Claim Missing Document
Check
Articles

The Effect of Temperature and Roasting Duration on Physical Characteristics and Sensory Quality Of Singgalang Arabica Coffee (Coffea arabica) Agam Regency Rince Alfia Fadri; Kesuma Sayuti; Novizar Nazir; Irfan Suliansyah
Jurnal Ilmu dan Teknologi Terapan Pertanian Vol 3 No 2 (2019): Journal of Applied Agricultural Science and Technology
Publisher : Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32530/jaast.v3i2.117

Abstract

The purpose of this study were to determine the effect of temperature and roasting duration on physical characteristics and quality of arabica coffee sensory,: find out the best temperature and roasting duration treatmen to physical characteristics and quality of arabica coffee sensory. This study used a factorial complete randomized design with two factors (200°C, 220°C and 240°C) and duration of roasting (12, 15, and 18 minutes). The variables observed in this study were rendemen (sucrose content of sugar cane crop or sample), water content, color value, acidity and sensory test of arabica coffee. The results showed that temperature and duration of roasting had effect on rendemen, water content, color value, acidity, flavor, taste and color of arabica coffee. The temperature of 220 ° C with 12 minutes of roasting is produceed the best physical characteristics and sensory quality of Singgalang arabica coffee, with 88.1% of rendemen, 1.23% of water content (bb), different color L (Lightness) 6,07, acidity 5.81, scent score 3.5), taste score value of 3.2, color score 3.6.
Production Process and Quality Testing of Arabica Ground Coffee (Coffee arabica L) Solok Regency, West Sumatera Rince Alfia Fadri; Kesuma Sayuti; Novizar Nazir; Irfan Suliansyah
Jurnal Ilmu dan Teknologi Terapan Pertanian Vol 4 No 1 (2020): Journal of Applied Agricultural Science and Technology
Publisher : Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32530/jaast.v4i1.135

Abstract

One of the types of coffee cultivated in Solok Regency is Arabica Coffee (Coffea Arabica L). The quality of the coffee produced can be influenced by the proper harvesting and post-harvest process so as to produce ground coffee with good quality. This research is done by the method of observation, descriptive, and hedonic test. Ground coffee produced in Solok Regency has a semi-mechanical harvesting process while the post-harvest process begins with the release of the skin and meat of the fruit, subsequent drying, and release of the skin of horns, sorting and grading, roasted, milling and packaging. This research aims to study the processing and quality of Arabica Ground Coffee in Solok Regency.
ANALISIS MANAJEMEN STRATEGI PENGEMBANGAN INDUSTRI TAHU SKALA MENENGAH DIKOTA PADANG Atqonnul Fadli; Gunarif Taib; Novizar Nazir
Jurnal Teknologi Pertanian Andalas Vol 25, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jtpa.25.2.120-129.2021

Abstract

Industri tahu di kota Padang mengalami keterbatasan dalam mengembangkan usahanya. Hal ini dikarenakan pelaku usaha tidak memahami faktor internal yaitu kekuatan dan kelemahan serta faktor eksternal yaitu peluang dan ancaman dari usaha tersebut. Tujuan penelitian adalah (1) Menganalisis faktor internal dan eksternal yang berpengaruh terhadap industri tahu, (2) Mendapatkan beberapa poin strategi pada industri tahu, serta (3) Menganalisis prioritas strategi mana yang paling efektif diterapkan dalam mengembangkan industri tahu dikota Padang. Metode pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi dan wawancara. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan matriks Internal Factor Evaluation (IFE), External Factor Evaluation (EFE), Strengths, Weaknesses, Opportunities and Threats (SWOT) dan Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM). Hasil analisa yang telah dilakukan didapatkan nilai IFE 3.55 dan EFE 3.46. Adapun dari analisi SWOT didapatkan 9 alternatif strategi. Berdasarkan analisa matriks QSPM prioritas strategi yang paling cocok untuk diterapkan adalah dari aspek pemasaran yaitu memperluas wilayah penjualan ke luar daerah dan pasar-pasar modern seperti supermarket, rumah makan, catering-catering, rumah sakit, panti asuhan, dan lain lain.
ANALISIS NILAI TAMBAH PELAKU RANTAI PASOK GAMBIR DENGAN METODE HAYAMI TERMODIFIKASI Hendra Saputra; Novizar Nazir; Rina Yenrina
Jurnal Teknologi Pertanian Andalas Vol 22, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (680.154 KB) | DOI: 10.25077/jtpa.22.1.73-78.2018

