Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

Gambaran Sistem Manajemen Apotek X Berdasarkan Standar Pelayanan Kefarmasian: An Overview of the Management System of X Hospital Based on Pharmacy Service Standards Nurhikmah, Nurhikmah; Melviani, Melviani; Yuwindry, Iwan; Arzyki, Saftia
Jurnal Surya Medika (JSM) Vol. 10 No. 2 (2024): Jurnal Surya Medika (JSM)
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jsm.v10i2.7729

Abstract

Sistem manajemen merupakan aspek yang penting dalam melakukan pelayanan kefarmasian sesuai dengan standar pelayanan kefarmasian khususnya di sarana pelayanan kesehatan yaitu apotek. di apotek digunakan sebagai pedoman praktik profesi apoteker dan melindungi pasien dari pelayanan yang tidak sesuai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana sistem perencanaan, pengadaan, penerimaan, penyimpanan, pemusnahan, penarikan, pencatatan dan pelaporan di Apotek X. Metode penelitian yang dilakukan dengan melakukan wawancara kepada pengelola dan penanggung jawab apotek menggunakan kuisioner sebagai pedoman. Hasil yang diperoleh pengelolaan sediaan farmasi, alat kesehatan, dan Bahan Medis Habis Pakai yang dilakukan di apotek X belum sepenuhnya dilakukan, seperti pada bagian pemusnahan resep 5 tahun sekali yang belum pernah dilakukan sehingga resep menumpuk. Penyimpanan di apotek X juga belum sepenuhnya menerapkan dikarenakan sebagian masih tidak menggunakan wadah asli obat tidak dituliskan nomor batch dan tanggal kadaluarsa obat. Pada penyimpanan obat dingin masih dicampur dengan makanan sehingga obat bisa terkontaminasi. Berdasarkan hasil diatas dapat disimpulkan bahwa penyimpanan di apotek X belum sepenuhnya menerapkan standar pelayanan kefarmasian di apotek nomor 73 tahun 2016.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Masyarakat dalam Penggunaan Daun Sirsak Sebagai Pengobatan Hipertensi di Kecamatan Halong: Factors that Influence the Community in the use of Soursop Leaves as a Treatment for Hypertension in Halong Sub-District Yani, Desna Dewi; Melviani, Melviani; TM, M.Fajriannor
Jurnal Surya Medika (JSM) Vol. 10 No. 3 (2024): Jurnal Surya Medika (JSM)
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jsm.v10i3.8960

Abstract

Hipertensi adalah suatu keadaan ketika tekanan darah di pembuluh darah meningkat. Pengobatan hipertensi yang sering dilakukan oleh masyarakat adalah daun sirsak yang diyakini mampu menurunkan tekanan darah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apa saja faktor-faktor yang mempengaruhi masyarakat dalam penggunaan daun sirsak sebagai pengobatan hipertensi di Kecamatan Halong. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah menggunakan metode Cross Sectional. Waktu penelitian dilakukan dari bulan November sampai Juni 2023. Jumlah sampel penelitian ini sebanyak 70 orang yang diambil menggunakan teknik purposive sampling, dengan analisis data menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian yang didapatkan dalam penelitian ini karakteristik responden yang lebih dominan adalah jenis kelamin perempuan (67,1%), usia 20-30 tahun (28,6%), pendidikan S1/S2 (34,3%), pekerjaan petani (34,3%), jumlah pendapatan Rp. 2.000.000 – Rp. 4.000.000 (58,6%), jarak >1 km (84,3%), sumber informasi dari keluarga (67,1%), pengaruh penggunaan berefek (95,7%), hasil analisis variabel yang berpengaruh dengan penggunaan daun sirsak sebagai pengobatan hipertensi adalah pendapatan (p=0,039) dan sumber informasi (p=0,009), serta yang tidak berpengaruh adalah faktor pendidikan (p=0,678) dan faktor jarak (p=0,594). Hasil penelitian menunjukkan ada 2 faktor yang berpengaruh dari faktor pendapatan dan sumber informasi sedangkan untuk faktor pendidikan dan jarak tidak memiliki pengaruh.
G Gambaran Penggunaan Obat Antihipertensi Di RSUD Sultan Suriansyah Banjarmasin Pratiwi, Wanda Nisa; Melviani, Melviani
Jurnal Pelayanan Kefarmasian dan Sains Vol 4 No 1 (2023): Journal of Pharmaceutical Care and Sciences (JPCS)
Publisher : LPPM Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33859/jpcs.v4i1.259

