Claim Missing Document
Check
Articles

Penggunaan Bahasa Lisan Siswa Kelas XI MA Al-Asy’ariyah Bandarlampung Tahun Pelajaran 2017/2018 Dechri Giyanis; Farida Ariyani; Eka Sofia Agustina
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 7, No 1 Apr (2019): JURNAL KATA (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarnnya)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (749.394 KB)

Abstract

The purpose of this research was to describe the use of spoken language in Indonesian language learning activities of the eleventh grade students of MA Al-Asy’ariyah Bandarlampung academic year 2017/2018. The method used in this research was qualitative descriptive. The research population was 120 students. The sample of this research was all students of eleventh grade with the total of 51. Data collection techniques in this research are non-participation observation techniques, documentation, and techniques (focusing on the semple). The source of this research data was the sound recording of the students’ and  the teacher's conversations that contain a variety of spoken languages based on the standard form of words, diction, and pronunciation. The results showed that there were 161 raw conversations, and 226 conversations were not standard, from 387 data on the number of conversations using spoken language. The results of the conversational data percentage of 41.60% of students used standard spoken language, while 58.40% of students tend to ignore the standard verbal language rules.Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan penggunaan bahasa lisan dalam kegiatan pembelajaran bahasa Indonesia siswa kelas XI MA Al-Asy’ariyah Bandarlampung tahun pelajaran 2017/2018. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa berjumlah 120. Sampel penelitian ini seluruh siswa kelas XI berjumlah 51. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah teknik observasi nonpartisipasi, dokumentasi, dan teknik (focusing of the semple). Sumber data penelitian ini adalah rekamanan suara percakapan siswa dan guru yang mengandung ragam bahasa lisan berdasarkan bentuk baku kata, diksi, dan lafal. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat 161 percakapan baku, dan 226 percakapan tidak baku, dari 387 data jumlah percakapan penggunaan bahasa lisan. Hasil persentase data percakapan  41,60% siswa menggunakan bahasa lisan baku, sedangkan 58,40% siswa cenderung mengabaikan kaidah bahasa lisan baku.Kata kunci: penggunaan bahasa lisan, pembelajaran bahasa Indonesia, dan siswa SMA.
PEMBELAJARAN MEMAHAMI STRUKTUR DAN KAIDAH TEKS ANEKDOT SISWA KELAS X SMA Nidia Oktarisa; Mulyanto Widodo; Eka Sofia Agustina
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 3, No 1 (2015)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (277.803 KB)

Abstract

This research aimed to describe learning in understanding structure and rule of anecdote text at the first grade of SMA Negeri 1 Bukit Kemuning, academic year of 2013/2014. The research used descriptive qualitative design. Result of the research showed that teachers performance in the three steps of learning activity; planning, performance, assessment, was not maximal. The teacher had designed the lesson plan according to planning instrument of Curriculum 2013. In the activity of learning, the teacher did not associate the learning material at the present time with the students experience, neither did the teacher demonstrate something related with the theme, nor the teacher give oral and written test. Students activities such as observing, questioning, exploring, associating and communicating ran well according to the instruments of students activity. Assessment designed in the lesson plan was appropriate with the authentic assessment of Curriculum 2013.Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan pembelajaran memahami struktur dan kaidah teks anekdot siswa kelas X SMA Negeri 1 Bukit Kemuning tahun pelajaran 2013/2014. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru belum maksimal melaksanakan tiga tahap kegiatan dalam pembelajaran, yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian. Guru sudah merancang perencanaan pembelajaran sesuai dengan instrumen perencanaan Kurikulum 2013. Pada kegiatan pelaksanaan, guru tidak mengaitkan materi pembelajaran sekarang dengan pengalaman peserta didik, guru tidak mendemonstrasikan sesuatu yang terkait dengan tema, guru tidak memberikan tes lisan atau tulisan. Aktivitas siswa yang meliputi aktivitas mengamati, menanya, mengeksplorasi, mengasosiasi, dan mengomunikasikan telah dilakukan dengan baik sesuai dengan instrumen aktivitas siswa. Penilaian yang dirancang dalam RPP telah sesuai dengan penilaian auetentik Kurikulum 2013.Kata kunci: pemahaman, pembelajaran, teks anekdot.
RAGAM BAHASA DALAM ACARA TALK SHOW KICK ANDY PERIODE OKTOBER 2013 Rian Diasti; Wini Tarmnini; Eka Sofia Agustina
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (76.53 KB)

