Claim Missing Document
Check
Articles

Feasibility of using fish visceral trash in a polyculture system for enhancing the growth performances of giant gourami (Osphronemus gouramy) and redclaw crayfish (Cherax quadricarinatus) Agus Putra AS; Afrah Junita; Muhammad Jamil
Depik Vol 12, No 1 (2023): APRIL 2023
Publisher : Faculty of Marine and Fisheries, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.13170/depik.12.1.28381

Abstract

Giant gouramiand redclaw crayfish are among popular freshwater organisms with significant potential for aquaculture due to their ease of cultivation, resistance to diseases, and high economic value. Therefore, this study aimed to evaluate the feasibility of using fish visceral trash (FVT) in artificial diets to enhance the growthperformancesofgiant gourami(Osphronemus gouramy)andredclaw crayfish(Cheraxquadricarinatus)inapolyculture system.Giant gouramijuveniles (3.620.86cmand3.741.15g)andredclawcrayfish(3.050.35 cm and 6.410.29 g)were dividedinto four groups and cultured in100 L aquarium.Eachgroup was fed twice daily withdiets containing 0%, 10%,20%, and30%FVT/kgdiet. Furthermore, growth performances were assessed in all samples at14days intervals over a period of eight weeks. The resultsshowedthat diets prepared with30%FVTsignificantly affected the growth rateofgiant gourami juveniles,while those comprising20%enhanced the growth of redclaw crayfish.Total length,body weight,specific growth rate, and weight gain significantly increased in samples fed with theexperimentalcompoundeddiets. Based on the observations, it issuggestedthat using FVTcompounded diets tends to improvegrowth performancesinapolyculturesystem.Keywords:Giant gouramiGrowth performanceRedclaw crayfishPolycultureTrash fish
The use of fish silage to increase feed efficiency and growth of grouper (Epinephelus coioides) in floating net cages AS, Agus Putra; Amin, Muhammad; Baihaqi, Baihaqi; Hatta, Muhammad; Ayuzar, Eva
Depik Vol 10, No 3 (2021): December 2021
Publisher : Faculty of Marine and Fisheries, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.13170/depik.10.3.23105

Abstract

This study aimed to investigate the efficiency of fish silage mixed in compounded diets on growth and survival rate of grouper (Epinephelus coioides). Grouper (2,340,24 cm, and 4,171,82 g) were divided into four groups and cultivated in 1x1x1,5 m floating net cages. Each group fed with compounded diets containing 0, 1, 3 and 5 g/kg fish silage diet twice daily. Fish were sampled for growth performances and feed efficiency at 14 days interval for 10 weeks. Results indicated that compounded diets at 1 and 3 g/kg silage affected the growth rate. Total length, specific growth rate and weight gain significantly increased in fish received 1 and 3 g/kg silage diets. The feed intake seen to be highest in groups administered 3 g/kg silage, whereas the best feed conversion ratio was found in fish fed 1 g/kg silage. Thus, this study indicated that using fish silage in compounded diets may affect feed efficiency and growth performances of grouper juveniles.Keywords:Artificial dietFeedingFish silageGrouperNet cages
Identifikasi dan Prevalensi Ektoparasit Pada Udang Vannamei (Litopenaeus Vannamei) di Desa Bantayan Kabupaten Aceh Timur Susi Elliyana; Agus Putra AS; Siti Komariyah
Jurnal Aquaculture Indonesia Vol 5, No 2 (2026)
Publisher : Prodi Akuakultur Fakultas Perikanan Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/jai.v5i2.8354

