p-Index From 2021 - 2026
7.431
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ergonomi Indonesia (The Indonesian Journal of Ergonomic) Jurnal Sport Science Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Journals of Ners Community Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Jurnal Medika Malahayati Jurnal Fisioterapi dan Rehabilitasi Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstorming Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan NURSING UPDATE JURNAL ILMIAH ILMU KEPERAWATAN PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesian Journal of Global Health research Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Jurnal Kesehatan Tambusai Journal of Public Health Innovation (JPHI) Jurnal Abdimas Indonesia : Jurnal Abdimas Indonesia Jurnal Penelitian Inovatif Jurnal Pengabdian Masyarakat Kedokteran Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako) Jurnal Berita Kesehatan Physiotherapy Health Science (PhysioHS) Berita Kedokteran Masyarakat Jurnal Sosial dan Sains Cakrawala: Jurnal Pengabdian Masyarakat Global Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Jurnal Inovasi Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat: Kesehatan (JPKMK) Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Physical Therapy Journal of Indonesia Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Jurnal Ilmiah Fisioterapi Muhammadiyah Health Care : Journal of Community Service Natural: Jurnal Pelaksanaan Pengabdian Bergerak Bersama Masyarakat FISIO MU: Physiotherapy Evidences PROMOTIF: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Inovasi Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat Masyarakat Mandiri: Jurnal Pengabdian Dan Pembangunan Lokal
Claim Missing Document
Check
Articles

Edukasi Fisioterapi Mengenai Tumbuh Kembang dan Stimulasi Motorik Balita Kepada Orang Tua di Posyandu Balita Puskesmas Cisadea: Physiotherapy Education Regarding Growth and Development and Motor Stimulation of Toddler to Parents at The Posyandu Balita Puskesmas Cisadea Rina Nurhayati; Zidni Imanurrohmah Lubis; Rizal Septian
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat: Kesehatan Vol. 5 No. 2 (2025): Juli
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Notokusumo Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Pertumbuhan merupakan bertambahnya ukuran dan jumlah sel serta jaringan dalam tubuh yang berarti peningkatan tersebut termasuk ukuran fisik dan struktur tubuh sehingga dapat diukur dalam satuan panjang dan berat. Sedangkan perkembangan adalah perubahan yang terjadi secara bertahap  yang berhubungan dengan perubahan secara kualitas menuju ke tingkat yang lebih kompleks. Pengabdian ini dilakukan di 4 posyandu balita dilingkup Puskesmas Cisade. Metode pengabdian yang digunakan dengan memberikan edukasi fisioterapi berupa promosi kesehatan  tentang tumbuh kembang dan stimulasi anak usia balita dengan tujuan meningkatkan pengetahuan ibu tentang tumbuh kembang anak serta stimulasi yang tepat kepada  komunitas balita di posyandu balita dengan menggunakan leaflet dan poster sebagai mediannya. Pengetahuan ibu tentang cara stimulasi motorik yang tepat sebelum diberikan materi sebesar 52,3% dan setelah diberikan materi sebesar 100%, pengetahuan ibu tentang tanda keterlambatan pengetahuan anak sebelum diberikan materi sebesar 19% dan setelah diberikan materi sebesar 100%. berdasarkan hasil tersebut dapat diketahui bahwa pengetahuan ibu mengenai tumbuh kembang dan stimulasi motorik balita di 4 posyandu balita dilingkup puskesmas cisadea mengalami peningkatan.  Dari hasil tersebut dapat diketahui bahwa pengetahuan ibu mengenai tumbuh kembang dan stimulasi motorik balita di 4 posyandu balita dilingkup Puskesmas Cisadea mengalami peningkatan. Berdasarkan hasil evaluasi diketahui bahwa adanya peningkatan pengetahuan ibu mengenai tumbuh kembang dan stimulasi motorik dengan presentase sebesar 100%. Kegiatan pengabdian serupa juga diharapkan dapat dilakukan di posyandu-posyandu lain di wilayah kerja Puskesmas Cisadea maupun wilayah puskesmas lainnya, agar lebih banyak orang tua yang memperoleh manfaat dari edukasi yang diberikan.   Abstract: Growth is the increase in the size and number of cells and tissues in the body, which means that the increase includes physical size and body structure so that it can be measured in units of length and weight. While development is a change that occurs gradually that is related to changes in quality towards a more complex level. This community service was carried out in 4 toddler posyandu within the Cisade Community Health Center. The community service method used was by providing physiotherapy education in the form of health promotion about growth and development and stimulation of toddlers with the aim of increasing mothers' knowledge about child growth and development and appropriate stimulation to the toddler community at the toddler posyandu using leaflets and posters as the medium. Mothers' knowledge about the right way to stimulate motor skills before being given the material was 52.3% and after being given the material was 100%, mothers' knowledge about signs of delays in children's knowledge before being given the material was 19% and after being given the material was 100%. Based on these results, it can be seen that mothers' knowledge about growth and development and motor stimulation of toddlers in 4 toddler posyandu within the Cisade Community Health Center has increased. From these results, it can be seen that mothers' knowledge regarding toddler growth and development and motoric stimulation at 4 toddler posyandu within the Cisadea Community Health Center has increased. The evaluation revealed a 100% increase in mothers' knowledge about growth and development and motoric stimulation. Similar community service activities are expected to be conducted at other integrated health posts (Posyandu) within the Cisadea Community Health Center's (Puskesmas) area and other community health centers, so that more parents can benefit from the education provided.
Factor Analysis of Physiotherapists on the Implementation of Telephysiotherapy in Indonesia Lubis, Zidni Imanurrohmah; Tanazza, Syi'ar Aprilla; Sari, Ni Putu Desy Purnama; Rahim, Anita Faradilla; Multazam, Ali
Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 17 No. 4 (2024): February
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/jik.v17i4.2247

