p-Index From 2021 - 2026
8.355
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Advances in Applied Sciences International Journal of Evaluation and Research in Education (IJERE) Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Prosiding Seminar Nasional MIPA Wahana Matematika dan Sains Jurnal Pendidikan Indonesia Journal of Education and Learning (EduLearn) SIGMA: Jurnal Pendidikan Matematika Jurnal Elemen Al Ishlah Jurnal Pendidikan Emerging Science Journal JKTP: Jurnal Kajian Teknologi Pendidikan Sebatik Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika WIDYA LAKSANA Journal of Education Action Research M A T H L I N E : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Kappa Journal Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Journal of Applied Data Sciences Hydrogen: Jurnal Kependidikan Kimia Jurnal Sosial dan Teknologi Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Jurnal Jendela Pendidikan Indonesian Journal of Educational Development (IJED) Jawa Dwipa Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran CIVIC SOCIETY RESEARCH and EDUCATION: Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Suluh Pendidikan: Jurnal Ilmu-ilmu Pendidikan Jurnal Administrasi Pendidikan Indonesia Circle: Jurnal Pendidikan Matematika Jurnal Pendidikan Progresif Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti
Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN READING CONCEPT MAP RECIPROCAL TEACHING (REMAP RT) TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 1 SINGARAJA Sumiartini, Nyoman; Ardana, I Made; Ariawan, I Putu Wisna
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol 9, No 1 (2018)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v9i1.19891

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Remap RT terhadap pemahaman konsep matematika siswa. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII non unggulan SMP Negeri 1 Singaraja tahun ajaran 2016/2017. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik cluster random sampling. Sampel pada penelitian ini adalah siswa kelas VIII A6 sebagai kelas kontrol dan VIIIA8 sebagai kelas eksperimen. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah post test only control group. Data pemahaman konsep matematika siswa dikumpulkan menggunakan tes pemahaman konsep matematika. Data dianalisis dengan menggunakan uji-t ekor kanan dengan taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa . Adapun nilai  dengan pada taraf signifikasi 0,05 adalah , sehingga  ditolak. Sehingga pemahaman konsep matematika siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran Remap RT lebih baik daripada pemahaman konsep matematika siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Dengan demikian, penerapan pembelajaran dengan model pembelajaran Remap RT memberikan pengaruh positif terhadap pemahaman konsep matematika siswa.Kata kunci: pemahaman konsep, Remap RT, pembelajaran konvensional. 
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TAPPS BERBANTUAN LKS OPEN-ENDED TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH SISWA KELAS XI MIPA Lestari, N L P Kartika Wira; Hartawan, I Gst Nyoman Yudi; Ariawan, I Putu Wisna
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol 10, No 1 (2019)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v10i1.19911

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe TAPPS berbantuan LKS open-endedterhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas XI MIPA SMA Negeri 2 Banjar. