Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Strategi Komunikasi Pengurus Rayon dalam Menanamkan Nilai Panca Jiwa terhadap Santri Baru Fatkhi Hibatullah; Bambang Setyo Utomo
Sahafa Journal of Islamic Communication Vol. 6 No. 2 (2024): Sahafa Journal of Islamic Communication
Publisher : Universitas Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/sjic.v6i2.11562

Abstract

Peran komunikasi sangatlah penting dalam suatu proses kegiatan di dunia ini. Salah satunya dalam lembaga pendidikan, lembaga pendidikan merupakan hal yang sangat penting dalam mencapai keberhasilan proses pendidikan karena lembaga berfungsi sebagai mediator dalam mengatur jalannya pendidikan. Oleh karena itu, peran suatu komunikasi sangatlah penting, karena berperan besar dalam menjalankan proses sosialisasi peserta didik dengan lingkungan masyarakat, untuk tercapainya nilai-nilai pendidikan yang tertanam dalam diri peserta didik. Sebagai salah satu lembaga pendidikan yang berbasis pesantren, Pondok Modern Darussalam Gontor Kampus 2 memiliki sistem dan nilai-nilai pendidikan yang sangat berbeda dari lembaga pendidikan yang lainnya, nilai-nilai tersebut terbentuk pada panca jiwa yang menjadi asas kehidupan bagi setiap orang yang berada di PMDG. Jenis penelitian yang peneliti gunakan adalah penelitian kualitatif dengan metode studi kasus, dengan menggunakan tiga teknik pengumpulan data, yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian yang dilakukan, ialah: Pertama,  dari observasi  terdapat 3 masalah yang dihadapi satri baru: pertama adalah pengaruh santri lama, kedua adalah masih adanya kebiasaan dari rumah, dan ketiga adalah gagalnya adaptasi santri baru dengan aktivitas di PMDG Kampus 2. Kedua, pengurus rayon merencanakan suatu strategi komunikasi untuk menanamkan nilai panca jiwa, dengan menggerakan setiap komponen yang bertanggung jawab atas santri baru. Ketiga, pelaksanaan dari setiap strategi komunikasi yang telah direncanakan. Keempat, melakukan evaluasi atas setiap kegiatan yang dilaksanakan dalam menanamkan nilai panca jiwa. Kelima, melaporkan setiap kegiatan yang telah dilaksanakan kepada staf pengasuhan santri dan pembimbing rayon, untuk melihat kekurangan, dan menjadikan setiap kegiatan yang baik sebagai gambaran untuk kegiatan-kegiatan setelahnya.
MANAJEMEN KRISIS DINAS KESEHATAN PONOROGO DALAM MENGHADAPI COVID-19 VARIAN BARU OMICRON Bambang Setyo Utomo; Alfianandra Wafiq Pradana; Fandi Avista Baihaqi; Mohamad Abiyyu Althof; Agung Wicaksono; Fahmi Ziaulhaq
Jurnal Komunikasi dan Budaya Vol 3 No 1 (2022): Jurnal Komunikasi dan Budaya
Publisher : Universitas Baturaja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54895/jkb.v3i1.1399

Abstract

The emergence of a new covid-19 variant (Omicron) has had a real impact in Ponorogo. In an effort to overcome the crisis that occurs, it is necessary to pay special attention and handling to the authorities or the community. The health Office as an institution that is at the forefront in responding to health issues must act quickly before the issue develops into a continuing crisis phenomenon. One of the phenomena of the communication crisis in this pandemic era is the emergence of an excessive concern about the impact of the spread of disease and also the policies made by authorized institutions. Referring to the theory expressed by W. Thompson regarding the 4R (Readiness, Radar, Response, Recovery) in responding to a crisis. The purpose of this study was to determine the crisis management strategy of the Ponorogo Health Service in dealing with the issue of the Omicron Variant Covid-19 crisis. This research is qualitative research with descriptive method. Various data collection processes are carried out both primary and secondary, such as: conducting in-depth interviews with the head of the P2P Health Office, taking documentation of the level of affected patients in Ponorogo. The results of this study indicate that the crisis management carried out by the Ponorogo Health Service in dealing with the new variant of Omicron is in accordance with Thompson's 4R theory stage.
Pemberdayaan Santri dalam Pengeloaan Akun Youtube sebagai Wakaf Produktif Pesantren Darul Hikmah Ponorogo Muhammad Irkham Firdaus; Novan Fatchu Alafianta; Bambang Setyo Utomo; Fajar Satriyawan Wahyudi
Jurnal Aksi Afirmasi Vol. 5 No. 1 (2024): Edisi 7
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35897/jurnalaksiafirmasi.v5i1.1223

