p-Index From 2021 - 2026
10.575
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pendidikan Biologi Undiksha SCHOOL EDUCATION JOURNAL PGSD FIP UNIMED Jurnal Pendidikan Nonformal Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Paedagoria : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan Cetta: Jurnal Ilmu Pendidikan Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah JURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI HUMANIORA Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia KOLOKIUM: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Bada'a: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Autentik : Jurnal Pengembangan Pendidikan Dasar Jurnal Educatio FKIP UNMA Edunesia : jurnal Ilmiah Pendidikan Didaktika: Jurnal Kependidikan ELEMENTARY : Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar Cokroaminoto Journal of Primary Education JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA JURNAL PENDIDIKAN IPS Journal of Education Research Sosio-Didaktika: Social Science Education Journal Jurnal Kiprah Pendidikan Journal of General Education and Humanities Journal of Educational Sciences Elementary School: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran ke-SD-an Edukasiana: Jurnal Inovasi Pendidikan Journal of Innovation and Research in Primary Education Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi) JS (Jurnal Sekolah) Cybersecurity and Innovative Technology Journal Jurnal Elementaria Edukasia International Journal of Research in Education (IJRE) Jurnal Penelitian Pendidikan Jurnal Penelitian Pendidikan Jurnal Bina Desa Jurnal kiprah pendidikan Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora PAEDAGOGIE EDUKASI : Jurnal Penelitian dan Artikel Pendidikan EMPATI : Jurnal Bimbingan dan Konseling Academia Open
Claim Missing Document
Check
Articles

Meningkatan Civic Participatory Skill Melalui Model Window Shopping untuk Membentuk Keterampilan Komunikasi dan Kolaborasi Maulana, Muhamad Ilham; Harianingsih; Ellianawati; Avrilianda, Decky
Sosio-Didaktika: Social Science Education Journal Vol. 12 No. 2 (2025)
Publisher : Faculty of Educational Sciences, UIN (State Islamic University) Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/sd.v12i2.47118

Abstract

  21st-century learning requires learners to have communication skills, collaboration, and active participation. These skills strengthen civic participatory abilities. This study aims to analyze the use of the cooperative learning model, the Window Shopping type. The goal is to improve civic participatory skills by strengthening communication and collaboration in Pancasila education. The research uses a qualitative case study approach at SMP Negeri 12 Depok. Data were collected through interviews, observations, and documentation. The analysis was conducted qualitatively, using a descriptive approach. The results showed that applying the cooperative learning model, the Window Shopping type, encourages learners to interact, argue, and work together in a democratic learning atmosphere. The learning process becomes more participatory, reflective, and collaborative. These changes strengthen communication, collaboration, and civic participation. Thus, the cooperative learning model, Window Shopping type, is effective for developing civic participatory skills in Pancasila education for 21st-century learners. Keywords: Cooperative Learning, Window Shopping, Civic Participatory Skill, Civic Skill, Pancasila Education
Penerapan Diskusi Kelompok Terfokus Berbasis TPACK untuk Meningkatkan Kecakapan  Berpikir Kreatif Peserta Didik Sultoni, Agung; Harianingsih; Ellianawati; Avrilianda, Decky
Sosio-Didaktika: Social Science Education Journal Vol. 12 No. 2 (2025)
Publisher : Faculty of Educational Sciences, UIN (State Islamic University) Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/sd.v12i2.50153

Abstract

The purpose of this research is to determine how the implementation of TPACK-based FGDs can improve students' creative thinking skills. This research uses a qualitative approach with a case study method. The subjects of this research were 32 students from class IX D and 1 Pancasila education teacher. The saturated sampling technique used in this study, meaning all students (32 students) were sampled. Data collection techniques were carried out through interviews, observation, and documentation. The data analysis technique used an interactive model, namely data reduction, data presentation, drawing conclusions, and verification. The results of the study indicate that TPACK-based focus group discussion learning can improve students' creative thinking skills in Pancasila education by integrating technology (online collaborative platforms), pedagogy (focus group discussions), and Pancasila content (tolerance on social media) to create meaningful learning experiences. Through this model, students can be encouraged to actively analyze problems, solve problems creatively, and interact with Pancasila materials using digital tools, which ultimately improves students' creativity skills. The implication is that teachers need to master the integration of technology in learning, schools must provide support for facilities and training, and the curriculum needs to be designed to be more contextual and innovative. Keywords: Focus Group Discussion Method, TPACK, Civics Education, Creative Thinking Skill
Literatur Review: Peran Alat Peraga Puzzle dalam Meningkatkan Pemahaman Konsep Matematika di Sekolah Dasar Ratna Wahyu Srisakti; Bambang Subali; Ellianawati Ellianawati; Decky Avrilianda
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 3 Agustus (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.2500

