p-Index From 2021 - 2026
5.708
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN TEMATIK SUBTEMA TUMBUHAN SAHABATKU DENGAN PENDEKATAN SAINTIFIK UNTUK SISWA KELAS VI SD Fanandri Diyaulhaq; I Made Sulandra; Ucu Rahayu
Jurnal BIOEDUIN : Program Studi Pendidikan Biologi Vol 12, No 1 (2022): Bioeduin Februari
Publisher : Department of Biology Education UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/bioeduin.v12i1.17276

Abstract

Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Siswa SMA Kelas X Dalam Memecahkan Masalah SPLTV Benyamin Benyamin; Abd. Qohar; I Made Sulandra
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5 No 2 (2021): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika: Volume 5 Nomor 2, In press
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v5i2.574

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir kritis siswa SMA kelas X dalam memecahkan masalah SPLTV. Penelitian ini dilakukan pada semester genap tahun 2020/2021. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskripstif dengan pendekatan kualitatif. Subjek dalam penelitian ini ada 31 orang dari kelas X IPA1. Proses pemilihan subjek dengan menggunakan nilai rata-rata ulangan harian. Metode pengumpulan data adalah tes kemampuan berpikir kritis dan wawancara. Hasil penelitian bahwa kemampuan siswa kelas X SMA berada pada kategori rendah dengan persentase 43,01%. Kemampuan berpikir kritis untuk aspek interpretasi dengan persentase 38,71%, aspek analisis dengan persentase 58,06%, aspek inferensi dengan persentase 41,94%, aspek penjelasan 9,68%, dan aspek regulasi diri dengan persentase 48,39% berada pada kategori rendah sedangkan aspek evaluasi yang berada pada kategori sedang dengan persentase 61,29%. Bagi peneliti selanjutnya, agar meneliti faktor-faktor yang mempengaruhi rendahnya kemampuan bepikir kritis pada jenjang SMA/sederajat.
Proses Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa Matematika Berdasarkan Masalah Open-Ended pada Materi Bangun Datar Dian Putri Wulandari; Susiswo Susiswo; I Made Sulandra
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5 No 3 (2021): Volume 5 Nomor 3 Tahun 2021
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v5i3.847

Abstract

Berpikir kreatif adalah masalah penting dalam pembelajaran matematika. Sebagian besar guru di sekolah kurang memperhatikan kemampuan tersebut. Kemampuan berpikir kreatif dan mengetahui proses berpikir kreatif siswa mengakibatkan guru memperoleh pengetahuan yang luas terhadap potensi yang siswa miliki. Tujuan Penelitian ini yaitu mengetahui proses berpikir kreatif dan kemampuan siswa melalui masalah open-ended. Kriteria subjek dapat dikategorikan sebagai a) siswa memiliki kemampuan berpikir kreatif tinggi; b) siswa memiliki kemampuan berpikir kreatif sedang; dan c) siswa memiliki kemampuan berpikir kreatif rendah. Kemudian indikator kemampuan berpikir kreatif pada penelitian ini yaitu kelancaran (fluency), fleksibilitas (fexibelity), dan kebaruan (novelty) sementara tahap proses berpikir kreatif yaitu; 1) mengetahui adanya masalah; 2) memahami masalah; 3) membuat dugaan dan merumuskan hipotesis; 4) menguji hipotesis dan mengevaluasi; dan 5) mengkomunikasikan ide. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Data diperoleh dari jawaban siswa dan hasil wawancara. Penelitian dilakukan di kelas VII SMP An-Nur dengan jumlah siswa sebanyak 29 siswa. Hasil dari penelitian ini yaitu berupa proses berpikir kreatif siswa, 3 siswa dikategorikan sebagai kemampuan tinggi, 12 siswa memiliki kemampuan sedang, dan 14 siswa berkemampuan rendah.
Pendampingan Penulisan Artikel Ilmiah dari Hasil Penelitian bagi Guru Matematika SMK Kota Kediri Lucky Tri Oktoviana; Dahliatul Hasanah; I Made Sulandra; Susiswo Susiswo; Trianingsih Eni Lestari; Rini Nurhakiki
Abdimas: Jurnal Pengabdian Masyarakat Universitas Merdeka Malang Vol 5, No 2 (2020): July 2020
Publisher : University of Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/abdimas.v5i2.3820

