Claim Missing Document
Check
Articles

KEEFEKTIFAN KALIMAT DALAM LAPORAN PERJALANAN SISWA KELAS VIII MTs HIDAYATUL MUSLIHIN 2011/2012 Sekar Wulandari; Kahfie Nazaruddin; Eka Sofia Agustina
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 1, No 3 (2013)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (501.875 KB)

Abstract

The problem in this research is the efectiveness of sentences in the trip report at the second grade students of MTs Hidayatul Muslihin Way Kanan on academic year 2011/2012. This research aimed to describe the effectiveness of sentences including integrity, alignment, explicity, and frugality in trip report of second grade students of MTs Hidayatul Muslihin Way Kanan on academic year 2011/2012.The method used is descriptive qualitative. The data source for this research is trip report of second grade students of MTs Hidayatul Muslihin Way Kanan on academic year 2011/2012 which consist of 30. From the data source, it has been settled that there are 515 sentences. Based on the result analysis, it was known that effective sentences are 345 sentences with percentage 66,99 , meanwhile ineffective sentences are 170 sentences with percentage 33,01. Ineffective sentences itself consist of unfrugality, unintegrity, unalignment.Masalah yang dibahas dalam penelitian ini adalah keefektifan kalimat dalam laporan perjalanan siswa kelas VIII MTs Hidayatul Muslihin Kabupaten Way Kanan tahun pelajaran 2011/2012. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keefektifan kalimat yang meliputi keutuhan, kesejajaran, ketegasan, dan kehematan dalam laporan perjalanan siswa kelas VIII MTs Hidayatul Muslihin Kabupaten Way Kanan tahun pelajaran 2011/2012. Metode dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitif. Sumber data penelitian ini adalah laporan perjalanan siswa kelas VIII MTs Hidayatul Muslihin kabupaten Way Kanan tahun pelajaran 2011/2012 berjumlah 30 laporan. Dari sumber data yang telah ditetapkan terdapat 515 kalimat. Berdasarkan hasil analisis, diketahui keefektifan kalimat 345 kalimat dengan persentase 66,99, sedangkan ketidakefektifan kalimat 170 kalimat dengan persentase 33,01. Ketidakefektifan kalimat tersebut meliputi ketidakutuhan, ketidaksejajaran, ketidakhematan.Kata kunci: kalimat, keefektifan, laporan perjalanan.
PEMBELAJARAN MEMBANDINGKAN TEKS PROSEDUR KOMPLEKS SISWA KELAS X SMAN 1 GADINGREJO Novala Rokhmatarofi; Eka Sofia Agustina; Karomani Karomani
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (242.748 KB)

Abstract

The problem of this research is learning of comparing a complex procedure text between class X MIA and class X IS students of SMAN 1 Gadingrejo. The aim of this research is to describe the learning of comparing a complex procedure text between both of two classes. The method of this research is a qualitative research. The subjects of this research are the teacher and the students. The result of this research shows that the teacher has designed the learning activity according to the regulation of 2013 curriculum. The implementation of the learning process in both classes had applied the scientific approach in accordance to 2013 curriculum. The teacher had completed the learning assessment by doing test and non-test. So, it can be concluded that the learning of comparing a complex procedure text between class X MIA and class X IS SMAN 1 Gadingrejo had been implemented properly by the teacher and the students.Permasalahan dalam penelitian ini adalah pembelajaran membandingkan teks prosedur kompleks siswa kelas X MIA dan X IS SMAN 1 Gadingrejo. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan pembelajaran membandingkan teks prosedur kompleks siswa kelas X MIA dan X IS SMAN 1 Gadingrejo. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah guru dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan guru telah merancang kegiatan pembelajaran sesuai dengan tuntutan Kurikulum 2013. Penerapan pada pelaksanaan pembelajaran di kedua kelas telah mengaplikasikan pendekatan scientific, sesuai dengan Kurikulum 2013. Pada penilaian pembelajaran guru juga telah melakukan penilaian tes dan nontes. Sehingga, dapat disimpulkan bahwa pembelajaran membandingkan teks prosedur kompleks siswa kelas X MIA dan X IS SMAN 1 Gadingrejo telah dilaksanakan dengan baik oleh guru dan siswa.Kata kunci: membandingkan, pembelajaran, teks prosedur kompleks.
Tindak Tutur Transaksi Jual-Beli di Pasar Tradisional Central Kotabumi dan Implikasinya Mario Efendi; Nurlaksana Eko Rusminto; Eka Sofia Agustina
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 5, No 3 Jul (2017)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (392.223 KB)

