Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Pencegahan Demam Berdarah di Wilayah Sungai Lulut Banjarmasin: Factors Related To Dengue Fever Prevention Behavior In The Sungai Lulut Area, Banjarmasin Salsabila, Shofa Tsuraya; Melviani, Melviani; Salwati, Salwati; Aryzki, Saftia
Jurnal Surya Medika (JSM) Vol. 11 No. 2 (2025): Jurnal Surya Medika (JSM)
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jsm.v11i2.10532

Abstract

Keterlibatan masyarakat dalam pencegahan DBD sangat dibutuhkan karena sangat mustahil memutus rantai penularan jika masyarakatnya tidak ikut berpartisipasi. Partisipasi yang dapat dilakukan, yakni dengan pengendalian lingkungan, biologis, kimiawi dan penerapan 3M. Mengetahui faktor-faktor serta pencegahan yang berhubungan dengan penyakit demam berdarah dengue di wilayah Sungai Lulut RT 06 Banjarmasin. Penelitian analitik observasional dengan cross sectional. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling. Sampel penelitian berjumlah 75 responden. Data diperoleh dari kuesioner yang dibagikan ke masyarakat dan dianalisis dengan uji Chi-Square. Mayoritas responden berusia 38-44 tahun (42,7%), perempuan (61,3%), lulusan SMA (40%), ibu rumah tangga (46,7%). Hubungan dengan kejadian DBD: tingkat pendidikan (p=0,017), perilaku pengendalian lingkungan (p=0,000), perilaku pengendalian kimiawi (p=0,018), dan penerapan 3M (p=0,029). Usia, jenis kelamin, hasil pengujian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan dengan faktor usia, jenis kelamin, pekerjaan, dan pengendalian biologis. Namun terdapat hubungan dengan pendidikan, pengendalian lingkungan, pengendalian kimiawi dan penerapan 3M dengan kejadian DBD di wilayah Kelurahan Sungai Lulut RT 06 Banjarmasin.
Analisis Perilaku Penggunaan Masker Wajah di SMKN 3 Banjarmasin dengan Pendekatan Theory of Planned Behavior: Analysis of the Behavior of Using Face Masks at SMKN 3 Banjarmasin with the Theory of Planned Behavior Approach Dari, Kristina Wulan; Melviani, Melviani; Rohama, Rohama; Yuwindry, Iwan
Jurnal Surya Medika (JSM) Vol. 11 No. 2 (2025): Jurnal Surya Medika (JSM)
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jsm.v11i2.10568

Abstract

Penggunaan masker wajah sudah menjadi bagian dari rutinitas perawatan kulit yang semakin populer, terutama dikalangan remaja, khususnya siswi SMKN 3 Banjamasin. berbagai alasan mendorong remaja untuk menggunakan masker wajah dengan kesadaran pentingnya merawat kulit tidak hanya dipengaruhi oleh tren kecantikan tetapi juga oleh pemahaman akan manfaat bagi perawatan wajah. Menganalisis perilaku penggunaan masker wajah oleh siswi SMKN 3 Banjarmasin dengan pendekatan Theory of Planned Behavior (TPB). Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian terdiri dari 80 siswi yang dipilih menggunakan teknik (Probability sampling) data dikumpukan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji statistik deskriptif, termasuk uji normalitas, uji T, dan uji F. Penelitian menunjukkan bahwa perilaku penggunaan masker wajah dipengaruhi oleh sikap, norma subjektif, dan kontrol perilaku. Uji T menunjukkan bahwa sikap memiliki t-hitung sebesar 11,433, norma subjektif sebesar 3,050, dan kontrol perilaku sebesar 6,822, yang semuanya lebih besar dari t-tabel (1,990) dengan signifikansi < 0,05. Uji F menunjukkan bahwa ketiga variabel tersebut secara simultan berpengaruh signifikan terhadap perilaku penggunaan masker wajah dengan nilai F-hitung sebesar 19,159. Penggunaan masker wajah oleh siswi SMKN 3 Banjarmasin bukan hanya didasarkan pada kebutuhan perawatan kulit, tetapi juga dipengaruhi oleh sikap pribadi, norma sosial, serta persepsi mereka tentang kemudahan penggunaan. Hasil penelitian ini dapat menjadi referensi bagi edukasi remaja dalam memilih dan menggunakan produk perawatan kulit dengan lebih bijak.
Uji Keseragaman Bobot dan Kadar Racikan Puyer Paracetamol di Puskesmas Kecamatan Kurun Angelica, Viona Febriola; Rahmadani, Rahmadani; Melviani, Melviani; Alawiyah, Tuti
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus - October
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i3.2136

