p-Index From 2021 - 2026
7.004
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Hubungan antara Aktivitas Fisik dengan Fungsi Kognitif pada Komunitas Lansia di Kota Malang Yuniar Putri Ayu Maulidia; Nungki Marlian Yuliadarwati; Zidni Imanurrohmah Lubis
NURSING UPDATE : Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan P-ISSN : 2085-5931 e-ISSN : 2623-2871 Vol 14 No 1 (2023): MARET
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36089/nu.v14i1.1087

Abstract

Latar Belakang: Pada lansia terjadi proses penuaan yang dapat mengakibatkan lansia mengalami penurunan fisiologis dan aktivitas fisik. Gangguan kognitif merupakan masalah yang sering terjadi pada lansia. Kognitif merupakan suatu komponen kompleks yang mencakup beberapa aspek seperti daya ingat, perhatian, persepsi dan bahasa. Penurunan fungsi kognitif pada lansia dapat terjadi ketika aktivitas fisik mengalami penurunan dimana rangsangan visual, vestibular dan proprioseptif berkurang dapat mempengaruhi proses pembentukan protein Brain – Derived Neurotrophic Faktor (BDNF) dimana protein tersebut berperan penting untuk kesehatan sel saraf otak. Tujuan : Mengetahui hubungan antara aktivitas fisik dengan fungsi kognitif pada Komunitas lansia di Kota Malang. Metode : Penelitian menggunakan observasional analitik dengan pendekatan cross sectional dengan sampel 70 responden. Penelitian menggunakan uji Analisa data Chi- Square. Alat ukur aktivitas fisik menggunakan kuesioner Global Physical Activity Questionnaire (GPAQ) dan alat ukur fungsi kognitif menggunakan kuesioner Mini Mental State Exam (MMSE) Hasil: Hasil analisa data statistic didapatkan nilai sig. 0,000 (p<0,05) yang menandakan H1 diterima H0 ditolak, sehingga terdapat hubungan antara aktivitas fisik dengan fungsi kognitif pada Komunitas lansia di Kota Malang dengan nilai koefisien kontingensi 0,675 dapat dikatakan koefisien kuat antara kedua variabel. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara aktivitas fisik dengan kognitif pada Komunitas lansia di Kota Malang.
Hubungan antara Aktivitas Fisik dengan Kebugaran lansia pada Komunitas Lansia di Kota Malang Giska Anlya; Nungki Marlian Yuliadarwati; Zidni Imanurrohmah Lubis
NURSING UPDATE : Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan P-ISSN : 2085-5931 e-ISSN : 2623-2871 Vol 14 No 1 (2023): MARET
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36089/nu.v14i1.1088

Abstract

Tingkat kebugaran dapat dipengaruhi dengan aktivitas fisik berdasarkan jenis kegiatan yang dilakukan lansia sehari harinya berdasarkan jumlah oksigen yang dikonsumsi dalam tubuh. Lansia penting melakukan aktivitas fisik dengan baik, dan teratur akan berpengaruh terhadap peningkatan kebugaran yang dimiliki lansia dan dapat menjaga kesehatannya. Pada setiap individu memiliki tingkat kebugaran yang baik maka dilandasi dengan kemampuan fisik yang baik sehingga dapat dengan mudah melakukan aktivitas fisik. Dampak pada penurunan kebugaran yang terjadi pada lansia kondisi fisik tubuh yang dapat membatasi aktivitas sehari-hari, fisiologis tersebut menyebabkan keterbatasan pada lansia. Mengetahui hubungan aktivitas fisik dengan kebugaran pada lansia di komunitas sasana dan joyogrand Malang. Desain penelitian cross sectional menggunakan desain purposive sampling. Populasi penelitian ini adalah komunitas lansia sasana dan joyogrand di kota Malang. Alat ukur menggunakan kebugaran menggunakan six-minute walking test dan aktivitas fisik menggunakan GPAQ (Global physical activity questioner). Sampel yang diambil sebanyak 75 responden. Uji Analisa data menggunakan uji Chi Square. Berdasarkan uji Chi Square menunjukkan kebugaran dan aktivitas fisik mendapatkan nilai signifikan 0,000 (p<0,05) maka H0 ditolak dan H1 diterima. Adanya hubungan aktivitas fisik dengan kebugaran pada lansia di Komunitas Lansia di Kota Malang.
Hubungan antara Aktivitas Fisik dengan Tingkat Kecemasan pada Komunitas Lansia di Kota Malang setelah Pandemi Covid-19 Anni Afifatus Shalihah; Nungki Marlian Yuliadarwati; Zidni Imanurrohmah Lubis
NURSING UPDATE : Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan P-ISSN : 2085-5931 e-ISSN : 2623-2871 Vol 14 No 1 (2023): MARET
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36089/nu.v14i1.1089

