Claim Missing Document
Check
Articles

Uji Validasi Bahan Ajar Berbasis Keunggulan Lokal di SDN Gili Matra, Lombok Utara Nusa Tenggara Barat Akhmad Sukri; Bq. Muli Harisanti; Bq. Sri Wahyuni; Suharti Suharti; Amirudin Amirudi
JEMS: Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (312.203 KB) | DOI: 10.25273/jems.v5i2.2074

Abstract

Taman Wisata Perairan (TWP) Gili Matra yang terdiri dari Gili Air, Gili Meno dan Gili Trawangan merupakan lokasi wisata populer dan banyak dikenal oleh wisatawan nusantara dan mancanegara. TWP Gili Matra terkenal dengan pesona pantai dan alam bawah laut yang eksotis terutama terumbu karang. Kerusakan terumbu karang di daerah Nusa Tenggara Barat dan TWP Gili Matra telah terjadi selama kurun waktu 10 tahun terakhir. Kerusakan terumbu karang di TWP Gili Matra disebabkan oleh faktor pemutihan karang (coral bleaching), pengeboman ikan, dan pelepasan jangkar. Akibat kerusakan ekosistem terumbu karang di TWP Gili Matra dikhawatirkan berpengaruh terhadap aspek sosial ekonomi masyarakat sekitar. Pelestarian ekosistem terumbu karang melalui pembentukan kesadaran telah dilakukan oleh Sukri (2016) melalui penyusunan bahan ajar berbasis keunggulan lokal di Sekolah Dasar Gili Matra. Upaya ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran sejak dini kepada peserta didik akan pentingnya keberadaan dan upaya pelestarian ekosistem terumbu karang di Gili Matra. Bahan ajar yang telah disusun tersebut perlu divalidasi untuk memperoleh bahan ajar siap pakai yang memilik kelayakan dari berbagai aspek seperti penggunaan bahasa yang baik dan benar, kebenaran isi atau substansi, dan aspek tampilan dan penyajian. Berdasarkan hasil uji validasi isi atau substansi bahan ajar, diketahui bahwa secara keseluruhan substansi atau isi bahan ajar telah sesuai dan berada pada kategori sangat baik (rerata skor = 3,4), sedangkan dari segi ketepatan penggunaan bahasa, bahan ajar yang telah disusun berada pada kategori sangat baik (rerata skor = 3,5), dan dari segi kelayakan penyajian dan tampilan, bahan ajar berbasis keunggulan lokal yang telah disusun berada pada kategori sangat baik (rerata skor = 3,8). Secara keseluruhan, baik dari aspek isi atau substansi, ketepatan penggunaan bahasa, dan kelayakan penyajian dan tampilan, bahan ajar yang telah disusun berada pada kategori sangat baik dan layak untuk digunakan.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI BRAIN GYM Akhmad Sukri; Elly Purwanti
JEMS: Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (377.555 KB) | DOI: 10.25273/jems.v1i1.778

Abstract

Hasil belajar merupakan perubahan perilaku subyek didik yang mencakup bidang kognitif,afektif, dan psikomotor setelah menerima pengalaman belajarnya. Hasil belajar dapat dijadikan sebagaitolok ukur keberhasilan dalam suatu pembelajaran. Salah satu cara yang dapat dilakukan untukmeningkatkan hasil belajar siswa adalah dengan senam otak atau Brain Gym. Senam otak adalahserangkaian latihan gerak sederhana untuk memudahkan kegiatan belajar dan penyesuaian dengantuntutan sehari-hari yang bertujuan untuk menyatukan pikiran dan tubuh. Dengan gerakan-gerakanBrain Gym dapat diambil potensi belajar yang terpendam di dalam tubuh melalui pengangktifan danmemaksimalkan kedua fungsi belahan otak sehingga terintegrasi dan bekerja dengan baik. PenerapanBrain Gym dalam pembelajaran di kelas dapat dilakukan pada saat sebelum pembelajaran berlangsungatau tahapan pendahuluan, selama proses pembelajaran berlangsung atau tahapan kegiatan inti, dansetelah pembelajaran diberikan atau tahapan penutup. Dengan Brain Gym diharapkan hasil belajarsiswa (kognitif, afektif, dan psikomotor) akan menjadi meningkat.
HUBUNGAN PERSEPSI DAN TINGKAT KEAKTIFAN DENGAN HASIL BELAJAR MAHASISWA BIOLOGI PADA PERKULIAHAN BIOTEKNOLOGI DI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG Akhmad Sukri; Elly Purwanti
JEMS: Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (439.608 KB) | DOI: 10.25273/jems.v2i1.153