Abstract

Telephysiotherapy is a long-distance physiotherapy service using technology, including voice or video calls. In Indonesia, telephysiotherapy is not popular compared to abroad, so researchers want to analyze the factors of physiotherapists on implementation of telephysiotherapy in Indonesia. This research was a correlational analytic descriptive study with a cross-sectional approach. The independent variables are the attitude, readiness, knowledge, and motivation of physiotherapists in Indonesia in addition, the dependent variable is the implementation of telephysiotherapy with 117 physiotherapists in Indonesia as subjects. Questionnaire used and tested for validity and reliability. By Chi-Square test, the result found that attitude variable obtained a p-value of 0.034 (p <0.05) and OR value of 2.561, which means that a positive attitude increases the implementation of telephysiotherapy by 2 times, while on the readiness variable the p-value 0.008 (p <0.05) with OR 3.237 which means high readiness increases 3 times the implementation of telephysiotherapy and on the variables of knowledge and motivation shows a p-value of 0.042 (p <0.05) with an OR value of 2.415 which means high knowledge and motivation increase the implementation of telephysiotherapy 2 times greater than low knowledge and motivation. This study found that the majority of physiotherapists in Indonesia have a positive attitude and readiness, knowledge, and high motivation towards the implementation of telephysiotherapy in Indonesia, but more physiotherapists in Indonesia have not implemented telephysiotherapy. On the other hand, there is a relationship between the attitude, readiness, knowledge, and motivation of physiotherapists towards the implementation of telephysiotherapy in Indonesia.
HUBUNGAN JUMLAH BATANG ROKOK TERHADAP NILAI ARUS PUNCAK EXPIRASI (APE) PADA PEROKOK AKTIF PEGAWAI MANAJEMEN RSUD SULTAN IMANUDDIN PANGKALAN BUN Slamet, Slamet; Multazam, Ali; Lubis, Zidni Imanurrohmah
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i2.28407