Abstract

Udang vannamei (Litopenaues vannamei) merupakan spesies introduksi yang banyak dibudidayakan di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis dan prevalensi ektoparasit yang menyerang udang vannamei di tambak Desa Bantayan Kabupaten Aceh Timur. Metode yang digunakan adalah survei. Pengambilan sampel dilakukan secara acak pada 3 tambak. Pada masing- masing tambak berisi 1000 ekor udang, diambil sebanyak 5% dari total populasi tiap tambak diambil 50 ekor udang dan keseluruhan sampel yang diamati 150 udang vannamei yang kemudian diperiksa di Laboratorium Terpadu Universitas Samudra dengan pengamatan pada organ insang, kaki jalan, kaki renang, sirip ekor dan karapas. Hasil penelitian menunjukan terdapat 3 jenis ektoparasit yang menginfeksi udang vannamei, yaitu Zoothamnium sp., Epitylis sp., Vorticella sp. Jenis ektoparasit dengan prevelansi tertinggi adalah Epitylis sp. yang menyerang 64 ekor udang vannamei dengan prevalensi sebanyak 42,66% dengan tingkat serangan umumnya kemudian diikuti oleh Vorticella sp. yang menyerang 45 ekor udang vannamei dengan prevalensi sebanyak 30% dengan tingkat serangan umumnya dan paling rendah yaitu Zoothamnium sp. yang menyerang 40 ekor udang vannamei dengan prevalensi sebanyak 26,66% dengan tingkat serangan sering. Berdasarkan hasil perhitungan intensitas menyatakan nilai intensitas tertinggi terdapat pada ektoparasit Zoothamnium sp. dengan nilai 28,72 ind/ekor dengan tingkat serangan sedang yang menginfeksi sebanyak 40 individu. Jenis ektoparasit paling dominan ditemukan adalah Epitylis sp. sebanyak 42,95% yang terinfeksi pada udang vannamei 64 individu.
Struktur Komunitas Dan Indeks Fisiologis Ikan Sebagai Indikator Kondisi Ekosistem Perairan Pasir Pengaraian Riau Agus Putra AS; Indra Suharman; Afrah Junita; Saiful Mahdi
Jurnal Aquaculture Indonesia Vol 5, No 2 (2026)
Publisher : Prodi Akuakultur Fakultas Perikanan Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/jai.v5i2.8616

Abstract

Perairan umum Pasir Pengaraian Riau merupakan habitat penting bagi ikan air tawar serta berperan dalam menjaga keseimbangan ekosistem. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur komunitas dan kondisi fisiologis ikan di perairan Pasir Pengaraian. Struktur komunitas dianalisis menggunakan kelimpahan relatif, indeks keanekaragaman Shannon-Wiener (H’), indeks keseragaman (E), dan indeks dominansi (C), sedangkan kondisi fqisiologis dievaluasi melalui Viscerosomatic Index (VSI) dan Hepatosomatic Index (HSI). Identifikasi ikan dilakukan berdasarkan karakteristik morfologis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan 961 individu yang terdiri atas 30 spesies dari 11 famili, dengan famili Cyprinidae sebagai kelompok dominan, khususnya genus Labiobarbus dan Barbonymus. Nilai indeks keanekaragaman (H’) sebesar 2,75 menunjukkan keanekaragaman sedang, indeks keseragaman (E) sebesar 0,81 menunjukkan komunitas yang relatif stabil, dan indeks dominansi (C) sebesar 0,09 menunjukkan tingkat dominansi yang rendah. Nilai VSI berkisar antara 0,93–12,38, sedangkan HSI berkisar antara 0,01–4,76. Selain itu, nilai faktor kondisi (FK) ikan berkisar antara 0,07– 4,65, yang menunjukkan variasi kondisi tubuh dan status energi antarspesies. Secara umum, perairan Pasir Pengaraian masih mampu mendukung komunitas ikan yang beragam dan relatif stabil. Integrasi analisis komunitas dan fisiologis memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai kondisi ekosistem serta mendukung pengelolaan sumber daya perikanan air tawar secara berkelanjutan
Efektivitas Ekstrak Lempuyang (Zingiber Zerumbet) Sebagai Bahan Anestesi Terhadap Kelangsungan Hidup Benih Ikan Patin (Pangasianodon Hypophthalmus) Pada Transportasi Sistem Tertutup Julita Wati; Agus Putra AS; Siti Komariyah
Jurnal Aquaculture Indonesia Vol 5, No 2 (2026)
Publisher : Prodi Akuakultur Fakultas Perikanan Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/jai.v5i2.7421

