Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Manajemen Event Olahraga dalam Penyelenggaraan Jakarta Football Expo 2024 Utomo, Bambang Setyo; Fairuzzabadi, Fairuzzabadi; Luthfi, Mohammad
Jurnal Pustaka Komunikasi Vol 8, No 2 (2025): Accredited by Kemendikbud Dikti SK No. 79/E/KPT/2023
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32509/pustakom.v8i2.5314

Abstract

This study aims to analyze the event management process applied by the committee in organizing the Jakarta Football Expo 2024 tournament using a qualitative descriptive method. Data were collected through in-depth interviews and documentation. The findings show that the committee has implemented event management systematically across five stages: research, design, planning, coordination, and evaluation. In the research stage, the committee analyzed soccer community needs and reviewed previous competition systems. The design stage developed the theme 'Jakarta Kota Bola, Kami Rindu Juara' to promote youth talent development. Planning involved organizing the event structure and task division. Coordination was carried out through online and offline platforms to engage all stakeholders. Evaluation assessed audience participation, match management, finance, and promotion. The study concludes that the Jakarta Football Expo 2024 applied event management effectively, but improvements are needed in promotion, sponsorship, and legal endorsement. This research contributes to the study of sports event management in Indonesia and offers practical insights for organizers.
Ecological Model of Global Citizenship Education Curriculum in Pesantren-Based Universities Saifulloh, Ahmad; Utomo, Bambang Setyo; Azizah, Nurul
Journal La Edusci Vol. 6 No. 3 (2025): Journal La Edusci
Publisher : Newinera Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37899/journallaedusci.v6i3.2558

Abstract

Global Citizenship Education (GCE) has emerged as an important tool to prepare students for addressing the challenges of globalized world. However, Islamic higher education institutions are still struggling in implementing GCE. This study examines the design and implementation of GCE curricula at pesantren-based universities in Indonesia. Utilizing Bronfenbrenner’s Ecological Systems Theory as a framework, the study focuses on how GCE is integrated into the formal, informal, and hidden curricula within pesantren’s unique ecological systems. This research which employs case study design with interactive analysis model finds that both universities participated in this research develop students’ global competencies such as critical thinking, cultural adaptability, and social responsibility. UNIDA employs an integrative approach, embedding GCE across its curriculum, whereas UDN adopts a cross-curricular strategy. Despite strengths in informal and hidden curricula within both universities, challenges remain in transitioning from teacher-centered to student-centered pedagogy in formal learning. This study underscores the moral and humanistic orientation of GCE in pesantren-based universities and sets the groundwork for future research to develop a comprehensive GCE model tailored to residential higher education institutions.
Marketing Public Relations Pemeritah Kabupaten Ponorogo dalam Meningkatkan Kunjungan Wisatawan Pasca Pandemi Covid 19 Utomo, Bambang Setyo; Rukmini, Diah; Makhasi, Ghifari Yuristiadhi Masyhari; Maulana, Risal; Fairuzzabadi
Jurnal Komunikasi Nusantara Vol 6 No 1 (2024)
Publisher : Unitri Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jkn.v6i1.465

