p-Index From 2021 - 2026
6.091
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Electrical and Computer Engineering Jurnal Planologi Sultan Agung Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) Semantik TELKOMNIKA (Telecommunication Computing Electronics and Control) Prosiding Seminar Nasional Sains Dan Teknologi Fakultas Teknik JIPSINDO (Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia) Speed - Sentra Penelitian Engineering dan Edukasi Masyarakat, Kebudayaan dan Politik International Journal of Artificial Intelligence Research Bianglala Informatika : Jurnal Komputer dan Informatika Akademi Bina Sarana Informatika Yogyakarta Indonesian Journal on Software Engineering (IJSE) JURNAL MUQODDIMAH : Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora JURNAL ILMIAH HUKUM DIRGANTARA Fajar Historia: Jurnal Ilmu Sejarah dan Pendidikan Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Informatika dan Rekayasa Perangkat Lunak Abdimas Toddopuli: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Journal of Political Issues BIHARI: JURNAL PENDIDIKAN SEJARAH DAN ILMU SEJARAH JOELS: Journal of Election and Leadership Best : Journal of Applied Electrical, Science and Technology Jurnal Syntax Fusion : Jurnal Nasional Indonesia Jurnal Pengabdian Masyarakat Kedokteran International Journal of Humanities Education and Social Sciences International Journal of Informatics, Economics, Management and Science Indonesia Law Review (ILREV) Journal of Multimedia Trend and Technology Peradaban Journal of Law and Society Begawan Abioso Innovative: Journal Of Social Science Research Compact: Spatial Development Journal JOURNAL EDUCATIONAL MANAGEMENT REVIEWS AND RESEARCH Journal of Infrastructure Policy and Management (JIPM) Society International Conference On Social Science Education Proceeding Public Knowledge Berita Biologi
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Public Knowledge

Representation of the Identity of the Indonesian Ulama Council in Fatwa Regarding Religious Blasphemy in the Case of Basuki Tjahaja Cahaya Purnama (Ahok) Kharismawati, Mery; Hidayat, Arief
Public Knowledge Vol 1 No 1 (2024): Edisi Perdana
Publisher : PT. Data Jaringan Visual Indonesia (Djava)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62771/pk.v1i1.5

Abstract

MUI's fatwa in the case of blasphemy and insulting clerics by Ahok is a complex event. It not only signifies the rise of political Islam in the arena of contestation but also symbolizes the presence of identity representation. MUI through its fatwa seems to confirm the presence of sectarian identity based on religion. This refers to Johnson's concept that the media text leads to something behind it. By analyzing the fatwa, it becomes clear that through its text, MUI not only shows itself as an affirmation of Islamic identity as the dominant but also as a binary differentiator in the cultural representation of Indonesian society in various other dimensions. By using a text analysis approach and also a literature study, the author concluded that MUI has opened political identity in the electoral arena. The issuance of MUI fatwa text in Ahok's case has opened a new level of cultural representation dynamics, through religious identity that goes hand in hand with electoral contestation.
Pertarungan Islam Global Dalam Dinamika Politik Indonesia Pasca Reformasi Firdaus, Mohamad; Hidayat, Arief
Public Knowledge Vol 1 No 2 (2024): Agustus 2024
Publisher : PT. Data Jaringan Visual Indonesia (Djava)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62771/pk.v1i2.10

Abstract

Tulisan ini hendak membahas mengenai pertarungan Islam global dalam dinamika politik Indonesia pasca reformasi. Perjalanan Islam sebagai agama dari jazirah arab menimbulkan banyak perubahan lansekap di negara-negara lain yang menerimanya sebagai ajaran sebuah agama baru. Konteks Islam global disini mengacu pada adnya penyebaran agama Islam secara universal dengan menembus batas teritorial negara lainnya. Appadurai menyebutkan bahwa globalisasi membawa adanya perubahan pada aras sosio kultural masyarakat dengan menyebarnya pandangan tentang ruang (scape). Dalam praktiknya, universalisme islam ini mendapat beragam perlakuan. Di Indonesia khususnya, arah Islam sebagai ajaran dan lembaga terbagi menjadi pecahan yang sangat multi. Dua besar diantaranya masuk dalam aliran “Islam puritan” dan “Islam kultural”.  Mereka yang masuk dalam Islam puritan cenderung pada tafsir lateral mengikuti “kebudayaan asal Islam”, sedangkan yang lebih kultural telah disesuaikan dengan situasi dan kondisi masyarakat. Artikel ini menggunakan metode penelitian kualitatif tekstual dengan menggunakan instrumen tinjauan pustaka yang relevan. Kesimpulan artikel ini didapatkan bahwa globalisme Islam yang ada di Indonesia tidak hanya masuk sebagai agama baru, namun telah menjelma menjadi kekuatan yang digunakan untuk menaklukkan sendi-sendi perikehidupan sosial, politik dan kultural yang ada di Indonesia.
Analisis Kritis atas Peran Instagram dalam Representasi Pariwisata dan Konstruksi Identitas Budaya: : Studi Kasus Pada Makam Raja Yogyakarta Kharismawati, Mery; Hidayat, Arief
Public Knowledge Vol 2 No 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : PT. Data Jaringan Visual Indonesia (Djava)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62771/pk.v2i2.29

