Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

Pelatihan LMS Syam-OK untuk Meningkatkan Kompetensi Pembelajaran Digital bagi Pengajar Baru: Syam-OK LMS Training to Improve Digital Learning Competency for New Teachers Ridwan Daud Mahande; M. Syahid Nur Wahid; Muliadi Muliadi; Kurnia Prima Putra; Fadhlirrahman Baso
Journal of Engineering Service and Innovation Volume 1, Issue 1 (Agustus) 2025
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital dan kemampuan penggunaan LMS Syam‑OK melalui enam tahapan: sosialisasi, pelatihan (Manajemen Kelas, Materi, Aktivitas), penerapan teknologi, pendampingan, dan strategi keberlanjutan. Dari 71 undangan, 60 peserta hadir (84,5%), dan 44 peserta (73,3%) berhasil membuat kelas virtual serta mengunggah 132 modul pembelajaran. Sebanyak 42 peserta (70%) aktif menggunakan forum diskusi, lalu 40 peserta (66,7%) berhasil membuat kuis online. Pendampingan selama dua bulan menunjukkan tingkat kepuasan mencapai 95% dan rata-rata peningkatan nilai post-test sebesar 25 poin. Setelah pelatihan, 86,4% peserta secara konsisten menerapkan LMS dalam pembelajaran daring, dan 79,5% membentuk komunitas praktik untuk menjamin penggunaan berkelanjutan.
Sosialisasi Kecerdasan Artifisial dalam Mendukung Pembelajaran pada Guru Jenjang Sekolah Menengah Pertama Kabupaten Wajo Wahyu Hidayat M; Muliadi; Yusi Irensi Seppa; Andi Muhammad Rivai; Siti Syarifah Wafiqah Wardah
Vokatek: Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 3: Issue 3 (Oktober 2025)
Publisher : Sakura Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pemahaman melalui sosialisasi dengan memberikan pelatihan mengenai kecerdasan artifisial untuk guru jenjang sekolah menengah pertama Kabupaten Wajo.  Kecerdasan Artifisial dalam konteks pendidikan dasar dan menengah, umumnya diperkenalkan sebagai teknologi yang memungkinkan komputer untuk melakukan tugas yang biasanya memerlukan kecerdasan manusia. Metode penyampaian informasi dan materi berupa sosialisasi melalui pelatihan mengenai kecerdasan artifisial. Kegiatan ini tidak hanya memberikan materi sosialisasi, melainkan juga memberikan penjelasan materi tentang berbagai informasi yang ingin disampaikan kepada peserta atau sasaran. Hasil dari kegiatan pengabdian ini yaitu pembelajaran kecerdasan artifisial berpotensi dalam mengubah cara mengajar dan belajar dan penggunaannya sebagai media dan pendukung pembelajaran sehingga pembelajaran bisa berjalan dengan baik serta maksimal dan sangat membantu guru atau pendidik dalam proses pembelajaran di kelas kepada siswa sehingga lebih mudah dalam memahami materi pembelajaran yang diberikan. Pentingnya pembelajaran kecerdasan artifisial ini kepada siswa sekolah menengah pertama yaitu dapat meningkatkan efisiensi proses pembelajaran dengan mengotomatisasi tugas-tugas administratif yang memakan waktu, sehingga memungkinkan pengajar untuk lebih berkonsentrasi pada interaksi langsung dengan siswa. 
THE EFFECT OF USING BAAMBOOZLE EDUCATIONAL GAME MEDIA ON STUDENTS' MOTIVATION TO LEARN SCIENCE IN GRADE V UPT SD NEGERI 130 MATTAROPURAE, BONE DISTRICT Muliadi Muliadi; Rosmalah Rosmalah; Andi Nurfathimah Zahrah
Global Journal Basic Education Vol. 5 No. 2 (2026): Mei
Publisher : Sains Global Institut, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35458/gjp.v5i1.4919

Abstract

The problem in this research is the low motivation to learn Natural and Social Sciences of fifth grade students in elementary school. This research is a pre-experimental type of quantitative research which aims to determine the effect of using the educational game media Baamboozle on motivation to learn Natural and Social Sciences in class V. The research design used was one group pre-nontest post-nontest with a sample size of 16 students selected based on the NonProbability Sampling technique. The data collection techniques used were pre-nontest and post-nontest in the form of a questionnaire. Data analysis techniques were carried out using descriptive and inferential statistical analysis. Based on the results of data analysis, before using Baamboozle media, the average student pre-nontest score was 50.94, which was in the low category, and after using Baamboozle media, students' learning motivation increased with a post-nontest average of 70.38, which was in the high category. The results of the hypothesis test show a significance smaller than 0.05 at the 5% significance level. The conclusion of this research is that the use of the educational game media Baamboozle has a positive and significant effect on the motivation to learn Natural and Social Sciences of class V UPT students at SD Negeri 130 Mattaropurae, Bone Regency.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING BERBANTUAN MEDIA MAKET UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPAS SISWA Dirga Maulia Anugrah; Muliadi Muliadi; Mujahidah Mujahidah
JPPSD: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 5, No 4 (2026): April
Publisher : Universtas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jppsd.v5i4.83064

