p-Index From 2021 - 2026
9.047
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Media Kesehatan Masyarakat Indonesia Health Science Journal of Indonesia BULETIN PENELITIAN SISTEM KESEHATAN Prosiding SNATIF Rekayasa Mesin ANDHARUPA Nomosleca Jurnal Manajemen Kesehatan Indonesia HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) JOURNAL OF HEALTH SCIENCE (JURNAL ILMU KESEHATAN) Belitung Nursing Journal Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pelayanan Kesehatan JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI JURNAL ILMIAH M-PROGRESS Journal of Ultimate Public Health Jurnal Kesmas dan Gizi (JKG) J-KESMAS: Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Pendidikan dan Konseling EDUTEC : Journal of Education And Technology PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat Citradirga : Jurnal Desain Komunikasi Visual dan Intermedia Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat : Media Komunikasi Komunitas Kesehatan Masyarakat Jurnal Layanan Masyarakat (Journal of Public Service) Jurnal Health Sains Indonesian Applied Physics Letters Jurnal Cahaya Mandalika Jurnal Nuansa Akademik: Jurnal Pembangunan Masyarakat Jurnal Kesehatan Tambusai Journal of Indonesian Medical Laboratory and Science (JoIMedLabS) Jurnal Inovasi Pembelajaran di Sekolah Cermin Dunia Kedokteran Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Journal of Social Research Jurnal Jaminan Kesehatan Nasional Formosa Journal of Sustainable Research (FJSR) Journal of Language, Literature, and Arts (JoLLA) Berita Kedokteran Masyarakat Media Bina Ilmiah INJURITY: Journal of Interdisciplinary Studies Jurnal Indonesia Sosial Sains Innovative: Journal Of Social Science Research Journal of Public Health and Pharmacy Journal of Indonesian Health Policy and Administration Jurnal Ekonomi Kesehatan Indonesia Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (The Public Health Science Journal) Cermin Dunia Kedokteran Kesmas: Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional (National Public Health Journal) Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Jurnal bahasa, sastra, seni, dan pengajarannya
Claim Missing Document
Check
Articles

Ketersediaan Fasilitas dan Tenaga Kesehatan Dalam Mendukung Cakupan Semesta Jaminan Kesehatan Nasional Misnaniarti Misnaniarti; Budi Hidayat; Pujiyanto Pujiyanto; Mardiati Nadjib; Hasbullah Thabrany; Purnawan Junadi; Besral Besral; Bambang Purwoko; Trihono Trihono; Vivi Yulaswati
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pelayanan Kesehatan Vol. 1 No. 1 (2017)
Publisher : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pelayanan Kesehatan (Journal of Research and Development in Health Services)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (406.66 KB) | DOI: 10.22435/jpppk.v1i1.425

Abstract

Abstrak Ketidakmerataan ketersediaan fasilitas kesehatan, tenaga kesehatan dan kondisi geografis yang sangat bervariasi, menimbulkan potensi melebarnya ketidakadilan pemanfaatan kesehatan pada masyarakat di beberapa wilayah di Indonesia. Tujuan tulisan ini adalah untuk mengetahui ketersediaan fasilitas dan tenaga kesehatan (khususnya dokter spesialis) dalam mendukung pelaksanaan JKN. Berdasarkan hasil penelitian terbukti bahwa ketersediaan faktor suplai (FKTL, TT, dan tenaga dokter spesialis) dalam mendukung kebijakan JKN secara umum jumlahnya masih belum mencukupi serta distribusinya belum merata di setiap wilayah kab/kota. Rasio FKTP dan FKTL per penduduk cenderung lebih tinggi di wilayah luar Jawa/Bali. Rasio dokter spesialis per penduduk lebih tinggi di wilayah Jawa/Bali, sedangkan rasio TT di RS cenderung hampir sama range-nya di semua wilayah. Distribusi penyebarannya cenderung tidak merata hampir di semua wilayah. Rekomendasi bagi Pemerintah Daerah diharapkan mempunyai komitmen untuk memenuhi dari sisi suplai pelayanan kesehatan agar penduduk yang sakit dapat mengakses fasilitas kesehatan dengan mudah.
Akses Pelayanan Pasien Kusta: Literatur Review Ahmad Ahsan Taqwim; Pujiyanto Pujiyanto
Journal Of Health Science (Jurnal Ilmu Kesehatan) Vol 6 No 2 (2021): JOURNAL OF HEALTH SCIENCE (JURNAL ILMU KESEHATAN) (IN PRESS)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/jik.v6i2.1458

