p-Index From 2021 - 2026
10.179
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Journal of Marine and Aquatic Sciences International Journal of Renewable Energy Development POSITRON PRISMA FISIKA BERKALA SAINSTEK Jurnal Sains dan Teknologi Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia JURNAL FISIKA Journal of Degraded and Mining Lands Management Jurnal Fisika Unand Jurnal Perikanan dan Kelautan JGE (Jurnal Geofisika Eksplorasi) JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN FISIKA AL BIRUNI Jurnal Geosaintek JOURNAL ONLINE OF PHYSICS Jurnal Fisika FLUX Jurnal Geocelebes Jurnal Teknologi Mineral dan Batubara JLBG (Jurnal Lingkungan dan Bencana Geologi) (Journal of Environment and Geological Hazards) Jurnal Geomine JIPF (Jurnal Ilmu Pendidikan Fisika) Acta Aquatica: Aquatic Sciences Journal INDONESIAN JOURNAL OF APPLIED PHYSICS BULLETIN OF THE MARINE GEOLOGY Buletin Sumber Daya Geologi Jurnal Laut Khatulistiwa JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Jurnal Geosains dan Teknologi Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat BULETIN AL-RIBAATH GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Geologi Kelautan: Media Hasil Penelitian Geologi Kelautan Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika Indonesian Review of Physics (IRiP) Jurnal Fisika dan Terapannya Abdimas Galuh: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Marine Kreatif Jurnal Geosains dan Remote Sensing (JGRS) Community Empowerment Journal of Ocean, Mechanical and Aerospace -science and engineering- (JOMAse) International Journal of Hydrological and Environmental for Sustainability Manfish Journal Jurnal Ilmu dan Inovasi Fisika Bina Bahari : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Wahana Fisika : Jurnal Fisika dan Terapannya Bulletin of Geology Geo-Image Journal
Claim Missing Document
Check
Articles

Pemetaan Daerah Rawan Longsor di Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat Roso Subarkah; Muhardi; Radhitya Perdhana
Geo-Image Journal Vol. 13 No. 2 (2024): Spatial - Ecological - Regional
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kabupaten Sanggau, Propinsi Kalimantan Barat memiliki topografi yang tergolong kasar dengan relief perbukitan. Tujuan Penelitian ini adalah untuk memetakan daerah rawan longsor di Kabupaten Sanggau. Parameter yang digunakan untuk memetakan daerah rawan longsor adalah jenis tanah, jenis batuan, kemiringan lereng, curah hujan, dan penggunaan lahan. Penelitian ini menggunakan metode skoring dan pembobotan. Peta daerah rawan longsor diperoleh dengan melakukan overlay pada seluruh parameter yang mempengaruhi longsor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daerah rawan longsor di Kabupaten Sanggau diklasifikasikan menjadi 4 kelas, yaitu rendah, sedang, tinggi, dan sangat tinggi. Adapun daerah rawan longsor di Kabupaten Sanggau yaitu kategori rendah dengan luas 34.106,53 Ha atau 2,93%, kategori sedang dengan luas 1.059.118,13 Ha atau 91,06%, kategori tinggi dengan luas 50.336,49 Ha atau 4,33%, dan kategori sangat tinggi dengan luas 19.580,12 Ha atau 1,68%. Daerah di Kabupaten Sanggau yang mempunyai kelas rawan longsor tinggi hingga sangat tinggi paling luas yaitu Kecamatan Melaiau dan Entikong, dengan luas masing-masing 15.836,20 Ha dan 14.022,47 Ha
Studi Pengaruh Curah Hujan dan Suhu Udara Terhadap Aridity Index di Kalimantan Barat Menggunakan Metode Thornthwaite Adiningsih, Nadia; Putra, Yoga Satria; Adriat, Riza; muhardi, muhardi; Zulfian, Zulfian
PRISMA FISIKA Vol 13, No 3 (2025): PRISMA FISIKA, Vol. 13, No. 03 (2025)
Publisher : FMIPA, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/pf.v13i3.66231

