Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Pendidikan Nilai-Nilai Sosial Budaya Lokal sebagai Upaya Menanamkan Toleransi pada Siswa SD Muhammadiyah 1 Kota Sorong Uswatul Mardliyah; Siti Nurul Nikmatul Ula; Masni Banggu; Bustamin Wahid; Kamaluddin; Lukman Rais; Abu Bakar; Muh. Mawardi
Abdimas: Papua Journal of Community Service Vol. 7 No. 2 (2025): Juli
Publisher : Lembaga Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/pjcs.v7i2.4452

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran pendidikan nilai-nilai sosial budaya lokal dalam menanamkan sikap toleransi kepada siswa di SD Muhammadiyah 1 Kota Sorong. Dalam konteks masyarakat multikultural seperti Kota Sorong, pendidikan yang mengangkat kearifan lokal menjadi strategi penting dalam membentuk karakter peserta didik yang mampu hidup rukun dalam keberagaman. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi nilai-nilai sosial budaya lokal—seperti gotong royong, musyawarah, dan saling menghargai dalam kegiatan pembelajaran dan kehidupan sekolah berdampak positif terhadap peningkatan sikap toleransi siswa. Selain itu, dukungan guru, lingkungan sekolah, dan keterlibatan orang tua turut memperkuat internalisasi nilai-nilai tersebut. Dengan demikian, pendidikan berbasis budaya lokal efektif sebagai sarana membangun harmoni dan menghargai perbedaan sejak usia dini.
Sosialisasi dan Aksi Penanaman dalam Rangka Rehabilitasi Hutan Mangrove Bersama Masyarakat Kampung Suprau Kota Sorong Kamaluddin; Azis Maruapey; Fajrianto Saeni; Rajab Lestaluhu; saeni, agil; Bustamin Wahid
Abdimas: Papua Journal of Community Service Vol. 7 No. 2 (2025): Juli
Publisher : Lembaga Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/pjcs.v7i2.4669

Abstract

Aksi penanaman dan rehabilitasi mangrove bertujuan untuk memulihkan kawasan mangrove yang rusak, mencegah abrasi pantai, melindungi ekosistem pesisir, serta meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya mangrove. Penanaman dan rehabilitasi mangrove adalah kegiatan yang secara penuh untuk melakukan penggantian struktur atau karakterisitk fungsional ekosistem mangrove yang mengalami kerusakan atau hilang. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk menanam kembali mangrove yang hilang, tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga ekosistem pesisir. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini melalui stimulasi penguatan kesadaran masyarakat akan aksi penanaman dan rehabilitasi mangrove dilakukan dalam bentuk kegiatan Colaboratif Action dengan model pendekatan persuasif dan andragogi. Hasil dari aksi pengabdian pada masyarakat ini adalah terciptanya pemahaman dan motivasi serta adanya penguatan spirit masyarakat mengenai pentingnya upaya rehabilitasi mangrove di ekosistem pesisir Kelurahan Suprau sebagai sabuk hijau pantai sekaligus pengembalian keberadaan hutan mangrove yang pernah ada guna mencegah dan memitigasi terjadinya abrasi pantai
Subsidi Nafkah Anak: Kewajiban Konstitusional Negara Dalam Melindungi Hak Anak di Indonesia Arrasyid, Fauzan; Kamaluddin
Judex Laguens Vol 3 No 2 (2025)
Publisher : Ikatan Hakim Indonesia (IKAHI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25216/ikahi.3.2.8.2025.309-324

Abstract

Tingkat perceraian yang terus meningkat di Indonesia membawa dampak signifikan terhadap pemenuhan hak-hak anak, terutama hak nafkah pasca perceraian. Banyak anak-anak kehilangan akses terhadap kebutuhan dasar seperti pendidikan, gizi, dan kesehatan akibat kegagalan orang tua non-kustodian dalam memenuhi kewajiban nafkah. Penelitian ini bertujuan mengkaji peran negara dalam memenuhi hak nafkah anak melalui usulan kebijakan dana subsidi berbasis regulasi nasional yang berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan metode hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, kasus, dan konseptual. Hasil penelitian menunjukkan adanya kesenjangan implementasi nafkah anak akibat hambatan struktural, minimnya pengawasan, dan lemahnya eksekusi kebijakan. Dana subsidi ini diusulkan sebagai skema bantuan sementara dengan mekanisme reimbursement yang memastikan keberlanjutan program tanpa membebani anggaran negara secara permanen. Studi komparatif dengan berbagai negara menunjukkan bahwa integrasi teknologi digital, pengawasan ketat, dan kebijakan fleksibel memainkan peran penting dalam keberhasilan subsidi nafkah anak. Kesimpulannya, diperlukan regulasi nasional yang jelas dan terintegrasi untuk memastikan bahwa hak-hak anak tetap terlindungi, serta mekanisme akuntabilitas yang mencegah penyalahgunaan dana.
Subsidi Nafkah Anak: Kewajiban Konstitusional Negara Dalam Melindungi Hak Anak di Indonesia Arrasyid, Fauzan; Kamaluddin
Judex Laguens Vol 3 No 2 (2025)
Publisher : Ikatan Hakim Indonesia (IKAHI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25216/ikahi.3.2.8.2025.309-324