Abstract

Pemahaman konsep matematika pada siswa sekolah dasar masih menjadi tantangan, terutama pada materi pecahan dan operasi hitung. Sebagian besar siswa menghadapi hambatan dalam belajar karena materi yang disampaikan secara abstrak serta minimalnya penggunaan media pembelajaran yang bersifat konkret dan menarik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis studi literatur berkaitan dengan peran alat peraga puzzle dalam meningkatkan pemahaman konsep matematika di Sekolah Dasar. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan pendekatan kuantitatif-kualitatif. Literatur dikaji dari jurnal-jurnal terakreditasi SINTA dan prosiding terbuka yang relevan dengan topik, diterbitkan antara tahun 2020 hingga 2025. Hasil kajian menunjukkan bahwa pada rentang tersebut terdapat 14 jurnal yang berkaitan dan relevan dengan peran alat peraga dalam peningkatan pemahaman konsep matematika di Sekolah Dasar. Dari keseluruhan jurnal menyatakan bahwa meskipun dilakukan dengan beberapa pendekatan dan metode yang berbeda namun hasil menunjukkan bahwa peran alat peraga puzzle mampu meningkatkan pemahaman konsep matematika di sekolah dasar. Implikasi penelitian ini antara lain dapat dijadikan referensi bagi pembaca dalam melakukan penelitian sejenis maupun dapat dijadikan acuan dalam melakukan penelitian selanjutnya.
Pengembangan Instrumen Tes Literasi Sains Berbasis PISA pada Materi Sistem Pencernaan untuk Siswa Kelas V SD Enung Nurhasanah; Yuli Kurniawati Sugiyo Pranoto; Decky Avrilianda; Ellianawati
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 3 Agustus (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.2674

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan memvalidasi instrumen tes literasi sains berbasis kerangka PISA pada materi sistem pencernaan untuk siswa kelas V sekolah dasar. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada kebutuhan akan instrumen penilaian yang tidak hanya mengukur penguasaan konsep, tetapi juga kemampuan berpikir ilmiah dalam konteks kehidupan nyata. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang dimodifikasi menjadi beberapa tahapan, yaitu: Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. Instrumen yang dikembangkan mengacu pada tiga domain literasi sains PISA, yaitu: konteks, pengetahuan, dan proses ilmiah. Validasi isi dilakukan oleh dua orang ahli menggunakan teknik Gregory dan menunjukkan tingkat kesesuaian yang tinggi antar penilai. Uji validitas empiris dilakukan menggunakan korelasi Point Biserial dengan bantuan SPSS 29.00, dan hasil menunjukkan bahwa sebagian besar butir soal memiliki nilai validitas tinggi. Selain itu, analisis konstruk dan bahasa menunjukkan bahwa instrumen telah disusun secara sistematis, menggunakan bahasa yang sesuai dengan kaidah EYD, serta mudah dipahami oleh siswa sekolah dasar. Dengan demikian, instrumen tes literasi sains yang dikembangkan dinyatakan valid secara isi dan empiris serta layak digunakan sebagai alat evaluasi kemampuan literasi sains siswa SD. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi rujukan dalam pengembangan asesmen berbasis konteks dan mendukung peningkatan kemampuan literasi sains di jenjang pendidikan dasar.
Penerapan Media Busy Book 5 in 1 untuk Meningkatkan Penalaran Matematis dalam Materi Satuan Waktu Kelas 2 Sekolah Dasar Rifa Rihhadatul Aisy Setiadin; Joko Sutarto; Decky Avrilianda; Ellianawati
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 4 Nopember (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.3003

