p-Index From 2021 - 2026
12.37
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Journal of Marine and Aquatic Sciences International Journal of Renewable Energy Development POSITRON PRISMA FISIKA BERKALA SAINSTEK Jurnal Sains dan Teknologi Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia JURNAL FISIKA Journal of Degraded and Mining Lands Management Jurnal Fisika Unand Transformasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Perikanan dan Kelautan JGE (Jurnal Geofisika Eksplorasi) JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN FISIKA AL BIRUNI Jurnal Geosaintek JOURNAL ONLINE OF PHYSICS Jurnal Fisika FLUX Jurnal Geocelebes Jurnal Teknologi Mineral dan Batubara JLBG (Jurnal Lingkungan dan Bencana Geologi) (Journal of Environment and Geological Hazards) Jurnal Geomine JIPF (Jurnal Ilmu Pendidikan Fisika) Acta Aquatica: Aquatic Sciences Journal INDONESIAN JOURNAL OF APPLIED PHYSICS BULLETIN OF THE MARINE GEOLOGY Buletin Sumber Daya Geologi Jurnal Laut Khatulistiwa JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Jurnal Geosains dan Teknologi Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat BULETIN AL-RIBAATH GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Geologi Kelautan: Media Hasil Penelitian Geologi Kelautan Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika Indonesian Review of Physics (IRiP) Jurnal Fisika dan Terapannya Abdimas Galuh: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Marine Kreatif Jurnal Geosains dan Remote Sensing (JGRS) Community Empowerment Journal of Ocean, Mechanical and Aerospace -science and engineering- (JOMAse) International Journal of Hydrological and Environmental for Sustainability Jurnal Riset Fisika Indonesia Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Manfish Journal Jurnal Ilmu dan Inovasi Fisika Bina Bahari : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bulletin of Geology Geo-Image Journal BULETIN FISIKA Forum Geografi
Claim Missing Document
Check
Articles

ESTIMATION OF LATERITE BAUXITE VOLUME USING ORDINARY KRIGING METHOD IN PIASAK VILLAGE, SANGGAU DISTRICT, WEST KALIMANTAN: ESTIMASI VOLUME BAUKSIT LATERIT MENGGUNAKAN METODE ORDINARY KRIGING DI DESA PIASAK, KABUPATEN SANGGAU, KALIMANTAN BARAT Murti, Tiffany Budi; Eldoni, Andika; Muhardi; Perdhana, Radhitya
Buletin Sumber Daya Geologi Vol 20 No 2 (2025): Buletin Sumber Daya Geologi
Publisher : Pusat Sumber Daya Mineral Batubara dan Panas Bumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47599/bsdg.v20i2.493

Abstract

West Kalimantan Province is one of the largest bauxite-producing areas in Indonesia, with total reserves of 0.85 billion tons from 1.26 billion tons of national reserves. One of the areas with potential bauxite in Sanggau Regency, West Kalimantan, is Piasak Village. Estimating bauxite resources is an essential step in identifying reserves in a mining area. This study aims to estimate the volume of laterite bauxite in Piasak Village, Sanggau Regency. This study applies the ordinary kriging estimation method based on test pit samples at 47 locations. Data processing was conducted using QGIS and Saga GIS software. The statistics calculation of bauxite deposit thickness data obtained a coefficient of variation of 0.2, indicating that the samples were homogeneous. The spherical semivariogram model was used for the kriging estimation process of bauxite deposit thickness because it had the smallest root mean square error. The parameter values for nugget, sill, and range were 0.08 m2, 1.15 m2, and 100.9 m, respectively. The estimation results show that the volume of laterite bauxite at the study site is 180,051 m3, while the volume of overburden is 56,796 m3.
IDENTIFIKASI STRUKTUR PATAHAN DI KABUPATEN PANGANDARAN DAN SEKITARNYA BERDASARKAN DATA ANOMALI MAGNETIK Adiltha, Fatina; Muhardi, Muhardi; Perdhana, Radhitya
JOURNAL ONLINE OF PHYSICS Vol. 9 No. 3 (2024): JOP (Journal Online of Physics) Vol 9 No 3
Publisher : Prodi Fisika FST UNJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jop.v9i3.34121