Abstract

Merokok adalah menghisap bahan-bahan yang berbahaya bagi tubuh, Kebiasaan merokok pada seseorang merupakan faktor utama yang dapat mempercepat penurunan faal paru dimana terjadi perubahan struktur jalan napas maupun parenkim paru. Infeksi saluran napas riwayat infeksi saluran napas berat sewaktu anak-anak menyebabkan penurunan faal paru, Tujuan penelitian ini ialah mengetahui Hubungan Jumlah Batang Rokok Terhadap Nilai Arus Puncak Expirasi (APE) pada Perokok Aktif Pegawai Manajemen RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun. Penelitian ini dilakukan dengan rancangan analitik observasional dan pendekatan dilakukan dengan cara Cross-Sectional. Teknik sampling dengan Purposive Sampling. Sampel yang memenuhi kriteria inklusi sebanyak 17 orang. Instrumen penelitian yang digunakan, yaitu indeks Brinkman untuk memperoleh data jumlah batang rokok dan peak flow meter untuk mengidentifikasi tingkat arus puncak ekspirasi (APE). Uji data yang digunakan adalah korelasi spearman rho diperoleh p-value = (0,000). Koefisiensi kontigensi diperoleh nilai r = 0,883. Ada hubungan jumlah batang rokok yang dikonsumsi terhadap nilai arus puncak ekspirasi (APE) pada perokok aktif pegawai manajemen RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun dengan tingkat korelasi yang tinggi.
Hubungan dukungan keluarga terhadap kepatuhan menjalani latihan di rumah pada pasien praktik mandiri fisioterapi Kecamatan Lowokwaru Kota Malang Lubis, Zidni Imanurrohmah; Charismawati, Linda Aulia; Rahim, Anita Faradilla
Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal Vol. 16 No. 02 (2025): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/ww0y5j91

Abstract

Latar Belakang: Kepatuhan latihan di rumah merupakan faktor penting dalam keberhasilan rehabilitasi fisioterapi, namun tingkat kepatuhan pada praktik mandiri masih tergolong rendah. Kondisi ini perlu diteliti karena layanan praktik mandiri menuntut keterlibatan aktif pasien untuk mencapai pemulihan optimal. Salah satu faktor yang berpengaruh adalah dukungan keluarga, meliputi aspek emosional, instrumental, informasional, dan penghargaan.Metode: Penelitian ini menerapkan rancangan kuantitatif observasional analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional pada 81 pasien fisioterapi di Kecamatan Lowokwaru. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner FSS dan EARS yang sudah dibuktikan validitas dan reliabilitasnya kemudian dianalisis  menggunakan uji spearman rho.Hasil: Melalui analisis statistik spearman rho, terlihat bahwa terdapat keterkaitan positif antara dukungan keluarga dengan kepatuhan pasien menjalani latihan latihan di rumah (p = 0,043), yang berarti bahwa dukungan keluarga berkolerasi terhadap kepatuhan latihan di rumah.Kesimpulan: Keterlibatan keluarga berperan penting dalam keberhasilan latihan fisioterapi di rumah karena meningkatkan motivasi, disiplin, dan konsistensi pasien, sehingga mempercepat pemulihan dan peningkatan fungsi.
Hubungan motivasi sembuh terhadap kepatuhan latihan di rumah pasien praktik mandiri fisioterapi Lubis, Zidni Imanurrohmah; Auliarahma, Adinda Fawzia; Rahim, Anita Faradilla
Jurnal Inovasi Kesehatan Masyarakat Vol 6 No 1 (2025): Journal of Public Health Innovation (JPHI)
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/m7fzs367

Abstract

Latar Belakang: Kepatuhan pasien dalam menjalani home exercise program (HEP) merupakan faktor kunci keberhasilan rehabilitasi fisioterapi, namun masih tergolong rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan motivasi sembuh terhadap kepatuhan menjalani latihan di rumah pada pasien praktik mandiri fisioterapi Kota Malang.Metode: Penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional melibatkan 81 responden yang dipilih menggunakan simple random sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner Treatment Motivation Questionnaire (TMQ) dan Exercise Adherence Rating Scale (EARS). Analisis data menggunakan uji Spearman Rho.Hasil: Rata-rata skor motivasi sembuh responden adalah 35,123 (79,8%) dan kepatuhan menjalani latihan di rumah mencapai 19,209 (80,0%). Hasil uji korelasi menunjukkan hubungan positif yang signifikan (r=0,271; p=0,014) dengan kekuatan korelasi lemah.Kesimpulan: Terdapat hubungan positif yang signifikan antara motivasi sembuh dengan kepatuhan menjalani latihan di rumah, namun kontribusinya relatif kecil (27,1%) sehingga perlu dipertimbangkan faktor-faktor lain seperti dukungan keluarga, pengetahuan pasien, dan komunikasi terapeutik perlu dipertimbangkan dalam meningkatkan kepatuhan HEP.
Edukasi Pencegahan DOMS pada Komunitas Penggiat Hobi Hanagatsu Wotagei Mario, Prabawati Sinta; Lubis, Zidni Imanurrohmah; Istiqomah, Siti
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 4 (2025): Edisi Oktober - Desember
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v6i4.6141