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa baik media Busy Book 5 in 1 dapat meningkatkan kemampuan berpikir matematis siswa kelas dua sekolah dasar dalam hal satuan waktu. Rendahnya hasil belajar siswa dalam memahami konsep satuan waktu yang abstrak dan kurangnya sumber belajar yang sesuai dengan preferensi belajar siswa secara keseluruhan menjadi dasar penelitian ini. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dari Kemmis dan McTaggart, yang terbagi dalam dua siklus dengan tahapan persiapan, tindakan, observasi, dan refleksi. Sebanyak 29 siswa kelas dua SD dari salah satu sekolah di Kecamatan Sumur Bandung, Kota Bandung, menjadi subjek penelitian. Temuan penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media Busy Book 5 in 1 dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Hal ini terlihat dari peningkatan jumlah siswa yang mengalami peningkatan nilai dari 0 menjadi 26 siswa (89%), serta jumlah siswa yang memenuhi Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM), yang meningkat dari 8 siswa pada pra-siklus menjadi 26 siswa pada siklus II. Selain itu, media ini dapat menumbuhkan lingkungan belajar yang lebih menarik, menyenangkan, dan dinamis yang mendorong partisipasi siswa secara langsung dalam proses pembelajaran. Dalam rangka meningkatkan kemampuan berpikir matematis siswa di kelas matematika kelas rendah, media Busy Book 5 in 1 dapat digunakan sebagai alat bantu pembelajaran yang efisien.
Peningkatan Hasil Belajar IPA Siswa Kelas V SD Melalui Implementasi Model Problem Based Learning Rizka Fauziyah; Fathur Rokhman; Decky Avrilianda; Ellianawati Ellianawati
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 4 Nopember (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.3149

Abstract

Penelitian ini didasari oleh rendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dengan materi rantai makanan kelas V SD, hal ini dikarenakan pembelajaran belum berpusat pada siswa dan cenderung bersifat satu arah. Untuk mengatasi masalah ini, dilakukan penelitian yang memiliki tujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA melalui penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) di kelas V SD Negeri 035 Soka. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) sebanyak dua siklus. yang terdiri dari tahap perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi berdasarkan model Kemmis dan McTaggart. Data dikumpulkan melalui tes tertulis dan observasi aktivitas siswa selama proses pembelajaran, kemudian dianalisis secara kuantitatif untuk mengukur peningkatan hasil belajar dan keterlibatan siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan model PBL secara signifikan bisa meningkatkan hasil belajar siswa dengan persentase ketuntasan kelas pada akhir penelitian sebesar 85,71%, serta persentase indikator kompetensi yang meningkat setiap siklusnya dan di akhir penelitian indikator kompetensi sudah semuanya memenuhi persentase minimum 80%. Temuan ini mendukung penerapan model pembelajaran berbasis masalah sebagai solusi inovatif yang efektif dalam pembelajaran IPA di sekolah dasar.
Trends in Implementation of Problem-Based Learning with Flashcard Media in Improving Elementary Students Mathematical Abilities: A Systematic Literature Review Sungkar, Lutfi'ah; Avrilianda, Decky; Subali, Bambang; Widiarti, Nuni
Journal of Educational Sciences Vol. 10 No. 3 (2026): Journal of Educational Sciences
Publisher : FKIP - Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jes.10.3.p.1037-1053

Abstract

Mathematics learning in elementary schools often faces obstacles due to the abstract nature of the material, which is difficult for students in the concrete operational stage to understand. This condition requires learning models and learning media that can bridge abstract concepts to make them more tangible and easier to understand. This review aims to examine trends in problem-based learning models and flashcard media in mathematics learning in elementary schools during the period 2020–2025. The research methods used are a systematic literature review with bibliometric analysis. Data were collected through the Publish or Perish (POP8) application connected to Google Scholar. The search yielded 210 articles, which were then selected based on inclusion and exclusion criteria, leaving 25 articles relevant for analysis. The results of the analysis showed that the problem-based learning model and flashcards in mathematics learning in elementary schools experienced a significant increase in the 2020–2025 period. Overall, the problem-based learning model and flashcards proved to be effective in increasing student motivation, engagement, and understanding of mathematical concepts. This study provides a comprehensive overview of the direction and potential for creative, interactive, and relevant research for mathematics learning in elementary schools.
Elementary School Students’ Readiness to Adopt Artificial Intelligence (AI)-Based Learning Yulianti, Anggun; Andrijati, Noening; Wijayati, Nanik; Avrilianda, Decky
Cybersecurity and Innovative Technology Journal Vol 4, No 1 (2026)
Publisher : Gemilang Maju Publikasi Ilmiah (GMPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53889/citj.v4i1.879

