Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

The Impact of Frequency and Duration of Aerobic Dance on Cardiorespiratory Fitness in Adolescent Girls Poppy Elisano Arfanda; Ians Aprilo; M. Adam Mappaompo; Arimbi; Benny Badaru
Journal Physical Health Recreation (JPHR) Vol 6 No 1 (2025): Journal Physical Health Recreation (JPHR)
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jphr.v6i1.5201

Abstract

This study investigated the effect of aerobic dance frequency and duration on cardiorespiratory fitness in adolescent girls in Makassar. Using a quasi-experimental pre-test and post-test control design, 40 girls aged 17–22 were divided into experimental and control groups (n=20 each). The experimental group performed aerobic dance three times per week for 45–60 minutes over eight weeks, while the control group continued routine activities. Cardiorespiratory fitness was measured using the 12-minute Cooper Test. Data analysis included normality, homogeneity, paired t-tests, and independent t-tests. Results indicated a significant VO₂max improvement in the experimental group (Δ mean = +4.70; p < 0.001) compared to no significant change in the control group (Δ mean = -0.35; p > 0.05). The post-test difference between groups was also significant (t = -3.756; p < 0.001). Regular aerobic dance effectively enhances cardiorespiratory fitness in adolescent girls.
Evaluasi Keterampilan Teknik Dasar Passing Bola Basket pada Siswa Ekstrakurikuler SMA Negeri 4 Makassar Nurliani; Arimbi
Journal Physical Health Recreation (JPHR) Vol 6 No 1 (2025): Journal Physical Health Recreation (JPHR)
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jphr.v6i1.5259

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi keterampilan teknik dasar passing bola basket (chest pass, bounce pass, overhead pass) pada siswa ekstrakurikuler SMA Negeri 4 Makassar. Metode penelitian menggunakan desain kuantitatif deskriptif dengan pengukuran keterampilan motorik melalui tes lapangan standar. Sampel terdiri dari 40 siswa ekstrakurikuler bola basket (usia 16-18 tahun) yang aktif berlatih minimal 4 bulan. Instrumen meliputi tes chest pass (akurasi 5 meter), bounce pass (pantulan kontrol 4 meter), dan overhead pass (jarak 7 meter) dengan reliabilitas Cronbach's α=0,89. Data dikumpulkan dalam 3 sesi tes dengan interval 5 hari untuk mengukur konsistensi, dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji reliabilitas ICC, dan korelasi Pearson. Hasil menunjukkan keterampilan chest pass sangat baik (mean=84,2%; SD=7,8), bounce pass baik (mean=78,5%; SD=9,2), overhead pass cukup-baik (mean=72,1%; SD=10,4), dengan rata-rata keseluruhan 78,3% kategori baik. Faktor pengaruh utama adalah frekuensi latihan (r=0,67), koordinasi mata-tangan (r=0,71), dan pengalaman kompetisi (r=0,59). Siswa laki-laki unggul signifikan pada semua teknik (p<0,05). Penelitian menyimpulkan bahwa keterampilan passing siswa ekstrakurikuler SMA N 4 Makassar berada pada level baik, namun overhead pass memerlukan latihan intensif untuk mencapai standar kompetitif. Temuan ini menjadi baseline untuk pengembangan program latihan spesifik passing di tingkat SMA Sulawesi Selatan.