Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search
Journal : PESHUM

Kontribusi Asbabun Nuzul Terhadap Hermeneutika Al-Qur’an Muhammad Muslimin; Achmad Abubakar; Hamka Ilyas
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 2: Februari 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i2.7696

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi asbabun nuzul terhadap pendekatan hermeneutika dalam memahami Al-Qur’an. Asbabun nuzul sebagai ilmu yang menjelaskan latar belakang turunya ayat-ayat Al-Qur’an memberikan konteks historis terhadap wahyu. Hermeneutika menekankan pentingnya pemahaman melalui konteks sosial, historis dan kultural dapat memperkaya khazanah dalam memahami Al-Quran dengan memanfaatkan asbabun nuzul sebagai alat utama. Dalam studi ini, dijelaskan bagaimana asbabun nuzul membantu menjelaskan makna ayat yang tampak kontradiktif, memberikan kejelasan pada hukum-hukum tertentu, serta relevansinya dalam menerjemahkan pesan Al-Qur'an ke dalam konteks modern. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan Teknik pengumpulan data menggunakan pendekatan studi pustaka/library research yaitu pengumpulan data dengan cara memahami dan menjelaskan teori-teori dari berbagai literatur yang berkaitan dengan penelitian ini. Hasil kajian ini menunjukkan bahwa integrasi asbabun nuzul dengan hermeneutika modern memungkinkan pemahaman Al-Qur'an yang lebih dinamis dan relevan tanpa mengabaikan akar tradisi Islam. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa asbabun nuzul bukan hanya alat penafsiran klasik, tetapi juga menjadi landasan penting dalam membangun hermeneutika Al-Qur'an yang progresif.
Nuzulul Quran: Sejarah dan Makna Turunnya Al-Quran dalam Perspektif Islam Mutmainna, Mutmainna; Hamka Ilyas; Achmad Abubakar
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 2: Februari 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i2.7712

Abstract

Nuzulul Quran merupakan momen penting dalam sejarah Islam, mengacu pada peristiwa turunnya wahyu pertama Al-Quran kepada Nabi Muhammad SAW. Peristiwa ini memiliki nilai historis, spiritual, dan teologis yang mendalam bagi umat Islam. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji sejarah dan makna turunnya Al-Quran dengan menggunakan perspektif Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif berbasis kajian literatur untuk menganalisis data dari sumber primer dan sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Nuzulul Quran tidak hanya menjadi tonggak sejarah peradaban Islam tetapi juga mengandung nilai-nilai universal yang relevan sepanjang masa. Makna spiritualnya tercermin dalam transformasi moral dan sosial yang dibawa oleh wahyu Al-Quran.
Relevansi I’Jaz Al-Qur’an Dengan Pendidikan Karakter Dalam Islam Nurul Aisyah; Achmad Abubakar; Hamka Ilyas
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 2: Februari 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i2.7717

Abstract

Hubungan antar umat manusia membuat Al-Qur’an sangat berperan penting dalam membentuk karakter seseorang. Sikap dan perilaku dalam kehidupan bermasyarakat membutuhkan karakter sesuai pedoman yang terkandung dalam Al-Qur’an agar setiap kalangan dapat menghargai, menghormati dan tidak menunjukkan perilaku yang tidak berkarakter. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kepustakaan. Jenis penelitian yang digunakan, yakni kualitatif deskriptif, dengan pendekatan literasi. Hasil penelitian ini menunjukkan relevansi i’jazul Qur’an itu sendiri dengan pendidikan karakter melalui ayat-ayat Al-Qur’an yang penuh mukjizat. Setiap dasar dari pendidikan karakter memiliki relevansi yang terkandung dalam Al-Qur’an. Ada sembilan karakter tersebut yaitu: 1) Cinta kapada Allah dan semesta beserta isinya (QS. Ali’Imran: 31); 2) Tanggung jawab disiplin dan mandiri (QS. Al-‘Asr: 1-3); 3) Jujur (QS. Al-Ahzab: 70); 4) Hormat dan santun (QS. Al-Hujurat: 13); 5) Kasih sayang, peduli, dan kerjasama (QS.Al-Maidah: 2); 6) Percaya diri, kreatif, kerja keras, dan pantang menyerah (QS. At-Taubah: 105); 7) Keadilan dan kepemimpinan (QS. Shad: 26); 8) Baik dan rendah hati (QS. Asy-Syu’ara: 215); 9) Toleransi, cinta damai, dan persatuan (QS. Al-Baqarah: 224).
Peran Penting Aqsamul Qur’an Dalam Perkembangan Pendidikan: Study Literature Mardianah, Mardianah; Achmad Abubakar; Hamka Ilyas
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 2: Februari 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i2.7720

