p-Index From 2021 - 2026
5.942
P-Index
This Author published in this journals
All Journal JPMS (Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains) Jurnal Pendidikan Matematika AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika JIPM (Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika) Jurnal Elemen Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Briliant: Jurnal Riset dan Konseptual Jurnal Kajian Pembelajaran Matematika HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika Wacana Akademika : Majalah Ilmiah Kependidikan Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) JMPM: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika PRISMA Desimal: Jurnal Matematika Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Jurnal BIOEDUIN : Program Studi Pendidikan Biologi Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika JTP - Jurnal Teknologi Pendidikan Inovasi: Jurnal Ilmiah Ilmu Manajemen Vygotsky: Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika Media Pendidikan Matematika International Journal of Insights for Mathematics Teaching (IJOIMT) Abdimas: Jurnal Pengabdian Masyarakat Universitas Merdeka Malang Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Locus : Majalah Ilmiah FIA Edumatica: Jurnal Pendidikan Matematika Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya Room of Civil Society Development Jurnal MIPA dan Pembelajarannya JNPM (Jurnal Nasional Pendidikan Matematika) Sora Journal of Mathematics Education PEDAMAS (Pengabdian Kepada Masyarakat) Jurnal Pendidikan MIPA Jurnal Pendidikan Progresif Mathematics Education Journal Journal on Mathematics Education Room of Civil Social Development Media Pendidikan Matematika
Claim Missing Document
Check
Articles

Kemampuan Berpikir Kreatif Mahasiswa Pendidikan Matematika dalam Memecahkan Masalah Open-Ended Trigonometri Arilaksmi, Ni Putu Gita; Susiswo, Susiswo; Sulandra, I Made
JIPM (Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika) Vol 9, No 2 (2021)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jipm.v9i2.8331

Abstract

Salah satu keterampilan abad 21 yang dapat membantu mahasiswa untuk melihat serta menganalisis suatu masalah dari sudut pandang baru atau lainnya adalah keterampilan dari berpikir kreatif. Mendeskripsikan kemampuan berpikir kreatif mahasiswa Pendidikan Matematika dalam memecahkan masalah open-ended trigonometri merupakan tujuan dari penelitian ini. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif. Sebanyak 35 mahasiswa diberikan pretest kemudian direduksi menjadi empat subjek untuk diteliti dan dianalisis secara lebih mendalam untuk menyelesaikan soal open-ended trigonometri. Peneliti, soal open-ended trigonometri, serta pedoman wawancara adalah instrumen yang digunakan pada penelitian. Hasil penelitian dianalisis berdasarkan indikator dan tingkatan kemampuan berpikir kreatif. Triangulasi data juga dilakukan pada tahap mendeskripsikan hasil dari penelitian. Hasil menunjukkan, aspek kelancaran terlihat pada mahasiswa berkemampuan matematika tinggi dan sedang, tetapi pada mahasiswa yang memiliki kemampuan rendah tidak terlihat. Aspek keluwesan hanya terlihat pada salah satu mahasiswa dengan kemampuan matematika tinggi. Aspek kebaruan terlihat pada kedua mahasiswa berkemampuan tinggi. Kesimpulannya, dua mahasiswa berkemampuan matematika tinggi memiliki tingkatan yang berbeda yakni sangat kreatif dan kreatif. Mahasiswa berkemampuan sedang dan rendah memiliki tingkat yang kurang kreatif dan tidak kreatif.
Analisis Kesalahan Siswa dalam Memecahkan Masalah Geometri Berdasarkan Kriteria Ennis Hasanah, Firda Dyah Alvin; Sukoriyanto, Sukoriyanto; Sulandra, I Made
JIPM (Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika) Vol 10, No 2 (2022)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jipm.v10i2.8657

