Claim Missing Document
Check
Articles

Aplikasi Alat Pencetak Bata Sistem Hammer Gravitasi di Dusun Johar Pelita Kecamatan Gunungsari Sujita Darmo; Ida Bagus Alit; Rudy Sutanto; Achmad Zainuri
JURNAL KARYA PENGABDIAN Vol 3, No 2 (2021): Oktober, Jurnal Karya Pengabdian
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1361.234 KB)

Abstract

Industri pembuatan  batu bata mempunyai peran yang strategis dalam rangka mendukung pembangunan di propinsi  Nusa Tenggara Barat.  Konstruksi bangunan perumahan secara umum adalah pondasi dari batu kali dan tembok dari bata merah. Proses yang menghambat produksi bata , adalah proses pencetakkannya dilakukan masih secara tradisional. Pencetakannya dilakukan dengan posisi badan membungkuk atau jongkok sehingga cepat membuat orang lelah. Sehingga produktivitas nya rendah. Selain itu proses secara manual ini, menghasilkan bata dengan kualitas rendah. Penekanan hanya dilakukan dengan jari-jari, tekanan kurang menyebabkan bata kurang padat, sehingga saat dibakar akan kropos/berongga, mudah patah, dimensi berubah. Penggunaan alat pencetak bata sistem hammer gravitasi sebagai pemecahan masalah mampu meningkatkan  kapasitas produksi bata tiga kali lipat dari semula, dan meningkatkan kualitas bata merah (kurang dari 5%  bata yang pecah).
Pengeringan Dodol Buah Skala Rumah Tangga Memanfaatkan Energi Alternatif Ida Bagus Alit; I Gede Bawa Susana; I.G.A.K. Chatur Adhi W.S.; I Made Mara; Sujita Sujita
JURNAL KARYA PENGABDIAN Vol 3, No 1 (2021): April, Jurnal Karya Pengabdian
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1255.579 KB)

Abstract

Energi alternatif sebagai sumber daya alam dapat digunakan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.  Pemanfaatan energi tersebut dilakukan melalui penerapan teknologi yang murah dan mudah dipahami masyarakat. Salah satu pemanfaatannya adalah dalam proses pengeringan produk pertanian khususnya dodol buah. Hal ini dilakukan dengan menerapkan alat pengering menggunakan sumber energi biomassa sekam padi. Biomassa sekam padi dapat digunakan sebagai sumber energi untuk mengeringkan dodol buah melalui konversi energi termal. Hal ini berimplikasi pada proses pengeringan yang lebih singkat dan produk akhir lebih higienis karena tidak terkontaminasi debu atau kotoran lainnya. Dodol buah dikeringkan di dalam lemari tertutup.
Penyuluhan dan Pelatihan Keselamatan Kerja Di Bengkel “UD. ICM” Desa Dasan Baru, Kecamatan Kediri, Kabupaten Lombok Barat Made Mara; Ida Bagus Alit; I Gede Bawa Susana; made Wirawan; I G.A.K. Chatur Adhi W. A.
JURNAL KARYA PENGABDIAN Vol 4, No 1 (2022): April, Jurnal Karya Pengabdian
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1936.275 KB)

