Claim Missing Document
Check
Articles

Evaluasi Kebijakan One Way dalam Menangani Kemacetan di Puncak Bogor Amalia, Neng Suci; Afriyandi, Reihan; Baidha, Nur; Nurjanah, Siti; Apriliani, Afmi
Karimah Tauhid Vol. 3 No. 2 (2024): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v3i2.12052

Abstract

Masalah kemacetan terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir akibat pertambahan penduduk dan meningkatnya volume kendaraan, yang berdampak negatif pada lingkungan, perekonomian, dan masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur sebagai sumber data yang dianalisis. Artikel ini bertujuan untuk memahami pentingnya evaluasi kebijakan penanganan kemacetan dalam mengatasi masalah kemacetan lalu lintas di daerah Puncak Bogor, terutama pada akhir pekan atau hari libur nasional. Untuk mengatasi masalah ini, Satuan Lalu Lintas Polres Bogor telah menerapkan kebijakan one way, di mana arus lalu lintas dialihkan ke jalur yang berbeda pada waktu tertentu. Meskipun kebijakan ini tidak dapat menghilangkan kemacetan sepenuhnya, diharapkan dapat memberikan solusi sementara. Evaluasi kebijakan penanganan kemacetan merupakan proses penting dalam memahami dampak dan efektivitas kebijakan yang telah diterapkan. Dengan memahami hasil evaluasi, pemerintah dapat mengambil tindakan yang lebih efektif dalam merencanakan dan mengimplementasikan kebijakan masa depan yang dapat mengurangi dampak negatif kemacetan dan menciptakan sistem transportasi yang lebih efisien dan berkelanjutan.
Implementasi Kebijakan Program Kampus Mengajar (MBKM) Apriliani, Afmi; Nursyahrani, Annisa; Harefa, Berkat Selamat; Febiantina, Elsya Aldha; Nurjanah, Siti Resa
Karimah Tauhid Vol. 3 No. 2 (2024): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v3i2.12101

Abstract

Tuntutan pada  era globalisasi yang sangat pesat ini, menjadi ancaman bagi keunggulan Sumber Daya Manusia yang menjadi acuan pada perkembangan setiap sektor, tanpa pengecualian dalam bidang pendidikan, negara menyatakan pendidikan merupakan faktor penting dalam keberhasilan masa depan. Nadiem Anwar Makarim, B.A., M.B.A sebagai menteri pendidikan mengeluarkan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), program ini menjadi langkah awal setiap perguruan tinggi dalam mempersiapkan  mahasiswa nya menjadi sarjana yang ahli di bidang ilmu, teknologi, dan berkarakter. Kampus Mengajar  merupakan bagian dari salah satu program  MBKM  yang memiliki tujuan kesempatan kepada mahasiswa untuk belajar dan meningkatkan keahlian diri  melalui kegiatan diluar pembelajaran perkuliahan. Ditjen Dikti menyusun program Kampus Mengajar MBKM sebagai solusi untuk permasalahan yang timbul selama masa covid-19 yang melaksanakan pembelajaran secara daring. Program kampus mengajar ini bertujuan untuk membantu mahasiswa yang ingin bekerja sama dalam kegiatan penambahan ilmu dengan sekolah dari segala tingkat. Memberdayakan mahasiswa yang akan berkolaborasi dengan sekolah. Dalam proses penyusunan artikel penulis menggunakan metode penelitian kajian literatur dengan mengumpulkan beberapa jurnal lalu diteliti dan diolah sehingga menjadi tulisan artikel.
Kualitas Pelayanan Publik di Kantor Kecamatan Citeureup Kabupaten Bogor Devira, Nabila Fitri; Purnamasari, Irma; Apriliani, Afmi
Karimah Tauhid Vol. 3 No. 4 (2024): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v3i4.12825