Abstract

Puyer atau serbuk adalah campuran kering dari berbagai bahan obat atau zat kimia yang sudah dihaluskan. Salah satu tantangan dalam pembuatan puyer adalah ketidakseimbangan dosis akibat pembagian yang kurang merata. Hal ini bisa berdampak pada bobot tiap bungkus puyer, yang jika tidak seragam, bisa memengaruhi efektivitas pengobatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengecek apakah puyer paracetamol yang diracik di Puskesmas Kecamatan Kurun memiliki bobot dan kadar obat yang seragam. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif dengan metode cross sectional. Untuk uji laboratoriumnya, digunakan alat timbangan analitik dan spektrofotometer UV-Vis, serta dilakukan penghitungan simpangan baku, LOD & LOQ, presisi, dan akurasi.Hasil pengujian menunjukkan bahwa 10 bungkus puyer dari masing-masing puskesmas dinilai memenuhi standar jika nilai penerimaan (NP) berada di bawah atau sama dengan 15%. Bila NP lebih dari 15%, maka dilakukan pengujian tambahan. Nilai NP dari Puskesmas 1 adalah 10,026% dan dari Puskesmas 2 adalah 14,394%, yang berarti keduanya lulus uji keseragaman bobot. Sayangnya, saat diuji lebih lanjut untuk melihat keseragaman kandungan zat aktif paracetamol-nya, hasil dari kedua puskesmas tersebut belum memenuhi standar yang ditetapkan dalam Farmakope Indonesia edisi VI tahun 2020.
Pendekatan Theory Of Planned Behavior (TPB) untuk Menganalisis Perilaku Pasien Thalasemia dalam Menggunakan Obat Kelasi Besi Mutia, Desy; Yuwindry, Iwan; Ikeh, Tri Sulapmi Dolina; Melviani, Melviani
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus - October
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i3.2955