Abstract

Ikan patin (Pangasianodon hypophthalmus) dengan nilai komersial yang signifikan, sangat diminati masyarakat. Daging ikan patin memiliki kandungan protein sebesar 10,76%. Tujuan penelitian yaitu menentukan dosis ideal ekstrak lempuyang (Zingiber zerumbet) dalam meningkatkan tingkat kelangsungan hidup benih ikan patin pada transportasi sistem tertutup, serta untuk mengevaluasi efikasi ekstrak lempuyang sebagai anestetik dalam meningkatkan tingkat kelangsungan hidup benih ikan patin selama proses transportasi sistem tertutup. Durasi penelitian ini adalah tujuh hari dengan menggunakan pendekatan eksperimental menggunakan RAL dengan empat perlakuan dan tiga replikasi. Dosis ekstrak lempuyang yang digunakan adalah P0 (kontrol), P1 (5 ml), P2 (10 ml), dan P3 (15 ml). Setiap kantong plastik berisi sepuluh ekor ikan, dan perjalanan memakan waktu sembilan jam. Faktor-faktor yang dipantau meliputi durasi pemingsanan, tingkat kelangsungan hidup, waktu pemulihan, tingkat konsumsi oksigen, dan kualitas air. Perlakuan P0 (kontrol) memiliki tingkat konsumsi oksigen tertinggi yaitu 0,0020, sedangkan terapi P1 dengan dosis 5 ml memiliki tingkat kelangsungan hidup terbaik.
Aplikasi Probiotik Terhadap Pertumbuhan Udang Vanname (Litopenaeus Vannamei) Di Kolam Terpal Syahyul Putra; Rosmaiti; Agus Putra
Jurnal Perikanan dan Kelautan Vol. 3 No. 1 (2026): PERAUT - Juni
Publisher : CV. SINAR HOWUHOWU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70134/peraut.v3i1.1469

Abstract

White shrimp (Litopenaeus vannamei) is one of the most economically valuable aquaculture commodities. One of the major constraints in vannamei shrimp culture is the decline in water quality caused by the accumulation of feed residues and organic waste, which can inhibit shrimp growth and survival. The application of probiotics is considered an effective approach to improve water quality and enhance shrimp performance. This study aimed to determine the effect of Super Bio AA probiotic supplementation on the growth and survival rate of vannamei shrimp reared in tarpaulin ponds. The study employed a Completely Randomized Design (CRD) consisting of four treatments and three replications. The treatments were: P1 (control without probiotics), P2 (3 g/kg feed), P3 (4 g/kg feed), and P4 (5 g/kg feed). The observed parameters included absolute weight gain, absolute length gain, daily growth rate, survival rate, and water quality. Data were analyzed using Analysis of Variance (ANOVA) followed by Duncan’s Multiple Range Test. The results showed that probiotic supplementation significantly affected the growth performance and survival of vannamei shrimp. The best performance was obtained in treatment P4, with an absolute weight gain of 0.19 ± 0.01 g, absolute length gain of 1.28 ± 0.31 cm, daily growth rate of 0.45 ± 0.21%, and survival rate of 99.66 ± 3.33%. The improvement in shrimp performance was associated with better feed utilization and improved water quality resulting from probiotic activity. In conclusion, the application of Super Bio AA probiotic at a dosage of 5 g/kg feed was the most effective treatment for enhancing the growth and survival of vannamei shrimp cultured in tarpaulin ponds.
Optimization of grouper (Epinephelus coioides) seed density in a recirculating system for growth, survival rate, and feed efficiency Agus Putra AS; Muslimatus Sakdiah; Pebry Aisyah Putri Batubara; Adnan Achmad
Jurnal Perikanan Terpadu Vol 7, No 1 (2026): Jurnal Perikanan Terpadu Volume 7 Nomor 1
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jpterpadu.v7i1.12228