Abstract

Ada tiga faktor yang mempengaruhi hasil belajar siswa yaitu (1) sumber belajar dan proses belajar di sekolah, (2) kemampuan dan kecakapan guru, dan (3) kemampuan peserta didik. Dosen melalui empat pilar kompetensi dituntut untuk mendorong dan memotivasi mahasiswa dalam belajar. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan keaktifan mahasiswa dalam belajar, sehingga dapat meningkatkan hasil belajar. Penelitian ini mengungkap hubungan persepsi dan tingkat keaktifan dengan hasil belajar mahasiswa biologi pada perkuliahan bioteknologi di Universitas Muhammadiyah Malang. Hasil penelitian menunjukkan ada korelasi yang signifikan antara tingkat keaktifan mahasiswa dengan hasil belajar bioteknologi (r = 0,789), sedangkan persepsi mahasiswa tidak memiliki korelasi dengan hasil belajar bioteknologi (r = 0,00).  
The implementation of community development participation (KKN) based literacy education in Central Lombok Muhammad Arief Rizka; Akhmad Sukri; Dira Permana
JPPM (Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat) Vol 7, No 1 (2020): March 2020
Publisher : Departement of Nonformal Education, Graduate Scholl of Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jppm.v7i1.30133

Abstract

This study aimed at analyzing the implementation of Thematic Community Service Program (KKN)-based basic literacy education of IKIP Mataram in the Central Lombok District which included registration, debriefing, implementation, monitoring, evaluation, and identification of the obstacles to implementation in the field. The research method used in this research was a descriptive method by combining quantitative and qualitative approaches. The subjects of this study were the Chairperson of Institute for Research and Community Service (LPPM) IKIP Mataram, the Organizing Committee, Community Service Students, Field Counseling Lecturers, Village Heads, and Literacy Education Students. Data collection instruments used were questionnaires, interviews, observation, and documentation guidelines. The data analysis technique used was qualitative and quantitative descriptive analysis. The results of this study showed that; (1) the implementation of basic literacy education based Thematic Community Service (KKN) Program at IKIP Mataram has been carried out through the stages of registration, debriefing, implementation, monitoring, and evaluation; (2) The results of the evaluation of the implementation of Basic Literacy Education learning have succeeded in teaching 802 illiterate people in Central Lombok district with data on the results of the basic literacy tests that have been carried out as many as 552 people have learned and declared passed and as many as 250 people declared not passed or do not yet meet the Minimum Completeness Criterion (KKM) of Basic Literacy Assessment; and (3) The main obstacle of the implementation of the Thematic KKN program is the earthquake disaster that struck the island of Lombok and has implications on the minimum residents basic literacy learning implementation in the field. However, Community Service (KKN) students with DPL assistance, the Village Head, and the LPPM Team have made an optimal effort so that the implementation of the Thematic KKN can continue to run in the community.
ANALISIS STRUKTUR EKOSISTEM TERUMBU KARANG DI PULAU BUNGIN SEBAGAI BAHAN PENGENALAN EKOSISTEM TERUMBU KARANG BAGI MASYARAKAT Usman Usman; Subagio Subagio; Akhmad Sukri
Bioscientist : Jurnal Ilmiah Biologi Vol 5, No 1 (2017): June
Publisher : Department of Biology Education, FSTT, Mandalika University of Education, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/bjib.v5i1.177