Abstract

Pencarian pengobatan dan kaitannya terhadap akses pelayanan kesehatan juga masih menjadi tantangan dalam pemberantasan kusta. Peningkatan akses ke layanan kesehatan dikaitkan dengan peningkatan tingkat deteksi di beberapa daerah. Penurunan jumlah kasus baru terjadi secara bertahap dan seragam selama 10 tahun terakhir, baik secara global maupun di wilayah WHO. Kuman penyebab kusta adalah Mycobacterium leprae yang ditemukan oleh G. A. Hansen pada tahun 1873 di Norwegia. Tujuan: Mengetahui akses pelayanan pada pasien kusta. Metode Penelitian: Pada Literatur pencarian dilakukan pembatasan tahun publikasi 5 tahun terakhir, 2016-2020. Artikel pencarian dilakukan pada data base di Science Direct,Pubmed dan Goggle Cendekia dengan kata kunci dalam Bahasa inggris yang digunakan "LEPROSY?" AND " ACCESS TO HEALTH ". Untuk Bahasa Indonesia menggunakan kata kunci “Kusta?” DAN “Akses Pelayanan”. Review Artikel disesuaikan dengan kriteria Inklusi. Hasil: Ketersedian akses pelayanan Kesehatan terhadap pasien kusta tidak hanya dipengaruhi antara jarak rumah pasien kusta terhadap pelayanan kesehatan,terdapat kendala yang lain untuk mencapai akses pelayanan yaitu adanya stigma masyarakat terhadap pasien kusta. Kesimpulan: Akses pelayanan kesehatan akan menjadi kendala ketika jarak geografis rumah penderita kusta jauh dari fasilitas pelayanan kesehatan, walaupun secara statistik, akses pelayanan kesehatan tidak ada pengaruh terhadap pencarian pengobatan, kepatuhan minum obat dan kejadian kusta.
Rapid Assesmen Manajemen Instalasi Gawat Darurat RSUT pada Pandemi Covid-19 Tita Maulita Sawitri; Pujiyanto Pujiyanto
Jurnal Health Sains Vol. 2 No. 8 (2021): Jurnal Health Sains
Publisher : Syntax Corporation Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/jhs.v2i8.255

Abstract

Covid-19 caused changes in services related to procedures, facilities, procedures and safety of patients and officers in work. RSU Tangerang Regency (RSUT) is one of the government-owned hospitals appointed to provide services for Covid-19 patients throughout its service scope. RSUT has made changes in the management of IGD services, especially in patient triage to adjust for changes in current disease patterns. The purpose of this study is to find out the rapid assessment of emergency department management management in the covid-19 pandemic. This paper is the result of a rapid assessment of service observations at IGD RSUT in June 2020, accompanied by interviews to igd management teams and hospitals. This study is a case study by conducting rapid assessment of services at the Emergency Department of RSU Tangerang Regency during June 2021. The results of the observations showed that IGD RSUT had made changes in accordance with the ministry's guidelines on hospital services during the covid-19 pandemic, only adding thoracic radiological examinations as part of screening.
Pengaruh Implementasi Lean Hospital terhadap Length of Stay di Rumah Sakit : Scoping Review Dian Elawati; Pujiyanto Pujiyanto
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (313.614 KB) | DOI: 10.31004/jptam.v6i2.4315