Abstract

Tujuan penelitin ini adalah menerapkan kriteria Ennis untuk mendeskripsikan kesalahan pemecahan masalah geometri siswa. Enam kriteria Ennis yaitu focus, reason, inference, situation, clarity, dan overview. Metode yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif. Calon subjek yaitu 30 siswa kelas VIII menyelesaikan soal tes geometri terkait persegi dan persegi panjang. Selanjutnya dari masing-masing kategori kemampuan matematika diambil 1 siswa sebagai subjek penelitian. Sehingga total subjek sebanyak 3 siswa. Data yang diambil adalah jawaban tertulis siswa dan hasil wawancara siswa yang menjadi subjek penelitian. Materi yang digunakan dalam penelitian ini adalah persegi dan persegi panjang. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh bahwa siswa berkemampuan matematika tinggi melakukan kesalahan pada kriteria clarity. Siswa dengan kemampuan matematika sedang melakukan kesalahan pada kriteria focus, inference, situation, clarity dan overview. Sedangkan siswa dengan kemampuan matematika rendah melakukan kesalahan pada kriteria focus, reason, situation, clarity dan overview.  Secara garis besar, baik siswa kemampuan matematika tinggi, sedang ataupun rendah, masih melakukan kesalahan dalam memecahkan masalah geometri.
ENDOMORFISMA PADA SEMIGRUP PERKALIAN DARI MATRIKS ATAS LAPANGAN Kasanah, Lisanatun; Sulandra, I Made
Sora Journal of Mathematics Education Vol 2 No 1 (2021): Sora Journal of Mathematics Education
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika (Kampus Kab. Maluku Barat Daya) Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (444.137 KB) | DOI: 10.30598/sora.2.1.1-7

Abstract

Misalkan F adalah suatu lapangan, n∈Z dengan n≥3, dan M_n (F) adalah himpunan matriks berukuran n×n atas F. M_n (F) dilengkapi dengan operasi kali (baku) dari matriks membentuk suatu semigrup, yaitu himpunan tidak kosong dengan satu operasi biner yang asosiatif. Suatu pemetaan f:M_n (F)→M_n (F) disebut endomorfisma jika untuk setiap A dan B di M_n (F) berlaku f(AB)=f(A)f(B). Pada artikel ini akan dikaji beberapa pemetaan yang merupakan endomorfisma pada semigrup perkalian dari matriks atas lapangan. Dalam pembuktian endomorfisma semigrup tersebut disusun juga beberapa lemma pendukung beserta pembuktiannya
Analisis kesalahan siswa dalam menyelesaikan masalah berdasarkan tahapan Polya ditinjau dari posisi tempat duduk Anam, Ainul; Sulandra, I Made
Jurnal Kajian Pembelajaran Matematika Vol 8, No 1 (2024): JURNAL KAJIAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um076v8i12024p17-29

Abstract

Analisis kesalahan merupakan suatu kegiatan penyelidikan untuk memperoleh informasi dari bentuk penyimpangan atau kesalahan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal cerita berdasarkan tahapan Polya ditinjau dari posisi tempat duduk. Soal cerita adalah bentuk soal yang mengangkat masalah kehidupan sehari-hari yang disajikan dalam bentuk cerita dimana penyelesaiannya membutuhkan keterampilan dalam menghitung. Subjek penelitian ini sebanyak 9 siswa SMP Negeri di Pakis Kabupaten Malang kelas VII F dengan 3 siswa di kelompok pertama yang duduk di bangku baris pertama, 3 siswa di kelompok kedua yang duduk di bangku baris kedua dan ketiga, dan 3 siswa di kelompok ketiga yang duduk di bangku baris keempat (terakhir). Hasil penelitian ini diperoleh bahwa terdapat subjek dengan  posisi tempat duduk baris pertama yang melakukan kesalahan pada tahap memahami masalah namun tidak melakukan kesalahan pada tahap membuat perencanaan, melaksanakan perencanaan, dan mengecek kembali. Sedangkan subjek dengan posisi tempat duduk baris kedua dan ketiga terdapat subjek yang tidak mengalami kesalahan pada semua tahapan namun terdapat juga subjek yang melakukan kesalahan pada semua tahapan. Sedangkan subjek dengan posisi tempat duduk baris keempat secara umum melakukan kesalahan pada tahap melaksanakan perencanaan dan mengecek kembali namun terdapat juga subjek yang mengalami kesalahan pada semua tahapan.
Berpikir Kreatif Siswa SMA dalam Memecahkan Masalah Barisan dan Deret Krisdarani, Novanda; Sukoriyanto, Sukoriyanto; Sulandra, I Made
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 8 No 1 (2024): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 8 Nomor 1
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v8i1.2516