Abstract

Doing research and publication in the form of scientific article is not part of teachers’ duties as an educator. Conducting research particularly class action research, however, is a necessity for teachers to solve some problems experienced in class. The needs to publish an article from research result emerges from the importance of sharing research result conducting in class. This research result may solve similar problems happened in other classes and experinced by other teachers. High school mathematics teachers in Kediri city encounter difficulties in transforming research result into a scientific article. This community service program provides a training and accompaniment in writing a scientific article. This program involves some activities, i.e. (1) elucidating the structure of scientific articles and its description, (2) giving examples of scientific articles from research results, (3) practicing in writing scientific article, and (4) presenting article results from practice section. This program is expected to encourage high school mathematics teachers in Kediri city to have a scientific article and to publish the article in seminars or scientific journals.DOI: https://doi.org/10.26905/abdimas.v5i2.3820
Kemampuan Aparat Desa dalam Pelaksanaan Tugas Administrasi Pemerintahan Desa I Made Sulandra; I Nyoman Mudarya
Locus Vol 9, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.803 KB) | DOI: 10.37637/locus.v9i1.77

Abstract

Kemampuan Aparatur dalam Pelaksanaan Tugas Administrasi Pemerintahan Desa hendaknya dapat mencapai tujuan yang dipersyaratkan sesuai dengan kondisi yang diharapkan. Pemberdayaan Aparatur yang mempunyai tujuan untuk peningkatan kemampuan sangat perlu dilakukan. Rumusan masalah penelitian ini: bagaimana kemampuan aparat desa dalam pelaksanaan tugas Administrasi Pemerintahan Desa, dan Kepatuhan atau kedisiplinan kerja aparat desa dalam pelaksanaan tugas Administrasi Pemerintahan Desa dan Faktor-faktor pendukung dan menghambat pelaksanaan tugas penyelenggaraan Administrasi Pemerintahan Desa. Penelitian menggunakan metode kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan pemanfaatan dokumen. Hasil yang dicapai dari penelitian ini bahwa Kemampuan aparat Desa dalam pelaksanaan Tugas Administrasi Pemerintahan desa kurang efektif, dan kepatuhan atau kedisipilinan kerja aparat desa dalam pelaksanaan administrasi desa masih rendah. Faktor pendukung adalah adanya peraturan tentang administrasi desa dan penghambat pelaksanaan tugas administrasi pemerintahan Desa adalah masih rendahnya sumderdaya pendukung pelaksanaan tugas administrasi desa. Sarannya adalah Untuk meningkatkan kemampuan dan kedisiplinan serta peningkatan dukungan dalam pelaksanaan tugas administrasi pemerintahan desa hendaknya Pemerintah atasan melakukan : Pembinaan, Pelatihan, Bimtek serta memberikan motivasi kerja serta peningkatan kesejahteraan dari pada aparat Desa.
Exploring of Student’s Algebraic Thinking Process Through Pattern Generalization using Similarity or Proximity Perception Iva Nurmawanti; I Made Sulandra
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1634.351 KB) | DOI: 10.31980/mosharafa.v9i2.603

Abstract

AbstractStudents' algebraic thinking skills must continue to be developed because they can support success in mathematics. Algebraic thinking relates to generalizing patterns learned at the junior secondary level. During the process of generalizing students use the perception of similarity or proximity. Therefore, the purpose of this study is to describe the algebraic thinking process of junior high school students in generalizing patterns. The approach used is qualitative with 3 research subjects who have different algebraic thought processes. The results showed that junior high school students carried out algebraic thought processes by perceiving images, representing, looking for functional relationships, making generalizations, and applying general formulas. The difference in perception is used early in the activity and in the search for functional relationships. The results of this study can be used in developing mathematics learning strategies so that students' algebraic thinking skills develop. AbstrakKemampuan berpikir aljabar siswa harus terus dikembangkan karena dapat mendukung kesuksesan dalam matematika.  Berpikir aljabar generalisasi dengan generalisasi pola yang dipelajari pada tingkat SMP. Pada saat proses melakukan generalisasi siswa menggunakan persepsi similarity atau proximity. Oleh sebab itu, tujuan penelitian ini yaitu mendeskripsikan proses berpikir aljabar siswa SMP dalam melakukan generalisasi pola. Pendekatan yang digunakan yaitu kualitatif dengan 3 subjek penelitian yang memiliki proses berpikir aljabar yang berbeda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa SMP melakukan proses berpikir aljabar dengan mempersepsikan gambar, merepresentasikan, mencari hubungan fungsional, melakukan generalisasi, dan mengaplikasikan rumus umum. Perbedaannya persepsi digunakan di awal kegiatan dan pada kegiatan pencarian hubungan fungsional. Hasil penelitian ini dapat digunakan dalam mengembangkan strategi pembelajaran matematika agar kemampuan berpikir aljabar siswa berkembang.
Penalaran Spasial Siswa SMP Pada Materi Geometri Bangun Ruang Berdasarkan Tipe Kepribadian Ekstrovert dan Introvert Farih Nur Hisyam; Sukoriyanto Sukoriyanto; I Made Sulandra
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 7 No 3 (2023): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 7 Nomor 3 Tahun 2023
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v7i3.2500