Abstract

Instagram has become a major tool in shaping tourism representation and constructing cultural identity. This research analyzes how the Tomb of the Mataram Kings in Yogyakarta is represented on Instagram @kratonjogja and its impact on tourists' interpretations. Using a critical phenomenology approach, the study argues that Instagram is not merely a promotional platform but also an instrument of symbolic domination that aestheticizes and commodifies cultural heritage. Through digital content analysis, in-depth interviews, and participatory observation, this study reveals that tourists' experiences are increasingly mediated by digital expectations, diluting the historical and spiritual significance of the sites. Consequently, this study underscores the necessity for a critically informed tourism management strategy to mitigate the symbolic dominance of digital platforms while safeguarding the historical-spiritual integrity of cultural sites within contemporary tourism promotion dynamics.
Co-Authors Absor, Nur Fajar Adam Darmawan, Marino Afnizar, Ikmal Afu'ah Afu'ah Ahmad Asif Saifullah Aisya, Sitti Akhmad Darmawan Akhmad Pandhu Wijaya, Akhmad Pandhu Alfauzi, Bani Adam Andriono , Rudi AP, Yuana Cita Appulembang, Rivaldo Ariani, Novita Aris Sugiharto Artayasuinda, Sisi Arya Wirayudha, Faishal Aulia Apriliani Akhadun Bayu Surarso Ciptorini, Ariesia Dewi Deni Hardianto Dewi, Arifiana Wungu Kartika Dina Sri Lestari Dinayah, Eva Edytia, Muhammad Devandra Falih Kurnia Gustiawan, Muhammad Fandani, Mona Fatimatul Ulya Faza Razaqa Asmar Djauhari, Fityah Firmansyah Firmansyah Handayani , I Gusti Ayu Ketut Rahmi Harianto, Yudi Hendris Hendarsyah Kurniawan, Hendris Hendarsyah Heni Ismiyati Henry Anggoro Djohan Herza, Herza Hideki Yaginuma, Hideki Ibrahim Ibrahim Iis Sumarni, Nuraida Rahmah Wati Dewi Iis Wahyuni Irfan Santiko Irhamni, Muhammad Ricza Izzatul Maghfiroh Kintani , Nabila Endina Kurnia, Mohammad Ikhsan Kurniasyih, Siti Lasiyo Lasiyo Lasiyo Lasiyo, Lasiyo Lita Tyesta ALW Mayola, Putri Medi Hendra, Medi Megawati - Mery Kharismawati Migunani Migunani Minarti Minarti Miranda, Ade Miswar Ariansyah Mohamad Firdaus, Mohamad MP, Eva Linandra Muhammad Rendi Ramdhani Murendah Tjahyani Mustofa, Umar Mutiarany Nadia Almira Jordan Nadik, Jeni Najla, Nadira Hulwatun Nugroho, Rizky Arief Nugroho, Rizky Arif Nurulita, Darliani Prasad Wirawan, Prasad Pratiwi Astha, Dwinsani Primahana, Gian Putri Aisyah, Putri Putri Novita Sari Putri, Nur Herliana Rahayu Permana Rahmadi, Raden Yoseph Gembong Rahmat Aris Pratomo Rakhman, Akhmad Syaekhu Rayhana, Devita Riza Agustina, Triya Rizky Octa Putri Charin Rohman, Muhamad Nur Rudi Hermawan Rudy Hartadi Rudy Hartadi Rulliannor Syah Putra Sabo, Gan Sagita Rochman Salwa Fadhilah, Atikah Sandy Pratama Santosa, Yusuf Budi Prasetya Setia Budi, Ariyadi Setyoko , Budi Shintaro Terabe, Shintaro Sikki, Nurhaeni Siti Maghfiroh Soebjanto, Sonny Subekti, Nanang Sugeng Bayu Wahyono Sukirno Sukirno Sumarwan, Untung Susilo, Tarsisius Umy Mukhofifah Umy Mukhofifah Victor Gayuh Utomo Wahyudi, Hafidz Akbar Wijaya, Nieke Andina Wildania Al Gani, Akhmel Wulan Budi Astuti Yuni Pratiwi Yusa Djuyandi Zuhrof Karima Hamidah