Abstract

Gambir merupakan komoditas unggulan Sumatera Barat, produktivitas rantai pasok gambir saat ini masih memiliki kendala dari tingkat keuntungan yang tidak setara di setiap aliran rantainya. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui nilai tambah yang diperoleh di setiap pelaku rantai pasok gambir. Mekanisme rantai pasok gambir diidentifikasi menggunakan metode kualitatif. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan sistem yang didukung dengan metode Hayami termodifikasi untuk menghitung nilai tambah. Pada skala industri kapasitas pabrik pengolahan eksportir gambir 1250 kg gambir/jam dan tingkat harga jual gambir masyarakat Rp. 45.000/kg, harga Gambir katekin (Produksi eksportir) Rp 189.000/kg di dapat hasil perbandingan nilai tambah Petani (11%) : Pedagang pengumpul (30 %) : Eksportir lokal (60 %). Dari total nilai tambah yang dihasilkan sebesar Rp.322.602.481.833 pertahun terlihat perbandingan nilai tambah diantara para pelaku rantai pasok gambir yaitu petani, pedagang pengumpul, dan eksportir lokal dimana petani memperoleh Rp. 20.052/kg, pedagang pengumpul Rp. 55.135/kg dan eksportir lokal Rp. 110.813/kg.  Berdasarkan besaran nilai tambah per kg gambir yang diperoleh disetiap rantai pasok gambir, eksportir lokal menerima bagian pendapatan yang lebih baik dibandingkan dengan petani dan pedagang pengumpul.
Review Literature : DECISION SUPPORT SYSTEM UNTUK PENGOLAHAN KELAPA TERPADU Hermiza Mardesci; Santosa Santosa; Novizar Nazir; Rika Ampuh Hadiguna
JURNAL TEKNOLOGI PERTANIAN Vol. 5 No. 2 (2016)
Publisher : Prodi Teknologi Pangan Fakultas Pertanian Universitas Islam Indragiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/jtp.v5i2.91

Abstract

Makalah ini bertujuan untuk melihat sejauh mana penelitian terkait sistem pendukung keputusan dan pengolahan kelapa terpadu yang telah dilakukan pada riset-riset terdahulu. Metode yang digunakan adalah dengan melakukan review jurnal-jurnal terkait pengolahan kelapa terpadu, dan sistem pendukung keputusan. Didapatkan sekitar 100 buah jurnal. Dari hasil review jurnal didapatkan gap pengetahuan yang akan diisi adalah mengaplikasikan konsep DSS untuk pengolahan kelapa terpadu, sehingga penggunaan bahan baku kelapa untuk pengolahan bisa dioptimalkan. Untuk mengoptimalkan penggunaan bahan baku dalam pengolahan kelapa terpadu, bisa dilakukan dengan bantuan Sistem Pendukung Keputusan. SPK ini bisa membantu petani kelapa dan pihak terkait untuk memutuskan pengolahan kelapa yang akan dipilih sehingga penggunaan bahan baku bisa optimal.
ANALISIS KELAYAKAN FINANSIAL INDUSTRI KECIL GULA KELAPA (Studi Kasus di Kecamatan Kempas, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau) Hermiza Mardesci; Santosa Santosa; Novizar Nazir; Rika Ampuh Hadiguna
JURNAL TEKNOLOGI PERTANIAN Vol. 6 No. 1 (2017)
Publisher : Prodi Teknologi Pangan Fakultas Pertanian Universitas Islam Indragiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/jtp.v6i1.98