Abstract

Penelitian ini membahas perang penting qasam (sumpah) dalam al-Qur’an dalam konteks pendidikan islam, khususnya dalam perkembangan nilai moral, etika dan kesadaran spiritual peserta didik. Qasam dalam al-Qur’an adalah sumpah yang diucapkan oleh Allah, seringkali dengan menyebut fenomena alam atau peristiwa yang nyata sebagai bukti kebenaran dari pesan-Nya. Qasam ini memiliki fungsi khusus dalam mengajarkan kesungguhan, menarik dan menegaskan pentingnya kebenaran. Melalui studi ini ditemukan bahwa Qasam al-Qur’an memiliki beberapa peran penting dalam pendidikan seperti memperkuat pemahaman tentang akhlak, meningkatkan kesadaran akan kebesaran Allah dan menberikan metode pembelajaran yang efektif melalui penekanan. Studi ini menunjukkan bahwa pengajaran qasam dalam pendidikan dapat meningkatkan pemikiran reflektif, rasa kagum terhadap alam, dan kemampuan analitis peserta didik dalam memahami ayat-ayat Al-Qur'an. Oleh karena itu, qasam Al-Qur'an memberikan kontribusi penting terhadap perkembangan pendidikan yang holistik, baik dalam aspek kognitif, afektif, maupun spiritual dalam perkembangan pendidikan.
Peran Fawatih al-Suwar dalam Pembukaan Ayat-ayat Al-Qur'an Mustakim, Mustakim; Achmad Abubakar; Hamka Ilyas
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 2: Februari 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i2.7790

Abstract

Fawatih al-Suwar atau huruf-huruf mukatta'ah adalah rangkaian huruf yang muncul di awal 29 surah dalam Al-Qur'an, yang menciptakan misteri dan mengundang berbagai penafsiran di kalangan ulama. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran dan fungsi Fawatih al-Suwar dalam pembukaan ayat-ayat Al-Qur'an, dengan menggunakan pendekatan literature review yang melibatkan tafsir klasik, tafsir kontemporer, serta analisis linguistik dan psikologis. Berdasarkan kajian ini, ditemukan bahwa Fawatih al-Suwar berfungsi sebagai simbol kebesaran wahyu Ilahi yang tidak sepenuhnya dapat dipahami oleh manusia, serta memainkan peran penting dalam menciptakan ritme dan estetika dalam pembacaan Al-Qur'an. Fawatih al-Suwar juga berhubungan erat dengan tema-tema utama dalam surah yang mengikutinya dan memiliki dampak psikologis serta spiritual bagi pembaca. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun makna Fawatih al-Suwar tetap menjadi misteri, mereka memiliki kontribusi yang signifikan dalam memperkaya pengalaman spiritual dan pemahaman Al-Qur'an.
Etos Kerja, Karakter dan Kompetensi Sesuai Wawasan Al-Qur'An Di Era Digital Mashuri, Arif; Achmad Abubakar; Muhammad Irham; Muchtar Ghalib
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 4: Juni 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i4.9760

Abstract

Transformasi digital telah mendorong perubahan mendasar dalam struktur dan dinamika dunia kerja kontemporer. Perubahan ini tidak hanya menuntut penguasaan terhadap teknologi mutakhir, tetapi juga meniscayakan integrasi nilai-nilai etis, karakter spiritual, dan kompetensi profesional yang adaptif. Dalam konteks ini, Al-Qur’an sebagai sumber ajaran Islam menawarkan paradigma normatif dan praktis yang komprehensif dalam membentuk karakter kerja unggul dan kompetensi kerja yang relevan dengan era digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam kontribusi nilai-nilai Qur’ani dalam membangun etos kerja Islami, karakter moral, dan kompetensi profesional berbasis digital. Metodologi yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui studi kepustakaan (library research) dengan metode tafsir tematik (maudhū‘i), yang memfokuskan pada ayat-ayat Al-Qur’an yang berkaitan dengan prinsip-prinsip kerja seperti amanah, istiqāmah, ihsān, dan jihād fī sabīlillāh dalam konteks produktivitas dan profesionalisme modern. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Al-Qur’an bukan hanya memberikan pedoman etika kerja, tetapi juga membentuk kerangka berpikir strategis, adaptif, inovatif, dan kolaboratif yang sangat dibutuhkan dalam menghadapi kompleksitas dunia kerja berbasis teknologi. Penelitian ini menghasilkan sebuah model konseptual integratif yang mengaitkan nilai-nilai spiritual Islam dengan kebutuhan kompetensi abad ke-21, seperti literasi digital, kepemimpinan transformasional, kemampuan kolaboratif, serta etos kerja berbasis nilai-nilai transendental. Implikasi dari penelitian ini diharapkan dapat memperkuat kebijakan pendidikan Islam, strategi manajemen sumber daya manusia Islami, dan pengembangan karakter profesional dalam menjawab tantangan globalisasi dan digitalisasi secara berkelanjutan
Pemahaman Pendidikan Dalam Surah Madaniyah: Analisis QS. Mujaadalah Ayat 11 Berdasarkan Karakteristik Makkiyah Dan Madaniyah Andi Rafiqah Rahmah; Achmad Abubakar; Hamka Ilyas
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 2: Februari 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i2.7620