Abstract

Kemampuan geometri yang harus dimiliki siswa yaitu penalaran spasial untuk memecahkan permasalahan geometri. Kesalahan yang sering dialami siswa diantaranya mengobservasi dan memvisualisasi bangun ruang. Hal tersebut dikarenakan banyak hal yang mengidentifikasi perbedaan tersebut. Salah satu penyebabnya adalah kepribadian siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penalaran spasial siswa berdasarkan tipe kepribadian ekstrovert dan introvert. Penelitian ini dilaksanakan di kelas VII-I MTs Al-Maárif Singosari Malang. Sebanyak 35 siswa diberikan angket tipe kepribadian untuk diketahui tipe kepribadian yang nantinya akan dipilih empat siswa menjadi subjek penelitian. Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan dengan melakukan analisis pada angket dan lembar soal tes penalaran spasial. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif pada angket tipe kepribadian. Hasil dari penelitian ini menggambarkan deskripsi terkait penalaran spasial berdasarkan tipe kepribadian. Tipe kepribadian ekstrovert cenderung memerlukan stimulus untuk dapat menjawab dengan tepat. Sedangkan siswa introvert cenderung lebih tenang dan teliti dalam mengamati bangun-bangun geometri. Selain itu siswa ekstrovert cenderung tidak menggunakan strategi dalam mengilustrasikan objek bangun geometri. Sedangkan siswa introvert memiliki kecenderungan untuk menggunakan strategi dalam mengilustrasikan objek bangun geometri.
Application of The Jungle of Phytagoras Discovery Learning Method Assisted with The Nearpod Application Sakinah, Zulfatus; Rahadi, Rustanto; Sulandra, I Made
PRISMA Vol 13, No 1 (2024): PRISMA
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/jp.v13i1.3980

Abstract

The application of this learning aims to improve the quality of students by developing learning media. The teaching media used for the lesson is the Nearpod application for grade 8 Pythagorean material in middle school in accordance with the implementation plan for mathematics learning in junior high school. The approach used in this learning is Discovery Learning. In this case, the teacher will develop one of the teaching materials in the form of learning media using the Discovery Learning approach. Based on the results of the presentation above, the teacher has carried out open media teaching using the Discovery Learning method for the Pythagorean theorem material for grade 8 junior high school which aims to improve student learning outcomes. The subject of this teaching is grade 8 students. The object of this teaching is to create mathematics teaching media using the Discovery Learning approach in understanding the Pythagorean theorem material. This teaching was carried out to determine student learning outcomes after using Android-based mathematics teaching media with the Discovery Learning approach regarding Pythagorean theorem material for grade 8 junior high school students. There are 4 stages in this learning, namely planning, action, observation and reflection.
Pengenalan Numerasi kepada Siswa SMAN 2 Pare Kediri untuk Meningkatkan Berpikir Kritis Darmawan, Puguh; Sulandra, I Made; Yohanes, Barep
Room of Civil Society Development Vol. 2 No. 5 (2023): Room of Civil Society Development
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Masyarakat Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59110/rcsd.209

Abstract

Pelatihan pengenalan numerasi untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis sangat penting dikembangkan bagi anak sekolah menengah atas. Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 2 Pare Kediri melakukan kolaborasi dengan departemen Matematika Universitas Negeri Malang untuk melakukan pelatihan pengenalan numerasi untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis. Pelatihan dilakukan oleh dosen Pendidikan Matematika dan mahasiswa S3 Pendidikan Matematika, Universitas Negeri Malang. Numerasi merupakan salah satu penilaian dalam Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) di tingkat sekolah menengah atas. Kemampuan Berpikir Kritis dikembangkan dengan memberikan stimulus numerasi yang selanjutnya dianalisis dengan mengacu pada 9 tipe pertanyaan. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini adalah diskusi dan tanya jawab. Hasil pelatihan ini adalah meningkatnya berpikir kritis siswa yang ditunjukkan dengan angket.
Graph sederhana pembagi nol dari ring komutatif dengan satuan Sukkur , Mohammad; Sulandra, I Made
Jurnal MIPA dan Pembelajarannya Vol. 2 No. 10 (2022): Oktober
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um067v2i102022p2