Abstract

Abstract. The purpose of this research is to know the structure of coral reef ecosystem in Pulau Bungin Kec. Alas Kab. Sumbawa. This research method using Line Transek method by drawing line along 50 meter. From the research, it was found that the coral cover condition that still existed at the research location was 38% in good condition and 62% in damaged condition. Growth of coral reefs found in the study sites such as Acropora Encrusting, Digitate, Non Acropora Foliose, and Massive. Result of analysis of coral reef ecosystem structure for society by using brochure media, introduction of coral reef ecosystem validated by 3 expert which function to give information from result of research to can know that result of brochure is said feasible, can be judged in terms of language feasibility, content and appearance .Validator I in terms of display the achievement level of brochure qualification well with the total score of 75%. Validator II in terms of content level achievement of brochure qualification good with total score of 72%. Validator III in terms of language achievement level brochure qualification well with the total score of 72%. From the feasibility of the language, content, and appearance of brochures the introduction of coral reef ecosystems is feasible for dissemination to the community.
Blended Learning Station-Rotation Model: Does it Impact on Preservice Teachers' Scientific Literacy? Gito Hadiprayitno; Kusmiyati Kusmiyati; Ayudya Lestari; Marheny Lukitasari; Akhmad Sukri
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol. 7 No. 3 (2021): July
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v7i3.676

Abstract

This study aims to test the effectiveness of the blended learning rotation model to improve the scientific literacy skill of prospective teacher students. The design of this study used the Posttest-only design with nonequivalent groups. The research subjects were 76 students majoring in biology education at Universitas Mataram. The research was done to two experimental groups, namely the blended learning station rotation model (BLSRM) and regular learning (RL). The research instrument used a multiple-choice test which refers to the aspects of scientific literacy competence according to PISA. The data analysis technique was carried out descriptively, complete with the Hotelling's T2 test to test the effect of BLSRM on students' scientific literacy skills. The results showed that students' scientific literacy skills were in the very low category (mean BLSRM = 38.50, RL = 34.22) and there was no effect of BLSRM on students' scientific literacy skills (Hotteling Trace = .098 and Sig. = .080). To improve students' scientific literacy skills, BLSRM needs to be combined with other models such as problem-solving model, so it can be an effective strategy in science learning
Pendidikan Bagi Masyarakat Kategori Marginal Kawasan Pariwisata: Aplikasi Pendidikan Berbasis Praktik Sosial Sukardi Sukardi; Wildan Wildan; Akhmad Sukri
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 3 No 2 (2020): .
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (167.394 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v3i2.462

Abstract

Masyarakat marginal, seperti anak yang putus sekolah atau tidak melanjutkan studi karena berbagai faktor (ekonomi, geografi, sosial budaya) membutuhkan pendidikan alternatif bagi penyelesaiannya. Salah satunya adalah pendidikan berbasis praktik sosial,  karena mengarah pada kecakapan hidup atau usaha mandiri dengan memanfaatkan potensi kawasan, seperti kawasan pariwisata/ekowisata. Faktanya, cukup banyak masyarakat kategori tersebut, seperti di Kawasan Pariwisata/Ekowisata Sekotong. Sebagai contoh, berdasarkann survei di Kawasan Sekotong Barat terdapat lebih dari 100 orang anak kategori dimaksud. Oleh karenanya, aplikasi pendidikan berbasis praktik sosial dalam bentuk Demonstration Plotting (Demplot) usaha ekonomi produktif ini menjadi instrumen intervensi bagi penyelesaian permasalahan masyarakat kategori dimaksud. Beberapa produk sebagai basis praktik sosial, yaitu: souvenir kerang laut, souvenir cangkang kerang, budidaya kepiting bakau, dan kuliner. Hasilkegiatan  menunjukkan bahwa ketercapaian kompetensi minimal dalam memahami dan menciptakan produk usaha ekonomi produktif. Implikasinya adalah bahwa penguatan ekonomi masyarakat marginal melalui pendidikan berbasis praktik sosial dapat menjadi rujukan pada sektor pariwisata/ekowisata. 
Kelayakan LKS Berbasis Auditory Intellectually Repetition sebagai Bahan Ajar Alternatif Siswa Emi Wahyuni Maesarah; Akhmad Sukri; Herdiyana Fitriani
Empiricism Journal Vol. 1 No. 1: June 2020
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (610.138 KB) | DOI: 10.36312/ej.v1i1.261