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah post-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas XI MIPA SMA Negeri 2 Banjar semester ganjil tahun ajaran 2018/2019 yaitu sebanyak 160 orang yang terdistribusi ke dalam 5 kelas. Dua kelas dipilih sebagai sampel penelitian dengan teknik cluster random sampling. Kedua kelas selanjutnya diundi untuk menentukan kelas eksperimen dan kelas kontrol. Dari hasil pengundian terpilih kelas XI MIPA2 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI MIPA4 sebagai kelas kontrol. Data mengenai kemampuan pemecahan masalah matematika siswa dikumpulkan dengan menggunakan tes essay dan selanjutnya dianalisis dengan menggunakan uji-t satu ekor pada taraf signifikansi 5%. Hasil analisis menunjukkan thitung = 2,0714 dan ttabel= 1,67022 yang berarti bahwa model pembelajaran kooperatif tipe TAPPS berbantuan LKS open-ended berpengaruh positif terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa.Kata kunci :TAPPS , pemecahan masalah matematika, LKS open-ended
PENINGKATAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA SISWA KELAS X MIPA 2 SMA NEGERI 1 KEDIRI MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN REALISTIK DENGAN SETTING KOOPERATIF BERBANTUAN LKS TERSTRUKTUR Prastyani, Ni wayan Andhika; Suharta, I Gusti putu; Ariawan, I Putu Wisna
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol 10, No 1 (2019)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v10i1.19980

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) peningkatan pemahaman konsep matematika siswa melalui penerapan model pembelajaran RESIK(Realistik Dengan Setting Kooperatif) Berbantuan LKS Terstruktur dan (2) tanggapan siswa terhadap penerapan model pembelajaran RESIK Berbantuan LKS Terstruktur. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam tiga siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X MIPA 2 SMA Negeri 1 Kediri sebanyak 36 orang siswa pada semester ganjil Tahun Ajaran 2018/2019. Pengumpulan data pemahaman konsep matematika siswa pada penelitian ini menggunakan tes uraian, dan tanggapan siswa dikumpulkan menggunakan angket. Data yang telah terkumpul selanjutnya dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan optimal terjadi pada siklus III dengan rata-rata skor 77,93 dan ketuntasan belajar 83,33%. Peningkatan yang optimal pada siklus III terjadi karena, (1) guru melakukan kegiatan tanya jawab sehingga siswa dapat memberikan alasan atas jawaban yang disampaikan, (2) guru memberikan penjelasan kembali terkait konsep yang belum dipahami oleh siswa, (3) memberikan pertanyaan-pertanyaan pancingan kepada siswa dan memberikan tugas mandiri untuk dikerjakan di rumah agar siswa lebih mudah memahami konsep matematika.(4) Pembelajaran menggunakan masalah kontekstual yang diangkat pada awal pembelajaran. Selain itu tanggapan siswa terhadap penerapan model pembelajaran RESIK Berbantuan LKS Terstruktur ditinjau dari rata-rata skor tanggapan siswa sebesar 52,55  berada dalam kategori sangat positif.Kata Kunci : pemahaman konsep matematika, model pembelajaran RESIK berbantuan LKS Terstruktur, tanggapan siswa
PELAKSANAAN KKN-PPM DALAM RANGKA PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DEMI MEWUJUDKAN SWADAYA PEMENUHAN KEBUTUHAN VITAL BERLANDASKAN SEMANGAT NGAYAH Divayana, Dewa Gede Hendra; Ariawan, I Putu Wisna; Suyasa, P. Wayan Arta
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (925.481 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v8i2.18677

Abstract

Tujuan dilaksanakannya kegiatan pengabdian masyarakat dalam bentuk KKN-PPM ini adalah untuk menunjukkan adanya beberapa program yang merupakan terobosan baru dalam mewujudkan pemberdayaan masyarakat Desa Belatungan dalam pemenuhan kebutuhan vital melalui swadaya masyarakatnya dengan mengedepankan semangat Ngayah (gotong royong). Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Desa Belatungan, Kecamatan Pupuan, Kabupaten Tabanan, Provinsi Bali. Kegiatan KKN-PPM ini melibatkan 3 anggota pengabdi dan 30 mahasiswa Universitas Pendidikan Ganesha yang mengambil program KKN. Kegiatan KKN-PPM ini dilaksanakan selama 55 hari. Metode pelaksanaan kegiatan KKN-PPM ini menggunakan tahapan-tahapan program yang mengacu pada standar keberhasilan/pencapaian kegiatan pada masing-masing bidang pemenuhan kebutuhan vital masyarakat di Desa Belatungan. Hasil kegiatan KKN-PPM ini ini menunjukkan adanya keberhasilan seluruh komponen masyarakat Desa Belatungan dalam memahami materi dan menerapkan beberapa program yang menjadi terobosan pemenuhan kebutuhan vital masyarakat dalam bidang ekonomi kerakyatan, bidang pendidikan, sosial, dan seni, bidang teknologi informasi, serta bidang sanitasi dan kesehatan.Kata kunci:       KKN-PPM, Desa Belatungan, Kebutuhan Vital, Swadaya, Semangat Ngayah.