Claim Missing Document
Check
Articles

Studi Manajemen Parkir di Kawasan Pasar Kuok Kabupaten Kampar Provinsi Riau Ihsanul Arkan Anugrah; Puspa Ningrum; Muhammad Toyeb
Journal of Infrastructure and Civil Engineering Vol. 2 No. 3 (2022)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/jice.v2i3.29

Abstract

One of the regencies in the province of Riau is Kampar. Pasar Kuok is one of the well-known markets in Kampar Regency, a Regency that continues to employ traditional markets as shopping destinations for the neighborhood. Traffic congestion is a common occurrence in Pasar Kuok, especially on market days like Tuesdays. Therefore, a research on parking management is required to ensure that the demand for parking spots can be met. In order to solve issues that exist in the Pasar Kuok area, this study intends to determine the availability of existing parking lots, identify the effects of parking activities, and and obtain scenarios as an alternative to solving problems. Data from the (a) Parking Patrol, (b) parking volume, and (c) parking inventory must all be collected. Based on the survey, there are two types of parking available at Pasar Kuok: on-street parking (using the road) and off-street parking (not using the road). After analyzing the data regarding the existing parking conditions as well as the problem solving recommendations, the results obtained from the analysis that have been carried out, given three scenarios for parking repairs, in order to be an alternative to solve existing problems. The first alternative is to change the width of the parking space unit capacity (SRP) for motorcycles. The second alternative is to change the location of the parking lot on the car street into a motorbike parking lot. The third alternative is to move the motorbike parking lot on Jalan Pulau Balai to the on-street motorcycle parking area located on Jalan Lintas Pekanbaru – West Sumatra A.
Pengaruh Hambatan Samping Terhadap Kinerja Lalu Lintas Di Kabupaten Kampar Husni Mubarak; Puspa Ningrum; Muhammad Toyeb; Ria Gusri Widyas Tuti
Musamus Journal of Civil Engineering Vol 4 No 01 (2021): Musamus Journal of Civil Engineering
Publisher : Musamus University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mjce.v4i01.4093

Abstract

Kemacetan lalu lintas disebabkan oleh ketidakseimbangan antara peningkatan kepemilikan kendaraan dan pertumbuhan prasarana jalan yang tersedia serta kapasitas efektif ruas jalan yang ada lebih kecil dari kapasitas jalan yang direncanakan akibat adanya hambatan di tepi jalan. Faktanya daerah Jalan Sisingamangaraja ini cukup padat dengan pedagang kaki lima yang menggunakan pinggir ruas jalan, parkir kendaraan. Selain itu ditambah jumlah pejalan kaki yang berjalan atau menyebrang sepanjang segmen jalan, dan jumlah kendaraan bermotor yang masuk keluar ke/dari lahan samping jalan serta arus kendaraan yang bergerak lambat seperti sepeda, becak dll. Hal ini sangat mengganggu kendaraan yang lewat dan menimbulkan kemacetan di ruas jalan depan Pasar Plaza Bangkinang Kota. Pada ruas jalan Sisingamangaraja dengan hambatan samping yang sebesar 543,6 bobot kejadian tinggi (H). pada ruas Jalan Sisingamangaraja di kawasan Pasar Plaza Bangkinang.derajat kejenuhannya melebihi batas derajat kejenuhan ideal 0.80 dengan Tingkat layanan D.Untuk kemampuan ruas jalan Sisingamangaraja dapat meloloskan jumlah volume lalu lintas C = 1856.03 smp/jam. Kecepatan arus bebas = 33,50 km/jam. Kecepatan minimum kendaran saat terjadi kemacetan pada hari Minggu adalah 19.18 km/jam atau 11,92 Mph. digunakan alternatif nomor 8 (delapan), yaitu menghilangkan data parkir, kendaraan berhenti dan kendaraan keluar masuk. Sehingga didapat kapasitas ruas jalan C = 2028,68 smp/jam. Kecepatan arus bebas = 38,17 km/jam. Derajat kejenuhan = 0,74 sudah dibawah standar dari ketentuan MKJI 1997.
Edukasi Internet Of Things Untuk Instansi Pendidikan Berbasis Ramah Lingkungan Di SMK Abdurrab Pekanbaru Arisandi, Diki; Trisnawati, Liza; Elvitaria, Luluk; Hartati, Seri; Ningrum, Puspa; Saputra, Haris Tri
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 1 No. 11 (2024): Januari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v1i11.642