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini melibatkan karyawan UD. ICM yang sehari-harinya bekerja baik di bengkel maupun di lokasi proyek. Permasalahan kecelakaan kerja seperti luka pada jari dan tangan, terbentur benda keras, luka bakar dan jenis kecelakaan lainnya sering kali terjadi dan mengganggu produktivitas kerja. Hal ini disadari karena rendahnya pemahaman tentang keselamatan kerja di bengkel, abai akan keselamatan kerja sehingga berimbas pada tingginya kecelakaan kerja yang pada akhirnya menurunkan produktivitas kerja. Tujuan dari kegiatan ini pada dasarnya adalah meningkatkan kesadaran para pekerja akan pentingnya pemahanan bahaya dan meningkatkan kepedulian terhadap keselamatan kerja.. Metode yang dipakai dalam kegiatan ini adalah metode simulasi dan praktek langsung sehingga lebih mudah dipahami yang muaranya agar setiap pekerja membiasakan diri mengendalikan resiko bahaya di tempat kerja mereka masing-masing. Dalam kegiatan ini diawali dengan memberikan pemahaman dan pengenalan potensi bahaya, mengidentifikasi resiko dilanjutkan dengan pengendalian resiko dan terakhir mengenai penggunaan alat pelindung diri (APD) Hasil dari evaluasi yang dilakukan dalam kegiatan ini ddidapat bahwa terjadinya peningkatan tingkat pemahaman para pekerja dari yang sebelumnya 33,64% menjadi 95,45% seteah mengikuti pelatihan. Tingkat pemahaman resiko bahaya yang paling rendah yaitu 20% di mana kemampuan mengenali bahaya sangat rendah dan tingkat sedang yaitu sebesar 50%. Sedangkan untuk evaluasi kepatuhan penggunaan alat pelindung diri juga meningkat dari 24% menjadi 96% setelah mengikuti pelatihan. Tingkat kepatuhan penggunaan APD ini masih harus selalu ditekankan melalui upaya saling mengingatkan.
Penerapan Pengering Surya untuk Usaha Rumah Tangga Pengeringan Ikan Teri I Gede Bawa Susana; Ida Bagus Alit; I G.A.K Chatur Adhi W.A.
JURNAL KARYA PENGABDIAN Vol 2, No 2 (2020): Oktober, Jurnal Karya Pengabdian
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (364.672 KB)

Abstract

Proses pengeringan ikan teri secara tradisional menyebabkan waktu dan suhu pengeringan belum optimal. Untuk mengoptimalkan kondisi ini, maka dilakukan dengan menerapkan pengering surya yaitu ruang pengering yang terintegrasi dengan kolektor surya. Hasil penerapan pada proses pengeringan ikan teri pada produksi pengolahan rumah tangga menunjukkan terjadi peningkatan suhu pengeringan. Hal ini berpengaruh pada waktu pengeringan yang lebih singkat dan produk yang dihasilkan menjadi higienis.
Aplikasi pengering biomassa pada usaha pembuatan dodol buah Ida Bagus Alit; I Gede Bawa Susana; Sujita Sujita; I.M Mara; I.D Okariawan
JURNAL KARYA PENGABDIAN Vol 2, No 1 (2020): April, Jurnal Karya Pengabdian
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (13948.702 KB)

Abstract

Proses pengeringan dodol buah yang dilakukan secara alamiah yaitu dengan menjemur di bawah sinar matahari dan diletakkan di halaman, pinggir jalan, atap rumah memiliki kelemahan seperti terkontaminasi debu dan kotoran. Selain itu, memerlukan waktu yang relatif lama dan terkendala faktor cuaca seperti mendung atau hujan. Untuk mengatasi masalah tersebut, maka dirancang pengering menggunakan sumber energi biomassa. Berdasarkan pengujian diperoleh bahwa pengering biomassa ini memberikan hasil produk dodol lebih higienis karena proses pengeringan dilakukan pada ruang tertutup.
Penyuluhan Pencegahan Bahaya Kebakaran Penggunaan Kompor Gas LPG Rumah Tangga I Made Mara; I Gede Bawa Susana; Ida Bagus Alit; I G.A.K. Chatur Adhi W.A.; Made Wirawan
JURNAL KARYA PENGABDIAN Vol. 5 No. 1 (2023): April, Jurnal Karya Pengabdian
Publisher : Jurusan Teknik Mesin FT Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jkp.v5i1.146

Abstract

Rendahnya pemahaman tentang faktor penyebab terjadinya kebocoran gas LPG, kebakaran akibat gas yang bocor serta kualitas dan kondisi peralatan yang baik untuk menghindari bahaya kebakaran sangat diperlukan masyarakat. Solusi yang ditawarkan yaitu penyuluhan mencegah bahaya kebakaran kompor gas LPG rumah tangga. Kegiatan dilakukan di Banjar Gria Hita, Lingkungan Griya Pagutan Indah, Pagutan Barat, Mataram. Hasil kegiatan penyuluhan ini memberikan pemahaman kepada warga tentang komponen pada kompor gas yang dapat menimbulkan bahaya kebakaran. Hasilnya warga menjadi mengetahui dan memahami bahwa tata letak tabung gas yang tidak benar dapat memicu bahaya kebakaran. Selain itu, regulator gas harus selalu dalam kondisi baik sehingga aliran gas menjadi efisien dan mencegah terjadinya kebocoran gas.
Physical Measurement Analysis in Pre-Utility Covid-19 Isolation Room: A Case Study Universitas Mataram Teaching Hospital Eustachius Hagni Wardoyo; Ida Bagus Alit; Monalisa Nasrul; Didit Yudhanto; Prima Belia Fathana; Rini Srikus Saptaningtyas
The Indonesian Journal of Infectious Diseases Vol. 7 No. 2 (2021): The Indonesian Journal of Infectious Disease
Publisher : Rumah Sakit Penyakit Infeksi Prof Dr. Sulianti Saroso