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar IPAS siswa kelas IV SD Inpres 6/80 Kawerang Kabupaten Bone. Berdasarkan hasil pra-penelitian, hanya 48% siswa yang mencapai Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP), sedangkan 52% siswa belum tuntas. Kondisi tersebut disebabkan oleh kurangnya keterlibatan aktif siswa dalam pembelajaran, penggunaan model pembelajaran yang belum optimal, serta minimnya pemanfaatan media pembelajaran yang konkret. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses penerapan model pembelajaran Project Based Learning (PJBL) berbantuan media maket serta meningkatkan hasil belajar IPAS siswa kelas IV. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan dukungan data kuantitatif deskriptif melalui Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian berjumlah 23 siswa. Teknik pengumpulan data meliputi observasi aktivitas guru dan siswa, tes hasil belajar, serta dokumentasi. Data dianalisis melalui analisis kualitatif dan statistik deskriptif berupa rata-rata dan persentase ketuntasan belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model PJBL berbantuan media maket mampu meningkatkan kualitas proses pembelajaran, ditandai dengan meningkatnya keaktifan dan kerja sama siswa pada setiap siklus. Selain itu, hasil belajar IPAS siswa mengalami peningkatan secara signifikan dari kondisi awal hingga siklus II, di mana persentase ketuntasan belajar siswa secara klasikal mencapai ≥70% sesuai dengan indikator keberhasilan yang ditetapkan. Dengan demikian, penerapan model pembelajaran Project Based Learning berbantuan media maket terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar IPAS siswa kelas IV SD Inpres 6/80 Kawerang Kabupaten Bone.  
Peningkatan Hasil Belajar IPAS Melalui Penerapan Model Pembelajaran Word Square Siswa Kelas V Muliadi Muliadi; Sudirman Sudirman; Karina Karina
JPPSD: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 5, No 4 (2026): April
Publisher : Universtas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jppsd.v5i4.82492

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk mengetahui bagaimana peningkatan hasil belajar IPAS melalui model pembelajaran Word Square siswa kelas V SDN 121 Salaonro Kabupaten Soppeng. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif bersifat dekskriptif. Subjek penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V yang berjumlah 20 orang dan guru wali kelas V. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan tes. Teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu mereduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa persentase aktivitas guru pada siklus I mencapai 61,11% (Cukup), sedangkan persentase pada siklus II mencapai 83,33% (Baik). Persentase aktivitas siswa pada siklus I 60% (Cukup), sedangkan persentase pada siklus II mencapai 80% (Baik). Perolehan hasil belajar siswa pada siklus I terdapat 12 dari 20 siswa tuntas dengan persentase ketuntasan belajar mencapai 60% (Cukup), sedangkan pada siklus II terdapat 15 dari 20 siswa mencapai nilai tuntas dengan persentase ketuntasan belajar mencapai 75% (Baik). Sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Word Square dapat meningkatkan hasil belajar IPAS siswa kelas V SDN 121 Salalonro.
Students Understanding of Network Virtualization in Computer Network Courses at Universitas Negeri Makassar Afrisal Arifin; Muh. Alief Rezky Anisar; Fadhlirrahman Baso; Salsa Dillah; Muliadi Muliadi; Dewi Fatmarani Surianto; Jumadi Mabe Parenreng
EDUKASIA Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 6 No. 2 (2025): Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : LP. Ma'arif Janggan Magetan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62775/edukasia.v6i2.1653

Abstract

Students’ understanding of network virtualization concepts in Computer Network courses remains limited, particularly in institutions with restricted access to advanced practical facilities. This study aims to analyze students’ comprehension of network virtualization and its relationship with learning experiences, technical skills, and perceptions of simulation tools. A quantitative cross-sectional survey was conducted with 202 students who had completed the Computer Network course and gained experience using Cisco Packet Tracer. The questionnaire was validated through expert judgment and construct validity testing via Exploratory Factor Analysis, and its reliability was confirmed. Findings indicate that four dimensions conceptual understanding, learning experience, technical skills, and perception of simulation tools consistently form a framework explaining students’ understanding of virtualization. Correlation analysis revealed that technical skills exert the strongest influence, while learning experiences and perceptions contribute additional support to conceptual comprehension. These results highlight the importance of integrating simulation media such as Cisco Packet Tracer into Computer Network courses, not only as a means of developing practical skills but also as a strategy to enhance students’ conceptual grasp of virtualization technologies increasingly demanded in the digital industry. This study contributes to the literature by emphasizing the cognitive dimension of simulation-based learning, an aspect often overlooked in prior research that mainly focused on technical performance.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TIPE STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION BERBASIS MEDIA INTERAKTIF QUIZIZZ TERHADAP HASIL BELAJAR IPAS SISWA KELAS V SD INPRES 6/75 MANURUNGE Muliadi Muliadi; Muhammad Amran; Dhea Ersha Handayani
JPPSD: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 6, No 1 (2026): Juli
Publisher : Universtas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jppsd.v6i1.86779