Abstract

SMK Abdurrab Pekanbaru telah dipilih sebagai pilot project berbasis Internet of Things (IoT), mendapatkan kepercayaan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Namun, tantangan muncul karena para guru belum memiliki pemahaman dan keterampilan terkait penerapan IoT, khususnya dalam konteks penghematan energi untuk menciptakan sekolah yang ramah lingkungan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada para guru di SMK Abdurrab mengenai konsep dan implementasi IoT untuk penghematan energi dan keberlanjutan lingkungan. Dengan demikian, diharapkan dapat menjawab kepercayaan yang diberikan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan terhadap pilot project SMK berbasis Revolusi Industri 4.0. Metode yang digunakan melibatkan survei awal dan wawancara di SMK Abdurrab Pekanbaru untuk mengevaluasi kebutuhan dan pemahaman awal. Selanjutnya, dilaksanakan pelatihan intensif IoT bagi para guru sebagai langkah nyata implementasi. Hasil dari kegiatan ini adalah terselenggaranya pelatihan IoT yang sukses, meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru terkait penghematan energi dan keberlanjutan lingkungan di lingkungan sekolah. Dampak yang dirasakan oleh mitra, yaitu SMK Abdurrab, adalah penguatan pengetahuan dan keterampilan mereka dalam mengimplementasikan teknologi IoT untuk penghematan energi, menjadikan sekolah sebagai lembaga yang berkontribusi pada lingkungan yang lebih berkelanjutan.
Peningkatan Softskill Komunikasi Anak Keturunan Pemulung dan Yatim Piatu RT.03 Kecamatan Tampan, Pekanbaru Arif, Muhammad; Lestari, Suci Shinta; Ningrum, Puspa
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 2 No. 3 (2024): Mei
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v2i3.894

Abstract

Kesuksesan seseorang tidak ditentukan semata-mata oleh pengetahuan dan kemampuan teknis (hard skill) saja, tetapi lebih oleh kemampuan mengelola diri dan komunikasi dengan orang lain (soft skill). Keterbatasan kemampuan dan keterampilan berkomunikasi pada anak-anak keturunan pemulung dan anak yatim piatu, khususnya di lingkungan RT.03 Kecamatan Tampan Kota Pekanbaru tentunya berpotensi menghambat masa depan mereka. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengeluarkan anak-anak tersebut dari jerat kemiskinan melalui peningkatan keterampilan (softskill) berkomunikasi agar nantinya dapat berbicara di depan publik dan diharapkan nanti ketika dewasa dapat memperoleh penghasilan karena sedari dini mereka telah memiliki bekal keterampilan berkomunikasi. Dalam pengabdian ini menggunakan metode ceramah dan diskusi. Melalui materi presentasi yang disampaikan berupa penayangan video, anak-anak memperoleh pemahaman yang tepat dan mudah dimengerti. Selanjutnya sesi tanya jawab yang sifatnya untuk memperkaya wawasan mitra pengabdian. Hasil dari pengabdian yang telah dilaksanakan yaitu adanya respon positif dan proaktif dari mitra terhadap kegiatan ini. Hal ini terlihat dari animo sasaran untuk mengikuti kegiatan sangat tinggi, terbukti dengan kehadiran peserta untuk mengikuti kegiatan mencapai 100% dari total mitra pengabdian yang terdata.
Literasi Dua Bahasa Bertemakan Pembangunan dan Ketauladanan di Zaman Rasulullah untuk Anak Panti Asuhan As-Salaam Nur Hidayah Anita, Fenny; Roza, Delvia; Ningrum, Puspa; Irham, Muhammad; Syarif, Khairunnisa’
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 2 No. 4 (2024): Juni
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v2i4.975

