Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Eksplorasi Strategi Pembelajaran Bahasa Arab Berbasis Collaborative Learning Ratu Balqis Salsabila; Ahmad Nur Mizan
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 06 (2026): JUNI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya partisipasi dan kemampuan komunikasi siswa dalam pembelajaran bahasa Arab yang masih didominasi oleh metode ceramah sehingga proses pembelajaran cenderung pasif dan kurang interaktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan strategi pembelajaran bahasa Arab berbasis collaborative learning serta mengetahui pengaruhnya terhadap aktivitas dan pemahaman belajar siswa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri atas guru bahasa Arab dan siswa yang terlibat dalam proses pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan collaborative learning mampu meningkatkan keaktifan siswa dalam berdiskusi, bekerja sama, serta berani menyampaikan pendapat dan menggunakan bahasa Arab sederhana selama pembelajaran berlangsung. Selain itu, strategi ini membantu siswa lebih mudah memahami mufradat dan materi bahasa Arab melalui interaksi kelompok dan proses saling membantu antar teman. Pembelajaran juga menjadi lebih menyenangkan, komunikatif, dan berpusat pada siswa. Namun, penelitian menemukan beberapa kendala, seperti masih adanya siswa yang kurang aktif dan keterbatasan waktu dalam pelaksanaan diskusi kelompok. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa strategi collaborative learning efektif diterapkan dalam pembelajaran bahasa Arab karena mampu meningkatkan aktivitas belajar, kemampuan komunikasi, kerja sama, serta pemahaman siswa terhadap materi pembelajaran bahasa Arab.
PENERAPAN LINGKUNGAN BERBAHASA ARAB (BI'AH LUGHAWIYAH) TERHADAP KEMAMPUAN BERBICARA BAHASA ARAB SISWA KELAS VII MTS AL-HIKMAH BANDAR LAMPUNG Muhammad Celvin; Ahmad Nur Mizan
QANUN: Journal of Islamic Laws and Studies Vol. 5 No. 2 (2026): QANUN: Journal of Islamic Laws and Studies, Desember 2026
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/qanun.v5i2.1490

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan lingkungan berbahasa Arab (bi'ah lughawiyah) dan menganalisis pengaruhnya terhadap kemampuan berbicara bahasa Arab (maharah al-kalam) siswa kelas VII di MTs Al-Hikmah Bandar Lampung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus selama dua bulan (Maret-Mei 2026). Subjek penelitian adalah 24 peserta didik kelas VII. Penelitian ini dinyatakan berhasil apabila ketuntasan klasikal kemampuan berbicara bahasa Arab siswa mencapai minimal 85% dengan nilai KKM 70. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes lisan (ikhtibār syafawi), dan dokumentasi. Strategi penerapan bi'ah lughawiyah meliputi penggunaan bahasa Arab sebagai bahasa pengantar di kelas, program muhadatsah yaumiyah, penetapan zona bahasa Arab (mantiqah lughawiyah), serta penggunaan media pembelajaran inovatif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan ketuntasan klasikal yang signifikan: dari 37,5% pada Pra Siklus, meningkat menjadi 75% pada Siklus I, dan mencapai 91,67% pada Siklus II, melampaui indikator keberhasilan yang ditetapkan sebesar 85%. Dengan demikian, penerapan bi'ah lughawiyah terbukti efektif meningkatkan kemampuan berbicara bahasa Arab peserta didik, dengan peningkatan ketuntasan klasikal sebesar 54,17 poin persentase dari kondisi awal ke Siklus II.
Implementasi Metode Muhadatsah dengan Permainan Sifis Shuroh untuk Meningkatkan Keterampilan Maharah Kalam Siswa Muzamil R Pawi; Ahmad Nur Mizan; Zulhannan
PTK: Jurnal Tindakan Kelas Vol. 6 No. 1 (2025): November 2025
Publisher : Cipta Media Harmoni

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53624/ptk.v6i1.667

Abstract

The background of this study is the low speaking ability (maharah kalam) of grade VIII students. Observations show that educators continue to use the lecture method in the Arabic language learning process which results in less than optimal student learning outcomes. The purpose of this study is to improve students' speaking ability by applying the Muhadatsah method with the Sifis Shuroh game. The research method is Classroom Action Research (CAR) with the Hopkins model. The research activities were carried out in two cycles, where each cycle includes the planning, implementation, observation, and reflection stages. Data were collected using a quantitative approach through calculating student grades and qualitatively through interviews, observations, and documentation data. The results of the study showed an increase in students' maharah kalam skills. At the pre-research stage, only 9 out of 32 students (28%) completed it, while 23 students (72%) had not completed it. After cycle I, the number of students who completed it increased to 14 people (43.75%), while those who had not completed it were 18 people (56.25%). A more significant increase occurred in cycle II, where 23 students (71.75%) managed to achieve completion, and only 9 students (28.25%) had not completed it. Thus, it can be concluded that the application of the Muhadatsah method through the Sifis Shuroh game.
IMPLEMENTASI MEDIA INTERAKTIF EDUCAPLAY UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR BAHASA ARAB SISWA KELAS IV MIT MUHAMMADIYAH SUKARAME Wanda Nur Hamidah; Ahmad Nur Mizan; Muhammad Akmansyah; Damanhuri
QANUN: Journal of Islamic Laws and Studies Vol. 4 No. 2 (2025): QANUN: Journal of Islamic Laws and Studies, Desember 2025
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/qanun.v4i2.1168