Abstract

Layanan kesehatan menghadapi tantangan dalam meningkatkan efisiensi, kualitas perawatan, dan mengatasi lonjakan permintaan. Untuk tujuan ini, beberapa rumah sakit telah menerapkan metode Lean. Tujuan dari scoping review ini adalah untuk mengevaluasi dampak lean hospital (LH) pada lamanya rawat inap (length of stay/LOS). Review dilakukan sesuai dengan PRISMA, menggunakan 3 database untuk mencari artikel yang diterbitkan dari tahun 2017-2022. Hasil : Dari 258 artikel, 6 artikel yang relevan dan semua menunjukkan adanya pengurangan LOS setelah dilakukan intervensi. Kesimpulan menunjukkan bahwa dengan berfokus pada pengurangan aktivitas non value added, lean hospital dapat berkontribusi untuk meningkatkan aliran pasien dan efisiensi dalam ruang rawat inap.
ANALYSIS OF SOCIOECONOMIC FACTORS ON HEALTHCARE FACILITIES UTILIZATION FOR INPATIENT CARE IN INDONESIA Mutia Narullita Anwar; Pujiyanto Pujiyanto
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 6 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v6i1.3265

Abstract

In 2014-2018 the utilization of health facilities for inpatient treatment in Indonesia has ups and downs. according to data from the National Social Security Council (DJSN) and Social Security Administrator for Health (BPJS Kesehatan) in 2020, the average unit cost of claims per first-level inpatient admission nationally in 2014-2018 were Rp420,543, Rp323,687, Rp412,512, Rp531,496, and Rp472,984, respectively. The purpose of this study was to determine the socioeconomic factors that influence the utilization of health facilities for inpatient treatment in Indonesia. This study uses secondary data from the National Socio-Economic Survey (Susenas) in 2020. The research respondents were individuals who were randomly selected as many as 1,258,328 in Indonesia. The method used in this study uses an econometric approach using the Binary Regression method, namely the logit and probit models. The results of this study found that age, education, occupation, income, and health insurance, with income assumed from the level of expenditure, all of these variables had a significant effect on the utilization of health facilities for inpatients.
Faktor – faktor Penyebab Pending Klaim Rawat Inap di RSUD Koja Tahun 2018 Ayu Nadya Kusumawati; Pujiyanto -
Cermin Dunia Kedokteran Vol 47, No 1 (2020): Bedah
Publisher : PT. Kalbe Farma Tbk.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55175/cdk.v47i1.338

Abstract

Pada tahun 2014, Indonesia mulai menerapkan Sistem Jaminan Kesehatan Nasional berdasarkan Undang-undang nomor 40 tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional. Rumah sakit terus berupaya untuk mempercepat proses klaim agar alur cash flow tidak terganggu, oleh karena itu perlu diidentifikasi faktor penyebab pending klaim agar dapat dianalisis dan diperbaiki. Penelitian dilaksanakan di RSUD Koja dari bulan Juni hingga Juli 2019 dengan mengambil data pending klaim selama tahun 2018, terbatas pada pending klaim rawat inap dan yang terkait dengan masalah medis dan resume medis. Selain itu dilakukan wawancara mendalam kepada satu orang verifikator, satu orang koder dan satu orang grouper. Didapatkan 40,6% berkas merupakan kesalahan koding dan input, 21,9% kesalahan penempatan diagnosis dan 37,4% ketidaklengkapan resume medis. Dibutuhkan pembaharuan ilmu aturan dan kaidah koding terbaru serta penerapan rekam medis elektronik untuk mempermudah DPJP dalam melengkapi resume medis. In 2014, Indonesia began to implement National Health Insurance System based on Law Number 40, 2004. As hospitals continue to strive to speed up claim process to manage the cash flow, it is necessary to identify the causes of claim pending. The study was conducted at Koja District Hospital from June to July 2019 by taking pending claims data during 2018 and limited to inpatient pending claims related to medical problems and medical resumes. In-depth interviews were conducted with one verifier, one coder and one grouper. Causes of pending were coding and input errors (40.6%), misplaced diagnoses (21.9%) and incomplete medical resumes (37.4%). Knowledge updates on latest coding rules for coders and the application of electronic medical records to facilitate DPJP in completing medical resumes are needed. 
Determinan Perilaku Merokok Keluarga Penerima Manfaat PKH di Kecamatan Kembangan Jakarta Barat Tahun 2019 Rini Hariyati; Pujiyanto Pujiyanto; Budi Hidayat
Berita Kedokteran Masyarakat (BKM) Vol 37, No 1 (2021)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (13.551 KB) | DOI: 10.22146/bkm.53382