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32667/ijid.v7i2.121

Abstract

Background: Negative pressure room is recommended for the treatment of COVID-19 patients. Aim this study to describe physical measurement analysis of isolation room Universitas Mataram Teaching Hospital. Methods: Newly developed negative pressure isolation room was physical measure using following instruments: anemometer, moisture meter, hygrometer and pressure gauge.  Results: This study showed physical measurement as follow: 1) ACH (air change per hour) 23.3 / hour [minimum: 12+ ACH]; 2) the difference in pressure gradient between the inpatient room and anteroom -30 Pa [minimum -15 Pa]; 3) the mean of air temperature 24.8°C [21-24]; 4) air humidity 58% [maximum 65%] and 5) concrete moisture 22.45%. Conclusion: The COVID-19 isolation room at the Universitas Mataram Teaching Hospital meets the standard criteria.
Pelatihan Perawatan Kompor LPG Rumah Tangga untuk Pencegahan Bahaya Kebakaran I Gede Bawa Susana; I Made Mara; Ida Bagus Alit; I G.A.K Chatur Adhi W.A.; Made Wirawan
JURNAL KARYA PENGABDIAN Vol. 5 No. 2 (2023): Oktober, Jurnal Karya Pengabdian
Publisher : Jurusan Teknik Mesin FT Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jkp.v5i2.159

Abstract

Peningkatan pemahaman akan keselamatan bekerja khususnya dalam rumah tangga dalam pemakain kompor gas sangat dibutuhkan oleh masyarakat dalam upaya mencegah bahaya kebakaran. Kompor gas sebagai peralatan utama dan sangat dibutuhkan perlu perawatan rutin agar lebih efisien dan nyaman dalam beraktivitas. Salah satu kegiatan dilakukan di Banjar Gria Hita, Lingkungan Gria Pagutan Indah, Pagutan Barat, Mataram. Kegiatan dilakukan melalui pelatihan perawatan kompor gas rumah tangga untuk mencegah terjadinya bahaya kebakaran. Kegiatan pelatihan menghasilkan pemahaman warga akan pentingnya dan cara perawatan kompor gas yang mudah dan murah. Masyarakat menjadi paham dan tahu fungsi burner, selang gas, dan kebersihan badan kompor. Kompor gas yang selalu terjaga kebersihannya dapat meningkatkan efisiensi pemakaian gas, selain mencegah bahaya kebakaran.
Pemanfaatan Alat Pengupas Kulit Kopi untuk Membantu Kerja Manual Petani Kopi di Dusun Selelos, Kecamatan Gangga Lombok Utara Ida Bagus Alit; I Gede Bawa Susana; Emmy Dyah S; Rudy Sutanto; Maharsa Pradityatama
JURNAL KARYA PENGABDIAN Vol. 6 No. 1 (2024): April, Jurnal Karya Pengabdian
Publisher : Jurusan Teknik Mesin FT Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jkp.v6i1.165

Abstract

The use of smallholder plantation land in the North Lombok district is seen from the types of plants carried out by agricultural or plantation groups consisting of coconut plantations with an area of 10,574.62 tons and a production yield of 11,397.08 tons. Coffee plants with a planting area 1,315.57 with a production yield of 780.46 tons. Specifically for coffee plantations, farmers usually only process post-harvest through drying, after which they are immediately sold. To increase the selling value, it is necessary to utilise technological results such as using a coffee skin peeler. This tool helps increase the productivity of coffee farmers. The dedication will be carried out in Selelos Hamlet, Gangga sub-district, North Lombok district. The implementation of this service program includes making a coffee peeler, presentation, and counselling on using the tool, along with demonstrations. As a result, the coffee skin peeler has a production capacity of 100 kg per hour. The quality of the coffee beans produced is clean and free of impurities. The productivity of using a coffee skin peeler machine is greater and shorter when compared to the manual process.
Desain Kandang Sapi Tepat Guna Berdasarkan Metode Ergonomi Participatory Bawa Susana, I Gede; Perdana Putra, I Ketut; Joniarta, I Wayan; Chatur Adi.W.A, I.G.A.K; Alit, Ida Bagus
JURNAL KARYA PENGABDIAN Vol. 6 No. 2 (2024): ,Oktober
Publisher : Jurusan Teknik Mesin FT Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jkp.v6i2.191

