Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

EDUKASI MANFAAT LATIHAN PEREGANGAN SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN KELUHAN MUSCULOSKELETAL DISORDERS (MSDs) PADA PENGRAJIN ANYAMAN BAMBU DESA MOJOREJO PONOROGO Mohammad Muslih; Rindang Diannita; Nuraini; Lathiefa Rusli; Bambang Setyo Utomo; Ahmad Ma’ruf Muzaidin Arrosit; Maya Tsuroya Alfadla
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Musculoskeletal Disorders (MSDs) are disorders related to the nervous system, ligaments, muscle tissue, tendons, cartilage, bone structure and blood vessels. Musculoskeletal Disorders (MSDs) are an occupational disease whose symptoms can include pain, swelling, and even numbness. The aim of this Community Service is an effort to increase craftsmen's understanding of the risks of Musculoskeletal Disorders (MSDs), as well as education on the urgency of stretching exercises as a preventive measure to prevent work-related diseases. The method used in this Community Service is Participatory Action Research (PAR) which was carried out on bamboo woven craftsmen in Mojorejo Village, Jetis District, Ponorogo Regency, East Java. The Community Service activity program includes stretching exercises together with Mojorejo Village Bamboo weaving craftsmen, as well as Occupational Safety and Health training. The results of this Community Service are increased understanding regarding Musculoskeletal Disorders (MSDs) and Occupational Safety and Health, as well as education regarding stretching exercises, so that craftsmen can stretch independently to improve physical fitness and prevent work-related diseases. Keywords: Occupational Safety and Health, Stretching Exercises, Musculoskeletal Disorders (MSDs) Abstrak Musculoskeletal Disorders (MSDs) adalah gangguan yang berkaitan dengan sistem syaraf, ligamen, jaringan otot, tendon, kartilago, struktur tulang, dan pembuluh darah. Musculoskeletal Disorders (MSDs) merupakan salah satu penyakit akibat kerja dengan gejalanya dapat berupa nyeri, bengkak, bahkan mati rasa. Tujuan Pengabdian kepada Masyarakat ini adalah sebagai upaya meningkatkan pemahaman pengrajin terhadap risiko Musculoskeletal Disorders (MSDs), serta edukasi urgensi dari latihan peregangan sebagai salah satu langkah preventif mencegah penyakit akibat kerja. Metode yang digunakan pada Pengabdian kepada Masyarakat ini adalah Participatory Action Research (PAR) yang dilakukan pada pengrajin anyaman bambu di Desa Mojorejo, Kecamatan Jetis, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur. Program kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat antara lain latihan peregangan bersama dengan pengrajin anyaman bambu Desa Mojorejo, serta pelatihan Keselamatan dan Kesehatan Kerja. Hasil dari Pengabdian kepada Masyarakat ini adalah peningkatan pemahaman terkait Musculoskeletal Disorders (MSDs) dan Keselamatan dan Kesehatan Kerja, serta edukasi terkait latihan peregangan, agar pengrajin dapat secara mandiri melakukan peregangan untuk meningkatkan kebugaran jasmani dan mencegah penyakit akibat kerja. Kata Kunci: Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Latihan Peregangan, Musculoskeletal Disorders (MSDs)
OPTIMALISASI PELATIHAN MANAJEMEN BISNIS PRODUKSI DAN OPERASIONAL PENGEMBANGAN KAMPUNG BAMBU MOJOREJO GUNA MENINGKATKAN PEMBERDAYAAN EKONOMI LOKAL Mohammad Muslih; Lathiefa Rusli; Maya Tsurroya Alfadla; Bambang Setyo; Rindang Diannita; Nur Aini; Danial Khaled Syamna; Muhammad Rizky Ramadhani
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Mojorejo Village has 15 ha of bamboo farming land which can be used to develop the village's potential through improving the village's bamboo craft center. However, public awareness of the opportunities for developing bamboo villages in economic empowerment is still low, so that the production of bamboo crafts is still limited to common and simple products. This training activity aims to provide literacy and assistance to the community, especially the people of Mojorejo Village who are members of the Rumah Bamboe Group and Studio Deling in the production process and innovation of bamboo crafts so that they can improve the local economy. The Asset Based Community Development (ABCD) approach and product innovation assistance are used in this PKM activity. The results of this PKM activity show a significant increase in the quality of productivity which has a positive impact on increasing craftsmen's income and product competitiveness in local and national markets. Local economic empowerment experienced an increase in new product innovation with the addition of 22 innovative products and a 28% increase in production processes in one month. This article concludes that with the right strategy, the Mojorejo Village bamboo craft center can become a successful model for sustainable local economic empowerment. Keywords: quality; productivity; bamboo craft; local economic Abstrak Desa Mojorejo memiliki lahan pertanian bambu seluas 15 ha yang dapat digunakan dalam mengembangkan potensi Desa melalui peningkatan kerajinan sentra Desa bambu. Namun demikian, kesadaran masyarakat akan peluang pengembangan Desa bambu dalam pemberdayaan ekonomi masih rendah, sehingga produksi kerajinan bambu masih terbatas pada produk umum dan sederhana. Kegiatan pelatihan ini bertujuan untuk memberikan literasi dan pendampingan kepada masyarakat, khususnya masyarakat Desa Mojorejo yang tergabung dalam Kelompok Rumah Bamboe dan Studio Deling dalam proses produksi dan inovasi kerajinan bambu sehingga dapat meningkatkan ekonomi lokal. Pendekatan Asset Based Community Development (ABCD) dan pendampingan inovasi produk digunakan dalam kegiatan PKM ini. Hasil dari kegiatan PKM ini menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam kualitas produktivitas yang berdampak positif terhadap peningkatan pendapatan pengrajin dan daya saing produk di pasar lokal dan nasional. Pemberdayaan ekonomi lokal mengalami peningkatan inovasi produk baru dengan adanya penambahan 22 produk inovasi dan sebanyak 28% peningkatan proses produksi dalam satu bulan. Artikel ini menyimpulkan bahwa dengan strategi yang tepat, sentra kerajinan bambu Desa Mojorejo dapat menjadi model keberhasilan pemberdayaan ekonomi lokal yang berkelanjutan. Kata Kunci: optimalisasi; kualitas; produktivitas; kerajinan bambu; ekonomi lokal
Pendampingan Pembelajaran Bahasa Arab Dasar dan Al-Qur’an pada Anak di Madrasah Diniyah Al-Makali, Desa Serangan, Kabupaten Ponorogo Utomo, Bambang Setyo; Saifudin, Muhlis; Fadel, Abdi Nur Rasyid; Harjono, Muhammad Fahrezi
Journal of Indonesian Society Empowerment Vol. 2 No. 2 (2024): December
Publisher : Yayasan Lentera Avanya Nagari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61105/jise.v2i2.88