Abstract

Mitra dalam pengabdian masyarakat ini adalah pondok Pesantren Darul Hikmah Ponorogo. Yang mana Pesantren ini merupakan lembaga yang berbasis wakaf, sehingga seluruh aset pada Pesantren tersebut adalah aset wakaf. Salah satu aset wakaf yang berpotensi untuk dikembangkan adalah channel YouTube Darul Himah TVJadi kegitan pengabdian masyarakat ini adalah tindak lanjut dari kegiatan mitra, yang bertujuan meningkatkan pengetahuan dan manajemen pengelolan wakaf produktif yang berupa konten YouTube, dan sekaligus melatih pembuatan konten video yang lebih menarik, sehingga dapat mendukung tujuan utama PKM ini yaitu keberlangsungan Ekonomi Digital. Akan tetapi terdapat beberapa permasalahan yang dihadapi oleh pihak mitra, pertama permasalahan pengetahuan, dimana pihak mitra minim pemahaman dan kesadarannya dalam mengelola wakaf produktif berupa konten video YouTube, serta minimnya skill dan kreatifitas santri dalam membuat konten video. Kedua permasalahan manajemen, minimnya keaktifan santri dalam memberdayakan channel Darul Hikmah TV Maka solusi yang ditawarkan dalam mengatasi permasalahan-permasalahan tersebut adalah mengupayakan meningkatkan pemahaman santri terhadap pengelolaan wakaf produktif yang berupa konten video YouTube, serta meningkatkan keaktifan, skill, dan kreatifitas santri dalam pembuatan konten video. Motede yang digunakan adalah penyuluhan terhadap penggolaan wakaf produktif yang berupa konten video YouTube, pelatihan skill dan kreativitas pembuatan konten video, dan pendampingan dalam mengupayakan keaktivan santri.
Strategi Marketing Public Relations dalam Meningkatkan Penghimpunan Dana Pada LAZISWAF UNIDA Gontor Utomo, Bambang Setyo; Farhan, Muhammad Syahrul
Indonesian Social Science Review Vol. 2 No. 2 (2024)
Publisher : Yayasan Lentera Avanya Nagari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61105/issr.v2i2.104