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan industri kecil gula kelapa secara finansial. Penelitian dilaksanakan di Kecamatan Kempas Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau, Indonesia. Dari 4 pengrajin gula kelapa yang terdapat di lokasi penelitian, digunakan dua pengrajin sebagai sampel. Analisis data yang digunakan yaitu untuk mengetahui proses produksi gula kelapa, dan untuk mengetahui kelayakan finansial industri kecil gula kelapa dengan menggunakan metode NPV, Net B/C Ratio, dan IRR. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses produksi gula kelapa meliputi penyadapan nira, penyaringan, pemasakan, pencetakan, dan pengemasan. Industri kecil gula kelapa ini layak dikembangkan berdasarkan analisis finansial. Nilai NPV sebesar 125.133,98 dengan diskon faktor 10 %, Net B/C Ratio sebesar 4,53 dan nilai IRR sebesar 42 %.
PENENTUAN PRODUK PROSPEKTIF DARI TIGA PRODUK UNGGULAN OLAHAN KELAPA DI KABUPATEN INDRAGIRI HILIR, RIAU Hermiza Mardesci; Santosa Santosa; Novizar Nazir; Rika Ampuh Hadiguna
JURNAL TEKNOLOGI PERTANIAN Vol. 6 No. 2 (2017)
Publisher : Prodi Teknologi Pangan Fakultas Pertanian Universitas Islam Indragiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/jtp.v6i2.103

Abstract

Indragiri Hilir merupakan salah satu kabupaten di Riau yang menghasilkan cukup banyak kelapa. Kelapa tersebut berpotensi untuk dilakukan pengolahan lebih lanjut untuk menghasilkan berbagai macam produk olahan. Pada tulisan ini akan membahas kajian pengembangan agroindustri kelapa, yang meliputi pemilihan alternatif produk olahan komoditas kelapa.Penentuan kriteria dan alternatif produk olahan kelapa pada penelitian ini dilakukan dengan studi pustaka dan diskusi dengan pakar. Wawancara dengan menggunakan kuisioner dilakukan terhadap pakar untuk mengetahui preferensi pakar terhadap alternatif berdasarkan kriteria yang telah ditentukan. Wawancara dilakukan terhadap tiga orang pakar, yang meliputi akademisi, tenaga penyuluh, dan pendamping kelompok tani.Metode pengolahan data pada penelitian ini adalah dengan menggunakan teknik fuzzy group decision making, pengambilan keputusan kelompok secara fuzzy dengan preferensi independen menggunakan multi expert multi criteria decision making (ME-MCDM).Dari hasil analisis dengan menggunakan teknik fuzzy non numeric decision making diperoleh produk yang prospektif untuk dikembangkan adalah minyak kelapa.
METODE PENETAPAN TITIK KERITIS, DAYA SIMPAN DAN KEMASAN PRODUK INSTAN FUNGSIONAL Retti Ninsix; Fauzan Azima; Novelina Novelina; Novizar Nazir
JURNAL TEKNOLOGI PERTANIAN Vol. 7 No. 1 (2018)
Publisher : Prodi Teknologi Pangan Fakultas Pertanian Universitas Islam Indragiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/jtp.v7i1.112

Abstract

Informasi umur simpan merupakan salah satu informasi yang wajib dicantumkan oleh produsen pada kemasan produk pangan, Kewajiban produsen untuk mencantumkan informasi umur simpan ini telah diatur oleh pemerintah dalam UU Pangan tahun 1996 serta PP Nomor 69 tahun 1999 tentang Label dan kadaluarsa (umur simpan) pada setiap kemasan produk pangan. Hal ini terkait dengan keamanan produk pangan tersebut dan untuk menghindari pengkonsumsian pada saat kondisi produk sudah tidak layak dikonsumsi. Untuk itu perlu ditelaah mengenai regulasi titik kritis, umur simpan dan kemasan, dalam upaya memperpanjang umur simpan produk pangan khususnya produk instan fungsional. Pengolahan untuk memperpanjang umur simpan produk pangan perlu mengantisipasi faktor-faktor yang dapat menimbulkan kerusakan mutu. Penentuan umur simpan juga perlu mempertimbangkan faktor teknis dan ekonomis berkaitan dengan upaya distribusi produk yang di dalamnya mencakup keputusan manajemen yang bertanggung jawab.
DINAMIKA SISTEM PENDAPATAN PETANI DAN PRODUKSI MINYAK NILAM Dina Rahmayanti; Rika Ampuh Hadiguna; Santosa Santosa; Novizar Nazir
Seminar Nasional Teknologi Informasi Komunikasi dan Industri 2017: SNTIKI 9
Publisher : UIN Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (571.836 KB)

