Claim Missing Document
Check
Articles

Implementasi Kebijakan Kurikulum Merdeka di SMP Amaliah Bogor dan SMPN 1 Dramaga Sultoni, Muhammad Rafli; Setiawan, Iwan; Apriliani, Afmi; Hernawan, Denny
Karimah Tauhid Vol. 3 No. 10 (2024): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v3i10.15011

Abstract

Penelitian ini menilai pelaksanaan Kurikulum Merdeka di Indonesia dengan menggunakan teori implementasi dari George Edward III, yang mencakup aspek komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Kurikulum Merdeka dirancang untuk proses transparansi pada sektor pendidikan dalam mengembangkan kurikulum sesuai kebutuhan siswa, serta untuk mendorong kreativitas, partisipasi, dan motivasi siswa dalam proses pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan implementasi Kurikulum Merdeka dipengaruhi oleh komunikasi yang efektif, ketersediaan sumber daya yang cukup, sikap positif dari guru dan staf pendidikan, serta struktur birokrasi yang efisien. Dengan memperhatikan dan mengelola keempat aspek ini secara efektif, diharapkan Kurikulum merdeka bertujuan melakukan perkembangan pada sektor pendidikan dengan meningkatkan kualitas pendidikan, mengasah potensi – potensi pada siswa serta mencetak sumber daya manusia yang dapat bersaing pada era globalisasi dan tantangan pada masa yang akan datang.
Implementasi Program Kampus Mengajar Angkatan 7 dalam Upaya Meningkatkan Kompetensi SIswa Sekolah Menengah Kejuruan Oktavinia, Kikin; Apriliani, Afmi
Karimah Tauhid Vol. 3 No. 11 (2024): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v3i11.15457

Abstract

Kampus mengajar Angkatan 7 merupakan salah satu bentuk program yang diadakan oleh Kemendikbudristek. Hadirnya mahasiswa kampus mengajar ini diharapkan dapat meningkatkan kompetensi di sekolah yang mengalami kesulitan dalam kegiatan belajar mengajar. Penulis menggunakan metode kualitatif, dengan Teknik pengumpulan data menggunakan Observasi secara langsung, Wawancara, Literatur serta Dokumentasi. Penulis menggunakan Teknik Triangulasi sebagai Teknik analisis data. Subjek penelitian ini adalah peserta didik SMK Galileo terutama Kelas XI. Objek dalam penelitian ini ialah Implementasi kampus mengajar Angkatan 7 di SMK Galileo. Hasil dari kegiatan tersebut adalah mahasiswa dapat mampu membawa dampak dan sebagai bentuk pengabdian pada pengembangan Pendidikan untuk menjadi partner kolaborasi dengan guru ataupun teman mahasiswa lintas bidang keilmuan dalam problem solving yang dihadapi. Hasil dari pelaksanaan program kampus mengajar menunjukkan adanya peningkatan minat belajar, antusiasme dalam pembelajaran dan motivasi dalam pembelajaran. Peningkatkan kompetensi di SMK Galileo juga diharapkan mampu memberikan implikasi positif yang terus-menerus dalam usaha meningkatkan kualitas pendidikan.
Implementasi Kebijakan Peraturan Daerah Kota Bogor No 10 Tahun 2018 Tentang Kawasan Tanpa Rokok Hidayat, Muhammad Qopal; Hermawan, Denny; Apriliani, Afmi
Karimah Tauhid Vol. 3 No. 12 (2024): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v3i12.16370