Abstract

The aim of this research is to describe the varieties of language on the Kick Andy talk show in October 2013 period. A method is used in this research is descriptive method. Descriptive method is a research method that tries to describe and interpret the object in accordance with what it truly looks like. Based on the analysis result, the variety of languages used by the host and guest star in term of speakers are idiolect, dialect, basilect, colloquial, and jargon. Language variety used by them are in term of journalism. Moreover, language varieties used by them in term of formality are formal, casual, and business variety. Language variety used by them in term of medium of language is spoken language. Therefore, the language varieties contained in the conversation may become learning materials about news items text, negotiation text, and short stories.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan ragam bahasa pembawa acara dan bintang tamu dalam acara talk show Kick Andy periode Oktober 2013. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Metode deskriptif adalah metode penelitian yang berusaha menggambarkan dan menginterpretasi objek sesuai  dengan apa adanya. Berdasarkan hasil analisis, ragam bahasa yang digunakan oleh pembawa acara dan bintang tamu dari segi penutur adalah idiolek, dialek, basilek, kolokial, dan jargon. Ragam bahasa dari segi pemakaian yang digunakan oleh pembawa acara dan bintang tamu adalah ragam bahasa jurnalistik. Ragam bahasa dari segi keformalan yang digunakan oleh pembawa acara dan bintang tamu adalah ragam formal, ragam santai dan ragam usaha. Ragam bahasa dari segi sarana yang digunakan oleh pembawa acara dan bintang tamu adalah ragam lisan. Ragam bahasa yang terdapat dalam percakapan Kick Andy dapat dijadikan bahan/sumber pembelajaran dalam teks berita, negoisasi, dan cerpen.Kata kunci: kick andy, ragam bahasa, talk show.
MORAL TOKOH UTAMA DALAM NOVEL ALIF KARYA TAUFIQURRAHMAN AL-AZIZY Wira Widyas Tuty; Edi Suyanto; Eka Sofia Agustina
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 1, No 6 (2013)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (415.018 KB)

Abstract

The problem of this research is how are the moral aspects of the main character in the novel Alif written by Taufiqurrahman Al-Azizy. The aim of this research is to describe the moral aspects of  the main character in the novel Alif  written by Taufiqurrahman Al-Azizy and the worthiness  as a material lesson of literature in  SMA. The research method used is qualitative descriptive method. The data resource used is from the novel Alif written by Taufiqurrahman Al-Azizy. Collecting technique and data analysis used is text analysis. Based on the data analysis result found , the moral aspects of the main character  in novel Alif  written by Taufiqurrahman Al-Azizy include honesty, authentic values, the willingness to take responsibility, undependability, courage, modesty , realistic  and criticality. Novel Alif written by Taufiqurrahman Al-Azizy is worthy to be used as a material lesson alternative for students in SMA.Masalah penelitian ini adalah bagaimanakah aspek moral tokoh utama dalam novel Alif  karya Taufiqurrahman Al-Azizy. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan aspek moral tokoh utama dalam novel Alif  karya Taufiqurrahman Al-Azizy dan kelayakannya sebagai bahan ajar  sastra di SMA. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah novel Alif  karya Taufiqurrahman Al-Azizy. Teknik pengumpulan dan analisis data yang digunakan adalah analisis teks. Berdasarkan hasil analisis data ditemukan aspek moral tokoh utama dalam novel Alif  karya Taufiqurrahman Al-Azizy meliputi kejujuran, nilai-nilai otentik, kesediaan untuk bertanggung jawab, kemandirian moral, keberanian moral, kerendahan hati, realistik dan kritis. Novel Alif karya Taufiqurrahman Al-Azizy layak dijadikan sebagai alternatif bahan ajar siswa di SMA.Kata kunci: kelayakan, moral, tokoh utama.
KEMAMPUAN MENULIS KARANGAN DESKRIPSI PADA SISWA KELAS VIII SEMESTER SMP GAJAH MADA Pebriawan Pebriawan; Iqbal Hilal; Eka Sofia Agustina
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 1, No 4 (2013)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (51.589 KB)

