Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : eProceedings of Art

PERANCANGAN 2D ANIMATE DALAM FILM ANIMASI BERJUDUL “TURNING POINT” TENTANG DAMPAK POSITIF DARI FENOMENA FOMO OLAHRAGA LARI Benly Ridwan; Arief Budiman; Muhammad Adharamadinka
eProceedings of Art & Design Vol. 13 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesehatan fisik masyarakat Indonesia saat ini masih tergolong rendah, di mana sebagian besartermasuk dalam kategori tidak bugar. Namun, situasi ini mulai berubah setelah munculnya fenomenaFear of Missing Out, atau FOMO. Dalam konteks olahraga, FOMO ternyata memberikan dampakpositif, seperti meningkatkan semangat untuk berolahraga di kalangan usia 18 hingga 25 tahun danmendorong seseorang untuk mencoba aktivitas fisik baru, misalnya lari. Penelitian ini akan membuatsebuah animasi pendek yang menggambarkan dampak positif dari FOMO sebagai cerita utamanya.Tujuan dari penelitian ini adalah memberikan edukasi sekaligus inspirasi bagi orang-orang yang sedangdalam usia produktif untuk mulai mengubah gaya hidup yang kurang aktif menjadi gaya hidup lebihsehat, dengan memanfaatkan adanya fenomena FOMO. Penelitian ini menggunakan metode kualitatifdengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan studi literatur. Data dianalisissecara deskriptif untuk mengetahui pola perilaku seseorang terkait FOMO dalam olahraga sertaefektivitas animasi sebagai media dalam mengubah persepsi mereka. Hasil penelitian menunjukkanbahwa media sosial memiliki peran penting dalam membentuk tren lari berbasis FOMO. Selain itu,penelitian juga menemukan bahwa pemahaman tentang audiens target, penggunaan cerita yangmenarik dan padat, serta teknik visualisasi animasi yang tepat sangat penting dalam membuat filmanimasi sebagai media edukasi mengenai fenomena FOMO dalam olahraga lari.Kata Kunci: FOMO, olahraga lari, animasi, media edukasi, dewasa awal
PERANCANGAN ANIMATING ANIMASI 2D “CAKRAWALA” SEBAGAI MEDIA INFORMASI GANGGUAN KESEHATAN MENTAL POSTPARTUM BLUES Misella Anandita Savira; Arief Budiman; Tiara Radinska Deanda
eProceedings of Art & Design Vol. 13 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pospartum Blues merupakan tahap pertama dalam gangguan kesehatan mental wanitapasca melahirkan yang memicu terjadinya perasaan tak nyaman bagi sang ibu akibatpengaruh perubahan mood, hormon, lingkungan, dan bisa juga bayi yang dilahirkannya.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana perancangan animasi, khususnyadi tahap animating sebagai media informasi mengenai gangguan mental pada wanitasetelah melahirkan tepatnya pada tahap Postpartum blues, agar dapat meminimalisirkemungkinan terburuk yang akan terjadi akibat gangguan mental ini. Sehingga dengananimasi yang dikemas dengan teknik yang tepat diharapkan bisa menjadi sarana informasiuntuk disebarluaskan ke ranah masyarakat umum demi menumbuhkan rasa simpati.Penelitian ini mengadopsi metode kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melaluiwawancara, observasi, dan kajian pustaka. Analisis data dilakukan dengan pendekatankualitatif yang diusulkan oleh Moleong, dengan pengolahan data dilakukan secaraberkelanjutan hingga mencapai kejenuhan. Penelitian ini akan berupa pemahamantentang penggarapan animasi 2D dengan teknik frame-to-frame dan motion graphic yangmengaplikasikan 12 prinsip Animasi. Penggarapan ini diharapkan dapat berguna untukpenyampaian pesan awareness di setiap tekniknya.Kata kunci: Animasi, Animate, Mental, Depresi Pasca Melahirkan, Hamil, Postpartum,Baby Blues
PERANCANGAN BACKGROUND 3D DALAM FILM ANIMASI BERJUDUL “TURNING POINT” TENTANG DAMPAK POSITIF DARI FENOMENA FOMO OLAHRAGA LARI Umar Jawad Mushoddiq; Arief Budiman; Muhammad Adharamadinka
eProceedings of Art & Design Vol. 13 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tingkat kebugaran masyarakat Indonesia masih tergolong rendah, dengan mayoritas beradadalam kategori tidak bugar. Namun di tengah kondisi tersebut, fenomena Fear of Missing Out ( FOMO)justru muncul sebagai pemicu positif dalam membentuk kebiasaan olahraga, terutama di kalanganusia produktif 18-25 tahun. Media sosial memainkan peran besar dalam menyebarkan tren olahraga,khususnya lari, yang memicu motivasi audiens muda untuk ikut serta agar tidak tertinggal secarasosial. Penelitian ini merancang sebuah film animasi pendek yang mengangkat fenomena FOMOolahraga sebagai narasi utama, dengan pendekatan visual yang komunikatif dan background yangrepresentatif. Animasi dipilih sebagai media karena kemampuannya menyampaikan pesan komplekssecara ringan dan efektif kepada target audiens muda. Perancangan ini bertujuan untukmengedukasi sekaligus menginspirasi generasi muda agar mulai menerapkan gaya hidup aktif dansehatmelalui pengaruh sosial yang positif.Kata Kunci: FOMO, olahraga lari, animasi, gaya hidup sehat, background 3D, generasi muda.