Abstract

Recirculating Aquaculture Systems (RAS) are an important innovation in the development of sustainable aquaculture, enabling the management of high stocking densities in controlled environments. This study aimed to evaluate the effect of different stocking densities of grouper (Epinephelus coioides) seedlings on growth performance, feed efficiency, survival rate, and water quality in a RAS. In this study, grouper juveniles (9.4 ± 0.54 cm and 14.22 ± 0.67 g) were reared in 100-liter aquaria and cultured for 70 days. The experiment was arranged in a Completely Randomized Design (CRD) with three stocking density treatments (15, 20, and 25 fish/aquarium), each with three replicates. Observed parameters included total length, total weight, Weight Gain (WG), Specific Growth Rate (SGR), condition factor (K), Feed Intake (FI), Feed Conversion Ratio (FCR), Feed Efficiency Ratio (FER), water quality (salinity, dissolved oxygen, temperature, pH), and Survival Rate. The results showed that increasing the stocking density up to 25% produced the best growth performance and feed efficiency (WG 574%, SGR 2.72%/day, FCR 1.32, FER 0.76) without reducing the survival rate (SR 100%). Water quality remained within optimal ranges, although slight decreases in dissolved oxygen and pH were observed. Therefore, the RAS was proven to effectively and sustainably support high-density grouper aquaculture.
Pendampingan Usaha Pembesaran Kepiting Bakau pada Tambak Tradisional Untuk Meningkatkan Pendapatan Pokdakan Laot Berjaya di Kabupaten Aceh Tamiang Cut Gustina; Agus Putra AS; Afrah Junita; Fairus Fairus; Lilis Nurjanah; Ulya Nabilla; Mawarni Mawarni; Tri Rahmani
Al Khidma: Jurnal Pengabdian Masyarakat Al Khidma Vol. 6 No. 1 Januari - Maret 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/ak.v6i1.5826

Abstract

Pokdakan Laot Berjaya mengelola usaha pembesaran dan pematangan telur kepiting bakau (Scylla sp.) di tambak tradisional. Namun, usaha ini menghadapi kendala utama berupa produksi yang belum optimal dan minimnya penerapan teknik budidaya yang efektif, sehingga menghambat inovasi dan menurunkan pendapatan mitra. Tujuan pengabdian ini adalah untuk mengedukasi kelompok Pokdakan Laot Berjaya mengenai mengenai inovasi teknologi tepat guna pada budidaya pembesaran kepiting bakau yang baik dan efektif, serta memberikan pelatihan kepada mitra teknologi budidaya pembesaran kepiting, sehingga diharapkan dapat meningkatkan jumlah produksi kepiting dan omset kelompok. Metode yang digunakan adalah metode partisipatif dengan sosialisasi dan workshop teknologi tepat guna dengan memanfaatkan pipa paralon untuk budidaya pembesaran kepiting bakau. Hasil pengabdian menunjukkan 90% mitra setuju bahwa penngabdian ini sangat bermanfaat untuk mitra, 84% mitra memahami menganai inovasi teknologi tepat guna pada budidaya pembesaran kepiting bakau yang baik dan efektif, 85% mitra memahami dan terampil menerapkan budidaya kepiting dengan pipa paralon, 70% mitra mengalami peningkatan omset.
Penguatan Strategi Pemasaran Melalui Pendampingan Desain Merek Usaha Poklahsar 'Harapan Ibu' di Desa Sungai Kuruk III Aceh Tamiang Fairus Fairus; Riezky Purnama Sari; Muhammad Jamil; Agus Putra AS; Afrah Junita; Muhammad Fuad; Muhammad Salman; Safrizal Safrizal
Al Khidma: Jurnal Pengabdian Masyarakat Al Khidma Vol. 6 No. 1 Januari - Maret 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/ak.v6i1.5519