Abstract

Wotagei merupakan bentuk kegiatan yang berasal dari Jepang dengan gerakan tangan sederhana berupa chanting. Seiring dengan berkembangnya zaman, terjadi pergeseran budaya yang menyebabkan wotagei berubah dari gerakan chanting menjadi modern dance dengan light sticks (light dance). Gerakan berulang serta eksplosif pada wota seperti rotasi shoulder dan wrist, dan penggunaan kelompok otot yang berulang dapat memicu terjadinya Delayed Onset Muscle Soreness (DOMS), terutama jika dilakukan tanpa pemanasan yang tepat. Walaupun tidak terlihat seperti olahraga, komunitas penggiat hobi seperti Hanagatsu Wotagei juga berisiko terkena DOMS, disamping itu belum adanya edukasi mengenai pencegahan DOMS pada komunitas ini. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan anggota komunitas mengenai mekanisme terjadinya DOMS serta tindakan pencegahan melalui pemanasan yang tepat. Metode dari pengabdian ini menggunakan deskriptif kualitatif, Dimana pengambilan data dilakukan melalui observasi, wawancara, serta pemberian pre dan post-test mengenai DOMS. Edukasi diberikan melalui penyampaian materi dengan media leaflet, diskusi interaktif, serta demonstrasi latihan pemanasan. Hasil dari pengabdian ini menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pemahaman responden mengenai DOMS, yang ditunjukkan melalui perbandingan skor pre dan post-test. Responden menunjukkan keterlibatan aktif selama materi diberikan dan tergerak untuk mulai memodifikasi teknik pemanasan sesuai edukasi yang diberikan. Dapat disimpulkan bahwa edukasi yang dilakukan efektif dalam meningkatkan pengetahuan anggota komunitas mengenai DOMS dan pentingnya pemanasan yang tepat serta membangun kesadaran untuk bertindak lebih baik dalam pemanasan sebelum aktivitas wotagei.
IbM Pemberian Kombinasi Kinesiotape dan Wrist Exercise dalam Menurunkan Nyeri pada Pemain Game Online dengan Resiko Carpal Tunnel Syndrome Ali Multazam; Zidni Imanurrohmah Lubis; Kurnia Putri Utami; Nurmidha Yanti Amanda; Reza Pahlevi; Ghina Mufidah Yuna Putri
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34697/jai.v5i3.1942

Abstract

Penggunaan game online memiliki resiko yang cukup besar pada resiko penyakit muskuloskeletal dan neurologis pada tubuh penggunanya. Penekanan pada saraf perifer secara terus menerus akan mengakibatkan Carpal tunnel syndrome (CTS) pada pergelangan tangan. Untuk mengurangi resiko tersebit dapat diberikan kinesiotape dan latihan wrist exercise. Pengabdian ini bertujuan mengedukasi dan memberikan latihan kepada para pemain game online untuk mengurangi permasalahan kesehatan yang dialami olehnya khususnya masalah resiko CTS ini. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian ini dilakukan melalui kegiatan penyuluhan, edukasi, dan pemberian kinesio tape dan wrist exercise pada pemain game online denganr resiko CTS. Pelatihan yang dilakukan melalui demonstrasi langsung yg kemudian diikuti oleh peserta. Luaran yang akan dicapai dari pengabdiaan ini adalah terbentuknya peningkatan pengetahuan dan derajat kesehatan, penuruan nyeri, dan menjaga performa pemain game. Pengabdian kepada masyarakat dengan pemberian kombinasi kinesiotape dan wrist exercise dalam menurunkan nyeri pada pemain game online dengan resiko carpal tunnel syndrome merupakan salah satu kegiatan edukasi bagi masyarakat khususnya kepada pemain game online untuk mengurangi permasalahan kesehatan yang dialami olehnya khususnya masalah resiko CTS.
Edukasi dan Pelatihan William Flexion Exercise serta McKenzie Extension Exercise untuk Meningkatkan Pengetahuan Nyeri Punggung Bawah pada Guru MBS Jombang. Adinda Fawzia Auliarahma; Zidni Imanurrohmah Lubis
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 3 (2026): Agustus
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/8zkp5q90