Abstract

Latar Belakang : Lansia merupakan suatu proses menua yang irreversible dan terdapat tahap perubahan fisik, psikologis (mental) secara signifikan terganggu. Gangguan mental yang sering terjadi salah satunya ialah kecemasan. Kecemasan merupakan emosi yang tidak stabil menyebabkan perasaan gelisah dan khawatir secara berulang. Aktivitas fisik akan meningkatkan atensi dan motivasi dengan cara meningkatkan hormon endorfin dan membuat neurotransmitter agar seimbang, sehingga aktivasi saraf simpatis dan parasimpatis stabil yang akan menekan saraf otonom untuk mengurangi tingkat kecemasan. Tujuan : Untuk mengetahui hubungan antara aktivitas fisik dengan tingkat kecemasan pada komunitas lansia di Kota Malang setelah pandemi Covid-19. Metode : Desain penelitian menggunakan Cross Sectional. Sampel peneliti 70 responden dan menggunakan Purposive Sampling Technique. Alat ukur untuk aktivitas fisik menggunakan Global Physical Activity Questionnaire (GPAQ) dan alat ukur tingkat kecemasan menggunakan Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS). Uji analisa data Chi-Square di program aplikasi SPSS. Hasil : Hasil analisa data didapatkan nilai sig. 0,000 (p<0,05) bahwa H₁ diterima dan H₀ ditolak, sehingga terdapat hubungan antara aktivitas fisik dengan tingkat kecemasan pada komunitas lansia di Kota Malang dengan nilai koefisien kontingensi 0,707 bahwa memiliki korelasi yang kuat antara kedua variabel. Kesimpulan : Terdapat hubungan antara aktivitas fisik dengan tingkat kecemasan pada komunitas lansia di Kota Malang.
Penyuluhan Fisioterapi Mengenai Osteoarthritis Lutut pada Komunitas Lansia di Posyandu RW 05 Kelurahan Arjosari Kota Malang Provinsi Jawa Timur Nabilatus Sholeha; Zidni Imanurrohmah Lubis; Enis Retnowati
Jurnal Inovasi Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 3 No 1 (2023): JIPPM - Juni 2023
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jippm.58

Abstract

Geriatri atau lanjut usia biasanya mengalami perubahan fisiologis berupa gangguan penglihatan, pendengaran, mudah lelah, mudah jatuh, gerakan menjadi lamban dan sudah perlahan kurang gesit. Sering kali masalah yang dialami lansia juga salah satunya adalah nyeri lutut (Osteoarthritis). Penyuluhan ini diadakan bertujuan untuk memberikan edukasi kepada lansia tentang penyakit osteoarthritis lutut terutama mengenai penyebab terjadinya penyakit osteoarthritis lutut dan cara melakukan latihan mandiri dirumah (home exercise) yang benar dengan tujuan untuk mengurangi keluhan yang dikeluhkan oleh seorang lansia. Metode yang digunakan dengan memberikan penyuluhan berupa promosi kesehatan tentang osteoarthritis lutut kepada lansia serta menggunakan poster sebagai media penyuluhan, pemberian pre test dan post test berupa pertanyaan kepada lansia guna untuk mengukur seberapa jauh pengetahuan lansia pengunjung posyandu dan keefektifan dari penyuluhan yang diberikan serta memberikan edukasi latihan mandiri dirumah. Penyuluhan berjalan dengan baik serta mudah dipahami oleh peserta sehingga dalam hasil pengevaluasian terdapat peningkatan pengetahuan peserta dari 0% hingga 100% setelah materi mengenai osteoarthritis lutut diberikan.
Hubungan Gerakan Tahiyat Akhir Dengan Fleksibilitas Otot Gastrocnemius Pada Mahasiswa Fisioterapi UMM Akbar Maulana Arif; Zidni Imanurrohmah Lubis; Bayu Prastowo
Journals of Ners Community Vol 13 No 3 (2023): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v13i3.2858