Abstract

Indonesia experienced a significant increase of 769.39% in foreign exchange revenue from the tourism sector compared to the previous year, which amounted to only US$ 0.49 billion. The demand for visits by foreign tourists to Indonesia during that year rose by 926%, reaching a total of 743 thousand visits. Ponorogo Regency is one of the Indonesian regencies that saw an increase in the number of tourists in 2022, with a total of 589,268 visitors during that year. This research aims to analyze the public relations marketing of Ponorogo Regency in enhancing tourist visits post the Covid-19 pandemic. This study employs a qualitative approach, specifically a case study. Research data were obtained through in-depth interviews with three informants from the Department of Culture, Tourism, Youth, and Sports in Ponorogo, non-participatory observation, and documentation. The findings of the research indicate that to increase tourist visits post-Covid-19, the Ponorogo Regency government, through the Department of Culture, Tourism, Youth, and Sports office, utilizes a public relations marketing strategy consisting of three approaches: pull, push, and pass. The pull strategy involves advertising, sales promotion, and social media publicity. The push strategy employs personal selling and direct marketing. Meanwhile, the pass strategy includes organizing events, providing sponsorships, and building good relationships with stakeholders. Abstrak Tahun 2022 pendapatan devisa dari sektor pariwisata Indonesia mengalami kenaikan hingga 769,39% dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya mencapai US$ 0,49 miliar. Permintaan kunjungan wisatawan asing ke Indonesia pada tahun itu meningkat sebesar 926% dengan jumlah kunjungan mencapai 743 ribu. Kabupaten Ponorogo menjadi salah satu kabupten di Indonesia yang mengalami peningkatan jumlah wisatawan pada tahun 2022. Jumlah wisatawan yang berkunjung ke Ponorogo pada tahun itu mencapai 589.268 orang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis marketing public relations Kabupaten Ponorogo dalam meningkatkan kunjungan wisatawan pasca pandemi covid 19. Untuk menggali data secara mendalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenisnya studi kasus. Data penelitian diperoleh melalui wawancara mendalam dengan tiga informan dari Dinas Kebudayaan Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Ponorogo, observasi non partisipatif, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk meningkatkan kunjugan wisatawan pasca Covid 19 pemerintah Kabupaten Ponorogo melalui DISBUDPARPORA menggunakan marketing public relations yang terdiri dari tiga strategi yaitu pull, push, dan pass. Strategi pull dengan menggunakan periklanan, sales promotion dan publikasi di media sosial. Untuk strategi push dengan menggunakan personal selling dan direct marketing. Sedangkan strategi pass dengan menyelenggarakan event, memberikan sponsorship, dan membangun hubungan baik dengan para stakeholder.
Marketing Public Relations Pemeritah Kabupaten Ponorogo dalam Meningkatkan Kunjungan Wisatawan Pasca Pandemi Covid 19 Utomo, Bambang Setyo; Rukmini, Diah; Makhasi, Ghifari Yuristiadhi Masyhari; Maulana, Risal; Fairuzzabadi
Jurnal Komunikasi Nusantara Vol 6 No 1 (2024)
Publisher : Unitri Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jkn.v6i1.465

Abstract