Abstract

Purpose: Program Keluarga Harapan (PKH) is a strategic government program that wants to help the poor meet their health needs. However, there are still PKH beneficiaries who do not understand the health mission of this program. This study intends to explore smoking behavior among PKH families beneficiaries and whether program providers pay attention to promoting healthy living for their beneficiaries. Method: This study uses primary data with cross-sectional design and multiple logistic regression. The number of samples analyzed was 379 households in the Kembangan Region of West Jakarta. Results: Eighty-two percent of PKH recipients were smokers. The four variables related to smoking are low education, low income, smoking psychological dependence, and socially motivated smoking. The psychological and social factors of smoking were among strong predictors and deserve attention in the PKH program. Conclusion: The long-term goal of PKH is to improve the health quality. Smoking reduces the health quality of PKH beneficiaries. The Ministry of Social Affairs needs to coordinate with the Ministry of Health to make this program an entry point for the movement of healthy living in PKH recipient families.
Patient Satisfaction With Digital Health Services in Hospital during COVID-19 Pandemic: A Systematic Review Shafira Ninditya; Pujiyanto Pujiyanto
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.9009

Abstract

Pandemi coronavirus 2019 (COVID-19) adalah masalah kesehatan masyarakat yang telah mengganggu sistem perawatan kesehatan di seluruh dunia. Digitalisasi layanan kesehatan menjadi salah satu bentuk penyesuaian untuk menghadapi pandemi. Perubahan metode pelayanan di rumah sakit dapat mempengaruhi kualitas pelayanan kesehatan dan kepuasan pasien. Tinjauan ini akan mengidentifikasi dan menganalisis kepuasan pasien terhadap layanan kesehatan digital di rumah sakit selama pandemi covid-19. Pencarian sistematis dilakukan melalui PubMed, ScienceDirect, Springer Link, dan Pencarian Manual dari publikasi tahun 2019 hingga 2022, mengikuti pedoman PRISMA. Tinjauan sistematis ini mengidentifikasi 42 studi termasuk 34 studi menemukan kepuasan pasien di rumah sakit dan 8 studi membandingkan kepuasan pasien dalam layanan kesehatan digital dan layanan kesehatan langsung. Ada 97% penelitian yang menunjukkan kepuasan pasien dalam layanan kesehatan digital. Sementara itu, masing-masing 1 studi menemukan hasil signifikan dari kepuasan pasien terhadap layanan kesehatan digital dan langsung. Dengan mengimplementasikan layanan kesehatan digital pada platform yang sesuai, aplikasi yang sesuai dengan ketersediaan sumber daya, aplikasi yang sesuai dengan kebutuhan setting klinis diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan kesehatan di rumah sakit.
Analisis Pelaksanaan Telehealth di Rumah sakit selama pandemi covid-19 di Indonesia : Literature review Dian Elawati; Pujiyanto Pujiyanto
Jurnal Indonesia Sosial Sains Vol. 3 No. 05 (2022): Jurnal Indonesia Sosial Sains
Publisher : CV. Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (972.937 KB) | DOI: 10.59141/jiss.v3i05.584