Abstract

Guru di lingkungan sekolah memiliki risiko tinggi terhadap keluhan nyeri punggung bawah akibat postur kerja statis yang berkepanjangan, beban kerja tinggi, dan minimnya pengetahuan tentang ergonomi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru Muhammadiyah Boarding School Jombang dalam mengenali, mencegah, serta mengelola keluhan nyeri punggung bawah secara mandiri. Kegiatan dilaksanakan pada Februari hingga Maret 2026 menggunakan desain observasional deskriptif dengan pendekatan pre-test dan post-test tanpa kelompok kontrol. Sebanyak 13 guru dipilih melalui total sampling. Pelaksanaan diawali skrining menggunakan kuesioner Nordic Body Map, dilanjutkan dengan penyuluhan materi nyeri punggung bawah dan ergonomi kerja, serta demonstrasi langsung Latihan William Flexion Exercise dan McKenzie Extension Exercise. Hasil skrining menunjukkan 69,2% guru mengalami keluhan nyeri punggung bawah. Evaluasi pengetahuan menunjukkan peningkatan signifikan dari rata-rata skor pre-test sebesar 58,48% menjadi 96,92% pada post-test. Seluruh peserta menunjukkan respons positif dan mulai menerapkan prinsip ergonomi dalam aktivitas kerja. Kegiatan ini membuktikan bahwa edukasi kesehatan fisioterapi dan latihan terapeutik efektif meningkatkan pemahaman guru dalam pencegahan dan pengelolaan nyeri punggung bawah secara mandiri.
Exploring Tangible Factors Influencing the Choice of Physiotherapy Services Zidni Imanurrohmah Lubis; Septy Kumalasari; Sri Sunaringsih Ika Wardojo
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 7 No 4 (2025): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v7i4.5406

Abstract

Physical evidence (tangibles) encompasses various aspects such as physical facilities, equipment, and the appearance of personnel, all of which serve as indicators of healthcare service quality and influence patients' choices when selecting healthcare facilities. In the context of physiotherapy services, patient satisfaction often arises from their experiences and perceptions of these tangible elements. Specifically, physical evidence plays a critical role in shaping the quality of service, thereby affecting patient satisfaction levels. This relationship underscores the significance of tangible factors in assessing the overall quality of healthcare services and their impact on patient experiences. This study aims to investigate the relationship between the factors of physical evidence (tangibles) and the selection of physiotherapy services in Malang City. This research employs an analytical observational design with a cross-sectional approach. The study population consists of residents of Malang City, with a sample size of 105 respondents selected through purposive sampling techniques. The results of the Chi-Square test revealed a significant value of 0.026 (p < 0.05), indicating a relationship between the factors of physical evidence (tangibles) and the selection of physiotherapy services in Malang City. There exists a relationship between the factors of physical evidence (tangibles) and the selection of physiotherapy services in Malang City.
Comparison between contract-relax stretching and McKenzie neck exercise on decreasing pain of upper trapezius muscle in peeling onions workers Zidni Imanurrohmah Lubis; Dianda Rizky Ayu Susanti; Atika Yulianti
Physical Therapy Journal of Indonesia Vol. 4 No. 1 (2023): January-June 2023
Publisher : Universitas Udayana dan Diaspora Taipei Medical University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51559/ptji.v4i1.69