Abstract

Tingkat perceraian yang terus meningkat di Indonesia membawa dampak signifikan terhadap pemenuhan hak-hak anak, terutama hak nafkah pasca perceraian. Banyak anak-anak kehilangan akses terhadap kebutuhan dasar seperti pendidikan, gizi, dan kesehatan akibat kegagalan orang tua non-kustodian dalam memenuhi kewajiban nafkah. Penelitian ini bertujuan mengkaji peran negara dalam memenuhi hak nafkah anak melalui usulan kebijakan dana subsidi berbasis regulasi nasional yang berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan metode hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, kasus, dan konseptual. Hasil penelitian menunjukkan adanya kesenjangan implementasi nafkah anak akibat hambatan struktural, minimnya pengawasan, dan lemahnya eksekusi kebijakan. Dana subsidi ini diusulkan sebagai skema bantuan sementara dengan mekanisme reimbursement yang memastikan keberlanjutan program tanpa membebani anggaran negara secara permanen. Studi komparatif dengan berbagai negara menunjukkan bahwa integrasi teknologi digital, pengawasan ketat, dan kebijakan fleksibel memainkan peran penting dalam keberhasilan subsidi nafkah anak. Kesimpulannya, diperlukan regulasi nasional yang jelas dan terintegrasi untuk memastikan bahwa hak-hak anak tetap terlindungi, serta mekanisme akuntabilitas yang mencegah penyalahgunaan dana.
PENGARUH PENDEKATAN KETERAMPILAN PROSES SAINS TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP FISIKA Riskawati; Ali, Muhammad; Kamaluddin
JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online) Vol. 9 No. 1 (2021): JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jpft.v9i1.826

Abstract

This study aimed to determine whether there was an effect of the science process skills approach to understanding the concept of physics in class VIII students of SMP Negeri 1 Sirenja. The type of research used was a quasi-experimental design with the equivalent, pretest-posttest design. The sample was selected using purposive sampling technique. Class VIIIA as the experimental class was treated using the science process skills approach and class VIIIB as the control class which was treated using the expository approach. The instrument used was a test of understanding the concept of physics in the form of multiple choice which had been tested. Based on the results of data processing, for the experimental class the mean final test score was 16.04 with a classical completeness value of 66.83% with a standard deviation of 4.18. For the control class, the mean final test score was 12.09 with a classical completeness value of 50.38% with a standard deviation of 4.66. From the results of data analysis, t-count> t-table, this indicated that the Hypothesis H1 is accepted. Thus it can be concluded that there is an effect of the science process skills approach to understanding the concept of physics in class VIII students of SMP Negeri 1 Sirenja.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN CHILDREN LEARNING IN SCIENCE (CLIS) MENGGUNAKAN LKS BERBASIS MULTIREPRESENTASITERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA Suyati; Kamaluddin; Ali , Muhammad
JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online) Vol. 9 No. 2 (2021): JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jpft.v9i2.1209

Abstract

This study aims to determine the effect of the Children Learning In Science (CLIS) learning model using Multi-representation-based worksheets on Physics Learning Outcomes. This type of research was a quasi-experimental design with a non-equivalent pretest-posttest group design. The population of this study were all students of class X SMAN 5 Palu. The sampling technique used in this study was purposive sampling with the research sample were class X MIA 5 as the experimental group and class X MIA 4 as the control group. The physics learning outcome instrument was in the form of a multiple-choice test that has been validated by an expert validator. The physics learning outcomes test obtained showed that the average pretest score of the experimental group was 11.17 and the control group was 9.37 while the average posttest score of the experimental group was 19.23 and the control group was 16.77. Hypothesis test The t-test shows that there are differences in the two classes. Based on the results of the N-Gain test, the two classes are each in the category, namely the experimental class was in the medium category with an N-Gain value of 42.45% and the control class was in the middle category. while the N-Gain value is 41.77%. Thus, it can be concluded that there is an influence of the Children Learning In Science (CLIS) learning model on the learning outcomes of class X students of SMA Negeri 5 Palu.
Interpretation of the Verse of Polygamy (Comparative Study of Hermeneutics of Muhammad Abduh and Amina Wadud) Kamaluddin
Tilawah: Journal of Al-Qur'an Studies Vol. 1 No. 2 (2025)
Publisher : Penerbit Hellow Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61166/tilawah.v1i2.12