Abstract

This research will focus on the evaluation of elementary school students' readiness to use AI for their learning process through three significant factors, namely dimensions of readiness, factors affecting readiness, and conditions for infrastructure and ecosystem of schools. The type of this research is a literature review that utilizes qualitative methods. This data collection is done based on ten scientific articles from national and international journals, sourced from the Google Scholar, Scopus, ERIC, and Sinta databases. The data were collected by documentation, and data analysis was done using content analysis and thematic synthesis. From the research findings, it is evident that the readiness for AI integration among primary level pupils entails three related constructs; cognitive (knowledge of AI), affective (attitudes, motivation, self-confidence), and behavioral (interaction skills with AI technologies). While internal variables (teacher attitudes, TPACK) strongly positively impact AI integration (β = 0.791), external variables (government policies, technological infrastructure, community involvement) indirectly impact AI usage via internal variables (β = 0.217). Less than a third of teachers (28%) currently adopt AI in teaching, whereas the majority (82%) stick to conventional instructional techniques. These results indicate that the readiness of students will not take place without ensuring the readiness of teachers and that both need to work in harmony with each other for internal capacity building and equal external support. The conclusion drawn from this study is that the level of readiness of elementary school students to adopt learning based on artificial intelligence has only started and that they are not consistent yet. The application of AI in elementary schools largely relies on enhancing teacher competencies, equal infrastructure, and developing policies that consider ethics, privacy, and social justice. More studies should be conducted concerning rural areas and tools to measure readiness in Indonesia.
ADOPSI GENERATIVE AI DI SEKOLAH DASAR: TINJAUAN LITERATUR SISTEMATIS BERBASIS KERANGKA TPACK DAN TAM Daeli, Yaparno Famahato; Sholeh, Muh; Prasetya, Agung Tri; Avrilianda, Decky
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 2, Juni 2026 Release
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.45439

Abstract

The emergence of Generative AI (GenAI) has the potential to disrupt primary education, yet teachers' readiness to adopt it remains fragmented. This study aims to synthesize literature regarding the adoption of GenAI by primary school teachers by developing an integrated conceptual framework based on Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) and the Technology Acceptance Model (TAM). A Systematic Literature Review (SLR) was conducted following the PRISMA guidelines. Through a search across Scopus, Lens.org, and Semantic Scholar databases, an initial 194 articles were rigorously screened down to 26 final articles. The review reveals that teachers' adoption intentions are strongly driven by perceived usefulness and ease of use (TAM), particularly for instructional design efficiency. However, the quality of pedagogical integration heavily relies on teachers' TPACK proficiency to avoid passive acceptance and AI information bias. Practical implementation is hindered by digital infrastructure divides, low AI literacy, and ethical concerns regarding privacy and students' cognitive overreliance. This study proposes a conceptual framework where TPACK acts as a foundational prerequisite and TAM as a behavioral catalyst, strictly moderated by facilitating conditions and regulations. In conclusion, GenAI adoption demands a redefinition of the teacher's role from an information provider to a critical content curator and value mediator in the classroom.
Implementasi Prinsip Pedagogi Sosial dalam Pendampingan Anak Korban Kekerasan Seksual di UPTD PPA Kota Semarang Lutfiatunnisa', Silvia; Avrilianda, Decky
JURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI HUMANIORA Vol 11, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/sh.v11i1.5034