Abstract

Potensi daerah dapat diketahui dari besarnya pendapatan dan jumlah produksi dalam waktu tertentu. Berdasarkan wawancara yang dilakukan pada beberapa orang petani di Pasaman Barat keuntungan dan jumlah produksi minyak nilam yang dihasilkan memiliki kecenderungan berubah setiap waktu karena dipengaruhi oleh banyak faktor. Secara prinsip data pendapatan dan jumlah produksi minyak nilam di Pasaman Barat setiap tahun dapat dilihat melalui Badan Pusat Statistik (BPS), akan tetapi angka ini tidak memperlihatkan dinamika faktor yang mempengaruhi pendapatan dan produksi petani. Untuk itu perlu dibuat model matematis yang mampu meramalkan pendapatan dan jumlah produksi nilam dengan mempertimbangkan dinamika faktor-faktor setiap waktu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi minyak nilam di Pasaman Barat melalui jumlah produksi nilam ditangan pengumpul dalam rentang waktu tertentu dan rata-rata pendapatan petani nilam dalam rentang waktu tertentu dengan menggunakan model matematis. Pendekatan sistem dinamis digunakan untuk membangun model matematis yang mampu mengakomodir perubahan berbagai macam faktor. Data terdiri atas data primer dan data sekunder, data primer diperoleh melalui interview ke beberapa petani nilam, pedagang perantara dan pedagang pengumpul di Pasaman Barat, sementara data sekunder diperoleh melalui website BPS. Model disimulasikan dengan menggunakan software Powersim. Hasil simulasi jumlah produksi yang didapat diverifikasi dengan menghitung tingkat error antara hasil peramalan dan aktual. Nilai aktual diperoleh dari data BPS hasil produksi minyak nilam beberapa tahun terakhir. Dari hasil perhitungan didapat nilai error sebesar 28%, nilai ini cukup besar artinya sekitar 70% keakuratan hasil peramalan. Hasil simulasi menunjukkan jumlah produksi minyak nilam di Pasaman Barat berkisar 115.000 Kg/tahun, nilai ini cenderung berfluktuasi. Rata-rata keuntungan petani dalam satu bulan berkisar Rp 2.500.000 sampai Rp 3.000.000.
Pengaruh Komposisi Arang Sekam Padi dan Arang Kulit Biji Jarak Pagar Terhadap Mutu Briket Arang Nilma Yuliza; Novizar Nazir; Masrul Djalal
Jurnal Litbang Industri Vol 3, No 1 (2013)
Publisher : Institution for Industrial Research and Standardization of Industry - Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (504.846 KB) | DOI: 10.24960/jli.v3i1.617.21-30