Abstract

The main problems of this study were direct and indirect speech in buy and sell transaction occuring in Kotabumi Central Traditional Market, and implication in major of Indonesian language and literature for upper secondary school learners. The research design was qualitative research that employed descriptive method. The findings revealed that the speech in buy and sell transaction in Kotabumi Central Traditional Market was performed in two manners, i.e. direct and indirect speech. The direct speech consisted of direct speech at objective and direct speech with argumentative. Meanwhile, the indirect speech there were exactly four kinds of modus applied in buy and sell transaction, i.e. modus in question, modus in praise, modus in saying fact, and modus by involving the third person. The research results were then implicated in subject of Indonesian language and literature for the second grade students of senior high school, specifically in material of producing the film or drama script.Masalah dalam penelitian ini adalah tindak tutur langsung dan tindak tutur tidak langsung di pasar Central Kotabumi dan implikasinya dalam pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia di SMA. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan tindak tutur dalam transaksi jual-beli di pasar tradisional central Kotabumi dilakukan dengan dua bentuk tindak tutur, yaitu tindak tutur langsung dan tindak tutur tidak langsung. Tindak tutur langsung terdiri atas tindak tutur langsung pada sasaran dan tindak tutur langsung dengan argumentasi. Tindak tutur tidak langsung terdapat empat modus yang digunakan dalam tuturan yaitu tindak tutur tidak langsung dengan modus menyatakan bertanya, tindak tutur tidak langsung dengan modus menyatakan memuji, tindak tutur tidak langsung dengan modus menyatakan fakta dan tindak tutur tidak langsung modus melibatkan orang ketiga. Hasil penelitian diimplikasikan pada materi pembelajaran di SMA kelas XI pada materi memproduksi teks film/drama.Kata kunci: tindak tutur, transaksi jual-beli, pembelajaran.
IMPLIKATUR PERCAKAPAN DALAM PROSES BELAJAR-MENGAJAR BAHASA INDONESIA DI SMA DAN IMPLIKASINYA Widyantoro Widyantoro; Nurlaksana Eko Rusminto; Eka Sofia Agustina
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 1, No 7 (2013)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (247.361 KB)

Abstract

The question in this research is how conversational implicature happens in Indonesian language teaching and learning process in SMAN 9 Bandarlampung. This research aims to describe conversational implicature in Indonesia language teaching learning process and its implication on Indonesian Language learning of senior high school students. The research design which was used is qualitative descriptive and the researcher used conversation between teacher and students in the teaching and learning process as the source of data. The result shows that conversational implicature tends to occur in the core stage of learning. The verbal forms which were used in conversational implicature are not literal direct speech act, literal indirect speech act, and not literal indirect speech act using mode of stating the fact, asking, suggesting, threatening, greeting and complaining. Study of conversational implicature implicates to learning material in speaking skill aspect.Masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakah implikatur percakapan dalam proses belajar-mengajar Bahasa Indonesia siswa kelas X SMA N 9 Bandarlampung. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implikatur percakapan dalam proses belajar-mengajar Bahasa Indonesia dan implikasinya terhadap pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah percakapan antara guru dan siswa dalam kegiatan belajar-mengajar Bahasa Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implikatur percakapan lebih cenderung terjadi pada tahap inti pembelajaran. Bentuk verbal yang digunakan dalam berimplikatur ialah tindak tutur langsung tidak literal, tindak tutur tidak langsung literal, dan tindak tutur tidak langsung tidak literal dengan menggunakan modus menyatakan fakta, modus bertanya, modus menyarankan, modus ancaman, modus menyapa, dan modus menyatakan keluhan. Kajian implikatur percakapan berimplikasi terhadap materi pembelajaran dalam aspek keterampilan berbicara.Kata kunci: implikasi, implikatur, proses belajar-mengajar bahasa indonesia.
Nilai-Nilai Religius dalam Film Hijrah Cinta Karya Hanung Bramantyo dan Implikasinya Eka Meliani; Munaris Munaris; Eka Sofia Agustina
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 5, No 3 Jul (2017)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (325.443 KB)