Indonesia experienced a significant increase of 769.39% in foreign exchange revenue from the tourism sector compared to the previous year, which amounted to only US$ 0.49 billion. The demand for visits by foreign tourists to Indonesia during that year rose by 926%, reaching a total of 743 thousand visits. Ponorogo Regency is one of the Indonesian regencies that saw an increase in the number of tourists in 2022, with a total of 589,268 visitors during that year. This research aims to analyze the public relations marketing of Ponorogo Regency in enhancing tourist visits post the Covid-19 pandemic. This study employs a qualitative approach, specifically a case study. Research data were obtained through in-depth interviews with three informants from the Department of Culture, Tourism, Youth, and Sports in Ponorogo, non-participatory observation, and documentation. The findings of the research indicate that to increase tourist visits post-Covid-19, the Ponorogo Regency government, through the Department of Culture, Tourism, Youth, and Sports office, utilizes a public relations marketing strategy consisting of three approaches: pull, push, and pass. The pull strategy involves advertising, sales promotion, and social media publicity. The push strategy employs personal selling and direct marketing. Meanwhile, the pass strategy includes organizing events, providing sponsorships, and building good relationships with stakeholders. Abstrak Tahun 2022 pendapatan devisa dari sektor pariwisata Indonesia mengalami kenaikan hingga 769,39% dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya mencapai US$ 0,49 miliar. Permintaan kunjungan wisatawan asing ke Indonesia pada tahun itu meningkat sebesar 926% dengan jumlah kunjungan mencapai 743 ribu. Kabupaten Ponorogo menjadi salah satu kabupten di Indonesia yang mengalami peningkatan jumlah wisatawan pada tahun 2022. Jumlah wisatawan yang berkunjung ke Ponorogo pada tahun itu mencapai 589.268 orang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis marketing public relations Kabupaten Ponorogo dalam meningkatkan kunjungan wisatawan pasca pandemi covid 19. Untuk menggali data secara mendalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenisnya studi kasus. Data penelitian diperoleh melalui wawancara mendalam dengan tiga informan dari Dinas Kebudayaan Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Ponorogo, observasi non partisipatif, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk meningkatkan kunjugan wisatawan pasca Covid 19 pemerintah Kabupaten Ponorogo melalui DISBUDPARPORA menggunakan marketing public relations yang terdiri dari tiga strategi yaitu pull, push, dan pass. Strategi pull dengan menggunakan periklanan, sales promotion dan publikasi di media sosial. Untuk strategi push dengan menggunakan personal selling dan direct marketing. Sedangkan strategi pass dengan menyelenggarakan event, memberikan sponsorship, dan membangun hubungan baik dengan para stakeholder.
PENGARUH IKLIM KOMUNIKASI ORGANISASI TERHADAP KINERJA KARYAWAN LA TANSA GONTOR DEPARTMENT STORE Utomo, Bambang Setyo; Tajuddin, Irfan; Qorib, Fathul; Muliyati, Muliyati
Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (JISIP) Vol 12, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tungga Dewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jisip.v12i2.2690