Abstract

Kelompok pengolahan dan pemasaran (Poklahsar) Harapan Ibu merupakan salah satu kelompok unggulan di Desa Sungai Kuruk III yang memiliki usaha kepiting rajungan kupas, dalam sehari kelompok ini dapat menghasilkan 70 kilogram daging kepiting dari 300 kilogram kepiting utuh, akan tetapi selama ini produk yang di hasilkan langsung di jual kepada penampung dengan harga jual dibawah pasar. Oleh karena itu dibutuhkan strategi pemasaran secara online agar produk dapat dipasarkan secara luas dengan harga diatas standar, sehingga dapat meningkatkan omset kelompok. Tujuan pengabdian ini untuk memberikan pendampingan pembuatan merek/label, dan kemasan yang menarik guna meningkatkan daya saing produk. Metode yang digunakan adalah Sosialisasi dan Pelatihan dengan melibatkan partisipatif mitra dalam setiap tahapan kegiatan. Hasil pengabdian ini diperoleh merek/label usaha mitra dan akun e-commerce penjualan produk mitra. Kesimpulan kegiatan pengabdian ini menunjukkan bahwa 91% mitra setuju bahwa pentingnya memiliki merek usaha, 90% mitra memahami strategi pemasaran usaha kepiting kupas, 84% mitra terampil menggunakan aplikasi penjualan dan media sosial untuk pemasaran usaha.
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abdul Latief Abdul Latief Abdul Latief Abdul Latif Adi Bejo Suwardi Adnan Adnan Achmad Afrah Junita Afrina, Afrina Agung Setia Batubara Aldi Suransyah Andiny, Puti Anggita, Rina Ani Laelani Aprilia, Kiki Arina Ruzanna Aryanti, Desi Azmi, Fauziah Baihaqi Baihaqi Baihaqi Baihaqi Baihaqi Baihaqi Baihaqi Baihaqi Baihaqi Batubara, Agung Setia Bustami Cut Gustiana Cut Gustina Cut Meurah Nurul ‘Akla Cut Mulyani Cut Mulyani Cut Mutia, Cut Dandi Saleky Dandi Saleky Dandi Saleky Desi Aryanti Dias Setyaningsih Endryeni M Eti Rutmawati Sihite Eva Ayuzar Eva Ayuzar Eva Ayuzar, Eva Fadilah Fadilah Fairus Fairus, Fairus Fairus, Fairus Fan Hua Nan Fazillah, Nur Febri, Suri Purnama Febrianti Lestari Fitriana Santi Fiza Rauzika Altasa Fuadi Fuadi gustiana, cut Hanafiah Hanafiah Hanafiah Hanisah Hanisah Hanisah Hanisah, Hanisah Hasidu, La Ode Abdul Fajar Herpandi . Herpandi Herpandi Humairani, Rindhira Ilham Antariksa Tasabaramo Ilham Zulfahmi Ilham Zulfahmi Ilhamdi Ilhamdi Ilhamdi Ilhamdi Imam Imam Imran Imran Imran Imran Indira, T. Dwi Indra Suharman Isma, Muhammad Fauzan Iwan Hasri Jemmy Manan Julita Wati Junita Safitri Kiki Aprilia Komariyah, Siti Lilis Nurjanah Lilis Nurjanah Liza Fitria, Liza Lusiana, Ela M. Fauzan Isma Malahayati, Shadiqa marnita, yenni ita Mauliza, Ria Mawarni Mawarni Meng Chou Lee Merina Devira Misrawati Misrawati Mochamad Syaifudin Mochamad Syaifudin, Mochamad Muhammad Amin Muhammad Amin Muhammad Fauzan Isma Muhammad Fuad Muhammad Hatta Muhammad Hatta Muhammad JAMIL Muhammad Jamil Muhammad Jamil Muhammad Ridla Muhammad Salman Muhammad Salman Muliari Muliari Muliari Muliari Mus herri Muslimatus Sakdiah Nan Fan Hua Nanda Rizki Purnama Nasution, Nurul Izza Navia, Zidni Ilman Nazlia, Suraiya Nita Erika Ariani Nur Fazillah Nur Fazillah Nur Fazillah Nur Ikhsan Nursamsu Nursamsu Nurul Husna Nurul Izza Nasution Nurvanni Pangentasari, Dwinda Pebry Aisyah Putri Batubara Pitri Agustina Prasetia, M Bayu Purnama, Nanda Rizki Putra, Angga Syah Putriningtias, Andika Ramadhana, Muhammad Furqan Riezky Purnama Sari Rika Anggraini Rika Anggraini Rika Anggraini Rindhira Humairani Rindhira Humairani Rindhira Humairani Rini Mastuti Riri Ezraneti Rosmaiti Rosmaiti, Rosmaiti Rozalina Rozalina Rozalina, Rozalina Rozalina Safrizal Safrizal Saiful Mahdi Sakdiah, Muslimatus Sanoviq, Rizky Moela Santi, Fitriana Saputra, Dedy Nurwan Sari, Nurnilam Sendy L. Merly Silvia Anzitha Silvia Anzitha Siswahyudianto Siti Komariyah Sorbakti Sinaga Suransyah, Aldi Suri Purnama Febri Susi Elliyana SYAHRIAL SYAHRIAL Syahrial Syahrial Syahrial Syahrial Syahyul Putra T. Dwi Indira Tri Rahmani Tuti Meutia Tuti Mutia Ulya Nabilla Urip Santoso Wildayani, Wildayani Yudho Andika Yusrizal Akmal Zulida, Evi