Claim Missing Document
Check
Articles

Masyarakat Sehat melalui Penguatan Peran Kader sebagai Agen Pemberdayaan Kesehatan Masyarakat Ahyanti, Mei; Suarni, Lisa; Aliyanto, Warjidin; Nurkhoiriyah, Yustin
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 5 (2025): Volume 8 No 5 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i5.19653

Abstract

ABSTRAK Permasalahan kesehatan berupa penderita PTM dan penyakit menular masih tinggi di Desa Pulau Jaya harus segera ditanggulangi. Layanan menuju rumah sakit jauh dan jalan rusak menjadi salah satu dorongan untuk mengoptimalkan layanan kesehatan melalui fasilitas kesehatan (poskesdes, posyandu). Untuk mengatasi masalah-masalah tersebut perlu dilakukan pemberdayaan pada masyarakat, melalui Program Pengembangan Desa Mitra (PPDM), program pemberdayaan kader dan pendampingan pengelolaan lingkungan yang sehat, diharapkan masyarakat dapat mandiri mengatasi masalah-masalah kesehatannya. Metode dalam pengabdian ini adalah pendampingan pembentukan Posyandu terintegrasi yang diawali dengan pelatihan 33 kader kesehatan dan petugas Kesehatan serta pengumpulan data Kesehatan masyarakat.  Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat PPDM ini telah berhasil memberikan pendampingan kepada kader sehingga terbentuk organisasi Posyandu Terintegrasi, memiliki tempat di samping Balai Desa Pulau Jaya dan terkumpul 500 data kesehatan keluarga. Sehingga target luaran dalam pengabdian ini telah terpenuhi. Kegiatan dapat dilanjutkan berupa peningkatan kapasitas kader untuk penyegaran materi-materi yang dapat digunakan oleh kader untuk membantu masyarakat mengatasi permasalahan kesehatannya. Kata Kunci: Agen Pemberdayaan Kesehatan, Kader Kesehatan, Posyandu Terintegrasi  ABSTRACT Health problems in the form of sufferers of Non-Communicable Diseases and infectious diseases are still high in Pulau Jaya Village and must be addressed immediately. Services to hospitals are far away and damaged roads are one of the motivations to optimize health services through health facilities (poskesdes, posyandu). To overcome these problems, community empowerment needs to be carried out, through the Partner Village Development Program (PPDM), cadre empowerment programs and assistance in managing a healthy environment, it is hoped that the community can independently overcome their health problems. The method in this service is assistance in the formation of an integrated Posyandu which begins with training 33 health cadres and health workers and collecting community health data. This PPDM Community Service activity has succeeded in providing assistance to cadres so that an Integrated Posyandu organization is formed, has a place next to the Pulau Jaya Village Hall and 500 family health data have been collected. So that the output target in this service has been met. Activities can be continued in the form of increasing the capacity of cadres to refresh materials that can be used by cadres to help the community overcome their health problems. Keyword: Health Empowerment Agents, Health Cadres, Integrated Health Posts
Pemberdayaan Masyarakat untuk Mencegahan dan Menurunkan Stunting di Pekon Kanoman Kecamatan Semaka Kabupaten Tanggamus Lampung Aprina, Aprina; Ahyanti, Mei; Hasan, Amrul; Astuti, Titi; Amatiria, Gustop; Nugroho, Ari; Mustafa, Annasari
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 7 (2024): Volume 7 No 7 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i7.14864

Abstract

ABSTRAK Stunting pada anak balita merupakan konsekuensi dari beberapa faktor yang sering dikaitkan dengan kemiskinan termasuk gizi, kesehatan, sanitasi dan lingkungan. Beberapa penelitian di Indonesia menemukan bahwa kombinasi antara sanitasi yang tidak layak dan kualitas air minum yang tidak aman merupakan faktor risiko stunting. Permasalahan stunting dapat dicegah sebelum kehamilan dan pada masa kehamilan, dengan cara memberikan edukasi pada calon ibu dimasa prakonsepsi dalam mempersiapkan calon ibu. Pengabdian dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat sehingga memiliki kemandirian dalam bidang Kesehatan dan peningkatan perekonomian keluarga. Kegiatan dilakukan dalam beberapa tahapan mulai bulan Maret hingga November 2023 di Pekon Kanoman Kecamatan Semaka Kabupaten Tanggamus. Sasaran adalah WUS, remaja, keluarga yang memiliki balita stunting dan keluarga berisiko stunting. Telah terjadi peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat tentang IMD, manajemen laktasi, Kesehatan reproduksi, pembuatan MP-ASI, terbangun 10 unit pembuatan SPAL percontohan dan 1 unit DAMIU. Kata Kunci: Infeksi, Gizi, Stunting  ABSTRACT Stunting in children under five is caused by factors that are generally associated with poverty, including nutrition, health, sanitation and the environment. Several studies in Indonesia show that the combination of inadequate drinking water sanitation and unsafe drinking water sanitation is a common cause of stunting. Conception problems before and during pregnancy can be prevented by providing education to prospective mothers during the preconception period in preparing future mothers. Services can increase people's knowledge and skills so that they have independence in the health sector and improve the family economy. Activities were carried out in several stages from March to November 2023 in Pekon Kanoman, Semaka District, Tanggamus Regency. The targets include WUS, teenagers, families with young children who may experience stunting, and families who are at risk of experiencing stunting. There is an increase in community knowledge and capacity regarding IMD, lactation management, reproductive health, MP-ASI production, 10 experimental SPAL manufacturing units and 1 DAMIU unit. Keyword: Infection, Nutrition, Stunting
Pendampingan Kader Posyandu dalam Pemantauan Praktik MP-ASI Usia 6–23 Bulan di Puskesmas Bandar Agung, Lampung Tengah Sutrio, Sutrio; Anita, Anita; Ahyanti, Mei; Fikri, Ahmad
ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : UPT Publikasi dan Penerbitan Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/abdiunisap.v3i2.459

