Claim Missing Document
Check
Articles

Gambaran Kualitas Hidup Perempuan Yang Menikah Diusia Dini Di Desa Sumampeno Kecamatan Wakorumba Utara Kabupaten Buton Utara Tahun 2023 Rahma Fanti; Ruslan Majid; Hartati Bahar
Vitamin : Jurnal ilmu Kesehatan Umum Vol. 2 No. 1 (2024): January : Jurnal ilmu Kesehatan Umum
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Kesehatan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/vitamin.v2i1.186

Abstract

Word Health Organization (WHO) Early marriage is a marriage carried out by a couple or one of the partners is still categorized as a teenager under 19 years of age. The aim of this research is to describe the quality of life of women who marry at an early age in Sumampeno Village, North Wakorumba District, North Buton Regency. This research is qualitative research with a phenomenological approach. The informants in this research consisted of 2 main informants, namely women who married at an early age, 2 key informants, namely female family members who married at an early age, and 1 supporting informant, namely the Head of Sumampeno Village. The data collection technique is by in-depth interviews and then the data is analyzed using the content analysis method. The physical domain of all informants felt pain. The sleep quality of all informants had poor sleep quality. The psychology domain, namely negative feelings, all informants experienced negative feelings. Body image/appearance means that all informants do not like their current body shape because of changes in body shape.
Pengaruh Media Poster Terhadap Peningkatan Pengetahuan, Sikap Dan Tindakan Guru Dalam Pemberian Imunisasi Campak Rubella Pada Murid Sekolah Dasar Di SD It Al Wahdah Kendari Tahun 2023 Siska Wulandari; Hartati Bahar; Kamrin Kamrin
OBAT: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2024): Januari : OBAT: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Kesehatan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/obat.v2i1.179