Abstract

Thalassemia mayor adalah penyakit genetik kronis yang memaksa pasien menjalani transfusi darah secara rutin seumur hidup. Transfusi yang berulang menyebabkan akumulasi zat besi dalam tubuh, sehingga terapi kelasi besi menjadi langkah penting untuk mencegah kerusakan organ dan komplikasi serius. Kepatuhan pasien dalam menjalani pengobatan ini menjadi kunci keberhasilan terapi, tetapi masih sering menghadapi berbagai hambatan, baik dari faktor internal maupun eksternal. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi perilaku penggunaan obat kelasi besi pada pasien thalassemia mayor dengan menggunakan pendekatan Theory of Planned Behavior (TPB). Penelitian menggunakan desain kuantitatif cross sectional dengan sampel 30 pasien thalassemia mayor di RSUD Ulin Banjarmasin, yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan signifikan antara sikap pasien (p=0,001), norma subjektif (p=0,003), dan kontrol perilaku (p=0,001) dengan tingkat kepatuhan dalam menggunakan obat kelasi besi. Sebanyak 70% responden menunjukkan perilaku baik. Temuan ini menegaskan bahwa sikap positif terhadap pengobatan, dukungan sosial yang kuat, serta kemampuan mengendalikan diri secara efektif menjadi faktor utama yang mendorong kepatuhan pasien thalassemia mayor dalam menjalani terapi kelasi besi, sehingga meningkatkan kualitas hidup mereka.
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Masyarakat Desa Rantau Atas Kalimantan Timur Dalam Pemanfaatan Daun Sirsak Sebagai Obat Penyakit Kolesterol Nor Erpiana, Indah; Melviani, Melviani; Rohama, Rohama
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 5 (2023): Innovative: Journal of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan obat kimiawi dalam jangka panjang akan menyebabkan efek samping, maka saat ini masyarakat menilai obat tradisional mempunyai efek samping yang relatif sedikit dibanding dengan obat modern, sehingga masyarakat banyak beralih dari pengobatan kimiawi menjadi herbal. Salah satu tanaman obat herbal yang diketahui memiliki efek anti hiperkolestrol adalah daun sirsak. Tujuan umum dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi masyarakat Desa Rantau Atas dalam pemanfaatan daun sirsak sebagai obat penyakit kolesterol. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode cross sectional dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Hasil penelitian yang didapatkan dari 75 responden di Desa Rantau Atas Kalimantan Timur dari faktor sumber informasi, jarak, pendapatan dan pendidikan yang memiliki pengaruh terhadap pemanfaatan daun sirsak sebagai pengobatan kolestrol hanya jarak dengan nilai p-value 0,000 <0,05. Sedangkan, pada faktor sumber informasi, pendapatan dan pendidikan tidak memiliki pengaruh terhadap pemanfaatan daun sirsak sebagai obat kolestrol dengan nilai p-value berturut-turut 0,945; 0,259; 0.411 (P˃0,05). Berdasarkan hasil penelitian yang didapatkan dan yang sudah dilakukan faktor yang berpengaruh adalah jarak. Sedangkan, pada faktor sumber informasi, pendapatan dan pendidikan tidak memiliki pengaruh terhadap pemanfaatan daun sirsak sebagai obat kolestrol.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Penggunaan Kosmetik Pencerah Wajah Pada Wanita Kelurahan Belimbing Rt.12 Kabupaten Tabalong Lubis, Lidya Ivana Larissa; Melviani, Melviani; Malahayati, Siti
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 5 (2023): Innovative: Journal of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Produk kosmetik pencerah wajah banyak digemari oleh kalangan wanita. Mereka tergiur menggunakan produk kosmetik pencerah wajah agar kulit wajah terlihat cerah dan halus. Penggunaan kosmetik pencerah wajah memiliki manfaat positif ataupun manfaat negatif. Manfaat positif dapat menghasilkan kulit wajah yang sehat sedangkan manfaat negatif akan menghasilkan kulit wajah yang tidak sehat, untuk menghindari manfaat negatif tersebut maka perlunya peran perilaku yang baik dalam penggunaan kosmetik pencerah wajah. Untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku penggunaan kosmetik pencerah wajah pada wanita Kelurahan Belimbing RT.12 Kabupaten Tabalong. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode Cross Sectional. Teknik pengambilan sampel yaitu dengan purposive sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner. Jumlah sampel sebanyak 106 responden. Analisis bivariat menggunakan uji statistik non-parametrik dengan uji korelasi yaitu uji Chi-Square dan uji spearman rank (rho). Hasil penelitian yang didapatkan yaitu variabel yang berhubungan dengan perilaku penggunaan kosmetik pencerah wajah pada wanita adalah pengetahuan p value 0,000, informasi p value 0,003, dan usia p value 0,003. Terdapat hubungan antara faktor pengetahuan, informasi dan usia terhadap perilaku penggunaan kosmetik pencerah wajah pada wanita Kelurahan Belimbing RT.12 Kabupaten Tabalong.
