p-Index From 2021 - 2026
9.047
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Media Kesehatan Masyarakat Indonesia Health Science Journal of Indonesia BULETIN PENELITIAN SISTEM KESEHATAN Prosiding SNATIF Rekayasa Mesin ANDHARUPA Nomosleca Jurnal Manajemen Kesehatan Indonesia HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) JOURNAL OF HEALTH SCIENCE (JURNAL ILMU KESEHATAN) Belitung Nursing Journal Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pelayanan Kesehatan JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI JURNAL ILMIAH M-PROGRESS Journal of Ultimate Public Health Jurnal Kesmas dan Gizi (JKG) J-KESMAS: Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Pendidikan dan Konseling EDUTEC : Journal of Education And Technology PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat Citradirga : Jurnal Desain Komunikasi Visual dan Intermedia Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat : Media Komunikasi Komunitas Kesehatan Masyarakat Jurnal Layanan Masyarakat (Journal of Public Service) Jurnal Health Sains Indonesian Applied Physics Letters Jurnal Cahaya Mandalika Jurnal Nuansa Akademik: Jurnal Pembangunan Masyarakat Jurnal Kesehatan Tambusai Journal of Indonesian Medical Laboratory and Science (JoIMedLabS) Jurnal Inovasi Pembelajaran di Sekolah Cermin Dunia Kedokteran Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Journal of Social Research Jurnal Jaminan Kesehatan Nasional Formosa Journal of Sustainable Research (FJSR) Journal of Language, Literature, and Arts (JoLLA) Berita Kedokteran Masyarakat Media Bina Ilmiah INJURITY: Journal of Interdisciplinary Studies Jurnal Indonesia Sosial Sains Innovative: Journal Of Social Science Research Journal of Public Health and Pharmacy Journal of Indonesian Health Policy and Administration Jurnal Ekonomi Kesehatan Indonesia Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (The Public Health Science Journal) Cermin Dunia Kedokteran Kesmas: Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional (National Public Health Journal) Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Jurnal bahasa, sastra, seni, dan pengajarannya
Claim Missing Document
Check
Articles

Determinan Kepuasan Pasien Poli Gigi di Puskesmas, Klinik dan Rumah Sakit di Indonesia pada Masa Pandemi Covid-19: Systematic Review Lisa Ubai Sulistiani; Pujiyanto Pujiyanto
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (324.664 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i12.10381

Abstract

Pandemi COVID-19 menyebabkan berbagai sektor mengalami gangguan, salah satunya sektor pelayanan kesehatan gigi dan mulut. Kekhawatiran masyarakat maupun dokter gigi akan tertular virus di puskesmas, rumah sakit dan perjalanan ke rumah sakit ataupun klinik untuk mendapatkan perawatan gigi menyebabkan mutu pelayanan di poli gigi menjadi rendah sehingga berdampak pada kepuasan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui determinan kepuasan pasien poli gigi di Puskesmas, Klinik dan Rumah Sakit di Indonesia Pada Masa Pandemi COVID-19. Data penelitian ini diperoleh dari telaah beberapa jurnal penelitian. Penyaringan data pada penelitian ini menggunakan Preferred Reporting Items for Systematic Reviews (PRISMA). Temuan penelitian didapatkan bahwa hasil beberapa penelitian menunjukkan faktor yang mempengaruhi kepuasan pasien poligigi di Indonesia pada masa pandemi COVID-19 adalah bukti langsung, kehandalan, daya tanggap, jaminan dan empati.
Faktor yang Memengaruhi Penggunaan Kontrasepsi Modern di Wilayah Perkotaan: Analisis SKAP 2019 Fajar Firdawati; Pujiyanto Pujiyanto; Mario Ekoriano
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (508.337 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i6.7413