Abstract

Communication in an organization is very important because it will indirectly shape the organizational communication climate that will affect employee performance. The purpose of this study was to determine the effect of organizational communication climate on employee performance at La Tansa Gontor Department Store. This research is associative quantitative research with the survey method. The samples in this study were 50 employees. Data were collected through questionnaires which were distributed directly to respondents. The questionnaire was measured using a Likert scale. The results showed that there was a positive influence between organizational communication climate on employee performance with a correlation coefficient of rcount rtable of (0.822 0.279). Based on the correlation coefficient guidelines, the influence of organizational communication climate on employee performance in this study is included in the very strong category. The results of the coefficient of determination test show a value (r2) of 0.676 at a significance level of = 0.05 which means that the organizational communication climate affects employee performance by 67.6%, and the remaining 32.4% is influenced by other factors not examined by researchers. This study recommends La Tansa Department Store to improve the organizational communication climate on attention to high-performance goals.Komunikasi dalam suatu organisasi sangatlah penting, karena secara tidak langsung akan membentuk iklim komunikasi organisasi yang akan mempengaruhi terhadap kinerja karyawan.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh iklim komunikasi organisasi terhadap kinerja karyawan di La Tansa Gontor Department Store. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif asosiatif dengan metode survey. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 50 orang karyawan yang terdiri dari 41 laki-laki dan 9 perempuan. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang dibagikan langsung kepada responden. Kuesioner diukur menggunakan skala likert. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh positif antara iklim komunikasi organisasi terhadap kinerja karyawan dengan koefisien korelasi rhitung rtabel sebesar (0,822 0,279). Berdasarkan pedoman koefisien korelasi, pengaruh iklim komunikasi organisasi terhadap kinerja karyawan pada penelitian ini termasuk dalam kategori yang sangat kuat. Hasil uji koefisien determinasi menunjukkan nilai (r2) sebesar 0,676 pada taraf signifikansi α=0,05 yang berarti bahwa iklim komunikasi organisasi mempengaruhi kinerja karyawan sebesar 67,6%, dan sisanya sebesar 32,4% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti oleh peneliti. Penelitian ini merekomendasikan kepada La Tansa Department Store untuk meningkatkan iklim komunikasi organisasi pada perhatian pada tujuan-tujuan berkinerja tinggi.
Teknologi Tepat Guna sebagai Strategi Pengendalian Risiko Kecelakaan Kerja pada Pengrajin Anyaman Bambu di Sentra Kerajinan Bambu Ponorogo Mohammad Muslih; Rindang Diannita; Nuraini; Lathiefa Rusli; Bambang Setyo Utomo; Maya Tsuroya Alfadla; Ahmad Ma’ruf Muzaidin Arrosit; Dimas Abdillah Azzam; Syahdul Iman
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Deling Studio and Roemah Bamboe Bamboo Craft Centers in Ponorogo Regency face challenges in the bamboo weaving production process in the form of work accidents that hamper work efficiency and productivity. The production process at the bamboo weaving stage results in work accidents in the form of cuts, tears, scratches, punctures, pinches, and exposure to bamboo dust that interferes with breathing. This process is carried out manually using a knife that has the potential for work accident risks. This Community Service aims to be a step to control the risk of work accidents by implementing the use of Appropriate Technology in the form of a 0.5 Hp Bamboo Weaving Machine. The Community Service program includes counseling and mentoring on the safe use of Appropriate Technology by implementing a risk control hierarchy in the form of the use of personal protective equipment. The method used is Asset Based Community Development (ABCD) which focuses on utilizing assets, strengths, and potentials at the Deling Studio and Roemah Bamboe Bamboo Craft Centers. The results of this Community Service program include a reduction in workplace accidents over the past two years following the use of Appropriate Technology,which has significantly improved occupational safety and health, supporting the development of the bamboo craft industry and creating a safe and healthy work environment. Abstrak Sentra Kerajinan Bambu Studio Deling dan Roemah Bamboe di Kabupaten Ponorogo menghadapi tantangan dalam proses produksi anyaman bambu berupa insiden kecelakaan kerja yang menghambat efisiensi dan produktivitas kerja. Proses produksi pada tahapan mengirat bambu mengakibatkan kecelakaan kerja berupa luka sayat, luka sobek, tergores, tertusuk, terjepit, serta paparan debu bambu yang mengganggu pernapasan. Proses ini dilakukan secara manual menggunakan pisau yang berpotensiterjadi risiko kecelakaan kerja. Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan sebagai langkah pengendalian risiko kecelakaan kerja dengan menerapkan penggunaan Teknologi Tepat Guna (TTG) berupa Mesin Irat Bambu 0,5 Hp. Program kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat antara lain berupa penyuluhan dan pendampingan penggunaan Teknologi Tepat Guna (TTG) yang aman dengan menerapkan hierarki pengendalian risiko berupa penggunaan alat pelindung diri. Metode yang digunakan adalah Asset Based Community Development (ABCD) yang berfokus pada pemanfaatan aset, kekuatan, potensi yang ada di Sentra Kerajinan Bambu Studio Deling dan Roemah Bamboe. Hasil dari Pengabdian kepada Masyarakat ini berupa penurunan insiden kecelakan kerja dalam kurun waktu dua tahun terakhir setelah penggunaan Teknologi Tepat Guna dan memberikan dampak signifikan dalam meningkatkan keselamatan dan kesehatan kerja guna mendukung pe
TRANSFORMASI DIGITAL DAN INOVASI PRODUK BAMBU: PENGUATAN KAPASITAS EKONOMI KREATIF DESA MOJOREJO TAHUN 2025 Muslih, Mohammad; Rusli, Lathiefa; Tsuroya Alfadla, Maya; Setyo Utomo, Bambang; Diannita, Rindang
Jurnal Al Basirah Vol. 5 No. 2 (2025): Al Basirah
Publisher : LPPM STAIMAS WONOGIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58326/jab.v5i2.443

