p-Index From 2021 - 2026
10.008
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Tadris: Jurnal keguruan dan Ilmu Tarbiyah Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Pedagogi : Jurnal Penelitian Pendidikan Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan EDUHUMANIORA: Jurnal Pendidikan Dasar Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat ELSE (Elementary School Education Journal) : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Cetta: Jurnal Ilmu Pendidikan Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Jurnal Basicedu AT-TA`DIB International Journal of Community Service Learning Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Guru Sekolah Dasar (JPPGuseda) JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala DIKDAS MATAPPA: Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) PrimaryEdu - Journal of Primary Education Jurnal PGSD Holistika : Jurnal Ilmiah PGSD Bina Gogik: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Jurnal Educatio FKIP UNMA Attadib: Journal of Elementary Education MADROSATUNA : Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah utile: Jurnal Kependidikan Jurnal Perseda : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Pedagogika : Jurnal Pedagogik dan Dinamika Pendidikan Jurnal Pendidikan PREMIERE : Journal of Islamic Elementary Education IJORER : International Journal of Recent Educational Research Enggang: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya Jurnal Pengabdian Masyarakat PGSD Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar (JPPSD) Jurnal Cakrawala Pendas Pedagogik : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Jurnal Basicedu Prima Magistra: Jurnal Ilmiah Kependidikan JANACITTA: Journal of Primary and Children's Education RESLAJ: Religion Education Social Laa Roiba Journal
Claim Missing Document
Check
Articles

KEDISIPLINAN BELAJAR SISWA BERBASIS LITERASI LINGKUNGAN DI KELAS TINGGI SEKOLAH 3T SUKABUMI Tresna Adi Putra; Dyah Lyesmaya; Astri Sutisnawati
Jurnal Cakrawala Pendas Vol. 8 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jcp.v8i4.3210

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi adanya pelanggaran kedisiplinan yang dilakukan siswa, penelitian ini untuk mengetahui kedisiplinan belajar siswa berbasis literasi lingkungan siswa Kelas VI di sekolah 3T Sukabumi, sekolah di daerah 3T yaitu singkatan daripada kepanjangan atas Daerah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif jenis studi kasus dengan subjek yaitu siswa kelas VI sekolah 3T Sukabumi. Dalam mengumpulkan data, peneliti menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Untuk menguji keabsahan data digunakan uji kredibilitas dengan triangulasi metode. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa terjadi beberapa pelanggaran kedisiplinan di kelas VI sekolah 3T Sukabumi yaitu datang terlambat ke sekolah, tidak memperhatikan saat pembelajaran, berjalan-jalan keluar masuk kelas tanpa meminta izin terlebih dahulu kepada guru, mengganggu siswa kelas lain yang sedang belajar, menggambar di buku tema, merokok di lingkungan sekolah. Begitupun dengan kedisiplinan siswa terhadap lingkungan yang juga rendah, seperti tidak ada jadwal piket kelas, sering membuang sampah tidak pada tempatnya, tidak menjaga fasilitas kelas, tidak menjaga kebersihan dan kerapihan fasilitas sekolah seperti ruang perpustakaan dan ruang serbaguna. Faktor penyebab terjadinya pelanggaran kedisiplinan yaitu meliputi keadaan lingkungan sekolah, sarana prasarana, ketersediaan dana, tidak adanya penjaga sekolah, kurangnya pemberian keteladanan kepada siswa oleh tenaga pendidik, dan kurangnya teguran atau sanksi yang diberikan tenaga pendidik kepada siswa yang melanggar. Upaya guru dalam menanamkan kedisiplinan siswa seperti melaksanakan peraturan kelas, memberi nasehat dan peringatan kepada siswa yang melanggar, menjalankan kembali kegiatan bersih-bersih diseluruh lingkungan sekolah setiap satu minggu sekali yang diikuti oleh seluruh guru dan siswa.
Sosialisasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika di Desa Sasagaran Melalui MBKM ProyeK Kemanusian Muhamad Rizky; Neng Melawati; Selawati Selawati; Nisbergianti Zamili; Waryd Sydik; Siti Sarah Fauziah; Irna Khaleda Nurmeta; Dyah Lyesmaya; Redi Prihadi Setiawan
Jurnal Pengabdian Masyarakat PGSD Vol 2, No 2 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat PGSD
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia Kampus Serang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpm.v2i2.44157