Pengaruh Harga Dan Kualitas Produk Terhadap Keputusan Pembelian Suplemen Kesehatan Wellness Di Kecamatan Banjarmasin Timur Safina, Mahda; Melviani, Melviani; Irawan, Angga
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 5 (2023): Innovative: Journal of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi adanya kebutuhan suplemen kesehatan Wellness di masyarakat. Kebutuhan suplemen ini menunjukan adanya peningkatan keputusan pembelian konsumen pada produk suplemen kesehatan Wellness, sehingga dapat dirumuskan dalam penelitian ini bahwa bagaimana konsumen mengambil keputusan pembelian suplemen kesehatan Wellness berdasarkan pengaruh harga dan kualitas produk. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi harga terhadap keputusan pembelian produk suplemen kesehatan Wellness di kecamatan Banjarmasin Timur, mengidentifikasi kualitas produk terhadap keputusan pembelian suplemen kesehatan Wellness di kecamatan Banjarmasin Timur, dan menganalisis pengaruh harga dan kualitas produk bersama-sama terhadap keputusan pembelian suplemen kesehatan Wellness di kecamatan Banjarmasin Timur. Penelitian ini menggunakan metode Kuantitatif. Data dikumpulkan dengan teknik kuesioner. Penelitian dilaksanakan pada bulan November 2022-Juli 2023 di Kecamatan Banjarmasin Timu. Responden dalam penelitian ini sebanyak 100 responden. Tiga hipotesis diformulasikan dan diuji menggunakan uji regresi linear berganda dan uji hipotesa. Berdasarkan hasil Uji Parsial (T) hipotesis variabel harga dan kualitas produk diperoleh bahwa keduanya memiliki pengaruh terhadap keputusan pembelian dengan nilai t hitung harga (2,591) dan kualitas produk (2,613) > t tabel (1,988), dan nilai signifikansinya <0,05. Kemudian hasil uji F diperoleh nilai f hitung sebesar (59,524) > f tabel, yang artinya harga dan kualitas produk secara bersama-sama berpengaruh terhadap keputusan pembelian. Hasil Penelitian menunjukan bahwa harga berpengaruh terhadap keputusan pembelian pada produk suplemen kesehatan Wellness, kualitas produk berpengaruh terhadap keputusan pembelian pada produk suplemen kesehatan Wellness, dan secara bersama-sama harga dan kualitas produk berpengaruh terhadap keputusan pembelian pada produk suplemen kesehatan Wellness.
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Konsumen Dalam Pengambilan Keputusan Penggunaan Produk Suplemen Penambah Berat Badan di Banjarmasin Timur Estyqomah, Estyqomah; Melviani, Melviani; Vidiasari Darsono, Putri
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 5 (2023): Innovative: Journal of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fase remaja pada perkembangan fisik, mental, emosional dan sosial paling tinggi. Pada masa ini remaja menjadi lebih memperhatikan penampilan dirinya, terutama dengan bentuk tubuh yang dimiliki. Remaja rentan terpengaruh oleh penggambaran media tentang bentuk tubuh yang ideal. Usaha yang paling umum dilakukan para remaja untuk mencapai bentuk tubuh idaman mereka adalah dengan berolahraga dan mengkonsumsi suplemen. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi konsumen dalam mengambil keputusan menggunakan suplemen penambah berat badan diantaranya adalah faktor budaya, faktor stosial, faktor pribadi dan faktor psikologis. Mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi konsumen dalam pengambilan keputusan penggunaan produk suplemen penambah berat badan di Banjarmasin Timur. Penelitian ini bersifat observasional analitik dengan menggunakan studi cross sectional. Teknik sampling yang digunakan yaitu purposive sampling dimana responden yang dipilih berdasarkan kriteria. Sampel yang digunakan sebanyak 100 orang. Penelitian ini dilakukan di Kelurahan Pemurus Luar pada Bulan Juni 2023. Responden yang menggunakan suplemen penambah berat badan dalam satu bulan terakhir memiliki pengetahuan baik sebanyak 34%, pengetahuan cukup sebanyak 1%. Sedangkan responden yang tidak menggunakan suplemen penambah berat badan sebagian besar memiliki pengetahuan yang cukup sebanyak 54% dan pengetahuan yang kurang sebanyak 11%. Responden yang mengetahui suplemen penambah berat badan melalui media promosi TV sebanyak 10%, melalui keluarga sebanyak 21%, melalui sosial media sebanyak 49% dan melalui brosur sebanyak 20%. Pengetahuan memiliki pengaruh terhadap pengambilan keputusan penggunaan suplemen dengan nilai p-value 0,000, sedangkan media promosi tidak memiliki pengaruh terhadap pengambilan keputusan penggunaan suplemen dengan nilai p-value 0,177.
Pengukuran Kualitas Hidup Pasien Diabetes Melitus Pengguna Obat Antidiabetika Oral di Rawat Jalan RSUD Sultan Suriansyah Banjarmasin: Measurement of Quality of Life Diabetes Melitus Patients Using Oral Antidiabetic Drugs in Outpatient Hospital Sultan Suriansyah Banjarmasin Munawarah, Munawarah; Melviani, Melviani; Syamsu, Erlina
Jurnal Surya Medika (JSM) Vol. 10 No. 1 (2024): Jurnal Surya Medika (JSM)
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jsm.v10i1.7234