Abstract

The problem discussed in this study is the ability of students to write a description of the Junior High School eighth grade students Gajah Mada Bandar Lampung Academic Year 2012/2013. The goal is to determine the ability of students to write descriptions. The method used descriptive method. Data sources used form of description text taken from 32 students proportional stratified random sampling technique from students overall. These results indicate the ability to write descriptions of students get total of 70.73 is quite. Score indicator of ideas presented contents 74.06; contents organizations 75; grammar score 68.29, Choice of words or diction score 69.03; obtained spelling and usage aspects 70, 12. Based on the research that has been done, it is known the student has not fully mastered the written description of procedure in accordance with the ideas, organization of content, grammar, word choice and spelling usage.Masalah yang dibahas dalam penelitian ini adalah kemampuan siswa dalam menulis deskripsi siswa kelas VIII SMP Gajah Mada Bandar Lampung Tahun Pelajaran 2012/2013. Tujuannya untuk mengetahui kemampuan siswa dalam menulis deskripsi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Sumber data yang dipakai berupa karangan deskripsi yang diambil dari 32 Siswa melalui teknik proporsional stratifikasi random sampling dari jumlah siswa keseluruhan. Hasil penelitian ini menunjukan kemampuan menulis deskripsi siswa memperoleh nilai keseluruhan berjumlah 70,73 tergolong cukup. Skor masing-masing indikator penilaian sebagai berikut. Skor indikator isi gagasan yang dikemukakan  berjumlah 74,06; organisasi isi diperoleh skor 75; tata bahasa  skor berjumlah 68,29; sedangkan pilihan kata atau diksi skor berjumlah 69,03; dan aspek penggunaan ejaan diperoleh skor70,12. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan,diketahui bahwa siswa belum sepenuhnya menguasai tata cara menulis deskripsi yang sesuai dengan ide gagasan, organisasi isi, tata  bahasa,  pilihan kata dan penggunaan ejaan.Kata kunci: deskripsi, kemampuan, menulis.
Efektivitas Teknik Pemberian Tugas Terhadap Menulis Teks Eksplanasi Siswa Kelas XI SMK Putri Gita Mardiani; Iqbal Hilal; Eka Sofia Agustina
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 5, No 4 Sep (2017)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (504.596 KB)

Abstract

The aim of this research was to test the effectiveness assigment technique toward the ability of writing explanation text the students in grade IX of SMK Negeri 1 Negerikaton. The approach in this research was quantitative with experiment method. By using cluster random sampling technique, samples obtained was the students in grade XI Computer and Network Engineering 1 (control) and 2 (experiment). The difference test result of pretest tested not difference because the initial capability both of them were homogen. The average pretest the experiment class was 51 and the control class was 55. The difference test result of pretest-posttest and posttest are tested differently. The average posttest the experiment class was 84 and the control class was 74. Therefore, assignment technique with group is more effective in learning of writing explanation text.Tujuan penelitian ini adalah menguji efektivitas teknik pemberian tugas terhadap kemampuan menulis teks eskplanasi siswa kelas XI SMK Negeri 1 Negerikaton. Pendekatan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode eksperimen. Dengan teknik cluster random sampling, sampel yang diperoleh yaitu kelas XI Teknik Komputer dan Jaringan 1 (kontrol) dan 2 (eksperimen). Hasil uji perbedaan pretest teruji tidak berbeda karena kemampuan awal kedua kelas tersebut homogen. Rerata pretest kelas eksperimen sebesar 51 dan kelas kontrol sebesar 55. Rerata posttest kelas eksperimen sebesar 84 dan kelas kontrol sebesar 74. Hasil uji perbedaan pretest-posttest dan posttest teruji berbeda. Dengan demikian, teknik pemberian tugas secara kelompok lebih efektif dalam pembelajaran menulis teks eksplanasi.Kata kunci: efektivitas, menulis teks eksplanasi, teknik pemberian tugas.
KEMAMPUAN MENULIS PUISI PADA SISWA KELAS VII MTs NEGERI MODEL TALANG PADANG Apri Yanto; Eka Sofia Agustina; Munaris Munaris
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 1, No 7 (2013)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (486.821 KB)