Abstract

Penggunaan kontrasepsi modern di wilayah perkotaan cenderung mengalami penurunan, disisi lain jumlah penduduk di wilayah perkotaan semakin meningkat, padahal di wilayah perkotaan cenderung lebih mudah memiliki akses terhadap informasi, fasilitas pelayanan kesehatan, dan transportasi. Selain itu, tingkat pendidikan dan status ekonomi lebih tinggi dibanding wilayah perdesaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang memengaruhi penggunaan kontrasepsi modern di wilayah perkotaan dan faktor apa paling dominan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan analisis data sekunder yang bersumber dari data Survei Kinerja dan Akuntabilitas Program (SKAP) Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga tahun 2019. Hasil penelitian, menunjukkan semakin tua umur, semakin tinggi tingkat pendidikan dan semakin tinggi tingkat kesejahteraan, maka penggunaan kontrasepsi modern diperkotaan semakin menurun. Disisi lain, penggunaan kontrasepsi modern diperkotaan lebih banyak pada PUS yang memiliki jumlah anak lebih dari 2, tidak ingin anak lagi, memiliki persepsi jumlah anak ideal 0-2, PUS yang memiliki pengetahuan 8 jenis metode kontrasepsi, mendapatkan informasi baik dari petugas dan institusi serta yang dikunjungi oleh petugas/kader kesehatan dalam 12 bulan terakhir. Variabel yang memiliki kecenderungan paling tinggi menggunakan kontrasepsi modern di perkotaan yaitu PUS dengan kelompok umur 15-19 tahun. Dalam upaya meningkatkan penggunaan kontrasepsi modern di wilayah perkotaan, pemerintah harus melakukan terobosan intervensi program yang efektif dan efisien, yang ditujukan terutama pada PUS dengan tingkat pendidikan dan kesejahteraan tinggi serta memperkuat intervensi pada kelompok sasaran yang memiliki kecenderungan penggunaan kontrasepsi modern yang lebih tinggi.
Gambaran Biaya Sectio Caesarean dengan Clinical Pathway pada Pasien JKN RS Hermina Jatinegara Tahun 2021 Agnes Vianti; Pujiyanto Pujiyanto
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (317.48 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i9.9197

Abstract

Di RS Hermina Jatinegara (RSH JTN) persentase tindakan SC pada persalinan adalah sebesar 75% dari total kelahiran hidup di tahun 2020. SC sendiri selalu menempati urutan teratas jenis tindakan terbanyak yang dilakukan di RSH JTN sejak 2013 sampai 2020. Pada tahun 2021 jumlah tindakan SC pasien BPJS di RSH JTN adalah 512 tindakan dari total 1.191 tindakan SC dengan total biaya RS sebesar Rp. 7.622.743.465 sementara tarif INA CBGs yang bisa diklaim adalah Rp. 2.953.697.700 sehingga terdapat selisih negatif sebesar Rp. 4.669.045.765. Penelitian ini dibuat dengan tujuan untuk mengetahui berapa sebenarnya biaya tindakan SC pada pasien BPJS yang dilakukan dengan penerapan clinical pathway untuk memahami pentingnya clinical pathway dalam kendali mutu dan kendali biaya. Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan wawancara mendalam, observasi dan review artikel. Hasil penelitian menampilkan bahwa biaya tindakan SC pasien BPJS dengan penerapan clinical pathway ternyata lebih rendah daripada tanpa clinical pathway . Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan clinical pathway pada tindakan SC memang dapat mengendalikan biaya tanpa mengurangi mutu layanan di RS. Kata kunci : sectio caesarean, clinical pathway , INA CBG, selisih coding
Hubungan Karakteristik Sosial Demografi dengan Kepemilikan Jaminan Kesehatan Nasional pada Penduduk Lanjut Usia di Indonesia : Analisis Data Susenas Tahun 2019 Uray Cindy Hafinur; Pujiyanto Pujiyanto
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (738.106 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i11.12029