Abstract

Negara merupakan suatu organisasi yang mengatur berbagai kepentingan rakyat dan masyarakat. Di negara ini, keluarga, daerah, agama, ras, dan banyak perbedaan lainnya menyatu untuk menjalani kehidupan sebaik mungkin. Untuk itu, berbagai sistem kerja yang sistematis telah dibangun dan dimanfaatkan dalam penyelenggaraan operasional pemerintahan, dan transparansi semakin meningkat karena adanya regulasi mengenai operasional sistem kerja masing-masing kementerian dan organisasi. Seiring dengan pembangunan, fungsi pemerintahan juga berkembang. Di masa lalu, peran pemerintah hanyalah membuat dan memelihara undang-undang. Namun saat ini, pemerintah tidak hanya bertugas menegakkan hukum, tetapi juga melaksanakan kehendak negara dan memberikan kepentingan publik serta pelayanan publik.  Metode yang digunakan merupakan metode studi kualitatif berdasarkan postpositivisme, sehingga instrumen utama adalah peneliti itu sendiri karena meneliti pada obyek yang alamiah. Penulis menggunakan berbagai teknik untuk mengumpulkan data selama penyusunan artikel ini, termasuk observasi langsung di kantor Kecamatan Citeureup Kabupaten Bogor, wawancara dengan kepala sub bidang pelayanan dan pemerintahan, serta dokumentasi di lapangan. Hasil penelitian menujukan bahwa pelayanan publik yang diberikan oleh pegawai Kantor Kecamatan Citeureup cukup baik, tetapi masih diperlukan peningkatan di setiap aspek.
Kualitas Kinerja Pegawai di Kantor Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Bogor Munawwarah, Zahra; Purnamasari, Irma; Apriliani, Afmi
Karimah Tauhid Vol. 3 No. 4 (2024): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v3i4.12981

Abstract

Penentu paling signifikan dari kemajuan sejarah adalah umat manusia. Penting untuk mengakui hal ini karena pemikiran manusia telah mengarah pada evolusi dunia modern, yang memuaskan keinginan dan kebutuhan keberadaan manusia. Ini ada hubungannya dengan kapasitas bisnis untuk beradaptasi dengan perubahan dalam ekonomi dan bisnis. Kinerja adalah kapasitas individu atau kelompok individu untuk melakukan tugas dengan standar tertinggi sesuai dengan tanggung jawab mereka dan hasil yang diinginkan..Jika salah satu item adalah hasil dari suatu tugas, maka itu terkait dengan kinerja. Hasil pekerjaan yang diselesaikan oleh individu atau kelompok individu di dalam organisasi sesuai dengan peran dan tugas khusus mereka dalam upaya untuk mencapai tujuan organisasi secara sah, tidak bertentangan dengan persyaratan hukum atau standar moral atau etika. Pendekatan deskriptif kualitatif yang digunakan dalam penelitian ini didasarkan pada gagasan bahwa tujuan penelitian adalah untuk mengumpulkan data faktual dan nyata, atau deskripsi gejala sosial, dengan maksud untuk mengatasi masalah kontemporer dengan mendapatkan gambaran yang benar tentang kinerja karyawan di Kantor Badan Pengawas Pemilu Kabupaten Bogor. Dalam penelitian, data primer dan sekunder digunakan dalam pengumpulan data. Data primer adalah informasi yang dikumpulkan oleh pengamatan lapangan langsung, yang meliputi memeriksa dan mendokumentasikan keadaan fisik daerah dan berbicara dengan berbagai sumber, termasuk staf kantor Bawaslu. Temuan ini menunjukkan efektivitas dan efisiensi anggota staf melakukan pekerjaan mereka di kantor Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Bogor. Kinerja karyawan sangat baik meskipun beban kerja yang berat dan kekurangan sumber daya manusia.
Faktor Pendukung Keberhasilan dan Faktor Penghambat Penerapan Aplikasi Simpeldesa di Desa Kartini, Syifa; Euis Salbiah; Afmi Apriliani
Karimah Tauhid Vol. 3 No. 6 (2024): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v3i6.13641