Abstract

Background: The 2018 Riskesdas results the prevalence rate of hypertension in residents > 18 years based on national measurements of 34.11%. South Kalimantan Province has the highest prevalence of 44.13% (Ministry of Health of the Republic of Indonesia, 2018). Objective: The description uses antihypertensive drugs in South Kalimantan using samples from the Sultan Suriansyah General Hospital, Banjarmasin. Methods: This research was quantitative with an observational method with a cross-sectional design, data were collected retrospectively. This research took the form of patient medical record data at Sultan Suriansyah Hospital from January 2021 - March 2021. Results: There were 138 hypertensive patients were taking antihypertensive drugs including CCB (Calcium Channel Blockers) at 44.20%, Beta Blockers at 23.91%, Diuretics at 15.94%, ARB (Angiotensin Receptor Blockers) at 9.42% and ACEi (Angiotensin Converging Enzym Inhibitor) 6.52%. Conclusion: Based on the results the highest use of antihypertensive drugs was the CCB (Calcium Channel Blockers) group at 44.20% and the lowest was the ACEi group (Angiotensin Converting Enzym Inhibitor) at 6,52%.
E Evaluasi dan Uji Aktivitas Formulasi Sediaan Peel-Off Mask Anti Jerawat Ekstrak Batang Brotowali (Tinospora crispa L.) : Evaluasi dan Uji Aktivitas Formulasi Sediaan Peel-Off Mask Anti Jerawat Ekstrak Batang Brotowali (Tinospora crispa L.) Amelia, Norrahmi; Malahayati, Siti; Melviani, Melviani; Noval, Noval
Jurnal Pelayanan Kefarmasian dan Sains Vol 4 No 1 (2023): Journal of Pharmaceutical Care and Sciences (JPCS)
Publisher : LPPM Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33859/jpcs.v4i1.419

Abstract

Background: Facial skin care for acne treatment is better formulated in topical form, this is due to the duration of the active substances that interact with the skin. One dosage form is a peel-off mask with active substances brotowali stems which contain flavanoids, tannins, alkaloids as antibacterial causes acne. Objective: Analyzing the effect of variations in the concentration of brotowali stem extract (Tinospora crispa L.) on physicochemical evaluation and antibacterial activity of optimal anti-acne peel-off mask preparation formulations Methods: The research method used is True Experimental with a posttest only control group design research design. Make peel-off mask formulations with variations in extract concentrations of 20%, 30%, and 40%. The evaluation then includes organoleptis, homogeneity, dispersion, adhesion, dry time, pH, viscosity, and antibacterial activity tests, statistically analyzed using One Way ANOVA Results: Qualify in the organoleptis test is formula II (30%) and III (40%), the dispersion test is formula I (20%) and II (30%) with a p-value of 0.022, the adhesion test of all formulations with a p-value of 0.014, the dry time test of all formulations with a p-value of 0.000, the pH test is formula I (20%) with a p-value of 0.000, the viscosity test is formula II (30%) with a p-value of 0.000. The diameter of the formula's third inhibitory zone against propionibacterium acnes was 8.61mm ± 0.19 respectively; 14.31mm ± 3.88, and 15.54mm ± 4.80 with a p-value of 0.012 Conclusion: Variations on concentration of brotowali stem extract have an influence on physicochemical evaluation and antibacterial activity, the most optimal formulation is formulation II (30%)
Formulasi Dan Evaluasi Sediaan Acne Krim Nanopartikel Ekstrak Daun Gelinggang (Cassia alata L) Dengan Variasi Konsentrasi Setil Alkohol Dan Tween 80 Habibah, Nor; Noval, Noval; Melviani, Melviani; Audina, Mia
JFM (Jurnal Farmasi Malahayati) Vol 8, No 1 (2025)
Publisher : Jurnal Farmasi Malahayati (JFM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jfm.v8i1.18358

