Claim Missing Document
Check
Articles

Gambaran Latihan Fisik pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 di Masa Pandemi COVID-19 Aisyah Istiqomah; Dadang Purnama; Nursiswati Nursiswati
Jurnal Keperawatan Silampari Vol 6 No 2 (2023): Jurnal Keperawatan Silampari
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/jks.v6i2.5218

Abstract

This study aims to identify physical exercise features in patients with type 2 diabetes mellitus during the COVID-19 pandemic. The research method used is a narrative review by searching articles using Pubmed, Cinahl, and Sage Journals. The results of the study showed that eight pieces reported that there was a decrease in the frequency and intensity of physical exercise in patients with type 2 diabetes during the COVID-19 pandemic, and two articles reported that respondents continued to do physical activity during the COVID-19 pandemic. In conclusion, the frequency of physical activity carried out by people with diabetes during the COVID-19 pandemic has decreased and remained the same. Still, most of them are described as experiencing a decrease in exercise intensity and frequency. Keywords: Type 2 Diabetes Mellitus, Physical Exercise, COVID-19 Pandemic
Risiko Penyakit Paru Obstruktif Kronis Pada Masyarakat Sekitar Tempat Pembuangan Akhir Sampah: Sebuah Literatur Review Faradisa, Firna Husnika; Nursiswati, Nursiswati
Jurnal Keperawatan 'Aisyiyah Vol. 11 No. 2 (2024): Jurnal Keperawatan 'Aisyiyah
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33867/mk2gg027

Abstract

Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK) menjadi penyebab kematian utama di seluruhdunia. Masyarakat tinggal di dekat Tempat Pembuangan Akhir (TPA) berisiko tinggiuntuk terpapar zat berbahaya. Paparan jangka panjang dari zat berbahaya dapatmemperburuk kondisi paru-paru dan meningkatkan risiko PPOK. Tujuan penelitian iniyaitu untuk mengetahui jenis gas berbahaya yang paling banyak menimbulkan polusiudara di TPA dan berkontribusi terhadap risiko terjadinya PPOK. Metode yang digunakanyaitu literature review dari database Google Scholar dan Sciencedirect dengan kriteriaditerbitkan dalam rentang tahun 2019-2024, full text, yang membahas polusi udara, risikoPPOK dan tempat pembuangan sampah. Setelah dilakukan screening melalui kata kunci,judul, kriteria inklusi dan eksklusi serta abstrak didapatkan 3 artikel yang sesuai. Hasilanalisis menunjukkan bahwa masyarakat yang bermukim di area TPA memiliki risikomengalami PPOK yang disebabkan oleh zat berbahaya seperti PM (partikulat materi) 2.5,amonia, dan bioaerosol yang banyak dihasilkan di TPA. Selain itu, bau busuk dari prosespembusukan berbagai sampah yang ada di TPA terhirup oleh masyarakat setiap harinyayang tentunya mengganggu kenyamanan Masyarakat sekitar. TPA merupakan sumberpolusi udara yang mengandung polutan. Untuk itu diperlukan peningkatan pemantauankesehatan bagi masyarakat seperti pengawasan dan intervensi medis untuk mendeteksigejala awal sehingga dapat ditangani dengan tepat.
THE EFFECTS OF SEA SAND THERAPY ON BLOOD PRESSURE AND PULSE RATE Nur'aeni, Nabyla Nur'aeni; Anggraeni, Santi Rukminita; Pebrianti, Sandra; Nursiswati, Nursiswati
JURNAL RISET KESEHATAN POLTEKKES DEPKES BANDUNG, Online ISSN 2579-8103 Vol 17 No 1 (2025): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/juriskesbdg.v17i1.2625