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui validitas dan keterbacaan LKS berbasis Auditory Intellectually Repetition (AIR). Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan tiga tahap define, desain dan develop. Data penelitian dikumpulkan menggunakan lembar validasi dan angket keterbacaan LKS. Lembar kerja siswa yang telah disusun kemudian divalidasi oleh 3 validator ahli dan dilakukan uji keterbacaan kepada 21 siswa kelas VII. Adapun hasil penelitian pengembangan LKS berbasis Auditory Intellectually Repetition valid digunakan (skor: 3,28 dengan kategori valid), keterbacaan LKS dinyatakan baik (skor: 3,41 dengan kategori baik). Sehingga dapat disimpulkan bahwa LKS berbasis Auditory Intellectually Repetition layak dan dapat digunakan sebagai bahan ajar alternatif siswa.The Eligibility of Auditory Intellectually Repetition-Based Worksheets as Alternative Teaching Materials for StudentsAbstractThe purpose of this study was to determine the validity and legibility of Auditory Intellectually Repetition (AIR) based worksheets. This research is a descriptive quantitative research with three stages i.e define, design and develop. The research data were collected using a validation sheet and a student worksheet readability questionnaire. The student worksheets that had been compiled were then validated by 3 expert validators and readability tests were carried out on 21 class VII students. The results of research on the development of Auditory Intellectually Repetition-based worksheets were valid (score: 3.28 in the valid category), the readability of the worksheets was declared good (score: 3.41 in the good category). So it can be concluded that Auditory Intellectually Repetition-based worksheets was eligible and can be used as alternative teaching materials for students.
Uji Kandungan Logam Berat Timbal (Pb) Pada Sayuran Kubis (Brassica oleraceae) Yang Ditanam Di Pinggir Jalan Desa Pesanggrahan Kecamatan Montong Gading Kabupaten Lombok Timur Dalam Upaya Pembuatan Brosur Masyarakat Siti Nofiani Ulfa; Akhmad Sukri; Titi Laily Hajiriah
PEDAGO BIOLOGI Vol 10 No 1 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/pb:jppb.v10i1.14429

Abstract

Logam berat timbal  (Pb) diduga terkandung dalam sayuran kubis yang ditanam di pinggiran jalan desa Pesanggrahan kecamatan Montong Gading kabupaten Lombok timur. Hal tersebut diduga berasal dari bahan buangan kendaraan yang melintasi jalan desa tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan logam berat timbal (Pb) pada sayuran kubis yang ditanam di desa Pesanggrahan kecamatan Montong Gading kabupaten Lombok timur dalam upaya pembuatan brosur masyarakat. Analisis kandungan timbal dilakukan menggunakan metode AAS (Atom Absorbtion Spectrofotometri). Parameter yang diamati dari penelitian ini adalah kandungan logam berat timbal (Pb) pada sayuran kubis yang ditanam di pinggir jalan raya yang berjarak 2 meter, 5 meter dan 8 meter dari jalan raya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada sayuran kubis ada kandungan logam berat timbal (Pb) pada sayuran kubis yang ditanam di pinggir jalan dengan jarak 2 meter dari jalan raya sebanyak 0.1032 ppm, 5 meter dari jalan raya sebanyak 0.1652 ppm dan 8 meter dari jalan raya sebanyak 0.0207 ppm. Berdasarkan hasil penilaian dari dua validator ahli memperoleh poin dengan kualifikasi 3<S≤4 dan 4< S ≤ 5 yang artinya hasil pengembangan brosur baik dan layak untuk disebarkan ke masyarakat.
The effect of demographic factors on environmental knowledge among university students Akhmad Sukri; Muhammad Arief Rizka; Hadi Gunawan Sakti; Marheny Lukitasari; Elly Purwanti
International Journal of Evaluation and Research in Education (IJERE) Vol 11, No 4: December 2022
Publisher : Institute of Advanced Engineering and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/ijere.v11i4.22514