Abstract

Acne vulgaris merupakan salah satu masalah kulit yang disebabkan bakteri penyebab jerawat, seperti P.acne. Daun gelinggang (Cassia alata L) memiliki potensi sebagai antibakteri yang dapat diformulasikan menjadi krim, yaitu sediaan setengah padat yang mengandung satu atau lebih bahan obat yang terlarut dalam bahan dasar yang sesuai. Nanopartikel memiliki ukuran partikel yaitu 10-1000 nm. Pembuatan sediaan krim memerlukan emulgator dan agen pengental yaitu setil alkohol dan tween 80 yang dapat meningkatkan stabilitas fisik sediaan krim. Penelitian ini bertujuan mengetahui formulasi yang paling optimal serta mengetahui adanya pengaruh variasi setil alkohol dan tween 80 terhadap evaluasi fisik sediaan. Metode yang digunakan adalah eksperimental dengan desain quasy experimental dengan rancangan penelitian onegroup posttest-only design. Hasil yang didapatkan yaitu ukuran partikel ekstrak daun gelinggang 312,43 nm. Hasil evaluasi sediaan acne krim nanopartikel ekstrak daun gelinggang dengan variasi setil alkohol dan tween 80 memenuhi syarat uji evaluasi fisik sediaan krim. Berdasarkan penelitian, formulasi yang paling optimal yaitu formulasi III. Variasi setil alkohol dan tween 80 memiliki pengaruh terhadap uji organoleptis, viskositas, daya sebar dan daya lekat.
Pelatihan Pembuatan Teh Daun Salam Herbal Untuk Kesehatan Di Banjarmasin Utara [Training on the Preparation of Herbal Bay Leaf Tea for Health in North Banjarmasin] Melviani, Melviani; Komaliya, Risyda; Filemon, Dian DReki Fileni; Andriani, Ine; Rinjani, Lalu LElwin Tri Surya; Sagita, Ririn; Witin, Rafelita Septania Barek
Indonesia Berdaya Vol 7, No 1 (2026)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.20261354

Abstract

Abstract. Gout is a metabolic disease caused by elevated uric acid levels in the blood (hyperuricemia), which can lead to joint pain and inflammation. The prevalence of gout continues to rise in line with high-purine diets and unhealthy lifestyles. Bay leaves (Syzygium polyanthum) are known to contain active compounds such as flavonoids, tannins, saponins, and essential oils that act as inhibitors of xanthine oxidase, the main enzyme involved in uric acid formation. Utilizing bay leaves in the form of herbal tea is an innovative preparation that can be developed as an alternative functional beverage beneficial for lowering uric acid levels. This community service program aims to provide training to empower women with the skills to make bay leaf-based tea as a herbal product beneficial for health. Based on the educational activities on the use of medicinal plants in the Alalak Utara neighborhood complex, particularly herbal bay leaf tea, there was a significant increase in residents' knowledge, from 52.7% before education to 94.8% after education, with an improvement of 42.1%. Abstrak. Asam urat merupakan penyakit metabolik akibat tingginya kadar asam urat dalam darah (hiperurisemia) yang dapat menimbulkan nyeri dan peradangan pada sendi. Prevalensi asam urat terus meningkat seiring dengan pola makan tinggi purin dan gaya hidup yang kurang sehat. Daun salam (Syzygium polyanthum) merupakan tanaman yang diketahui mengandung senyawa aktif seperti flavonoid, tanin, saponin, dan minyak atsiri yang memiliki sebagai penghambat enzim xantin oksidase, enzim utama dalam pembentukan asam urat. Pemanfaatan daun salam dalam bentuk teh herbal merupakan salah satu bentuk inovasi sediaan yang dapat dikembangkan sebagai alternatif minuman fungsional yang bermanfaat dalam menurunkan kadar asam urat. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pelatihan untuk memberdayakan ibu-ibu dengan keterampilan membuat teh berbahan dasar daun salam sebagai produk herbal yang bermanfaat untuk kesehatan. Berdasarkan kegiatan edukasi pemanfaatan tanaman obat di Komplek Kelurahan Alalak Utara, khususnya teh herbal daun salam, terjadi peningkatan pengetahuan warga yang signifikan, dari 52,7% sebelum edukasi menjadi 94,8% setelah edukasi, dengan peningkatan sebesar 42,1%.
Pelatihan Pembuatan Permen Kayu Manis: Herbal Lokal untuk Kesehatan [Cinnamon Candy Making Training: Local Herbal for Healt] Komaliya, Risyda; Melviani, Melviani; Filemon, Dian Reki Fileni; Andriani, Ine; Rinjani, Lalu Elwin Tri Surya; Sagita, Ririn; Witin, Rafelita Septania Barek
Indonesia Berdaya Vol 7, No 1 (2026)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.20261346