Abstract

Gerakan tahiyat akhir merupakan gerakan dalam shalat yang dapat menyebabkan terjadi stretching statis pada otot gastrocnemius kaki kanan. Stretching statis dilakukan secara rutin dengan jangka waktu 15-30 detik dapat meningkatkan fleksibilitas otot. Fleksibilitas otot gastrocnemius merupakan faktor penting untuk membantu fungsi fleksor ankle serta stabilitas ankle dan knee agar tetap terjaga. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan gerakan tahiyat akhir dengan fleksibilitas otot gastrocnemius. Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik dengan desain cross-sectional study, sampel sebanyak 56 Subjek yang sesui kreteria penelitian pada mahasiswa fisioterapi UMM. Hasil penelitian menunjukkan nilai p=0,000 dan r=0,736. Sehingga menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang kuat antara gerakan tahiyat akhir dengan fleksibilitas otot gastrocnemius pada Mahasiswa Fisioterapi UMM. Diharapkan dapat memberi gambaran sebab-akibat suatu permasalahan dan refrensi untuk menjadi solusi terbaik mengenai latihan alternatif terhadap fleksibilitas otot gastrocnemius
Comparison between contract-relax stretching and McKenzie neck exercise on decreasing pain of upper trapezius muscle in peeling onions workers Zidni Imanurrohmah Lubis; Dianda Rizky Ayu Susanti; Atika Yulianti
Physical Therapy Journal of Indonesia Vol. 4 No. 1 (2023): January-June 2023
Publisher : Universitas Udayana dan Diaspora Taipei Medical University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51559/ptji.v4i1.69

Abstract

Background: Upper trapezius muscle pain is caused by overuse of the neck, hand, and shoulder muscles with the same movement resulting in decreased oxygen supply to the muscles. The treatments that can be given are contract-relax stretching and Mckenzie neck exercise. Contract relax stretching aims to reduce pain with stretching techniques. McKenzie's neck exercise aims to relax muscles, reduce spasms and return the alignment of the neck to a normal position. Methods: This type of research is a pre-experimental study with two pretest and post-test design groups. This design uses two groups to compare the causal relationship between the independent and dependent variables. The research population was peeling onion workers at CV. Anita Jaya Sukses had upper trapezius muscle pain. The sample of this study is a member of the people that meets the inclusion and exclusion criteria with a total of 18 selections. The sampling technique used purposive sampling. The research instrument used is the numeric rating scale (NRS). Results: The Independent Sample T-Test showed that giving contract-relax stretching and McKenzie neck exercise had a significant value of 0.005 (p< 0.05), so H1 was accepted. Conclusion: There is a difference in the effect between contract-relax stretching and McKenzie neck exercise on reducing upper trapezius muscle pain in onion peel workers' CV. Anita Jaya Sukses and McKenzie's neck exercise has proven more effective.
Hubungan Gerakan Tahiyat Akhir Dengan Fleksibilitas Otot Gastrocnemius Pada Mahasiswa Fisioterapi Universitas Muhammadiyah Malang Akbar Maulana Arif; Zidni Imanurrohmah Lubis; Bayu Prastowo
Journals of Ners Community Vol 13 No 3 (2023): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v13i3.2803

Abstract

Gerakan tahiyat akhir merupakan gerakan dalam shalat yang dapat menyebabkan terjadi stretching statis pada otot gastrocnemius kaki kanan. Stretching statis dilakukan secara rutin dengan jangka waktu 15-30 detik dapat meningkatkan fleksibilitas otot. Fleksibilitas otot gastrocnemius merupakan faktor penting untuk membantu fungsi fleksor ankle serta stabilitas ankle dan knee agar tetap terjaga. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan gerakan tahiyat akhir dengan fleksibilitas otot gastrocnemius. Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik dengan desain cross-sectional study, sampel sebanyak 56 Subjek yang sesui kreteria penelitian pada mahasiswa fisioterapi UMM. Hasil penelitian menunjukkan nilai p=0,000 dan r=0,736. Sehingga menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang kuat antara gerakan tahiyat akhir dengan fleksibilitas otot gastrocnemius pada Mahasiswa Fisioterapi UMM. Diharapkan dapat memberi gambaran sebab-akibat suatu permasalahan dan refrensi untuk menjadi solusi terbaik mengenai latihan alternatif terhadap fleksibilitas otot gastrocnemius.
Hubungan Antara Kadar Asam Urat Dengan Aktivitas Fisik Pada Lansia Di Wilayah Kerja Puskesmas Mulyorejo Kota Malang Purukan, Anisya Setya Anggriani; Rahmanto, Safun; Lubis, Zidni Imanurrohmah
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 11, No 8 (2024): Volume 11 Nomor 8
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v11i8.14679