Abstract

This study explored and revealed the demographic factors that influence students' environmental knowledge (EK) in Indonesia. This survey research involved 1,345 students from 15 universities across Indonesia. The research employed a validated questionnaire on EK and was modified to match the circumstances in Indonesia. The instrument consisted of six statements with five scales namely 1=strongly disagree, 2=disagree, 3=indifferent, 4=agree, and 5=strongly agree. Five demographic variables were tested together to determine their effect on students' EK. Descriptive analysis, analysis of variance (ANOVA), and multiple linear regression were used to test the independent variables. The result of the study revealed that gender, study program, grade point average (GPA), and parents’ occupation variable have an effect simultaneously on students' EK (p<.05) with a contribution of 6.2% (R square=.062), while the students’ grade variable has no effect on EK (p>.05). Female students have better EK than male students (p<.05). The trend showed that the higher the GPA, the higher the EK of the student (p<.05). Hence, the trend showed that students whose parents have lower income tend to have better EK than those whose parents have higher income. Students in science education and computer course have better EK than science, non-science education, and social humanities study programs. This study implicated the importance of introducing environmental insights through education to increase students' EK in higher education.
Co-Authors . Kholik Abdul Gofur Ade Kurniawan Adia, Muhamad Amirudin Amirudi Any Fatmawati Aris Winaya Aulia Anggraini, Aulia Ayudya Lestari Azim, Ismul Aziz, Faizul Bayani Baiq Asma Nufida Baiq Rika Ayu Febrilia Baiq Yulia Pidiawati Bq. Muli Harisanti Bq. Sri Wahyuni Dharmawibawa, Iwan Doddy Dira Permana Efendi, Ismail Elly Purwanti Emi Wahyuni Maesarah Farida Fitriani Febriani, Puput Firdaus, Laras Fitriani, Herdiyana Fuad, Ramli Gita, Yuda Gito Hadi Prayitno Gito Hadi Prayitno, Gito Hadi Gito Hadiprayitno Gito Hadiprayitno Hadi Gunawan Sakti Hajiriah, Titi Laily Harisanti, Baiq Muli Ieke Wulan Ayu Ika Nurani Dewi Indah Purnamasari Indah Purnamasari Ismail Efendi Ita Chairun Nissa Jannah, Husnul Jeffry Handhika Jono Irawan Kusmiyati Kusmiyati Kusmiyati Kusmiyati Laksmi, Ni Wayan Maesarah, Emi Wahyuni Marheny Lukitasari Marheny Lukitasari Marheny Lukitasari Marheny Lukitasari Mariyam Al Haddar Masiah Masiah Masiah, Masiah Mhd Muhajir Hasibuan Mirawati, Baiq Mohamad Amin Munawer Pradana Nofisulastri, Nofisulastri Nur Lestari Pradana, Munawer Primawati, Sri Nopita Purnawati, Ni Komang Putra, Guyup Mahardian Dwi Riwu, Katty Hendriana Priscillia Rizka, Muhammad Arief Rusdi Hasan Safnowandi Safnowandi Safnowandi, Safnowandi Saidil Mursali Sapnowandi Sapnowandi Siti Nofiani Ulfa siti rabiatul fajri, siti rabiatul Sri Nopita Primawati Sri Utami Sri Utami Subagio Subagio Subagio Subagio, Subagio SUCIKA ARMIANI, SUCIKA Sudana, I Ketut Suharti Suharti Sukardi Sukardi Sumarjan Sumarjan, Sumarjan Suyasih, Made Syamsiyatuz Zahroatul Khoirotil U Titi Laily Hajiriah Titi Laily Hajiriah Usman Usman Usman Usman Wahyu Hidayat Wahyu Prihanta Wahyuni, Bq. Sri Wangiyana, I Gde Adi Suryawan Wildan Wildan Wulandari Wulandari