Abstract

Abstract. Cinnamon (Cinnamomum) is a popular spice due to its distinctive taste and aroma. However, because of a lack of knowledge about the health benefits of cinnamon, it tends to be used only as a flavoring agent. The aim of this program is to increase the local community’s knowledge and practical skills in the sustainable use of cinnamon, as well as to empower them to process cinnamon into high-value products with various health benefits. This program consists of three stages: preparation (survey and preparation of educational materials), implementation (education and training), and evaluation. Education was delivered directly using leaflets. The evaluation results showed that 18 participants (94.7%) experienced an increase in knowledge, and there was an improvement in the practical skills of participants as directly observed by the team. Participants were able to understand the process of making cinnamon candy as demonstrated and were able to practice it independently. Abstrak. Kayu manis (Cinnamomum) merupakan rempah yang populer karena rasa dan aromanya yang khas. Namun, karena kurangnya pengetahuan tentang manfaat kesehatan kayu manis, rempah ini cenderung hanya digunakan sebagai bumbu untuk menambah cita rasa. Tujuan dari program ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan praktis masyarakat lokal dalam pemanfaatan kayu manis secara berkelanjutan, serta memberdayakan mereka untuk mengolah kayu manis menjadi produk bernilai tinggi dengan berbagai manfaat kesehatan. Program ini terdiri dari tiga tahap: persiapan (survei dan penyusunan materi edukasi), pelaksanaan (edukasi dan pelatihan), dan evaluasi. Edukasi diberikan secara langsung menggunakan leaflet. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa 18 peserta (94,7%) mengalami peningkatan pengetahuan, dan terdapat peningkatan keterampilan praktis peserta yang diamati langsung oleh tim. Peserta mampu memahami proses pembuatan permen kayu manis yang telah didemonstrasikan dan dapat mempraktikkannya secara mandiri.
MOM IS HERO: PRENATAL-POSTNATAL CALENDAR SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN STUNTING DENGAN PENDEKATAN THEORY OF PLANNED BEHAVIOR Noval; Safitri, Bella; Oktavia, Regina; Khairunnisa, Khairunnisa; Sarah, Devi; Noval, Noval; Melviani, Melviani
Jurnal Insan Farmasi Indonesia Vol 8 No 2 (2025): Jurnal Insan Farmasi Indonesia
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan ISFI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36387/jifi.v8i2.2816

Abstract

Stunting is a problem that has become a national concern in Indonesia. stunting can not only reduce the quality of human resource (HR) in Indonesia but also can threaten the nation’s competitiveness (Simamora, 2021). Based on Basic ealth Research Data the national stunting prevalence rate in 2021 is 244% (Kemenkes, 2022). The aim of tis research is to describe the behavior of pregnant women and breastfeeding mothers towards “Mom is Hero” calendar. The research method uses a pre-experimental method with a One Group pretest-posttest design. Then the data was analyzed using the Pair t-test. In this study the t significance result for the variables of attitude, subjective norms and preceived behavioral control were 0.000.
Persepsi Masyarakat Mengenai Pencegahan DBD (Demam Berdarah Dengue) Di Wilayah Sungai Lulut Banjarmasin Berdasarkan Teori TPB (Theory Of Planned Behavior) Aisya, Rihaddatul; Melviani, Melviani; Komalia, Risyda
Jurnal Pelayanan Kefarmasian dan Sains Vol 6 No 1 (2025): Journal of Pharmaceutical Care and Sciences (JPCS)
Publisher : LPPM Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33859/jpcs.v6i1.793

Abstract

Background : Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) is a disease that continues to increase from year to year very quickly. Prevention of dengue fever urgently requires the involvement of various elements, one of which is the community. Public perception of the prevention of Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) can be analyzed based on the theory of Planned Behavior (TPB). Objective : To find out the perception of the community in the Lulut River Region regarding the prevention of Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) based on the theory of Planned Behavior (TPB). Methods : Observational research analysis with cross sectional. Sampling was carried out by purposive sampling technique. The research sample amounted to 100 respondents. Data was obtained by questionnaires distributed to the community and analyzed by chi-square test. Results : 55% of the respondents had sufficient behavior, 46% of the respondents had a good attitude, 49% of the respondents had sufficient subjective norms, and 54% of the respondents had sufficient behavioral control. The attitude variable had a relationship with dengue prevention behavior of 0.014 (p<0.05), the norm variable had a relationship with dengue prevention behavior of 0.019 (p<0.05), the behavioral control variable had a relationship with dengue prevention behavior of 0.012 (p<0.05. Conclusion : The results of the test in this study showed that there was a relationship between attitudes, subjective norms and behavioral control with community behavior in the prevention of Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) based on the Theory of Planned Behavior
Hubungan Pengetahuan dan Tingkat Pendidikan terhadap Tindakan Pembuangan Limbah Obat Rumah Tangga di Kelurahan Loktabat Utara Oktavia, Regina; Melviani, Melviani; Mustaqimah, Mustaqimah; Yuwindry, Iwan
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6255

