Claim Missing Document
Check
Articles

PEMBELAJARAN MENYUSUN TEKS HASIL OBSERVASI SISWA KELAS VII SMP NEGERI 2 KOTAGAJAH Siti Sumarlin; Nurlaksana Eko Rusminto; Eka Sofia Agustina
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 1, No 9 (2013)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (55.709 KB)

Abstract

The purpose of this research was to describe the learning of arranging observation result text at the seventh class of SMP Negeri 2 Kotagajah Central Lampung. The research used quantitative descriptive design. The result of the research showed that the teacher had done three steps in learning. Those three steps were: learning plan, implementation of learning and assessment of learning. In learning plan, the teacher made complete lesson plan based on the lesson plan’s components in 2013 curriculum. In the implementation of learning, there were two activities: teacher’s activities and students’ activities. The activities that were done by teacher including three activities: pre activities, while activity and post activity. The assessment that was done by teacher including attitude competence assessment by using observation technique, knowledge competence assessment by using oral and written test, and skill competence assessment by using practice test.Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan pembelajaran menyusun teks hasil observasi pada siswa kelas VII SMP Negeri 2 Kotagajah Lampung Tengah. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah melakukan tiga tahapan dalam pembelajaran. Ketiga tahapan tersebut meliputi perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, dan penilaian pembelajaran. Pada perencanaan pembelajaran, guru membuat rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) lengkap berdasarkan komponen – komponen RPP pada kurikulum 2013. Pada pelaksanaan pembelajaran terdapat dua aktivitas, yaitu aktivitas guru dan aktivitas siswa. Aktivitas yang dilakukan oleh guru meliputi tiga kegiatan, yaitu kegiatan pendahuluan, kegiatan inti dan kegiatan penutup. Penilaian yang dilakukan oleh guru mencakup penilaian kompetensi sikap dengan teknik observasi, penilaian kompetensi pengetahuan dengan teknik tes tulis dan tes lisan, dan penilaian kompetensi keterampilan dengan teknik tes praktik.Kata kunci: menyusun, pembelajaran, teks hasil observasi.
Kesantunan Bertutur Customer Service Bank Lampung dan Implikasinya dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Diyah Berta Alpina; Mulyanto Widodo; Eka Sofia Agustina
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 5, No 4 Sep (2017)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (322.16 KB)

Abstract

The purpose of this study was to describe the politeness of customer service at Bank Lampung and its implications in learning Indonesian in high school. This study used descriptive qualitative method. The results showed that there is maximal politeness that obeys and violates, that is maxim of wisdom, generosity, humility, sympathy, and agreement. The linguistic politeness contained in this research is characterized by markers of politeness, pragmatic politeness characterized by declarative speech and introgative. The result of this research was implicated in learning Indonesian in high school class X on negotiation text material. The data serve as an example of a negotiated text dialog.Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan kesantunan bertutur customer service di Bank Lampung dan implikasinya dalam pembelajaran bahasa Indonesia di SMA. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat maksim kesantunan yang menaati dan melanggar, yaitu maksim kearifan, kedermawanan, simpati, dan kesepakatan. Kesantunan linguistik yang terdapat dalam penelitian ini ditandai dengan penanda kesantunan, kesantunan pragmatik ditandai dengan tuturan deklaratif dan introgatif. Hasil penelitian ini diimplikasikan dalam pembelajaran bahasa Indonesia di SMA kelas X pada materi teks negosiasi. Data penelitian dijadikan sebagai contoh dialog teks negosiasi.Kata kunci: customer service, kesantunan, linguistik, maksim, pragmatik.
HUBUNGAN ANTARA KEBIASAAN MEMBACA DAN KEMAMPUAN MENULIS NARASI SISWA KELAS IX SMP Pudan Doli Situmorang; Siti Samhati; Eka Sofia Agustina
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 1, No 7 (2013)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (115.406 KB)

