 1 (2025): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 10 Nomor 1
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v10i1.4591

Abstract

Siswa kelas VIII di SMP Negeri 4 Bukittinggi mempunyai kemampuan berpikir kritis matematika yang rendah, yang diakibatkan oleh metode pengajaran yang berfokus pada guru dan kurang beragam. Salah satu solusi untuk masalah ini ialah menerapkan model Numbered Head Together (NHT) dalam pembelajaran kooperatif. Tujuan utama penelitian ini ialah guna mengetahui sejauh mana siswa kelas VIII di SMP Negeri 4 Bukittinggi menerapkan model Numbered Head Together (NHT) dalam pembelajaran matematika. Penelitian ini ialah studi pra-eksperimental dengan desain perbandingan kelompok statis. Populasi penelitian ini meliputi sembilan kelas siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Bukittinggi. Untuk penelitian ini, peneliti mengaplikasikan sampel yang tersusun dari dua kelas: VIII C selaku kelompok kontrol dan VIII B selaku kelompok eksperimen. Alat yang digunakan adalah alat evaluasi kemampuan siswa dalam berpikir kritis tentang matematika. Analisis statistik t-test digunakan untuk menganalisis data. Menurut analisis data ujian kemampuan berpikir kritis matematis siswa, diputuskan bahwa . Hal ini membuat peneliti menolak , karena . Perhitungan hasil menggunakan perangkat lunak Minitab juga mendukung hal ini, dengan nilai sebesar 0,3 < 0,05 = α. Sebab itu, bisa dirumuskan bahwa siswa kelas VIII di SMP Negeri 4 Bukittinggi memperoleh keuntungan penting pada model pembelajaran kooperatif Numbered Head Together (NHT) dalam menumbuhkan kemampuan berpikir kritis matematis siswa.
Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik Pada Materi Statistika Jihan Nabilah; Gema Hista Medika; Aniswita Aniswita; Iltavia Iltavia
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4283

Abstract

Dilatarbelakangi oleh kebutuhan akan adanya suatu bahan ajar yang mendukung proses pembelajaran, sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan peserta didik serta sesuai dengan syarat penyusunan bahan ajar yang sesungguhnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sebuah produk Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) pada materi statistika yang diharapkan agar peserta didik lebih memahami materi statistika dan hasil belajar meningkat serta menghasilkan LKPD yang valid, praktis dan efektif yang mendukung proses pembelajaran. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan atau Research and Development (R&D). Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas VIII.2 MTsS PP Darul Falah. Model pengembangan yang digunakan yaitu model 4-D. Namun, karena adanya keterbatasan waktu, maka penelitian yang dikembangkan hanya terdiri dari tiga tahap (3-D) yaitu tahap pendefenisian (define), tahap perancangan (design) dan pengembangan (develop). Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar validasi yang dinilai oleh validator, lembar angket respon peserta didik dan tes hasil belajar setelah dilakukan pembelajaran menggunakan LKPD yang dikembangkan. Hasil penelitian diperoleh produk Lembar Kerja Peserta Didik Pada Materi Statistika yang telah dirancang valid, praktis dan efektif. Tingkat kevalidan memiliki persentase 73,89% dengan kriteria valid, tingkat kepraktisan memiliki persentase 87,8% dengan kriteria sangat praktis dan tingkat keefektifan memiliki persentase 85% dengan kriteria efektif.
Pengaruh Model Problem Based Learning (PBl) terhadap Motivasi Belajar Matematika Siswa Kelas X SMKN 3 Payakumbuh Yennita Yennita; Gema Hista Medika; Tasnim Rahmat; Nola Nari
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4659

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya motivasi belajar matematika siswa di kelas X jurusan Busana di SMKN 3 Payakumbuh. Hal ini terlihat dari hasil observasi yang telah dilakukan oleh peneliti. Untuk mengatasi masalah tersebut, peneliti memberi solusi dengan menerapkan model Problem Based Learning (PBL) dalam pembelajaran matematika.Jenis penelitian ini adalah pra eksperimen dengan rancangan one group pretest posttest design. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh kelas X jurusan Busana di SMKN 3 Payakumbuh. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik random sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas X Busana 4. Pada kelas sampel diterapkan model Problem Based Learning dalam pembelajaran matematika. Data penelitian diperoleh dari angket motivasi belajar matematika siswa yang diberikan pada saat pretest dan posttest. Berdasarkan penelitian pada kelas sampel diperoleh data berdistribusi normal dan homogen. Analisis data pada penelitian ini menggunakan uji paired sample t-test dengan hasil diperoleh = 15,984972 dan pada taraf signifikan α = 0,05 diperoleh = 2,03224 sehingga . Artinya ditolak dan diterima yaitu terdapat perbedaan yang signifikan antara rata-rata motivasi belajar matematika siswa sebelum dan sesudah penerapan model Problem Based Learning (PBL) terhadap motivasi belajar matematika siswa. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model Problem Based Learning (PBL) terhadap motivasi belajar matematika siswa kelas X SMKN 3 Payakumbuh
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN AUDITORY INTELLECTUALLLY REPETITION (AIR) DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DAN AKTIVITAS MATEMATIKA SISWA KELAS VIII MTsN 3 LIMA PULUH KOTA Olga Putri Cahyani; Iltvia; Rusdi; Gema Hista Medika
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 10 No. 04 (2024): Volume 10 No. 03 September 2024
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v10i04.4020