PERANCANGAN BACKGROUND ANIMASI 2D “CAKRAWALA” SEBAGAI MEDIA INFORMASI GANGGUAN KESEHATAN MENTAL POSTPARTUM BLUES Sophie Aisya Cahyadin; Arief Budiman; Tiara Radinska Deanda
eProceedings of Art & Design Vol. 13 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gangguan Psikologis pada Ibu pasca melahirkan Postpartum Blues merupakan hal yangawam terjadi pada ibu pasca melahirkan, didorong dengan berbagai faktor seperti adaptasikehidupan baru sebagai ibu hingga perubahan hormon pasca melahirkan. Namun, bila tidakditangani, kondisi tersebut dapat berkembang menjadi Depresi Pasca Melahirkan dan dalamkondisi terburuk menjadi Psikosis Pasca Melahirkan. Postpartum blues terjadi karena beberapamacam faktor, salah satunya yaitu kurangnya dukungan dari lingkaran sosial ibu seperti dari suamidan keluarga, juga ketidaksiapan menghadapi adaptasi ke kehidupan sebagai orang tua. Olehkarena itu, dibutuhkan media informasi bagi perempuan berusia 18-27 tahun yang memilikirencana untuk memiliki anak, berbasis dari data yang telah dianalisis untuk dijadikan sebuah acuandalam perancangan Background dalam film Animasi 2D. Animasi 2D memiliki kemampuan untukmenciptakan visual yang imajinatif dan dapat menghibur sekaligus memberikan informasi kepadakhalayak mengenai gejala dan dampak postpartum blues. Penelitian ini menggunakan metodepenelitian kualitatif, dengan pengumpulan data metode observasi, wawancara, dan studi pustaka.Penelitian ini diharapkan dapat membantu peneliti sebagai background artist dalam perancanganbackground yang dapat mendukung visual animasi 2D bertemakan Postpartum blues.Kata Kunci: Postpartum Blues, Animasi 2D, Background Artist
PERANCANGAN DESAIN KARAKTER ANIMASI 2D “CAKRAWALA” SEBAGAI MEDIA INFORMASI GEJALA POSTPARTUM BLUES Hasna Naila Martya Putri; Arief Budiman; Tiara Radinska Deanda
eProceedings of Art & Design Vol. 13 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kurangnya media informasi mengenai kondisi mental ibu pasca melahirkan dapat meningkatkan risikoterjadinya gangguan mental seperti postpartum blues, postpartum depression, hingga postpartum psychosis. Kondisiini dipicu oleh kombinasi faktor seperti perubahan hormonal, lingkungan yang kurang suportif, tekanan ekonomi, danstres emosional. Perancangan ini bertujuan untuk menciptakan desain dari karakter yang mengalami tekanan mentalakibat gangguan postpartum, khususnya melalui fenomena postpartum blues. Melalui perancangan ini, ciri-cirikarakter yang mengalami gejala tersebut dianalisis untuk menginformasikan pengalaman mengenai depresi pascamelahirkan postpartum blues dan orang sekitar yang berpengaruh. Hasil perancangan menunjukkan bahwa desainkarakter yang realistis, didukung oleh narasi emosional serta teknik animasi 2D yang tepat, mampu meningkatkanempati serta kesadaran masyarakat akan pentingnya memahami dan menangani gangguan postpartum blues. Dengandemikian, media visual seperti animasi dapat menjadi alat komunikasi yang efektif dalam menyampaikan isukesehatan mental ibu kepada khalayak luas secara menyentuh dan informatif. Harapannya, media ini juga dapatmembuka ruang diskusi yang lebih terbuka mengenai pentingnya dukungan mental bagi ibu.Kata kunci: animasi 2D, desain karakter, melahirkan, media informasi, postpartum blues.