Abstract

Merokok pada dasarnya sangat berbahaya bagi kesehatan. Fenomena dunia menunjukkan bahwa merokok mengakibat terpapar penyakit hingga meninggal dunia akibat masih banyaknya masyarakat yang merokok. Oleh karena itu pemerintah menghadirkan kebijakan salahsatunya Indonesia tentang Kawasan tanpa rokok. Pengimplementasian kebijakan tersebut salah satunya di Alun-Alun Kota Bogor. Kota Bogor membuat kebijakan yang tertuangkan didalam peraturan daerah nomor 10 tahun 2018 tentang kawasan tanpa rokok (KTR). Pada tahap survei peneliti menemukan masalah diantaranya kepatuhan masyarakat terhadap KTR masih rendah, kurangnya sosialisasi, pengawasan yang minim, sanksi yang kurang tegas, kurangnya fasilitas yang mendukung dan minimnya partisipasi masyarakat terhadap kebijakan tersebut. Tujuan dalam penelitian untuk mengetahui bagaimana implementasi kebijakan peraturan daerah nomor 10 tahun 2018 tentang kawasan tanpa rokok (KTR) dalam perspektif implementor dalam studi kasus di alun-alun kota bogor, kendala-kendala dan upaya dalam mengatasi kendala mengenai kebijakan tersebut. Metode yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif. Dengan jumlah populasi yakni 24 orang yang terdiri dari 2 unsur implementor. Teknik sampel yang digunakan yakni sampling jenuh dengan jumlah 24 orang. Pengumpulan data menggunakan teknik studi kepustakaan, studi lapangan, wawancara, observasi, dan kuesioner yang berskala likert dengan didasari rumus WMS. Hasil yang diperoleh menunjukkan nilai total rata-rata sebesar 4,09, dengan kategori “Baik”. Nilai tersebut memiliki keberagaman nilai tertinggi yakni di Dimensi komunikasi antarorganisasi yang berperan dalam pelaksanaan kebijakan Kawasan Tanpa Rokok (KTR) memperoleh hasil yang sangat baik yakni 4,4. Dan nilai terendah di dimensi Sumber Daya, yang memperoleh skor 3,6 dan termasuk dalam kategori "baik." Nilai yang relatif. Kendala dalam impelementasi yakni dimensi sumber daya yang mempengaruhi salah satunya akibat terbatasnya fasilitas seperti papan informasi, dan belum menyediakan tempat khusus untuk merokok. Adapun upaya yang dilakukan oleh implementator yakni menambah penunjang fasilitas, dan menyelenggarakan rapat sidang diarea alun-alun sekaligus menegur dan mengedukasi masyarakat tentang KTR hal ini akan mempengaruhi salahsatunya pemahaman atau pola pikir dalam pengimplementasian kebijakan KTR.
KEMITRAAN PEMERINTAH DAN SWASTA DALAM PENGEMBANGAN WISATA GEOPARK CILETUH-PALABUHAN RATU KABUPATEN SUKABUMI Apriliani, Afmi; Rahmawati, Rita; Azahari, Ratnasari
Administratie: Jurnal Administrasi Publik Vol. 1 No. 1 (2018): Administratie Jurnal Administrasi Publik
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Model Kemitraan pemerintah dan wata (Public-Private Partnership) dalam pengembangan Geopark Ciletuh Palabuhanratu. Penelitian ini menggunakan rumusan teori Mário Franco; Cristina Estevão (2010) di mana disebutkan Konseptual model kemitraan publik-swasta pariwisata dalam pembangunan Pariwisata daerah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kemitraan Pemerintah-Swasta dalam pengembangan Geopark Ciletuh-Palabuhanratu Kabupaten Sukabumi dianggap baik. Sumberdaya termasuk informasi, sumber daya manusia, masih perlu ditingkatkan. Namun Dari Segi Sumber Daya, terutama dalam pengawasan dan pengelolaan geosite, Geopark Ciletuh-Palabuhanratu cukup luas, perlu upaya untuk meningkatkan kapasitas pengelolaan sumber daya manusia dan OPD terlibat dalam pengembangan kawasan geopark cileuh-palabuhanratu. Selain itu, juga perlu meningkatkan sumber daya keuangan baik untuk pemeliharaan dan pengembangan, dan meningkatkan sumber daya informasi. Selain itu, perlu juga untuk memelihara dan meningkatkan kerja sama yang sudah ada sehingga dapat mempertahankan status Unesco Global Geopak dan berdampak pada pengembangan pariwisata di Kabupaten Sukabumi.
TATA KELOLA KOLABORATIF ANTARA KOMISI PEMILIHAN UMUM, BADAN PENGAWAS PEMILU, DAN PEMERINTAH DAERAH DALAM PENYELENGGARAAN PEMILIHAN KEPALA DAERAH SERENTAK 2024 Elfito, Fidya Arzita; Rahmawati, Rita; Apriliyani, Neng Virly; Wahyudin, Cecep; Purnamasari, Irma; Saprudin; Apriliani, Afmi; Ramdani, Faisal Tri; Hernawan, Denny
Jurnal Governansi Vol 12 No 1 (2026): Jurnal Governansi Volume 12 Nomor 1, April 2026
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jgs.v12i1.19651