Abstract

Lack of skills and abilities of students in writing a good and correct essay due to more frequent use of verbal language and more likely to use non formal language.The research problem is: "How big is the correlation of reading and writing ability of narrative to Class IX students of SMP Tunas Harapan Year 2012/2013?" This study uses a correlational research design, by taking a sample 69 student of Class IX. Data were collected through questionnaires and observation. Data were then analyzed by using product moment correlation formula. The results showed that the habit of reading related to the student's ability to write a narrative essay on students at 70.6%. Hypothesis testing showed value of t count t table with comparison 8,242 1,667, meaning that the relationship of reading and writing skills narrative essay is significant.Kurangnya keterampilan dan kemampuan siswa dalam membuat karangan secara baik dan benar dikarenakan siswa lebih sering menggunakan bahasa secara lisan dan lebih cenderung menggunakan bahasa yang tidak baku. Rumusan masalah penelitian ini adalah: “Seberapa besarkah korelasi kebiasaan membaca dan kemampuan menulis narasi pada siswa Kelas IX SMP Tunas Harapan Tahun Pelajaran 2012/2013?” Penelitian ini menggunakan desain penelitian korelasional, dengan mengambil populasi dan sampel yaitu seluruh siswa Kelas IX SMP Tunas Harapan Bandar Lampung yang berjumlah 69 siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan kuisioner dan observasi. Data selanjutnya dianalisis menggunakan rumus korelasi product moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebiasaan membaca berhubungan dengan kemampuan siswa dalam menulis karangan narasi pada siswa sebesar 70,6%. Pengujian hipotesis menunjukkan nilai t hitung t tabel dengan perbandingan 8.242 1.667, artinya hubungan kebiasaan membaca dan kemampuan menulis karangan narasi pada siswa Kelas XI Tunas Harapan adalah signifikan.Kata kunci: kebiasaan membaca, kemampuan menulis, korelasional
PEMBELAJARAN MEMAHAMI TEKS PROSEDUR KOMPLEKS PADA SISWA KELAS X Sefty Angraini; Nurlaksana Eko Rusminto; Eka Sofia Agustina
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 2, No 4 (2014)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (25.057 KB)

Abstract

The problem in this research is learning how to understand the complex procedure text in class X SMA N 2 Bandar Lampung 2014/2015 school year. The purpose of this study was to describe the complex procedure of learning to understand the text. This research used a qualitative descriptive method with observation, documentation, and interviews in data collection. Source of data in this research are learning to understand the complex procedure text. The results showed that all the indicators in the learning plan have been met the teachers. Furthermore, the implementation of learning which includes the introduction, core, and the cover has been implemented by teacher. However, there is an indicator that is not implemented by teacher namely the preliminary activities, where teacher does not deliver the capability to be achieved by learners. Assessment conducted by teacher includes competency assessment attitudes, knowledge, and skills.Masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakah pembelajaran memahami teks prosedur kompleks pada siswa kelas X SMA Negeri 2 Bandar Lampung tahun pelajaran 2014/2015. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pembelajaran memahami teks prosedur kompleks. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik observasi, dokumentasi, dan wawancara dalam pengumpulan datanya. Sumber data pada penelitian ini adalah pembelajaran memahami teks prosedur kompleks. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua indikator dalam perencanaan pembelajaran telah dipenuhi oleh guru. Selanjutnya pada pelaksanaan pembelajaran yang meliputi kegiatan pendahuluan, inti, dan penutup telah dilaksanakan guru. Namun pada pelaksanaan pembelajaran terdapat satu indikator yang tidak dilaksanakan guru, yaitu guru tidak menyampaikan kemampuan yang akan dicapai peserta didik. Penilaian yang dilakukan oleh guru mencakup penilaian kompetensi sikap, pengetahuan, dan keterampilan.Kata kunci: pembelajaran, siswa, teks prosedur kompleks.
PEMBELAJARAN MENULIS PETUNJUK MELAKUKAN SESUATU DI KELAS VIII SMP NEGERI 02 KOTAGAJAH Laila Rahmawati; Nurlaksana Eko Rusminto; Eka Sofia Agustina
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 1, No 9 (2013)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (58.864 KB)