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN GUIDED DISCOVERY-INQUIRY TERHADAP KEMAMPUAN PENALARAN MATEMATIKA SISWA KELAS VII SMPN 1 SUKASADA ., I Putu Hendra Widiartana; ., Drs.Djoko Waluyo,M.Sc; ., Drs.I Putu Wisna Ariawan,M.Si
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v3i1.4975

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah kemampuan penalaran matematika siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Guided Discovery-Inquiry lebih baik daripada kemampuan penalaran matematika siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasi eksperimen) yang menggunakan rancangan penelitian post-test only control group design. Penelitian ini dilaksanakan di Kelas VII SMPN 1 Sukasada tahun pelajaran 2014/2015 dengan populasi Kelas VII yang berjumlah 262 siswa yang tersebar kedalam 8 kelas. Setelah dilakukan uji kesetaraan maka dipilih dua kelas sebagai sampel penelitian dengan teknik random sampling. Data kemampuan penalaran matematika siswa dikumpulkan dengan tes kemampuan penalaran matematika berupa tes uraian yang telah valid dan reliabel setelah diujicobakan. Setelah dilakukan analisis data diperoleh bahwa ttest=3,464 dan ttable=1,670 sehingga berdasarkan kriteria pengujian hipotesis dapat disimpulkan bahwa kemampuan penalaran matematika siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Guided Discovery-Inquiry lebih baik daripada kemampuan penalaran matematika siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional.Kata Kunci : Model Pembelajaran Guided Discovery-Inquiry, Kemampuan Penalaran Matematika This research was aimed to investigate the students’ competence on mathematical reasoning which implemented Guided Discovery-Inquiry teaching Model better than students’ competence on mathematical reasoning with conventional teaching Model. This research was quasi experimental research that used post-test only control group design it was conducted in VII class of SMPN 1 Sukasada in academic year 2014/2015. The population was 262 students in eight classes. The sample of this research is chosen by random sampling. The data of students’ mathematical reasoning competence was collected used comprehension test in form of essay which already valid and reliable and had been tried out. The data had been analysed and gain that ttest=3,464 and ttable=1,670, and then according to the criteria of hypothesis testing can be concluded that the students’ competence of mathematical reasoning on students who were taught using Guided Discovery-Inquiry Model was better than students’ competence of mathematical reasoning who were taught using conventional Model.keyword : Guided Discovery-Inquiry teaching Model, competence on mathematical reasoning
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA BERBENTUK GAME EDUKASI PADA SUB POKOK BAHASAN REFLEKSI DAN TRANSLASI DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA ., I Nengah Adi Mahendra; ., Dr. I Gusti Ngurah Pujawan,M.Kes; ., Drs.I Putu Wisna Ariawan,M.Si
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol 4, No 1 (2016):
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v4i1.6884

Abstract

Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan desain produk multimedia berbentuk game edukasi yang dikembangkan sebagai multimedia pembelajaran matematika pada sub pokok bahasan refleksi dan translasi di sekolah menengah pertama; dan (2) mengetahui kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan multimedia yang dikembangkan pada sub pokok bahasan refleksi dan translasi di sekolah menengah pertama. Model pengembangan yang digunakan yaitu Model 4-D yang terdiri dari define, design, develop, dan disseminate, tetapi penelitian ini terbatas sampai tahap develop. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Berdasarkan hasil uji validitas, diperoleh rata-rata skor dari ahli perangkat pembelajaran dan ahli materi adalah 2,6 dan 2,83 yang menunjukan multimedia yang dikembangkan memiliki kriteria layak atau valid. Guru dan para siswa memberikan tanggapan terhadap penggunaan multimedia yang dikembangkan dengan skor 4,5 dan 4,73 yang menunjukan multimedia yang dikembangkan sangat prkatis. Analisis hasil belajar siswa menunjukan 80% siswa memperoleh hasil belajar di atas KKM yang menunjukan multimedia yang dikembangkan efektif sebagai multimedia pembelajaran. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa multimedia yang dikembangkan dapat diterima sebagai multimedia pembelajaran dan diharapkan dapat digunakan sebagai multimedia pembelajaran pada sub pokok bahasan refleksi dan translasi baik oleh siswa maupun guru.Kata Kunci : multimedia, game edukasi, refleksi, translasi This developmental research was aimed to: (1) describe the design of multimedia product in form of educational game which was developed as multimedia of mathematic learning especially in the sub-topic reflection and translation in junior high school; and (2) determine the validity, practicability and effectiveness of the multimedia which was developed in the sub-topic reflection and translation in junior high school. 4-D model was used in this developmental research which consists of define, design, develop and disseminate, but this research was conducted until the development stage only. Descriptive qualitative and quantitative data analyses were used in this research. Based on the result of validity test, the average score of the learning tools’ expert and materials’ expert were 2.6 and 2.83 which showed that the developed multimedia was valid. The score of teacher’s and students’ response to the use of developed multimedia was 4.5 and 4.37 which showed that it was highly practical. The analysis of students’ achievement showed that 80% students could pass the passing grade. Based on the result of this research, it can be concluded that the developed multimedia can be accepted as learning multimedia and expected to be used as learning multimedia in the sub-topic reflection and translation by both students and teachers.keyword : multimedia, educational games, reflection, translation
PENGARUH MODEL KONTRUKSI KONSEP BERBANTUAN GEOGEBRA TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA PADA MATERI GEOMETRI ., I Ketut Agus Buda Sumiranata; ., Drs.I Putu Wisna Ariawan,M.Si; ., Dr.Gede Suweken,M.Sc
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v3i1.6315

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah prestasi belajar matematika siswa yang dibelajarkan dengan model Konstruksi Konsep berbantuan GeoGebra lebih baik daripada siswa yang dibelajarkan dengan model konvensional. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dengan desain penelitian Post-test Only Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IX SMP Lab Undiksha Singaraja tahun ajaran 2015/2016. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik cluster random sampling. Pada pengundian, diperoleh kelas IX-4 sebagai kelas eksperimen dan IX-3 sebagai kelas control. Data skor prestasi belajar matematika siswa diperoleh melalui tes uraian yang diberikan di akhir penelitian. Data yang diperoleh kemudian dianalisis mengunakan Uji-t. Hasil post-test menunjukkan bahwa rata-rata skor prestasi belajar matematika siswa yang dibelajarkan dengan model Konstruksi Konsep berbantuan GeoGebra adalah 76,74, sedangkan rata-rata skor prestasi belajar siswa yang dibelajarkan dengan model konvensional adalah 60,84. Hasil analisis data, diperoleh t_hitung=2,3751 dan t_((0,95)(61) )=1,67. Jika dibandingkan nilai t_hitung>t_((1-α)(dk)) sehingga H0 ditolak. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa prestasi belajar matematika siswa yang dibelajarkan dengan model Konstruksi Konsep lebih baik dari pada siswa yang dibelajarkan dengan model konvensional.Kata Kunci : model Konstruksi Konsep, GeoGebra, prestasi belajar matematika. This research was aimed to investigate whether learning achievement mathematics of the students who learned with concept construction learning model with GeoGebra’s better than the students who learned with conventional learning model. This research was a quasi-experiment with Post-test Only Control Group Design. The population of this research was all of nine SMP Lab Undiksha Singaraja in the academic year 2015/2016. The selecting sample process was done by the cluster random sampling technique. Data of mathematics learning achievement mathematics were obtained from essay test that given to students at the end of the study. Data obtained were then analyzed by using t test. The result of post-test showed that the mean scores of students learned with concept construction learning model with GeoGebra’s is 76,74, while the mean scores of students learned with conventional learning model is 60,84. From the data analyzed, it was obtained that t(observed) = 2,3751 and t(critical value) = 1,67. Since, tobserved > t(critical value), H0 was rejected. Therefore, it concluded that learning achievement mathematics of the students who learned with concept construction learning model with GeoGebra better than the students who learned with conventional learning model.keyword : concept construction model, GeoGebra, learning achievement mathematics.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN STUDENT FACILITATOR AND EXPLAINING (SFAE) TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MATEMATIKA SISWA KELAS VIII NON UNGGULAN SMP NEGERI 6 SINGARAJA ., Putu Novita Santika Dewi; ., Drs.I Putu Wisna Ariawan,M.Si; ., Drs.Djoko Waluyo,M.Sc
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v2i1.3992

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah kemampuan berpikir kritis matematika siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Student Facilitator and Explaining (SFAE) lebih tinggi daripada kemampuan berpikir kritis matematika siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Post-test Only Control Group Design. Adapun populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa Kelas VIII Non Unggulan SMP Negeri 6 Singaraja tahun ajaran 2013/2014, yaitu sebanyak 341 siswa. Pengambilan sampel dilakukan secara acak (random sampling). Data kemampuan berpikir kritis matematika siswa dikumpulkan melalui tes kemampuan berpikir kritis matematika yang berbentuk soal uraian dengan jumlah butir soal sebanyak 6 butir. Data hasil tes kemampuan berpikir kritis matematika dianalisis dengan Uji Z satu pihak yaitu pihak kanan. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa nilai Zhitung = 2,36 dan nilai Ztabel = 1,96. Apabila dibandingkan nilai Zhitung > Ztabel. Ini berarti bahwa siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran SFAE mempunyai kemampuan berpikir kritis matematika lebih tinggi daripada siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional. Hal ini berarti bahwa model pembelajaran SFAE berpengaruh positif tehadap kemampuan berpikir kritis matematika siswa.Kata Kunci : model pembelajaran SFAE, berpikir kritis matematika This research is aimed at to know whether the student’s critical thinking skills in mathematic who learned with Student Facilitator and Explaining (SFAE) learning model higher than the student’s critical thinking skills in mathematic who learned with conventional learning model. The research design in this research is the Post-test Only Control Group Design. The population in this research was all