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan hasil belajar Bahasa Arab siswa kelas IV MIT Muhammadiyah Sukarame melalui implementasi media pembelajaran interaktif Educaplay. Masalah penelitian berangkat dari rendahnya hasil belajar siswa yang ditunjukkan oleh banyaknya siswa yang belum mencapai KKM serta kurangnya penggunaan media pembelajaran digital. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 27 siswa. Data dikumpulkan melalui observasi, tes hasil belajar, dan dokumentasi. Instrumen utama berupa tes objektif untuk mengukur pencapaian hasil belajar setelah penerapan media Educaplay. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar pada setiap siklus. Nilai rata-rata awal siswa adalah 69,25 dengan ketuntasan 40,74%. Setelah tindakan pada siklus I, nilai rata-rata meningkat menjadi 79,07 dengan ketuntasan 66,66%. Pada siklus II, nilai rata-rata meningkat menjadi 86,29 dan ketuntasan mencapai 92,59%, melampaui indikator keberhasilan 80%. Selain peningkatan nilai, aktivitas dan keterlibatan siswa selama pembelajaran juga meningkat seiring dengan penggunaan permainan interaktif yang disediakan dalam Educaplay. Hasil ini menunjukkan bahwa media interaktif Educaplay efektif digunakan dalam meningkatkan hasil belajar Bahasa Arab siswa, sekaligus mampu menciptakan pembelajaran yang lebih aktif dan menyenangkan.
PERBEDAAN MOTIVASI BELAJAR BAHASA ARAB PADA SISWA KELAS X MA AL-HIKMAH BANDAR LAMPUNG (KAJIAN PSIKOLINGUISTIK) Kartika Sari Dewi; Ahmad Nur Mizan; Amiruddin; Erlina
QANUN: Journal of Islamic Laws and Studies Vol. 4 No. 2 (2025): QANUN: Journal of Islamic Laws and Studies, Desember 2025
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/qanun.v4i2.1169

Abstract

Bahasa Arab memiliki posisi penting dalam pendidikan Islam karena berfungsi sebagai kunci utama memahami Al-Qur’an dan As-Sunnah. Namun, pembelajaran bahasa Arab di Madrasah Aliyah sering menghadapi kendala kognitif, afektif, dan sosial yang berdampak pada perbedaan motivasi belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan faktor-faktor yang memengaruhi perbedaan motivasi belajar bahasa Arab pada siswa kelas X MA Al-Hikmah Bandar Lampung serta menganalisisnya dalam perspektif psikolinguistik dan Teori Harapan (Expectancy Theory) Vroom. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman meliputi pengumpulan data, reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan motivasi belajar antar siswa yang dipengaruhi oleh faktor internal seperti minat, kepercayaan diri, kecemasan berbahasa, serta faktor eksternal seperti peran guru, lingkungan teman sebaya, sarana pembelajaran, dan latar belakang pendidikan. Variasi motivasi antar kelas di mana kelas C memiliki motivasi tinggi, kelas B sedang, dan kelas A rendah juga berkaitan erat dengan komponen expectancy, instrumentality, dan valence dalam teori Vroom. Temuan ini memperlihatkan bahwa keberhasilan belajar bahasa Arab tidak hanya ditentukan kemampuan linguistik, tetapi juga faktor psikolinguistik yang membentuk kesiapan mental dan persepsi manfaat siswa. Penelitian ini memberikan kontribusi teoritis dan praktis dalam merancang strategi pembelajaran yang lebih adaptif dan humanis untuk meningkatkan motivasi belajar bahasa Arab.
DIGITAL TRANSFORMATION OF ISLAMIC BOARDING SCHOOL MANAGEMENT AND ITS IMPLICATIONS FOR IMPROVING EDUCATIONAL SERVICES IN LAMPUNG PROVINCE Amirudin Amirudin; Ahmad Nur Mizan
QANUN: Journal of Islamic Laws and Studies Vol. 4 No. 4 (2026): QANUN: Journal of Islamic Laws and Studies, Juni 2026
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/qanun.v4i4.1313