Abstract

Perubahan demografi menunjukkan Indonesia secara bertahap menjadi masyarakat yang menua. Menurut Susenas 2019, jumlah penduduk usia 60 tahun atau lebih atau lanjut usia di Indonesia mencapai 25,7 juta jiwa atau sekitar 9,6 persen dari total penduduk. Capaian kepesertaan jaminan kesehatan masih jauh dari target pemerintah yaitu minimal 95 persen dari penduduk Indonesia. Salah satu tantangan dalam memenuhi target ini adalah masih relatif rendahnya kepesertaan jaminan kesehatan penduduk lansia. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pencapaian cakupan kesehatan semesta di Indonesia dari sisi kepemilikan jaminan kesehatan penduduk lansia serta mengkaji faktor-faktor yang mempengaruhi kepemilikan jaminan kesehatan penduduk lansia di Indonesia. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data Susenas 2019. Data dianalisis secara bivariat dan multivariat dengan metode Binary Regression menggunakan model logit Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel yang berhubungan signifikan dengan kepemilikan JKN pada penduduk lansia dengan nilai p value < 0,05 yaitu jenis kelamin, pendidikan terakhir, status perkawinan, tempat tinggal, akses internet, keluhan kesehatan, ketenagakerjaan, kepemilikan tabungan, gangguan komunikasi dan gangguan emosional. Variabel yang tidak berhubungan dengan kepemilikan JKN pada lansia dengan nilai p value > 0,05 adalah usia, gangguan mengurus diri sendiri dan gangguan konsentrasi.
Analysis of the Implementation of the Use of Health Center Health Operational Assistance Funds in North Buton Regency in 2021 Iswanto; Vetty Yulianty Permanasari; Kurnia Sari; Pujiyanto; Izanuddin; Mira Miranti
Formosa Journal of Sustainable Research Vol. 2 No. 7 (2023): July 2023
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/fjsr.v2i7.5177

Abstract

This study aims to analyze the implementation of the use of BOK Puskesmas funds in calling for SPM performance in North Buton Regency. This research is an operational research with a case study design and a qualitative approach. Case studies were conducted at the Kulisusu Health Center, Bonerombo Health Center, and North Wakorumba Health Center, North Buton Regency. The results of the study found that in terms of human resources there were still many who were incomplete and there were still several positions filled by health workers who had no expertise. The completeness of facilities and infrastructure at the puskesmas is also not sufficient as standard facilities for implementing programs in the MSS. Planning for the budget for BOK funds for puskesmas is carried out through the preparation of RUK and RPK, but the budget ceiling is still determined by the central government. The delay in issuing the DPA in the APBD and the slow disbursement carried out by the Puskesmas had an impact on the implementation of program activities at the beginning of the year
Analisis Rancangan Strategi Marketing Rumah Sakit Dalam Upaya Meningkatkan Angka Kunjungan Pasien Tindakan Mata RS Mata Bandung Eye Center Mahavira Annisa S; Pujiyanto Pujiyanto
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i10.13327

Abstract

Rumah Sakit Mata Bandung Eye Center (RS Mata BEC) mengalami penurunan Jumlah kunjungan pasien tindakan selama Januari hingga November 2022. Dalam hal ini diperlukan analisa situasi secara internal maupun eksternal berdasarkan analisis SWOT sehingga dapat ditentukan peluang dan ancaman, serta kekuatan dan kelemahan yang ada untuk menyusun rencana pemasaran strategi dalam upaya peningkatan kunjungan pasien tindakan di RS Mata BEC. Metode yang digunakan dengan menggunakan analisis studi kasus dengan cara melakukan studi literatur, observasi serta wawancara terhadap kelompk tertentu. Dari hasil tersebut didapatkan data bahwa posisi RSM BEC berada pada kuandran 5, yaitu Penetration Market dan Produk Development. Dengan hasil analisa tersebut maka dapat dilakukan penyusunan dan penetapan strategi pemasaran secara tepat dengan melakukan bauran pemasaran (Marketing Mix)
Analisis Perencanaan Kebutuhan Obat Rawat Jalan Pasien JKN Terhadap Nilai Persediaan di Instalasi Farmasi Rumah Sakit X Nadia Alwainy; Pujiyanto Pujiyanto
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i10.13329