Abstract

Kalimantan Barat merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang dilalui oleh garis khatulistiwa dan memiliki tingkat kelembapan tinggi akibat curah hujan sepanjang tahun. Namun, suhu yang tinggi dan periode penurunan intensitas hujan dalam waktu yang lama pada wilayah ini dapat menyebabkan terjadinya kekeringan. Salah satu indeks yang digunakan untuk menilai tingkat kekeringan suatu wilayah adalah Aridity Index (AI) yang dihitung menggunakan metode Thornthwaite dengan mempertimbangkan rata-rata curah hujan dan suhu udara untuk menghitung evapotranspirasi potensialnya. Perhitungan AI menggunakan metode Thornthwaite telah berhasil dilakukan untuk periode 10 tahun (2012-2021) dan hasilnya menunjukkan bahwa tingkat kekeringan di wilayah Kalimantan Barat berdasarkan AI sangat dipengaruhi oleh besar curah hujan yang ditunjukkan oleh besar korelasi bernilai positif pada tahun 2014 sebagai tahun terkering dan 2016 sebagai tahun terbasah yaitu +0,99 dan +0,75. Suhu udara memiliki korelasi bernilai negatif yakni -0,94 dan -0,88 sebagai faktor yang juga berpengaruh secara langsung terhadap perubahan nilai indeks kekeringan berdasarkan AI.
Pemetaan Area Rawan Longsor Berbasis Sistem Informasi Geografis di Perkebunan Kelapa Sawit PT Hilton Duta Lestari Devi, Marsiana; Perdhana, Radhitya; Muhardi, Muhardi
PRISMA FISIKA Vol 13, No 3 (2025): PRISMA FISIKA, Vol. 13, No. 03 (2025)
Publisher : FMIPA, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/pf.v13i3.77773

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah memetakan area rawan longsor di perkebunan kelapa sawit IUP PT Hilton Duta Lestari. Pemetaan dilakukan menggunakan sistem informasi geografis dengan metode skoring dan tumpang tindih (overlay) terhadap parameter yang mempengaruhi longsor. Parameter tersebut terdiri dari lima jenis, yaitu curah hujan, kemiringan lereng, tutupan lahan, geologi, dan jenis tanah. Area rawan longsor diidentifikasi berdasarkan skor total yang diperoleh dari penjumlahan seluruh parameter dengan bobotnya masing-masing.   Area rawan longsor diklasifikasikan menjadi empat kelas, yaitu rendah, sedang, tinggi, dan sangat tinggi. Hasil pemetaan menunjukan area rawan longsor dengan kategori kerawanan rendah mempunyai luas 1.562,46 Ha (11,53%), kategori kerawanan sedang dengan luas 3.871,41 Ha (28,57%), kategori kerawanan   tinggi dengan luas 8.071,57 Ha (59,57%), dan kategori kerawanan sangat tinggi dengan luas 44,36 Ha (0,33%). Berdasarkan hasil pengolahan data menunjukan bahwa wilayah utara penelitian (estate dua) memiliki tingkat kerawanan yang lebih tinggi dibandingkan dengan wilayah selatan penelitian (estate satu).
UPAYA PENINGKATAN KESADARAN DALAM MITIGASI BENCANA KEKERINGAN MENGGUNAKAN METODE RESISTIVITAS DAN OBSERVASI LAPANG Susilo, Adi; Juwono, Alamsyah M.; Naba, Agus; Pamungkas, Mauludi Ariesto; Yudianto, Didik; Muhardi, Muhardi; Idmi, Mohammad Habibiy; Ilham, Ilham
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 6 (2025): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i6.35813