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini direalisasikan dengan program pendampingan belajar yang terfokus pada Pendampingan belajar bahasa arab dengan metode mubasyirah (langsung) dan pembelajaran al-qur’an. metode langsung merupakan interaksi langsung antara guru dan siswa dan diikuti dengan evaluasi secara berkala untuk melihat perkembangan siswa. Kegiatan ini dilakukan di Madrasah Diniyah Al-Makali yang terletak di Desa Serangan, Kabupaten Ponorogo. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menerapkan metode mubasyirah dalam pembelajaran bahasa arab di madrasah diniyah tersebut sehingga dapat dicapai hasil pembelajaran yang maksimal dan anak-anak dapat memahami bahasa Arab dan membaca Al-Qur'an dengan baik dan benar. Masalah utama yang dihadapi anak ketika mendegar bahasa arab yaitu paradigma bahwa bahasa arab itu sangat sulit untuk dipahami dan dipelajari. Hal tersebut bepengaruh terhadap minat dan semangat anak untuk mempelajari bahasa arab sehingga tidak dapat mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan pengabdian ini merupakan program KKN Universitas Darusssalam Gontor kelompok 11 dengan jumlah 9 orang. Hasil akhir dari pendampingan ini adalah terbuatnya buku ajar bahasa arab guna memudahkan para guru untuk melanjutkan metode mubasyirah agar kemampuan para peserta didik dapat meningkat dan diharapkan kepada anak-anak bisa belajar dengan penuh semangat, ceria, nyaman, dan mampu memahami materi yang disampaikan. This community service activity is realized with a learning assistance program that focuses on Arabic language learning assistance with the Mubasyirah (Direct) method and Al-Qur'an learning. The direct method is a direct interaction between teachers and students and is followed by periodic evaluations to see student progress. This activity was carried out at Madrasah Diniyah Al-Makali which is located in Serangan Village, Ponorogo Regency. The purpose of this activity is to apply the mubasyirah method in Arabic language learning in the madrasah so that maximum learning results can be achieved and children can understand Arabic and read the Qur'an properly and correctly. The main problem faced by children when hearing Arabic is the paradigm that Arabic is very difficult to understand and learn. This affects children's interest and enthusiasm for learning Arabic so that they cannot apply it in their daily lives. This service activity is a program of the University of Darusssalam Gontor KKN group 11 with a total of 9 people. The final result of this assistance is the making of Arabic textbooks to make it easier for teachers to continue the mubasyirah method so that the ability of students can increase and it is hoped that children can learn with enthusiasm, cheerful, comfortable, and able to understand the material presented.
Pendampingan Kelompok Sadar Wisata Desa Pager dalam Pengembangan Wisata Alam Melalui Social Media Marketing Utomo, Bambang Setyo; Setiawan, Veri; Pradana, Yoka; Amalia, Novi Rizka; Manshuri, M Fahmi; Widagdho, Aryo; Marantika, Nurhana
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v6i1.4183

