Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Menjelajahi Panjang: Mengukur Benda dengan Sederhana Dinda, Adinda Rizkyta; Santoso, Gunawan; Sodikin; Wawan; Iin
Jurnal Pendidikan Transformatif Vol. 3 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jpt.v3i1.1150

Abstract

mengukur Benda dengan Sederhana mencerminkan pendekatan pembelajaran yang mengaitkan eksplorasi konsep panjang dengan penggunaan metode sederhana dalam pengukuran benda. Penelitian ini melibatkan siswa kelas 1 SD sebagai subjek utama, dengan metode eksperimen yang menggunakan alat pengukur sederhana seperti penggaris atau pita pengukur. Teknik pembelajaran termasuk demonstrasi, praktik langsung, penggunaan contoh kasus nyata, permainan edukatif, serta penggunaan media pembelajaran yang menarik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan "menjelajahi panjang" dengan metode "mengukur benda dengan sederhana" efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep panjang dan pengukuran. Siswa dapat mengidentifikasi perbedaan panjang benda-benda sehari-hari, mengaplikasikan pengukuran dengan alat sederhana, serta membangun fondasi pemahaman yang kokoh terkait ukuran benda. Metode ini juga membantu siswa mengatasi kesulitan dalam mengonversi konsep abstrak menjadi pengukuran konkret, membangun minat siswa terhadap pembelajaran ilmu pengetahuan, serta memberikan dasar yang penting bagi keterampilan praktis di kehidupan sehari-hari.
Manfaat Pemahaman Konsep Waktu dan Durasi dalam Pengembangan Keterampilan Kognitif pada Anak Usia Sekolah Dasar Adelia Septa Kusuma; Sodikin; Gunawan Santoso; Juriah
Jurnal Pendidikan Transformatif Vol. 2 No. 5 (2023): November 2023
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jpt.v2i5.1163

Abstract

Studi ini mengeksplorasi hubungan antara pemahaman konsep waktu dan durasi dengan perkembangan keterampilan kognitif pada anak-anak usia sekolah dasar. Metode penelitian lintasseksi dilakukan pada sekelompok siswa kelas 2 dan kelas 3 di tiga sekolah dasar yang berbeda dalam lingkungan perkotaan. Pemahaman anak terhadap konsep waktu dan durasi dievaluasi melalui berbagai aktivitas pengajaran yang melibatkan pengukuran waktu, estimasi durasi, dan penilaian urutan peristiwa waktu. Hasil menunjukkan korelasi yang signifikan antara kemampuan pemahaman waktu dan durasi dengan perkembangan keterampilan kognitif, termasuk pemecahan masalah, pemikiran abstrak, dan perencanaan. Temuan ini mendukung gagasan bahwa penguasaan konsep waktu pada usia dini memiliki dampak positif yang signifikan pada perkembangan keterampilan kognitif pada anak-anak. Implikasi dari hasil ini dalam konteks pendidikan dasar dan metode pengajaran yang lebih efektif juga didiskusikan. Penelitian ini menyoroti pentingnya pengintegrasian konsep waktu dan durasi dalam kurikulum pendidikan dasar untuk memperkuat keterampilan kognitif anak-anak pada usia yang formatif ini.
NILAI-NILAI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM PENGAMALAN TAREQAT NAQSABANDIYAH KHALIDIYAH Putri Maryand Ayuningtias; Annisa Nuraini; Sodikin
Fikri : Jurnal Kajian Agama, Sosial dan Budaya Vol. 5 No. 2 (2020): Fikri : Jurnal Kajian Agama, Sosial dan Budaya
Publisher : Institut Agama Islam Ma'arif NU (IAIMNU) Metro Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25217/jf.v5i2.5907

Abstract

Tulisan ini mengungkap pencarian ketenangan jiwa bagi para murid menurut ajaran Tareqat Naqsabandiyah Khalidiyah Gayau Sakti Seputih Agung Lampung Tengah. Dalam kajian ini penulis menemukan nilai-nilai pendidikan Islam dalam pelaksanaan Tareqat Naqsabandiyah Khalidiyah, dilaksanakan dengan mengamalkan dzikrullah, shalat berjam’ah,suluk, rabithah mursyid dan sedekah. Bukan hanya itu akan tetapi juga melaksanakan tazkiyatunnafs yaitu melakukan riyadhah dan Mujahadah. Setidaknya ada tiga tahapan dalam riyadhah yaitu takhalli, tahalli, dan tajali. Disamping itu para salik juga melakukan mujahadah dalam melawan hawa nafsu. Latihan ruhani yang dilakukan secara sungguh-sungguh ini mendatangkan anugerah dari Allah yang menumbuhkan kondisi jiwa yang tenang, tuma’ninah, muraqabah, khauf, raja’, mahabbah, dan yaqin. Keyakinan bisa tumbuh jika kondisi kejiwaan seseorang merasa tenang dan tentram karena selalu mengingat Allah.
أبعاد الأسلوب اللغوي في السرد القرآني: دراسة أسلوبية لقصص النبي عيسى عليه السلام Sodikin; Murtadho, Muhammad Alfa Choirul
An-Nas Vol. 9 No. 1 (2025): AN-NAS: Jurnal Humaniora
Publisher : Fakultas Syariah dan Adab Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32665/annas.v9i1.4121