Abstract

Kejawanan terkenal sebagai destinasi wisata yang menarik perhatian berkat praktik terapi pasirnya yang unik, yang erat kaitannya dengan kepercayaan mistis dan tradisi budaya. Selain itu, dalam pasir dan air terdapat kandungan mineral yang dapat berguna bagi kesehatan. Penelitian ilmiah lebih lanjut diperlukan untuk memvalidasi manfaat langsung dari praktik terapi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki efek terapi pasir laut terhadap tekanan darah dan detak jantung. Desain kuasi-eksperimental kuantitatif digunakan dengan melibatkan 34 peserta yang dibagi menjadi kelompok perlakuan dan kelompok kontrol. Purposive sampling digunakan untuk menetapkan partisipan. Terapi pasir laut dilakukan pada kelompok perlakuan dengan mengoleskan campuran pasir dan air laut ke anggota tubuh selama 15 menit. Pengukuran sebelum dan sesudah intervensi dilakukan untuk kedua kelompok. Analisis statistik menggunakan uji Wilcoxon menunjukkan penurunan yang signifikan pada tekanan darah sistolik dan diastolik, serta detak jantung pada kelompok intervensi (p<0.050) dibandingkan dengan kelompok kontrol (p=1.000). Secara spesifik, tekanan darah sistolik rata-rata mengalami penurunan sebesar 6,88 mmHg, tekanan darah diastolik menurun sebesar 4,35 mmHg, dan denyut jantung turun sebesar 6,18 denyut per menit setelah intervensi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terapi pasir laut Pantai Kejawanan efektif dalam menurunkan tekanan darah dan detak jantung. Hasil penelitian ini, menunjukkan potensi terapi pasir laut sebagai terapi komplementer dalam mengelola hipertensi. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menguji pengaruh dari sugesti dan kepercayaan sebagai faktor perancu terhadap perubahan tekanan darah dan nadi pada pengunjung yang melakukan terapi pasir laut.
Hubungan Antara Usia, Kemampuan Akademik dan Bahasa dengan Pengetahuan Terkait Evidence-Based Practice Fa'izah, Bella Nadia; Harun, Hasniatisari; Sari, Eka Afirma; Nursiswati, Nursiswati; Kurniawan, Titis
JURNAL RISET KESEHATAN POLTEKKES DEPKES BANDUNG, Online ISSN 2579-8103 Vol 17 No 1 (2025): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/juriskesbdg.v17i1.2704

Abstract

Evidence-based practice (EBP) merupakan salah satu kompetensi yang diperlukan oleh perawat dalam menerapkan asuhan keperawatan. Meskipun demikian, suatu studi menemukan bahwa perawat memiliki tingkat pengetahuan dan praktik EBP yang rendah. Oleh karena itu, pemahaman faktor-faktor yang mempengaruhi pengetahuan EBP mahasiswa keperawatan dapat menjadi salah satu strategi untuk meningkatkan kompetensi EBP mahasiswa keperawatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan antara usia, kemampuan akademik dan bahasa Inggris dengan pengetahuan terkait evidence-based practice pada mahasiswa program profesi ners. Penelitian kuantitatif korelasional ini dilakukan di salah satu universitas di Jawa Barat dengan menggunakan total sampling sebanyak 106 partisipan. Responden diberikan kuesioner EBPQ untuk mengukur tingkat pengetahuan EBP. Data dianalisis secara univariat menggunakan distribusi frekuensi dan analisis bivariat menggunakan uji Chi-square dengan nilai α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa program profesi ners memiliki pengetahuan EBP yang baik. Usia, IPK sarjana, IPK program profesi ners, dan kemampuan bahasa Inggris tidak memiliki hubungan dengan pengetahuan EBP, sedangkan nilai pada mata kuliah keperawatan medikal bedah memiliki hubungan yang signifikan dengan pengetahuan EBP pada program profesi ners dengan nilai p (0,024) > 0,05. Dari penelitian ini, kami menemukan bahwa partisipan dalam penelitian ini masih memiliki pemahaman yang kurang terkait konsep evidence-based practice. Dengan demikian, fakultas keperawatan dapat menyelenggarakan program pelatihan EBP komprehensif bagi mahasiswa keperawatan dalam mata kuliah keperawatan medikal bedah.
KEYAKINAN MAHASISWA PROGRAM PROFESI NERS TERKAIT PENERAPAN EVIDENCE-BASED PRACTICE Yutantri, Savitri Kartika; Kurniawan, Titis; Sari, Eka Afrima; Harun, Hasniatisari; Nursiswati, Nursiswati
JURNAL RISET KESEHATAN POLTEKKES DEPKES BANDUNG, Online ISSN 2579-8103 Vol 17 No 1 (2025): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/juriskesbdg.v17i1.2721