Abstract

Sexual violence against children is a national issue that requires immediate intervention. Although various existing studies focus on the stages of support, the appropriate approach to child victims of sexual violence is often overlooked. This study aims to examine the application of social pedagogy principles at the UPTD PPA Semarang City in providing support to child victims of sexual violence. The study used a descriptive qualitative method with research subjects including the Head of the UPTD, counselors, and psychologists. Data were collected through non-participant observation, semi-structured interviews, and document analysis, with data validity through triangulation of sources and techniques. Data analysis included collection, reduction, presentation and drawing conclusions. The results of the study indicate that the application of social pedagogy principles is seen in support tailored to the characteristics of children so that the professional services provided can integrate cognitive competencies, emotional sensitivity, and practical skills. The conclusion of this study is that the application of social pedagogy principles at the UPTD PPA Semarang City can improve the quality of support and assistance provided to child victims of sexual violence.Keywords - Mentoring, Sexual Violence, Social Pedagogy.
Co-Authors . Zulkarnain, . Afandi, Mohammad Iqbal Agung Tri Prasetya Agung Tri Prasetya Agung Tri Prasetya Agus Yuwono Agustin, Lutfia Amalia, Reski Amin Yusuf Annisa Fitria Rahma Hastutik Anugrah Wardani, Femy Ardhi Prabowo Ardhi Prabowo Ardi Prabowo Arief Yulianto Arina Rahma, Rezka Arzyana, Aan Dwi Atik Prihatini Azizah Rozianita Azzahra Fitriana, Shanas Bambang Subali Barokah Isdaryanti Daeli, Yaparno Famahato DENI SETIAWAN Desyanty, Ellyn Sugeng Dewi, Melinda Puspita Dewi, Najla' Ayuditiasni Dewi, Tanti Agviola Dhela Septian Anggaretta Diana Diana Diana Susanti Dwinanto Edi Waluyo Edi Widianto Eka Titi Andaryani Eko Handoyo Eko Handoyo Eko Handoyo Ellianawati Ellianawati , Ellianawati Ellianawati, Ellianawati Elsa Monica, Elsa Ena Dana Kristina Endang Sri Redjeki Enung Nurhasanah Ernasari, Tuti Fakhruddin Fakhruddin Fathur Rokhman Fernandez, Yulius Jimmi Fitra, Kurniati Rezki Fitri Angraini Gilang Eko Setyo Suharjono Harianingsih Harianingsih, Harianingsih Harianingsih, Harianingsih Hariyadi, Mukti Hermawan, Dennis Husni Gutomo, Wahid Ika Kusumawati Imam Shofwan Intihana, Muhklisatun Isdaryanti, Barokah Ishom Ihsan Joko Sutarto Karis Kartika Dwi Jayanti, Fachrudin, Panca Kurniawan, Wibisono Yudhi Kurniawan, Yunda kurniawati, leny Kusumawardhany, Intan Lasi Purwito lestari, winda Listyaningrum, R. Anggia Lutfiatunnisa', Silvia Mahmud, Khoirul Malihatin Malihatin Manurung, Eva Narulita Maulana, Muhamad Ilham Meidya, Lisa Mintarsih Arbarini Mintasih Arbani Miroso Raharjo, Kukuh Muarifuddin Muarifuddin, Muarifuddin Muh Sholeh Muhammad Fajri Muhammad Khafid Mukti Hariyadi Na'im Mushlihurrohman Nanik Wijayati Nanik Wijayati Natasya Hidayah Octaviani Ngabiyanto Ngabiyanto Niam Wahzudik Nihayati, Zaizatun Noening Andrijati Noer Riski Choirin Ni’mah Noeraini, Lilik Nofi Kristianto Novidiyanti, Farida Nuni Widiarti Nur'aeni, Amellia Putri Nurhalimah, Umi Panca Dewi Purwati Panca Dewi Purwati, Panca Pujiyanti, Ina Putri, Tira Cintia Rani Novita Ratna Wahyu Srisakti Rifa Rihhadatul Aisy Setiadin Ririn Kurniawati Risaad, Rismayani Rizka Fauziyah RIZKI KHOIRIANA Ros Mawar Hutagaol, Kristina Sanjung Ariesta Utami Sanjung Ariesta Utami Saputri, Shelvia Oktavianita Sarwi Sarwi - Sarwi Mahmud Sarwi Mahmud Setyorini, Ani Siswanto, Berlin Siti Noorjannah Slamet Kusnadi Sri Haryani Sri Redjeki, Endang Sri Sumartiningsih Sri Susilogati Sumarti Sri Wahyuni SRI WARDANI Sultoni, Agung Sungkar, Lutfi'ah Supratman, Ujang Supratman Tonioka, Nadya Hesty Tri Atmaja, Hamdan Tri Joko Raharjo Tri Suminar Tutik Wijayanti Ury, Ury Via, Faricha Putri Alif Vinky Tri Oktariani Violinzky, Syafaa Diviella Alayya Wasino Wasino Wasino Wiji Listiyani Windi Febriana Putri Yahya Nur Ifriza Yanita Andam Sari Yeri Sutopo Yuli Kurniawati Sugiyo Pranoto Yuli Kurniawati Sugiyo Pranoto, Yuli Kurniawati Sugiyo Yulianti, Anggun Zulkarnain Zulkarnain