Claim Missing Document
Check
Articles

MOTIVASI KERJA PEGAWAI DI KANTOR KECAMATAN SEMITAU KABUPATEN KAPUAS HULU LARASATI, CICI SELVIA; Haryaningsih, Sri; Rahim, Abdul
PublikA Jurnal Ilmu Administrasi Negara (e-Journal) Vol 12, No 4 (2023): PUBLIKA EDISI DESEMBER 2023
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v12i4.3181

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis motivasi pegawai dalam bekerja di Kantor Kecamatan Semitau, Kabupaten Kapuas Hulu. Motivasi pegawai dalam bekerja mengalami kendala dikarenakan terbatasnya kemampuan pegawai dalam meningkatkan semangat dalam bekerja serta kurangnya disiplin pegawai dalam bekerja. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Analisa menggunakan teori motivasi Cut Zurnali 2013 : 290, ada tiga indikator yang terdiri; 1). Motif (Motive). Dalam motivasi kerja pegawai masih stagnan atau tidak berkembang diakibatkan kurangnya kesadaran dalam diri pegawai untuk membangkitkan motif kerja tersebut melalui pekerjaan yang ada. Pegawai belum disiplin dan belum bekerja sesuai dengan waktu yang telah ditentukan; 2). Harapan (Expectancy). Pegawai yang belum tewujud dikarenakan pegawai tidak memahami bahkan kurang aktif dalam bekerja. Pegawai belum mandiri dalam memahami tupoksi; 3). Imbalan (Incentive). Imbalan atau insentif yang belum terlaksana sehingga pegawai tidak maksimal dan tidak terdorong untuk memberikan effort lebih dalam melakukan pekerjaan. Saran dalam meningkatkan motif diperlukan perhatian khusus seperti penambahan tugas atau tanggungjawab dan persaingan yang sehat yang harus camat tumbuhkan dalam diri pegawai, untuk mewujudkan harapan pegawai dibutuhkan komunikasi dan kepedulian satu sama lain, serta diperlukan pemberian imbalan dimana Camat harus lebih tegas dalam mengambil sikap dan keputusan serta diperlukannya evaluasi berkala untuk mengetahui keadaan pegawai.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN KARTU IDENTITAS PENDUDUKMUSIMAN (KIPEM) DI KELURAHAN BANGKA BELITUNGDARAT KECAMATAN PONTIANAK TENGGARAKOTA PONTIANAK NURSELLA, NURSELLA; Haryaningsih, Sri; Anwar, Hairil
PublikA Jurnal Ilmu Administrasi Negara (e-Journal) Vol 12, No 2 (2023): PUBLIKA EDISI JUNI 2023
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v12i2.3117

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis proses faktor-faktor yang mempegaruhi implementasi kebijakan kartu idetitas peduduk musiman (KIPEM) yang belum optimal.Permasalahan dalam penelitian ini adalah masih ada penduduk musiman dikelurahanBangka Belitung Darat Kecamatan Pontianak Tenggara Kota Pontianakbelum membuat kipem.MetodePeneliti ini menggunakan deskriptif dengan pendekatan kualitatif.Penelitian ini menggunakan teori Edward III penelitian ini menunjukan bahwa Implementasi Kebijakan KIPEM di Kelurahan Bangka Belitung Darat Kecamatan Pontianak Tenggara Kota Pontianak adalah: 1) Komunikasi. dinilai masih kurang karena masih terdapat ketidakjelasan terkait informasi tentang KIPEM; b) Sumber Daya. dinilai belum optimal karena masih ada yang kurang memadai; c) Disposisi. dinilai masih rendah dan kurang responsif; d) Struktur Birokrasi. dinilai masih rumit dan birokratis. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan Implementasi Kebijakan KIPEM di Kelurahan Bangka Belitung Darat Kecamatan Pontianak Tenggara Kota Pontianak masih kurang efektif. Saran sehubung dengan hasil penelitian ini adalah harapan bagi pemerintah daerah Kota Pontianak agar lebih meningkatkan komunikasi yang jelas, meningkatkan sumber daya terkait staf, fasilitas dan dana yang dibutuhkan, memperbanyak pembinaan dan sosialisasi dalam kebijakan KIPEM, dan struktur birokrasi yang lebih baik koordinasinya dari daerah asal dan daerah yang akan didatangi
The implementation of MSMEs Protection Policies during the Covid-19 Pandemic Sri Haryaningsih; Yulius Yohanes; Nahot Tua Parlindungan Sihaloho; Farah Devi Andriani
Khazanah Sosial Vol. 4 No. 4 (2022): Khazanah Sosial Vol 4, No 4 December 2022
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/ks.v4i4.19250