Abstract

Kabupaten Pangandaran dan sekitarnya berada di Provinsi Jawa Barat bagian selatan, dan merupakan daerah rawan gempa bumi. Hal ini disebabkan karena daerah tersebut terdapat banyak patahan (sesar) dan berada di atas formasi geologi yang relatif muda. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi struktur patahan di Kabupaten Pangandaran dan sekitarnya berdasarkan data anomali magnetik. Data yang digunakan dalam penelitian diperoleh dari hasil digitasi lembar anomali magnetik yang berasal dari Pusat Survei Geologi, Bandung. Keberadaan sesar diidentifikasi menggunakan dua filter analisis derivatif, yaitu First Horizontal Derivative (FHD) dan Second Vertical Derivative (SVD). Hasil penelitian menunjukkan bahwa anomali magnetik reduksi ke kutub sebesar -646,3 nT hingga 780,1 nT dan anomali magnetik residual sebesar -723,3 nT hingga 542,4 nT. Hasil interpretasi menunjukkan struktur geologi bawah permukaan pada sayatan A-A’ terdapat dua sesar normal dan struktur lipatan antiklin, pada sayatan B-B’ terdapat empat sesar normal dan satu sesar naik, pada sayatan C-C’ terdapat tiga sesar normal dan satu sesar naik, dan pada sayatan D-D’ terdapat dua sesar normal, tiga sesar naik, serta struktur lipatan berupa antiklin dan sinklin.
ANALISIS SEBARAN ANOMALI GRAVITASI UNTUK OBSERVASI STRUKTUR GEOLOGI ZONA MINERALISASI DI DAERAH CIARINEM DAN SEKITARNYA Harsita, Sri; Muhardi, Muhardi; Perdhana, Radhitya
JOURNAL ONLINE OF PHYSICS Vol. 9 No. 3 (2024): JOP (Journal Online of Physics) Vol 9 No 3
Publisher : Prodi Fisika FST UNJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jop.v9i3.34172

Abstract

Daerah Ciarinem dan sekitarnya merupakan daerah yang memiliki potensi kandungan endapan emas yang cukup tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan observasi struktur geologi zona mineralisasi di daerah Ciarinem dan sekitarnya berdasarkan sebaran anomali gravitasi. Peta anomali Bougeur yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh dari Pusat Survei Geologi, Bandung. Proses digitasi dilakukan untuk mengubah peta analog menjadi peta digital. Anomali regional diperoleh dari anomali Bouguer lengkap dengan transformasi kontinuasi ke atas, sedangkan anomali residual diperoleh dari pengurangan anomali Bougeur lengkap dengan anomali regional. Hasil pengolahan data menunjukkan bahwa nilai anomali regional sebesar 513,7 mGal hingga 1235,7 mGal, sedangkan anomali residual sebesar -51,3 mGal hingga 47,1 mGal. Hasil pemodelan 2D menunjukkan lapisan bawah permukaan terdapat batuan intrusi dan didominasi batuan gunungapi dan batuan sedimen. Struktur geologi pada sayatan A-A’ terdapat empat sesar normal, sayatan B-B’ terdapat dua sesar normal, dan sayatan C-C’ terdapat enam sesar normal dan membentuk graben. Keberadaan struktur geologi bawah permukaan berupa sesar dan graben dapat diasumsikan sebagai struktur yang membentuk zona mineralisasi di daerah Ciarinem dan sekitarnya, dengan tipe mineralisasi epitermal.
Study of the Secondary Flow Formed on Two-Channel Junction Using Computational Fluid Dynamics Pratiwi, Tasya Mahardika; Putra, Yoga Satria; Sampurno, Joko; Muhardi, Muhardi; Sutanto, Yuris
Journal of Ocean, Mechanical and Aerospace -science and engineering- Vol 68 No 3 (2024): Journal of Ocean, Mechanical and Aerospace -science and engineering- (JOMAse)
Publisher : International Society of Ocean, Mechanical and Aerospace -scientists and engineers- (ISOMAse)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36842/jomase.v68i3.372