Abstract

Abstrak: Pengabdian ini bertujuan mengedukasi masyarakat tentang upaya mitigasi terhadap bencana kekeringan di wilayah desa setempat sehingga meningkatkan softskill masyarakat dalam menghadapi potensi bencana alam tersebut serta hardskill dalam pengelolaan air bersih yang efisien. Metode yang digunakan yaitu metode resistivitas sounding atau VES (Vertical Eletric Sounding). Kegiatan pengabdian diikuti oleh Tim Pengabdian Teknik Geofisika Universitas Brawijaya sekitar 5 orang dengan profil sebagai ahli geofisika dan ahli geologo, Yayasan SEMAIN sekitar 10 orang dengan kemampuan dalam menyelaraskan hubungan para ahli dan warga serta membantu dalam penyuluhan air bersih dan warga setempat sebagai pelaku dalam kegiatan. Hasil pengabdian diwujudkan dalam bentuk peta persebaran air tanah yang dapat digunakan dalam acuan pengeboran sumber mata air. Pemberian materi berupa ceramah dan praktik umum secara langsung dan berkala sehingga dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya air bersih. Tingkat persente pemahaman masyarakat sekitar rata-rata 19.2% sebelum dilakukan pengabdian dan meningkat rata- rata menjadi 89% setelah dilakukan pengabdian. Hal ini dibuktikan dengan penggunaan air bersih yang lebih efisien dibanding sebelumnya seperti penampungan air hujan perubahan kebiasaan penggunaan air bersih.Abstract: This community service aims to educate the community about mitigation efforts against drought disasters in the local village area so as to improve the community's soft skills in dealing with potential natural disasters as well as hard skills in efficient clean water management. The method used is the resistivity sounding method or VES (Vertical Electric Sounding). The community service activity was attended by the Brawijaya University Geophysical Engineering Community Service Team of around 5 people with profiles as geophysicists and geologists, the SEMAIN Foundation of around 10 people with the ability to harmonize the relationship between experts and residents and assist in clean water counseling and local residents as actors in the activity. The results of the community service are manifested in the form of a groundwater distribution map that can be used as a reference for drilling springs. The provision of material in the form of lectures and general practices directly and periodically so as to increase awareness of the importance of clean water. The level of understanding of the surrounding community averaged 19.2% before the community service was carried out and increased to an average of 89% after the community service was carried out. This is evidenced by the use of clean water that is more efficient than before such as rainwater collection changes in clean water usage habits.
Identifikasi Ketebalan Lapisan Lapuk pada Area Rawan Longsor Menggunakan Metode Seismik Refraksi (Studi Kasus: Desa Kalirejo Kabupaten Kulonprogo) Muhardi Muhardi; Radhitya Perdhana; Muhammad Reza July Utama; Mitranikasih Laia; Tisar Dewi Pratiwi; Randha Ayu Nurwulandari
Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika Vol. 8 No. 2 (2020): Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika
Publisher : Department of Physics, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtaf.v8i2.251