Abstract

Telehealth is the provision of a variety of clinical and non-clinical services, and technology to people in remote locations using information telecommunication technology (ICT). Utilization of telehealth services can reduce the likelihood of transmission of severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2). Health care professionals can take on more clinical and nonclinical tasks from home. Therefore, telehealth protects the health of patients and healthcare professionals 15. Telehealth also provides low-risk critical medical care to patients with non-COVID-19 conditions, and recognizes those who may require further clinical assessment and consultation. This review aims to analyze the implementation of telehealth in hospitals during the covid-19 pandemic in Indonesia. In the initial search stage, 22 articles were found, and 4 articles were found that matched. From the 4 articles, it was concluded that Telemedicine is much interested in and contributes positively to the world of health, can minimize the risk of transmission of COVID-19 so that it is a solution to prevent all forms of direct physical contact, provide continuous care to the community, and ultimately reduce morbidity and mortality from COVID-19 outbreak. However, the government's role is very large in the sustainability of digital telehealth in the world of health Dengue infection is the fastest-spreading viral infectious disease in the world. In recent years, there has been an increase in reported neurological findings associated with dengue infection. In dengue endemic areas, the most common neurological complication is dengue encephalopathy.
Faktor – Faktor Penyebab Pending Klaim Rawat Inap di RSUD Koja tahun 2018 Ayu Nadya Kusumawati; Pujiyanto
Cermin Dunia Kedokteran Vol 47 No 1 (2020): Bedah
Publisher : PT Kalbe Farma Tbk.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55175/cdk.v47i1.7