Abstract

Pendampingan penggunaan social media marketing untuk pariwisata bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada mitra tentang pentingnya memanfaatkan media sosial sebagai sarana pemasaran destinasi wisata. Pendampingan pemanfaatan sosial media marketing ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut dari observasi yang dilakukan oleh tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM). Tim PkM melihat adanya kebutuhan untuk memperluas informasi tentang keberadaan wisata alam Sendang Bulus yang terletak di Desa Pager, Kecamatan Bungkal, Ponorogo, Jawa Timur, sehingga harapanya adalah dapat meningkatkan jumlah pengunjung wisata alam Sendang Bulus. Pendampingan pemanfaatan sosial media marketing ini dilaksanakan dengan metode metode Community–Based Participatory Research (CBPR). Metode ini menempatkan masyarakat sebagai mitra, dengan mengedepankan prinsip-prinsip pemberdayaan masyarakat, kolaborasi, dan perubahan sosial. Pendampingan manajemen media sosial bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mitra dalam mengelola akun media sosial Instagram khususnya. Dalam proses pelatihan ini, diberikan materi tentang cara melakukan manajemen media sosial, diantaranya meningkatkan followers, strategi pengelolaan konten, strategi meningkatkan engagement dan mengevaluasi penggunaan media sosial. Adapun tujuan dilakukannya pengabdian ini yaitu (1) agar pemahaman dan kemampuan Sumber Daya Manusia (SDM) yang mampu melaksanakan aktivitas promosi melalui media sosial, dan (2) meningkatkan kemampuan kualitas media promosi sehingga diharapkan dapat meningkatkan jumlah pengunjung obyek wisata Sendang Bulus. Dari hasil evaluasi pengabdian masyarakat melalui pre-test dan post-test secara umum pemahaman peserta PkM mengenai teknologi informasi, pemasaran digital sudah cukup baik. Pemahaman mitra PkM mengenai konsep pariwisata meningkat menjadi 86,7%. Pemahaman peserta pelatihan pada promosi pariwisata meningkat menjadi 100%. Selanjutnya pemahaman mengenai perilaku wisatawan meningkat 100%, sedangkan pada karakteristik media sosial, manfaat media sosial dan tentang cara membuat serta memelihara akun media sosial meningkat 100%
PESAN DAKWAH K.H. HASAN ABDULLAH SAHAL DALAM LIRIK LAGU KEMBALILAH” Pradana, Yoka; Utomo, Bambang Setyo
ORASI: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Vol 11, No 2 (2020): Desember 2020
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/orasi.v11i2.6895