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan berpikir kreatif siswa SMA dalam memecahkan masalah matematis dengan materi Barisan dan Deret. Teknik pengumpulan yang digunakan berupa tes tertulis soal materi barisan dan deret, dokumentasi, dan wawancara. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data secara deskriptif kualitatif, yaitu: (1) Reduksi data; (2) Penyajian Data; dan (3) Penarikan kesimpulan. Pendeskripsian tersebut menggunakan empat indikator, yakni kelancaran (fluency), keluwesan (flexibility), kebaruan (originality), keterincian (elaboration). Penelitian ini dilakukan pada kelas X di salah satu SMAN di Blitar. Selanjutnya, dipilih 2 subjek penelitian yang memenuhi semua indikator berpikir kreatif dan juga mempertimbangkan saran dari guru matematika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa subjek memenuhi keempat indikator berpikir kreatif. Pertama, indikator fluency (kelancaran) siswa memberikan 3 alternatif jawaban dengan benar. Kedua, indikator flexibility (keluwesan) siswa memberikan 3 metode penyelesaian. Metode yang digunakan adalah penjumlahan, rumus, dan gambar. Ketiga, indikator originality (kebaruan) siswa menggunakan strategi yang unik dan baru yakni dengan merepresentasikannya dalam gambar. Keempat, indikator elaboration (keterincian) siswa menuliskan 3 alternatif jawaban dengan berbagai ide dan representasi.
Existence of Clean Elements in A Matrix Ring Over ℤ Ambarsari, Ida Fitriana; Sulandra, I Made; Irawati, Santi
Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya 2019: Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (640.698 KB)

Abstract

A ring with unity is called clean, if every element is clean i.e. for every element there exist an idempotent element and a unit element such that . The set of matrices ( ) {[ ]| } is a ring with respect to the usual addition and multiplication operation of matrices. The ring ( ) is not clean for some integral domain , but the ring has eight forms of clean elements. Those clean elements are constructed by adding an idempotent element and a unit element. Since the ring ℤ of all integers is an integral domain, so the subring (ℤ) ( ) is not clean. In his paper, we discuss the existence of clean elements in (ℤ) based on the forms of clean elements in ( ) and proved the sufficiency and necessary condition of clean elements in (ℤ).
STRUKTUR ARGUMENTASI PENALARAN KOVARIASIONAL SISWA KELAS VIIIB MTsN 1 KEDIRI Umah, Ulumul; Asari, Abdur Rahman; Sulandra, I Made
JMPM: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 1 No 1: Maret
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika Universitas Pesantren Tinggi Darul Ulum Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26594/jmpm.v1i1.498

Abstract

Argumen matematis siswa tingkat dasar hingga sekolah menengah sering sulit dikaitkan dengan pembuktian matematis formal. Model Argumen Toulmin menawarkan suatu pendekatan untuk menganalisis argumen yang sangat berbeda dengan pendekatan logika formal. Studi ini bertujuan untuk mendeskripsikan struktur argumentasi siswa kelas VIIIB MTsN 1 Kediri ketika menyelesaikan masalah kovariasi berdasarkan teori argumentasi Toulmin. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa subjek belum memiliki struktur argumen yang lengkap. Secara umum subjek membangun argumen secara induktif. Peran “backing” menjadi esensial ketika argumen subjek didukung oleh contoh-contoh kasus yang mengantarkan pada suatu kesimpulan, sementara “qualifier” dan “rebuttal” tidak muncul pada struktur argumen mereka.
Student Argumentation Structure in Solving Statistical Problems Based on Adversity Quotient Aaidati, Iffanna Fitrotul; Subanji; Sulandra, I Made; Permadi, Hendro
Mathematics Education Journal Vol. 16 No. 2 (2022): Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Sriwijaya in collaboration with Indonesian Mathematical Society (IndoMS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Evaluation of the argumentation structure is needed to check the quality of student argumentation to produce appropriate problem-solving. Such evaluation can be carried out by identifying the constituent components of the argument. This study aims to describe the structure of student argumentation in solving statistical problems based on the Adversity Quotient (AQ). This qualitative descriptive type of research involved 52 students who were taking statistical methods courses. Participants were classified into three Categories of Adversity Quotient based on the results of the ARP (Adversity Response Profile) questionnaire. Data were obtained using statistical problem tests and interviews. The results showed that students with the AQ Climber category were able to meet all the constituent components of argumentation when solving statistical problems. AQ Camper-type students are only able to meet three components, namely claims, evidence, and reasoning. Meanwhile, students with the AQ Quitter type are only able to fulfill one component, namely claims. Based on the results of the study, the level of Adversity Quotient determines the quality of the student's argumentation structure when solving statistical problems.DOI: https://doi.org/10.22342/jpm.16.2.16633.121-140
DISSECTING STUDENT MISCONSTRUCTION IN TRANSFORMATIONAL ACTIVITIES SOLVES PROBLEMS THAT ALLOW COGNITIVE CONFLICT TO OCCUR Rosimanidar Rosimanidar; Purwanto Purwanto; Erry Hidayanto; I Made Sulandra
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 13, No 3 (2024)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/ajpm.v13i3.9457

