Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) BERBANTUAN MINDMAPPING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PESERTA DIDIK PADA PEMBELAJARAN BIOLOGI SMA Wulandari, Dini Busfi; Helendra; Yogica, Relsas; Fajrina, Suci
Jurnal Biogenerasi Vol. 9 No. 2 (2024): Volume 9 Nomor 2 tahun 2024 periode (Juni 2024 - September 2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/biogenerasi.v9i2.4257

Abstract

The purpose of this study is to see if there is an effect of the Problem Based Learning (PBL) model assisted by mindmapping on the critical thinking skills of students in high school biology learning. This research is quasi experiment with a two group pretest-posttest design. The population in this study were all E phase students of SMAN 1 Timpeh in the 2023/2024 school year which amounted to 124 people consisting of 4 classes. Furthermore, the determination of the sample to be used as an experimental class and control class using purposive sampling technique. Data collection techniques used in this study were tests. The test used in this study was a test of students' critical thinking skills through pretest and posttest. Data analysis activities consist of data processing and statistical analysis activities. The results showed that the Problem Based Learning (PBL) model assisted by mindmapping had a positive effect on the critical thinking skills of students in high school biology learning, where the results of hypothesis testing using the independent sample t-test showed that the significance (2-tailed) was 0.000 which means <0.05 and the average value of critical thinking skills based on pretest and posttest scores in the experimental class increased by 23.4%.
PENGARUH PENERAPAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) TERHADAP LITERASI LINGKUNGAN PADA PEMBELAJARAN BIOLOGI DI SMAN 7 TEBO Yusriana, Anggi; Helendra; Yogica, Relsas; Fajrina, Suci
Jurnal Biogenerasi Vol. 9 No. 2 (2024): Volume 9 Nomor 2 tahun 2024 periode (Juni 2024 - September 2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/biogenerasi.v9i2.4259

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui literasi lingkungan peserta didik dengan menerapkan model Problem Based Learning. Peserta didik memiliki pemahaman yang masih rendah mengenai literasi lingkungan dan penerapan model pembelajaran yang kurang efektif. Model pembelajaran yang diterapkan di SMAN 7 Tebo umumnya belum menerapkan model pembelajaran yang sesuai dengan Kurikulum Merdeka. Jenis penelitian yaitu eksperimen semu atau Quasy Experimental. Dalam penelitian digunanakan dua kelas yaitu kelas eksperimen dengan model Problem Based Learning dan kelas kontrol dengan model Discovery Learning. Penentuan sampel menggunakan Purposive Sampling. Teknik analisis data yaitu uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis menggunakan bantuan SPSS 20. Berdasarkan penelitian diperoleh hasil peserta didik kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol. Hasil uji hipotesis penelitian dilihat dari nilai signifikansi 2-tailed < 0,05 yaitu 0,00. Berdasarkan uji hipotesis terdapat pengaruh positif model pembelajaran Problem Based Learning terhadap literasi lingkungan fase E SMAN 7 Tebo.
Systematic Literature Review: Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Berbasis Problem Based Learning (PBL) dalam Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Nana, Aljannah Riska; Fajrina, Suci; Arsih, Fitri; Olvia Rahmi, Fitri
Jurnal Biogenerasi Vol. 9 No. 2 (2024): Volume 9 Nomor 2 tahun 2024 periode (Juni 2024 - September 2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/biogenerasi.v9i2.4630