Abstract

Polygamy is one of the topics that is still a topic of considerable interest among exegetes. The conversation about this hat has attracted a lot of attention, causing long discussions and debates using various methods. Among the exegetes who discuss this polygamy are Amina Wadud and Muhammad Syahrur. This research uses descriptive-analytical research to describe the data collected and make a literature study (Library Research) as a data source. Amina Wadud tends to reject polygamy with the argument that this practice is not in accordance with the concept of gender equality and does not support the formation of a loving family as expected by the Qur'an. Moreover, in his view, there is not a single verse in the Qur'an that explicitly supports the practice of polygamy. Meanwhile, Muhammad Abduh allows polygamy on condition that it is in an emergency, that is, if the benefits outweigh the harms.
Implementation of Mutual Cooperation Skills in Pancasila Education Learning in Class 2 of MI Al-Fatih Fadil, Khaidir; Lik Afifah, Lana; Kamaluddin
Jurnal Evaluasi dan Pembelajaran Vol 7 No 1 (2025)
Publisher : STKIP Al Islam Tunas Bangsa dan HEPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52647/jep.v7i1.284

Abstract

This study aims to determine the skills of mutual cooperation, the role of teachers in implementing mutual cooperation skills, and also the impact of Pancasila education learning on mutual cooperation skills. By using a descriptive phenomenological research method, the instrument uses interviews, observations and documentation to collect data. The results show that from the 3 data collection techniques, mutual cooperation skills in Pancasila education learning to form and apply positive values to students, the role of teachers is an important role for students as role models, the positive impact of mutual cooperation can develop collaboration in students. In conclusion, this study underlines the importance of incorporating cooperative skills into Pancasila education to build students' ability to work together, the role of teachers who are examples for students in building collaboration, and the positive impact felt by teachers with mutual cooperation, students are able to understand other people's opinions and are active in communicating with their friends. And ensure that students not only learn about these values but also practice them in their daily interactions.
Education of making natural hand sanitizers to the community of Haulasi Village, North Central Timor Regency Adu, Risna Erni Yati; Tnunay, Ite Morina Yostianti; Benu, Didi Prasetyo; Makin, Florian M. P. R.; Hanas, Dicky; Kamaluddin
ABDIMAS TALENTA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2020): ABDIMAS TALENTA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1050.777 KB) | DOI: 10.32734/abdimastalenta.v5i2.4327

Abstract

The availability of hand sanitizers, which is one of the Covid-19 prevention media, is becoming scarce and expensive due to their increasing use, making them difficult to reach by the public. Therefore we need another source of active ingredients that more easily obtained, available in abundant quantities and more economically to be used as a substtitute for hand sanitizer raw materials by the public. Potential alternantive material to be used as raw material for hand sanitizer is betel leaves, however, public knowledge about the benefits and methods of processing betel leaves into hand sanitizer is very limited. Therefore, education about the use of betel leaves into natural hand sanitizer products to rural communitties needs to be done to increase people’s insight about making natural hand sanitizer and increase public awareness in maintaining hygiene by providing and using similar products.
Upaya Peningkatan Kualitas Mutu Pendidikan Di Indonesia Melalui Kemerdekaan Belajar Kamaluddin
Jurnal Inovasi Pendidikan MH Thamrin Vol. 8 No. 2 (2024): Jurnal Inovasi Pendidikan MH Thamrin
Publisher : LPPM Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jipmht.v8i2.2317