Abstract

Perencanaan farmasi adalah kegiatan dimana kuantitas dan waktu pengadaan produk farmasi ditentukan berdasarkan hasil kegiatan seleksi untuk memastikan terpenuhinya kriteria jenis, jumlah, waktu dan efisiensi yang tepat. Perencanaan kurang baik mengakibatkan terjadinya kekosongan persediaan yang berdampak pada hutang obat pasien rawat jalan sebagaimana terjadi di RS X pada Trimester I tahun 2023. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi perencanaan kebutuhan obat di instalasi farmasi rumah sakit X (IFRS), menghasilkan bukti komparasi efisiensi dan memberikan usulan perbaikan pemecahan masalah tersebut. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah deskriptif kualitatif untuk menyusun model perencanaan persediaan farmasi dengan menggunakan metode konsumsi yang dikombinasikan dengan analisis ABC (Pareto). Dari perhitungan rencana kebutuhan obat didapatkan total biaya yang dikeluarkan RS X pada trimester 1 (48,06%) lebih tinggi dibandingkan dengan hasil perencanaan dengan metode konsumsi. Hasil analisis ABC juga menunjukan komposisi kelompok A 35 item dengan volume order 277.194 (82,44 %), kelompok B 28 item dengan volume order 43.316 (12,88%) dan kelompok C 77 item dengan volume order 15.719 (4,68 %). Hasil penerapan metode konsumsi dan analisis ABC dalam perencanaan dapat mengoptimalkan pengendalian persediaan obat, mengurangi biaya, dan mencegah kekosongan persediaan sehingga disarankan agar model ini diaplikasikan di IFRS X.
Faktor yang Memengaruhi Waktu Tunggu Pemulangan Pasien Rawat Inap Rumah Sakit X Tahun 2022 Sheirly Novan Indra; Pujiyanto Pujiyanto
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i9.13488

Abstract

Berbagai faktor memengaruhi waktu tunggu pemulangan pasien mulai dari faktor manusia, proses hingga sistem. Waktu tunggu proses kepulangan pasien rawat inap di Rumah Sakit X masih menjadi permasalahan ketidakpuasan pada umpan balik pasien setiap bulannya, bahkan termasuk 5 keluhan tertinggi pada tahun 2021. Tujuan utama penelitian ini adalah mengelaborasi dan menguji faktor yang memengaruhi waktu tunggu pemulangan pasien sesuai Permenkes No: 129/Menkes/SK/II/2008. Penelitian ini merupakan studi analitik retrospektif pada populasi 2.917 pasien rawat inap Rumah Sakit X tahun 2022. Data waktu tunggu kepulangan diambil berdasarkan catatan SIMRS untuk dilakukan analisis hubungan karakteristik dan tahapan proses yang dilakukan terhadap pencapaian waktu tunggu serta faktor yang memiliki pengaruh paling dominan terhadap pencapaian tersebut melalui uji regresi logistik. Berdasarkan karakteristik dan tahapan prosesnya, pencapaian waktu tunggu pemulangan dipengaruhi faktor paling dominan yakni penjaminan (OR 21,60, p = 0,00), visite DPJP pada hari H (OR 1,32, p = 0,02), riwayat pembedahan (OR 0,66, p = 0,00), dan riwayat perawatan kritis selama masa rawat (OR 0,41, p = 0,00). Sedangkan hari pemulangan, lama rawat, perencanaan pulang H-1, dan pengembalian obat dan alat kesehatan H-1 didapatkan tidak cukup signifikan memengaruhi pencapaian waktu tunggu kepulangan. Faktor tipe penjaminan, visite DPJP hari H, adanya riwayat pembedahan, dan riwayat perawatan kritis selama masa rawat terbukti memengaruhi pencapaian waktu tunggu pemulangan sesuai yang diharapkan. Dengan demikian rencana perbaikan terarah melalui pendekatan keempat akar masalah diperkirakan dapat memperbaiki kepuasan dan kepercayaan pasien secara signifikan. Lebih lanjut, studi terhadap faktor lain secara mendalam perlu dilakukan guna perbaikan berkelanjutan.
PENGARUH METODE ENHANCED RECOVERY AFTER CESAREAN SECTIO (ERACS) TERHADAP TINGKAT KEMANDIRIAN PASCA SECTIO CESAREA Evarista Theofika; Pujiyanto Pujiyanto
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i4.20485

