Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Memahami Resistensi Karyawan terhadap Implementasi Artificial Intelligence dalam Layanan Contact Center Afrina, Fitri; Ash shidiq, M. Asaadulhaq; Budiman , Dana
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5896

Abstract

Transformasi digital yang ditandai oleh penerapan Artificial Intelligence (AI) secara masif dalam layanan contact centertelah membawa efisiensi operasional yang signifikan, namun juga memunculkan fenomena resistensi di kalangan karyawan. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana proses resistensi karyawan terhadap implementasi AI terbentuk, faktor-faktor yang memengaruhinya, serta strategi organisasi yang efektif dalam mengelola perubahan tersebut. Dengan menggunakan pendekatan Systematic Literature Review (SLR) terhadap 56 artikel terindeks Scopus, studi ini menyintesis temuan empiris terkait dinamika psikologis, sosial, dan organisasional dalam penerapan AI pada layanan contact center. Hasil analisis mengidentifikasi tiga tema utama, yaitu: (1) bentuk resistensi yang mencakup aspek kognitif, emosional, dan perilaku; (2) faktor penyebab resistensi yang meliputi persepsi ancaman pekerjaan, kurangnya kejelasan komunikasi organisasi, serta rendahnya kepercayaan terhadap sistem AI; dan (3) strategi pengelolaan resistensi yang efektif melalui pelatihan berkelanjutan, keterlibatan karyawan, serta kolaborasi manusia–AI yang adaptif. Temuan penelitian menegaskan bahwa resistensi bukan sekadar hambatan, melainkan respons adaptif terhadap perubahan teknologi yang dapat diarahkan menjadi peluang untuk memperkuat keterlibatan dan pemberdayaan karyawan. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis terhadap pemahaman multidimensi resistensi dalam konteks adopsi AI, sekaligus implikasi praktis bagi organisasi dalam merancang strategi transformasi digital yang berorientasi pada keseimbangan antara efisiensi teknologi dan nilai kemanusiaan dalam pelayanan pelanggan.
Kepemimpinan Transformasional dalam Konteks Manajemen Modern: Sintesis Literatur 2020–2025 Suhanda, Nenda; Sukmarini, Meilina; Budiman, Dana
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.6134

Abstract

Perubahan lingkungan organisasi yang ditandai oleh globalisasi, percepatan transformasi digital, dan meningkatnya kompleksitas persaingan menuntut organisasi untuk memiliki pola kepemimpinan yang adaptif dan berorientasi pada pengembangan sumber daya manusia. Dalam konteks tersebut, kepemimpinan transformasional menjadi salah satu pendekatan kepemimpinan yang paling banyak dikaji dalam literatur manajemen modern karena kemampuannya dalam membangun visi bersama, meningkatkan motivasi intrinsik, serta mendorong keterlibatan dan inovasi karyawan. Artikel ini bertujuan untuk menyusun sintesis konseptual dan empiris mengenai kepemimpinan transformasional berdasarkan hasil kajian literatur ilmiah periode 2020–2025 melalui pendekatan systematic literature review (SLR). Penelusuran literatur dilakukan menggunakan basis data Google Scholar dengan bantuan perangkat lunak Publish or Perish, sedangkan proses seleksi artikel mengikuti pedoman PRISMA 2020 yang meliputi tahapan identification, screening, eligibility, dan inclusion. Dari total 100 artikel yang teridentifikasi, sebanyak 45 artikel memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis secara tematik. Hasil sintesis menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional secara konsisten berhubungan positif dengan berbagai outcome organisasi, seperti kinerja karyawan, kepuasan kerja, komitmen organisasi, perilaku kerja inovatif, serta efektivitas manajemen perubahan pada berbagai sektor, termasuk organisasi bisnis, sektor publik, dan pendidikan. Selain itu, temuan literatur mengindikasikan bahwa pengaruh kepemimpinan transformasional umumnya tidak bersifat langsung, melainkan dimediasi oleh faktor psikologis dan kontekstual, seperti keterikatan karyawan dan budaya organisasi. Artikel ini memberikan kontribusi teoretis dengan mengintegrasikan temuan-temuan penelitian mutakhir mengenai kepemimpinan transformasional serta menawarkan implikasi manajerial bagi pengembangan praktik kepemimpinan yang relevan dalam menghadapi dinamika organisasi modern. Secara keseluruhan, artikel ini diharapkan dapat menjadi rujukan akademik yang memenuhi standar publikasi jurnal nasional terakreditasi SINTA.
Perceived Organizational Support as a Mediator of HRM Practices on Retention and Engagement in Indonesian Start-ups Budiman, Dana; Sedera, Rakotoarisoa Maminiaina Heritiana; Supriandi, Supriandi; Maulana, Agung
Jurnal Ilmiah Manajemen Kesatuan Vol. 13 No. 5 (2025): JIMKES Edisi September 2025
Publisher : LPPM Institut Bisnis dan Informatika Kesatuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37641/jimkes.v13i5.3740

Abstract

Indonesian start-up face high turnover and engagement challenges, making effective human resource management crucial for success. This study explores how digital human resource management practices, psychological empowerment, job flexibility, and career development influence employee retention and work engagement, with perceived organizational support as a mediator. Using a quantitative approach, we surveyed 215 employees from technology and e-commerce start-up in Jakarta, Bandung, and Yogyakarta, employing Structural Equation Modeling-Partial Least Squares for analysis. The findings show that digital human resource management practices, psychological empowerment, job flexibility, and career development positively impact perceived organizational support, which in turn enhances retention and engagement, with a stronger effect on engagement. These results, grounded in Social Exchange Theory, highlight the importance of fostering a supportive workplace to boost employee commitment. However, the study’s focus on urban tech start-up limits its applicability to other sectors. Future research could explore diverse industries or longitudinal designs. This study offers startup leaders insights into building strategies that strengthen employee loyalty and enthusiasm in Indonesia’s dynamic startup ecosystem.