Abstract

Abstract: Al-Qur'an, as the greatest miracle granted to Prophet Muhammad (PBUH), stands out due to its two fundamental aspects: its profound, wisdom and its unparalleled linguistic eloquence. Among its many narratives, the story of Prophet Isa and his mother, Maryam, appears in multiple surahs, offering rich insights into human history. In this regard, stylistics, as a branch of linguistic studies, plays a pivotal role in deciphering the text’s deeper meanings, messages, and authorial intent, ultimately enriching a richer the reader’s comprehension. This study employs a qualitative descriptive approach, utilizing listening and note-taking techniques for data collection. The findings indicate that the Qur'an employs a diverse range of stylistic features in narrating the story of Prophet Isa, including: (1) variations in word choice, encompassing formal, informal, and conversational styles; (2) tonal distinctions, where formal, informal, and conversational tones are evident; and (3) sentence structures that incorporate rhetorical techniques such as climax, anticlimax, and repetition to strengthen the narrative’s impact.
Menanamkan Wawasan Islam Moderat Melalui Pendidikan Akidah Ahlussunnah Wal Jama’ah An-Nahdiyah: Belajar dari Pendidikan Pesantren Segaf Baharun; Sodikin
Adabuna : Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Vol 2 No 1 (2022): December
Publisher : Program Pascasarjana Institut Agama Islam (IAI) Darullughah Wadda'wah Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38073/adabuna.v2i1.922

Abstract

Fostering moderation of Islam in the era of disruption is very urgent to face a multicultural society. Correct understanding of aqidah is the main key to maintaining inter-religious tolerance. Aqidah ahlussunah wal jama'ah an-nahdliyyah developed in Islamic boarding schools has succeeded in creating a moderate society. The results of this study indicate that moderate Islamic insight is built on aqidah ahlussunah wal jama'ah an-nahdliyyah education. This Aqidah is then synergized with the teachings of Tawhid, Fiqh, Morals and Sufism. The tradition of Islamic scholars' thought in the archipelago also contributes to strengthening moderate Islamic insights
Implementasi Pelatihan Tutor Berjenjang Berbasis Kompetensi di PKBM Al Insan Syifa Nurul Hasanah; Sukmana, Cucu; Ardiwinata, Jajat S; Sodikin
Diklus: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/diklus.v9i1.89186

Abstract

Pelatihan tutor berjenjang berbasis kompetensi merupakan strategi pengembangan profesional yang dirancang untuk meningkatkan mutu layanan pembelajaran pendidikan kesetaraan di PKBM. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan perencanaan dan pelaksanaan pelatihan tutor berjenjang berbasis kompetensi di PKBM Al Insan, Sumedang. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan pelatihan dilakukan secara partisipatif melalui analisis kebutuhan, pemetaan standar kompetensi, dan penyusunan kurikulum yang adaptif terhadap konteks lokal. Pelaksanaan dilaksanakan dalam tiga jenjang yaitu jenjang dasar, menengah, dan lanjutan dengan menggunakan metode partisipatif seperti ceramah interaktif, diskusi kelompok, microteaching, dan praktik lapangan. Faktor pendukung meliputi dukungan manajemen, keterlibatan tutor senior, dan kemitraan eksternal, sedangkan hambatan mencakup keterbatasan sarana, jadwal padat, dan variasi kemampuan awal peserta. Rekomendasi meliputi penguatan analisis kebutuhan, pemanfaatan teknologi pembelajaran, dan pendampingan pasca pelatihan yang berkelanjutan.
Optimalisasi Desain Pondasi Gedung Eco-Building LPPM-BPMI Univet Bantara Sukoharjo melalui Investigasi Tanah Iwan Ristanto; Sodikin; Hendramawat Aski Safarizki; Annisa Azhar Firdausi; Satria Agung Wibawa; Faisal Burhanudin; Binan Restu Ajie
Momentum Jurnal Inovasi dan Rekayasa Teknik Sipil (MJIRTS) Vol. 1 No. 2 (2025): Juli
Publisher : Marasofi International Media and Publishing (MIMP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64123/mjirts.v1.i2.5

