Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Optimasi Konsentrasi Perak Nitrat dalam Sintesis Nanopartikel Perak Berbasis Ekstrak Daun Jarak Pagar untuk Aplikasi Antibakteri dalam Teknologi Nano Nadia Osama; Pina Budiarti Pratiwi; Dikki Miswanda
Nexus Sains dan Teknologi Vol. 1 No. 1 (2025): Nexus: Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/nst.v1i1.2344

Abstract

Penelitian ini membahas tentang sintesis nanopartikel perak secara green synthesis melalui penggunaan ekstrak daun jarak pagar (Jatropha curcas L.) sebagai reduktor dan larutan perak nitrat (AgNO₃) sebagai prekursor dengan variasi konsentrasi 1, 2, 3, dan 4 mM. Tujuan utama penelitian adalah untuk menilai pengaruh variasi konsentrasi AgNO₃ terhadap ukuran nanopartikel dan aktivitas antibakterinya. Karakterisasi nanopartikel dilakukan melalui spektroskopi UV-Vis untuk memahami sifat kimia dan Particle Size Analyzer (PSA) untuk mengukur ukuran partikel. Pengukuran UV-Vis menunjukkan bahwa puncak serapan nanopartikel perak berada pada kisaran panjang gelombang 423–435 nm. Pengukuran ukuran partikel dengan PSA mengungkapkan bahwa ukuran partikel perak yang terbentuk berkisar antara 169–2949 nm, ukuran paling stabil diperoleh pada konsentrasi AgNO₃ sebesar 1 mM. Pengujian aktivitas antibakteri dilakukan dengan metode difusi cakram Kirby-Bauer terhadap bakteri Staphylococcus aureus. Hasilnya menunjukkan bahwa nanopartikel perak dengan konsentrasi AgNO₃ 1 mM memberikan zona hambat yang paling jelas dan stabil.
XRD-Based Structural and Crystallite Size Analysis of Nano-MgO Prepared via Sol–gel Method Masriah, Imas; Lestari, Devi; Sani, Sulwiyatul Kamariyah; Pangestika, Inten; Miswanda, Dikki
KOVALEN: Jurnal Riset Kimia Vol. 11 No. 2 (2025): December Edition
Publisher : Chemistry Department, Mathematics and Natural Science Faculty, Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/kovalen.2025.v11.i2.17909

Abstract

Nano-MgO was synthesized via a nitrate–citrate sol–gel combustion method, in which magnesium nitrate acted as the oxidizing precursor and citric acid served simultaneously as the chelating agent and organic fuel. The formation of a homogeneous Mg–citrate coordination network enabled controlled gelation, while the auto-combustion process produced a porous MgO matrix composed of ultrafine crystallites. Calcination at 800 °C promoted phase consolidation, removal of organic residues, and enhanced long-range atomic ordering. X-ray diffraction confirmed the exclusive formation of the cubic periclase phase (fm3m), with no detectable hydroxide or carbonate impurities. Crystallite size analysis yielded an average size of 16.03 nm based on the Scherrer equation, whereas the Williamson–Hall method produced a larger value of 25.44 nm with a microstrain of 5.37 × 10-4. indicating minimal lattice distortion. The discrepancy between the two size estimates reflects the contribution of microstrain effect not considered in the Scherrer approach. Overall, the synthesized nano-MgO exhibits high crystallinity, narrow crystallite size distribution, and excellent structural stability, highlighting its potential for catalytic, gas-sensing, and high-temperature functional applications. These results demonstrate that the sol–gel combustion method is an efficient and reliable strategy for producing nanocrystalline MgO with well-controlled structural characteristics.
Antioxidant Activity Test Of Methanol Extract Of Gaharu (Aquilaria Malaccensis Lam.) Bark With Dpph (1,1 Diphenyl-2-Picrylhydrazyl) Method Ridwanto, Ridwanto; Trizaldi, Asep; Rani, Zulmai; Sartika Daulay, Anny; Munandar Nasution, Haris; Miswanda, Dikki
International Journal of Health and Pharmaceutical (IJHP) Vol. 3 No. 2 (2023): May 2023
Publisher : CV. Inara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51601/ijhp.v3i2.123