Abstract

During the crisis in the last two years, the government implemented five policy schemes to protect Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs). This research aims to seek how the policies scheme recovers MSME activities and provides recommendations to distribute the policies benefits evenly. This qualitative research was conducted through a literature review design. Data were collected from laws and regulations, empirical research results, and credible newspapers. Data were analyzed using the theory of Mazmanian & Sabatier (1983). This research finds that not all MSMEs can recover sales, funding, supply, operations, and diversification. Problem characteristics and policy characteristics have been mapped according to the policy scheme. However, the goals achieved are more influenced by variables outside the law. Not all MSMEs meet bankable criteria and integrate with the digital ecosystem. As a structural problem, these situations can be overcome through a derivative policy with a top-down pattern. As a cultural problem, these situations require an MSMEs mindset change. Therefore, this research recommends MSMEs' digitalization through expanding fund access and protection (insurance). This research concludes that the protection of MSMEs is only effective for the integrated digital ecosystem. Thus, a derivative policy is needed to "force" MSMEs' digitalization ecosystem.
PEMBERDAYAAN ADMINISTRASI, SARANA DAN PRASARANA DESA PELIMPAAN KAB.SAMBAS Hastuty, Lita; damayanti, Etika; Aprilianza, Haikal; Suyanti, Suyanti; Mikael, Suryadi; Sunta, Mathilda; Ritaudin, Ritaudin; Safitri, Rachmah Bayu; Sukriadi, Hery; Indriyadi, Abang; Yohanes, Yulius; Haryaningsih, Sri
JPPM : Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 2, No 2 (2026): Maret
Publisher : Compart Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63854/jppm.v2i2.129

Abstract

Kegiatan Pengabdian pada Masyarakat (PPM) ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas administrasi pemerintahan desa serta pemberdayaan masyarakat dalam penataan sarana dan prasarana di Desa Pelimpaan, Kecamatan Jawai, Kabupaten Sambas. Permasalahan yang dihadapi meliputi belum optimalnya tata kelola administrasi desa, rendahnya pemahaman masyarakat terhadap pengelolaan ekonomi lokal, serta kurangnya peran lembaga kemasyarakatan dalam pembangunan desa. Metode yang digunakan adalah sosialisasi, ceramah, observasi lapangan, dan pendekatan partisipatif melalui dialog serta penampungan aspirasi masyarakat. Kegiatan dilaksanakan selama tiga hari dengan sasaran aparatur desa, anggota PKK, dan masyarakat umum. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai administrasi desa, peran PKK dalam pemberdayaan keluarga, serta pentingnya partisipasi masyarakat dalam pembangunan sarana prasarana. Selain itu, kegiatan kerja bakti dan rehabilitasi ringan fasilitas desa memperkuat semangat gotong royong masyarakat. Secara keseluruhan, program ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan kesadaran administrasi dan partisipasi masyarakat dalam pembangunan desa
Aktualisasi pemerintah dalam pengawasan perkawinan kontrak di provinsi Kalimantan Barat Sri Haryaningsih; Azrita Mardhalena
JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia) Vol. 6 No. 2 (2021): JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia)
Publisher : IICET (Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/30031193000

Abstract

Trafficking (perdagangan manusia) dalam modus pengantin pesanan di Singkawang Kalimantan Barat adalah dipicu oleh kemiskinan dan tidak tersedianya lapangan pekerjaan, sehingga para perempuan yang tinggal di Singkawang melakukan kawin kontrak untuk merubah taraf hidup mereka. Faktor berikutnya adalah tingkat pendidikan yang rendah, ini disebabkan oleh pola pikir orangtuamerekabahwa tidak penting sekolah tinggi-tinggi hanya menghabiskan waktu dan uang saja sehingga seringkalimereka terpaksamenerima pekerjaan yang bersifat eksploratif, faktor lainnya adalah tingkat konsumerisme, para perempuan di Singkawang ingin memiliki barang mewah dan bagus untuk sehinggamereka diakui dilingkungan mereka, dan faktor yang terakhir adalah kesamaan etnis, orangtua mereka mendoktrin anak-anak mereka dengan mengatakan bahwa orang-orang keturunan Cina di Singkawang satu keturunan dengan orang-orang Taiwan, ini dilakukan orang-tua agar anak-anak mereka tidak merasa kalau mereka dijualoleh orangtua mereka.  Kondisi demikian ini dimanfaatkan oleh para calo/perantara perkawianan sebagai sasaran bagi calo-calo pemburu calon pengantin perempuan untuk menjaring korbannya dengan mudah dengan tujuan untukmendapatkan keuntungan berupa uang. Bentuk komunikasi yang terjadi antara pengantin pesanan dengan calo/makelar di Singkawang Kalimantan Barat adalah komunikasi interpersonal yang bersifat dua arah/sirkuler dan satu arah, feedback, persuasive terjadi dengan baik sehingga informasi yang diberikan calo/makelar kepada pelaku pengantin pesanan dapat dengan mudah diterima oleh pelaku pengantin pesanan tanpa noise/gangguan. Jadi bentuk komunikasi interpersonal yang bersifat dua arah, satu arah, feedback, persuasive merupakan bentuk yang efektif untuk mempengaruhi calon korban pengantin pesanan untuk melakukan kawin kontrak
Evaluasi implementasi sistem informasi administrasi (SIAK) pada dinas kependudukan dan pencatatan sipil kabupaten sintang Sri Haryaningsih; Hardalina Hardalina
JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia) Vol. 6 No. 2 (2021): JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia)
Publisher : IICET (Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/30031194000