Abstract

The purpose of this research was to find out the students’ ability of writing poetry. The design of this research was descriptive research method. The sample of this research was the students of VII grade with 32 students consisted of 8 male students and 24, female students who have almost the same characteristics and ability. The technique used in this research was students poetry writing ability test. The result of the research showed that indicator of poetry assessment, theme, message, diction, imagination and figurative language average score achieved by students was 77 with good category. Therefore it can be concluded that students have already bean able to write poetry by paying attention to the indicator of poetry development.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan menulis puisi oleh siswa. Desain penelitian ini adalah menggunakan metode penelitian deskriptif.Sampel penelitian ini adalah siswa kelas siswa kelas VII dengan jumlah 32 orang, terdiri atas 8 siswa laki-laki dan 24 siswa perempuan yang memiliki karakteristik dan kemampuan hampir sama.Teknik penelitian yang digunakan adalah tes kemampuan menulis puisi siswa.Hasil penelitian menunjukkan indikator penilaian puisi, tema, amanat, diksi, pengimajian dan majas, nilai rata-rata yang diperoleh oleh siswa adalah 77 dengan kategori baik.Dengan demikian disimpulkan bahwa siswa sudah mampu menulis puisi dengan memperhatikan indikator pembangun puisi.Kata kunci: penulisan puisi, siswa, skripsi.
KEMAMPUAN MENGUBAH KALIMAT AKTIF MENJADI KALIMAT PASIF SISWA KELAS X MA GISTING Muhammad Makmun Algani; Imam Rejana; Eka Sofia Agustina
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (484.718 KB)

Abstract

Problem discussed in this research is the ability to change active sentence into passive sentence of student class X MA MA Gisting. The research aims to describe the ability to change the active sentence into passive sentence. This research was using descriptive as the research method. The source of data in the research is sentence of student that numbering 35 students. The result of the research stated that the level of student ability of MAMA Gisting in changing the active sentence into passive sentence classified in good category with average score 73,65. The average score per aspect namely accuracy aspect of formation structure of passive sentence 77,22 classified good category and in aspect of language (spelling) the average score is 69,37 classified in quite category.Masalah yang dibahas pada penelitian ini adalah kemampuan mengubah kalimat aktif menjadi kalimat pasif siswa kelas X MAMA Gisting. Penelitian bertujuan mendeskripsikan kemampuan mengubah kalimat aktif menjadi kalimat pasif. Metode penelitian dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif. Sumber data dalam penelitian berupa kalimat siswa yang berjumlah 35 siswa. Hasil penelitian menyatakan bahwa tingkat kemampuan siswa MAMA Gisting dalam mengubah kalimat aktif menjadi kalimat pasif tergolong pada kategori baik dengan skor rata-rata 73,65. Skor rata-rata per aspek yakni aspek ketepatan struktur pembentukan kalimat pasif 77,22 tergolong kategori baik dan pada aspek kebahasaan (ejaan) skor rata-ratanya adalah 69,37 tergolong kategori cukup.Kata kunci: kalimat aktif, kemampuan, mengubah. 
Tindak Tutur Asertif pada Stand Up Comedy SUCI 6 dan Implikasinya Diana Sari; Iing Sunarti; Eka Sofia Agustina
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 5, No 4 Sep (2017)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (254.14 KB)

Abstract

The purpose of this research to describe the form of assertive acts of Mei Mahathir Gamayel on Stand Up Comedy SUCI 6 Kompas TV and its implicated to the learning Indonesian in senior high school. The method used in this research is descriptive qualitative. The results of this research showed there are communicative functions of assertive speech acts which include stating, notifying, suggesting, pride, complaining, and reporting that are spoken directly and indirectly, literally and not literally. The results of this research are implicated to the learning of Indonesian in senior high school class XII on editorial text material or opinion.Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan bentuk tindak tutur asertif Mei Mahathir Gamayel pada Stand Up Comedy SUCI 6 Kompas TV dan implikasinya terhadap pembelajaran bahasa Indonesia di SMA. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat fungsi komunikatif tindak tutur asertif yang meliputi menyatakan, memberitahukan, menyarankan, membanggakan, mengeluh, dan melaporkan yang dituturkan secara langsung dan tidak langsung, literal dan tidak literal. Hasil penelitian ini dapat diimplikasikan terhadap pembelajaran bahasa Indonesia di SMA kelas XII pada materi teks editoril atau opini.Kata kunci: asertif, stand up comedy, tindak tutur.
Implikatur pada Ungkapan di Badan Angkutan Umum Wilayah Tanjung Karang dan Implikasinya Yosefina Eva Marini; Mulyanto Widodo; Eka Sofia Agustina
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 5, No 2 Apr (2017)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (247.723 KB)