Abstract

This study examines the digital transformation in the management of Islamic Boarding Schools (Pondok Pesantren/Ponpes) and its impact on the quality of educational services in three Islamic Boarding Schools in Lampung. The research uses a descriptive qualitative approach with a multi-site case study at Ponpes Terpadu Ushuluddin (South Lampung), Ponpes Al-Hikmah (Bandar Lampung), and Ponpes Nurul Huda (Pringsewu). Data were collected through observation, in-depth interviews with 20 key informants, and documentary studies during the April-October 2024 period. The results show significant variations in digitalization implementation: Ponpes Terpadu Ushuluddin adopted a holistic approach with technology integration in administration, Arabic language learning, and communication; Ponpes Al-Hikmah implemented selective digitalization as a complement to traditional methods; while Ponpes Nurul Huda remains in the early stages with digitalization limited to basic communication. Digitalization has proven to increase administrative efficiency by 40%, expand learning access through digital platforms, and enrich Arabic teaching methods through interactive multimedia. Positive impacts are seen in increased student learning motivation (85%), administrative time efficiency (35%), and management transparency. However, this transformation faces serious challenges including digital infrastructure gaps (especially in rural areas), limitations in managers' technological competence (60% of managers are untrained), cultural dilemmas between modernity and tradition, and budget constraints. This study recommends developing specific digital roadmaps for each pesantren typology, tiered training programs for managers, synergy between local government policies and national programs, and strengthening sustainable digital infrastructure. The research implications provide theoretical contributions to digital transformation models in value-based educational institutions and practical contributions for pesantren managers in designing contextual digital strategies. 
INTEGRASI NEUROSAINS DALAM PEMBELAJARAN IMLA’: ANALISIS DAMPAK BRAIN BASED LEARNING TERHADAP KOGNITIF DAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK Fahmi Alamsyah; Ahmad Nur Mizan; Fachrul Ghazi; Zulhanan Zulhanan
QANUN: Journal of Islamic Laws and Studies Vol. 4 No. 4 (2026): QANUN: Journal of Islamic Laws and Studies, Juni 2026
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/qanun.v4i4.1368

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis integrasi neurosains melalui model Brain-Based Learning (BBL) dalam pembelajaran imla’ serta dampaknya terhadap kemampuan kognitif dan hasil belajar peserta didik kelas IX di MTs Ulul Albab Lampung. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologi dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi. Analisis penelitian didasarkan pada teori Brain-Based Learning dari Caine & Caine yang menekankan prinsip relaxed alertness, orchestrated immersion, dan active processing, serta teori Erik Jensen tentang pentingnya stimulasi multisensori, emosi positif, dan pengenalan pola dalam proses belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan BBL dilakukan melalui suasana belajar yang rileks dan menyenangkan, penggunaan aktivitas auditori, visual, dan kinestetik, pengulangan bermakna, serta refleksi terhadap kesalahan penulisan. Pendekatan ini terbukti meningkatkan konsentrasi, daya ingat, dan pemahaman peserta didik terhadap kaidah imla’, terutama dalam membedakan hamzah washal dan hamzah qath’i. Sebelum penerapan BBL, nilai imla’ peserta didik berada pada kisaran 68–72 dengan tingkat ketuntasan sekitar 55–60%. Setelah penerapan BBL, kesalahan penulisan berkurang, ketepatan penggunaan hamzah meningkat, dan nilai peserta didik menjadi lebih baik dibandingkan pembelajaran konvensional. Temuan penelitian menegaskan bahwa integrasi neurosains melalui BBL tidak hanya meningkatkan hasil belajar imla’, tetapi juga membantu peserta didik memahami proses menulis bahasa Arab sesuai dengan cara kerja otak. Oleh karena itu, guru Bahasa Arab disarankan menerapkan pembelajaran multisensori dan reflektif, khususnya pada materi hamzah washal dan hamzah qath’i.
PENERAPAN PROGRAM MUHADATSAH DALAM MENINGKATKAN MAHARAH KALAM SISWA KELAS 7 DI SMP MUHAMMADIYAH 3 BANDAR LAMPUNG Halimatussa’diah; Ahmad Nur Mizan; Zulhannan; Adam Malik
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 2, Juni 2026 Public
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.13790

Abstract

This study aims to analyze the implementation of the Muhadatsah program in improving the maharah kalam of seventh-grade students at SMP Muhammadiyah 3 Bandar Lampung. This research employed a descriptive qualitative approach with a case study design. Data were collected through observation, semi-structured interviews, and documentation involving Arabic language teachers, school principals, and seventh-grade students as research subjects. The results showed that the Muhadatsah program was implemented through simple dialogues, pair conversations, group discussions, and direct Arabic speaking practices in the classroom. The teacher acted as a facilitator by providing conversation examples, correcting pronunciation, and motivating students to speak Arabic confidently. Students’ participation and responses toward the Muhadatsah program were generally positive, as students became more active, enthusiastic, and confident in participating in Arabic conversations. The program also contributed to improving students’ speaking fluency, vocabulary mastery, courage, and self-confidence in using Arabic. However, some students still experienced difficulties due to limited vocabulary mastery and lack of confidence when speaking independently. Overall, the Muhadatsah program can be considered an effective strategy for improving students’ maharah kalam when implemented consistently, communicatively, and supported by an active learning environment.