Abstract

Information about the secondary flow formed at the junction is crucial for identifying areas vulnerable to erosion. This study aims to build a water flow simulation at a two-channel junction with varying angles using Computational Fluid Dynamics (CFD). The goal of the simulation is to analyze the velocity changes on each variation of angles (90°, 70°, 50°, 30°, and 10°) on the two-channel junction. The validation of these flow patterns is significantly connected to the reference data. The secondary flow is formed as the impact of the velocity changes, and the main channel flow meets the branch channel flow. The flow patterns at the 90° junction exhibit similar formation, as evidenced by secondary zones formed around the junction, such as the contraction and separation zones. The contraction zone forms in areas near junctions with high-velocity values, while the separation zone develops in areas where velocity decreases due to the impact of two flows. This study found that CFD effectively analyses velocity changes on two-channel junctions.
Identifikasi Lapisan Bawah Permukaan Sekitar Sumur Air Garam di Desa Manis Raya dengan Metode Geolistrik Resistivitas Purba, Indra Sanjaya; Muhardi, Muhardi; Zulfian, Zulfian
PRISMA FISIKA Vol. 13 No. 1 (2025)
Publisher : FMIPA, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/pf.v13i1.77608

Abstract

Penelitian terkait penerapan metode geolistrik resistivitas untuk mengidentifikasi lapisan bawah permukaan sekitar sumur air garam telah dilakukan di Desa Manis Raya Kecamatan Sepauk Kabupaten Sintang. Penelitian ini menggunakan metode geolistrik resistivitas konfigurasi wenner-schlumberger dengan 3 lintasan yang memiliki panjang masing-masing 195 m. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, lapisan bawah permukaan daerah penelitian terdiri dari 3 lapisan hingga 39,4 m. Lapisan pertama diidentifikasi sebagai lapisan gambut dengan nilai resistivitas 0,134 sampai dengan 0,766 Ωm. Lapisan kedua berupa lapisan lempung yang berada di bawah tanah gambut dengan nilai resistivitas 0,863 Ωm sampai dengan 2,18 Ωm. Lapisan ketiga berupa pasir berada di bawah lapisan lempung dengan nilai resistivitas 4,57 Ωm sampai dengan 38,7 Ωm. Lapisan pasir ini diduga sebagai lapisan akuifer yang menjadi wadah terakumulasinya air garam di lokasi penelitian yang berasal dari connate water dengan ketebalan mencapai 35 m.
Pemetaan Daerah Rawan Longsor di Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat Roso Subarkah; Muhardi; Radhitya Perdhana
Geo-Image Journal Vol. 13 No. 2 (2024): Spatial - Ecological - Regional
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kabupaten Sanggau, Propinsi Kalimantan Barat memiliki topografi yang tergolong kasar dengan relief perbukitan. Tujuan Penelitian ini adalah untuk memetakan daerah rawan longsor di Kabupaten Sanggau. Parameter yang digunakan untuk memetakan daerah rawan longsor adalah jenis tanah, jenis batuan, kemiringan lereng, curah hujan, dan penggunaan lahan. Penelitian ini menggunakan metode skoring dan pembobotan. Peta daerah rawan longsor diperoleh dengan melakukan overlay pada seluruh parameter yang mempengaruhi longsor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daerah rawan longsor di Kabupaten Sanggau diklasifikasikan menjadi 4 kelas, yaitu rendah, sedang, tinggi, dan sangat tinggi. Adapun daerah rawan longsor di Kabupaten Sanggau yaitu kategori rendah dengan luas 34.106,53 Ha atau 2,93%, kategori sedang dengan luas 1.059.118,13 Ha atau 91,06%, kategori tinggi dengan luas 50.336,49 Ha atau 4,33%, dan kategori sangat tinggi dengan luas 19.580,12 Ha atau 1,68%. Daerah di Kabupaten Sanggau yang mempunyai kelas rawan longsor tinggi hingga sangat tinggi paling luas yaitu Kecamatan Melaiau dan Entikong, dengan luas masing-masing 15.836,20 Ha dan 14.022,47 Ha
Studi Pengaruh Curah Hujan dan Suhu Udara Terhadap Aridity Index di Kalimantan Barat Menggunakan Metode Thornthwaite Adiningsih, Nadia; Putra, Yoga Satria; Adriat, Riza; muhardi, muhardi; Zulfian, Zulfian
PRISMA FISIKA Vol. 13 No. 3 (2025)
Publisher : FMIPA, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/pf.v13i3.66231

