Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Utilization Of Learning Management Systems (Lms) And Artificial Intelligence (Ai) In Supporting Authentic Assessment In Arabic Language Learning: A Descriptive Study Uyun Thayyibah; Ira Ainul Latifah; Ubaid Ridlo; Raswan
Jurnal Pendidikan Bahasa Arab Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal At-Ta'bir Jurnal Pendidikan Bahasa Arab
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Muhammadiyah Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59829/3391dv27

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemanfaatan Learning Management System (LMS) dan kecerdasan buatan (AI) dalam mendukung asesmen autentik pembelajaran bahasa Arab. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain penelitian kepustakaan, data dikumpulkan melalui penelaahan literatur dari jurnal ilmiah, buku, laporan penelitian, dan artikel akademik yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LMS memberikan ruang yang sistematis dan terintegrasi bagi guru dalam merancang dan melaksanakan asesmen autentik berbasis portofolio, proyek, forum diskusi, rekaman audio, dan kuis interaktif untuk menilai keterampilan istima’, kalam, qirā’ah, dan kitābah secara kontekstual. Sementara itu, AI mampu memperkuat asesmen autentik melalui analisis otomatis, umpan balik instan, deteksi kesalahan bahasa, dan evaluasi adaptif menggunakan teknologi seperti Natural Language Processing (NLP) dan speech recognition. Penelitian ini juga menemukan tantangan berupa rendahnya literasi digital guru, keterbatasan infrastruktur, dan belum matangnya model AI bahasa Arab. Meski demikian, integrasi LMS dan AI menghadirkan peluang besar untuk mengembangkan asesmen bahasa Arab yang lebih efektif, personal, dan relevan di era digital. Studi ini memberikan implikasi penting bagi pengembangan pembelajaran bahasa Arab serta mendorong penelitian lanjutan yang lebih empiris. This study aims to describe the utilization of Learning Management Systems (LMS) and Artificial Intelligence (AI) in supporting authentic assessment in Arabic language learning. Employing a descriptive qualitative approach with a library research design, data were collected through an extensive review of scholarly journals, books, research reports, and academic articles. The findings indicate that LMS provides a systematic and integrated digital environment for teachers to design and implement authentic assessments through portfolios, projects, discussion forums, audio submissions, and interactive quizzes, allowing for contextual evaluation of listening, speaking, reading, and writing skills. Meanwhile, AI enhances authentic assessment by offering automated analysis, instant feedback, error detection, and adaptive evaluation through technologies such as Natural Language Processing (NLP) and speech recognition. The study also identifies several challenges, including limited digital literacy among teachers, inadequate technological infrastructure, and the underdevelopment of Arabic-language AI models. Despite these challenges, the integration of LMS and AI offers significant opportunities to develop more effective, personalized, and contextually relevant assessment models in Arabic language education. This research provides meaningful implications for Arabic language pedagogy and encourages further empirical studies.
Pembelajaran Bahasa Arab Berbasis Higher Order Thinking Skills (Hots) Pada Kurikulum Merdeka Shadiqul Wahdi; Mohammad Rizqi Alif Syuhada’; Ubaid Ridlo; Raswan
Jurnal Pendidikan Bahasa Arab Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal At-Ta'bir Jurnal Pendidikan Bahasa Arab
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Muhammadiyah Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59829/7ydfcz22

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pembelajaran bahasa Arab berbasis Higher Order Thinking Skills (HOTS) dalam konteks Kurikulum Merdeka. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan metode studi pustaka yang menelaah berbagai literatur terkait konsep HOTS, strategi penyusunan soal, serta implementasinya dalam pembelajaran bahasa Arab. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan HOTS dalam pembelajaran bahasa Arab memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis, kreatif, analitis, serta problem solving peserta didik. Selain itu, integrasi HOTS sejalan dengan Profil Pelajar Pancasila yang menekankan kompetensi adaptif, kolaboratif, dan kreatif sebagai bekal menghadapi tantangan abad ke-21. Namun, penerapannya menghadapi sejumlah kendala seperti keterbatasan sumber daya, kurangnya bahan ajar kontekstual, serta rendahnya motivasi siswa. Oleh karena itu, diperlukan peran aktif guru dalam mengembangkan strategi pembelajaran, penyusunan soal berbasis HOTS, serta pemanfaatan media pembelajaran inovatif. Dengan demikian, pembelajaran bahasa Arab berbasis HOTS dalam Kurikulum Merdeka tidak hanya meningkatkan penguasaan bahasa, tetapi juga membentuk peserta didik yang kritis, kreatif, dan berkarakter.
PENGEMBANGAN INSTRUMEN EVALUASI MAHARAH QIRA’AH: Indonesia Lazuardi, Fajar; Zhafir Al Hazmi, Muhammad; Ridlo, Ubaid; Raswan
As-Sulthan Journal of Education Vol. 2 No. 2 (2025): November
Publisher : As-Sulthan Journal of Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara komprehensif konsep, problematika, tahapan, dan instrumen penilaian Mahārah al-Qirā’ah (keterampilan membaca) dalam pembelajaran bahasa Arab. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research), data diperoleh melalui kajian berbagai literatur ilmiah seperti buku dan artikel jurnal. Analisis data menggunakan teknik analisis isi (content analysis) untuk menelaah konsep dan praktik pengembangan keterampilan membaca. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan membaca dalam bahasa Arab adalah proses bertahap, dimulai dari penguasaan aspek mekanis pada tahap permulaan hingga pemahaman makna secara mendalam pada tahap lanjutan. Kesenjangan kemampuan awal, lingkungan keluarga, dan rendahnya minat belajar merupakan problematika utama yang dihadapi. Untuk mencapai tujuan pembelajaran, penilaian Mahārah al-Qirā’ah harus bersifat bertingkat, meliputi tes dan non-tes, serta disesuaikan dengan tiga jenjang kemampuan (dasar, menengah, lanjut). Penilaian mencakup kemampuan melafalkan huruf, memahami makna leksikal dan kontekstual, menemukan ide pokok, hingga menerjemahkan dan mengkritisi isi teks. Penguasaan gramatika (nahwu dan sharaf) menjadi kunci penting dalam mencapai kemampuan membaca pemahaman tingkat lanjut.
Penilaian Ranah Psikomotor Dalam Pembelajaran Bahasa Arab Muhamad Fauzan Halim; Muhamad Fauzan Halim1, Husnaini Muhammad Makhluf; Raswan; Ubaid Ridho
Educational Journal Vol. 1 No. 2 (2026): JANUARI
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/y73fw822

Abstract

This study aims to describe and analyze students' psychomotor skills in Arabic language learning. The method used is descriptive qualitative, with data sources consisting of books and journal articles relevant to assessing the psychomotor domain in Arabic language learning. The research focuses on analyzing students' observable behavior, acting abilities, and language skills. The approach used is pedagogical-linguistic, emphasizing the relationship between language learning theory and the application of psychomotor skills across the four language domains (listening, speaking, reading, and writing). The results indicate that the psychomotor domain reflects students' ability to practice Arabic through Simpson's seven skill levels: perception, readiness, guided movement, mechanism, complex movement, adaptation, and origination. Assessment instruments used include worksheets, direct observation, and student portfolios. Therefore, psychomotor domain assessment plays a crucial role in assessing students' success in mastering Arabic language skills actively, communicatively, and applicably.