Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Integrating Fintech and Technological Innovation to Strengthen Digital Entrepreneurship and Reduce Unemployment in Cilacap Indra Rachmawati; Nursanti Dwi Yogawati; Annisa Rahayu Pangesti; Syarifah Aini
JKBM (JURNAL KONSEP BISNIS DAN MANAJEMEN) Vol. 12 No. 1 (2025): JKBM (JURNAL KONSEP BISNIS DAN MANAJEMEN) NOVEMBER
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jkbm.v12i1.16041

Abstract

This study examines how technological innovation and financial technology support job creation in the MSME sector of Cilacap Regency, with digital entrepreneurship serving as a mediating variable. The re-search addresses the ongoing gap between strong MSME growth and limited employment absorption at both the national and regional levels. Using a mixed-methods approach, the study combines survey-based quantitative analysis using Structural Equation Modeling with qualitative insights from interviews that clarify technology adoption patterns, barriers to fintech use, and challenges in digital literacy. The find-ings indicate that innovation and fintech adoption positively affect job creation directly and through digital entrepreneurship, demonstrating the value of digital transformation for small business growth. However, these gains are constrained by unequal access to digital tools, limited technological readiness, and persistent literacy gaps among MSME actors. The study underscores the need for targeted digital em-powerment efforts, expanded access to technology, and stronger capacity-building programs to enhance MSME competitiveness. Strengthening digital skills and improving fintech utilization can support broa-der employment opportunities and contribute to regional economic resilience. These measures are essential for ensuring that digital transformation produces inclusive benefits, enables sustainable MSME development, and strengthens the overall capacity of local enterprises to generate stable employment in the region.
Pemberdayaan Melalui Pengolahan Keripik Gedebog Pisang (Musa paradisiaca) Upaya Mengurangi Limbah Pohon Pisang dan Peluang Usaha di Pekon Karang Agung Ulfa Devi Pradila; Nurul Fadhilah Azzahro; Muhammad Rafi Syapiq Ramdhani; Yoga Pradana; Kurniawan Nurrohman; Ester Monika Simarmata; Syarifah Aini
BUGUH: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 4 (2025): Desember 2025
Publisher : Badan Pelaksana Kuliah Kerja Nyata Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/buguh.v5n4.1370

Abstract

Batang pisang yang sudah tidak dimanfaatkan biasanya hanya ditumpuk dan tidak dimanfaatkan, sehingga dapat menyebabkan lingkungan menjadi kotor dan jika dibiarkan dalam jangka waktu yang lama dapat menimbulkan aroma tidak sedap. Upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan melakukan kegiatan pengolahan. Umumnya, tanaman pisang hanya dimanfaatkan bagian buahnya saja, namun bagian batang pisang juga dapat diolah menjadi sebuah makanan. Inovasi pengolahan yang menggunakan bahan dasar batang pisang salah satunya adalah pembuatan kerpik gedebog pisang. Usaha pengolahan keripik gedebog pisang dapat dijadikan sebuah prospek yang baik di Pekon Karang Agung karena pisang menjadi salah satu produk hasil pertanian unggulan di Pekon Karang Agung. Kandungan serat yang terdapat di dalam batang muda pisang juga dapat membantu memenuhi kebutuhan serat tubuh manusia. Kegiatan pengolahan keripik geedbog pisang juga dapat mengurangi sampah batang pisang sehingga dapat menciptakan lingkungan yang bersih. Selain itu, pengolahan keripik gedebog pisang juga dapat menjadi peluang usaha di bidang kuliner bagi masyarakat Pekon Karang Agung karena mampu memberikan nilai tambah.
ASESMEN MINAT DAN BAKAT SEBAGAI UPAYA PENDAMPINGAN PERENCANAAN PENDIDIKAN PADA SISWA SMP KELAS IX Siska Oktari; Raisa Karima; Rozi Sastra Purna; Lala Septiyani Sembiring; Dwi Puspasari; Nisa Indah Pertiwi; Istazro Rozyid Yurisman; Syarifah Aini
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 7 (2025): Desember 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Asesmen psikologis seperti tes IQ dan minat adalah salah satu cara untuk mengenali kemampuan diri dan hal yang diminati. Mengenali minat dan bakat dapat menjadi upaya untuk pendampingan oleh orang tua dan guru serta juga membantu siswa untuk menentukan jalan menuju pendidikan dan pekerjaan yang tepat sesuai dengan potensi yang dimiliki. Sebanyak 60 siswa mengikuti asesmen menggunakan Culture Fair Intelligence Test (CFIT) dan Rothwell Miller Interest Blank (RMIB). Berdasarkan hasil tes intelegensi, sebanyak 55% siswa memiliki tingkat intelegensi rata-rata, 15% siswa memiliki tingkat intelegensi high average, sebanyak 6,7% siswa memiliki tingkat inteligensi superior dan sebanyak 23,3% siswa memiliki potensi intelegensi dibawah rata-rata. Selain itu, berdasarkan hasil tes minat, bidang dengan minat tertinggi adalah practical (24%), outdoor (15%), dan musical (13%), sedangkan bidang dengan minat terendah adalah literary (2%) dan personal contact (0%). Temuan ini menunjukkan bahwa setiap siswa memiliki potensi dan kecenderungan minat yang berbeda. Kegiatan ini diharapkan dapat membantu siswa, guru, dan orang tua dalam memahami pentingnya asesmen psikologi untuk mendukung perencanaan pendidikan dankarier yang lebih tepat dan efektif
ANALISIS HAMBATAN BELAJAR SISWA KELAS TINGGI DI SDN TEMBONG 2: STUDI KUALITATIF DESKRIPTIF Syarifah Aini; Layyinah; Futri Alaida Holilah; Siti Khoirunnisa; Dede Rahmawati; Aam Sumiyati; Siti Sofa Marwah
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 Nomor 02, Juni 2026 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.44502

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk kesulitan belajar, faktor penyebab, serta upaya penanganan yang dilakukan oleh guru pada siswa kelas IV dan V di tingkat sekolah dasar. Kesulitan belajar menjadi hambatan krusial yang mempengaruhi kecepatan pemahaman materi dan capaian akademik siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan Teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam Bersama guru kelas dan siswa untuk mendapatkan gambaran riil di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat dua jenis kesulitan belajar yang dominan, yaitu kesulitan membaca dan kesulitan menghitung. Kesulitan membaca terindikasi dari adanya siswa yang masih mengeja, terbata-bata, hingga belum mengenal huruf. Sementara itu, kesulitan menghitung ditemukan pada rendahnya penguasaan operasi hotung dasar dan kesulitan memahami soal cerita. Faktor penyebab kesulitan ini terbagi menjadi dua, yakni faktor internal yang meliputi rendahnya motivasi, minat, dan kemampuan dasar siswa yang beragam. Sedangkan faktor eksternal meliputi kurangnya pendampingan belajar oleh orangtua, lingkungan rumah yang kurang kondusif, upaya yang dilakukan sekolah dan guru dalam mengatasi permasalahan tersebut meliputi pemberian bimbingan khusus melalui les tambahan, Latihan membaca dan berhitung secara rutin, serta penerapan metode pembelajaran yang lebih sederhana. Selain itu, guru membangun komunikasi intensif dengan orang tua untuk menyelaraskan bimbingan belajar di rumah. Sinergi antara pihak sekolah dan keluarga terbukti menjadi faktor kunci dalam mengurangi hambatan belajar siswa serta meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi mereka.