Abstract

Pembangunan infrastruktur berkelanjutan memerlukan perencanaan pondasi yang adaptif, efisien, dan mendukung konsep eco-building. Penelitian ini bertujuan mengoptimalkan desain pondasi Gedung Terpadu LPPM-BPMI Univet Bantara Sukoharjo melalui investigasi tanah yang detail. Metode yang digunakan adalah Dynamic Cone Penetration Test (DCPT) pada empat titik hingga kedalaman lebih dari 10 meter, dengan evaluasi fokus pada lapisan efektif sekitar tiga meter. Hasil pengujian menunjukkan nilai tahanan konus (qc) bervariasi antara 50–55 kg/cm² dengan rata-rata tegangan ijin tanah (qₐ) konservatif sebesar 1700 kN/m². Analisis struktur menggunakan data joint reaction membuktikan bahwa pondasi tapak dengan dimensi minimum 1,4 × 1,4 meter masih layak, namun simulasi merekomendasikan alternatif ukuran 1,8 × 1,8 meter (Fs=5) hingga 2,0 × 2,0 meter (Fs=6) untuk peningkatan stabilitas dan efisiensi. Hasil ini menegaskan pentingnya integrasi data geoteknik dengan perhitungan struktural untuk mendukung bangunan hemat energi dan ramah lingkungan. Disarankan agar investigasi tanah yang lebih detail diterapkan pada proyek serupa agar desain pondasi semakin adaptif terhadap kondisi lokal, sejalan dengan standar SNI 8460:2017 dan kebijakan bangunan hijau.
Pentingnya Menjaga Kesehatan Gigi Anak Melalui Pengetahuan dan Perilaku Orang Tua Dalam Pemeliharaan Kesehatan Gigi Fitriani, Indah Dwi; Hikmawati, Isna; Sodikin; Azizah, Ulfa
PROSIDING SEMINAR KESEHATAN MASYARAKAT Vol 1 No Oktober (2023): Seminar (NiCe-PHResComS - 1)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/pskm.v1iOktober.232

Abstract

Latar Belakang: Kesehatan gigi merupakan aspek penting bagi tubuh. Kesehatan gigi yang bermasalah berdampak pada kesejahteraan, keterampilan, kompetensi dan kondisi anak Karies gigi merupakan penyakit yang dialami hampir dari setengah populasi anak di dunia (60-90%). Karies gigi sering dianggap sebagai penyakit biasa oleh orang tua. Karies gigi dapat mengganggu aktivitas sehari-hari, mempengaruhi perkembangan fisik, mental dan status gizi anak. Pengetahuan dan perilaku sangat penting dimiliki orang tua untuk mengurangi kejadian karies gigi anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan perilaku orang tua dalam pemeliharaan kesehatan gigi dengan kesehatan anak dari aspek kejadian karies gigi. Metode: Jenis penelitian kuantitatif menggunakan desain analitik korelasi dengan pendekatan case-control. Total sampel sebanyak 76 responden (Ibu, ayah, kakek, nenek), sampel kontrol sebanyak 38 dan kelompok kasus sebanyak 38, diambil dengan cara Proporsional Random Sampling. Instrumen menggunakan kuesioner dan rekam data pemeriksaan karies gigi puskesmas purwokerto utara dan data dianalisis menggunakan analisis Chi-Square. Hasil: Pengetahuan orang tua pada kelompok kasus memiliki pengetahuan kurang sebesar (65,8%) dan kelompok kontrol memiliki pengetahuan baik sebesar (73,7%). Perilaku orang tua pada kelompok kasus memiliki perilaku buruk (71,1%) dan kelompok kontrol memiliki perilaku baik sebanyak (65,8%). Berdasarkan uji Chi-Square, pengetahuan dengan kejadian karies gigi (p-value= 0,001, OR= 5,385), Perilaku dengan kejadian karies gigi (p-value= 0,003, OR= 4,720). Kesimpulan: Pengetahuan dan perilaku dalam pemeliharaan kesehatan gigi mempengaruhi kejadian karies gigi. Orang tua dengan pengetahuan dan perilaku yang baik berbanding lurus dan bernilai positif pada kesehatan gigi
PENINPENINGKATAN PENGETAHUAN MENGENAI MANFAAT MINYAK JELANTAH SEBAGAI PRODUK EKONOMIS PADA MASYARAKAT DESA BABAR LAYAR KABUPATEN INDRAMAYU GKATAN PENGETAHUAN MENGENAI MANFAAT MINYAK JELANTAH SEBAGAI PRODUK EKONOMIS PADA MASYARAKAT DESA BABAR LAYAR KABUPATEN INDRAMAYU Amaliah, Suci; Agriandita, Isnani; Sodikin
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 2 (2024): AGUSTUS 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i2.27355