Abstract

The purpose of this research was to describe learning in writing instruction of doing something at the second grade of SMP Negeri 02 Kotagajah. The method that was used is descriptive qualitative method. The result of research shows that based on the formulation of lesson plan in writing instruction of doing something that was made by teachers, there were eight important components. The implementation of learning process included teacher’s activity and student’s activity.The evaluation in learning process that was done by teacher used technique of written test in form of essay.Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pembelajaran menulis petunjuk melakukan sesuatu di kelas VIII SMP Negeri 02 Kotagajah. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode dekriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada perumusan RPP menulis petunjuk melakukan sesuatu yang dibuat oleh guru terdapat delapan komponen penting. Proses pelaksanaan pembelajaran terbagi atas aktivitas guru dan aktivitas siswa. Evaluasi pembelajaran pada pembelajaran yang dilakukan oleh guru menggunakan teknik tes tertulis dalam bentuk uraian.Kata kunci: evaluasi, pelaksanaan, perencanaan.
PEMBELAJARAN TEKS PROSEDUR KOMPLEKS MEMBACA PUISI SISWA KELAS X SMKN 1 BANDARLAMPUNG Nikmatul Hasanah; Mulyanto Widodo; Eka Sofia Agustina
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (282.727 KB)

Abstract

The purpose of this research is to describe the learning process of procedure text in reading poetry at the first year students of SMK Negeri 1 Bandarlampung. The research used descriptive qualitative method. The result of the research showed that the teacher had done three activities including planning, implementation, and assessment of learning. The teacher had made complete lesson plan according to the components of lesson plan in 2013 curriculum. In the implementation of learning, there were two activities: teacher’s activities and student’s activities. Teacher’s activities in the implementation of learning process included three activities: pre activity, while activity, and post activity. The assessment that was done by the teacher was skill competence assessment using practice test to know the ability of the students in implementing the principles in the procedure of reading poetry.Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan pembelajaran teks prosedur membaca puisi pada siswa kelas X SMK N 1 Bandarlampung. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah melakukankan tiga kegiatan yang mencakup perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian pembelajaran. Perencanaan pembelajaran (RPP) yang dibuat oleh guru telah lengkap berdasarkan komponen – komponen RPP pada kurikulum 2013. Pada pelaksanaan pembelajaran terdapat dua aktivitas, yaitu aktivitas guru dan aktivitas siswa. Aktivitas guru pada pelaksanaan pembelajaran meliputi kegiatan pendahuluan, inti dan penutup. Penilaian yang dilakukan oleh guru adalah penilaian keterampilan menggunakan teknik tes praktik untuk mengetahui kemampuan siswa melaksanakan prinsip-prinsip pada prosedur membaca puisi.Kata kunci: membaca, pembelajaran, puisi, teks prosedur kompleks.
PEMBELAJARAN MEMAHAMI TEKS NEGOSIASI SISWA KELAS X SMAN 1 BANDARLAMPUNG Riwanti Manik; Mulyanto Widodo; Eka Sofia Agustina
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 4, No 2 Apr (2016)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (294.096 KB)

Abstract

The purpose of this research was to describe the learning process in understanding negotation text of students in class X SMAN 1 Bandar Lampung academic year 2014/2015. The research used descriptive qualitative method. The result of the research showed that teacher had done three steps in learning, they were planning, implementing, and assessing. All the indicators in the learning plan had been completed by the teacher in lesson plan. Implementation of learning that included teacher and students activity consisted of pre-activity, main activity, and post activity had been done by the teacher. Learning activity was done by observing, asking, trying and communicating activities. The teacher make an assessment on aspects of the technique an observation.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pembelajaran memahami teks negosiasi pada siswa kelas X SMAN 1 Bandar Lampung tahun pelajaran 2014/2015.Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan guru melakukan tiga tahap dalam pembelajaran, yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian. Semua indikator dalam perencanaan pembelajaran telah dipenuhi guru dalam RPP. Pelaksanaan pembelajaran yang meliputi aktivitas guru dan siswa terdiri atas kegiatan pendahuluan, inti, dan penutup telah dilaksanakan guru. Kegiatan pembelajaran dilakukan melalui kegiatan mengamati, menanya, mencoba, dan mengomunikasikan. Guru melakukan penilaian pada aspek sikap melalui teknik observasi.Kata kunci: memahami, pembelajaran, teks negosiasi.
Pembelajaran Tari Bedana Menggunakan Teknik Demonstrasi Pada Anak Usia Dini di TK Aisyiyah III Bustanul Athfal Bandarlampung Nur Fadhilah; Susi Wendhaningsih; Eka Sofia Agustina
Jurnal Seni dan Pembelajaran Vol 6, No 3 (2018): Jurnal Seni dan Pembelajaran
Publisher : Jurnal Seni dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (62.522 KB)