Abstract

Bentuk nyata perkembangan pelayanan publik pada lingkuppemerintahan terkecil seperti di desa dengan terciptanya inovasipelayanan publik berbasis digital yaitu Aplikasi “SIMPELDESA”. Simpeldesa atau Sistem Informasi dan Manajemen Pelayanan Desadigunakan melalui aplikasi di smartphone yang tersambung dengandashboard web. Memiliki fungsi untuk memudahkan akses kepadamasyarakat desa dalam pemberian pelayanan publik. Akan tetapipada pelaksanaan penerapan aplikasi simpeldesa di Desa Cijayantimasih terapat faktor penghambat yang juga beriringan denganadanya faktor pendukung keberhasilan dari aplikasi simpeldesa. Oleh karena itu, Tujuan dari penelitian ini berupaya untukmengetahui bagaimana aplikasi simpeldesa ini terlaksanaa di DesaCijayanti sehingga dapat menemukan apa saja yang menjadi faktorpendukung keberhasilan dan faktor penghambat aplikasisimpeldesa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif analisisdeskriptif. Dengan melakukan teknik observasi dan wawancarakepada sebagian masyarakat baik pengguna maupun bukanpengguna aplikasi simpeldesa, dan juga kepada perangkat desayang bertugas dalam hal ini. Selain itu peneliti menggunakaanteknik studi literatur untuk menambah teori yang relevan. Berdasarkan hasil pembahasan dan diskusi menunjukan jikapenerapan aplikasi simpeldesa belum cukup baik karenaterdapat banyak faktor yang menjadi penghambat akan tetapidari sistem aplikasi simpeldesa terdapat faktor pendukungkeberhasilan yang bisa ditingkatkan dalam mengatasipermaslahan yang ada.
Analisis Kinerja Pegawai dalam pembuatan E-KTP di Kecamatan Megamendung Sartika, Ika; Rahmawati, Rita; Apriliani, Afmi
Karimah Tauhid Vol. 3 No. 6 (2024): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v3i6.14020

Abstract

Lingkungan kerja berdampak pada tingkat kontribusi yang diberikan pegawai kepada organisasi. Tujuan dari penelitian ini yaitu guna memberikan gambaran mengenai kinerja pegawai yang terlibat dalam proses pembuatan E-KTP di Kecamatan Megamendung. Penelitian ini menggunakan Metode kuantitatif deskriptif. Metode pengumpulan data meliputi analisis dokumen, observasi, wawancara non struktural, dan teknik kuesioner. Analisis data menggunakan metode deskriptif dengan weigh means score (WMS). Sampel penelitian terdiri dari seratus orang warga Kecamatan Megamendung. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa kinerja pegawai dalam pembuatan E-KTP di Kecamatan Megamendung dilakukan dengan baik. Hal ini didukung oleh rata-rata rekapitulasi kinerja pegawai yaitu 3,89 yang tergolong baik. Studi ini juga mengungkapkan bahwa dimensi kecakapan merupakan 3,93 yang dikategorikan baik dan kualitas hasil kerja merupakan 3,82 yang dikategorikan baik.
Implementasi Kebijakan Penanggulangan Bahaya Kebakaran Anggraeni, Mega Rizky; M.Renaldi; Hermawan, Denny; Apriliani, Afmi
Karimah Tauhid Vol. 3 No. 7 (2024): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v3i7.14196

Abstract

Kebijakan penanggulangan bahaya kebakaran di Kecamatan Ciawi Bogor merupakan upaya sistematis untuk mengurangi resiko kebakaran dan meminimalkan dampaknya terhadap masyarakat dan lingkungan sekitar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mengevaluasi implementasi kebijakan penanggulangan bahaya kebakaran di Kecamatan Ciawi, Bogor. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan fokus pada anggota pemadam kebakaran sebagai sumber informasi utama. Teknik pengumpulan data terdiri dari observasi, wawancara mendalam dengan 10 informan yang dipilih secara purposive untuk memberikan informasi mengenai implementasi kebijakan penanggulangan bahaya kebakaran di Kecamatan Ciawi Bogor.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan penanggulangan kebakaran di Kecamatan Ciawi telah menghasilkan sejumlah keberhasilan dan tantangan. Perlu meningkatkan sosialisasi dan pelatihan kepada masyarakat sekitar, agar masyarakat  memahami cara mengantisipasi  sebelum terjadinya kebakaran serta memperkuat koordinasi antara pemadam kebakaran dan instansi terkait untuk memastikan respons yang cepat dan efektif dalam menghadapi kebakaran di wilayah Kecamatan Ciawi, Bogor.
Efektivitas Program Posyandu dalam Penurunan Stunting Dewi, Siti Murti; Setiyani, Melia Dewi Nur; Hernawan, Denny; Apriliani, Afmi
Karimah Tauhid Vol. 3 No. 7 (2024): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v3i7.14197