Abstract

Setiap tahun penderita diabetes melitus semakin meningkat jumlahnya hal ini merupakan salah satu masalah kesehatan yang sangat penting karena ketika diabetes melitus tidak terkontrol maka akan mempengaruhi kualitas hidup seseorang. Seseorang dengan kualitas hidup yang buruk dapat memperburuk keadaan penyakit dan sebaliknya, Pengobatan terapi diabetes melitus merupakan salah satu cara untuk mengontrol agar glukosa dalam darah tetap normal, dengan adanya pengobatan antidiabetika dapat mempengaruhi kualitas hidup menjadi lebih baik karena efek terapi pengobatan berjalan dengan baik untuk mengetahui kualitas hidup pasien dilakukan pengukuran kualitas hidup. Tujuan: Untuk mengetahui kualitas hidup pasien diabetes melitus pengguna obat antidiabetika oral di rawat jalan RSUD Sultan Suriansyah Banjarmasin. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu observasional deskriftif dengan teknik pengambilan sampel secara purposive sampling. Hasil pengukuran kualitas hidup menggunakan kuesioner DQOL pada pasien diabetes melitus yang sedang menggunakan obat antidiabetika oral yang tidak mempunyai penyakit komplikasi didapatkan hasil 142 responden. Didapat pasien dengan kualitas hidup baik sebanyak 98 (69,01%) orang dan pasien dengan kualitas hidup buruk ada 44 (30,98%) orang. Terlihat bahwa kualitas hidup dengan katagori baik, memiliki persentase lebih tinggi yaitu (69,01%), mereka lebih bertanggung jawab terhadap perawatan dan pengobatan diri mereka sehingga tercipta kualitas hidup yang baik. Hasil pengukuran kualitas hidup pasien diabetes melitus yaitu lebih banyak pasien yang memiliki kualitas hidup baik sebanyak 98 (69,01%) orang.
Aktivitas Antibakteri Fraksi Metanol dan Etil Asetat Daun Benalu (Dendrophthoe Petandra (L) Miq.) Terhadap Bakteri Streptococcus Pyogenes dan Eschrichia Coli: Antibacterial Activity of Metanol and Etil Acetat Fractions of Mistletoe (Dendrophthoe Petandra (L) Miq.) on Streptococcus Pyogenes and Eschrichia Coli Putri, Trias Sofia; Nastiti, Kunti; Melviani, Melviani; Darsono, Putri Vidiasari
Jurnal Surya Medika (JSM) Vol. 10 No. 2 (2024): Jurnal Surya Medika (JSM)
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jsm.v10i2.7723