Abstract

The aim of this research was to describe religious values in a film entitled Hijrah Cinta directed by Hanung Bramantyo and its implication as a character education material at Madrasah Aliyah (MA). Qualitative method was used in this research. The result showed that the Hijrah Cinta film contained several religious values. The religious values were expressed through the indicator of relationship between human and God, the indicator between the human and the human, and the religious value was also expressed through the indicator between the human and nature. The result of this research could be implicated towards the learning of Indonesia literature for MA students, especially for text of film/drama material.Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan nilai-nilai religius dalam film Hijrah Cinta karya Hanung Bramantyo dan implikasinya sebagai bahan pendidikan karakter di Madrasah Aliyah (MA). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa film Hijrah Cinta mengandung nilai-nilai religius. Nilai religius dalam film Hijrah Cinta digambarkan melalui indikator hubungan manusia dengan Tuhan, kemudian indikator hubungan manusia dengan manusia, selain itu hasil penelitian juga digambarkan melalui indikator hubungan manusia dengan alam. Hasil penelitian dapat diimplikasikan pada pembelajaran Sastra Indonesia di MA pada materi teks film/drama.Kata kunci: film hijrah cinta, pembelajaran, nilai-nilai religius.
TELAAH BUKU MAHIR BERBAHASA INDONESIA 2 KELAS VIII SMP TERBITAN YUDHISTIRA Devi Kusmitha Sari; Eka Sofia Agustina; Munaris Munaris
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 3, No 4 (2015)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (132.389 KB)

Abstract

The purpose of this research was to describe how the us of the book Mahir Berbahasa Indonesia 2 Kelas VIII SMP published by Yudishthira based on the feasibility of the book techniques presentation, learning presentation, and completeness presentation. The research method used descriptive qualitative method. The data source in this research was the book Mahir Berbahasa Indonesia 2 Kelas VIII SMP written by Siti Isnatun M., S.S. and Umi Farida, S.S. and published by Yudishthira in 2013. Data analysis had done by the steps (1) read the data source, (2) analized the presentation feasibility, (3) summarized the analysis of the presentation feasibility. The results of this research showed that the book Mahir Berbahasa Indonesia 2 Kelas VIII SMP published by Yudishthira based on analyzed the feasibility of the book presentation was presented Curriculum 2013, namely the presentation of text-based learning. Tujuan penelitian untuk mendeskripsikan bagaimana buku Mahir Berbahasa Indonesia 2 Kelas VIII SMP terbitan Yudhistira berdasarkan kelayakan penyajian buku yang meliputi teknik penyajian, penyajian pembelajaran, dan kelengkapan penyajian. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif. Sumber data pada penelitian ini adalah buku Mahir Berbahasa Indonesia 2 Kelas VIII SMP yang ditulis oleh Siti Isnatun M., S.S. dan Umi Farida, S.S. dan diterbitkan oleh Yudhistira pada tahun 2013. Analisis data dilakukan dengan langkah-langkah (1) membaca sumber data, (2) menelaah kelayakan penyajian, (3) menyimpulkan telaah kelayakan penyajian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa buku Berbahasa Indonesia 2 Kelas VIII SMP terbitan Yudhistira berdasarkan telaah kelayakan penyajian sudah merepresentasikan kurikulum 2013, yaitu penyajian pembelajaran berbasis teks.Kata kunci: buku teks, kelayakan penyajian, kurikulum 2013.
Alih Kode dan Campur Kode Siaran Radio 94.4 fm d!Radio Lampung dan Implikasinya Dorlan Evi Yanti; Nurlaksana Eko Rusminto; Eka Sofia Agustina; Iing Sunarti
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 5, No 2 Apr (2017)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (337.537 KB)

Abstract

The purpose of this research is to describe the code switching and code mixing form and the cause factors used on radio broadcast D Sweetest Love 94.4 fm d!Radio Lampung, and then imply the result of the research for learning of language and literature Indonesian in high school. The research design used is descriptive qualitative. Data collection process in this research was using technique of free heed mutual conversation with recording device. This research showed that there is only extern code switching in the form Indonesian language to English language and the most dominant of cause factors is speaker factor. Form of mixing code as word mixing code, phrase, baster, word looping, idioms, and clauses. The most dominant of cause factors on occur mixing code is language factor. The result of this research is implied to the learning language and litarature indonesian in material to produces movies or drama text.Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk-bentuk alih kode dan campur kode serta faktor penyebabnya yang digunakan pada siaran radio D Sweetest Love 94.4 fm d!Radio Lampung, dan mengimplikasikan hasil penelitian terhadap pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia di SMA. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik simak bebas libat cakap dengan menggunakan alat perekam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hanya terdapat alih kode ekstern berupa peralihan dari bahasa Indonesia ke bahasa Inggris dan faktor penyebab yang paling dominan adalah faktor penutur. Bentuk campur kode meliputi campur kode kata, frasa, baster, perulangan kata, idiom, dan klausa. Faktor penyebab yang paling dominan terjadinya campur kode adalah faktor kebahasaan. Hasil penelitian diimplikasikan terhadap pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia dalam materi memproduksi teks film/drama.Kata kunci : alih kode, campur kode, siaran 94.4 fm d!Radio Lampung.
PEMBELAJARAN MENULIS SLOGAN DAN POSTER SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 22 BANDARLAMPUNG Desi Indah Lestari; Mulyanto Widodo; Eka Sofia Agustina
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 1, No 6 (2013)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (147.864 KB)