Abstract

Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sintang  menerapkan SIAK secara online dimulai pada tahun 2010.  Secara teori sistem ini sangat baik, namun dalam pelaksanaannya saat ini, SIAK masih belum berjalan secara optimal. Dengan jumlah penduduk yang mencapai berpenduduk sebesar 413.369 jiwa (2019), penting bagi Disdukcapil Kabupaten Sintang untuk mengelola Database kependudukan yang akurat, lengkap, mutakhir serta terintegrasi. Sudah 94,57% penduduk Kabupaten Sintang melaksanakan perekaman data KTP-el. Dan selebihnya 5% wajib KTP yang belum melaksanakan KTP-el adalah wajib KTP pemula dan pendatang yang belum melaksanakan perekaman di daerah asal. Update data yang harus dilakukan masyarakat tidak dilakukan mengakibatkan pencapaian proses sinkronisasi data Kependudukan masih belum mencapai 100% Teori yang digunakan sebagai landasan dalampenelitian ini adalah evaluasi elemen kebijakan publik yang terdiri dari support,capacity dan value. Penelitian ini menggunakan tipe penelitian deskriptif kualititatif sehingga diperoleh gambaran yang jelas tentang objek yang diteliti dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan pada bagian political will, sumber dayamanusia dan value atau manfaat dengan adanya SIAK sudah cukup baik,sedangkan pada infrastruktur, sosialisasi dan anggaran masih terdapat kekurangan. Adapun kendala dihadapi dalam penerapan SIAK adalah sarana dan prasarana yang masih kurang jumlahnya, sosialisasi yang tidak dilakukan berkala, serta anggaran pengadaan sarana prasarana yang masih minim. Peneliti menyaranka nagar perlunya kesadaran untuk melakukan sosialisasi secara berkala kepadamasyarakat serta dengan ditambahnya alokasi anggaran penerapan SIAK agardapat tercapai tujuan SIAK yang telah diatur sesuai dengan landasan hukum.
Co-Authors *, Yulius Yohanes Abdul Rahim Abdul Rahim * Aboa, Antonia Sasap Adi Mulyono Ananda Pratiwi, Putri Anggi Dwi E1011161042 Febrianty Antonia Sasab Abao Antonia Sasap Abao Antonia Sasap Abao Anwar, Hairil Anwar, Hairil ANWAR, SYAMSU Aprilianza, Haikal Argo Pambudi Arifin Arifin Arifin Arifin Aryanti, Monica Wiwiek Azrita Mardhalena Bandi Hermawan Burhan, Rasidi damayanti, Etika Darusalam, M Dewi Utami Dharmawan, Gusti Fariz Dhidik Apriyanto Dithya Sri Puji Rizqi E1011151110 Cici Selvia Larasati E1011151143 Nussella E1011161050 Nurlia E1011161069 Livianty E1011171045 Desi Lestari E1013161017 Dori Surgadi E:1012131054 Depi Lispa Sumanti Elyta Elyta Elyta Elyta Elyta Elyta Elyta Farah Devi Andriani Filnaria Eka Sunardi Putri Hairil Anwar Hairil Anwar Hanisa Hanisa Hardalina Hardalina Hardalina, Hardalina Hardi Alunaza hassbullah, hassbullah Hastuty, Lita Hermawan, Bandi Hidayat Hidayat Ida Rochmawati Indah Febri Rulyati Indriyadi, Abang Ira Patriani Ira Patriani Ira Patriani Juniwati Juniwati Kartika Ningtias LARASATI, CICI SELVIA Lestar, Desi Livianty, Livianty M.Wuysang, Julia Mardhalena, Azrita MARKUS MARKUS E1012161063 Martinus * Martinus Martinus Martinus Martinus Martinus, Martinus Maulana, Akbar Meilasari, Indah Mikael, Suryadi Mliani, Meliani E1012131062 Mohammad Nabil Almunawar Mukarom, Zaenal. 2016. Komunikasi Politi Vety Lestari NIM:E4301106 Nahot Tua Parlindungan Sihaloho Nikodimus, Nikodimus Ningtias, Kartika NUDU, CHAROLINA NOVIYANTI ANGGRAINI Nuraini, Nuraini Nurlia, Nurlia NURSELLA, NURSELLA Patriani, Ira Patriani, Ira Patriani, Ira Rabiah Nawarisma NIM E1032131022 Rahim, Abdul Rahim, Abdul Rahmawati, Rahmawati Rasidar Rasidar, Rasidar Redha Fachmi Al Qadrie, Syarif RIONALDI, RIZAL Risna Sari, Ade Ritaudin, Ritaudin Rusdiono, Rusdiono Safitri, Rachmah Bayu Sihaloho, Nahot Tua Sihaloho, Nahot Tua Parlindungan Silverius Tey Seran Sri Maryuni, Sri Subiandani Subiandani Sukriadi, Hery SUMANTI, DEPI LISPA Sunta, Mathilda Suyanti Suyanti Titik Hariyati Tri Hutomo * Utami, Dewi Windhu Putra Yohanes, Yulius YOSEF E1012161111 SIDING ARMANDO Yuliani NIM. E1011151145