Abstract

Pendidikan dalam Islam memiliki kedudukan yang sangat penting, tidak hanya sebagai sarana untuk mencapai kesuksesan duniawi tetapi juga untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Surah al-Mujaadalah ayat 11, yang diturunkan di Madinah, mengandung pesan penting terkait pendidikan, yaitu penghormatan terhadap ilmu pengetahuan dan pendidikan karakter. Ayat ini menegaskan bahwa orang-orang yang beriman dan berilmu akan diangkat derajatnya di sisi Allah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai-nilai pendidikan yang terkandung dalam QS. al-Mujaadalah ayat 11, dengan mempertimbangkan karakteristik surah Makkiah dan Madaniyah, serta implikasinya dalam praktik pendidikan modern. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan studi literatur, yang mencakup analisis teks Al-Qur'an, tafsir, dan jurnal terkait pendidikan Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan dalam Islam, seperti yang dijelaskan dalam QS. al-Mujaadalah ayat 11, harus mengintegrasikan ilmu pengetahuan dengan nilai-nilai moral dan etika. Pendidikan ini tidak hanya bertujuan untuk menghasilkan individu yang cerdas tetapi juga berbudi pekerti luhur. Implikasi dari pemahaman ini dalam pendidikan modern adalah perlunya pengembangan kurikulum yang mengutamakan integrasi antara pengetahuan dan karakter, penerapan teknologi dalam pendidikan yang beretika, serta menciptakan lingkungan pembelajaran yang inklusif dan dialogis. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan pendidikan Islam yang relevan dan aplikatif di era modern.
Dampak Munasabah Ayat Terhadap Pemahaman Etika Dalam Al-Qur’an surah Al-Baqarah Dian Maharani Rusli; Achmad Abubakar; Hamka Ilyas
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 2: Februari 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i2.7622

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis munasabah ayat dalam Surah Al-Baqarah dan implikasinya terhadap etika dan moral dalam kehidupan sehari-hari. Surah Al-Baqarah, sebagai surah terpanjang dalam Al-Baqarah, sebagai surah terpanjang dalam Al-Qur’an, mengandung berbagai tema yang saling berkaitan, termasuk keadilan, kejujuran, dan tanggung jawab sosial. Melalui pendekatan analisis kualitatif, penelitian ini menggali keterkaitan antar ayat dan bagaimana konteks historis serta sosial memengaruhi pemahaman umat muslim. Hasil penelitian menunjukkan bahwa munasabah ayat tidak hanya memperkuat pemahaman terhadap ajaran Al-Quran, tetapi juga menawarkan panduan praktis dalam menghadapi tantangan moral di era modern. Dengan demikian, penelitian ini berkontribusi pada pengembangan pemahaman etika dalam Islam dan relevansinya dalam konteks kontemporer, serta memperkuat posisi surah Al-Baqarah sebagai pedoman moral yang universal. Dengan demikian, penelitian ini berkontribusi pada pengembangan etika dalam Islam dan relevansinya dalam masyarakat saat ini, surah ini menyajikan berbagai prinsip etika yang meliputi keadilan, kebenaran, amanah, serta tanggung jawab sosial, yang penting untuk menciptakan kehidupan yang adil dan harmonis. Melalui ayat-ayat seperti larangan riba, kewajiban bersedekah, dan pengajaran mengenai kejujuran serta amanah, Al-Qur’an menekankan pentingnya menjaga hubungan yang baik antara manusia, Allah, dan alam semesta.