Abstract

Menurut data UNESCO, minat baca masyarakat Indonesia sangat memprihatinkan, yaitu hanya mencapai 0,001%. Fenomena krisis literasi disebabkan masyarakat enggan untuk membaca, memahami, dan menganalisis informasi dengan kritis dan teliti. Ironisnya, meski minat membaca buku rendah tetapi bisa menatap layar gadget kurang lebih 9 jam sehari. Lewat gadget memang banyak informasi yang beredar. Sayangnya informasi yang diperoleh kerap kali bukan berasal dari media yang bisa dipercaya. Meningkatkan literasi di kalangan anak-anak dan remaja sangat penting karena literasi adalah keterampilan utama yang diperlukan untuk sukses dalam kehidupan yang semakin kompleks dan berubah dengan cepat. Sebagai bentuk rasa peduli terhadap kondisi saat ini, Tim pengabdi mengadakan kegiatan untuk dapat meningkatkan kemampuan literasi dalam dua Bahasa (Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris) pada anak-anak panti asuhan As-Salaam Nur Hidayah Pekanbaru melalui bacaan tentang ketauladanan keislaman dan pembangunan di zaman Rasulullah. Setelah dilakukan sosialisasi dan pemberian materi oleh tim pengabdi, terjadi peningkatan terhadap kemampuan literasi anak-anak panti asuhan As-Salaam Nur Hidayah Pekanbaru yang dapat dilihat dari hasil post-test yang diberikan. Selain itu, partisipasi peserta kegiatan sosialisasi mencapai tingkat yang memuaskan yaitu sebesar 93%. Hal ini menunjukkan tingkat antusiasme yang tinggi dari pihak panti asuhan As-Salaam Nur Hidayah terhadap kegiatan pengabdian ini.
Pengaruh Penggunaan Limbah Polyethylene Terephthalate (PET) Terhadap Karakteristik Marshall pada Campuran AC-BC Ningrum, Puspa; Basri, Doni Rinaldi; Oki, Jeni
SAINSTEK Vol. 12 No. 1 (2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/js.v12i1.243

Abstract

Nowadays, the presence of plastic waste is increasing. This is because the use of plastic as a material for packaging food and drinks has not yet been replaced. This is why researchers are concerned about the accumulation of polyethylene terephthalate (PET) plastic waste at the location of road construction projects which originates from workers' daily consumption of food and drinks. So it is felt necessary to use PET plastic waste as an additional or substitute material for asphalt mixtures that is environmentally friendly and economical, because PET plastic contains polymers that are plastomers. In this research, various levels of PET plastic waste were used: 0%, 4%, 4.5%, 5%, 5.5%, 6%. The research results concluded that the use of 4.5% PET plastic waste in the AC-BC mixture had marshall characteristic values ??that requirements. The optimum asphalt content value is 5.7% with Marshall properties including a stability value of 1,235.1 Kg, a flow value of 3.03 mm, 409.41 Kg/mm of Marshall Qoutient (MQ) value, 15, 62% of VMA, 72.19% of VFA, and 4.34% of VIM.
Analisis Pengaruh Penggunaan Fly Ash Batu Bara Dan Abu Batu Sebagai Filler Pada Campuran Laston Lapis Aus (AC-WC) Rinaldi Basri, Doni; Ningrum, Puspa; Adi Poetra, Akram
SAINSTEK Vol. 12 No. 1 (2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/js.v12i1.248

Abstract

Coal fly ash has been categorized as factory waste therefore We should reduce factory waste and utilize it wisely optimal. In this research, coal fly ash and ash were used stone as an alternative to filler in AC-WC mixtures. The purpose of this research is to determine the marshall characteristics of the AC-WC layer with using a combination of coal fly ash and rock ash fillers. Research methods used in this research was an experimental method of varying the levels of coal fly ash filler and rock ash combined, namely 0%- 100%, 50%-50%, 60%-40%, 70%-30%, 80%-20%, 90%-10%, and 100%-0%.The specifications used in this research are General Bina Marga Specifications 2018 Revision 2. The optimum asphalt content obtained was 5.9%. Based on the results of Marshall testing variations of coal fly ash and stone ash fillers The best in this research was the variation of 50% coal fly ash and 50% rock ash. This is shown based on the stability value the composition obtains The stability value is 1,976.10 kg and the MQ value is 640.89 kg/mm with The melting value is 3.08 mm so it can be concluded that the quality of the AC-WC is the best In this research there are filler variations of 50% coal fly ash and 50% rock ash.
Analisis Perbandingan Parameter Model Mock dan Nreca Dalam Prediksi Aliran Rendah (Studi Kasus: DAS Siak Bagian Hulu) Husaini, Rizki Ramadhan; Ningrum, Puspa; Alputra, Giya Naufal; Kurnain, Ahmad
Journal of Infrastructure and Civil Engineering Vol. 4 No. 3 (2024)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/jice.v4i3.63