Abstract

Kalimantan Barat merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang dilalui oleh garis khatulistiwa dan memiliki tingkat kelembapan tinggi akibat curah hujan sepanjang tahun. Namun, suhu yang tinggi dan periode penurunan intensitas hujan dalam waktu yang lama pada wilayah ini dapat menyebabkan terjadinya kekeringan. Salah satu indeks yang digunakan untuk menilai tingkat kekeringan suatu wilayah adalah Aridity Index (AI) yang dihitung menggunakan metode Thornthwaite dengan mempertimbangkan rata-rata curah hujan dan suhu udara untuk menghitung evapotranspirasi potensialnya. Perhitungan AI menggunakan metode Thornthwaite telah berhasil dilakukan untuk periode 10 tahun (2012-2021) dan hasilnya menunjukkan bahwa tingkat kekeringan di wilayah Kalimantan Barat berdasarkan AI sangat dipengaruhi oleh besar curah hujan yang ditunjukkan oleh besar korelasi bernilai positif pada tahun 2014 sebagai tahun terkering dan 2016 sebagai tahun terbasah yaitu +0,99 dan +0,75. Suhu udara memiliki korelasi bernilai negatif yakni -0,94 dan -0,88 sebagai faktor yang juga berpengaruh secara langsung terhadap perubahan nilai indeks kekeringan berdasarkan AI.
Pemetaan Area Rawan Longsor Berbasis Sistem Informasi Geografis di Perkebunan Kelapa Sawit PT Hilton Duta Lestari Devi, Marsiana; Perdhana, Radhitya; Muhardi, Muhardi
PRISMA FISIKA Vol. 13 No. 3 (2025)
Publisher : FMIPA, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/pf.v13i3.77773

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah memetakan area rawan longsor di perkebunan kelapa sawit IUP PT Hilton Duta Lestari. Pemetaan dilakukan menggunakan sistem informasi geografis dengan metode skoring dan tumpang tindih (overlay) terhadap parameter yang mempengaruhi longsor. Parameter tersebut terdiri dari lima jenis, yaitu curah hujan, kemiringan lereng, tutupan lahan, geologi, dan jenis tanah. Area rawan longsor diidentifikasi berdasarkan skor total yang diperoleh dari penjumlahan seluruh parameter dengan bobotnya masing-masing. Area rawan longsor diklasifikasikan menjadi empat kelas, yaitu rendah, sedang, tinggi, dan sangat tinggi. Hasil pemetaan menunjukan area rawan longsor dengan kategori kerawanan rendah mempunyai luas 1.562,46 Ha (11,53%), kategori kerawanan sedang dengan luas 3.871,41 Ha (28,57%), kategori kerawanan tinggi dengan luas 8.071,57 Ha (59,57%), dan kategori kerawanan sangat tinggi dengan luas 44,36 Ha (0,33%). Berdasarkan hasil pengolahan data menunjukan bahwa wilayah utara penelitian (estate dua) memiliki tingkat kerawanan yang lebih tinggi dibandingkan dengan wilayah selatan penelitian (estate satu).
Eksplorasi Endapan Bauksit Menggunakan Metode Polarisasi Terimbas dan Resistivitas di Desa Sebemban, Kalimantan Barat Handika; Arman, Yudha; Muhardi, Muhardi
Jurnal Riset Fisika Indonesia Vol 6 No 01: Desember 2025
Publisher : Jurusan Fisika, Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/jrfi.v6i01.5600