Abstract

The transformative activity was crucial for problem-solving. In resolving problems, cognitive conflicts could arise, characterized by construction errors marked by deviations or differences from scientific concepts. Eight of the 106 students who experienced cognitive conflicts made construction errors in transformative activities. These errors were categorized into four groups. This research aimed to describe students' construction errors in transformative activities when solving problems that might lead to cognitive conflicts. The research design was phenomenological, with four subjects selected and one student from each group. Student responses and interview results served as research data, analyzed through narrative text analysis. The research findings revealed four forms of construction errors in students during transformative activities in problem-solving that might lead to cognitive conflicts: (1) pseudo construction "correct," occurring when students provide a correct answer to a problem, but upon closer examination, it was found that the clarification of the answer was incorrect; (2) pseudo construction "incorrect," happening when students gave an incorrect answer to a problem, but upon closer examination, the students had a correct thought process and could provide the right answer; (3) hole construction errors, occurring when there were inconsistencies in the construction process of concepts in students' minds; and (4) mis-analogical construction errors, occurring when students made errors in analogizing a problem with representations of other concepts. These four construction errors occurred in transformative activities based on incomplete rule-based systems. Examining these construction errors allowed instructors to improve students' transformative thinking activities according to linear equations with one variable.Aktivitas transformasional sangat penting dalam menyelesaikan masalah. Dalam penyelesaian masalah kemungkinan terjadi konflik kognitif, yaitu kesalahan konstruksi yang ditandai ada penyimpangan atau perbedaan dengan konsep ilmiah. Mahasiswa mengalami konflik kognitif sebanyak 106 orang dan 8 mahasiswanya telah melakukan kesalahan konstruksi dalam aktivitas transformasional. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesalahan konstruksi mahasiswa dalam aktivitas transformasional menyelesaikan masalah yang memungkinkan terjadi  konflik kognitif. Jenis penelitian ini adalah fenomenologi dengan dipilih 4 subjek penelitian yang masing-masing 1 mahasiswa dari setiap kelompok tersebut. Jawaban mahasiswa dan hasil wawancara digunakan sebagai data penelitian. Data penelitian dianalisis melalui analisis teks naratif. Temuan penelitian diperoleh bahwa ada empat bentuk kesalahan konstruksi mahasiswa yang dibedah dalam aktivitas transformasional menyelesaikan masalah yang memungkinkan terjadi konflik kognitif, yaitu (1) pseudo construction “benar” yang terjadi saat mahasiswa memberikan jawaban benar terhadap suatu permasalahan, namun ketika ditelusuri, ternyata mahasiswa salah dalam memberikan klarifikasi jawaban; (2) Kesalahan pseudo construction “salah” yang terjadi saat mahasiswa memberikan jawaban salah terhadap suatu permasalahan, namun ketika ditelusuri mahasiswa mempunyai cara berpikir yang benar dan dapat memberikan jawaban yang benar; (3)Kesalahan lubang konstruksi (hole construction) yang terjadi saat proses konstruksi konsep dalam pikiran mahasiswa ada yang tidak sesuai;  dan (4) kesalahan mis-analogical construction yang terjadi saat mahasiswa membuat kesalahan dalam menganalogikan masalah dengan representasi konsep lain. Keempat kesalahan konstruksi tersebut terjadi pada aktivitas transformasional berbasis aturan tidak lengkap (incomplete rule-based). Penelaahan kesalahan konstruksi ini dijadikan dasar bagi dosen untuk memperbaiki aktivitas berpikir transformasional mahasiswa sesuai konsep persamaan linier satu variabel
Mathematical Representation of MTs Students in HOTS-based Mathematical Problem Solving Damayanti, Hanifah; Susiswo, Susiswo; Sulandra, I Made
PRISMA Vol 14, No 1 (2025): PRISMA
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/jp.v14i1.4495