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat melalui program MBKM yang difokuskan pada Sosialisasi Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Perdaran Gelap Narkotika (P4GN) di Desa Sasagaran, Sukabumi.
PENGARUH CERITA WAYANG SUKURAGA TERHADAP PENDIDIKAN KARAKTER SISWA DI KELAS TINGGI SEKOLAH DASAR Nurul Amalia; Iis Nurasiah; Dyah Lyesmaya; Yoesrina Novia Vini Syafitri
Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 10, No 6 (2021)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (947.36 KB) | DOI: 10.33578/jpfkip.v10i6.8424

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan guna mengetahui pengaruh cerita wayang sukuraga terhadap pendidikan karakter siswa di sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif jenis quasi eksperimental. Desain yang digunakan dalam penelitian adalah Nonequivalent Control Group Design. Subjek yang digunakan dalam penelitian adalah siswa kelas 4 SDN Suryakencana CBM. Alat pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan angket dengan memakai pengukuran skala likert yang terdiri dari 20 pernyataan dengan jawaban pernyataan antara lain: Selalu (SL), Sering (SR), Kadang-kadang (KK), Jarang (J), Tidak pernah (TP) dengan dilandaskan dalam bentuk checklist (√) pada kisi-kisi instrumen skala sikap. Berdasarkan hasil pengolahan data pretest dan posttest maka dengan perhitungan uji t yang dilakukan dengan bantuan softwer IBM SPSS versi 26 dengan hasil penanaman pendidikan karakter menggunakan cerita wayang sukuraga mendapatkan sig (2-tailed) 0, 000 yaitu kurang dari  = 0, 05. Berdasarkan hasil hitung tersebut dapat disimpulkan bahwa cerita wayang sukuraga berpengaruh terhadap pendidikan karakter siswa.
Pengembangan Media Wayang Sukuraga terhadap Penguasaan Kosakata dalam Pembelajaran Bahasa Sunda di Sekolah Dasar Ananda Putri Meiliani H; Dyah Lyesmaya; Irna Khaleda Nurmeta
Jurnal Basicedu Vol 7, No 1 (2023): February
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i1.4739

Abstract

Bahasa lokal perlu dilestarikan dan dipergunakan sebagai salah satu bentuk cinta terhadap daerah. Karena itu pembelajaran bahasa sunda sebagai bahasa daerah Jawa Barat harus dipelajari. Penelitian ini bertujuan  mengetahui kelayakan media Wayang Sukuraga (WS) terhadap penguasaan kosakata dalam pembelajaran bahasa sunda. Jenis penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (R&D). Desain penelitian pengembangan yang digunakan penelitian ini  menggunakan model ADDIE. Subjek penelitian ini yaitu validator ahli materi dan ahli media untuk menilai media yang dikembangkan, validator pengguna (praktisi/guru) dan audience adalah 22 siswa kelas III di salah satu Sekolah Dasar di kota Sukabumi. Instrumen penelitian yang digunakan adalah wawancara, angket, dan lembar kerja siswa. Teknik pengumpulan data menggunkaan angket validasi yang terdiri dari angket validasi ahli media, ahli materi, praktisi dan angket respon siswa. Kualitas kelayakan pengembangan media WS berdasarkan penilaian para validator serta praktisi dapat dilihat beberapa aspek dan menghasilkan rata-rata 4,3 sedangkan dari respon siswa dikategorikan “cukup efektif” dan penguasaan kosakata dibuktikan dari gain score yang menunjukan peningkatan 71,3. Pengembangan media WS siswa tersebut dapat meningkatkan kosakata siswa yang pada awal mula nya siswa hanya mengetahui beberapa kata saja dari setiap panca indra setelah menggunakan media tersebut siswa mengetahui kurang lebih nya lima kosakata untuk setiap panca indra.
ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR KOMPUTASI SISWA SEKOLAH DASAR BERBASIS BEBRAS TASK Rahma Rahayu; Dyah Lyesmaya; Luthfi Hamdani Maula
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 8 No. 1 (2023): Volume 08, Nomor 01, Juni 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v8i1.7079