Abstract

Immunization is one of the measures to prevent the spread of disease in other areas which has been proven to be very cost effective. Measles rubella is a disease that can be transmitted through the air, namely when a sufferer sneezes or coughs. This disease can attack toddlers and children aged 9 months to 15 years, causing them to suffer from hearing loss, cataracts, speech delays and heart failure. This research aims to determine the effect of poster media on increasing knowledge, attitudes and actions of teachers in providing measles rubella immunization to elementary school students at SD It Al Wahdah Kendari in 2023. The research method used is a quantitative approach, pre experimental design type with research design one pre test-post test group. The research sample was 33 people using a total sampling technique. The instruments used in this research were questionnaires and posters. The results of this research show that the p-value of the Wilcoxon test for knowledge is 0.000, the attitude p-value is 0.000 and the action p-value is 0.000. It can be concluded that there is an influence of poster media on increasing teacher knowledge, attitudes and actions in providing measles rubella immunization because the p-value is <0.000.
EDUKASI PENCEGAHAN ANEMIA DENGAN PROGRAM GENERASIKU (GENCARKAN PHBS DAN ISI PIRINGKU) DI SMPN 12 KOTA KENDARI Hartati Bahar
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 03 (2024): JUNI 2024
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anemia merupakan masalah gizi mikro dan masih menjadi masalah kesehatan masyarakat global, baik di negara berkembang maupun maju, dengan implikasi serius terhadap kesehatan manusia dan pembangunan sosio-ekonomi. Berdasarkan data World Health Organization (WHO) tahun 2015, lebih dari 30% atau setara dengan 2 milyar orang didunia berstatus anemia, prevalensi anemia pada remaja usia 15 - 49 tahun sebesar 29,6%. Berdasarkan data Riskesdas 2018, prevalensi anemia pada remaja di Indonesia mengalami kenaikan anemia menjadi 48,09%. Edukasi ini dilakukan bertujuan untuk mencegah anemia pada remaja putri yang dilakukan di Di SMPN 12 Kendari dengan memperkenalkan program materi GENERASIKU, Penyuluhan ini menggunakan media poster yang didesain dengan materi yang singkat, padat dan jelas. Materi Edukasi ini juga menjelaskan tentang konsep Gizi seimbang dengan Isi Piringku yang harus lengkap unsur zat gizinya yaitu Karbohitrat/ makanan pokok, Protein. Buah juga sayuran dalam sekali makan. Edukasi ini juga memadukan antara materi dan games edukasi yang relevan sehingga menyenangkan bagi peserta edukasi. Peserta sangat antusias mengikuti edukasi ini dan diharapkan dengan menerapkan konsep GENERASIKU remaja putri akan terhindar dari anemia.
PENYULUHAN AYO SEHAT DIABETES (STARTEGI EFEKTIF HINDARI ANCAMAN TERKENA DIABETES) DAN PEMERIKSAAN KESEHATAN DI DESA WATUNGGARANDU KABUPATEN KONAWE TAHUN 2024 Sartiah Yusran; Hartati Bahar; Nur Aprillah; Rizqha Yulysa Nasir
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 03 (2024): JUNI 2024
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) merupakan penyakit tidak menular yang sifatnya jangka panjang dan jangka pendek karena komplikasinya sehingga menjadikan masalah kesehatan masyarakat utama. Diabetes merupakan penyakit yang berlangsung secara kronis hal ini disebabkan akibat kadar gula darah yang meningkat di atas batas nilai normal sehingga menyebabkan ganguan metabolik. Pengetahuan masyarakat yang kurang mengenai bahaya, pencegahan dan cara pengendalian penyakit diabetes ini yang menyebabkan penyakit ini semakin banyak terjad dimasyarakat sehingga perlu dilakukan penyuluhan dan edukasi kepada masyarakat terkhusus di desa Watunggarandu Kabupaten Konawe. Tujuan kegiatan ini ialah untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat di Desa Watunggarandu terkait penyakit diabetes melitus yang difokuskan pada pencegahan melalui pola makan sehat. Metode pelaksanaan yang digunakan ialah melalui penyuluhan dan pemeriksaan kesehatan. Berdasarkan hasil kuesioner pre-test dan post-test di dapatkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan dari hasil uji statistik yang dilakukan yaitu mengalami peningkatan pengetahuan setelah peyuluhan. Hal ini menandakan bahwa penyuluhan yang dilakukan berhasil. Kegiatan penyuluhan perlu dilakukan secara rutin dengan tujuan meningkatkan kesadaran masyarakat sehingga dapat menegdukasi dan memberikan pandangan dan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk perperilaku hidup sehat.
PENGENALAN KUDAPAN SEHAT DENGAN MEMANFAATKAN BAYAM PADA IBU BALITA DI POSYANDU WARASWANAWATI Muchtar, Febriana; Hartati Bahar; Devi Savitri Effendy; Hariati Lestari
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 1 No. 04 (2023): NOVEMBER 2023
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Balita membutuhkan asupan gizi untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangannya. Asupan gizi dapat diperoleh selain dari makanan utama juga dari kudapan. Kudapan yang diberikan bergantung pada pengetahuan orang tua, khususnya ibu balita. Pemilihan kudapan yang diberikan kepada balita harus berasal dari bahan-bahan yang aman serta dapat memenuhi asupan gizi balita. Tujuan Pengabdian kepada Masyarakat adalah untuk mengenalkan kudapan sehat kepada ibu balita dengan memanfaatkan sayuran sebagai pengganti pewarna makanan sintetis. Pelaksanaan kegiatan dilakukan di Posyandu Waraswanawati yang merupakan wilayah kerja Puskesmas Puuwatu Kota Kendari. Kegiatan dilaksanakan sesuai jadwal pelaksanaan Posyandu tepatnya bulan Juli 2023. Khalayak sasaran adalah ibu balita yang datang mengunjungi posyandu Waraswanati. Metode kegiatan dilakukan dengan cara sosialisasi dalam bentuk mengenalkan kudapan sehat berupa bolu kukus bayam kepada ibu balita. Hasil kegiatan menunjukan ibu balita mendapatkan pengetahuan tentang pemanfaatan bayam sebagai sayuran yang dapat digunakan sebagai pewarna alami dalam pembuatan kudapan sehat. Secara umum kegiatan pengabdian kepada Masyarakat berjalan lancar dan produk bolu kukus dapat diterima oleh ibu balita sebagai salah satu alternatif kudapan yang dapat diberikan kepada balita, khususnya yang sudah dapat mengonsumsi makanan kudapan.  