Abstract

This research is a descriptive qualitative research that aims to describe students’ mathematical representations in solving HOTS-based mathematical problems. This research was conducted at MTs Putri Al-Huda, Malang City. The subjects of this study were 2 grade VIII students selected based on high and medium abilities. Written tests and interview guidelines were the instruments in this study. The data analysis technique in this study used the Miles and Huberman method, namely data reduction, data presentation, and conclusion. The research results show that high-ability subjects produced verbal mathematical representations at the stage of understanding the problem and checking again, generate symbolic representations at the planning stages, implementing the plan, and checking again. Meanwhile, subjects with medium abilities produced verbal representations at the stage of understanding the problem, symbolic representations at the stage of making and implementing plans. Subjects with medium abilities did not produce any representations at the stage of checking again.
Co-Authors Aaidati, Iffanna Fitrotul Abadyo Abadyo Abdul Haris Rosyidi Abdul Haris Rosyidi Abdur Rahman As’ari Agus Hidayat Agus Prianto Akbar Sutawidjaja Al Ashari, Iqbal Ma’ruf Allifia Nur Chasanah Ambarsari, Ida Fitriana Anam, Ainul Arilaksmi, Ni Putu Gita Arini Rabbi Izzati Barep Yohanes Benyamin Benyamin Benyamin Benyamin, Benyamin Budi Sasomo, Budi Budiarti, Arivia Ayu Cholis Sa’dijah Christiyanto, Dana Yuli Dahliatul Hasanah Damayanti, Hanifah Dana Yuli Christiyanto Dewi Kristika Findia Ning Tyas Dian Putri Wulandari Dimas Femy Sasongko Dodi Sukmayadi Edy Bambang Irawan Endang Trinoviawati Endang Wahyuningrum Erry Hidayanto Fahrun Nisa’ Fanandri Diyaulhaq Farih Nur Hisyam Gatot Muhsetyo Gutomo Wibi Ananggih Hasanah, Firda Dyah Alvin I Nengah Parta I Nyoman Mudarya Iffanna Fitrotul Aaidati Imam Fahcruddin Ipung Yuwono Ipung Yuwono, Ipung Irna Natalis Sanit Iva Nurmawanti Izzatul Yazidah I’im Fatimah JULIANGKARY, ELISKA Juliangkary, Eliska Karolin Natalia T Kasanah, Lisanatun Krisdarani, Novanda Labuem, Susana Lathiful Anwar Manopo Manopo Mohammad Ridhoi Mukhammad Solikhin Ni Putu Gita Arilaksmi Nurmawanti, Iva Nurul Ma’rifah Oktoviana, Lucky Tri Permadi, Hendro Puguh Darmawan Purwanto Purwanto Purwanto Purwanto Purwanto Puspitasari, Yesy Putri, Nanda Azzahra Qohar, Abd. Rahadi, Rustanto Rahayu, Fitriya Dwi Rahmadani, Desi Retnowati, Lina Rini Nurhakiki Risit, Alexander Hendro Rosimanidar Rosimanidar Rosimanidar Rustanto Rahardi Sa’dijah, Cholis Sakinah, Zulfatus Sari, Noviana Puspita Sa’dijah, Cholish Selly Meinda Dwi Cahyaningsih Siti Na’imah Sri Rahayuningsih Subanji Subanji Subanji Suci Yuniati Sudirman Sudirman Sudirman Sukkur , Mohammad Sukoriyanto Sukoryanto Sukoryanto Suparti Suparti Susiswo Syaiful Hadi Syarifuddin, Faiz Afrian Syarifudin Syarifudin Tjang Daniel Chandra Toto Nusantara Trianingsih Eni Lestari Ucu Rahayu Umah, Ulumul Wahyuni, Ulfa Indera Wildan Hakim Yesy Puspitasari