Abstract

Persalinan dengan sectio cesarea meningkat dari tahun ke tahun. Penerapan metode Enhanced Recovery After Surgery (ERAS) pada sectio cesarea atau ERACS diklaim dapat mempercepat proses pemulihan pasca operasi. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh perbedaan metode operasi, umur dan riwayat persalinan terhadap tingkat kemandirian pasien pasca operasi sectio cesarea di RS Pondok Indah Puri Indah tahun 2022. Metode penelitian menggunakan studi cross sectional dengan pengambilan data secara retrospektif dari rekam medis pasien yang melahirkan secara Sectio cesarea pada tahun 2022. Hasil penelitian disimpulkan terdapat perbedaan bermakna tingkat kemandirian pasca operasi antara pasien yang menggunakan metode operasi ERACS (n=157,43) dan non ERACS (n=240,46; p value <0,05), namun tidak terdapat perbedaan bermakna tingkat kemandirian pasca operasi berdasarkan riwayat persalinan (p value = 0,89) dan kelompok umur (p value = 0,31). Metode ERACS berpengaruh terhadap tingkat kemandirian pasca operasi Sectio Cesarea.
ANALISIS PENERAPAN KESELAMATAN PASIEN DALAM PEMBERIAN OBAT TERHADAP TERJADINYA MEDICATION ERROR DI INSTALASI FARMASI RS X TAHUN 2023 Novi Handoko; Evarista Theofika; Pujiyanto; Helen Andriani
Media Bina Ilmiah Vol. 18 No. 4: Nopember 2023
Publisher : LPSDI Bina Patria