Abstract

Evidence-Based Practice (EBP) atau praktik berbasis bukti merupakan pendekatan proses pengambilan keputusan klinis berbasis bukti untuk mewujudkan pelayanan kesehatan yang berkualitas tinggi. Keyakinan individu terhadap EBP dapat secara langsung memengaruhi implementasi EBP. Keyakinan perawat terhadap nilai EBP sangat penting untuk dapat meningkatkan kualitas hasil layanan kesehatan penelitian ini bertujuan untuk melihat tingkat keyakinan mahasiswa program profesi ners terkait penerapan EBP. Penelitian deskriptif kuantitatif ini melibatkan 140 mahasiswa Program Profesi Ners di Universitas Padjadjaran dengan menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan Evidence-Based Practice Belief Scale yang terdiri atas empat domain, 16 item pertanyaan, dengan Cronbach alpha 0,90 dan kemudian data dianalisis secara deskriptif. Dalam keempat domain yang diteliti dalam penelitian ini, Domain dengan tingkat keyakinan terhadap kemampuan mencari sumber EBP memiliki skor yang paling rendah dan domain yang meyakini bahwa EBP itu mudah memiliki nilai yang paling tinggi. Dengan demikian, penting bagi program studi Profesi Ners untuk memperbaiki metode pembelajaran EBP lebih lanjut, terutama untuk memperbaiki domain keyakinan terhadap kemampuan mencari sumber.
The Relationship of Sleep Quality with Blood Sugar Levels of Type-2 Diabetes Mellitus Clients Ridwana, Feni; Agustina, Hana Rizmadewi; Nursiswati, Nursiswati
Jurnal Keperawatan Silampari Vol 8 No 1 (2024): Jurnal Keperawatan Silampari
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/jks.v8i1.5216

Abstract

This study aims to determine the relationship between sleep quality and blood sugar levels in patients with type 2 diabetes mellitus. This research method uses a narrative review with PRISMA guidelines. The databases used are PubMeD, CINAHL, and Garuda Portal, with inclusion criteria being randomized controlled trials (RCT), quasi experiments, cohort studies, cross-sectional studies, published in 2012-2022, full text, and articles in Indonesian and English. The keywords used are Diabetes mellitus AND Sleep quality AND blood glucose and the Garuda Portal database uses the keywords Diabetes mellitus AND sleep quality AND blood sugar levels. The results of the study obtained 12 articles that met the criteria, with each article discussing the relationship between sleep quality and blood sugar levels in patients with type 2 diabetes mellitus. The largest number of respondents was 3,249 respondents and the smallest number of respondents was 32 respondents. A total of 12 articles, 6 articles from Indonesia and 1 article each from China, Taiwan, Iran, Korea, Pakistan and Japan. Conclusion, there is a significant relationship between sleep quality and blood sugar levels in patients with type 2 diabetes mellitus. The relationship between sleep quality and blood sugar levels is that the worse the sleep quality, the higher the blood sugar levels. Keywords: Diabetes Mellitus, Blood Glucose, Sleep Quality
The Effect of Mirror Therapy on Improving Limb Function in Post-Stroke Patients with Hemiparesis: a Narrative Review Muhamad, Sahrul Nur; Widianti, Efri; Nursiswati, Nursiswati
Journal of Nursing Care Vol 7, No 2 (2024): Journal of Nursing Care
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jnc.v7i2.49136