Abstract

This study aims to determine the computational thinking skills of elementary school students in solving Bebras Task questions. This study used a qualitative descriptive research method with 26 students in class V A at Gunung Parang Elementary School. The data collection technique for this research used the Bebras Task written test instrument, interviews, and documentation. Data analysis used includes data reduction, display data, and drawing conclusions. The results showed that students' computational thinking skills were based on four computational thinking skills, including: (1) decomposition skills of 64.1%; (2) pattern recognition skills of 35.9%; (3) algorithmic thinking skills of 22.6%; and (4) Abstraction skills of 38.7% Keywords: Computational Thinking, Bebras Task, Elementary School ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan berpikir komputasi siswa sekolah dasar dalam menyelesaikan soal Bebras Task. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian adalah siswa kelas V A SDN Gunung Parang yan berjumlah 26 orang. Teknik pengumpulan data penelitian ini menggunakan instrumen tes tulis bebras task, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berpikir komputasi siswa berdasarkan empat keterampila berpikir komputasi, diantaranya: (1) Keterampilan dekomposisi sebesar 64,1%; (2) Keterampilan pengenalan pola sebesar 35,9%: (3) Keterampilan berpikir algoritma sebesar 22,6%; dan (4) Keterampilan abstraksi sebesar 38,7% Kata Kunci: Berpikir Komputasi, Bebras Task, Sekolah Dasar
ANALISIS KETERAMPILAN MENCERITAKAN KEMBALI MELALUI MEDIA AUDIO VISUAL PADA SISWA SEKOLAH DASAR KELAS IV Fahri Tio Ramadhan; Luthfi Hamdani Maula; Dyah Lyesmaya
JANACITTA Vol. 4 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2425.907 KB) | DOI: 10.35473/jnctt.v4i2.1191

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana proses pembelajaran Bahasa Indonesia pada materi video pahlawan Jendral Sudirman di kelas 4 sekolah dasar. Jenis penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif, karena mendalami keterampilan menceritakan kembali mengkaji permasalahan yang dibuat sebelum penulisan tetapi mengolah data dan mengalisis suatu masalah secara non numerik, pada pelaksanaanya menggunakan pedoman angket dan dokumentasi untuk melihat proses pembelajaran secara daring. Subjek penelitian menggunakan Quota sampling untuk pemilihan subjek pada penulisan ini, karena subjek yang diteliti adalah perorangan yang sudah ditentukan sesuai dengan kuota kelas yaitu kelas IV.2 sekolah dasar dan tidak meneliti banyak subjek untuk diteliti karena keterbatasan waktu penulisan. Hasil penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana keterampilan menveritakan kembali di kelas IV.2 berdasarkan indikator kelancaran mendapatkan persentase 53% dengan kategori skor baik. Pada indikator unsur cerita mendapatkan persentase 53% dengan kategori skor baik. Selanjutnya pada indikator bahasa lisan mendapatkan persentase 53%  dengan kategori skor baik. Maka dapat disimpulkan bahwa keterampilan menceritakan kembali dalam pembelajaran Bahasa Indonesia pada materi video pahlawan  Jendral Sudirman   saat  pembelajaran secara daring dapat dikatakan baik.
Pengembangan Modul Ajar Sejarah Berbasis Augmented Reality di Sekolah Dasar Nadia Pofylia Dianti; Dyah Lyesmaya; Iis Nurasiah
Pedagogi Vol 10, No 1 (2023)
Publisher : UNIKU PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/pedagogi.v10i1.7812