Abstract

Briquette is a fuel derived from biomass. Biomass used in this study were rice husks and Jatropha seed husks. Adhesives are materials which are used to provide adhesion to the briquettes.  Adhesives used was 5% of the weight of charcoal.  Briquettes are made from jatropha seed husks is higher in density and compressing strength,  but lower in the water content, carbon and calorific value. While briquettes made from rice husk has a high calorific value and flammable, but lower in density and compressing strength. The purpose of this study to determine the effect of different composition levels of rice husk and jatropha seeds husks to  briquettes quality according to  Indonesian National Standard SNI 01-6235-2000 for  briquettes. The design used was Completely Randomized Design (RCD), with 4 treatments and 3 replications. In this study, the composition of jatropha seeds husks and  rice husk were as follow: 30%: 70%;  25%: 75%; 20%: 80%;  and 15%: 85%.  Each product was then analyzed chemically and physically. Data were analyzed using the F test followed by a test of Duncan's New Multiple Range Test (DNMRT) on the significant level of 5%. The results of this study indicated that the composition of the material for briquettes were  significantly  effect on moisture content, ash content, heating value,  volatile matter, fixed carbon, density and compressive strength as well as the combustion rate.  The average value of ash content, heating value quality, volatile matter and the density of the wood yet meet the SNI 01-6235-2000 for briquette.  While the average value of moisture content, fixed carbon, compressing strength meet SNI 01-6235-2000 standard for briquettes. The results showed that the best briquette was the composition treatment of 30%: 70% (30% of jatropha seed husks: 70% of rice husks) with a calorific value of 3906.27 cal/g.ABSTRAKBriket arang merupakan bahan bakar yang berasal dari biomassa. Biomassa yang digunakan dalam penelitian ini adalah sekam padi dan kulit biji jarak pagar dengan pemakaian perekat 5% dari berat arang. Briket arang adalah arang yang diolah lebih lanjut menjadi bentuk briket yang dapat digunakan untuk keperluan energi sehari-hari. Briket yang terbuat dari kulit biji jarak pagar lebih tinggi di dalam kerapatan dan keteguhan tekan, tetapi lebih rendah di dalam kadar air, karbon terikat dan nilai kalor. Sedangkan briket yang terbuat dari sekam padi memiliki nilai kalor yang cukup tinggi dan mudah terbakar, tetapi lebih rendah di dalam kerapatan dan keteguhan tekan.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbedaan tingkat perbandingan komposisi arang sekam padi dengan arang kulit biji jarak pagar terhadap mutu briket arang yang dihasilkan dan mendapatkan komposisi terbaik dalam pembuatan briket arang berdasarkan SNI 01/6235/2000 briket arang kayu. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan,  dengan perlakuan tingkat perbandingan komposisi arang kulit biji jarak pagar dengan arang sekam padi sebanyak 30%:70%, 25%:75%, 20%:80%, dan 15%:85%. Masing-masing produk tersebut kemudian dilakukan analisa kimia dan fisik. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan uji F kemudian dilanjutkan dengan uji Duncan’s New Multiple Range Test (DNMRT) pada taraf nyata 5%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa komposisi bahan pembuat briket arang memberikan pengaruh yang nyata terhadap kadar air, kadar abu, kualitas nilai kalor, volatile matter, fixed carbon, kerapatan dan kekuatan tekan serta laju pembakaran. Rata-rata nilai kadar abu, kualitas nilai kalor, volatile matter dan kerapatan belum memenuhi SNI 01-6235-2000 briket arang kayu. Sedangkan rata-rata nilai kadar air, fixed carbon, kekuatan tekan memenuhi SNI 01-6235-2000 briket arang kayu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa briket arang yang terbaik adalah pada perlakuan 30%:70% dengan nilai kalor 3906,27 kal/gram.