Abstract

Gaharu (Aquilaria malaccensis Lam.) is one of the natural ingredients that can be used as an antioxidant. Antioxidants are compounds that can inhibit free radical reactions in the body. Free radicals have an impact on the pathogenesis of several diseases in humans due to oxidative stress in cells. The purpose of this study was to determine the class of secondary metabolites of agarwood bark and antioxidant activity and to compare the value of IC50 (Inhibitory concentrations) of the methanol extract of agarwood bark with the IC50 of vitamin C in the DPPH method using UV-Vis spectrophotometry. The methanol extract of agarwood bark was macerated using methanol, then determined the content of secondary metabolites of Simplicia. The determination of antioxidant activity was carried out on the methanol extract of agarwood bark with the addition of DPPH at various concentrations. The sample concentrations were 20, 40, 60, 80, and 100 µg/mL.. As a comparison, vitamin C was used with concentrations of 4, 8, 12, 16 and 20 µg/mL.. Then they calculated percent attenuation (% inhibition) and the value of IC50. The results of the screening on the methanol extract of agarwood bark contained chemical compounds such as flavonoids, saponins, and tannins. The determination of antioxidant activity was carried out using a UV-Vis spectrophotometer with the DDPH method. The results were obtained from the methanol extract of the bark of agarwood, which has antioxidant activity in the strong category with an IC50 value of 94.59 µg/mL.and vitamin C in the very strong category with an IC50 value of 22,11 µg/mL.
Potensi Kulit Kopi Arabika (Coffea arabica L.) sebagai Bahan Alami untuk Kesehatan dan Pangan Fungsional Harahap, Baharuddin Yusuf Habiby; Miswanda, Dikki
Nexus Sains dan Teknologi Vol. 1 No. 2 (2025): Nexus: Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/nst.v1i2.2861

Abstract

Kulit kopi arabika (Coffea arabica L.) atau cascara merupakan hasil samping pengolahan biji kopi yang memiliki potensi tinggi sebagai sumber bahan alami bernilai ekonomi. Limbah ini kaya senyawa bioaktif, seperti polifenol, flavonoid, asam klorogenat, dan kafein, yang diketahui berperan dalam berbagai aktivitas biologis, termasuk antioksidan, antimikroba, antidiabetes, dan antiinflamasi. Beragam penelitian melaporkan bahwa ekstrak kulit kopi mampu menangkal radikal bebas, menghambat enzim α-glukosidase, serta melindungi sel dan jaringan dari kerusakan akibat stres oksidatif. Selain berfungsi dalam aktivitas biologis, kandungan fitokimia pada kulit kopi juga berpotensi dimanfaatkan dalam pengembangan pangan fungsional, formulasi kosmetik alami, serta suplemen kesehatan yang ramah lingkungan. Dengan karakteristik tersebut, cascara menawarkan peluang pemanfaatan yang lebih luas, tidak hanya dalam aspek kimia dan bioteknologi, tetapi juga dalam peningkatan kesehatan masyarakat dan penguatan praktik keberlanjutan. Artikel ini meninjau secara komprehensif potensi kulit kopi arabika dari sisi komponen bioaktif, mekanisme aktivitas biologis, serta prospeknya sebagai bahan bernilai guna di berbagai sektor.
Pemanfaatan Pucuk Tebu Dan Kotoran Ternak Menjadi Kompos Organik Kaya Nutrisi Zubir, Moondra; Junaidi, Agus; Miswanda, Dikki; Fahmi, Jaman; Lubis, Ali Hamzah; Pratama, Adryansyah Anugrah; Anggita, Nur Anisa
Jurnal SOLMA Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v15i1.22304

Abstract

Background: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kemandirian masyarakat Desa Banyumas dalam memanfaatkan limbah pucuk tebu dan kotoran ternak menjadi kompos organik melalui penerapan teknologi tepat guna. Metode: Program dilaksanakan melalui pendidikan masyarakat, pelatihan, difusi teknologi, dan pendampingan, dengan introduksi mesin pencacah pucuk tebu serta praktik pembuatan kompos berbasis bahan lokal. Hasil: Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat mengenai pengelolaan limbah pertanian, meningkatnya efisiensi proses pencacahan bahan baku, dan terselenggaranya praktik pengomposan yang lebih terstruktur. Program ini berkontribusi positif terhadap pengurangan limbah pertanian dan membuka peluang pemanfaatan kompos organik bagi kebutuhan pertanian masyarakat. Ke depan, evaluasi mutu kompos secara laboratorium dan pendampingan pemasaran masih diperlukan agar program benar-benar berkelanjutan
Isolation of Hemicellulose from Oil Palm Empty Fruit Bunches (Elaeis guineensis Jacq.) and Its Application as a Gelling Agent in Topical Gel Formulations Sitompul, Maysaro; Dalimunthe, Gabena Indrayani; Rani, Zulmai; Miswanda, Dikki
Indonesian Journal of Science and Pharmacy Vol. 3 No. 2 (2025): Indonesian Journal of Science and Pharmacy
Publisher : Pustaka Media Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63763/ijsp.v3i2.128