Abstract

This study aims to determine the marketing public relations strategy of the Amil Zakat Infak Sedekah and Waqf Institution (LAZISWAF) UNIDA Gontor in increasing fundraising for 6 periods. This research uses a qualitative approach with a case study method. The results of this study indicate that LAZISWAF UNIDA Gontor has conducted marketing public relations in increasing fundraising from the theory of marketing public relations proposed by Thomas L. Harris that three ways strategy: push, pull and pass. Push strategy LAZISWAF UNIDA Gontor conducts door to door donations around student dormitories, jabi recycling around lecturers' homes, distributing one day one story posters to student groups via whatsapp and Instagram. Pull strategy LAZISWAF UNIDA Gontor does advertising in the form of bulletins and posters, as well as through billboards, and publishes on social media such us Instagram, Youtube, and websites. Pass strategy LAZISWAF UNIDA Gontor conducts social programs such as: Qur'an waqf, UNIDA cares about natural disasters, and Zakat and Waqf Studies. The implication of these findings suggests that a well-rounded marketing public relations strategy, combining push, pull, and pass approaches, can significantly enhance fundraising efforts over multiple periods.   Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi marketing public relations  Lembaga Amil Zakat Infak Sedekah dan Wakaf (LAZISWAF) UNIDA Gontor dalam meningkatkan penghimpunan dana selama 6 periode. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa LAZISWAF UNIDA Gontor telah melakukan marketing public relations dalam meningkatkan penghimpunan dana dari teori marketing public relations yang dikemukakan oleh Thomas L. Harris yaitu three ways strategy: push, pull dan pass. Push strategy LAZISWAF UNIDA Gontor melakukan donasi secara door to door keliling asrama mahasiswa, daur jabi keliling kerumah dosen, menyebarkan poster one day one story ke grup-grup mahasiswa melalui whatsapp dan instagram. Pull strategy LAZISWAF UNIDA Gontor melakukan periklanan berupa bulletin dan poster, serta melalui baliho, dan melakukan publikasi di media sosial seperti Instagram, Youtube, dan website. Pass strategy LAZISWAF UNIDA Gontor melakukan program sosial seperti: wakaf Al-Qur’an, UNIDA peduli bencana alam, dan Kajian Zakat dan Wakaf. Implikasi dari temuan ini adalah bahwa strategi PR yang menyeluruh, menggabungkan pendekatan push, pull, dan pass, dapat secara signifikan meningkatkan upaya penggalangan dana selama berbagai periode.
Pelatihan Keamanan dan Mutu Pangan Industri Rumah Tangga-Usaha Mikro Frozen Food Amilia Yuni Damayanti; Syamsuri; Agustin Rani Nurfadila; Arief Rahmawan; Bambang Setyo Utomo; Aziz Musthafa
Gotong Royong : Jurnal Pengabdian, Pemberdayaan Dan Penyuluhan Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): Gotong Royong (JP3KM) Desember 2024
Publisher : Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/jp3km.v4i1.60