Abstract

Program pengabdian masyarakat tahun 2025 di Desa Mojorejo, Kabupaten Ponorogo, merupakan fase kedua dari inisiatif Kampung Bambu Mojorejo yang bertujuan memperkuat kapasitas ekonomi kreatif berbasis potensi lokal. Kegiatan ini difokuskan pada tiga bidang utama, yaitu inovasi produk bambu, penguatan merek dan digitalisasi pemasaran, serta penerapan teknologi tepat guna (TTG) modern. Pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD) digunakan untuk menumbuhkan kemandirian komunitas melalui pemanfaatan aset lokal dan partisipasi warga. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan efisiensi produksi sebesar 45%, diversifikasi produk hingga 200%, dan kenaikan pendapatan pengrajin rata-rata 130%. Selain itu, mitra pengrajin berhasil mengembangkan identitas merek “Roemah Bamboe” dan “Deling Studio” yang memperluas jangkauan pasar hingga nasional. Temuan ini menegaskan bahwa sinergi antara teknologi, kreativitas, dan pemberdayaan komunitas mampu mendorong transformasi sosial-ekonomi desa menuju keberlanjutan.
The Public Relation Strategies Of Blitar Regency Diskominfo For The Smart City Program Fandi Avista Baihaqi Zein; Bambang Setyo Utomo
INJECT (Interdisciplinary Journal of Communication) Vol. 10 No. 1 (2025)
Publisher : FAKULTAS DAKWAH UIN SALATIGA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18326/inject.v10i1.4472

Abstract

This study aims to analyze the public relations strategies of the Blitar Regency Communication and Informatics Office (DISKOMINFO) in socializing the Smart City Program. It addresses the limited academic focus on PR strategies in PR strategies in non-metropolitan contexts, particularly in the implementation of smart program initiatives. Using a qualitative case study method, data were collected through semi-structured interviews, participant observation, and document analysis. The findings were categorized based on Ruslan’s five strategies: operational, persuasive-educative, social responsibility, collaborative, and coordinative-integrative. Each strategy was implemented adaptively to align with local conditions, promote public awareness, and build institutional collaboration. The results show that operational and persuasive approaches were dominant, while collaboration efforts required better implementation. This research contributes to understanding how local governments could effectively apply strategic communication to support digital transformation programs.
Peningkatan Kualitas Produk Melalui Optimalisasi Sistem Keamanan Pangan dan Kandungan Gizi di UM Savira Frozen Food: Improving Product Quality Through Optimizing the Food Safety System and Nutritional Content at UM Savira Frozen Food Utomo, Bambang Setyo; Urrosyidin, Mohammad Syifa; Zuhroh, Ainun Amalia; Lahuri, Setiawan bin; Kamaluddin, Imam
Jurnal Abdimas Le Mujtamak Vol. 5 No. 1 (2025): Le MUJTAMAK 2025: Januari - Juni
Publisher : Universitas Islam Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46257/jal.v5i1.1168