Abstract

This research was conducted to investigate the process and result of bedana dance by using demonstration technique at TK Aisyiyah III Bustanul Athfal Bandarlampung. This research use behaviorism theory and use qualitative descriptive method which describe dance learning process dan result. Data collecting technique use observation, interview, and documentation. Data analyze use reduction, representation, and drawing conclution. Learning process has done in three stages which are preparation, implementation, and evaluation. In the preparation and evaluation stages the result showed good criteria because there was warming up in preparation and 81% of presentage in evaluation stage. Meanwhile in the implementation, there were encrease and decrease based on  the difficulty of each dance movement.    Penelitian ini mengkaji tentang proses dan hasil pembelajaran tari bedana menggunakan teknik demonstrasi di TK Aisyiyah III Bustanul Athfal Bandarlampung. Penelitian ini menggunakan teori behavioristik dengan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan menarik simpulan. Proses pembelajaran dilakukan dalam tiga tahap yaitu persiapan, pelaksanaan dan penilaian. Tahap persiapan dan penilaian mendapatkan kriteria baik dengan adanya pemanasan pada persiapan dan presentasi 81% pada penilaian. Sedangkan pada tahap pelaksanaan mengalami peningkatan dan penurunan berdasarkan tingkat kesulitan ragam gerak masing-masing. Kata kunci: anak usia dini, pembelajaran tari bedana, teknik demonstrasi.  
Pembelajaran Tari Halibambang Dengan Menggunakan Teknik Demonstrasi Pada Kegiatan Ekstrakurikuler Di SMA Negeri 1 Purbolinggo Lampung Timur Rika Arif Septiana; Susi Wendhaningsih; Eka Sofia Agustina
Jurnal Seni dan Pembelajaran Vol 8, No 4 (2020): Jurnal Seni dan Pembelajaran
Publisher : Jurnal Seni dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (131.988 KB)

Abstract

This study aims to find out how the process and learning outcomes of halibambang dance in extracurricular activities at SMA Negeri 1 Purbolinggo. This research uses behavioristic theory and demonstration techniques. This type of research is a qualitative descriptive which describes the learning process about the teaching material of dance movements. Data collection techniques used observation, interviews, documentation, and observations of students and teachers. Data analysis by reducing, presenting, and drawing conclusions. The results of the learning process are carried out in three stages, namely planning, implementation and assessment. The learning planning stage developed by the teacher includes several indicators: students are able to memorize various movements of the halibambang dance by using music and good expressions. The implementation of halibambang dance learning includes introductory, core, and closing activities. Whereas at the evaluation stage, the criteria are good.Keyword : learning, process, halibambang dance.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana proses dan hasil pembelajaran tari halibambang pada kegiatan ekstrakurikuler di SMA Negeri 1 Purbolinggo. Penelitian ini menggunakan teori behavioristik dan teknik demonstrasi. Jenis penelitian ini ialah deskriptif kualitatif yang mendeskripsikan proses pembelajaran mengenai materi ajar ragam gerak tari. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dokumentasi, dan pengamatan terhadap peserta didik dan guru. Analisis data dengan melakukan reduksi, penyajian, dan menarik simpulan. Hasil proses pembelajaran dilakukan dalam tiga tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan dan penilaian. Tahap perencanaan  pembelajaran yang dikembangkan oleh guru meliputi beberapa indikator yaitu siswa mampu menghafal ragam gerak tari halibambang dengan menggunakan musik dan ekspresi yang baik. Pelaksanaan pembelajaran tari halibambang meliputi kegiatan pendahuluan, inti, dan penutup.  Sedangkan pada tahap penilaian mendapatkan kriteria baik. Kata kunci: pembelajaran, proses, tari halibambang.
Pembelajaran Tari Bedana Menggunakan Teknik Demonstrasi Pada Anak Usia Dini di TK Aisyiyah III Bustanul Athfal Bandarlampung Nur Fadhilah; Susi Wendhaningsih; Eka Sofia Agustina
Jurnal Seni dan Pembelajaran Vol 6, No 3 (2018): Jurnal Seni dan Pembelajaran
Publisher : Jurnal Seni dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (62.555 KB)