Abstract

Kebanyakan orang membuang minyak jelantah langsung ke tempat sampah atau bahkan langsung ke wastafel. Hal ini disebabkan kurangnya infrastruktur atau pengetahuan masyarakat tentang pengelolaan lingkungan dan kesehatan minyak jelantah. Berdasarkan informasi tersebut, diperlukan inovasi dalam pemurnian atau daur ulang minyak jelantah menjadi produk yang bernilai ekonomis. Berdasarkan observasi awal, masih banyak masyarakat di Desa Babar Layar yang belum mengetahui manfaat minyak jelantah dan belum mengolahnya dengan baik. Minyak jelantah mereka umumnya dibuang sembarangan ke saluran air atau dicampur dengan tanah, sehingga dapat mencemari lingkungan. Sebagian besar masyarakat menganggap minyak jelantah hanya sebagai limbah yang tidak memiliki nilai guna. Tujuan dari penelitian ini adalah menambah wawasan dan meningkatkan kesadaran  masyarakat  mengenai manfaat minyak jelantah  sebagai  produk  ekonomis  terutama  untuk masyarakat  di  Desa Babar Layar Kabupaten Indramayu, Jawa Barat secara  luring  khususnya  Ibu Pembinaan Kesejahteraan keluarga. Metode penelitian yang digunakan adalah Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pra-eksperimental, dalam penelitian ini hanya menggunakan satu kelas saja yaitu kelas eksperimen. Berdasarkan hasil pemberian edukasi terjadi peningkatan pengatahuan mengenai manfaat minyak jelantah  sebagai  produk  ekonomis ini dapat dilihat dengan dominasi responden yang mendapat nilai dengan kriteria tinggi sebanyak 8 responden dari 15 reponden dengan pesentasi yaitu 53%. Hal ini dapat dijadikan acuan pentingnya pemberian edukasi seperti tersebut di atas bagi para responden agar mengenai manfaat minyak jelantah  sebagai  produk  ekonomis.
GAMBARAN PELATIHAN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) DI PT. WIKA INDUSTRI DAN KONSTRUKSI PABRIKASI BAJA, MAJALENGKA ak, amri; adnan, ahmad zaelani; endrianto, endrixs; Sodikin
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.31202

Abstract

Penelitian ini berdasarkan meningkatnya angka kecelakaan kerja di Indonesia. Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan mencatat, jumlah kecelakaan kerja di Indonesia sebanyak 265.334 kasus pada 2022. Jumlah tersebut naik 13,26% dari tahun sebelumnya yang sebesar 234.270 kasus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pelatihan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di PT. Wika Industri dan Kontruksi Pabrikasi Baja, Malajengka. Selain itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui program, prosedur dan implementasi pelatihan keselamatan den kesehatan kerja. Penelitian ini dilaksanakan di PT. Wika Industri dan Kontruksi Pabrikasi Baja, Malajengka 2022. Sebagai perusahaan yang mampu menyediakan layanan dalam sektor Industri dan Konstruksi dengan mengutamakan project on time on budget, safety dan quality atas produk yang dihasilkan menurut profil yang ada. Industri ini memiliki potensi bahaya yang tinggi terhadap terjadinya kecelakaan kerja salah satu upaya untuk meminimalisir terjadinya kecelakaan kerja dalam perusahaan atau industri perlu menerapkan pelatihan keselamatan dan kesehatan kerja untuk mengendalikannya. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh pekerja dan karyawan di PT. Wika Industri dan Kontruksi Pabrikasi Baja, Malajengka. Sedangkan sampel dalam penelitian ini ialah semua pekerja yang menempati bagian K3 atau HSE pada PT. Wika Industri dan Kontruksi Pabrikasi Baja, Malajengka. Teknik pengambilan data dalam penelitian ini yaitu dengan melakukan wawancara, observasi langsung di lapangan dan study literature. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif yaitu dengan memberikan gambaran yang sejelas-jelasnya terhadap objek penelitian dan data yang diperoleh digunakan sebagai bahan penulisan laporan. Hasil penelitian ini yaitu program, prosedur, implementasi sudah terlaksana seperti Pelatihan Damkar nomer dokumen ST.01.01/WIK.C.MJK.KP.00006.1/2023. Pelatihan K3 Kimia nomor dokumen NO.ST.02.01/WIK.A.HC.0097/2022, Pelatihan P3K nomor dokumen WIK-P0-PM-Q10.7/2019 melakukan perbandingan kesesuaian UU No. 1 tahun 1970 dan PP 50 tahun 2012. Kegiatan Pelatihan K3 dapat di simpulkan sesuai dengan PP 50 Thn 2012 bahwa wajib melaksanakan pelatihan bagi tenaga kerja dalam pencegahan kebakaran, peningkatan keselamatan dan kesehatan kerja sesuai prioritas dan saran yang dapat disampaikan bahwa selalu melakukan evaluasi yang bertujuan memaksimalkan pekerjaan dan kecelakaan kerja dapat di minimalisir.