UJI COBA MEDIA POSTER DALAM PENCEGAHAN CAMPAK RUBELLA PADA MURID SEKOLAH DASAR DI SD IT AL WAHDAH KOTA KENDARI Siska Wulandari; Hartati Bahar; Kamrin
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 2 No. 01 (2024): JANUARI 2024
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Imunisasi merupakan salah satu tindakan pencegahan penyebaran penyakit kewilayah lain yang terbukti sangat cost effectiv. Campak Rubella merupakan penyakit yang dapat menular melalui udara yaitu ketika penderita penyakit tersebut bersin atau batuk. Penyakit ini dapat menyerang balita dan anak-anak yang berusia 9 bulan hingga 15 tahun sehingga dapat menyebabkan mereka menderita gangguan pendengaran, katarak, keterlambatan berbicara, dan gagal jantung. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk mengetahui kelayakan poster sebagai sarana dalam mengedukasi guru dalam upaya pencegahan campak rubella pada murid sekolah dasar di SD It Alwahdah Kota Kendari. Kegiatan ini dilakukan dalam tiga tahap, tahap pertama pemberian pre test, tahap kedua yaitu edukasi dengan media poster dan tahap ketiga pemberian post test. Sebanyak sebanyak 33 guru yang akan mendapatkan penyuluhan. Hasil Penilaian kegiatan ini menunjukkan bahwa nilai p-value dari uji wilcoxon terhadap pengetahuan yaitu 0,000, p-value sikap 0,000 dan p-value tindakan 0,000 karena p-value <0,000 Dapat disimpulkan bahwa media poster yang dibuat secara umum tergolong baik untuk digunakan sebagai media dalam mengedukasi guru tentang pencegahan campak rubella.
EDUKASI ANADALO MOMAHE (MENGINGAT POLA MAKAN SEHAT DAN ENAK) DI SD NEGERI 5 MORAMO UTARA, KONAWE SELATAN TAHUN 2024 Rahman; Hartati Bahar; Suhadi; Jafriati; Nurmaladewi; Paridah
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 2 No. 02 (2024): MARET 2024
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sekolah merupakan salah satu lembaga pendidikan formal. Sekolah merupakan subsistem pendidikan formal. Sekolah merupakan subsistem pendidikan, karena lembaga Pendidikan, karena lembaga pendidikan itu sesungguhnya identic dengan jaringan-jaringan kemasyarakatan, sebab dalam prosesnya terdapat aktifitas kemanusiaan dan pemanusiaan sejati . Sementara itu, siswa/i membutuhkan konsumsi pangan yang cukup dengan gizi seimbang karena masih mengalami masa pertumbuhan dan perkembangan. Siswa sekolah dasar menghabiskan seperempat waktunya untuk beraktivitas di sekolah. Mereka lebih banyak mengkonsumsi makanan jajanan. Hal yang perlu diperhatikan adalah pemilihan makanan jajanan yang baik untuk dikonsumsi sehingga tidak menimbulkan masalah Dyspepsia (Gangguan Pencernaan), maka dari itu tujuan dari kegiatan ini ialah untuk memberikan pemahaman kepada siswa (i) di SDN 5 Moramo Utara mengenai Dyspepsia (Gangguan Pencernaan), dan cara menerapkan pola makanan sehat melalui media poster. Berdasarkan hasil kuesioner pre test dan post test didapatkan bahwa ada perbedaan yang signifikan rata-rata pre test yang diberikan sebelum penyuluhan dan post test yang diberikan setelah penyuluhan. Hal ini menandakan bahwa pemberian poster kepada siswa (i) sebagai media penyuluhan telah berhasil merubah pengetahuan dan sikap mereka.
EDUKASI PROGRAM GEMAR SADAR (GERAKAN KAMAR MANDI SEHAT SEKOLAH DASAR) PADA SISWA SISWI SDN 03 LALONGGASUMEETO KABUPATEN KONAWE Hartati Bahar
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 2 No. 03 (2024): MEI 2024
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kamar Mandi adalah tempat yang bisa menjadi sarang penyebaran penyakit jika tidak memenuhi syarat kesehatan. Penyakit yang bisa menular karena kondisi ini adalah penyakit infeksi seperti diare. Kamar Mandi sehat adalah sarana utama yang menentukas sekolah sehat, namun tidak semua sekolah memiliki kamar mandi sehat. Tujuan dari kegiatan ini adalah sosialisasi kamar mandi sehat dan perilaku yang benar dalam mencegah diare pada murid sekolah dasar. Metode pelaksanaam kegiatan ini dilakukan dengan tema GEMAR SADAR” (Gerakan Kamar Mandi Sehat Sekolah Dasar) dan edukasi pencegahan diare, kegiatan ini diawali dengan pemberian pre-test, kemudian penyampain materi edukasi menggunakan media Power Point dan pemutaran video cuci tangan, kemudian dilakukannya praktek cuci tangan, diakhir edukasi diberikannya post-test. Hasil dari kegiatan ini menunjukan angka signifikan dengan hasil uji Paired T-Test p=0.000 < 0.05 sehingga disimpulkan terdapat perbedaan pengetahuan sebelum dan setelah diberikan edukasi.
Penyuluhan Kesehatan Reproduksi pada Remaja di Sma Negeri 9 Kota Kendari Sulawesi Tenggara Dea Febrian; Kesya Natania; Istiqomah Irwan; Inun; Dwi Kartika Puspitasari; Ramadhan Tosepu; Hariati Lestari; Febriana Muchtar; Hartati Bahar; Devi Savitri Effendy; Sartiah Yusran; Fadilla Ilmiah
Jurnal Pengabdian Cendekia Vol. 1 No. 2 (2025): Edisi Agustus
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/jpc.v1i2.54