Abstract

The problem which are discussed in the research is how the process of learning to write slogans and posters grade VIII junior high school 22 in Bandarlampung. This research aimed to describe the process of learning to write slogans and posters focused on the planning, implementation, and valuation. The methods use in this research descriptive qualitatif. The technique of collecting data is conducted by observing teachers activities, student activities, documentation, recording, video, and interview. The findings of this research are lesson plan which made by teacher, and students, as well as valuation of learning which do by teacher on the implementation of learning, teacher use lecture method, discussion, question and answer, and assigment. The valuation used in writing slogan and poster lesson in the assigment techniques in the from of project.Masalah yang dibahas dalam penelitian ini ialah bagaimanakah proses pembelajaran menulis slogan dan poster siswa kelas VIII SMPN 22 Bandarlampung. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pembelajaran menulis slogan dan poster yang difokuskan pada perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian. Metode yang digunakan pada penelitian ialah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi aktivitas guru, aktivitas siswa, dokumentasi, rekaman, video dan wawancara. Temuan-temuan dalam penelitian ini ialah rencana pelaksanaan pembelajaran yang dibuat oleh guru, pelaksanaan pembelajaran yang meliputi aktivitas guru dan siswa, serta penilaian pembelajaran yang dilakukan oleh guru. Pada pelakasanaan pembelajaran, guru menggunakan metode ceramah, diskusi, tanya jawab dan penugasan. Penilaian yang digunakan dalam pembelajaran menulis slogan dan poster yakni teknik penugasan dalam bentuk projek.Kata kunci: instrumen, pembelajaran, poster, slogan.
EJAAN PADA KARANGAN SISWA KELAS XII SMA PERINTIS 1 BANDAR LAMPUNG TAHUN PELAJARAN 2012/2013 Hendra Purnama; Nurlaksana Eko Rusminto; Eka Sofia Agustina
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 1, No 4 (2013)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (198.597 KB)

Abstract

The problem of this research is the spelling in Indonesian essay of students class XII at SMA Perintis 1 Bandar Lampung academic year 2012/2013. This research purposed to describe spelling in essay of students class XII. This research used desriptive method. The population of this research is students of class XII at SMA Perintis 1 Bandar Lampung academic year 2012/2013. The population in this research consisted of 321 students in 8 classes. The sample was taken from 15% of total population supposed the sample was 48 students. Collecting the data by using writen test like as task to make an essay that instructed its topic before. Based on the result of data analysis, it was known that the uses of spelling in data essay source class XII of SMA Perintis 1 Bandar Lampung academic year 2012/2013 was 1766 with total of accuracy was 1091 or 62%.Masalah yang dibahas dalam penelitian ini adalah ejaan pada karangan bahasa Indonesia siswa kelas XII SMA Perintis 1 Bandar Lampung tahun pelajaran 2012/2013. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan ejaan pada karangan siswa kelas XII. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XII SMA Perintis 1 Bandar Lampung tahun pelajaran 2012/2013. Populasi berjumlah 321 siswa yang tersebar dalam 8 kelas. Sampel yang diambil dalam penelitian ini adalah 15% dari jumlah populasi sehingga sampelnya berjumlah 48 siswa. Data diambil melalui tes tertulis berupa tugas membuat karangan yang telah ditentukan topiknya terlebih dahulu. Berdasarkan hasil analisis data, diketahui penggunaan ejaan pada sumber data karangan siswa kelas XII SMA Perintis 1 Bandar Lampung tahun pelajaran 2012/2013 berjumlah 1766 dengan jumlah ketepatan sebanyak 1091 atau sebesar 62%.Kata kunci: ejaan, karangan, siswa.
PEMBELAJARAN MENULIS TEKS EKSPOSISI PADA SISWA KELAS VII SMP XAVERIUS 3 BANDARLAMPUNG Devita Sari; Eka Sofia Agustina; Ni Nyoman Wetty Suliani
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 2, No 4 (2014)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (470.284 KB)