Abstract

Pengabdian  Kepada  Masyarakat  ini bertujuan  untuk  mendampingi dan membina para pekerja atau penjamah makanan di Savira Home Made Frozen Food dalam hal keamanan pangan dan mutu pangan terkait kandungan zat gizi.  Permasalahan yang dihadapi industri rumah tangga produk pangan olahan beku bahwa produk berisiko tinggi (high risk) yang memerlukan penanganan yang tepat, terutama pengaturan suhu yang tepat mulai dari proses produksi hingga ke tangan konsumen. Keamanan dari produk frozen food ini salah satunya dipengaruhi oleh suhu produk saat proses distribusi maupun penyimpanan, serta kandungan zat gizinya. Pengabdian kepada masyarakat ini menggunakan metode ceramah, forum group discussion, analisis laboratorium dan pendampingan.  Sasaran kegiatan pengabdian 3 pekerja penjamah makanan frozen food. Hasil  dari  pengabdian  kepada  masyarakat  ini bahwa masyarakat mendapatkan pelatihan keamanan pangan dan dilakukan analisis uji laboratorium zat gizi pada frozen food yang nantinya akan ditampilkan pada kemasan produk di bagian informasi gizi. Label gizi dapat meningkatkan daya saing dan kepercayaan konsumen.  
EDUKASI MANFAAT LATIHAN PEREGANGAN SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN KELUHAN MUSCULOSKELETAL DISORDERS (MSDs) PADA PENGRAJIN ANYAMAN BAMBU DESA MOJOREJO PONOROGO Mohammad Muslih; Rindang Diannita; Nuraini; Lathiefa Rusli; Bambang Setyo Utomo; Ahmad Ma’ruf Muzaidin Arrosit; Maya Tsuroya Alfadla
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Musculoskeletal Disorders (MSDs) are disorders related to the nervous system, ligaments, muscle tissue, tendons, cartilage, bone structure and blood vessels. Musculoskeletal Disorders (MSDs) are an occupational disease whose symptoms can include pain, swelling, and even numbness. The aim of this Community Service is an effort to increase craftsmen's understanding of the risks of Musculoskeletal Disorders (MSDs), as well as education on the urgency of stretching exercises as a preventive measure to prevent work-related diseases. The method used in this Community Service is Participatory Action Research (PAR) which was carried out on bamboo woven craftsmen in Mojorejo Village, Jetis District, Ponorogo Regency, East Java. The Community Service activity program includes stretching exercises together with Mojorejo Village Bamboo weaving craftsmen, as well as Occupational Safety and Health training. The results of this Community Service are increased understanding regarding Musculoskeletal Disorders (MSDs) and Occupational Safety and Health, as well as education regarding stretching exercises, so that craftsmen can stretch independently to improve physical fitness and prevent work-related diseases. Keywords: Occupational Safety and Health, Stretching Exercises, Musculoskeletal Disorders (MSDs) Abstrak Musculoskeletal Disorders (MSDs) adalah gangguan yang berkaitan dengan sistem syaraf, ligamen, jaringan otot, tendon, kartilago, struktur tulang, dan pembuluh darah. Musculoskeletal Disorders (MSDs) merupakan salah satu penyakit akibat kerja dengan gejalanya dapat berupa nyeri, bengkak, bahkan mati rasa. Tujuan Pengabdian kepada Masyarakat ini adalah sebagai upaya meningkatkan pemahaman pengrajin terhadap risiko Musculoskeletal Disorders (MSDs), serta edukasi urgensi dari latihan peregangan sebagai salah satu langkah preventif mencegah penyakit akibat kerja. Metode yang digunakan pada Pengabdian kepada Masyarakat ini adalah Participatory Action Research (PAR) yang dilakukan pada pengrajin anyaman bambu di Desa Mojorejo, Kecamatan Jetis, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur. Program kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat antara lain latihan peregangan bersama dengan pengrajin anyaman bambu Desa Mojorejo, serta pelatihan Keselamatan dan Kesehatan Kerja. Hasil dari Pengabdian kepada Masyarakat ini adalah peningkatan pemahaman terkait Musculoskeletal Disorders (MSDs) dan Keselamatan dan Kesehatan Kerja, serta edukasi terkait latihan peregangan, agar pengrajin dapat secara mandiri melakukan peregangan untuk meningkatkan kebugaran jasmani dan mencegah penyakit akibat kerja. Kata Kunci: Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Latihan Peregangan, Musculoskeletal Disorders (MSDs)
Pendampingan Pembelajaran Bahasa Arab Dasar dan Al-Qur’an pada Anak di Madrasah Diniyah Al-Makali, Desa Serangan, Kabupaten Ponorogo Utomo, Bambang Setyo; Saifudin, Muhlis; Fadel, Abdi Nur Rasyid; Harjono, Muhammad Fahrezi
Journal of Indonesian Society Empowerment Vol. 2 No. 2 (2024): December
Publisher : Yayasan Lentera Avanya Nagari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61105/jise.v2i2.88