Abstract

ABSTRACT This research was conducted to investigate the process and result of bedana dance by using demonstration technique at TK Aisyiyah III Bustanul Athfal Bandarlampung. This research use behaviorism theory and use qualitative descriptive method which describe dance learning process dan result. Data collecting technique use observation, interview, and documentation. Data analyze use reduction, representation, and drawing conclution. Learning process has done in three stages which are preparation, implementation, and evaluation. In the preparation and evaluation stages the result showed good criteria because there was warming up in preparation and 81% of presentage in evaluation stage. Meanwhile in the implementation, there were encrease and decrease based on  the difficulty of each dance movement.    Penelitian ini mengkaji tentang proses dan hasil pembelajaran tari bedana menggunakan teknik demonstrasi di TK Aisyiyah III Bustanul Athfal Bandarlampung. Penelitian ini menggunakan teori behavioristik dengan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan menarik simpulan. Proses pembelajaran dilakukan dalam tiga tahap yaitu persiapan, pelaksanaan dan penilaian. Tahap persiapan dan penilaian mendapatkan kriteria baik dengan adanya pemanasan pada persiapan dan presentasi 81% pada penilaian. Sedangkan pada tahap pelaksanaan mengalami peningkatan dan penurunan berdasarkan tingkat kesulitan ragam gerak masing-masing. Kata kunci: anak usia dini, pembelajaran tari bedana, teknik demonstrasi. 
Co-Authors Andre Setyawan Ani Setiawati Anita Febriani Apri Yanto Ari Mahendra Ari Pristiyani Aulia Ika Atika Ayu Atidhira Bambang Riadi Daniel Happy Putra Dechri Giyanis Dede Putri Deris Astriawan Desi Indah Lestari Devi Kusmitha Sari Devita Sari Dian Puspita Sari Diana Sari Diyah Berta Alpina Dorlan Evi Yanti Edi Suyanto Eka Meliani Eko Hari Anggoro Emi Rismawati Engrid Septa Reni Esi Pitriani Esterlina, Dwi Eva Restia farida ariyani Farida Ariyani Farida Ariyani Feni Setianingsih Hasanah, Hemas Virginia Uswatun Hendra Purnama Heny Hartawati Husna, Siti Asmaul Imam Rejana Iqbal Hilal Janatun Naim Kahfie Nazaruddin Karomani Karomani Laila Rahmawati M. Burhanudin Robbani Mardiyana Mardiyana Mario Efendi Muhafidin Muhafidin Muhammad Fuad MUHAMMAD FUAD Muhammad Makmun Algani Mulyanto Widodo Munaris Munaris . Ni Luh Eka Wahyuningsih Ni Nyoman Wetty Suliani Nidia Oktarisa Nikmatul Hasanah Novala Rokhmatarofi Nur Aisah Nur Fadhilah Nuraini Nuraini Nurlakasana Eko Rusminto Nurlaksana Eko Rusminto Nurrokhmah Prabawati Pebriawan Pebriawan Pudan Doli Situmorang Putri Gita Mardiani PUTRI WULANDARI Reka Umami Rengga Purna Yuda Reni Novasari Reni Sofiani Revina Fitria Ria Meriana Rian Andri Prasetya Rian Diasti Riana, Hana Rika Arif Septiana Riwanti Manik Rizki Marysa Sefty Angraini Sekar Wulandari Setiorani, Ambar Ayu Silvana Yulanda Siti Asmaul Husna Siti Samhati Siti Sumarlin Sitohang, Anania Eviyana Luxerima Sumarti Sumarti Sunarti, Iing Susi Wendhaningsih Syelly Eka Permatasari Teguh Teguh Tiara Aninditha Weni Handayani Windi Riani Wini Tarmini Wini Tarmnini Wira Widyas Tuty Yessina Tarulitha Munthe Yinda Dwi Gustira Yosefina Eva Marini Yulia Patumaya Yunita Fitri Yanti Yunita Fitri Yanti, Yunita Fitri Yunita Handiawati Zamzanah, Sarjinah