Abstract

Metode ergonomi participatory sebagai sarana untuk menserasikan alat kerja atau stasiun kerja dengan pekerja dalam hal ini peternak sapi. Kandang sapi didesain berdasarkan masukan atau partisipasi dari pengguna atau peternak. Hal ini bertujuan agar aplikasi di lapangan tidak menimbulkan masalah baru bagi peternak maupun pekerja. Material kandang mudah diperoleh dan tersedia di sekitar tempat tinggal peternak agar harga lebih terjangkau. Hal-hal yang dibutuhkan dalam pembuatan kandang sapi meliputi kondisi lingkungan yaitu suhu yang berhubungan dengan daerah dataran tinggi atau rendah. Selain itu, kandang sapi selalu dalam keadaan bersih dengan adanya selokan dan penampungan kotoran, serta adanya jalur pendistribusian pakan. Dimensi ideal untuk kandang sapi lokal adalah 2,1 m x 1,45 m dan kandang sapi impor adalah 2,1 m x 1,5 m. Dinding kandang dibuat dengan tinggi sekitar 0,5-1 m dari permukaan lantai dan dilengkapi dengan pagar atau sekat yang lebih tinggi dari bahu sapi saat berdiri. Arah kandang berdasarkan kepala sapi berpengaruh terhadap pertumbuhan bobot badan sapi. Untuk kandang tunggal bagian kepala sapi menghadap ke timur dan kandang ganda membujur utara-selatan.
Co-Authors Achmad Zainuri Adhi W.A., I G.A.K. Chatur agus dwi catur Ahmad Akromul Huda Aldi Mukaddim, Aldi Anggani, Yudi Anom Josafat Arif Mulyanto Aryadi, I G.A.K. Chatur Adhi Wirya Bayu Tirta Dirja Chatur Adi.W.A, I.G.A.K Didit Yudhanto Dyah S., Emmy Emmy dyah S Emmy Dyah S. Eustachius Hagni Wardoyo Gede Wira Buanayuda Gilang Rezeki, Gilang I G.A.K Chatur Adhi W.A. I G.A.K. Chatur Adhi Wirya Aryadi I Gede Bawa Susana I Gusti Ngurah Ketut Yudhyadi I Kade Wiratama I Ketut Junitha I Ketut Wiryajati I Made Adi Sayoga I Made Adi Sayoga I Made Mara I Made Nuarsa I Made Nuarsa I Made Nuarsa, I Made I Made Suartika I Made Suartika I Wayan Joniarta I.D.K. Okariawan I.M Mara I.M. Mara I.M. Nuarsa Ida Ayu Eka Widiastuti Ida Bagus, Alit Irham Zulkarnain Irwan Humaidi Irwan Humaidi, Irwan M. Mirmanto, M. Made Mara, Made Made Wirawan made wirawan Made Wirawan Made Wirawan, Made Maharsa Pradityatama Mas'ud Mas'ud Monalisa Nasrul N. Nurchayati, N. Nasmi Herlina Sari Ni Putu Sasmita Lestari Niko Citami Nur Kaliwantoro Okariawan, I Dewa Ketut Pandri Pandiatmi Pandri Pandiatmi Perdana Putra, I Ketut Prima Belia Fathana Putu Aditya Wiguna Putu Aditya Wiguna Rifana Cholidah Rudi Sutanto, Rudi Rudy Sutanto Sinarep Sinarep Siti Rahmatul Aini Srikus Saptaningtyas, Rini Sujita Darmo Sujita Darmo Sujita Darmo Sujita Sujita Sujita Sujita Sujita, Sujita Sultan Sultan Suteja Suteja Syahrul Syarif Hidayatullah Vici Muhammad Akbar Wahyu Sulistya Affarah Yesung Allo Padang Yudhyadi, I Gusti Ngurah Ketut Zainuri Achmad Zulkarnain, Irham