Abstract

Lanjut usia rentan terhadap penurunan berbagai tingkat kesehatan, terutama tingkat kesehatan fisik, dan penurunan kesehatan yang disebabkan oleh penuaan yang mempengaruhi kualitas hidup mereka. Seiring bertambahnya usia, berbagai penyakit muncul, kemampuan tubuh dan keseimbangan menurun, dan kemungkinan terjatuh meningkat. Asam urat merupakan penyakit degeneratif yang mempengaruhi sendi dan menyebabkan pembengkakan, peradangan, dan nyeri pada bagian sendi, yang membuat aktivitas fisik menjadi sulit. Menggunakan desain penelitian observasional analitik dan desain cross-sectional.  Sebanyak 44 orang lanjut usia diambil sebagai sampel dalam penelitian ini, yang dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Mulyorejo Kota Malang, dengan menggunakan metode purposive sampling. Alat yang digunakan adalah survei Global Physical Activity Questionaire. Dengan menggunakan aplikasi SPSS, tes statistik Spearman’s Rho digunakan untuk menganalisis data. Hasil: Hasilnya menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara kadar asam urat dan aktivitas fisik pada lansia di wilayah kerja Puskesmas Mulyorejo. Berdasarkan hasil didapatkan H1 diterima, yaitu, Ada hubungan antara kadar Asam Urat dengan Aktivitas Fisik dan H0 ditolak menurut hasil analisis statistik dengan nilai sig 0,023 (p < 0,05). Studi yang dilakukan di Wilayah Kerja Puskesmas Mulyorejo menunjukkan bahwa terdapat korelasi signifikan antara tingkat asam urat yang tinggi dan aktivitas fisik pada lansia.
Hubungan Komunikasi Terapeutik Fisioterapis Dengan Tingkat Kepuasan Pasien di Instalasi Rehabilitasi Medik RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun Devika, Triana; Lubis, Zidni Imanurrohmah; Wardojo, Sri Sunaringsih Ika
Physiotherapy Health Science (PhysioHS) Vol. 7 No. 1 (2024): Physiotherapy & Health Science (PhysioHS) - June 2024
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/physiohs.v7i1.33480

Abstract

Komunikasi terapeutik fisioterapis merupakan bagian dari intervensi fisioterapi yang berpusat kepada pasien sehingga terjadi perubahan positif dalam diri pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan komunikasi terapeutik fisioterapis dengan tingkat kepuasan pasien di instalasi rehabilitasi medik RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun. Berdasarkan polling kualitas pelayanan di RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun tahun 2022 di mana 74,4 % responden menyatakan perlu perbaikan termasuk didalamnya adalah masalah komunikasi. Metode dalam penelitian ini menggunakan analisis kuantitatif dengan pendekatan berbasis survei. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling dengan sampel 70 responden sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner yang terdiri dari data demografi, kuesioner komunikasi terapeutik fisioterapis dan kuesioner tingkat kepuasan pasien, data dianalisis dengan SPSS 25 melalui uji korelasi spearman rho. Hasil dari penelitian ini menunjukan nilai p = 0,000 (p < 0, 05) artinya terdapat hubungan yang signifikan antara komunikasi terapeutik fisioterapis dengan tingkat kepuasan pasien, nilai correlation coefficient (r) = 0,861 artinya tingkat korelasi pada penelitian ini adalah sangat kuat. Penelitian ini menegaskan bahwa pentingnya komunikasi terapeutik fisioterapis untuk meningkatkan kepuasan pasien di RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun sesuai dengan visi, misi dan tujuan rumah sakit.
HUBUNGAN BERAT BADAN ANAK TERHADAP RESIKO NYERI NEUROPATI PERIFER PADA IBU AKIBAT LAMA MENGGENDONG DI POSYANDU KECAMATAN LOWOKWARU Musdhalifah, Ummu Kalsum; Marufa, Siti Ainun; Lubis, Zidni Imanurrohmah
Jurnal Medika Malahayati Vol 8, No 2 (2024): Volume 8 Nomor 2
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jmm.v8i2.14262