Abstract

ABSTRAK Musik merupakan media komunikasi berisi pesan yang dituangkan dalam teks lirik lagu. Salah satu pesan dituangkan dalam lirik lagu biasanya adalah pesan dakwah. Lagu kembalilah ciptaan K.H. Hasan Abdullah Sahal pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor adalah salah satu lagu yang populer dimasa pandemi covid-19. Lagu ini diciptakan untuk mengajak masyarakat bertaubat kembali pada Allah SWT ditengah wabah covid-19. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe interpretif (penafsiran) dengan menganalisis lirik lagu kembalilah, yang terdiri dari empat bait. Menggunakan pendekatan semiotik Ferdinand de Sausure lirik lagu dianalisi dari aspek signifier (tanda) dan signified (petanda). Hasil temuan penelitian menunjukkan bahwa lagu kembalilah bermuatan pesan dakwah tentang informasi nikmat dari Allah SWT yang tidak terhitung, peringatan tentang kufur nikmat, ajakan kembali bertaubat dari kufur nikmat dan peringatan tentang azab dari kufur nikmat. Artikel ini memberikan kontribusi bahwa pesan dakwah dalam karya seni (lirik lagu) kembalilah merupakan pesan dakwah yang bersumber dari Al-quran.
Pendampingan Strategis untuk Meningkatkan Usaha Mikro Krecek Kerupuk “Bu Nor” Ponorogo Melalui Pemasaran Digital Berbasis Website Musthafa, Aziz; Utomo, Bambang Setyo; Wibisono, Vina Fithriana; Lahuri, Setiawan bin; Cahyo, Eko Nur
Abdimas Galuh Vol 7, No 1 (2025): Maret 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v7i1.18091

Abstract

Usaha mikro memiliki peran krusial dalam perekonomian Indonesia, terutama dalam menciptakan lapangan kerja dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Namun, banyak usaha mikro masih menghadapi tantangan dalam pengelolaan bisnis, khususnya dalam aspek produksi dan pemasaran. Salah satu contoh usaha mikro yang mengalami kendala tersebut adalah usaha Krecek Krupuk “Bu Nor” Ponorogo. Usaha ini memiliki potensi besar berkat cita rasa otentik dan kualitas produk yang terjaga. Namun, terdapat beberapa permasalahan utama, seperti belum memiliki website resmi yang mampu menampilkan produk dengan baik, kurangnya pengetahuan tentang cara membuat dan mengelola website, serta strategi pemasaran digital yang belum terintregasi, sehingga jangkauan pasar masih terbatas. Tujuan dari PKM ini yaitu dirancang agar Krecek Kerupuk Bu Nor dapat memiliki website yang dikelola secara profesional untuk meningkatkan jangkauan pemasaran, membangun citra merek yang kuat, dan mendukung pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan. Metode yang diterapkan mencakup pendampingan dalam digitalisasi pemasaran, pelatihan pengelolaan website sebagai media promosi, serta strategi peningkatan jangkauan pasar. Hasil dari pendampingan ini menunjukkan bahwa mitra mengalami peningkatan pemahaman dan keterampilan dalam pemasaran digital. Website yang dikembangkan mampu memperluas jangkauan pemasaran produk di luar wilayah sekitar. Dengan adanya digitalisasi pemasaran, usaha ini memiliki peluang lebih besar untuk meningkatkan volume penjualan dan daya saing di pasar yang lebih luas.
Peningkatan Kualitas Produk Melalui Optimalisasi Sistem Keamanan Pangan dan Kandungan Gizi di UM Savira Frozen Food: Improving Product Quality Through Optimizing the Food Safety System and Nutritional Content at UM Savira Frozen Food Utomo, Bambang Setyo; Urrosyidin, Mohammad Syifa; Zuhroh, Ainun Amalia; Lahuri, Setiawan bin; Kamaluddin, Imam
Jurnal Abdimas Le Mujtamak Vol. 5 No. 1 (2025): Le MUJTAMAK 2025: Januari - Juni
Publisher : Universitas Islam Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46257/jal.v5i1.1168