regular eighth grade students of SMP Negeri 6 Singaraja in the academic year 2013/2014, as many as 341 students. The process of selecting the sample was done by a random sampling technique. The data of critical thinking skills in mathematic were collected by six items of critical thinking skills in mathematic test. The data of critical thinking skills in mathematic were analyzed by using right tailed Z-test. The result showed that Zobserved = 2,36 and Ztable = 1,96. Therefore, Zobserved is greater than Ztable . So it can be concluded that the student who learned with SFAE learning model have critical thinking skills in mathematic higher than students who learned with conventional learning model. This means that the SFAE learning model has a positive influence on students' critical thinking skills in mathematics.keyword : SFAE learning model, mathematic critical thinking
PENGEMBANGAN LKS BERBASIS OPEN SOURCE SOFTWARE GEOGEBRA UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 1 SINGARAJA ., Ni Putu Urip Vidanti; ., Dra. Gst. Ayu Mahayukti,M.Si; ., Drs.I Putu Wisna Ariawan,M.Si
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v2i1.4008

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan LKS berbasis open source software GeoGebra yang memenuhi kriteria perangkat pembelajaran menurut Nieveen yaitu valid, praktis, dan efektif untuk siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Singaraja. Pengembangan LKS berbasis open source software GeoGebra ini menggunakan model pengembangan four-D yang dimodifikasi menjadi 3 tahap yaitu: (1) tahap define, (2) tahap design, dan (3) tahap develop. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perangkat yang dikembangkan yaitu LKS dan media GeoGebra telah memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif. Hasil uji validasi menunjukkan LKS dan media GeoGebra memenuhi kriteria sangat valid. Kepraktisan dari LKS dan media GeoGebra dilihat dari keterlaksanaan LKS dan media GeoGebra saat pelaksanaan uji coba di kelas VIII A6 SMP Negeri 1 Singaraja. Data kepraktisan LKS dan media GeoGebra dikumpulkan melalui angket respon guru dan angket respon siswa terhadap LKS dan media GeoGebra. Berdasarkan hasilnya pengolahan data, LKS dan media GeoGebra mendapat tanggapan sangat positif dari guru maupun siswa, sehingga perangkat tersebut dapat dikatakan praktis. Untuk efektivitas perangkat diukur melalui tes prestasi belajar. Sesuai hasil yang diperoleh LKS dan media GeoGebra sudah dikatakan efektif karena lebih dari 85 % siswa di kelas telah memenuhi kriteria ketuntasan minimal.Kata Kunci : LKS, GeoGebra, Prestasi Belajar, Kualitas perangkat pembelajaran This study was aimed to develop student worksheet based on GeoGebra open source software which are valid, practical, and effective to use by students grade eight in SMP Negeri 1 Singaraja. The development of GeoGebra open source software on this student worksheet applied four-D developmental model which consist of four steps; they were (1) define, (2) design, (3) develop, and (4) disseminate. However, this study was conducted until the third steps because of limited time and cost. The result of this study showed that student worksheet and media of GeoGebra were valid, practical, and effective to be used. The results of validity test indicated that student worksheet and media of GeoGebra were categorized as highly valid. Practicality of student worksheet and media of GeoGebra can be seen from the implemented of student worksheet and media of GeoGebra when do testing in A6 eighth grade student of SMP Negeri 1 Singaraja. Student worksheet practically data and media of GeoGebra were collected through responses questionnaire from both teacher and student about student worksheet and GeoGebra media. Based on the results of processing data, student worksheet and media of GeoGebra got positive responses from both teachers and students. So, that equipment can be called practical. For the effectiveness equipment measured through students' achievement test. Based on the results, student worksheet and media of GeoGebra can be called effective since more than 85% students in class have fulfilled the minimum completeness criteria.keyword : Students Worksheet, Media of GeoGebra, Students’ Achievement, Learning materials Quantity
PENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR DAN PEMAHAMAN KONSEP TURUNAN SISWA KELAS XI PROGRAM KEAHLIAN TEHNIK KOMPUTER JARINGAN 3 MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE SNOWBALL THROWING DI SMK NEGERI 3 SINGARAJA ., Ni Wayan Adikana Wiandari Yadnya; ., Prof. Dr.I Gusti Putu Suharta,M.Si; ., Drs.I Putu Wisna Ariawan,M.Si
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol 5, No 2 (2016):
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v5i2.8391

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk peningkatan motivasi belajar dan pemahaman konsep turunan siswa kelas XI TKJ 3 SMK Negeri 3 Singaraja melalui penerapan model pembelajarn kooperatif tipe snowball throwing. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas kolaboratif yang melibatkan subjek sebanyak 27 orang siswa kelas XI TKJ 3 SMK Negeri 3 Singaraja pada semester genap Tahun Ajaran 2015/2016. Penelitian ini dilaksanakan dalam tiga siklus. Data motivasi belajar siswa dikumpulkan menggunakan angket dan data pemahaman konsep turunan siswa dikumpulkan menggunakan tes pemahaman konsep. Data yang telah terkumpul selanjutnya dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor motivasi belajar siswa dan pemahaman konsep turunan mengalami peningkatan dari siklus I ke siklus III. Peningkatan optimal terjadi pada siklus III. Rata-rata skor motivasi belajar pada siklus III yaitu sebesar 77,81 dan tergolong tinggi. Rata-rata nilai pemahaman konsep turunan siswa pada siklus III sebesar 73,1 telah memenuhi indikator keberhasilan yaitu 70 karena KKM 70. Peningkatan optimal terjadi pada siklus III karena guru lebih memfokuskan cara menyelesaikan permasalahan aplikasi turunan dengan memperhatikan indikator-indikator pemahaman konsep, selanjutnya siswa juga diarahkan untuk mengidentifikasi materi dengan merangkum isi pokok dari materi, serta memberikan balikan dan penghargaan sehingga siswa lebih aktif dalam proses pembelajaran. Kata Kunci : model pembelajaran kooperatif, tipe snowball throwing, motivasi belajar, pemahaman konsep turunan This research aimed to improve learning motivation and understanding the concept of derivative in Student of Class XI TKJ SMK Negeri 3 Singaraja through the implementation of cooperative learning model, with type of snowball throwing. This research model is a research in collaborative class action that which involves the subject of as many as 27 students of class XI TKJ 3 SMK Negeri 3 Singaraja in the second semester of Academic Year 2015/2016. This research was conducted in three cycle. Student motivation data were collected using a questionnaire and students' understanding of concepts data derived using test understanding of the concept. Data that collected will be analyzed descriptively. Results of the research showed that the average score of student’s learning motivation and concept understanding increased from cycle I into cycle III. Optimal improvement occurs in the cycle III. The average score of student’s study motivation is 77,81. The average score of student’s understanding in concept of derivative is 73,1 in cycle III, and it has fulfilled success indicator, i.e. 70, for optimal KKM 70. Optional improvement occurs in cycle III for teacher focused way to solve derivative application problem by observing indicators of understanding the concept of derivative, then students are also directed to identify materials by summarizing the main content of the material, as well as provide feedback and reward so that students became more active in learning process.keyword : cooperative learning model, type of snowball throwing, learning motivation, understanding the concept of derivative
