p-Index From 2021 - 2026
10.165
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search
Journal : Empowerment

TRANSFORMASI PEMBELAJARAN DI PENDIDKAN NON FORMAL (Upaya mempersiapkan pendidik dan peserta didik dalam menghadapi tantangan global untuk menjadi manusia pembelajar) Ansori, Ansori; Samsudin, Asep
EMPOWERMENT : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Luar Sekolah Vol 2, No 1 (2013): Volume 2, No 1, Februari 2013
Publisher : IKIP Siliwangi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (367.134 KB) | DOI: 10.22460/empowerment.v2i1p1-15.588

Abstract

Krisis global melanda dunia, tidak kecuali dengan dunia pendidikan mengalami perubahan untuk menyesuaikan diri dengan perkembangan masyarakat global. Dunia pendidikan dituntut untuk mempersiapkan sumber daya manusia yang mampu bersaing dengan keadaan perubahan jaman mengikuti dinamika era globalisasi. Sungguh ironis dewasa ini, sekolah menjadi alat penjinakan memanipulasi perserta didik agar mereka dapat diperalat untuk melayani kepentingan kelompok berkuasa. Sekolah bukan menghasilkan peserta didik yang mencari kebenaran sejati. Sekolah hanya melahirkan para sarjana yang hanya mencari kekuasaan semata. Sekolah semata-mata dijadikan alat legitimasi sekelompok elite sosial yang mencari pembenaran kekuasaan belaka. Salah satu aspek penting dari sekolah adalah belajar, perubahan disposisi atau kemampuan seseorang yang dicapai melalui upaya orang lain, dan perubahan itu bukan diperoleh secara langsung dari proses pertumbuhan dirinya secara alami. Belajar merupakan upaya kontiyu yang disengaja (sadar) oleh seseorang dengan tujuan untuk mencapai tujuan belajar. Upaya untuk mencapai tujuan belajar tidak lain adanya perubahan tingkah lalu, memberikan petunjuk bahwa belajar itu sendiri merupakan dari tingkah laku manusia baik yang disadari atau tidak, yang mencerminkan adanya sikap dan perbuatan untuk belajar pada diri seseorang. Interaksi edukasi antara pendidik dan peserta didik. Strategi pembelajaran terlihat peranan dan penampilan yang berbeda antara kedua belah pihak. Pendidik melakukan upaya membelajarkan, sedangkan peserta didik melaksanakan kegiatan belajar. Belajar sebagai hasil menunjukkan perubahan tingkah laku yang dialami peserta didik setelah mengikuti suatu program pendidikan mencakup ranah kognisi, afeksi, dan psikomotorik. Kensy menyederhanakan belajar sebagai proses menjadi pengetahuan (knowledge), sikap (attitude), keterampilan (skills), dan harapan (aspiration).
Proses Pembelajaran Pendidikan Keaksaraan Berbasis Keluarga di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat Kandaga Desa Mayang Kecamatan Cisalak Kabupaten Subang Ansori Ansori
Empowerment : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Luar Sekolah Vol 1, No 1 (2012): Volume 1, No 1, Februari 2012
Publisher : IKIP Siliwangi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (399.524 KB) | DOI: 10.22460/empowerment.v1i1p%p.364