Abstract

The 2024 Simultaneous Regional Elections serve as a crucial momentum for the consolidation of democracy at the local level, including in Bogor Regency, one of the regions with the highest number of voters in West Java. Additionally, Bogor Regency is categorized as a medium-risk area in the Election Vulnerability Index according to Bawaslu reports, thus posing potential risks of horizontal conflict and technical challenges in the election process. This complexity requires collaborative governance across institutions to ensure a democratic, inclusive, and peaceful electoral process. This study aims to examine the forms, challenges, and efforts of collaboration among key actors such as the General Elections Commission (KPU), the Election Supervisory Board (Bawaslu), the National Unity and Politics Agency, the police, the media, and the community in organizing the Pilkada in Bogor Regency. A descriptive quantitative approach was employed, involving 145 respondents from institutions and the public using disproportionate stratified random sampling and simple random sampling techniques. Data were collected through observation, interviews, documentation, and Likert-scale questionnaires, and analyzed using the Weight Mean Score (WMS) method. The findings indicate that inter-agency collaboration has been running well, with an average score of 4.13 (institutional respondents) and 3.80 (community respondents). The dimensions of facilitative leadership and institutional design demonstrated the strongest performance, while the starting condition dimension was the weakest. These findings underscore the importance of strengthening initial capacity and developing clear collaborative Standard Operating Procedures (SOPs). The novelty of this research lies in the empirical application of the Collaborative Governance approach (Ansell & Gash, 2008) in the context of regional elections in a conflict-prone area, along with a structured analysis based on four main dimensions. This study implies the need for a sustainable collaboration system at every stage of the electoral process to establish a participatory, secure, and accountable government.
Collaborative Governance in the Development of Culinary MSMEs Kikin Oktavinia; Ginung Pratidina; Afmi Apriliani; Mulyadi; Mohd Nor Syahizan Ali
Administratie: Jurnal Administrasi Publik Vol. 8 No. 1 (2026): Administratie: Jurnal Administrasi Publik
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3997/ajap.v8i1.22259