Abstract

Misalkan R merupakan ring komutatif dengan unsur satuan. Berdasarkan unsur – unsur di R dan unsur – unsur pembagi nol di R, akan diperoleh suatu graph Γ(R), dengan himpunan titiknya adalah V(Γ(R))=Z(R) dimana Z(R)={0≠x∈R|xy=0,untuk suatu 0≠y∈R} dan himpunan sisinya adalah E(Γ(R))={(x,y)|xy=0,x,y∈Z(R)} dimana (x,y)=(y,x). Graph tersebut disebut graph pembagi nol. Jika himpunan sisi pada graph tersebut adalah E(Γ(R))={(x,y)|xy=0,x,y∈Z(R),x≠y} dimana (x,y)=(y,x), maka graph tersebut disebut graph sederhana pembagi nol. Pada tulisan ini, akan dikaji karakteristik graph sederhana pembagi nol Γ(R), yaitu (1) graph Γ(R) hingga jika dan hanya jika R adalah hingga atau R adalah daerah integral, (2) graph Γ(R) adalah graph terhubung dengan dim⁡(Γ(R))≤3, (3) ada titik dari Γ(R) yang terhubung langsung ke semua titik lainnya jika dan hanya jika Z(R)∪{0} merupakan ideal annihilator, (4) ada titik dari Γ(R) yang terhubung langsung ke semua titik lainnya jika dan hanya jika R≅Z_2×A, dimana A merupakan daerah integral, (5) jika R hingga, maka ada titik dari Γ(R) yang terhubung langsung ke semua titik lainnya jika dan hanya jika R≅Z_2×F, dimana F merupakan field.
Co-Authors Aaidati, Iffanna Fitrotul Abadyo Abadyo Abdul Haris Rosyidi Abdul Haris Rosyidi Abdur Rahman As’ari Agus Hidayat Agus Prianto Akbar Sutawidjaja Al Ashari, Iqbal Ma’ruf Allifia Nur Chasanah Ambarsari, Ida Fitriana Anam, Ainul Arilaksmi, Ni Putu Gita Arini Rabbi Izzati Barep Yohanes Benyamin Benyamin Benyamin Benyamin, Benyamin Budi Sasomo, Budi Budiarti, Arivia Ayu Cholis Sa’dijah Christiyanto, Dana Yuli Dahliatul Hasanah Damayanti, Hanifah Dana Yuli Christiyanto Dewi Kristika Findia Ning Tyas Dian Putri Wulandari Dimas Femy Sasongko Dodi Sukmayadi Edy Bambang Irawan Endang Trinoviawati Erry Hidayanto Fahrun Nisa’ Fanandri Diyaulhaq Farih Nur Hisyam Gatot Muhsetyo Gutomo Wibi Ananggih Hasanah, Firda Dyah Alvin I Nengah Parta I Nyoman Mudarya Iffanna Fitrotul Aaidati Imam Fahcruddin Ipung Yuwono Ipung Yuwono, Ipung Irna Natalis Sanit Iva Nurmawanti Izzatul Yazidah I’im Fatimah JULIANGKARY, ELISKA Juliangkary, Eliska Karolin Natalia T Kasanah, Lisanatun Krisdarani, Novanda Labuem, Susana Lathiful Anwar Manopo Manopo Mohammad Ridhoi Mukhammad Solikhin Ni Putu Gita Arilaksmi Nurmawanti, Iva Nurul Ma’rifah Oktoviana, Lucky Tri Permadi, Hendro Puguh Darmawan Purwanto Purwanto Purwanto Purwanto Purwanto Puspitasari, Yesy Putri, Nanda Azzahra Qohar, Abd. Rahadi, Rustanto Rahmadani, Desi Retnowati, Lina Rini Nurhakiki Risit, Alexander Hendro Rosimanidar Rosimanidar Rosimanidar Rustanto Rahardi Sa’dijah, Cholis Sakinah, Zulfatus Sari, Noviana Puspita Sa’dijah, Cholish Selly Meinda Dwi Cahyaningsih Siti Na’imah Sri Rahayuningsih Subanji Subanji Subanji Suci Yuniati Sudirman Sudirman Sudirman Sukkur , Mohammad Sukoriyanto Sukoryanto Sukoryanto Suparti Suparti Susiswo Syaiful Hadi Syarifudin Syarifudin Tjang Daniel Chandra Toto Nusantara Trianingsih Eni Lestari Ucu Rahayu Umah, Ulumul Wahyuni, Ulfa Indera Wildan Hakim Yesy Puspitasari