Abstract

Indonesia merupakan salah satu Negara yang memanfaatkan tanaman obat tradisional untuk membantu kesehatan masyarakat. Daun benalu mengandung senyawa aktif yang dapat menjadi antibakteri. Pemakaian daun benalu secara empiris dimasyarakat mantewe kabupaten tanah bumbu Kalimantan selatan biasa digunakan untuk mengobati amandel atau tonsillitis. Salah satu daun benalu yang digunakan masyarakat adalah daun benalu yang menempel pada tanaman jeruk nipis. Untuk mengetahui aktivitas fraksi metanol dan etil asetat sebagai antibakteri terhadap bakteri Streptococcus Pyogenes dan Escherichia Coli. jenis penelitian ini menggunakan true experimental dalam pembuatan ekstrak menggunakan metode maserasi dan metode uji aktivitas antibakteri digunakan metode papper disk dan ditentukan konsentrasi 25%,50%,100%. Hasil diameter rata-rata zona hambat menunjukkan bahwa fraksi yang diperoleh menggunakan pelarut etil asetat terhadap bakteri Streptococcus Pyogenes pada konsentrasi 25%,50%,100% masing-masing sebesar 10,286mm, 12,235mm, 13,966mm. dan pada pelarut metanol pada konsentrasi 25%, 50%, 100% masing-masing sebesar 9,606mm, 10,486mm, 10,736mm. sedangkan pada fraksi yang diperoleh menggunakan pelarut etil asetat terhadap bakteri Escherichia Coli pada konsentrasi 25%,50%,100% masing-masing sebesar 8,356mm, 12,665mm, 13,436mm. dan pada pelarut metanol pada konsentrasi 25%, 50%, 100% masing-masing sebesar 7,456mm, 8,525mm, 12,858mm. sedangkan hasil diameter rata-rata zona hambat pada kontrol positif kloramfenikol pada bakteri Streptococcus Pyogenes yaitu 26,178mm, dan diameter rata-rata zona hambat pada control positif pada bakteri Escherichia Coli yaitu 28,5 mm. fraksi metanol dan etil asetat daun benalu jeruk nipis (Dendrophthoe Petandra (L) Miq.) resisten terhadap bakteri Streptococcus Pyogenes dan Escherichia Coli.
Co-Authors Abdi, Muhammad Mahendra Aisya, Rihaddatul Akmila, Rusna Ali Rakhman Hakim Amelia, Norrahmi Andini, Maulida Putri Andriani, Ine Angelica, Viona Febriola Anggraini, Livani Anggraini, Suntia Rasestia Anita Herawati, Anita Aryzki, Saftia Arzyki, Saftia Bestra, Madeleine Caroline, Putricia Dari, Kristina Wulan Dede Mahdiyah, Dede DWI RAHMAWATI Estyqomah, Estyqomah Fawwaz, Muhammad Taufiq Filemon, Dian DReki Fileni Filemon, Dian Reki Fileni Gresia, Sola Gumarus, Ellora Griselda Habibah, Nor Husna, Hafizatul Ida Ayu Putu Sri Widnyani Ikeh, Tri Sulapmi D. Ikeh, Tri Sulapmi Dolina Irawan, Angga Ismiadi, Rahmad Jannah, Ghina Raudhatul Khairunnisa Khairunnisa Khuluqia, Munirah Komalia, Risyda Komaliya, Risyda Kristiana, Isha Desty Kurniawati, Darini Lubis, Lidya Ivana Larissa Malahayati, Siti Maolinda , Winda Mayasari, Vita Mia Audina, Mia Miftahul Jannah Mukti, Yusuf Anggoro Munawarah Munawarah, Munawarah Mustaqimah Mustaqimah Mutia, Desy Nabila, Yasmin Nastiti, Kunti Ningtias, Radita Dia Ayu Noor Latifah Nor Erpiana, Indah Noraisyah, Dila Norliani, Rahma Norlita, Devi Noval Noval Noval Nurhikmah Nurhikmah Oktavia, Regina Pawestri, Hasna Pratiwi, Wanda Nisa Putri Vidiasari Darsono, Putri Vidiasari Putri, Trias Sofia Rahayu, Eria Wienty Rahmadani Rahmadani Rinjani, Lalu Elwin Tri Surya Rinjani, Lalu LElwin Tri Surya Rohama, Rohama Safina, Mahda Safitri, Bella Sagita, Ririn Salsabila, Shofa Tsuraya Salwati, Salwati Sarah, Devi Shinta, Laili Shinta Ayu Sismeri Dona, Sismeri Siti Azizah Siti Salimah, Siti Surya Nata, Angelyna Syahran, Dayna Maharani Syamsu, Erlina Tangkas, Hansel Hens TM, M.Fajriannor Tumanggor, Agustina Hotma Uli Tuti Alawiyah Vidiasari Darsono, Putri Weliyanto, Yupi Witin, Rafelita Septania Barek Yani, Desna Dewi Yati, Eka Veramudi Yuwindry, Iwan