Abstract

Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) play an important role in creating local products and driving regional economic growth. The Government of Bogor Regency promotes the development of local products, particularly in the culinary sector. However, its implementation faces complex challenges among stakeholders, making collaboration an effective solution. One such initiative is a partnership program between the Department of Cooperatives and MSMEs (DISKOPUKM) and PT Indomarco Prismatama, the operator of Indomaret. This study aims to examine how collaboration operates within this partnership program, as well as to identify the challenges and efforts during the collaborative process. A descriptive quantitative method was employed, involving 32 respondents consisting of DISKOPUKM employees and MSME partners of Indomaret. The samples were selected using saturated and purposive sampling techniques. Data were collected through questionnaires, observation, interviews, and literature review. The results indicate that collaborative governance has been effectively implemented, with all dimensions well applied, as reflected by an average score of 4.24 (employees) and 4.12 (MSMEs). The highest dimension for employees is Collaborative Dynamics, reflecting effective communication and coordination, while for MSMEs it is Collaborative Actions and Outcomes, indicating tangible benefits. The lowest dimensions Drivers (employees) and Collaborative Dynamics (MSMEs) suggest the presence of uncertainty, communication barriers, and capacity gaps.The main challenges identified include issues in communication and coordination, suboptimal leadership, dependency on certain actors, and inconsistency among MSMEs in maintaining partnerships. Therefore, strengthening communication and coordination, enhancing leadership in collaboration, and establishing regular monitoring and evaluation mechanisms on a monthly basis are necessary to ensure measurable and sustainable outcomes of the collaboration program.
Techno-Economic Analysis of Sawdust-Based Trash Cans and Their Contribution to Indonesia’s Green Tourism Policy and the Sustainable Development Goals (SDGs) Afmi Apriliani; Cecep Waahyudin; Faisal Tri Ramdani; Abraham Yazdi Martin; Dede Syahrudin; Denny Hernawan; Euis Salbiah
ASEAN Journal for Science and Engineering in Materials Vol 5, No 1 (2026): AJSEM: Volume 5, Issue 1, March 2026
Publisher : Bumi Publikasi Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study investigated the techno-economic feasibility of producing trash cans from sawdust waste to support sustainable waste management and smart tourism infrastructure in Indonesia. With the growing volume of tourist-generated waste and increasing demand for eco-friendly public facilities, this innovation offers a low-cost, circular economy solution. A 20-year financial projection was conducted using indicators such as Net Present Value (NPV), Gross Profit Margin (GPM), Payback Period (PBP), and Return on Investment (ROI). Results indicate strong economic viability, with an initial investment of USD 19,500 and a payback period of just over two years. The model contributes to SDG 11 (Sustainable Cities and Communities) and SDG 12 (Responsible Consumption and Production), and aligns with national policy frameworks such as RIPPARNAS, RPJMN, and Ministerial Regulation No. P.75/MENLHK/2019. This study presents a scalable solution for local governments and tourism authorities to enhance environmental infrastructure while promoting sustainability and community-driven innovation in tourism destinations.This study investigated the techno-economic feasibility of producing trash cans from sawdust waste to support sustainable waste management and smart tourism infrastructure in Indonesia. With the growing volume of tourist-generated waste and increasing demand for eco-friendly public facilities, this innovation offers a low-cost, circular economy solution. A 20-year financial projection was conducted using indicators such as Net Present Value (NPV), Gross Profit Margin (GPM), Payback Period (PBP), and Return on Investment (ROI). Results indicate strong economic viability, with an initial investment of USD 19,500 and a payback period of just over two years. The model contributes to SDG 11 (Sustainable Cities and Communities) and SDG 12 (Responsible Consumption and Production), and aligns with national policy frameworks such as RIPPARNAS, RPJMN, and Ministerial Regulation No. P.75/MENLHK/2019. This study presents a scalable solution for local governments and tourism authorities to enhance environmental infrastructure while promoting sustainability and community-driven innovation in tourism destinations. © 2026 Bumi Publikasi Nusantara
Dynamics of Madrasah Aliyah in Indonesia: Insights from Schools, Educators, and Student Cecep Wahyudin; R. Siti Pupu Fauziah; Afmi Apriliani; Faisal Tri Ramdani; Irma Purnamasari; Agustina Multipurnomo; Herli Andani; Endang Sri Murni; Bayu Sang Aji Pangestu
Jurnal Pendidikan Islam Vol 10 No 2 (2024): Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : The Faculty of Tarbiyah and Teacher Training associated with PSPII