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penerapan keselamatan pasien di rumah sakit menjadi prioritas utama dalam pelayanan kesehatan yang berorientasi pada pasien. Instalasi farmasi memiliki risiko tinggi terjadinya insiden keselamatan pasien yaitu kegagalan pemberian obat yang dikenal dengan istilah medication error. Medication error dapat terjadi pada 4 tahap kegiatan farmasi yaitu peresepan, penerjemahan resep, penyiapan obat dan pemberian obat. Untuk mengetahui faktor penyebab medication error dan penerapan keselamatan pasien di Instalasi Farmasi RS X. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan cara wawancara mendalam, observasi dan penelusuran data sekunder laporan insiden keselamatan pasien periode Januari-Desember 2022. Insiden Medication error yang terjadi di Instalasi Farmasi RS X terjadi pada tahap prescribing (22%), transcribing (33%), dispensing (22%) dan administration (22%). Kejadian yang terjadi antara lain pemberian obat dengan dosis lebih besar, duplikasi peresepan obat, kesalahan pemberian sediaan dan jumlah obat, kesalahan penempelan stiker dan penulisan dosis label obat, serta pemberian obat yang tertukar. Faktor yang dapat mempengaruhi adanya kekurangan pada sistem peresepan elektronik, beban kerja yang tinggi dengan target waktu penyiapan resep yang ketat, adanya distraksi saat kerja dan area fisik lingkungan kerja yang kurang mendukung. Kejadian medication error yang terjadi di Instalasi Farmasi RS X terjadi pada semua tahapan dengan persentase terbesar di tahap transcribing (33%). Saran yang diajukan perlunya perbaikan Standar Prosedur Operasional dalam persiapan dan penerjemahan resep di instalasi farmasi, perbaikan sistem resep elektronik, analisis beban kerja di unit farmasi dan perbaikan faktor lingkungan seperti penambahan penerangan serta pembuatan sekat dengan dilengkapi pengeras suara di tempat penyerahan obat.
Co-Authors A, Allfa Andranica Devya Absor, Sholihul Adang Bachtiar Adisasmito, Wiku Bakti Bawono Agnes Vianti Agus Suherman Agus Sutisna, Agus Ahmad Ahsan Taqwim Ahmad Rafqi Aini Nurul Alfiyah Alfiyah Alfiyah, Alfiyah Amalia, Annisa Ayu Amila Megraini Andhika Putra Herwanto Andi Eka Putra Andi Sari Bunga Andreas Syah Pahlevi Andriani, Helen Anngita, D Ariani, Devi Senja Aryana Satrya As’ad, Sholihin Asmaripa Ainy Asmaripa Ainy Asmilia, Nur Atik Nurwahyuni Ayu Kusuma Wardhani Ayu Nadya Kusumawati Ayu Nadya Kusumawati Ayu Nadya Kusumawati Ayu Tyas Purnamasari Ayu Tyas Purnamasari Bambang Sunarto Besral Budi Hidayat Cahya Adriani Putri Chandra, Erfan Cicilya Candi Darwati Darwati Devi Senja Ariani Devi Setyawati Dhara Alim Cendekia Dhini Sari Sembiluh Dian Elawati Dian Elawati Diara Oktania Dini Indrastuty Dumilah Ayuningtyas Elawati, Dian Erfan Chandra Nugraha Erik Parulian Sihotang Eryani, Yesti Mulia Evarista Theofika Evarista Theofika Fahdrian Kemala Fajar Firdawati Fanany, I A Firdauz, Grace Constella Anastasya Gede Wirabuana Putra Halilintar, Via Dolorosa Hana Apriyanti Hanah, Siti Harto Nuroso Hartono, Risky Kusuma Hasbullah Thabrany Hasbullah Thabrany Hasbullah Thabrany Hasiymy, Muhammad Affaf Hasyimy, Muhammad Afaf Hendri Hartati Ika Ratnawati, Ika Ike Ratnawati Indrastuty, Dini Intan Corina Indra Iriaji Istiatin, Istiatin Iswanto Izanuddin Joni Agung Sudarmanto Junadi, Purnawan Khairun Nisa’il Hulwah Kurnia Sari Kurnia Sari Kusumawati, Ayu Nadya Lisa Ubai Sulistiani Lonah M Yasin Mahavira Annisa S Makarim, Iqbal Andri Mardiati Nadjib Mardiati Nadjib Mardiati Nadjib Mario Ekoriano Marlina Hendryka Situmorang Martaliza, Rira Wahdani Metha Arsilita Hulma Mira Miranti Misnaniarti Misnaniarti Mondastri Korib Moudy Muhaiminurrohima Putri Mukhlisa, Mazda Novi Muslich, Yusep Muslich, Yusep Mutia Narullita Anwar Nadia Alwainy Nadjib, Mardiati Na’imah, Syahidatun Novi Handoko Nugraha, Erfan Chandra Pamungkas, Gesang Bayu Pandu Harimurti Prasiska, Tomy Oeky Pratiwi, Rahma Indah Prisma Megantoro Purnawan Junadi Purwa Kurnia Sucahya Purwoko, Bambang R.A. Wita Ferani Kartika Rabiulyati, May Rahmatillah, Akif Ramadana, Alvian Ratih Oktarina Renny Nurhasana Retna Apsari Rini Hariyati Rira Wahdani Martaliza Robby Hidajat Safitri, Yunita Restu Samian Sarip Hidayat, Sarip Setyawati, Devi Shaari, Nazlina Shabrine, Anggrian Riska Amelia Shafira Ninditya Sheirly Novan Indra Sholihin As’ad Siti Khodijah Parinduri Sony Harbintoro, Sony Sri Endah Nurhidayati Sudarwati Sudarwati Sugiyarti, Listya Sumarno . Supadi Supadi Sutandijo, Sutandijo Sutarya, Abdul Majid Swastika Dhesti Anggriani Taqwim, Ahmad Ahsan Teguh Dartanto Thabrany, Hasbullah Tita Maulita Sawitri Triana, Rosselini Trihono Trihono Trihono, Trihono Uray Cindy Hafinur Vetty Yulianty Permanasari Via Dolorosa Halilintar Vivi Yulaswati Wahyu Pudji Nugraheni Yeni Yoga Uta Nugraha Yulaswati, Vivi