Abstract

Tujuan dari penulisan artikel ini dijabarkan menjadi dua tujuan, yaitu:1) Mendeskripsikan strategi peningkatan mutu pendidikan melalui kemerdekaan belajar 2) Mendeskripsikan faktor penghambat dan pendukung strategi peningkatan mutu pendidikan melalui kemerdekaan belajar Pendidikan merupakan pilar penting bagi suatu negara untuk melahirkan generasi-generasi penerus bangsa yang berkualitas. Yang paling dibutuhkan dalam menopang pertumbuhan dan perkembangan suatu negara adalah Sumber Daya Manusia yang berkualitas. Pendidikan menjadi jalan utama berdirinya suatu negara yang kokoh dan mampu mempertahankan kedaulatan negaranya. Oleh karena itu, pendidikan merupakan urgensi yang penting dalam membangun suatu bangsa. Pendidikan yang baik dapat dilihat dari tingkat mutu pendidikan yang ada didalamnya.Kemerdekaan belajar dalam suatu Pendidikan merupakan hal yang penting dalam proses berjalannya pembelajaran disekolah, jika suatu sekolahtidak memiliki kurikulum dalam pembelajaran maka tidak akan berjalan sesuai dengan tujuan yang akan dicapai. Penelitian ini memiliki kesimpulan 1) Strategi Peningkatan Mutu Pendidikan melalui kemerdekaan belajar terdapat perencanaan. Perencaan itu diantaranya analisis kebutuhan, penyusunan strategi, penyediaaan sarana dan prasarana, pembagian tugas. 2) Faktor Pendukung dan Penghambat Strategi Peningkatan Mutu Pendidikan melalui kemerdekaan belajar diantaranya ialah dari faktor sarana dan prasarana yang lengkap sehingga menunjang keterlaksanaan program dengan baik, lalu tenaga pendidik yang sudah memiliki sertifikasi dan berkompeten, lalu juga antusiasme dari peserta didik dalam emngikuti semua program yang dilaksanaan oleh sekolah. Adapun faktor penghambatnya diantaranya melalui kemerdekaan belajar adalah, kurang memanfaatkan kemajuan tehnologi.
Co-Authors Abu Bakar Abu Sofyan Ade Ahmad Mirza Agus Yasin Akhmad Alvi Sahri Akmal Ridwan Ali , Muhammad Aly Furqaan Abdurrafi Amrizah, Azizul Anang Muhamad Lutfi Ariani, Farika Dwi Arrasyid, Fauzan Azis , Atri Dewi Benu, Didi Prasetyo Blasius Atini Boniesta Zulandha Melani Bustamin Wahid Catur Navillah Puput Andhita K Cen, Cia Edi Firmansyah Eko Purwadi Eko Purwadi Esti Royani, Esti Fajrianto Saeni Fitra Rio Ramadan Gumelar, Asep Ikhsan Hakmi Wahyudi Halil, Rahmatika Hanaan, Yusuf Ali Hanas, Dicky Hano’e, Emanuel M.Y. Hary Darmawan Haryono, Wasis Helfi Rozalina Hernur Yoga Priyambodo I Made Sutajaya I Putu Herry Widhi Andika Ihwan Mahmudi Ilham Hafis Zulmiyadi Ines Heidiani Ikasari Ismunandar ISNAWATI Ivan Afriza Khaidir Fadil Khoirul Nissa Kusuma, Ketut Chandra Adinata Lailbarokah, Uzly Lik Afifah, Lana Lili Erina Lukman Rais Lutfi, Anang Muhamad Mahyuni Majid, Nurkholis Makin, Florian M. P. R. Mantasa, Kamaluddin Maruapey, Azis Masni Banggu Meliyani, Putri Risma Muh. Isnaeni Muh. Mawardi Muhajirin Muhamad Rizky Fadillah MUHAMMAD ALI Muhammad Julyanto Sarwinata Muhdar, Aswad Munifa Novika Dwi Anjani Novitasari, Eka Indah Nur Afifa Alfina Ramadhani Perani Rosyani Rahmalia Khairunissa Kurnia Rahman, Muhamad Arif Rajab Lestaluhu Redita Putri Intan Elfiti Renni Mayasari Rika Noverma Riskawati Risna Erni Yati Adu Rumakat, Laila Qadriyani Malikin Saeni, Agil Sarikun Siti Nurul Nikmatul Ula Soepriyanti, Henny Sriati SUYATI Syamsudin Syarief, Ulfah Amania Taryono, Mohamad Rizal Theresiana, Yunita Tnunay, Ite Morina Yostianti Uswatul Mardliyah Wahyu Setyadi, Muhammad Widya Digor Mufti Wulanda Tambunan Yosef Hano'e, Emanuel Maria Yuliana Pakpahan Yulianur Zulkarnain Yusuf Ali Hanaan