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jpi.v10i2.39153

Abstract

The growth and development of Islamic religious education are critical for strengthening educational quality in Indonesia. This study aims to analyze the growth dynamics of Islamic education through the increase in the number of schools, teachers, and madrasah aliyah students, providing insights for educational improvement. Using a descriptive approach, data were collected through Google Scholar using Publish or Perish software, covering 947 articles from 2018 to 2023, supplemented by secondary data via literature reviews. Data analysis utilized Microsoft Excel and VOSviewer software, with confirmability testing ensuring data validity. Findings indicate a steady increase in madrasah aliyah schools, with an additional 311 schools in 2022 and 372 in 2023. Teacher numbers also grew significantly, with an increase of 3,747 teachers in 2022 and 18,573 in 2023. Despite a decline in student numbers by 17,259 in 2022, student enrollment rebounded with an increase of 40,408 in 2023. This dynamic growth in schools and teachers reflects a rising demand for educational resources, driven by higher enrollment opportunities. The study suggests that harnessing Indonesia’s demographic bonus through targeted strategies could optimize educational outcomes, supporting the vision of "Indonesia Emas"
Studi Literatur: Implementasi Kebijakan Program Kartu Prakerja dalam Mengatasi Masalah Pengangguran dan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) Dede Mardiah; Fira Putri Renggani; Nur Santi Paujiah; Lani Mulyawati; Siti Resa Nurjanah; Denny Hernawan; Afmi Apriliani
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 9 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i9.20459

Abstract

Artikel ini membahas implementasi Program Kartu Prakerja sebagai upaya pemerintah Indonesia dalam mengatasi pengangguran dan pemutusan hubungan kerja (PHK), terutama pasca-pandemi COVID-19. Dikenalkan pada Februari 2020, program ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan tenaga kerja dan mendorong peserta untuk mengikuti pelatihan yang sesuai dengan persyaratan industri. Meskipun terdapat laporan peningkatan keterampilan di kalangan peserta, tantangan signifikan tetap ada, termasuk kualitas pelatihan yang tidak selalu sesuai harapan dan relevansi keterampilan yang diajarkan. Penelitian ini menganalisis berbagai sumber yang dapat dipercaya menggunakan metodologi tinjauan Pustaka (studi literatur) dan mengevaluasi dampak program terhadap pengangguran. Hasil menunjukkan bahwa meskipun Program Kartu Prakerja memiliki potensi besar dalam meningkatkan keterampilan SDM,  namun efektivitasnya masih terhambat oleh  komunikasi antar organisasi yang kurang optimal dan tujuan kebijakan yang belum sepenuhnya berhasil. Semoga artikel ini dapat memberikan pengetahuan untuk perbaikan kebijakan di masa mendatang.
Evaluasi Kebijakan Pengentasan Kemiskinan: Program Pemerintah Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) Aulia Armelita; Herli Andani; Raudhatul Ashfiya; Reihan Afriyandi; Shifa Nursahwa; Denny Hernawan; Afmi Apriliani
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 9 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i9.20491