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini direalisasikan dengan program pendampingan belajar yang terfokus pada Pendampingan belajar bahasa arab dengan metode mubasyirah (langsung) dan pembelajaran al-qur’an. metode langsung merupakan interaksi langsung antara guru dan siswa dan diikuti dengan evaluasi secara berkala untuk melihat perkembangan siswa. Kegiatan ini dilakukan di Madrasah Diniyah Al-Makali yang terletak di Desa Serangan, Kabupaten Ponorogo. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menerapkan metode mubasyirah dalam pembelajaran bahasa arab di madrasah diniyah tersebut sehingga dapat dicapai hasil pembelajaran yang maksimal dan anak-anak dapat memahami bahasa Arab dan membaca Al-Qur'an dengan baik dan benar. Masalah utama yang dihadapi anak ketika mendegar bahasa arab yaitu paradigma bahwa bahasa arab itu sangat sulit untuk dipahami dan dipelajari. Hal tersebut bepengaruh terhadap minat dan semangat anak untuk mempelajari bahasa arab sehingga tidak dapat mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan pengabdian ini merupakan program KKN Universitas Darusssalam Gontor kelompok 11 dengan jumlah 9 orang. Hasil akhir dari pendampingan ini adalah terbuatnya buku ajar bahasa arab guna memudahkan para guru untuk melanjutkan metode mubasyirah agar kemampuan para peserta didik dapat meningkat dan diharapkan kepada anak-anak bisa belajar dengan penuh semangat, ceria, nyaman, dan mampu memahami materi yang disampaikan. This community service activity is realized with a learning assistance program that focuses on Arabic language learning assistance with the Mubasyirah (Direct) method and Al-Qur'an learning. The direct method is a direct interaction between teachers and students and is followed by periodic evaluations to see student progress. This activity was carried out at Madrasah Diniyah Al-Makali which is located in Serangan Village, Ponorogo Regency. The purpose of this activity is to apply the mubasyirah method in Arabic language learning in the madrasah so that maximum learning results can be achieved and children can understand Arabic and read the Qur'an properly and correctly. The main problem faced by children when hearing Arabic is the paradigm that Arabic is very difficult to understand and learn. This affects children's interest and enthusiasm for learning Arabic so that they cannot apply it in their daily lives. This service activity is a program of the University of Darusssalam Gontor KKN group 11 with a total of 9 people. The final result of this assistance is the making of Arabic textbooks to make it easier for teachers to continue the mubasyirah method so that the ability of students can increase and it is hoped that children can learn with enthusiasm, cheerful, comfortable, and able to understand the material presented.
Pendampingan Kelompok Sadar Wisata Desa Pager dalam Pengembangan Wisata Alam Melalui Social Media Marketing Utomo, Bambang Setyo; Setiawan, Veri; Pradana, Yoka; Amalia, Novi Rizka; Manshuri, M Fahmi; Widagdho, Aryo; Marantika, Nurhana
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v6i1.4183

Abstract

Pendampingan penggunaan social media marketing untuk pariwisata bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada mitra tentang pentingnya memanfaatkan media sosial sebagai sarana pemasaran destinasi wisata. Pendampingan pemanfaatan sosial media marketing ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut dari observasi yang dilakukan oleh tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM). Tim PkM melihat adanya kebutuhan untuk memperluas informasi tentang keberadaan wisata alam Sendang Bulus yang terletak di Desa Pager, Kecamatan Bungkal, Ponorogo, Jawa Timur, sehingga harapanya adalah dapat meningkatkan jumlah pengunjung wisata alam Sendang Bulus. Pendampingan pemanfaatan sosial media marketing ini dilaksanakan dengan metode metode Community–Based Participatory Research (CBPR). Metode ini menempatkan masyarakat sebagai mitra, dengan mengedepankan prinsip-prinsip pemberdayaan masyarakat, kolaborasi, dan perubahan sosial. Pendampingan manajemen media sosial bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mitra dalam mengelola akun media sosial Instagram khususnya. Dalam proses pelatihan ini, diberikan materi tentang cara melakukan manajemen media sosial, diantaranya meningkatkan followers, strategi pengelolaan konten, strategi meningkatkan engagement dan mengevaluasi penggunaan media sosial. Adapun tujuan dilakukannya pengabdian ini yaitu (1) agar pemahaman dan kemampuan Sumber Daya Manusia (SDM) yang mampu melaksanakan aktivitas promosi melalui media sosial, dan (2) meningkatkan kemampuan kualitas media promosi sehingga diharapkan dapat meningkatkan jumlah pengunjung obyek wisata Sendang Bulus. Dari hasil evaluasi pengabdian masyarakat melalui pre-test dan post-test secara umum pemahaman peserta PkM mengenai teknologi informasi, pemasaran digital sudah cukup baik. Pemahaman mitra PkM mengenai konsep pariwisata meningkat menjadi 86,7%. Pemahaman peserta pelatihan pada promosi pariwisata meningkat menjadi 100%. Selanjutnya pemahaman mengenai perilaku wisatawan meningkat 100%, sedangkan pada karakteristik media sosial, manfaat media sosial dan tentang cara membuat serta memelihara akun media sosial meningkat 100%
PESAN DAKWAH K.H. HASAN ABDULLAH SAHAL DALAM LIRIK LAGU KEMBALILAH” Pradana, Yoka; Utomo, Bambang Setyo
ORASI: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Vol 11, No 2 (2020): Desember 2020
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/orasi.v11i2.6895