Abstract

Tayan Hilir District, West Kalimantan Province, Indonesia, is characterized by the presence of economically valuable mineral resources, particularly bauxite deposits. This study aims to delineate the distribution of bauxite deposits in Sebemban Village, Tayan Hilir District, using integrated geophysical approaches. The investigation employed the induced polarization (IP) and electrical resistivity methods with a dipole–dipole electrode configuration. Resistivity and chargeability measurements were conducted along three survey lines, each 156 m in length with an electrode spacing of 4 m. The results show that the resistivity values range from 45.36 to 367.177 Ω·m, while the chargeability values vary between 16.9 and 878.80 ms. The subsurface stratigraphy of the study area comprises latosol, bauxite, saprolite, and bedrock units, including granodiorite and quartz diorite. Bauxite mineralization was identified at shallow depths, commencing at approximately 0.6 m below the ground surface. These results indicate that the combined application of resistivity and induced polarization methods is effective for identifying and characterizing near-surface bauxite deposits in the study area.
Identifikasi Ketebalan Lapisan Lapuk pada Area Rawan Longsor Menggunakan Metode Seismik Refraksi (Studi Kasus: Desa Kalirejo Kabupaten Kulonprogo) Muhardi Muhardi; Radhitya Perdhana; Muhammad Reza July Utama; Mitranikasih Laia; Tisar Dewi Pratiwi; Randha Ayu Nurwulandari
Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika Vol. 8 No. 2 (2020): Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika
Publisher : Department of Physics, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtaf.v8i2.251