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kebijakan pengentasan kemiskinan melalui program Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD). Program ini bertujuan untuk membantu keluarga miskin di desa, menjaga daya beli, dan mengurangi kemiskinan ekstrem. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan analisis terhadap 38 sumber relevan, termasuk artikel ilmiah dan dokumen kebijakan. Hasil menunjukkan bahwa meskipun BLT DD berhasil menurunkan angka kemiskinan serta memberikan kontribusi positif dalam menjaga stabilitas sosial dan ekonomi jangka pendek, evaluasi menunjukkan bahwa implementasinya masih menghadapi berbagai tantangan, seperti ketidakakuratan data penerima dan birokrasi yang lambat, program ini tidak cukup efektif untuk mengatasi akar masalah kemiskinan struktural. Disarankan agar pemerintah melakukan perbaikan dalam pendataan, penyaluran, dan integrasi program dengan upaya pemberdayaan masyarakat, sehingga BLT DD dapat berfungsi sebagai pendorong kemandirian ekonomi jangka panjang bagi masyarakat desa.
Co-Authors Abraham Yazdi Martin Afriyandi, Reihan Agra Alfin Zulfa Agra Alfin Zulfa Agus Suarman Sudarsa Agustina M. Purnomo Agustina Multi Purnomo Agustina Multipurnomo Aini Nurul Aini, Masliatul Aisy, Dalia Syareatul Alfin Zulfa, Agra Alifa Nasywa Sahila Amalia, Neng Suci Andani, Herli Angeli Saraswati Anggraeni, Mega Rizky Anisa Tri Suntari Apriliani, Neng Virly Aripin, Nina Septiani Arti Hastuti Aryati, Siti Aulia Armelita Azahari, Ratnasari Azizah , Nurhasanah Baidha, Nur Bawamenewi, Venni Alfrianni Bayu Sang Aji Pangestu Cecep Waahyudin Chatarina Umbul Wahyuni Dede Mardiah Dede Syahrudin Denny Hermawan Denny Hernawan Denny Hernawan Denny Hernawan, Denny Desi Hasbiyah Devira, Nabila Fitri Dewi, Siti Murti Dio Pratama E Syahrudin Elfito, Fidya Arzita Endang Sri Murni Euis Salbiah Euis Salbiah Faisal Tri Ramdani Fatimah Febiantina, Elsya Aldha Fira Putri Renggani FITRI RAHMAWATI Fitri, Ainul Ghina Ginaldo, Kevin Ginung Patridina Ginung Pratidina Ginung Pratidina Gotfridus Goris Seran Hanifan Harefa, Berkat Selamat Heri Wansyah Laia Herli Andani Herli Andani Hidayat, Muhammad Qopal Ika Sartika Indradewa, Rhian Isma Kusmiati Iwan Setiawan Jalaludin Assayuti, Muh Kartini, Syifa Kevin Ginaldo Khaerunnisa Kikin Oktavinia Lani Mulyawati M.Renaldi Mardiah, Dede Marezka Maria Fitriah Melia Dewi Nur Setiyani Mirna Pratami Mohd Nor Syahizan Ali Muhamad Syamsul Ma’arif Muhammad Agus Muljanto Muhammad Husein Maruapey Muhammad Jalaludin Assayuti muhammad luthfie Muhammad Nur Rendra Muhammad Prayoga septiana Muhammad Syamsul ma’arif Muhammad tegar Purna bhakti Mulyadi Mulyono, Imam Edy Munawaroh, Euis Munawwarah, Zahra Murni, Endang Sri Muthia Muthia Agnia Ridzky Neng Virly Apriliyani Neni Nuraeni, Neni Nisrina Putri Ramadanti Novando Nur Santi Paujiah Nurhazizah, Refina Nurjanah, Siti Resa Nurmas Hasanah Tanjung Nursahwa, Shifa Nursyahrani, Annisa Oktavinia, Kikin Pangestu, Bayu Sang Aji Pratami, Mirna Purnamasari, Irma R. Akhmad Munjin R. Siti Pupu Fauziah R. Siti Pupu Fauziah R. Yuniar Anisa Ilyanawati Ranbilal, Rio Raudhatul Ashfiya Reihan Afriyandi Renggani, Fira Putri Rita Rahmawati Sa'diah, E.Halimatu Sa'diah, Halimatu Sabila, Zahra Yeza Saepudin Sahila, Alifa Nasywa Salopah Salsabila, Vidya Zahra Saprudin Sastrawan, Berry Seftiansyah, Ryan Seran, Muhammad Yusuf Goris Setiawan, Koesworo Setiyani, Melia Dewi Nur Shifa Nursahwa Siti Chaerunnisa Siti Hesti Rachmawati Siti Nurjanah Siti Resa Nurjanah Siti Wulandari Sonia Irli, Sosa Sugiawan Putri, Yunita Sultoni, Muhammad Rafli Therasari, Anita Tirtayasa Ubaidilah, Asep Venni Alfrianni Bawamenewi Wahyudin, Cecep Yusup, Agung M Zulfa, Agra Alfin