Abstract

ABSTRAK Musik merupakan media komunikasi berisi pesan yang dituangkan dalam teks lirik lagu. Salah satu pesan dituangkan dalam lirik lagu biasanya adalah pesan dakwah. Lagu kembalilah ciptaan K.H. Hasan Abdullah Sahal pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor adalah salah satu lagu yang populer dimasa pandemi covid-19. Lagu ini diciptakan untuk mengajak masyarakat bertaubat kembali pada Allah SWT ditengah wabah covid-19. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe interpretif (penafsiran) dengan menganalisis lirik lagu kembalilah, yang terdiri dari empat bait. Menggunakan pendekatan semiotik Ferdinand de Sausure lirik lagu dianalisi dari aspek signifier (tanda) dan signified (petanda). Hasil temuan penelitian menunjukkan bahwa lagu kembalilah bermuatan pesan dakwah tentang informasi nikmat dari Allah SWT yang tidak terhitung, peringatan tentang kufur nikmat, ajakan kembali bertaubat dari kufur nikmat dan peringatan tentang azab dari kufur nikmat. Artikel ini memberikan kontribusi bahwa pesan dakwah dalam karya seni (lirik lagu) kembalilah merupakan pesan dakwah yang bersumber dari Al-quran.
Pendampingan Strategis untuk Meningkatkan Usaha Mikro Krecek Kerupuk “Bu Nor” Ponorogo Melalui Pemasaran Digital Berbasis Website Musthafa, Aziz; Utomo, Bambang Setyo; Wibisono, Vina Fithriana; Lahuri, Setiawan bin; Cahyo, Eko Nur
Abdimas Galuh Vol 7, No 1 (2025): Maret 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v7i1.18091

Abstract

Usaha mikro memiliki peran krusial dalam perekonomian Indonesia, terutama dalam menciptakan lapangan kerja dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Namun, banyak usaha mikro masih menghadapi tantangan dalam pengelolaan bisnis, khususnya dalam aspek produksi dan pemasaran. Salah satu contoh usaha mikro yang mengalami kendala tersebut adalah usaha Krecek Krupuk “Bu Nor” Ponorogo. Usaha ini memiliki potensi besar berkat cita rasa otentik dan kualitas produk yang terjaga. Namun, terdapat beberapa permasalahan utama, seperti belum memiliki website resmi yang mampu menampilkan produk dengan baik, kurangnya pengetahuan tentang cara membuat dan mengelola website, serta strategi pemasaran digital yang belum terintregasi, sehingga jangkauan pasar masih terbatas. Tujuan dari PKM ini yaitu dirancang agar Krecek Kerupuk Bu Nor dapat memiliki website yang dikelola secara profesional untuk meningkatkan jangkauan pemasaran, membangun citra merek yang kuat, dan mendukung pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan. Metode yang diterapkan mencakup pendampingan dalam digitalisasi pemasaran, pelatihan pengelolaan website sebagai media promosi, serta strategi peningkatan jangkauan pasar. Hasil dari pendampingan ini menunjukkan bahwa mitra mengalami peningkatan pemahaman dan keterampilan dalam pemasaran digital. Website yang dikembangkan mampu memperluas jangkauan pemasaran produk di luar wilayah sekitar. Dengan adanya digitalisasi pemasaran, usaha ini memiliki peluang lebih besar untuk meningkatkan volume penjualan dan daya saing di pasar yang lebih luas.