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif jenis pre-eksperimental yang bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan model pembelajaran tipe Student Teams Achievement Division berbasis media interktif Quizizz terhadap hasil belajar IPAS siswa kelas V. Variabel penelitian ini adalah model pembelajaran tipe Student Teams Achievement Division berbasis media interktif Quizizz (variabel bebas) dan hasil belajar IPAS siswa (variabel terikat). Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas V yang berjumlah 23 orang siswa. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan Non Probability Sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu tes. Teknik pengumpulan data yang dugunakan yaitu pre-tes dan post-test dengan masing-masing 15 butir soal dalam bentuk pilihan ganda dan essay. Analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif dan inferensial. Berdasarkan hasil analisis statistik deskriptif menunjukkan peningkatan hasil belajar IPAS siswa sebelum dan sesudah penerapan model pembelajaran tipe Student Teams Achievement Division , dengan nilai rata-rata pre-test 57,87 dan post-test 86,09. Kesimpulan penelitian bahwa ada pengaruh yang signifikan terhadap penggunaan model pembelajaran Student Teams Achievement Division berbasis media interktif Quizizz terhadap hasil belajar IPAS siswa kelas V SD Inpres 6/75 Manurunge. 
Pengaruh Penggunaan Media Lapbook Terhadap Motivasi Belajar IPAS Siswa Kelas IV SD Inpres 6/80 Kawerang Kabupaten Bone Muliadi Muliadi; Sudirman Sudirman; Akina Paramita Akil
JPPSD: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 6, No 1 (2026): Juli
Publisher : Universtas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jppsd.v6i1.85275

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah motivasi siswa yang bervariasi ada rendah, sedang dan tinggi dalam pembelajaran IPAS. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif jenis pre-eksperimental yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh media Lapbook  terhadap motivasi belajar IPAS siswa kelas IV. Desain penelitian yang digunakan  adalah   one group pretest-posttest dengan jumlah siswa sebanyak 22 orang yang dipilih berdasarkan teknik Non Probability Sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu  pre-test dan post-test dalam bentuk angket.  Teknik analisis data yabg digunakan yaitu analisis statistik deskriptif dan inferensial. Berdasarkan hasil analisis data, sebelum penggunaan media Lapbook diperoleh rata-rata nilai pre-test siswa 57,68 dan setelah penggunaan   media Lapbook motivasi belajar siswa meningkat dengan rata-rata nilai post-test siswa 71,73. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi 0,000 lebih kecil dari taraf signifikansi 0,05, dan thitung lebih besar (10,667) dari ttabel (2,07961) sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Kesimpulan penelitian ini adalah penggunaan media Lapbook berpengaruh terhadap motivasi belajar IPAS siswa kelas IV SD Inpres 6/80 Kawerang Kabupaten Bone.
Penerapan Pendekatan Pembelajaran Teaching at The Right Level untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPAS Siswa Kelas V SD Negeri 61 Palongki Rosmalah; Muliadi; A. Dwi Lestary
MACCA : Science-Edu Journal Vol.3, No.2, Juni 2026
Publisher : Education and Talent Development Center of Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/msej.v3i2.4930

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) siswa kelas V SD melalui penerapan pendekatan pembelajaran Teaching at The Right Level (TaRL). Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan setiap siklus terdiri atas empat tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas V SD Negeri 61 Palongki. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi aktivitas guru dan siswa serta tes hasil belajar untuk mengetahui peningkatan capaian siswa pada setiap siklus. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dari siklus I ke siklus II. Aktivitas pembelajaran dan hasil belajar siswa mengalami perbaikan yang cukup baik. Pada siklus I, persentase ketuntasan belajar siswa mencapai 74%, kemudian meningkat menjadi 87% pada siklus II. Peningkatan ini menunjukkan bahwa penerapan pendekatan Teaching at The Right Level (TaRL) efektif dalam mengakomodasi perbedaan kemampuan siswa melalui pengelompokan berdasarkan tingkat kemampuan serta pemberian tugas yang sesuai dengan kebutuhan belajar masing-masing siswa. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan pendekatan Teaching at The Right Level (TaRL) dapat meningkatkan hasil belajar IPAS siswa kelas V SD Negeri 61 Palongki. Oleh karena itu, pendekatan ini direkomendasikan untuk digunakan secara berkelanjutan dalam pembelajaran IPAS di sekolah dasar guna meningkatkan kualitas proses dan hasil belajar siswa..