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada para pekerja di bidang usaha mikro makanan “Savira Frozen Food” mengenai aspek keamanan pangan dan kualitas pangan yang berkaitan dengan kandungan gizi. Terdapat tantangan yang dihadapi oleh UM Savira Frozen Food yaitu kurangnya pemahaman tentang standar keamanan pangan, yang dapat berpotensi membahayakan kesehatan konsumen. Selain itu, terdapat kekurangan informasi mengenai kandungan gizi produk, yang berdampak pada daya tarik di pasar yang semakin peduli terhadap kesehatan. Juga, tidak adanya panduan praktis untuk memperbaiki kualitas produk tanpa mengurangi efisiensi produksi menjadi masalah yang perlu diatasi. Dalam pelaksanaan pengabdian ini, digunakan metode ceramah, diskusi kelompok, analisis laboratorium, dan pendampingan. Kegiatan ini ditujukan kepada tiga pekerja penjamin mutu di industri UM Savira Frozen Food. Hasil dari pengabdian ini menunjukkan bahwa masyarakat memperoleh pelatihan mengenai keamanan pangan dan dilakukan analisis laboratorium terhadap zat gizi dalam produk Frozen Food, yang nantinya akan dicantumkan pada kemasan produk di bagian informasi gizi, sehingga dapat meningkatkan kualitas dan kepercayaan konsumen.
Pemberdayaan Santri dalam Pengeloaan Akun Youtube sebagai Wakaf Produktif Pesantren Darul Hikmah Ponorogo Muhammad Irkham Firdaus; Alafianta, Novan Fatchu; Utomo, Bambang Setyo; Wahyudi, Fajar Satriyawan
Jurnal Aksi Afirmasi Vol. 5 No. 1 (2024): February 2024
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35897/jurnalaksiafirmasi.v5i1.1223

Abstract

Mitra dalam pengabdian masyarakat ini adalah pondok Pesantren Darul Hikmah Ponorogo. Yang mana Pesantren ini merupakan lembaga yang berbasis wakaf, sehingga seluruh aset pada Pesantren tersebut adalah aset wakaf. Salah satu aset wakaf yang berpotensi untuk dikembangkan adalah channel YouTube Darul Himah TVJadi kegitan pengabdian masyarakat ini adalah tindak lanjut dari kegiatan mitra, yang bertujuan meningkatkan pengetahuan dan manajemen pengelolan wakaf produktif yang berupa konten YouTube, dan sekaligus melatih pembuatan konten video yang lebih menarik, sehingga dapat mendukung tujuan utama PKM ini yaitu keberlangsungan Ekonomi Digital. Akan tetapi terdapat beberapa permasalahan yang dihadapi oleh pihak mitra, pertama permasalahan pengetahuan, dimana pihak mitra minim pemahaman dan kesadarannya dalam mengelola wakaf produktif berupa konten video YouTube, serta minimnya skill dan kreatifitas santri dalam membuat konten video. Kedua permasalahan manajemen, minimnya keaktifan santri dalam memberdayakan channel Darul Hikmah TV Maka solusi yang ditawarkan dalam mengatasi permasalahan-permasalahan tersebut adalah mengupayakan meningkatkan pemahaman santri terhadap pengelolaan wakaf produktif yang berupa konten video YouTube, serta meningkatkan keaktifan, skill, dan kreatifitas santri dalam pembuatan konten video. Motede yang digunakan adalah penyuluhan terhadap penggolaan wakaf produktif yang berupa konten video YouTube, pelatihan skill dan kreativitas pembuatan konten video, dan pendampingan dalam mengupayakan keaktivan santri.
The PENGUATAN DAYA SAING UMKM KRUPUK BU NOR MELALUI PELATIHAN KEAMANAN PANGAN DAN GIZI Kurniawan, Dhika Amalia; Utomo, Bambang Setyo; Zuhroh, Ainun Amalia; Umam, Khoirul; Cahyani, Meitria
Jurnal Abdimas Sang Buana Vol 6 No 1 (2025): Jurnal Abdimas Sang Buana - Mei
Publisher : LPPM Universitas Sangga Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32897/abdimasusb.v6i1.4109