Abstract

Neuropati perifer merupakan suatu penyakit yang diakibatkan karena kerusakan yang terjadi pada saraf tepi. Kerusakan ini menyebabkan terganggunya proses pengiriman sinyal antara sistem saraf pusat dan sistem saraf tepi, salah satu penyebab terjadinya neuropati perifer adalah kompresi saraf. Pada ibu yang menggendong anaknya terdapat pengerahan kekuatan dan gerakan berulang yang dapat menimbulkan cidera pada otot dan saraf. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan berat badan anak terhadap resiko nyeri neuropati perifer pada ibu akibat lama menggendong di Posyandu Kecamatan Lowokwaru. Penelitian ini termasuk penelitian kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional. Jumlah populasi dan sampel pada penelitian ini adalah 38 orang ibu dengan aktivitas menggendong anak usia 0-36 bulan. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Alat ukur berupa kuisioner resiko nyeri neuropati dengan Douleur Neuropathique en 4 Questions (DN4) dan analisa data univariat serta bivariat. Berdasarkan hasil uji statistik dengan uji spearman ditemukan nilai sig 0,857 (PValue >0,05). Maka, H1 ditolak dan H0 diterima. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan antara berat badan anak terhadap nyeri neuropati perifer pada ibu akibat lama menggendong.
Co-Authors Akbar Maulana Arif Alfizah, Lala Nabilah Ali Multazam Alif Rizky Rinanda angraeny, izsme Anita Faradilla Rahim Anna Fiatul Miftah Anna Fiatul Miftah Anni Afifatus Shalihah Antara, I Made Rai Anwar, Mohamad Iqbal Raihan Aprillia, Uun Dian Atika Yulianti Aulia Rahma Nur Chairani Ayulianda, Sielma Ajeng Aziza, Khairina Badriya, Laili Baiq Farlindia Dirgantari BAYU PRASTOWO Butsainah, Dzakira Cahya, Wahyuni Dwi Christin Defryana Nafi Dara Pramudita Pratiwi Darmawan, Aditya Arma Devika, Triana Dhiyaa Salsabilla Dianda Rizky Ayu Susanti Dwi Gita Wahyuning Elsa Annisa Jannah Enis Retnowati Enis Retnowati Era Pujianti Ertitri, Fika Faradina Nuraini Fika Ertitri Fiona Amalia Diandara Khinayah Fitri, Desi Tri Syawatul Fransiska, Tri Dewi Ghaida Ghaida Giska Anlya Hayati, Noor Mika Hyasintha, Nadya Fawwaz Imami, Diah Amelia Nurul Imtiaz, Zitni Chelsea Budi Islamiyah, Fara Jayyidatul Kumalasari, Septy Marufa, Siti Ainun Musdhalifah, Ummu Kalsum Nabilatus Sholeha Nadhila Khairunisa Nikmatur Rosidah Nisa, Fiqih Khoirun Novianti, Dewa Ayu Nungki Marlian Yuliadarwati Nur Hamidah Nurul Aini Rahmawati Paddusa, Achmad Fadly Hilal Latif Pamungkas, Bagus Prasetyo Purukan, Anisya Setya Anggriani Quamila, Ashifa Ramadhani, Dheviana Rezky Amaliah Usman Rienanda, Syabina Zahra Rina Nurhayati Riswina, Tania Ica Rizal Septian Rodhiyan Muhammad Safun Rahmanto Sahasika, Mahiya Lintang Salsabila, Salma Radya Sari, Ni Putu Desy Purnama Sari, Putri Nadila Septian, Rizal Siti Istiqomah Slamet . Sri Sunaringsih Ika Wardojo Sugeng Sugeng Syiar Aprilla Tanazza TANAZZA, Syi'ar Aprilla Tikasari, Tyawan Untoro, Sophya Fadila Nisa Usman, Rezky Amaliah Wardojo, Sri Sunaringsih Wibisono, Donny Septian Yuniar Putri Ayu Maulidia Yunita Adila Zazkia Amanda Putri Sania Zulkiah Surur, Andi Ainun