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah mengambangkan suatu produk berupa modul ajar berbasis Augmented Reality untuk menunjang pembelajaran sejarah di sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (RD). Model penelitian dan pengembangan yang dipilih adalah model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Develompmet, Implementation, and Evaluation) pada materi kerajaan Hindu, Buddha, dan Islam. Teknik pengumpulan data penelitian ini menggunakan dua analisis diantaranya analisis data kuaitatif dan kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian modul ajar berbasis Augmented Reality mendapatkan penilaian dari validator ahli materi dengan presentase sebesar 97,67%, penilaian dari validator ahli media dengan presentase sebesar 93,44%, dan penilaian praktisi dengan presentase sebesar 94,31%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa modul ajar berbasis Augmented Reality sangat layak digunakan peserta didik dalam proses pembelajaran sejarah dengan presentase sebesar 81,19%Kata kunci:  Pengembangan, Modul Ajar, Augmented Reality  DEVELOPMENT OF AUGMENTED REALITY BASED HISTORY TEACHING MODULES IN ELEMENTARY SCHOOLS ABSTRACTThe aim of this research is to develop a product in the form of an Augmented Reality-based teaching module to support history learning in elementary schools. This study uses the Research and Development (RD) method. The chosen research and development model is the ADDIE (Analysis, Design, Develompmet, Implementation, and Evaluation) development model on Hindu, Buddhist, and Islamic kingdoms. This research data collection technique uses two analyzes including qualitative and quantitative data analysis. Based on the results of the research on Augmented Reality-based teaching modules, an assessment from material expert validators with a percentage of 97.67%, assessment from media expert validators with a percentage of 93.44%, and practitioners' assessment with a percentage of 94.31%. Thus it can be concluded that the teaching module based on Augmented Reality is very appropriate for students to use in the history learning process with a percentage of 81.19%.Keywords: Development, Teaching Modules, Augmented Reality.
Pembelajaran PKN Berbasis Project Dalam Meningkatkan Sikap Gotong Royong Siswa Kelas II SDN Puncaksuji Ade Saripah; Dyah Lyesmaya; Din Azwar Uswatun
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 9 No. 2 (2023): Volume 09 No 02, Juni 2023
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v9i2.976

Abstract

The background of this study is the low attitude of mutual cooperation among grade II students at Puncaksuji Elementary School. The purpose of this research is to describe the planning, implementation, and results of implementing the project model to improve students' mutual cooperation attitude. The research method used is classroom action research. The research design used was Kemmis and Mc Taggart's classroom action research. The subjects of this study were 29 grade II students at SDN Puncaksuji. This research was conducted from February 2023 to June 2023 and was carried out at SDN Puncaksuji, Ciracap District. Data collection techniques used are observation and documentation. The instrument used to collect data is an observation sheet. The data that has been collected is then analyzed using descriptive statistical techniques. The results showed that in the pre-cycle, the score for mutual cooperation was 1.31 and included in the less criteria. In cycle I, the score of the results of the mutual cooperation attitude assessment was 2.53 and included in the good criteria. In cycle II, the score of the results of the mutual cooperation attitude assessment was 3.40 and included in the very good criteria. after doing project-based learning, students showed a very good mutual attitude where most students were active in group work, willing to help friends who were having trouble, willing to do tasks together, not blaming friends if there were mistakes, and respecting friends.
LEARNING ANALYSIS: IMPLEMENTATION OF THE INDEPENDENT CURRICULUM IN IMPROVING NUMERACY LITERACY IN ELEMENTARY SCHOOLS Santi Hindriyanti Hindri; Astri Sutisnawati; Dyah Lyesmaya
EduHumaniora | Jurnal Pendidikan Dasar Kampus Cibiru Vol 15, No 2: July 2023
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/eh.v15i2.57200

Abstract

This research was conducted to find out and examine the implementation of the Independent Curriculum learning in increasing numeracy literacy at SDN Selaawi, Sukabumi Regency. This research was conducted using a descriptive qualitative method with a phenomenological approach. This approach was chosen because the problems studied concern issues that are currently developing in life, especially in the education unit curriculum. This research was conducted at Selaawi Elementary School, Sukabumi Regency, the subjects in this study were school principals, class I and IV teachers, and class I and IV students in the 2022/2023 academic year. Data collection was carried out using several techniques, namely: (1) observation; (2) interviews; and (3) documentation. The data analysis technique used is the data analysis technique of the model Miles Huberman which has three flow of activities, namely: (1) data reduction; (2) data presentation; and (3) drawing conclusions. Based on the results of the research, it shows that the implementation of the Independent Curriculum has a positive impact on the learning process, and there is an increase in students' numeracy literacy with programs that support this increase.
THE EFFECT OF EXPERIENTIAL LEARNING MODEL BASED ON THE SUKURAGA PUPPETS FOR SOCIAL SKILLS IN ELEMENTARY SCHOOL Siti Nur Zafirah; Dyah Lyesmaya; Iis Nurasiah
Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 12, No 3 (2023)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/jpfkip.v12i3.9820