Abstract

Latar belakangg penelitian ini banyaknya buta aksara di Desa Mayang Kec. Cisalak Kab. Subang, maka Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat Kandaga mengupayakan meminimalisir penduduk yang belum melek aksara, skripsi ini berdasarkan masalah proses pembelajaran, hasil dan dampak pendidikan keaksaraan berbasis keluarga di PKBM Kandaga. Dengan tujuan memperoleh data tentang: (1) Bagaimana proses pembelajaran pendidikan keaksaraan berbasis keluarga yang dilaksanakan oleh PKBM Kandaga (2) Bagaimana hasil yang diperoleh setelah dilaksanakan proses pembelajaran pendidikan keaksaraan berbasis keluarga yang dilaksanakan oleh PKBM Kandaga (3) Bagaimana dampak yang diperoleh setelah dilaksanakan proses pembelajaran pendidikan keaksaraan berbasis keluarga yang dilaksanakan oleh PKBM Kandaga. Konsep yang digunakan adalah konsep pendidikan non formal, pembelajaran orang dewasa dan pendidikan keaksaraan berbasis keluarga. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Dalam penelitian ini jumlah responden lima orang, yang terdiri dari warga belajar yang memperoleh nilai evaluasi baik, sedang dan kurang, satu orang tutor dan satu orang pengelola. Berdasarkan perolehan data hasil penelitian sebagai berikut: (1) Proses pembelajaran pendidikan keaksaraan berbasis keluarga adalah pendamping keluarga mempunyai peranan penting, karena sebagian besar pembelajaran dilakukan bersama pendamping keluarga, tutor hanya sebagai pemantau, mengevaluasi hasil belajar di rumah (2) Hasil dari pembelajaran tersebut warga belajar mampu membeca, menulis, berhitung dan mempunyai keterampilan fungsionalnya seperti menanam nilam (3) Dampak  yang diperoleh oleh warga belajar adalah warga belajar mempu meningkatkan pendapatannya setelah mengikuti pendidikan keaksaraan berbasis keluarga. Kesimpulannya adalah warga belajar yang mengikuti proses pembelajaran pendidikan keaksaraan berbasis keluarga, mereka mampu membaca, menulis dan berhitung. Dari kegiatan fungsionalnya mereka menanam nilam agar dapat meningkatkan pendapatannya. Selain itu dampak yang berkaitan dengan peningkatan taraf hidup warga belajar seperti dalam kehidupan sosial ekonomi, penerapan perolehan belajar dalam lingkungan kerja, upaya membelajarkan orang lain, dan partisispasinya dalam pembangunan masyarakat atau dalam lingkungannya.
INCREASING COMMUNITY PARTICIPATION CAPACITY IN PAUD PROGRAM THROUGH PARENTING EDUCATION AT PUSAT KEGIATAN BELAJAR MASYARAKAT Ansori Ansori; Nunu Mahmud Firdaus
Empowerment : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Luar Sekolah Vol 9, No 1 (2020): Volume 9 Nomor 1, February 2020
Publisher : IKIP Siliwangi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (506.831 KB) | DOI: 10.22460/empowerment.v9i1p89-94.1459

Abstract

Early Childhood Education is an important program that must be carried out within the scope of the community who realized that the growth and development of children are important and needs attention. In this research, it has been determined PKBM Lentera Bangsa located in the PKBM Lentera Bangsa, Margahayu Selatan Village, Margahayu Sub-District, Bandung District to be the location of the research. Based on the identification results, it is found that the problem in the community is the difficulty of the PKBM institution in determining the appropriate parenting education model for parents of students in the Similar PAUD Units that provides a sustainable impact with community participation. Because there is a need for a solution to this problem, a parenting education program is implemented with the aim of increasing the capacity of community participation in the PKBM Lentera Bangsa. The target of this program is the parents of students in the Similar PAUD Units, PAUD teachers in Margahayu sub-district and Margaasih sub-district. The method of implementation is in the form of identifying program needs, preparing program plan recommendations, preparing plans and socializing program plans, implementing, evaluating and following up on programs. The results obtained are the discovery of a parenting education delivery model in the form of seminars for parents and teachers of Similar PAUD Units so that increasing community participation capacity is ongoing or can be carried out sustainably for the surrounding community.
IMPLEMENTATION OF THE STUDENT-LED CONFERENCE METHOD TO DEVELOP CHILDREN'S SELF-RELIANCE Dwiyani Hermawati; Ani Rohaeni; Sri Nurhayati; Ansori Ansori
Empowerment : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Luar Sekolah Vol 10, No 1 (2021): Volume 10 Nomor 1
Publisher : IKIP Siliwangi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/empowerment.v10i1p%p.2181