Co-Authors ., I Gede Suparjana Yasa ., I Made Adi Wira Nata Putra ., I Nengah Adi Mahendra ., I Putu Cahaya Adhi Putra ., Ketut Rista Anggraini Wulandari ., Ni Ketut Arum ., Ni Putu Melan Aryani ., Ni Putu Urip Vidanti ., Ni Wayan Adikana Wiandari Yadnya ., Putu Novita Santika Dewi Adi, Ni Nyoman Serma Adie Wahyudi Oktavia Gama Agus Adiarta,ST,MT . Anak Agung Gede Agung Anak Agung Gede Agung, Anak Agung Gede Anantawikrama Tungga Atmadja Andayani, Made Susi Lissia Ardita, I Made Aritisna, Ni Made Tarisa Dian Ary Dwijayanti Arya Arimbawa, Gusti Putu Asih, Ni Made Astuti Astriani, Dewi Yulvi AUGUSTA DE JESUS MAGALHAES Basilius Redan Werang Candra Manik Maheyeti Citariani, I Gusti Ayu Oka Dewa Gede Hendra Divayana, Dewa Gede Hendra Dewi Yulvi Astriani Dr. I Made Sugiarta, M.Si. . Dr. I Nyoman Tika,M.Si . Dr.I Wayan Sadra,M.Ed . Drs.Djoko Waluyo,M.Sc . Dwijayanti, Ary Fanny Taslim Fifi Fitriana Sari, Fifi Fitriana Fitria, W. Rizki Gede Erni Sulindawati, Ni Luh Gede Suweken Gusti Ayu Mahayukti Harefa, Darmawan Heni Purnamayanti, Ni Luh I Gede Astra Wesnawa I Gede Margunayasa I Gede Suparjana Yasa . I Gst Nyoman Yudi Hartawan I Gst Putu Sudiarta I Gusti Ayu Oka Citariani I Gusti Ketut Arya Sunu I Gusti Ngurah Pujawan I Gusti Nyoman Yudi Hartawan I Gusti Putu Suharta I Ketut Agus Buda Sumiranata . I Ketut Agus Buda Sumiranata ., I Ketut Agus Buda Sumiranata I Ketut Widiastra . I Komang Aditya Saptayana . I Komang Aditya Saptayana ., I Komang Aditya Saptayana I Komang Karisma Aditya . I Made Adi Wira Nata Putra . I Made Ardana I Made Candiasa I Made Suwastika Dharma Arta I Made Yudana I Nengah Adi Mahendra . I Nyoman Gita I Nyoman Werna I Putu Cahaya Adhi Putra . I Putu Hendra Widiartana . I PUTU PASEK SURYAWAN I Wayan Gunartha I Wayan Rudiarta Indra Puspita Dewi, Kadek Kadek Dwi Septia Angga Suari . Kadek Dwi Septia Angga Suari ., Kadek Dwi Septia Angga Suari Kadek Dwipayani Pratiwi . Kadek Dwipayani Pratiwi ., Kadek Dwipayani Pratiwi Kadek Indra Puspita Dewi Ketut Rista Anggraini Wulandari . Kusumadewi, Ni Luh Wahyu Lestari, N L P Kartika Wira Luh Eka Wahyuni Luh Putu Teta Lamdani Nusantari . Luh Putu Teta Lamdani Nusantari ., Luh Putu Teta Lamdani Nusantari Made Emi Sugiartini Made Kurnia Widiastuti Giri Maheyeti, Candra Manik Mulyasa, I Made Artha N L P Kartika Wira Lestari Nengah Arnawa Ni Ketut Arum . Ni Komang Riantini Ni Luh Ayu Sarastuti . Ni Luh Ayu Sarastuti ., Ni Luh Ayu Sarastuti Ni Luh Gede Erni Sulindawati Ni Luh Heni Purnamayanti Ni Luh Ita Darmayanti . Ni Luh Ita Darmayanti ., Ni Luh Ita Darmayanti Ni Luh Wahyu Kusumadewi Ni Made Sri Mertasari Ni Nyoman Parwati Ni Nyoman Wulan Darma Putri . Ni Nyoman Wulan Darma Putri ., Ni Nyoman Wulan Darma Putri Ni Putu Melan Aryani . Ni Putu Urip Vidanti Ni Putu Urip Vidanti . Ni Putu Urip Vidayanti Ni Wayan Adikana Wiandari Yadnya . Ni wayan Andhika Prastyani Ni Wayan Desi Maryawathi . Ni Wayan Desi Maryawathi ., Ni Wayan Desi Maryawathi Ni Wayan Eka Sentana Wati . Ni Wayan Eka Sentana Wati ., Ni Wayan Eka Sentana Wati Ni Wayan Rena Mariani Nyoman Sumiartini P. WAYAN ARTA SUYASA Pahriah, Pahriah Pramudia, Made Ditha Prastyani, Ni wayan Andhika Pratiwi, Ni Putu Diah Ari Prema Swandewi, Ni Putu Prof. Dr.I Nengah Suparta,M.Si . Pujawa, I Gusti Ngurah Putu Budi Adnyana Putu Novita Santika Dewi . Putu Puja, Ida Bagus Riantini, Ni Komang Rusmini, Mas Ayu Sariyasa . Setyarini, Ni Dewa Ayu Putu Rahmi Lira Sri Tatminingsih Sugiartini, Made Emi Sugiharni, Gusti Ayu Dessy Sugito Sugito Sukawijana, I Komang Gede Sumiartini, Nyoman Suryati Suryati Taslim, Fanny Taufiqurrahman, M. Vidanti, Ni Putu Urip Vidayanti, Ni Putu Urip W. Rizki Fitria Wahyuni, Luh Eka Wayan Sugandini Werna, I Nyoman Wiradika, I Nyoman Indhi Yanti, Baiq Azmi Sukroyanti Yuliati, Ni Komang Dwi Eka Zahara, M.Pd, Laxmi