Abstract

Penyimpanan dan pembuangan produk farmasi yang tidak tepat dapat menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan serta berisiko terhadap kesehatan masyarakat. Limbah obat rumah tangga yang dibuang sembarangan berpotensi mencemari air, tanah, dan ekosistem, serta dapat menyebabkan resistensi obat dan gangguan kesehatan. Oleh karena itu, diperlukan perilaku pembuangan limbah obat yang benar, yang dipengaruhi oleh tingkat pengetahuan dan pendidikan masyarakat. Pendidikan merupakan faktor penting dalam membentuk sikap dan perilaku individu melalui proses pembelajaran. Tingkat pendidikan diyakini dapat memengaruhi pola pikir dan tindakan dalam menghadapi permasalahan, termasuk pengelolaan limbah obat rumah tangga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dan tingkat pendidikan terhadap tindakan pembuangan limbah obat rumah tangga di Kelurahan Loktabat Utara. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain observasional analitik dan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak 100 orang. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden berpendidikan SMA sebesar 55%. Sebagian besar masyarakat memiliki tingkat pengetahuan yang kurang baik terkait tindakan pembuangan limbah obat rumah tangga. Hasil uji statistik menunjukkan adanya hubungan signifikan antara pengetahuan dengan tindakan pembuangan limbah obat rumah tangga dengan nilai p sebesar 0,009 (p < 0,05). Sementara itu, tingkat pendidikan tidak memiliki hubungan signifikan terhadap tindakan pembuangan limbah obat rumah tangga dengan nilai p sebesar 0,780 (p > 0,05). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pengetahuan berperan penting dalam membentuk perilaku pembuangan limbah obat rumah tangga, sedangkan tingkat pendidikan formal tidak berpengaruh langsung.
Co-Authors Abdi, Muhammad Mahendra Aisya, Rihaddatul Akmila, Rusna Ali Rakhman Hakim Amelia, Norrahmi Andini, Maulida Putri Andriani, Ine Angelica, Viona Febriola Anggraini, Livani Anggraini, Suntia Rasestia Anita Herawati, Anita Aryzki, Saftia Arzyki, Saftia Bestra, Madeleine Caroline, Putricia Dari, Kristina Wulan Dede Mahdiyah, Dede DWI RAHMAWATI Estyqomah, Estyqomah Fawwaz, Muhammad Taufiq Filemon, Dian DReki Fileni Filemon, Dian Reki Fileni Gresia, Sola Gumarus, Ellora Griselda Habibah, Nor Husna, Hafizatul Ida Ayu Putu Sri Widnyani Ikeh, Tri Sulapmi D. Ikeh, Tri Sulapmi Dolina Irawan, Angga Ismiadi, Rahmad Jannah, Ghina Raudhatul Khairunnisa Khairunnisa Khuluqia, Munirah Komalia, Risyda Komaliya, Risyda Kristiana, Isha Desty Kurniawati, Darini Lubis, Lidya Ivana Larissa Malahayati, Siti Maolinda , Winda Mayasari, Vita Mia Audina, Mia Miftahul Jannah Mukti, Yusuf Anggoro Munawarah Munawarah, Munawarah Mustaqimah Mustaqimah Mutia, Desy Nabila, Yasmin Nastiti, Kunti Ningtias, Radita Dia Ayu Noor Latifah Nor Erpiana, Indah Noraisyah, Dila Norliani, Rahma Norlita, Devi Noval Noval Noval Nurhikmah Nurhikmah Oktavia, Regina Pawestri, Hasna Pratiwi, Wanda Nisa Putri Vidiasari Darsono, Putri Vidiasari Putri, Trias Sofia Rahayu, Eria Wienty Rahmadani Rahmadani Rinjani, Lalu Elwin Tri Surya Rinjani, Lalu LElwin Tri Surya Rohama, Rohama Safina, Mahda Safitri, Bella Sagita, Ririn Salsabila, Shofa Tsuraya Salwati, Salwati Sarah, Devi Shinta, Laili Shinta Ayu Sismeri Dona, Sismeri Siti Azizah Siti Salimah, Siti Surya Nata, Angelyna Syahran, Dayna Maharani Syamsu, Erlina Tangkas, Hansel Hens TM, M.Fajriannor Tumanggor, Agustina Hotma Uli Tuti Alawiyah Vidiasari Darsono, Putri Weliyanto, Yupi Witin, Rafelita Septania Barek Yani, Desna Dewi Yati, Eka Veramudi Yuwindry, Iwan