Abstract

Kesehatan reproduksi remaja merupakan aspek penting dalam mendukung terciptanya generasi yang sehat dan bertanggung jawab. Namun, masih banyak remaja di Indonesia yang memiliki pemahaman terbatas mengenai kesehatan reproduksi, yang menyebabkan tingginya risiko perilaku seksual berisiko. Berdasarkan data nasional tahun 2022, Provinsi Sulawesi Tenggara menempati urutan ke-29 dalam jumlah kasus HIV/AIDS, dengan total 1.516 kasus. Di Kota Kendari sendiri, terjadi lonjakan kasus HIV yang cukup signifikan, yakni meningkat dua kali lipat pada tahun 2022. Tercatat sebanyak 272 orang dinyatakan positif HIV/AIDS dari bulan Januari hingga November di tahun yang sama. Penyuluhan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja melalui kegiatan penyuluhan yang diselenggarakan di SMA Negeri 9 Kendari. Metode yang digunakan adalah ceramah interaktif dan permainan edukatif Ranking Satu yang diikuti oleh 25 siswa sebagai kelas percontohan. Hasil pre-test menunjukkan skor rata-rata sebesar 92, sedangkan post-test menunjukkan skor rata-rata sebesar 98,6. Dengan demikian, terjadi peningkatan skor rata-rata sebesar 6,6 poin atau sekitar 7,17%. Penyuluhan ini dapat membantu meningkatkan kesadaran remaja serta dapat memahami pentingnya menjaga kesehatan reproduksi dengan cara yang benar. Sebaiknya, kegiatan seperti ini perlu rutin dilakukan di sekolah agar banyak remaja yang sadar akan pentingnya menjaga diri sejak dini.
Gambaran Akses Pelayanan Kesehatan Masyarakat Desa Sama Subur Kecamatan Motui Kabupaten Konawe Utara Paridah; Hartati Bahar; Ruslan Majid; Afifa Yunizah; La Ode Muh. Alief Mahabbah
Jurnal Praba : Jurnal Rumpun Kesehatan Umum Vol. 3 No. 4 (2025): Desember : Jurnal Praba : Jurnal Rumpun Kesehatan Umum
Publisher : STIKES Columbia Asia Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62027/praba.v3i4.613