Co-Authors Abrori, Muh. Muazdzamzam Lil ADIF, RIANDY MARDHIKA Aisman Aisman Alfi Asben Amelia Hariry Amini, Hijratun Anak Agung Sagung Putri Risa Andriani Anak Agung Sagung Putri Risa Andriani Andriani, Novia Anwar Kasim Aprialis Aprialis Aprialis, Aprialis Aswin, Shabrina Nashya Atqonnul Fadli Azmi, AFMN Azmi, Aida Firdaus Muhammad Nurul Benni Satria Bulkaini (Bulkaini) Bulkaini Baiq Rani Camelia Panatarani Candra, IP Cesar Wellya Refdi Cesar Welya Refdi Cherie Dinah, Cherie Daimon Syukri Danar Praseptiangga Danar Praseptiangga Desniorita Desniorita Dewi Larasati Dewi Larasati, Dewi Dewi Wulandani Baiq Rani Diana Sylvi Dina Rahmayanti Dinata, Wanda Krisna Djoko Kiswolro Djoko Kisworo Djoko Kisworo Dzulqa, Rahma Dzulqa Eko Rini Indrayatie Emil Salim Erwin Ery Pratiwi F Failisnur Fachrur Rozi Fachrur Rozi Fahrullah Baiq Rani Fahrullah Fahrullah Faidil Tanjung Fansukri, Abdullah Haekal Marzie Fauzan Azima Felga Zulfia Radiana Felga Zulfia Rasdiana Felga Zulfia Rasiana Firda Aulya Syamani Firdaus Firdaus fitriana, ika Fitriana, Ika Fiza, Nora Fransiska Angelina G Rezekinta Girindra, AANS Gumala, Rilda Gunarif Taib Gustiarini Rika Putri Hariry, Amelia Hasbullah Hasbullah Haslina Haslina Haslina Haslina Hasma Hasma Hathiqah, Nurul Hendra Saputra Hendra Saputra Heni Pujiastuti Hermiza Mardesci Hijratun Amini I Ketut Sumadi Idil Saputra Ilyas, R.A Insannul Kamil, Insannul Irfan Suliansyah Ismed Ismed Ismed Ismed Jufriadif Na`am, Jufriadif Kalimutu, Krisnawan Kamil, Insannul Krisnawan Kalimutu Kusuma, DAJ Lee, Tzong-Ru (Jiun-Shen) Leffy Hermalena Lubis, Alfian Syukri Lucia Saraswati Luh Suriati Malrianti, Yefsi Mangku, IGP Masrul Djalal Masrul Djalal Melinda Noer Muhammad Ashari Muhammad Makky Mulia, IKOB Mutia Sari, Shinta Nalwida Rozen Nasution, Saidah Nauli Neswati Neswati Neswati Neswati Ni Luh Putu Putri Setianingsih Ni Luh Putu Putri Setianingsih Nika Rahma Yanti Nilma Yuliza Nilma Yuliza, Nilma Ninsix, Retti Nofialdi, Nofialdi Nofialdi, Nofialdi Norman Ferdinal Novelina Novia Andriani Nurul Hathiqah Panatarani , Camelia Pertiwi, Indah Cahya Prastiawan, IBO Pratiwi, Ery Pratiwi, NLPYM Pulungan, Sutan Purnama Dini Hari Putra, Arif Rizkika Putra, IPAR Putri, Aisyah Shakira Putri, Annisyia Zarina Rahma Dzulqa Dzulqa RAHMAT SYAHNI Rahmatika Rahmatika Rahmatika, Rahmatika Rahmayani Rahmayani Rahmayani Rahmayani Reni Koja Retti Ninsix Riandy Mardhika Adif Rika Ampuh Hadiguna Rilda Gumala Rina Yenrina Rince Alfia Fadri Rince Alfia Fadri Rini B Rini Rini RINI RINI Rizki Aziz Rozi Atifah Nur RR. Ella Evrita Hestiandari Salim, Emil Santosa Santosa Santosa Santosa Santosa Santosa Santosa Santosa Saputra, Idil Saraswati, Lucia Sari, Wiwit Juita Sayuti, Kesuma Semariyani, AAM Setianingsih, NPP Shabrina Nashya Aswin Shabrina Nashya Aswin Shinta Mutia Sari Singapurwa, NMAS Siregar, Rahmad Syukur Sudiarta, IW Syamani, Firda Aulya Syukri Arief Syukri Arif Tuty Anggraini W. Widiyastuti Wanda Krisna Dinata Warnita Wellyalina, Wellyalina Welya Refdi, Cesar Widiyastuti, W. Widyatmani Sih Dewi Winduyasa, IW Wiwit Juita Sari Yani, Farida Yaswan, Rendri Yulianto Wahid Yurniwati Yurniwati Yurniwati Yusniwati Yusniwati Zaadah Zaadah Zaadah, Zaadah Zamri, SFM