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada para pekerja di bidang usaha mikro makanan “Savira Frozen Food” mengenai aspek keamanan pangan dan kualitas pangan yang berkaitan dengan kandungan gizi. Terdapat tantangan yang dihadapi oleh UM Savira Frozen Food yaitu kurangnya pemahaman tentang standar keamanan pangan, yang dapat berpotensi membahayakan kesehatan konsumen. Selain itu, terdapat kekurangan informasi mengenai kandungan gizi produk, yang berdampak pada daya tarik di pasar yang semakin peduli terhadap kesehatan. Juga, tidak adanya panduan praktis untuk memperbaiki kualitas produk tanpa mengurangi efisiensi produksi menjadi masalah yang perlu diatasi. Dalam pelaksanaan pengabdian ini, digunakan metode ceramah, diskusi kelompok, analisis laboratorium, dan pendampingan. Kegiatan ini ditujukan kepada tiga pekerja penjamin mutu di industri UM Savira Frozen Food. Hasil dari pengabdian ini menunjukkan bahwa masyarakat memperoleh pelatihan mengenai keamanan pangan dan dilakukan analisis laboratorium terhadap zat gizi dalam produk Frozen Food, yang nantinya akan dicantumkan pada kemasan produk di bagian informasi gizi, sehingga dapat meningkatkan kualitas dan kepercayaan konsumen.
REVITALISASI INDUSTRI PRODUK OLAHAN GUNA MENINGKATKAN KUANTITAS DAN KUALITAS DI USAHA MIKRO SAVIRA FROZEN FOOD PONOROGO Khurun'in Zahro'; Agustin Rani Nurfadila; Bambang Setyo Utomo; Imam Kamaluddin; Hartomi Maulana
ADIMAS Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 10 No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Usaha Mikro (UM) Savira Frozen Food Ponorogo memiliki potensi besar dalam industri produk olahan, namun menghadapi tantangan dalam meningkatkan kuantitas dan kualitas produk. Keterbatasan dalam manajemen produksi, teknologi, dan pemasaran menjadi kendala utama. Program pengabdian ini bertujuan untuk merevitalisasi UM Savira Frozen Food melalui peningkatan kapasitas produksi dan mutu produk. Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif yang meliputi tiga tahap: persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada berbagai aspek usaha. Kapasitas produksi meningkat sebesar 30%, efisiensi proses pengolahan meningkat melalui penerapan teknologi pembekuan cepat (blast freezing), dan pendapatan usaha naik sekitar 25% dalam dua bulan setelah pelatihan. Selain itu, strategi pemasaran digital berhasil memperluas jangkauan pasar dan menarik pelanggan baru dari luar daerah. Penerapan manajemen produksi dan inovasi produk secara berkelanjutan menjadikan UM Savira Frozen Food lebih kompetitif di industri makanan beku lokal.
Co-Authors Abda Abda Aditya Fahmi Nurwahid Agung Wicaksono Agustin Rani Nurfadila Ahmad Ma’ruf Muzaidin Arrosit Ahmad Saifulloh Akhmad Rosihan Alafianta, Novan Fatchu Alde Mulia Putra Alfianandra Wafiq Pradana Arief Rahmawan Aziz Mustafa Aziz Musthafa Danial Khaled Syamna Darwadi MS Dhika Amalia Kurniawan Diah Rukmini Dimas Abdillah Azzam Dwi Ardiyanti Eka Rosanti Eko Nur Cahyo Fadel, Abdi Nur Rasyid Fahmi Ziaulhaq Fairuzzabadi Fairuzzabadi Fairuzzabadi, Fairuzzabadi Fajar Satriyawan Wahyudi Fandi Avista Baihaqi Fandi Avista Baihaqi Zein Farhan, Muhammad Syahrul Fathul Qorib Fatkhi Hibatullah Hafidlatul Fauzuna Harahap, Ali Musa Harjono, Muhammad Fahrezi Hartomi Maulana Ida Susilowati Imam Kamaluddin Khoirul Umam Khurun'in Zahro' Lathiefa Rusli Lutfy Ditya Cahyanti, Lutfy Ditya Makhasi, Ghifari Yuristiadhi Masyhari Manshuri, M Fahmi Maulana, Risal Maya Tsuroya Alfadla Meitria Cahyani Mohamad Abiyyu Althof Mohammad Abdul Hamid Alfarizi Mohammad Latief Mohammad Luthfi Mohammad Muslih Muhammad Irkham Firdaus Muhammad Rizky Ramadhani Muliyati Novi Rizka Amalia NUR AINI Nur Aini Nuraini Nurhana Marantika Nurhana Marantika Nurul Azizah Pawito Pawito Pawito Pawito Ratih Andhika Akbar Rahma Rindang Diannita RM. Akbar Mulia Putra Diponegoro Rukmini, Diah Ryan Maulana Husen Saifudin, Muhlis Salsabila, Unik Hanifah Setiawan, Veri Sidiq Rifai Syahdul Iman Syamsuri Tajuddin, Irfan Tubagus Novalul Barokah Umi Isnatin Urrosyidin, Mohammad Syifa Vina Fithriana Wibisono Wahyudi, Fajar Satriyawan Widagdho, Aryo Yoka Pradana Zuhroh, Ainun Amalia