Abstract

Low mathematics learning outcomes and students' mathematics activities and the learning process tend to be centered on the teacher. One alternative to overcome this problem is to apply the Auditory Intellectually Repetition (A.I.R.) learning model. Student activity is seen from the student activity sheet data, including whether the student is included in the criteria categorized as active or very active. The study aimed to determine whether the ability of students' mathematics learning outcomes and students' mathematics activities using the Auditory Intellectually Repetition (A.I.R.) model was better than conventional learning for class VIII students of MTsN 3 Lima Puluh Kota—the type of pre-experimental research with a Static Group Comparison Design research design. The population of the study was all students of class VIII MTsN 3 Lima Puluh Kota, consisting of 3 classes. The research sample consisted of students from class VIII.3, as an experimental class, and students from class VIII.2, as a control class, using the simple random sampling technique. The research instrument tested students' mathematics learning outcomes through essay questions—data analysis techniques with percentages for student learning activities and t-tests for students' mathematics learning outcomes. Based on the results of the analysis and student learning activities, an average rate of 90.56% was obtained with the criteria of very active. Meanwhile, from the analysis of students' mathematics learning outcomes data, it was obtained that tcount > ttable, namely tcount = 11.50 and ttable = 1.67. The testing criteria are accepted H0 if tcount > ttable; otherwise, reject H0. Based on the calculation, it was obtained that tcount > ttable, namely 11.50 > 1.67, meaning that H0 was rejected and H1 was accepted, so the Auditory intellectual repetition (A.I.R.) learning model is better than conventional learning in class VIII MTsN 3 Lima Puluh Kota.
Co-Authors ABDUL HAMID Ainul Fitri Akbar, Shaddri Akbar, Syariful Amanda, Nenda Relia ANANDA, TRIYARDI GUSTI Aniswita Aniswita Aniswita Aniswita Aniswita2 Arjelia, Hepni Tri Astrika, Belladina Astrika Atimar, Ani Az-Zahra, Fadhilah Azmi, Latifah Bella Putri Utami Billian Tomi, Zebbil Budiman, Arifki Cantika Padang, Sri Charles Desi Ratnasari Deswalantri Devi Sonia Wati Elis Ratna Wulan Elmida Yenti Eniza, Sry Fandhy Sikumbang Farina, Mutia Fauzal Fauzal Fauzi, Latifa Asnul Feni Pratiwi Fifian Fitra Janeva Firmanti, Pipit Firza Aulani Fitra Janeva, Fifian Fitri, Ramadhani Fitri, Rita Eka Haida Fitri Helma Mustika Hepni Tri Arjelia Ilhami Syafitri Iltavia Iltavia Iltavia Iltavia Iltvia Irma Yulia Isnaniah Isnaniah, Isnaniah Iswantir M Jihan Nabilah Jufri Jufri Julanda, Rico Junaidi Junaidi Khairuddin Kuntum Khaira Latifa, Putri M. Imamuddin Masdalena, Masdalena Mhd Furqan Akbar Mida, Dara Mira Wati, Mira Mutia Farina Nana Sepriyanti Nola Nari Novita, Dini Nunu Burhanudin Nurul Ziqra Nuryanuwar Olga Putri Cahyani Pipit Firmanti Pisni Susanti Puji Astuti Puji Astuti Putra, Ilham Yani Putri Indah Febriani Putri, Rayla Osvita Rahayu, Wikasanti Dwi Rahmi, Ulva Ramadhani Fitri Ramadhani, Dety Ratna Yuliani raudatul jannah Risnawita Risnawita, Risnawita Rita Eka Fitri Rosliani, Anjeli Rusdi Rusdi Rusdi Rusdi Rusdi Rusdi Rusdi Salsabil, Anggun Sasmita, Manja Ayu Siti Noor Diana Sri Yunita Ningsih Syahrani, Maghvira Fuji Syariful Akbar Tasnim Rahmat Tasnim Rahmat Tasnim Rahmat, Tasnim Tomi, Zebbil Billian Tri Oktaria Utami, Bella Putri Wati, Devi Sonia Wedra Aprison Wulandari, Dwi Devi Yennita Yennita Yogi Saputra Yolanda, Septia Tri Yulia, Devi Zahra, Zakia Zebbil Billian Tomi Zebbil Billian Tomi Zhalila, Zhillan