Abstract

This study aims to develop Student Worksheets (LKPD) based on Problem Based Learning (PBL) which are effective in improving students' critical thinking skills. The PBL method was chosen because it can encourage students to be actively involved in the learning process through solving real problems. This study uses the ADDIE model development approach, which includes analysis, design, development, implementation, and evaluation. The subjects of the study consisted of grade X students in a high school. Data were collected through observation, questionnaires, and critical thinking skills tests before and after the use of LKPD. The results showed that the use of PBL-based LKPD significantly improved students' critical thinking skills. These findings are expected to contribute to the development of more interactive and effective learning methods in the context of education.
Determinasi Partisipasi Siswa dalam Pembelajaran Berbasis Teknologi Digital: Sebuah Tinjauan Literatur Tuazzara, Viga Fatimah; Fajrina, Suci; Irwan, Irwan
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) telah membawa perubahan signifikan dalam sistem pendidikan global, termasuk di Indonesia. Pandemi COVID-19 mempercepat transformasi menuju pembelajaran berbasis digital, namun juga memperlihatkan berbagai tantangan mendasar seperti kesenjangan digital, keterbatasan infrastruktur, rendahnya kualitas guru dalam literasi digital, serta variasi keterampilan digital siswa. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi partisipasi siswa dalam pembelajaran berbasis teknologi digital dengan menggunakan metode tinjauan literatur. Melalui kajian terhadap berbagai sumber ilmiah dari basis data bereputasi seperti Scopus, ERIC, dan Google Scholar, ditemukan bahwa kesenjangan digital masih menjadi hambatan utama dalam pemerataan pendidikan, terutama di wilayah 3T. Keterbatasan infrastruktur dan rendahnya kompetensi pedagogis guru dalam memanfaatkan teknologi turut memperlebar jurang ketimpangan pembelajaran daring. Selain itu, keterampilan literasi digital siswa yang belum merata, baik dalam aspek teknis, etis, maupun kritis, menjadi faktor penghambat dalam optimalisasi pembelajaran digital. Dukungan guru terbukti memiliki peran penting dalam meningkatkan keterlibatan dan motivasi belajar siswa melalui komunikasi yang empatik, pemberian umpan balik positif, serta penciptaan lingkungan belajar yang partisipatif. Oleh karena itu, transformasi pendidikan digital di Indonesia membutuhkan sinergi antara pemerataan infrastruktur, peningkatan kapasitas guru, penguatan literasi digital siswa, serta kebijakan pendidikan yang inklusif dan adaptif terhadap konteks lokal.
Development and Utilization of Multimedia-Based Learning Technology for Interactive Learning: a Literature Adari, M. Dirzi; Fajrina, Suci
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemajuan teknologi digital telah mendorong penggunaan multimedia dalam pendidikan untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih interaktif dan bermakna. Artikel ini menggunakan pendekatan tinjauan pustaka untuk menganalisis perkembangan, pemanfaatan, tantangan, dan peluang teknologi pembelajaran berbasis multimedia. Temuan penelitian menunjukkan bahwa penerapan prinsip desain multimedia yang tepat, didukung oleh teknologi canggih seperti AR, VR, dan aplikasi interaktif, dapat meningkatkan keterlibatan, motivasi, dan pemahaman peserta didik. Namun, integrasi multimedia dalam pendidikan menghadapi beberapa tantangan, termasuk keterbatasan infrastruktur, kompetensi pendidik, resistensi terhadap perubahan, serta masalah etika dan kesiapan siswa. Peluang di masa depan meliputi integrasi teknologi yang sedang berkembang, kolaborasi antara pendidik dan pengembang media, peningkatan kompetensi digital guru, strategi implementasi berkelanjutan, serta penelitian dan pengembangan berkelanjutan. Dengan pendekatan yang tepat, multimedia dapat berfungsi sebagai alat pembelajaran yang efektif, inklusif, dan berkelanjutan yang mendukung pencapaian tujuan pendidikan abad ke-21.
Optimalisasi Teknologi dalam Meningkatkan Kualitas Pembelajaran: Literatur Review Hakimy, Jerry; Fajrina, Suci
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemajuan teknologi dan komunikasi (TIK) sudah membawa perubahan yang signifikan pada dunia pendidikan, terutama dalam upaya menaikkan kualitas pembelajaran. Integrasi teknologi dalam aktivitas pembelajaran tidak hanya memungkinkan pembelajaran berlangsung lebih interaktif dan fleksibel, tetapi mendorong lahirnya temuan dalam strategi pengajaran, asesmen, serta pengelolaan pembelajaran. Namun, pemanfaatan teknologi belum optimal karena masih ada kendala di aspek kesiapan pendidik, akses infrastruktur, dan literasi digital peserta didik. Penelitian ini bertujuan guna menganalisis serta mensintesis banyak sekali temuan terkait peran dan efektivitas optimalisasi teknologi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran disetiap jenjang pendidikan. Kajian ini menggunakan pendekatan literature review dengan metode analisis sistematis terhadap sejumlah artikel ilmiah, laporan penelitian, serta publikasi relevan yang diterbitkan pada kurun waktu lima tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa pemanfaatan teknologi secara tepat terbukti meningkatkan motivasi belajar, keterlibatan aktif peserta didik, serta kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah. Selain itu, penggunaan teknologi juga mendukung pembelajaran yang lebih personal, adaptif, dan sesuai dengan gaya belajar siswa di era digital. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa optimalisasi teknologi merupakan strategi penting dalam transformasi pendidikan menuju pembelajaran abad ke-21 yang berorientasi pada kompetensi digital serta kemandirian belajar. Maka karena itu, disarankan supaya lembaga pendidikan memperkuat pelatihan literasi digital bagi guru, meningkatkan infrastruktur teknologi, dan mengembangkan model pembelajaran inovatif berbasis teknologi yang kontekstual serta berkelanjutan.
PERKEMBANGAN PERAN TERHADAP POSISI DAN MANFAAT PSIKOLOGI PENDIDIKAN DI SMP: LITERATUR REVIEW Kencana, Mega; Fajrina, Suci; Hakimy, Jerry
Jurnal Cahaya Edukasi Vol 2 No 4 (2025): Jurnal Cahaya Edukasi: Oktober
Publisher : Cahaya Smart Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63863/jce.v2i4.152