Abstract

The purpose of this research is to describe an implikatur on public transport as well as the implications for learning Indonesian Language in Senior High School. This study uses qualitative methods. The results showed that the expression on public transportations declared a purpose using the language style of the epithets and metaphors. This is due to the phrase tacked to engage, inform, or remind something. Expressions are written by using a reference to a trait or characteristic to describe and express a certain thing. Generally, writing expressions using non standard language that in order to make the reader interest sotry to analyze the meaning of the phrase. Research results can be implied in the Indonesian Language learning at Senior High School on anecdotes text material.Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan implikatur pada badan angkutan umum serta implikasinya terhadap pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ungkapan pada badan angkutan umum lebih banyak berfungsi untuk menyatakan suatu tujuan dengan menggunakan gaya bahasa epitet dan metafora. Hal ini disebabkan ungkapan yang ditempel digunakan untuk mengajak, menginformasi, atau mengingatkan sesuatu hal. Ungkapan ditulis dengan menggunakan suatu acuan terhadap sifat atau ciri yang menggambarkan dan mengungkapkan hal tertentu. Umumnya, penulisan ungkapan menggunakan bahasa yang tidak baku dengan tujuan agar ungkapan menjadi menarik untuk dibaca sehingga pembaca berusaha untuk menganalisis maksud dari ungkapan tersebut. Hasil penelitian dapat diimplikasikan pada pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA pada materi teks anekdot.Kata kunci : jenis implikatur, fungsi implikatur, gaya bahasa, ungkapan.
Co-Authors Andre Setyawan Ani Setiawati Anita Febriani Apri Yanto Ari Mahendra Ari Pristiyani Aulia Ika Atika Ayu Atidhira Bambang Riadi Daniel Happy Putra Dechri Giyanis Dede Putri Deris Astriawan Desi Indah Lestari Devi Kusmitha Sari Devita Sari Dian Puspita Sari Diana Sari Diyah Berta Alpina Dorlan Evi Yanti Edi Suyanto Eka Meliani Eko Hari Anggoro Emi Rismawati Engrid Septa Reni Esi Pitriani Esterlina, Dwi Eva Restia farida ariyani Farida Ariyani Farida Ariyani Feni Setianingsih Hasanah, Hemas Virginia Uswatun Hendra Purnama Heny Hartawati Husna, Siti Asmaul Imam Rejana Iqbal Hilal Janatun Naim Kahfie Nazaruddin Karomani Karomani Laila Rahmawati M. Burhanudin Robbani Mardiyana Mardiyana Mario Efendi Muhafidin Muhafidin MUHAMMAD FUAD Muhammad Fuad Muhammad Makmun Algani Mulyanto Widodo Munaris Munaris . Ni Luh Eka Wahyuningsih Ni Nyoman Wetty Suliani Nidia Oktarisa Nikmatul Hasanah Novala Rokhmatarofi Nur Aisah Nur Fadhilah Nuraini Nuraini Nurlakasana Eko Rusminto Nurlaksana Eko Rusminto Nurrokhmah Prabawati Pebriawan Pebriawan Pudan Doli Situmorang Putri Gita Mardiani PUTRI WULANDARI Reka Umami Rengga Purna Yuda Reni Novasari Reni Sofiani Revina Fitria Ria Meriana Rian Andri Prasetya Rian Diasti Riana, Hana Rika Arif Septiana Riwanti Manik Rizki Marysa Sefty Angraini Sekar Wulandari Setiorani, Ambar Ayu Silvana Yulanda Siti Asmaul Husna Siti Samhati Siti Sumarlin Sitohang, Anania Eviyana Luxerima Sumarti Sumarti Sunarti, Iing Susi Wendhaningsih Syelly Eka Permatasari Teguh Teguh Tiara Aninditha Weni Handayani Windi Riani Wini Tarmini Wini Tarmnini Wira Widyas Tuty Yessina Tarulitha Munthe Yinda Dwi Gustira Yosefina Eva Marini Yulia Patumaya Yunita Fitri Yanti Yunita Fitri Yanti, Yunita Fitri Yunita Handiawati Zamzanah, Sarjinah