Abstract

This research aims to get an overview of the Student-Led Conference (SLC) method in developing the character of children's self-reliance in The Pelopor Nature School of Rancaekek Subdistrict, Bandung Regency. The research uses qualitative research. The method used to analyze the data is a qualitative descriptive approach. The subjects of this study were group B children, consisting of 15 children, parents of 5 students and two teachers. Research involves gathering information by observation, interviewing, and documentation. The data comes from formal documents such as observation sheets, and informal observations. A data analysis process using Miles & Huberman's interactive data collection, data visualization, data reduction, and drawing of a conclusion. The study showed that students who have been taught by the SLC method gain a certain amount of self-reliance. This is indicated by the child's confidence, courage, willingness to take risks and pride in doing their work. Keywords: Early Childhood,  Student-Led Conference Method, Self-reliance
EFFECTIVENESS OF HAIR CUT ENTREPRENEURSHIP TRAINING WITH EXPERIENTIAL LEARNING APPROACH TO IMPROVE ADOLESCENT ENTREPRENEURSHIP SKILL Rahmadi, Andri; Ansori, Ansori
Jurnal Empowerment Vol 14 No 1 (2025): February 2025
Publisher : IKIP Siliwangi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/empowerment.v14i1.2826

Abstract

This study aims to find a training model that can improve the entrepreneurial skills of teenagers. To achieve this goal, the research developed a training model with an experiential learning approach so that after haircut entrepreneurship training, the entrepreneurial skills of teenagers can be increased. This study is a multi-disciplinary study using pre-post-test experiments without using a control group with only one type of treatment. The results of this study proved effective in improving adolescent entrepreneurial skills which include the ability to observe, experiment, communicate and make decisions and increase economic independence. so that it can be used by practitioners or organizers such as PKBM or LKP at the district/city level. The pattern of implementation with experiential learning is expected to be a complement and reinforcement in increasing youth entrepreneurial skills which are supported by policy makers in this case the Cimahi City Education Office and the Manpower Office in disseminating this model as an alternative to preparing skilled youth. there are weaknesses, shortcomings and limitations in the implementation of research so that further studies and research are needed on hair cutting entrepreneurship training with an experiential learning approach to improve the entrepreneurial skills of these teenagers.  
THE ANALYSIS OF EDUCATION POLICIES AND THE IMPACT OF COVID 19 ON EDUCATION INSTITUTIONS IN INDONESIA Junaidi, Akh; Ansori, Ansori
Jurnal Empowerment Vol 14 No 1 (2025): February 2025
Publisher : IKIP Siliwangi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/empowerment.v14i1.3113

Abstract

Large-scale Social Restrictions taken as a policy of the Republic of Indonesia's government to break the chain of Covid-19 spread have had a major impact on teaching and learning activities in all educational institutions in Indonesia. In this difficult condition, of course, the role of educational institutions as a learning platform for all levels of society must continue to run optimally to support national development. Steps were taken by educational institutions as an alternative in implementing learning such as online-based distance learning and assignments or home projects. This study aims to analyze the policies taken by the central government in the realm of education and to determine the impact of Covid-19 on educational institutions in Indonesia. The method used in this research is descriptive with documentation study data collection techniques
PELATIHAN PEMBUATAN KONEKTOR MASKER MENGGUNAKAN BAHAN LIMBAH KONVEKSI PADA KARANG TARUNA DESA MEKARMUKTI Riky Oktaviana; Rukanda, Nandang; Ansori, Ansori
Jurnal Empowerment Vol 14 No 1 (2025): February 2025
Publisher : IKIP Siliwangi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/empowerment.v14i1.4996