Abstract

Kader Posyandu memiliki peran strategis dalam pemantauan tumbuh kembang anak dan edukasi praktik pemberian Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) yang sesuai standar. Namun, sebagian kader masih memiliki keterbatasan pengetahuan dan keterampilan dalam pelaksanaan pemantauan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kader Posyandu melalui pendampingan dalam praktik pemantauan MP-ASI di wilayah kerja Puskesmas Bandar Agung, Lampung Tengah, sebagai bagian dari Program Investing in Nutrition and Early Years (INEY) 2025. Kegiatan dilaksanakan dalam dua tahap, yaitu (1) edukasi dan simulasi prinsip pemberian MP-ASI serta teknik pemantauan, dan (2) pendampingan langsung pada kegiatan Posyandu oleh tim dosen Poltekkes Tanjungkarang. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pemahaman kader terhadap prinsip pemberian MP-ASI, pencatatan data, serta keterampilan komunikasi edukatif kepada ibu balita. Evaluasi kualitatif menunjukkan respons positif dan peningkatan kepercayaan diri kader dalam menerapkan praktik pemantauan yang sesuai standar. Kegiatan ini mendukung pencapaian tujuan INEY 2025 dalam peningkatan kualitas pelayanan gizi berbasis masyarakat. Disarankan agar pendampingan dilakukan secara berkelanjutan dengan dukungan sistem monitoring dan metode pelatihan yang adaptif terhadap kebutuhan kader di lapangan.
Sanitasi Total Berbasis Masyarakat di Desa Muara Putih Kecamatan Natar Kabupaten Pesawaran Ahyanti, Mei
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol. 2 No. 2 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jss.v2i2.79

Abstract

Sanitasi merupakan kunci kesehatan. Karena sanitasi yang buruk adalah penyebab terbesar kedua timbulnya penyakit di dunia ini. Banyak faktor yang secara langsung maupun tidak langsung dapat menjadi pendorong terjadinya diare. Desa Muara Putih berada di Kecamatan Natar Kabupaten Lampung Selatan merupakan desa yang ditetapkan sebagai desa ODF sementara 629 KK belum memiliki jamban. Desa Muara Putih memiliki 6 dusun, yaitu Dusun Muara Putih Induk, Mujimulyo, Tangkit Batu, Way Kandis, Cisarua dan Sidomukti. Diantara 6 dusun tersebut tingkat kepemilikian jamban terendah adalah Dusun Mujimulyo. Selama ini, warganya masih banyak yang melakukan pembuangan tinja dan air limbah domestik langsung ke dalam aliran air yang ada di desa tersebut. Kegiatan bertujuan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui instalasi WC percontohan secara swadaya dan perubahan prilaku melalui penyuluhan. kegiatan yang dilaksanakan meliputi pemetaan, pemicuan kepada masyarakat, musyawarah masyarakat desa (MMD) dan pembangunan sarana jamban keluarga, penyuluhan ISPA, Diare, CTPS dan Kecacingan. Sebanyak 5 jamban telah terbangun selama periode kegiatan.
PENINGKATAN KUALITAS HIDUP SEHAT DAN PENCEGAHAN PENYAKIT BERBASIS LINGKUNGAN MELALUI PELATIHAN KADER DAN REMAJA SERTA PERBAIKAN SARANA SANITASI Ahyanti, Mei; Ujiani, Sri; khoiriyah, yustin nur; handayani, ririn sri; Ayu Mirah Widhisastri, I Gusti; Rihiantoro, Tori
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol. 4 No. 1 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jss.v4i1.180

Abstract

Permasalahan kesehatan di masyarakat semakin kompleks. Permasalahan penyakit menular belum terselesaikan, sudah makin marak penyakit tidak menular. Permekes RI No. 36 tahun 2016 pasal 1 menyebutkan bahwa Penyelenggaraan Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga. Desa II Sukasari Desa Sukadadi Kecamatan Gedong Tataan Kabupaten Pesawaran Provinsi Lampung merupakan salah satu daerah dengan permasalahan komplek. Dengan permasalahan kesehatan yang ada dimasyarakat dibutuhkan kesadaran dan keterampilan masyarakat dalam melakukan upaya-upaya pencegahan dan pengendalian terhadap kejadian penyakit agar tidak semakin berat. Dalam mencapai tujuan tersebut, memerlukan peranan dari berbagai tenaga kesehatan secara terintegrasi dari berbagai disiplin ilmu berbeda yang memiliki kompetensi dan bekerja secara team work. Pelaksanaan pengabdian masyarakat Masyarakat di Desa Sukadadi Kecamatan Gedong Tataan Kabupaten Pesawaran diawali dengan penyamaan persepsi, pelatihan kader dan pendampingan dalam pembuatan sarana sanitasi. Terjadi perbedaan hasil pengukuran pengetahuan dan sikap antara sebelum dan setelah kegiatan pelatihan menunjukkan keberhasilan kegiatan pelatihan dan terbangun satu buah jamban keluarga sederhana sehat sebagai percontohan.