Abstract

Stroke is a global health problem and deaths. Stroke with hemiparesis can cause long-term disability if not treated properly. Intervention with the right therapy can prevent various obstacles, one of which is mirror therapy which is an intervention method that is cheap, easy, safe, and can be done independently. However, the review of comprehensive studies is limited. This study aimed to determine the benefits of mirror therapy on the extremity function of post-stroke patients who had hemiparesis. This study used a narrative review approach basaed on PRISMA 2020 guidelines. Searching article were conducted in four databases, namely PubMed, CINAHL, Sage Journal, and Google Scholar, with the keywords were mirror therapy, Stroke rehabilitation, post-stroke, hemiparesis, and stroke. Inclusion criteria in this study were stroke patients with hemiparesis, randomized controlled trial (RCT) research design, quasi-experimental and clinical trials, using English and Indonesian, full-text articles available in 2012-2022, with the outcome of the study were quality of life, increased extremity motor function, cognitive, emotional and reduce the patient&#39;s pain. Results: twelve articles show the effect of mirror therapy in post-stroke patients who experience hemiparesis and the review notes that mirror therapy has a positive effect on motor improvement which has an impact on increasing the ability to carry out daily activities, preventing depressive disorders, and improving the quality of life of patients. The combination of the application of conventional rehabilitation therapy, neuromuscular electrical stimulation, and the use of virtual reality-based mirror therapy can enhance the therapeutic effect. Conclusion: Mirror therapy can be used as a therapeutic recommendation that can improve limb function in post- stroke patients. More research is needed by meta-analysis to find more comprehensive evidence.Keywords: Hemiparesis, Mirror Therapy, Post Stroke
TINGKAT RISIKO DIABETES MELITUS TIPE 2 PADA MAHASISWA FAKULTAS KEPERAWATAN Andini, Nathania Putri; Kurniawan, Titis; Pratiwi, Sri Hartati; Nursiswati, Nursiswati
Jurnal Ilmiah Kesehatan Keperawatan Vol 20, No 2 (2024): JURNAL ILMIAH KESEHATAN KEPERAWATAN
Publisher : LPPM UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH GOMBONG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26753/jikk.v20i2.1370

Abstract

Diabetes melitus tipe 2 (DMT2) merupakan penyakit kronis dengan komplikasi dan dampak negatif yang serius. Banyaknya pola hidup sehat yang tidak di kalangan pelajar, prevalensi DMT2 tidak hanya mengancam kelompok usia lanjut. Oleh karena itu, pemeriksaan tingkat risiko pada siswa menjadi sangat penting. Kepentingan tersebut menjadi lebih tinggi dilakukan pada mahasiswa kedokteran yang merupakan calon tenaga kesehatan dan salah satu panutan bagi masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat risiko DMT2 pada mahasiswa fakultas kedokteran. Penelitian deskriptif ini melibatkan 240 mahasiswa yang diperoleh dengan proporsional stratified random sampling dari 602 mahasiswa aktif di fakultas kedokteran suatu Universitas di Indonesia. Data penelitian ini dikumpulkan menggunakan Finnish Diabetes Risk Score-Bahasa Indonesia (FINDRISC-BI). Tingkat risiko DMT2 menunjukkan bahwa 71,3% pelajar termasuk dalam kategori risiko rendah, 20% pada tingkat risiko sedikit meningkat, 5,8% berisiko sedang, dan 2,9% berisiko tinggi mengalami DMT2 dalam 10 tahun ke depan. Parameter risiko yang paling berisiko ditemukan pada parameter konsumsi sayur dan buah. Sebagian kecil pelajar muda berisiko tinggi bahkan sedang mengalami DMT2 pada 10 tahun mendatang. Menjadi penting bagi pihak fakultas untuk merancang program promosi kesehatan kampus dan menjalankan program penyaringan serta deteksi dini secara berkala sebagai bagian pencegahan DMT2 sekaligus upaya peningkatan derajat kesehatan mahasiswa.
Zinc oxide–chitosan dressing for grade IV pressure ulcers post-debridement with complications: A case report Putri Noor Kholisoh Purnama Wati; Nursiswati; Hasniatisari Harun
The Journal of Palembang Nursing Studies Vol. 3 No. 3 (2024): September 2024
Publisher : Palembang MediRose Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55048/jpns138