Abstract

The training aim to increasing and strengthening the potential of Mekarmukti Village residents towards a healthy, intelligent and empowered society by utilizing materials from convection waste to make mask connectors, where masks are a primary or mandatory need for everyone during a pandemic like now. This activity begins with observations and interviews after that, its implementation using method training and mentoring for youth organizations in Mekarmukti village, numbering 10 people. The results of this activity show a positive impact in increasing the skills and awareness of members of the Mekarmukti Village youth organization in managing convection waste.
Co-Authors Abdullah Ali Achmad Hufad Adjat Sudrajat Aflich Yusnita Fitriana Agson Gani, Erzi Agus Hasbi Noor Ahmad Ramdhani, Ahmad Ahmad Zain Sarnoto Alam, Syah Khalif Amperiawan, Gita Anggi, M. Shahid Ani Rohaeni Anik Yuliani Aprilina Pawestri Arawan, Arawan Aripin, Faizal Ashri Bunga Dzikrillah ASPAHANI ., ASPAHANI Boriboon, Gumpanat Budi Siswinarto Bulefard, Adinda Religia Cendhy Satya Gumelar Choirunnisa Choirunnisa Dadan Ahmad Fadili Dadang Hermawan Deni Hermana Dewi Muti’ah Dewi Safitri Elshap Dewi Safitri Elshap, Dewi Safitri Dindin, Imanuel Dini Apriani Dodi Warsito Dudi Setiadi Dwiyani Hermawati Enur Aini Indriyani Erni Arum Nursanti Estherlita, Tiffany Euis Nurfaridah Fathurrachman Batara Sulo, Andi Fiqri Vigriawan Bataralipu, Andi Firdaus, Nunu Mahmaud Firdaus, Nunu Mahmaud Fitri Khoerunisa Furqon Nulhakim Galih Dani Septiyan Rahayu Hakim, Asep Abdurrahman Hanafi, Galih Hasan, Abdul Rokhim Heris Hendriana Heris Hendriana Heris Hendriana Heris Hendriana Husda, Nur Elfi Ihat Hatimah Indrayati, Ani Sri Ismayanti Ismayanti Isnaini, Ahmad Hardyan Istikarani, Mutya Jamilah Jamilah Jayawarsa, A.A. Ketut Jenal Arifin Junaidi, Akh Karwati, Lilis Karwati, Lilis Kerwanto Kusmana Kusmana Lenny Nuraeni, Lenny MARYANA, ANA Meinawati, Krisda Lakrisida Millenia, Dian Moch Dafha Ardya Mohamad Zubaidi Muhammad Yusuf Alhadihaq Muhammad Yusup Mulyono, Dinno Mustofa Kamil Nila Kurniasih, Novi Widiastuti Erni Puji Astuti Noor, Agus Hasbi Nunu Mahmud Firdaus Nur Asia, Nur Nurhanifa, Fathia Karunia Nurhasanah, Nisa Aulia Nursanti, Erni Arum Prima Suci Rohmadheny Prita Kartika, Prita Rahmadi, Andri Rahmat, Ramat Ratna Sari Dewi Repolinda, Repolinda Rifaldy, Rifki Riky Oktaviana Rini Anggraeni Ririn Hunafa Lestari Risnawan, Novan Riswani, Early Sifa Rita Dini Daryani Ritonga, Nurhayani Rosita, Tita Rostikawati, Yeni Hasanah Rozaq, Aryana Arif Muhammad Rudi Amir Sabintang Rudi Amir, Rudi Rukanda, Nandang Sabarati, Absaralita Safuri Musa Sakina, Siti Salma Aisyah Fazrulloh Awaliyah Samsudin, Asep Saputra, Holis Angga Saragih, Ester Yulinar Br Sarah, Siti Sarah Rahmayanti Sari, Deti Yuanita Septiani, Thia Setiadi, Dudi Setiawan, Devi Siylvia Shavira Nurislam, Jihan Sheilla Zalzabilla Aljabar Siti Mahriyani Marsegi siti nurjanah Somantri, Ade Sri Indarsih Sri Nurhayati Sri Nurhayati Sri Nurhayati Subur Binyati Suciati Suciati Sugeng Riyadi Sugita Sugita Sulistyowati, Tussi Sumaryadi Sumaryadi, Sumaryadi Supriyatno Supriyatno Susanti, Esti Nurwita Susanto, Sadi Suyitno, Mohtar Syaodih, Cahya Syifa Mukharomah Tiffany Estherlita Tiffany Estherlita Tiffany Estherlita Tiffany Estherlita Tika Santika Ulfiah, Ulfiah Westhisi, Sharina Munggaraning Yanti, Rika Putri Yusri, Naelul Yusuf Muhyiddin