Abstract

This paper discusses the effect of the learning model experiental learning based on the Wayang Sukuraga for social skills in elementary schools. The samples are 30 students, which were 15 students in the control class who were not given treatment and 15 students in the experimental class who were given the treatment of experiental learning model. The data used are pre-test and post-test data. The research method used is the experimental method with a quasi-experimental research design with a Non-equivalent control group design. The instruments used are questionnaires and observation sheets. The analysis technique used is hypothesis testing with a simple linear regression test. The hypothesis results indicate that sig was 0.002 and 0.014. The data results are significant < 0.05. Therefore, it can be concluded that there is an effect of the experiential learning model based on the Wayang Sukuraga for social skills in elementary schools. 
Co-Authors Ade Saripah Alwiyan Wijaya Ananda Putri Meiliani H Ananta, Aidah Ananta, Aidah Andi Nurochmah Andi Nurrochmah Angraeni, Novi Anisa Anisa Anjali, Salma Isni Annisa Nurmaulia Apriliani, Hanny Nur Arif Yudiyanto Ariyani Pranata Arsyi Rizqia Amalia Ashlan, Dian Ashlan, Dian Astri Sutisnawati Aulia Farhana Avionita, Neng Vini Bachrudin Musthafa Bangbang Ilhami Bangbang Ilhami Barkah Barkah, Barkah Belvana, Salvia Budiawan Dadang Sunendar Dede Aliah Deden Sumiarsa Desiana Muryasari Din Azwar Uswatun Dinda Resty Indrawan Dinda Resty Indrawan Dista Aprilia Effendi, Dian Eliyanti Entri lia Fahri Tio Ramadhan fahrurrozzi, Fahrurrozzi Fanny Sumirat Fattahillah, Nuris Fauziah, Siti Sarah Fina Alfiana Garnalis, Winda Gina Purwati Gisha Restu Rillah Gun Gun Gumilar Gunawan Agustian Halimah Halimah Halimah Hanny Nur Apriliani Hasanudin Hasanudin Hasanudin Hasanudin Herman Herdiana Herman Herdiana Hidayat, Ujang Syarip Holil, Holil Ida Ayu Putu Sri Widnyani Iis Nurasiah Iis Nurasi’ah Ika Mei Oktaviani Indri Triyani Putri Indriani, Nopa Intan Agustian Ira Komala Ira komala Irna Khaleda Irna Khaleda Nurmeta Julia Puspita Dewi Lilis Lisnawati Lismayanti Luthfi Hamdani Maula Mardian, Sri Mastoah Mastoah Mastoah Maulana, Luthfi Hamdani Meiliani H, Ananda Putri Meylani, Nia Mirnawati, Lilik Binti Muhamad Rizky Muthia Hamduuna Mutia Salsabila Wenno Nadia Pofylia Dianti Nani Nuraini Nasihin Nasihin Nasihin, Nasihin Nasya Zuhdiya Wibowo Nawaliyatul Hilwa Nawaliyatul Hilwa Nazmi, Lailatun Nenen Wilasari Neng Melawati Nisbergianti Zamili Nopa Indriani Novi Angraeni Novia Wulandari, Novia Nurasiah Nurasiah Nurhasanah Nurmaulia, Annisa Nurmeta, Irna Khaleda Nurul Amalia Oktaviani, Penti Probosiwi, Probosiwi Rachmatika, Siti Diyah Rahma Rahayu Rahman Rahmat, Lea Diana Rani Febyani Febyani Ratu Atriliani Puspa Redi Prihadi Setiawan Redita Wiguna Ridwanuloh, Ridwanuloh Rillah, Gisha Restu Riska Herlinawati Rizal - Suganda Rohmat Widiyanto Romadoni, Jaeni Ulfah Ruslan, Mamat Santi Hindriyanti Hindri Sari, Zahra Apriantika Ardi Selawati Selawati Setyaningrum, Fery Silva Lisnawaty Hidayat Siti Nur Zafirah Siti Nuraini Siti Nurhalisa Siti Nurzafirah Siti Sarah Fauziah Suci Amelia Putri Sumiarsa, Dedea Sumiarsa, Deden Sumiarsa, Deden Suryani, Heni Susilawati Agustiani Syifa Ratu Annisa Thakur, Ibtasam Titi Rahmawati Tresna Adi Putra Utomo Utomo Waryd Sydik Waryd Sydik Wibowo, Nasya Zuhdiya Wiena Andina Prafitasari Yeni Puspa Dewi Yoesrina Novia Vini Syafitri Yoesrina Novia Vini Syafitri Yola Sofi Pandeas Yuniawati, Nia Zaenudin Aang Zahra Apriantika Ardi Sari