Abstract

Psikologi dalam bidang pendidikan di SMP, psikologi ini memiliki peran yang baik ketika bertujuan mendukung perkembangan kognitif, emosional, dan sosial. Psikologi pendidikan membuat perkembangan suasana keluarga yang hangat dan nyaman dengan memperhatikan perbedaan kebutuhan dan kemampuan. Dengan memahami gaya belajar masing-masing anak, psikologi pendidikan juga membantu guru memberikan dukungan emosional yang tepat agar siswa dapat mengatasi pengalaman stres dan masalah sosial yang sering mereka hadapi. Ada pun, peran psikolog memiliki dampak yang efektif bagi SMP semangat belajar mereka tumbuh, menciptakan metode pembelajaran yang efektif, bimbingan dilayani dengan lembut dengan konseling, membantu siswa berkembang secara akademik dan karakter. Psikologi merupakan bagian penting yang dijadikan acuan untuk merancang program belajar yang disesuaikan dengan setiap siswa, sehingga anak-anak bisa tumbuh sesuai dengan potensinya.
Studi Literatur : Analisis Efektifitas Pemanfaatan Wordwall sebagai Media Pembelajaran terhadap Peningkatan Motivasi dan Minat Belajar Pada Mata Pelajaran Seni Budaya Nolae, Nolae; Fajrina, Suci; Kencana, Mega
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian studi literature ini bertujuan untuk menganalisis efektifitas penggunaan aplikasi Wordwall sebagai media pembelajaran dalam rangka meningkatkan motivasi dan minat belajar peserta didik pada mata pelajaran Seni Budaya. Wordwall merupakan salah satu platform pembelajaran interaktif berbasis web yang menyediakan berbagai jenis permainan edukatif seperti kuis, anagram atau permainan mencocokan gambar yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan pembelajaran. Melalui telaah terhadap berbagai sumber penelitian terdahulu, ditemukan bahwa penggunaan Wordwall mampu menciptakan suasana belajar yang lebih menarik, menyenangkan, dan partisipatif, sehingga mendorong siswa untuk lebih aktif dan termotivasi dalam mengikuti pembelajaran sehingga minat belajar pun akan tercipta. Dalam konteks mata pelajaran Seni Budaya, media ini terbukti efektif dan bermanfaat sebagai fasilitas pembelajaran berdasarkan pengalaman dan kreativitas, serta membantu guru dalam melakukan evaluasi pembelajaran secara lebih menarik. Berdasarkan hasil kajian literatur, dapat disimpulkan bahwa Wordwall merupakan media pembelajaran digital yang berpotensi besar dalam meningkatkan motivasi, minat belajar dan keterlibatan siswa pada pembelajaran Seni Budaya, terutama apabila diintegrasikan dengan pendekatan pembelajaran berbasis proyek dan apresiasi seni
Analisis Pengembangan dan Pemanfaatan Teknologi Pembelajaran Berbasis E-Learning untuk Peningkatan Mutu Belajar di Daerah Tertinggal: Sebuah Tinjauan Literatur Yusuf, Yusuf; Kencana, Mega; Fajrina, Suci; MHD. YUSUF, MHD. YUSUF, S.Sn
Jurnal Cahaya Edukasi Vol 2 No 4 (2025): Jurnal Cahaya Edukasi: Oktober
Publisher : Cahaya Smart Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63863/jce.v2i4.259

Abstract

Kemajuan teknologi informasi dan komunikasi telah mengubah sistem pendidikan dan pemerataan kualitas pembelajaran di berbagai wilayah. E-learning menjadi pilihan efektif dalam mengatasi masalah akses pendidikan, tetapi penerapan di daerah tertinggal masih terhalang infrastruktur digital, rendahnya literasi teknologi dan kurangnya kebijakan untuk pendidikan dalam mendukung integrasi teknologi. Kesenjangan ini telah memperluas perbedaan kualitas pembelajaran antara daerah maju dengan daerah tertinggal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengembangan dan pemanfaatan teknologi pembelajaran berbasis e-learning untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di daerah tertinggal. Penelitian ini melakukan analisis studi literatur dengan mengkaji secara sistematis artikel penelitian dan publikasi ilmiah yang dipublikasikan antara 2018 dan 2024 yang diperoleh dari database Scopus, ERIC, ScienceDirect, dan Google Scholar. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, pengembangan e-learning di wilayah tertinggal di Indonesia masih memerlukan dukungan kebijakan terkait penguatan efisiensi pengembangan jaringan dan kebijakan pemetaan akses internet, peningkatan kapasitas pembelajaran digital, dan pemanfaatan pembelajaran dengan konteks lokal. Adanya teknologi e-learning dapat meningkatkan motivasi dan partisipasi pembelajaran siswa secara aktif, dan meningkatkan efektivitas pembelajaran yang diintegrasikan dengan pendekatan kontekstual dan berbasis komunitas. Analisis ini menunjukkan bahwa pengembangan e-learning di wilayah tertinggal memerlukan kebijakan pembangunan jaringan dan pemetaan akses internet secara berorientasi.