Abstract

Background: Pressure ulcers require appropriate management to prevent complications and reduce mortality. Several factors can delay wound healing, including diabetes mellitus, malignancies, inadequate nutrition, hypoalbuminemia, anemia, and immobility. Therefore, selecting the appropriate wound dressing is crucial. Zinc oxide and chitosan dressings have been shown to enhance wound healing and promote tissue epithelialization.Objective: To evaluate the outcomes of zinc oxide and chitosan dressing application in a patient with a grade IV pressure ulcer following surgical debridement and presenting with multiple complicating factors.Case: This case study involved the application of zinc oxide and chitosan dressings in a patient with a grade IV pressure ulcer post-surgical debridement. During the first month, the treatment was combined with antimicrobial dressings. Dressings were changed every 2 to 3 days. Ulcer severity was assessed using the National Pressure Ulcer Advisory Panel criteria, and healing progress was measured with the Pressure Ulcer Scale for Healing.Conclusion: The pressure ulcer showed progressive improvement over 8 months. However, complete healing was not achieved due to several complicating factors that delayed the healing process, including comorbidities, immobility, inadequate nutrition, urinary catheter use, the severity of the ulcer, anemia, and hypoalbuminemia
REHABILITASI SOMATOSENSORIK AKTIF PADA PASIEN STROKE: SEBUAH NARRATIVE REVIEW Sya'fa, Siti Noor; Pratiwi, Sri Hartati; Nursiswati, Nursiswati
Medical-Surgical Journal of Nursing Research Vol. 2 No. 2 (2023): Medical-Surgical Journal of Nursing Research
Publisher : Himpunan Perawat Medikal Bedah Indonesia (HIPMEBI) Regional Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70331/jpkmb.v2i1.22