Abstract

This Community Service aims to provide training and guidance to the workers or food handlers at UM Krecek Krupuk "Bu Nor" on food safety and food quality related to nutritional content. The issues faced by UM Krecek Krupuk "Bu Nor" industry include a lack of understanding regarding food safety standards, which could affect consumer health. Additionally, there is a lack of information about the nutritional content of the products, reducing their appeal in a market that is becoming increasingly health-conscious. Furthermore, there is no practical guide for improving product quality without compromising production efficiency. This community service utilizes methods such as lectures, focus group discussions, laboratory analysis, and mentoring. The target group for this activity consists of three workers from the UM Krecek Krupuk "Bu Nor" industry. The outcome of this community service is that the participants received food safety training and laboratory testing of the nutritional content of the Krecek Krupuk, which will be displayed on the product packaging in the nutrition information section, thereby enhancing competitiveness and consumer trust.
PENGEMBANGAN KAMPUNG BAMBU DESA MOJOREJO SEBAGAI SENTRA KERAJINAN BAMBU MELALUI PENERAPAN IPTEKS, PRODUKSI INOVASI, DAN PEMANFAATAN DIGITAL Rusli, Lathiefa; Muslih, Mohammad; Utomo, Bambang Setyo; Alfadla, Maya Tsurroya; Diannita, Rindang; Aini, Nur
Jurnal Abdi Insani Vol 11 No 4 (2024): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v11i4.2142

Abstract

Each village has its own history and potential to be used as a basis for implementing village development and development, one of which is Mojorejo Village, Jetis District, Ponorogo Regency. In order to develop the potential of their region, the community plays an active role in utilizing regional assets in the form of bamboo plants to be processed into handicrafts. However, craftsmen face several problems, including the low quality and quantity of bamboo production in Mojorejo Village. Apart from that, the process of making bamboo crafts is quite long, making craftsmen complain of low back pain, which can stop the process of making crafts. The ABCD method is used in this PKM journal as a more objective approach to what constitutes an asset in an area and its development. The results obtained are that in developing Mojorejo Village into a bamboo village, there needs to be socialization activities, training and assistance as well as training for all stakeholders including the community (as bamboo craftsmen), the management of Bamboe Village and Studio Deling, as well as the participation of the Mojorejo Village Government to support the continued development of Village potential.
Co-Authors Abda Abda Aditya Fahmi Nurwahid Agung Wicaksono Agustin Rani Nurfadila Ahmad Ma’ruf Muzaidin Arrosit Ahmad Saifulloh Akhmad Rosihan Alafianta, Novan Fatchu Alde Mulia Putra Alfianandra Wafiq Pradana Arief Rahmawan Aziz Mustafa Aziz Musthafa Danial Khaled Syamna Darwadi MS Dhika Amalia Kurniawan Diah Rukmini Dimas Abdillah Azzam Dwi Ardiyanti Eka Rosanti Eko Nur Cahyo Fadel, Abdi Nur Rasyid Fahmi Ziaulhaq Fairuzzabadi Fairuzzabadi Fairuzzabadi, Fairuzzabadi Fajar Satriyawan Wahyudi Fandi Avista Baihaqi Fandi Avista Baihaqi Zein Farhan, Muhammad Syahrul Fathul Qorib Fatkhi Hibatullah Hafidlatul Fauzuna Harahap, Ali Musa Harjono, Muhammad Fahrezi Hartomi Maulana Ida Susilowati Imam Kamaluddin Khoirul Umam Khurun'in Zahro' Lathiefa Rusli Lutfy Ditya Cahyanti, Lutfy Ditya Makhasi, Ghifari Yuristiadhi Masyhari Manshuri, M Fahmi Maulana, Risal Maya Tsuroya Alfadla Meitria Cahyani Mohamad Abiyyu Althof Mohammad Abdul Hamid Alfarizi Mohammad Latief Mohammad Luthfi Mohammad Muslih Muhammad Irkham Firdaus Muhammad Rizky Ramadhani Muliyati Novi Rizka Amalia NUR AINI Nur Aini Nuraini Nurhana Marantika Nurhana Marantika Nurul Azizah Pawito Pawito Pawito Pawito Ratih Andhika Akbar Rahma Rindang Diannita RM. Akbar Mulia Putra Diponegoro Rukmini, Diah Ryan Maulana Husen Saifudin, Muhlis Salsabila, Unik Hanifah Setiawan, Veri Sidiq Rifai Syahdul Iman Syamsuri Tajuddin, Irfan Tubagus Novalul Barokah Umi Isnatin Urrosyidin, Mohammad Syifa Vina Fithriana Wibisono Wahyudi, Fajar Satriyawan Widagdho, Aryo Yoka Pradana Zuhroh, Ainun Amalia