Abstract

Background: Upper trapezius muscle pain is caused by overuse of the neck, hand, and shoulder muscles with the same movement resulting in decreased oxygen supply to the muscles. The treatments that can be given are contract-relax stretching and Mckenzie neck exercise. Contract relax stretching aims to reduce pain with stretching techniques. McKenzie's neck exercise aims to relax muscles, reduce spasms and return the alignment of the neck to a normal position. Methods: This type of research is a pre-experimental study with two pretest and post-test design groups. This design uses two groups to compare the causal relationship between the independent and dependent variables. The research population was peeling onion workers at CV. Anita Jaya Sukses had upper trapezius muscle pain. The sample of this study is a member of the people that meets the inclusion and exclusion criteria with a total of 18 selections. The sampling technique used purposive sampling. The research instrument used is the numeric rating scale (NRS). Results: The Independent Sample T-Test showed that giving contract-relax stretching and McKenzie neck exercise had a significant value of 0.005 (p< 0.05), so H1 was accepted. Conclusion: There is a difference in the effect between contract-relax stretching and McKenzie neck exercise on reducing upper trapezius muscle pain in onion peel workers' CV. Anita Jaya Sukses and McKenzie's neck exercise has proven more effective.
Co-Authors Adinda Fawzia Auliarahma Akbar Maulana Arif Ali Multazam Alif Rizky Rinanda angraeny, izsme Anita Faradilla Rahim Anna Fiatul Miftah Anna Fiatul Miftah Anni Afifatus Shalihah Antara, I Made Rai Anwar, Mohamad Iqbal Raihan Aprillia, Uun Dian Atika Yulianti Aulia Rahma Nur Chairani Auliarahma, Adinda Fawzia Ayulianda, Sielma Ajeng Aziza, Khairina Badriya, Laili Baiq Farlindia Dirgantari BAYU PRASTOWO Butsainah, Dzakira Cahya, Wahyuni Dwi Charismawati, Linda Aulia Christin Defryana Nafi Dara Pramudita Pratiwi Darmawan, Aditya Arma Devika, Triana Dhiyaa Salsabilla Dianda Rizky Ayu Susanti Dwi Gita Wahyuning Elsa Annisa Jannah Enis Retnowati Enis Retnowati Era Pujianti Ertitri, Fika Faradina Nuraini Fika Ertitri Fiona Amalia Diandara Khinayah Fitri, Desi Tri Syawatul Fransiska, Tri Dewi Ghaida Ghaida Ghina Mufidah Yuna Putri Giska Anlya Hyasintha, Nadya Fawwaz Imtiaz, Zitni Chelsea Budi Islamiyah, Fara Jayyidatul Kurnia Putri Utami Mario, Prabawati Sinta Marufa, Siti Ainun Musdhalifah, Ummu Kalsum Nabilatus Sholeha Nadhila Khairunisa Nikmatur Rosidah Nisa, Fiqih Khoirun Novianti, Dewa Ayu Nungki Marlian Yuliadarwati Nur Hamidah Nurmidha Yanti Amanda Nurul Aini Rahmawati Paddusa, Achmad Fadly Hilal Latif Pamungkas, Bagus Prasetyo Purukan, Anisya Setya Anggriani Quamila, Ashifa Reza Pahlevi Rezky Amaliah Usman Rienanda, Syabina Zahra Rina Nurhayati Riswina, Tania Ica Rizal Septian Rodhiyan Muhammad Safun Rahmanto Sahasika, Mahiya Lintang Salsabila, Salma Radya Sari, Ni Putu Desy Purnama Sari, Putri Nadila Septian, Rizal Septy Kumalasari Siti Istiqomah Slamet . Sri Sunaringsih Ika Wardojo Sugeng Sugeng Syiar Aprilla Tanazza TANAZZA, Syi'ar Aprilla Tikasari, Tyawan Untoro, Sophya Fadila Nisa Usman, Rezky Amaliah Wardojo, Sri Sunaringsih Wibisono, Donny Septian Yuniar Putri Ayu Maulidia Yunita Adila Zazkia Amanda Putri Sania Zulkiah Surur, Andi Ainun