Abstract

Defisit somatosensorik merupakan kondisi kehilangan fungsi somatosensorik dan telah menjadi keluhan utama pasien stroke. Rehabilitasi somatosensorik aktif telah disarankan sebagai metode untuk mengatasi defisit somatosensorik. Tinjauan naratif ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis-jenis rehabilitasi somatosensorik aktif. Penelitian ini mengikuti pedoman PRISMA dan menggunakan jenis analisis konten. Berdasarkan hasil penelusuran pada PubMed, Cinahl, Sage Journals, dan Google Scholar diperoleh 751 artikel. Setelah dilakukan seleksi berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi, 733 artikel dieliminasi. Kemudian, enam artikel dimasukkan karena menyajikan hasil yang lebih signifikan dan dinyatakan dengan spesifik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mirror therapy (MT), kombinasi MT dengan task-based mirror therapy (TBMT), dan sensory retraining dapat meningkatkan fungsi sentuhan dan proprioseptif. Kemudian kombinasi MT dengan TBMT juga terbukti meningkatkan fungsi suhu. Kesimpulannya, ketiga jenis rehabilitasi tersebut dapat diterapkan pada pasien stroke dengan defisit somatosensorik ekstremitas atas.
Co-Authors Acob, Joel Rey Adam, Saddam Febriansyah Adisite, Meina Nur Aeni Aisyah Istiqomah Anastasia Anna Andini, Nathania Putri Anza Zahya Qeysha Aprilia Inggritika Priyatmoko Putri Arina Elhaqqa Awaluddin A Azrania Fatima Bambang Aditya Nugraha Bambang Aditya Nugraha Bambang Aditya Nugraha Cahyani, Eka Maulidya Carissa Muthia Putri Nugroho Chandra Isabella Hostanida Purba Citra Windani Mambang Sari Dadang Purnama Deasy Silvya Sari Deasy Silvya Sari Deasy Silvya Sari Deasy Sylvia Sari Desy Indra Yani Devita Listuhayu Dianantari, Fauziyyah Dimas Andhika Diva Jogina Dwi Winastuti Efri Widianti Eka Afrima Sari Eka Afrima Sari Etika Emaliyawati Fa'izah, Bella Nadia Fadhilah, Adinda Fadillah, Jasmine Fasya Faradisa, Firna Husnika Farida Afifah Nurlathifah Faturrahman, Reza Rizkika Febbie Chandra Syahrani Feni Agustina Fera Imelia Agustin Firman Sugiharto Firman Sugiharto Fitry Filianty Ghifani Sifa Azahra Gian Cipta G HAMIDAH Hana Rizmadewi Agustina Hartiah Haroen Harun, Hasniatisari Harun, Hasniatisari Hasniatisari Harun Hasniatisari Haruni Hediati Hastuti I. -, Rafiyah, I. Ikhsan Hafidz Iqbal Pramukti Istiqomah Dieni Hanifa Joel A Roy Khoirunnisa, Fadila Kirana, Ade Kurnia Herliani, Yusshy Kusman Ibrahim Lia Sari Lidya Rahmawati Malfa Laila Pratidina Malihatunnisa Nurrofikoh Malihatunnisa Nurrofikoh Maniatunufus Maniatunufus Maniatunufus Maniatunufus Maniatunufus, Maniatunufus Maria Komariah Muhamad, Sahrul Nur Muhammad Alghifari Budiman Muhammad Fauzan Tamir Muhammad Sajid Ramadhan Naomi Sella Aprilia Nasrulloh, Iqbal Nita Fitria Novia Rahmawati Novia Yulianti Nur'aeni, Nabyla Nur'aeni, Nabyla Nur'aeni Nurrofikoh, Malihatunnisa Nurrofiqoh, Malihatunnisa Nurul Darmawulan Nurul Maulidya Nurwijayanti Oktaviani Fauziyah Ooh Hodijah Ooh Hodijah Pebriana, Tika Rifa Luthfiyah Perbrianti, Sandra Priambodo, Ayu Prawesti Putri Noor Kholisoh Purnama Wati Putri, Silvi Riana Rafiyah, I. - Rahmat, Dadang Ramdhani, Muhammad Zaky Regina Cahyani Revi Merliani Nugraha Reyza, Muhammad Fakhrul Ridwana, Feni Rifia Azka Nabiilah Rizka Adinda Rizkiani, Agni Rustianti Salwa, Sayyidah Sandra Pebrianti Sandra Pebrianti Sania Yulianti Santi Rukminita Anggraeni Santi Rukminita Anggraeni, Santi Rukminita Sari, Eka Afirma Setiani, Haniifah Setiawan Shabira Fairuz Hasna Shafira Rizki A Sisca Damayanti Siti Nur Fatimah Siti Ulfah Rifa’atul Fitri Sri Hartati Pratiwi Sutini, T. - Sya'fa, Siti Noor Syifaurrahmah, Syifaurrahmah T. -, Sutini, T. Taty Hernawaty Titis Kurniawan Titis Kurniawan Titis Kurniawan Titis Kurniawan Triesna, Meuthia Saulikha Tuti Pahria Umy Riskyani Urip Rahayu Vieri Abdurrafi Wati, Putri Noor Kholisoh Purnama Widaningsih, Ida Yanti Rubiyanti Yuli Wahyuni Yusshy Kurnia Heliani Yutantri, Savitri Kartika