Abstract

Access to healthcare services is a crucial determinant in improving community health, particularly in rural areas that face geographic and social challenges. This study aims to describe the accessibility and utilization of healthcare services among residents of Desa Sama Subur, Kecamatan Motui, Kabupaten Konawe Utara. A descriptive quantitative design was employed, with the population comprising all active household heads in the village. A total of 45 household heads were selected using total sampling. Data were collected through face-to-face interviews using structured questionnaires during the 2025 Field Learning Experience (Pengalaman Belajar Lapangan, PBL). Descriptive analysis was conducted and results were presented in frequency distributions and percentages.The findings indicate that the majority of respondents possess health insurance (88.9%); however, the utilization of healthcare facilities remains suboptimal, with only 48.9% having ever accessed services. Perceptions of healthcare accessibility varied, with 51.1% considering it easy and 46.7% reporting difficulty. Motorcycles were the most commonly used mode of transportation (77.8%), and community health centers (Puskesmas) were the most frequently utilized facilities (60.0%). Regarding service satisfaction, nursing staff behavior received the highest satisfaction rating (28.9%), while waiting time remained the main concern. In conclusion, healthcare access in rural communities is multidimensional, influenced not only by health insurance ownership but also by geographic factors, transportation availability, and service experience. Enhancing the utilization of healthcare services requires strengthening primary care and improving physical access to healthcare facilities.
Co-Authors Afifa Yunizah Agnes Mersatika Hartoyo Ahmad, Fakhrul Mubarak Alfaiga, Yulya Amalia Darma Munandar Anggun Saputri Gane Anika Nur Halisa Apriliana, Ruqayyah Atriani, Atriani Ayu Anisa Putri A Ayu Silpina Bagas Rifky Prasetyo Brigita Crista Payunglangi Cantika Alisyah Cinta Stevi Syela Dea Febrian Della Indriani Dera Kalvio Nita Devi Safitri Effendy Devi Savitri Effendy Devi Savitri Effendy Devi Savitri Effendy Devi Savitri Effendy, Devi Savitri Dhea Sakila Dwi Kartika Puspitasari Effendi, Devi Savitri Effendy, Devy Safvitri Faadihillah, Faiza Fadilla Ilmiah Febriana Muchtar Febriani, Imelda Ferniati, Ferniati Fifi Nirmala Fifi Nirmala G Gandhi, Saniyauli Grysh Claudia Suharmin Handayani, Listy Haqqiyah, Nur Hariati Lestari Harleli Harleli Harleli, Harleli Hawila Seleng Helvinawati Helvinawati Hibi, Wa Ode St. Iqlima Inayah Inun Irma Irmasari Irmasari Istiqomah Irwan Jafriati Julia Lambe Juliarto, Dion Jumakil Jumakil Kaliele, Sendi Selfiana Kamrin Kamrin Kamrin Kesya Natania Khalidah Izzatul Jannah Krisna Rendi Awalludin L. Lisnawati La Ode Ahmad Saktiansyah La Ode Ali Imran Ahmad La Ode Liaumin Azim La Ode Muh. Alief Mahabbah Lahata, Astrid Pratiwi Lestari , Hariati Listy Handayani Malida, Malida Maulana, Mey Sri Melinda Septiani Seba Mirnawati Mirnawati Muchtar, Febriana Muis, Asyhad Nabila Dwi Saputri Nani Yuniar Nilam Husnul Khatima Ninda Garnawati NINGSIH, NINGSIH Nofi Sofiana Nur Amal Sasmita Nur Aprillah Nur Cahyani Dwi Lestari Nur Nita Nur Satya Maliany Nurhasnah Said Nurmaladewi Nurmulya, Wa Ode Sitti Paridah Paridah Paridah Pitrah Asfian Prasetya, Fikki putu eka Meiyana Erawan Rahayanah Rahayanah Rahma Fanti Rahman Rahman Rahman Rakhmatullah Syawal Ramadhan Tosepu Ramadhan Tosepu Resqy, Resqy Nongri Anesta Rika Astrika Reski Rizki Eka Sakti Octaviani Rizqha Yulysa Nasir Rosalina Faiha Kirana Rosmini Rosmini Rosmini Ruslan Majid Sabia, Firsa Shal Safar, Yusniar Purnama Salfina Salfina Salmia, Salmia Sartiah Yusran Setiawan Marlino Siska Wulandari Siti Nurfadilah H Sitti Syaqinah Rahmatiah MZ Sri Kaltsum Fadilat. AR Sri Tungga Dewi Suhadi Suhadi Suhadi Suriyani, Wa Ode Suryani, Wa Ode Syawal K. Saptaputra Syawal, Mohammad Tina, Wa Tirsa Ayudya M Wa Atiqah Wa Ode Rizki Fatmala Wa Tina Waode Hety Dirahayu Welan, Andi Prianto Windy Rachmayanti Apandi Yeni Yeni Yonathan Mendila Yusran, Sartiah Zainab Hikmawati