Abstract

Abstract. Kalirejo Village, Pengasih District, Kulonprogo Regency, is an area that is prone to landslides. The purpose of this study is to identify the weathering layer thickness, which is one of the triggering factors for landslides. This study was conducted using the seismic refraction method by applying two lines. Line 1 uses 24 geophones, has a distance of 1 meter between geophones, while Line 2 uses 24 geophones, has a distance of 2 meters between geophones. The results showed that the velocity of seismic wave propagation in the weathering layer for Line 1 was 400 m/s, and in the slip surface was 2,300 m/s. The weathering layer thickness on Line 1 is 7.6 - 9.8 meters and the slope is steep so that this location is predicted to have a potential landslide. While the velocity of seismic wave propagation in the weathering layer for Line 2 was 300 m/s, and in the slip surface was 2,200 m/s. The weathering layer thickness on Line 2 is at less than 2 meters, so this location is predicted not to have a landslide potential even though the slope is steep
Co-Authors . Apriansyah A.A. Ketut Agung Cahyawan W Adi Susilo Adi Susilo Adiltha, Fatina Adiningsih, Nadia Adriati Adriati Agus Naba Ajeng Candra Indrawati Alamsyah M. Juwono Alexsianus Malujung Alfin Wahyudi Amir Machmud Andi Hairil Alimuddin Andi Ihwan Andy Anderson Bery Angga Irfandi Yudistira Antika, Cory Anwar, M Aprilina Aprilina Athanasius Cipta, Athanasius Azrul Azwar Desi Saputri Sri REZEKI Devi, Marsiana Didik Yudianto Dilnalsyah, Felas Dita Puswari Doni, Doni Eko Andi Suryo Eldoni, Andika Elok Surya Pratiwi Elsa Kurnia Elvi Rusmiyanto P.W. Endah Sayekti Esau Cornelius Evi Noviani Fadjryan Fadjryan Faisal Faisal Farahdiba Helwa Latifah Faurizal Faurizal Febriyanto, Ferdy Felas Dilnalsyah Firman Saputra Fitriani Fitriani Halasan Sihombing Handika Harsita, Sri Hasanuddin Hasanuddin Hendra Perdana Heni Susiati Heni Susiati Heni Susiati Heni Susiati Ibnur Rusi Ilham Ilham Indra Sanjaya Purba Indra Sanjaya Purba, Indra Sanjaya Irawan, Muhamad Fajar Irfana Diah Faryuni Irfana Diah Faryuni Irma Nirmala Irvan Nur Prasetya Ja'a Khairuni Jannati Jannati Jasmita Jasmita Jayawarsa, A.A. Ketut Jihan Rahmah Ramdlaniyah Joko Sampurno Joko Sampurno Joko Sampurno Joko Sampurno Jumarang, Muh Ishak Kaharudin Kaharudin Kaharudin Kaharudin, K Kanti Rahayu Kartika Sari Kurniawati, Nur Laily Listiawati Mahmuddin Marbun Masudi Masudi Mathali'ul Anwar Mathaliul Anwar Maulia, Nasya Putri Mauludi Ariesto Pamungkas Maya Tiara Ayu Medi Rosno Mega Sari Juane Sofiana Mitranikasih Laia Mohammad Habibiy Idmi Muh. Ishak Jumarang Muh. Ishak Jumarang Muhamad Fajar Irawan Muhammad Fathur Rouf Hasan Muhammad Ghaza Eka Putra Muhammad Haykal Hafiz Azwan Muhammad Reza July Utama Muhammad Soleh Muliadi Muliadi Muliadi Muliadi Muliadi Muliadi Muliadi Muliadi Muliadi Murti, Tiffany Budi Muslim Muslim Muwardi Sutasoma Nasharuddin Nazza Kharisma Nur Aini Gama Lestari Nur Hayati Nurfitri Imroah Nurhasanah Nurhasanah Nursiani, Tuti Oktavia Wulandari Oktaviana Tantri Okto Ivansyah Perdana, Radhitya Perdhana, Radhitya Pirdaus, Risky Marolop Pratiwi, Tasya Mahardika Puji Ardiningsih Purnama, Desi Indah Putra, Yoga Abdul Malik Radhitya PERDHANA Radhitya Perdhana Radhitya Perdhana Radhitya Perdhana Radhitya Perdhana Rahmat Faizal Rahmawati Rahmawati Rais, Riska Rama Destrealdi Saputra Ramat, Muhammad Farhan Randha Ayu Nurwulandari Rantika, Ika Rasmi Rasmi Reny Puspita Sari Ria Dhanisa Rifki Rionda Arsyandi Risko Risko Risko, Risko Riza Adriat Riza Adriat Rizki Fajania Rony Prianto Nugraha Rosno, Medi Roso Subarkah Safrilia, Putri Salawati Salawati Samueli Windovado Fau Sanjaya, Hartanto Saputra, Sepbriyan Rizky Satria Putra, Yoga Shaska Ramadhan Zulivandama Sihombing, Halasan Siregar, Hans Elmaury Andreas Siti Purnawasih Sugianto Sugianto Suhardi Suhardi Irawan Sukal Minsas Suteja, Aji Suwiryo, Karto Syaripudin Syaripudin Taufik Nur Fitrianto Tia Amanda Tiara Nusa Putri Tiara Nusa Putri Tisar Dewi Pratiwi Tomi Tomi Tomi, Tomi Triwerdhana, Afriadhi Tuti Nursiani Ulfa, Marsita Urai Suci Yulies Vitri Indrawati Utama, Ahmad Muhadjir Wahyu Nur Aqni Wahyudi Wahyudi Wahyudi Wahyudi Wahyunugroho, Ageng Fajar Widodo Widodo Yoga Satria Putra Yoga Satria PUTRA Yoga Satria Putra Yoga Satria Putra Yoga Satria Putra Yoga Satria Putra Yudha Arman Yudhi Yundari, Yundari Yupensius Febi Ariputra Yuris Sutanto Yuris Sutanto Yuris Sutanto Yusanneya Geulis Yusuf Arief Nurrahman Zibar, Zan Zulfian Zulfian Zulfian Zulian, Zulian Zulkifli, Reynaldi