Abstract

This study aimed to isolate hemicellulose from oil palm empty fruit bunches (OPEFB) (Elaeis guineensis Jacq.) and evaluate its potential as a gelling agent in topical gel formulations. Hemicellulose was extracted using alkaline treatment with varying NaOH concentrations (0.05–0.5 N). The highest yield of 12.84% was obtained at 0.5 N NaOH. The isolated hemicellulose was then formulated into five gel preparations using hemicellulose alone, Carbopol 940 alone (2%), and their combinations at different ratios. All formulations were evaluated for organoleptic properties, homogeneity, spreadability, adhesiveness, pH, and viscosity over 14 days. The results showed that all gels were homogeneous with acceptable physicochemical properties. Spreadability ranged from 5.3–6.7 cm, adhesiveness from 2.02–2.66 seconds, and viscosity from 2,470–32,800 cPs. Most formulations maintained pH values within the ideal skin range (4.5–6.5). Combination formulations exhibited better gel characteristics than hemicellulose alone, indicating a synergistic effect with Carbopol 940. This research demonstrates that hemicellulose derived from OPEFB can serve as a promising natural gelling agent in pharmaceutical gels. The utilization of this agricultural waste offers a sustainable and environmentally friendly alternative to synthetic excipients while adding economic value to oil palm biomass.
Penerapan Teknologi Pupuk Organik Limbah Jagung untuk Pertanian Berkelanjutan di Desa Nari Gunung Satu, Kabupaten Karo, Sumatera Utara Miswanda, Dikki; Lestari, Devi; Masriah, Imas; Rambey, Mustafid Amna; Tarigan, Ayu Syufiatun Br
Jurnal Bakti Nusantara Vol. 3 No. 3 (2026): Jurnal Bakti Nusantara
Publisher : Pustaka Media Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63763/jutira.v3i3.135

Abstract

Desa Nari Gunung Satu di Kecamatan Tiganderket, Kabupaten Karo, memiliki potensi pertanian tinggi pada komoditas salak dan jagung, namun masih menghadapi permasalahan ketergantungan terhadap pupuk kimia serta rendahnya pemanfaatan limbah pertanian. Limbah jagung seperti kulit, batang, dan tongkol selama ini dibakar atau dibuang, sehingga menimbulkan pencemaran lingkungan dan pemborosan sumber daya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas kelompok tani melalui pelatihan pembuatan pupuk organik padat berbasis limbah jagung menggunakan teknologi fermentasi Effective Microorganism 4 (EM4). Metode pelaksanaan dilakukan secara partisipatif melalui sosialisasi, pre-test, pelatihan teori dan praktik, pendampingan teknis, serta post-test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pengetahuan dan keterampilan peserta dengan nilai rata-rata pre-test 42,7 dan post-test 86,7. Selain meningkatkan kompetensi teknis petani dalam pembuatan pupuk organik, program ini juga mendorong kemandirian kelompok tani dalam mengelola limbah pertanian secara produktif dan ramah lingkungan. Dengan demikian, kegiatan PKM ini berkontribusi nyata terhadap penguatan kapasitas petani salak menuju pertanian sirkular yang efisien, berkelanjutan, dan berdaya saing di tingkat lokal.
Co-Authors AA Sudharmawan, AA Agus Junaidi Alexander Sebayang Anggita, Nur Anisa Ani Sutiani Anny Sartika Daulay Aulia Fitri, Aulia Aulia Sari Awanis, Safirah Ayu Syufiatun Tarigan Bambang Hermanto Bambang Hermanto Cut Dian Mala Luthfia D. Elysa Putri Mambang Devi Lestari Dina Suciati Saragih Dinda Sari Utami Dwi Jati, Fatma Efendi, Tania Tiara Fahmi, Jaman Fithri Pulungan, Ainil Fitri, Raissa Gabena Indrayani Dalimunthe Harahap, Baharuddin Yusuf Habiby Haris Munandar Nasution Imas Masriah Jasmidi Khairahmi, Khairahmi Khofifah , Nur Kiki Rawitri Lubis, Ali Hamzah Lubis, Minda Sari Lubis, Seri Lestari Moondra Zubir Moondra Zubir Muflikhah Muflikhah Muflikhah, Muflikhah Nadia Osama Nasution, M Pandapotan Nasution, Paujia Nasution, Shamila Sufi Aulia Natasya, Siti Adinda Ningtias, Anggitha Nomi Noviani Novrizaldi Wardana Nur Mutia Rosiati Nurmala, Syandoval Triska Ananda Nuryono Nuryono Pangestika, Inten Pina Budiarti Pratiwi Pratama, Adryansyah Anugrah Pulungan, Ahmad Shafwan Puteri, Cut Intan Annisa Putri Faradilla Rafika, Intan Maya Rahayu , Yayuk Putri Rahmadi Ali Ramadhan, Dwi Sapri Ramadhan, Zulkifli Rambey, Mustafid Amna Reza Irma Ricky Andi Syahputra Ridwanto Ridwanto Ridwanto Rini Selly Rini Selly, Rini Riski Mulyani, Riski Rosiati, Nur Mutia Safira , Liyuza Saputra, Muhammad Fadhlan Sari, Syilvi Rinda Sari, Tiara Puspita Sartika Daulay, Anny Savika, Anggraini Selly, r Sembiring, Rinawati Siregar, Mutia Nabila Siti Rahmah Siti Rahmah Sitompul, Maysaro SP, Ananda Azzahra Sri Adelila Sari Sri Wahyuni Sulwiyatul K Sani Supiyani, Supiyani Surya, Innaya Tantry Syafirna, Nada Trizaldi, Asep Tuzzahra, Safira Yayuk Putri Rahayu Yuniarti, Rafita Zubir, Moondra Zulmai Rani