Abstract

Pada tahun 2014, Indonesia mulai menerapkan Sistem Jaminan Kesehatan Nasional berdasarkan Undang-undang nomor 40 tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional. Rumah Sakit terus berupaya untuk mempercepat proses klaim agar alur cash flow tidak terganggu, oleh karena itu perlu diidentifikasi faktor penyebab pending klaim agar dapat dianalisis dan diperbaiki. Penelitian dilaksanakan di RSUD Koja dari bulan Juni hingga Juli 2019 dengan mengambil data pending klaim selama tahun 2018, terbatas pada pending klaim rawat inap dan yang terkait dengan masalah medis dan resume medis. Selain itu, dilakukan wawancara mendalam kepada satu orang verifikator, satu orang koder, dan satu orang grouper. Didapatkan 40,6% berkas merupakan kesalahan koding dan input, 21,9% kesalahan penempatan diagnosis, dan 37,4% ketidaklengkapan resume medis. Dibutuhkan pembaharuan ilmu aturan dan kaidah koding terbaru untuk koder serta penerapan rekam medis elektronik untuk mempermudah DPJP dalam melengkapi resume medis yang dibutuhkan. In 2014, Indonesia began to implement National Health Insurance System based on Law Number 40, 2004, about National Health Insurance System. As hospitals continue to strive to speed up claim process to manage the cash flow, it is necessary to identify the causes of claim pending so that it can be analyzed and corrected. The study was conducted at Koja District Hospital from June to July 2019 by taking pending claims data during 2018 and limited to inpatient pending claims related to medical problems and medical resumes. In-depth interviews were conducted with one verifier, one coder, and one grouper. Causes of pending were coding and input errors (40.6%), misplaced diagnoses (21.9%), and incomplete medical resumes (37.4%). Knowledge updates on latest coding rules for coders and the application of electronic medical records to facilitate DPJP in completing medical resumes are needed.
Co-Authors A, Allfa Andranica Devya Absor, Sholihul Adang Bachtiar Adisasmito, Wiku Bakti Bawono Agnes Vianti Agus Suherman Agus Sutisna, Agus Ahmad Ahsan Taqwim Ahmad Rafqi Aini Nurul Alfiyah Alfiyah Alfiyah, Alfiyah Amalia, Annisa Ayu Amila Megraini Andhika Putra Herwanto Andi Eka Putra Andi Sari Bunga Andreas Syah Pahlevi Andriani, Helen Anngita, D Ariani, Devi Senja Aryana Satrya As’ad, Sholihin Asmaripa Ainy Asmaripa Ainy Asmilia, Nur Atik Nurwahyuni Ayu Kusuma Wardhani Ayu Nadya Kusumawati Ayu Nadya Kusumawati Ayu Nadya Kusumawati Ayu Tyas Purnamasari Ayu Tyas Purnamasari Bambang Sunarto Besral Budi Hidayat Cahya Adriani Putri Chandra, Erfan Cicilya Candi Darwati Darwati Devi Senja Ariani Devi Setyawati Dhara Alim Cendekia Dhini Sari Sembiluh Dian Elawati Dian Elawati Diara Oktania Dini Indrastuty Dumilah Ayuningtyas Elawati, Dian Erfan Chandra Nugraha Erik Parulian Sihotang Eryani, Yesti Mulia Evarista Theofika Evarista Theofika Fahdrian Kemala Fajar Firdawati Fanany, I A Firdauz, Grace Constella Anastasya Gede Wirabuana Putra Halilintar, Via Dolorosa Hana Apriyanti Hanah, Siti Harto Nuroso Hartono, Risky Kusuma Hasbullah Thabrany Hasbullah Thabrany Hasbullah Thabrany Hasiymy, Muhammad Affaf Hasyimy, Muhammad Afaf Hendri Hartati Ika Ratnawati, Ika Ike Ratnawati Indrastuty, Dini Intan Corina Indra Iriaji Istiatin, Istiatin Iswanto Izanuddin Joni Agung Sudarmanto Junadi, Purnawan Khairun Nisa’il Hulwah Kurnia Sari Kurnia Sari Kusumawati, Ayu Nadya Lisa Ubai Sulistiani Lonah M Yasin Mahavira Annisa S Makarim, Iqbal Andri Mardiati Nadjib Mardiati Nadjib Mardiati Nadjib Mario Ekoriano Marlina Hendryka Situmorang Martaliza, Rira Wahdani Metha Arsilita Hulma Mira Miranti Misnaniarti Misnaniarti Mondastri Korib Moudy Muhaiminurrohima Putri Mukhlisa, Mazda Novi Muslich, Yusep Muslich, Yusep Mutia Narullita Anwar Nadia Alwainy Nadjib, Mardiati Na’imah, Syahidatun Novi Handoko Nugraha, Erfan Chandra Pamungkas, Gesang Bayu Pandu Harimurti Prasiska, Tomy Oeky Pratiwi, Rahma Indah Prisma Megantoro Purnawan Junadi Purwa Kurnia Sucahya Purwoko, Bambang R.A. Wita Ferani Kartika Rabiulyati, May Rahmatillah, Akif Ramadana, Alvian Ratih Oktarina Renny Nurhasana Retna Apsari Rini Hariyati Rira Wahdani Martaliza Robby Hidajat Safitri, Yunita Restu Samian Sarip Hidayat, Sarip Setyawati, Devi Shaari, Nazlina Shabrine, Anggrian Riska Amelia Shafira Ninditya Sheirly Novan Indra Sholihin As’ad Siti Khodijah Parinduri Sony Harbintoro, Sony Sri Endah Nurhidayati Sudarwati Sudarwati Sugiyarti, Listya Sumarno . Supadi Supadi Sutandijo, Sutandijo Sutarya, Abdul Majid Swastika Dhesti Anggriani Taqwim, Ahmad Ahsan Teguh Dartanto Thabrany, Hasbullah Tita Maulita Sawitri Triana, Rosselini Trihono Trihono Trihono, Trihono Uray Cindy Hafinur Vetty Yulianty Permanasari Via Dolorosa Halilintar Vivi Yulaswati Wahyu Pudji Nugraheni Yeni Yoga Uta Nugraha Yulaswati, Vivi