Abstract

Masalah stunting merupakan masalah yang saat ini menjadi perhatian Pemerintah Indonesia, salah satu program yang diupayakan oleh pemerintah adalah program Posyandu untuk menurunkan stunting. Penelitian ini bertujuan untuk menilai seberapa efektif Program Posyandu dalam mengurangi stunting di Desa Teluk Pinang, dengan menerapkan pendekatan efektivitas program yang dikembangkan oleh Budiani pada tahun 2018 yang meliputi dimensi Ketepatan Sasaran, Sosialisasi Program, Tujuan Program dan Pemantauan Program.  Program Posyandu merupakan intervensi khusus yang dirancang untuk mengatasi berbagai faktor yang berkontribusi terhadap masalah gizi seperti stunting. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, penyebaran kuesioner, dan studi kepustakaan. Responden penelitian terdiri dari 10 pegawai Posyandu dan 13 orang masyarakat, yang dipilih secara insidental. Teknik analisis data yang digunakan adalah formula Weight Mean Score. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program Posyandu untuk mengurangi stunting di Desa Teluk Pinang telah terbukti efektif dan telah dijalankan dengan baik diperoleh nilai rataan 4,61 (Penilaian Masyarakat), dan 4,37 (Penilaian Pegawai). Sehingga dengan penelitian yang dilakukan dapat menjadi bahan pertimbangan untuk para tenaga kesehatan dan juga masyarakat bahwa pentingnya dalam penurunan angka stunting tidak hanya di lingkup desa Teluk Pinang akan tetapi di seluruh daerah di Indonesia.  Saran dari penelitian adalah meningkatkan pengetahuan mengenai program – program yang ada di posyandu.
Peran Bawaslu dalam Implementasi Kebijakan Pengawasan Terhadap Pelanggaran Pemilu Therasari, Anita; Wahyudin, Cecep; Apriliani, Afmi; Maruapey, Muhammad Husein; Saepudin; Hermawan, Denny
Karimah Tauhid Vol. 3 No. 9 (2024): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v3i9.14350

Abstract

Bawaslu telah menjalankan berbagai kebijakan dan strategi pengawasan untuk meminimalkan dan menindak pelanggaran pemilu. Kebijakan tersebut mencakup pemantauan langsung di lapangan, penggunaan teknologi informasi untuk pelaporan dan penanganan kasus, serta kerjasama dengan berbagai pihak terkait, termasuk partai politik, masyarakat sipil, dan media massa. Penelitian ini menggunakan metode Deskriptif Kualitatif dengan melakukan tinjauan pustaka dan Kuesioner di Badan Pengawas Pemilihan Umum Kab Bogor yang dijadikan sumber data. Hasil yang didapatkan adalah Peran Bawaslu sudah cukup efektif dalam menanganin pelanggaran pemilu, meskipun menghadapi beberapa tantangan dalam sumber daya. Tindakan pembinaan kepegawaian dan efisiensi dalam penanganan kasus-kasus pemilu merupakan langkah positif dalam menjaga integritas pemilu. Adanya tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peran bawaslu dalam mengimplementasikan kebijakan terhadap pelanggaran berdasarkan George C Edwards III (dikutip Subarsono, 2005:90), menyebutkan implementasi kebijakan dipengaruhi oleh 4 variabel, yaitu: Komunikasi, Sumber Daya, Disposisi atau Sikap-Sikap, san Struktur Birokrasi. Dapat disimpulkan Bawaslu sudah cukup baik dalam melaksanakan kebijakan terhadap adanya pelanggaran pemilu.
Implementasi Kebijakan Pembentukan Badan Adhoc Pemilihan Kepala Daerah Tahun 2024 Sahila, Alifa Nasywa; Purnamasari, Irma; Hernawan, Denny; Apriliani, Afmi; Rahmawati, Rita; Apriliani, Neng Virly; Ramdani, Faisal Tri; Wahyudin, Cecep
Karimah Tauhid Vol. 3 No. 10 (2024): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v3i10.14940