Abstract

Abstract. Kalirejo Village, Pengasih District, Kulonprogo Regency, is an area that is prone to landslides. The purpose of this study is to identify the weathering layer thickness, which is one of the triggering factors for landslides. This study was conducted using the seismic refraction method by applying two lines. Line 1 uses 24 geophones, has a distance of 1 meter between geophones, while Line 2 uses 24 geophones, has a distance of 2 meters between geophones. The results showed that the velocity of seismic wave propagation in the weathering layer for Line 1 was 400 m/s, and in the slip surface was 2,300 m/s. The weathering layer thickness on Line 1 is 7.6 - 9.8 meters and the slope is steep so that this location is predicted to have a potential landslide. While the velocity of seismic wave propagation in the weathering layer for Line 2 was 300 m/s, and in the slip surface was 2,200 m/s. The weathering layer thickness on Line 2 is at less than 2 meters, so this location is predicted not to have a landslide potential even though the slope is steep
Co-Authors . Apriansyah A.A. Ketut Agung Cahyawan W Adi Susilo Adiltha, Fatina Adiningsih, Nadia Adriati Adriati Agus Naba Ajeng Candra Indrawati Alexsianus Malujung Alfin Wahyudi Amir Machmud, Amir Andi Hairil Alimuddin Andi Ihwan Angga Irfandi Yudistira Antika, Cory Anwar, M Aprilina Aprilina Athanasius Cipta, Athanasius Azrul Azwar Desi Saputri Sri REZEKI Devi, Marsiana Dilnalsyah, Felas Dita Puswari Doni, Doni Eldoni, Andika Elsa Kurnia Esau Cornelius Evi Noviani Fadjryan Fadjryan Faisal Faisal Farahdiba Helwa Latifah Faurizal Faurizal Febriyanto, Ferdy Felas Dilnalsyah Firman Saputra Fitriani Fitriani Halasan Sihombing Harsita, Sri Hasanuddin Hasanuddin Hendra Perdana Heni Susiati Heni Susiati Heni Susiati Heni Susiati Ibnur Rusi Idmi, Mohammad Habibiy Ilham Ilham Indra Sanjaya Purba Indra Sanjaya Purba, Indra Sanjaya Irawan, Muhamad Fajar Irfana Diah Faryuni Irvan Nur Prasetya Ja'a Khairuni Jannati Jannati Jasmita Jasmita Jayawarsa, A.A. Ketut Jihan Rahmah Ramdlaniyah Joko Sampurno Joko Sampurno Joko Sampurno Jumarang, Muh Ishak Juwono, Alamsyah M. Kaharudin Kaharudin Kaharudin Kaharudin, K Kanti Rahayu Kurniawati, Nur Laily Listiawati Mahmuddin Marbun Masudi Masudi Mathali'ul Anwar Mathaliul Anwar Maulia, Nasya Putri Mauludi Ariesto Pamungkas Maya Tiara Ayu Medi Rosno Mega Sari Juane Sofiana Mitranikasih Laia Muh. Ishak Jumarang Muhamad Fajar Irawan Muhammad Ghaza Eka Putra Muhammad Haykal Hafiz Azwan Muhammad Reza July Utama Muhammad Soleh Muhardi Muhardi Muliadi Muliadi Muliadi Muliadi Muliadi Muliadi Murti, Tiffany Budi Muslim Muslim Nasharuddin Nazza Kharisma Nur Hayati Nurhasanah Nurhasanah Nurhasanah Nurhasanah Nursiani, Tuti Oktavia Wulandari Oktaviana Tantri Okto Ivansyah Perdana, Radhitya Perdhana, Radhitya Pirdaus, Risky Marolop Pratiwi, Elok Surya Pratiwi, Tasya Mahardika Purnama, Desi Indah Putra, Yoga Abdul Malik Putri, Tiara Nusa Radhitya PERDHANA Radhitya Perdhana Rahmawati Rahmawati Rais, Riska Rama Destrealdi Saputra Ramat, Muhammad Farhan Randha Ayu Nurwulandari Rantika, Ika Rasmi Rasmi, Rasmi Ria Dhanisa Rifki Rionda Arsyandi Risko, Risko Riza Adriat Rizki Fajania Rosno, Medi Roso Subarkah Safrilia, Putri Salawati, Salawati Samueli Windovado Fau Sanjaya, Hartanto Saputra, Sepbriyan Rizky Satria Putra, Yoga Shaska Ramadhan Zulivandama Sihombing, Halasan Siregar, Hans Elmaury Andreas Sugianto Sugianto Suhardi Suhardi Irawan Suteja, Aji Suwiryo, Karto Syaripudin Syaripudin Tia Amanda Tisar Dewi Pratiwi Tomi Tomi Tomi, Tomi Triwerdhana, Afriadhi Tuti Nursiani Ulfa, Marsita Urai Suci Yulies Vitri Indrawati Wahyu Nur Aqni Wahyudi Wahyudi Wahyudi Wahyudi Widodo Widodo Yoga Satria Putra Yoga Satria Putra Yoga Satria PUTRA Yudha Arman Yudhi Yudianto, Didik Yundari, Yundari Yupensius Febi Ariputra Yuris Sutanto Yuris Sutanto Yusanneya Geulis Yusuf Arief Nurrahman Zibar, Zan Zulfian Zulfian Zulian, Zulian Zulkifli, Reynaldi