Abstract

Analisis aliran rendah (low flow) merupakan salah satu aspek penting dalam pengelolaan sumber daya air, terutama untuk menjaga keberlanjutan pasokan air pada musim kering dan mengelola dampak kekeringan. Beberapa model hidrologi untuk analisis aliran rendah dapat digunakan termasuk Metode Mock dan NRECA. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan dua metode tersebut dalam analisis debit lapangan guna mendapatkan hasil yang terbaik. Uji model Mock dan NRECA dilakukan menggunakan tiga parameter utama dan dievaluasi berdasarkan berbagai kriteria penilaian kinerja model. Pada DAS Siak Bagian Hulu, hasil uji dengan menggunakan Metode Mock menunjukkan koefisien korelasi (R) sebesar 0,405, volume error (VE) sebesar 3,735 %, dan koefisien efisiensi (CE) sebesar -1,106. Sementara itu, hasil untuk Metode NRECA memberikan koefisien korelasi (R) sebesar 0,456, volume error (VE) sebesar 4,866 %, dan koefisien efisiensi (CE) sebesar -2,462. Secara keseluruhan, hasil analisis debit lapangan terbaik di DAS Siak Bagian Hulu ditunjukkan oleh metode Mock dibandingkan dengan NRECA
The Effect of Coconut Shell Mix as a Coarse Aggregate Substitute on Concrete Compressive Strength Yazid, Muhammad; Puspa Ningrum; Ahmad Kurnain; Tony Hartono Bagio; Sihol Marudut Tua Sinaga
Journal of Civil Engineering and Planning (JCEP) Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Program Studi Sarjana Teknik Sipil Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/jcep.v5i2.10088

Abstract

Coconut shell waste is one type of agricultural waste that is often underutilized, despite its potential as an alternative material in concrete construction. This study aims to examine the effect of using coconut shells as coarse aggregate in concrete, focusing on the compressive strength of the concrete. Standard concrete with varying coconut shell proportions of 0%, 2%, 4%, 6%, and 8% was tested to observe differences in compressive strength. The results showed that as the percentage of coconut shell in the concrete mix increased, the compressive strength tended to decrease. Concrete with coconut shell proportions of 2%, 4%, 6%, and 8% exhibited average compressive strengths of 16.416 MPa, 16.327 MPa, 14.817 MPa, and 13.779 MPa, respectively, compared to normal concrete with an average compressive strength of 20.008 MPa. This decrease in compressive strength is attributed to the physical properties of coconut shells, which have lower density compared to conventional aggregates. Nevertheless, the use of coconut shells as coarse aggregate offers environmental and economic benefits, such as reducing waste and dependence on limited natural resources.
Perubahan Nilai CBR Pada Tanah Lempung Yang Dicampur Abu Tandan Sawit Ningrum, Puspa; Toyeb, Muhammad; Husnah, Husnah
Journal of Infrastructure and Civil Engineering Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/jice.v2i2.25

Abstract

CBR (California Bearing Ratio) value is usually used to determine the bearing capacity of a soil type. Soil conditions with low bearing capacity are often found in clay soil types. There are several ways to increase the CBR value of clay, one of which is by adding palm bunch ash. In this research, an analysis of changes in the CBR value of clay with addition of 5%, 7.5%, and 10% palm oil bunch ash. The results showed that the largest CBR value was obtained at the addition of 10% of palm oil bunch ash, which was 7.493%.