Abstract

Tahun 2024 adalah tahun kepemiluan. Salah satu nya adalah dengan adanya Pemilihan Kepala Daerah atau Pilkada yang dilaksanakan setelah Pemilu. Oleh karena itu, kebijakan pembentukan badan adhoc sangat diperhatikan dalam Pilkada ini. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendalami implementasi kebijakan pembentukan badan adhoc pada Pilkada 2024. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan Teknik pengumpulan datanya observasi, studi pustaka, dan studi dokumen. Hasil yang didapat dari penelitian ini adalah implementasi kebijakan pembentukan badan adhoc pemilihan kepala daerah 2024 secara umum berjalan dengan baik. Kebijakan pembentukan badan adhoc adalah kebijakan yang mengatur tentang pembentukan badan adhoc. Beberapa kendala pada masa pembentukan PPK dan PPS yaitu ketidaklengkapan berkas administrasi, keterlambatan pendaftaran, jumlah pendaftar yang sedikit di beberapa desa, gangguan teknis pada sistem Siakba. Walaupun begitu, KPU tetap bisa menjalankan tugasnya dengan baik.
Co-Authors Abraham Yazdi Martin Afriyandi, Reihan Agra Alfin Zulfa Agra Alfin Zulfa Agus Suarman Sudarsa Agustina M. Purnomo Agustina Multi Purnomo Agustina Multipurnomo Aini Nurul Aini, Masliatul Aisy, Dalia Syareatul Alfin Zulfa, Agra Alifa Nasywa Sahila Amalia, Neng Suci Andani, Herli Angeli Saraswati Anggraeni, Mega Rizky Anisa Tri Suntari Apriliani, Neng Virly Aripin, Nina Septiani Arti Hastuti Aryati, Siti Aulia Armelita Azahari, Ratnasari Azizah , Nurhasanah Baidha, Nur Bawamenewi, Venni Alfrianni Bayu Sang Aji Pangestu Cecep Waahyudin Chatarina Umbul Wahyuni Dede Mardiah Dede Syahrudin Denny Hermawan Denny Hernawan Denny Hernawan Denny Hernawan, Denny Desi Hasbiyah Devira, Nabila Fitri Dewi, Siti Murti Dio Pratama E Syahrudin Elfito, Fidya Arzita Endang Sri Murni Euis Salbiah Euis Salbiah Faisal Tri Ramdani Fatimah Febiantina, Elsya Aldha Fira Putri Renggani FITRI RAHMAWATI Fitri, Ainul Ghina Ginaldo, Kevin Ginung Patridina Ginung Pratidina Ginung Pratidina Gotfridus Goris Seran Hanifan Harefa, Berkat Selamat Heri Wansyah Laia Herli Andani Herli Andani Hidayat, Muhammad Qopal Ika Sartika Indradewa, Rhian Isma Kusmiati Iwan Setiawan Jalaludin Assayuti, Muh Kartini, Syifa Kevin Ginaldo Khaerunnisa Kikin Oktavinia Lani Mulyawati M.Renaldi Mardiah, Dede Marezka Maria Fitriah Melia Dewi Nur Setiyani Mirna Pratami Mohd Nor Syahizan Ali Muhamad Syamsul Ma’arif Muhammad Agus Muljanto Muhammad Husein Maruapey Muhammad Jalaludin Assayuti muhammad luthfie Muhammad Nur Rendra Muhammad Prayoga septiana Muhammad Syamsul ma’arif Muhammad tegar Purna bhakti Mulyadi Mulyono, Imam Edy Munawaroh, Euis Munawwarah, Zahra Murni, Endang Sri Muthia Muthia Agnia Ridzky Neng Virly Apriliyani Neni Nuraeni, Neni Nisrina Putri Ramadanti Novando Nur Santi Paujiah Nurhazizah, Refina Nurjanah, Siti Resa Nurmas Hasanah Tanjung Nursahwa, Shifa Nursyahrani, Annisa Oktavinia, Kikin Pangestu, Bayu Sang Aji Pratami, Mirna Purnamasari, Irma R. Akhmad Munjin R. Siti Pupu Fauziah R. Siti Pupu Fauziah R. Yuniar Anisa Ilyanawati Ranbilal, Rio Raudhatul Ashfiya Reihan Afriyandi Renggani, Fira Putri Rita Rahmawati Sa'diah, E.Halimatu Sa'diah, Halimatu Sabila, Zahra Yeza Saepudin Sahila, Alifa Nasywa Salopah Salsabila, Vidya Zahra Saprudin Sastrawan, Berry Seftiansyah, Ryan Seran, Muhammad Yusuf Goris Setiawan, Koesworo Setiyani, Melia Dewi Nur Shifa Nursahwa Siti Chaerunnisa Siti Hesti Rachmawati Siti Nurjanah Siti Resa Nurjanah Siti Wulandari Sonia Irli, Sosa Sugiawan Putri, Yunita Sultoni, Muhammad Rafli Therasari, Anita Tirtayasa Ubaidilah, Asep Venni Alfrianni Bawamenewi Wahyudin, Cecep Yusup, Agung M Zulfa, Agra Alfin