Abstract

The problem of this research is the learning of an exposition text writing based on the 2013 curriculum of SMP Xaverius 3 Bandar Lampung. The method that is used in this research is descriptive qualitative. The data is collected from the learning process of an exposition text writing covered the lesson plan, the learning process consists of teacher and students’ activity, and the learning assessment. The result shows that there are some components that are inappropriate with teaching instrument, that is on the indicator of formulating the learning objective, evaluation orientation, learning function and reflection activity. Then, the other components in the lesson plan, particularly in the using of scientific approach has been used in the learning activity. The learning uses text- based learning. Therefore, the learning of an exposition text writing of SMP Xaverius 3 Bandar Lampung is already run well.Permasalahan dalam penelitian ini adalah pembelajaran menulis teks eksposisi berdasarkan Kurikulum 2013 pada SMP Xaverius 3 Bandarlampung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Sumber data pada penelitian adalah kegiatan pembelajaran menulis teks eksposisi yang meliputi RPP, pelaksanaan pembelajaran yang terdiri atas aktivitas guru dan siswa, serta penilaian pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa komponen yang kurang sesuai dengan instrumen pembelajaran, yaitu pada indikator perumusan tujuan belajar, pedoman penskoran, manfaat pembelajaran dan kegiatan refleksi. Selanjutnya pada komponen-komponen lain dalam rencana dan pelaksanaan pembelajaran, terutama pada penggunaan pendekatan saintifik telah dilakukan dalam pembelajaran. Pembelajaran yang berlangsung juga menggunakan pembelajaran berbasis teks. Berdasarkan hasil tersebut, pembelajaran menulis teks eksposisi pada SMP Xaverius 3 Bandarlampung sudah baik.Kata kunci: menulis, pembelajaran, teks eksposisi.
Co-Authors Andre Setyawan Ani Setiawati Anita Febriani Apri Yanto Ari Mahendra Ari Pristiyani Aulia Ika Atika Ayu Atidhira Bambang Riadi Daniel Happy Putra Dechri Giyanis Dede Putri Deris Astriawan Desi Indah Lestari Devi Kusmitha Sari Devita Sari Dian Puspita Sari Diana Sari Diyah Berta Alpina Dorlan Evi Yanti Edi Suyanto Eka Meliani Eko Hari Anggoro Emi Rismawati Engrid Septa Reni Esi Pitriani Esterlina, Dwi Eva Restia Farida Ariyani Farida Ariyani farida ariyani Feni Setianingsih Hasanah, Hemas Virginia Uswatun Hendra Purnama Heny Hartawati Husna, Siti Asmaul Imam Rejana Iqbal Hilal Janatun Naim Kahfie Nazaruddin Karomani Karomani Laila Rahmawati M. Burhanudin Robbani Mardiyana Mardiyana Mario Efendi Muhafidin Muhafidin MUHAMMAD FUAD Muhammad Fuad Muhammad Makmun Algani Mulyanto Widodo Munaris Munaris . Ni Luh Eka Wahyuningsih Ni Nyoman Wetty Suliani Nidia Oktarisa Nikmatul Hasanah Novala Rokhmatarofi Nur Aisah Nur Fadhilah Nuraini Nuraini Nurlakasana Eko Rusminto Nurlaksana Eko Rusminto Nurrokhmah Prabawati Pebriawan Pebriawan Pudan Doli Situmorang Putri Gita Mardiani PUTRI WULANDARI Reka Umami Rengga Purna Yuda Reni Novasari Reni Sofiani Revina Fitria Ria Meriana Rian Andri Prasetya Rian Diasti Riana, Hana Rika Arif Septiana Riwanti Manik Rizki Marysa Sefty Angraini Sekar Wulandari Setiorani, Ambar Ayu Silvana Yulanda Siti Asmaul Husna Siti Samhati Siti Sumarlin Sitohang, Anania Eviyana Luxerima Sumarti Sumarti Sunarti, Iing Susi Wendhaningsih Syelly Eka Permatasari Teguh Teguh Tiara Aninditha Weni Handayani Windi Riani Wini Tarmini Wini Tarmnini Wira Widyas Tuty Yessina Tarulitha Munthe Yinda Dwi Gustira Yosefina Eva Marini Yulia Patumaya Yunita Fitri Yanti Yunita Fitri Yanti, Yunita Fitri Yunita Handiawati Zamzanah, Sarjinah