p-Index From 2021 - 2026
7.004
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Edukasi dan Simulasi untuk Mencegah Carpal Tunnel Syndrome pada Komunitas Ibu-Ibu PKK di Kelurahan Polehan Kota Malang Riswina, Tania Ica; Lubis, Zidni Imanurrohmah; Fransiska, Tri Dewi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kedokteran Vol 4, No 1 (2025): Januari
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/abdimasku.4.1.8-15

Abstract

Carpal Tunnel Syndrome atau biasa disebut dengan CTS merupakan salah satu kasus yang sering terjadi pada perempuan dibandingkan dengan laki-laki. CTS terjadi karena kompresi saraf median yang berada di pergelangan tangan. Gejala yang sering terjadi adalah nyeri, kesemutan, dan mati rasa pada jari-jari. Program ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman, pengetahuan, dan upaya pencegahan pada Carpal Tunnel Syndrome bersama ibu-ibu PKK RT 9 RW 1 Polehan, Kota Malang. Metode yang dilakukan berupa edukasi dan simulasi yang dilakukan pada tanggal 17 Oktober 2024 secara luring dengan menggunakan media promosi kesehatan berupa poster, kemudian dilakukan sesi tanya jawab bersama peserta. Sebelum memulai pelaksanaan edukasi dan simulasi latihan, dilakukan pre-test untuk mengetahui apakah ibu-ibu PKK memahami materi yang disampaikan. Setelah penyampaian materi dilakukan evaluasi melalui post-test. Hasilnya, Kegiatan ini dihadiri 25 orang dengan hasil pre-test 0 poin (0%) dan post-test rata-rata sudah memahami materi yang disampaikan dengan hasil 100 poin (100%). Kesimpulannya, edukasi dan simulasi latihan mengenai Carpal Tunnel Syndrome terlaksana dengan baik dan telah memenuhi target. Diharapkan peserta yang hadir dapat menerapkan terapi latihan yang telah disampaikan apabila terdapat gejala CTS.Carpal Tunnel Syndrome commonly called CTS, is one of the cases that often occurs in women compared to men. CTS occurs due to compression of the median nerve in the wrist. Common symptoms are pain, tingling, and numbness in the fingers. The program aims to improve understanding, knowledge, and prevention about Carpal Tunnel Syndrome in Ibu-Ibu PKK RT 9 RW 1 Polehan, Malang City. Education and simulation of exercise were carried out offline on October 17, 2024 using health promotion media in the form of posters, and then a question-answer session was held with the participants. Before starting the implementation of education and simulation exercise, a pre-test was conducted to determine whether the ibu-ibu PKK understood the material presented. After the delivery of the material, an evaluation was carried out through a post-test. The result shows that this activity was attended by 25 people, with a pre-test result of 0 points (0%) and an average post-test result of 100 points (100%) showing that they understood the material presented. In conclusion, education and simulation exercise regarding Carpal Tunnel Syndrome were carried out well and have met the target. It is expected that participants who attend can apply the exercise therapy that has been delivered if there are symptoms of CTS.
Edukasi Osteoarthritis Knee Beserta Pendampingan dan Tindakan Fisioterapi pada Petani Padi di Desa Krangkong Kabupaten Bojonegoro Christin Defryana Nafi; Zidni Imanurrohmah Lubis
Health Care : Journal of Community Service Vol. 2 No. 3 (2024)
Publisher : Rena Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62354/vt99h971

Abstract

Aktivitas fisik dan pekerjaan sebagai petani dapat membebani sendi-sendi penopang tubuh seperti lutut. Nyeri lutut pada petani adalah masalah umum yang dapat mempengaruhi kualitas hidup petani. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan edukasi fisioterapi kepada petani mengenai manajemen Osteoarthritis knee di kantor desa krangkong. Metode yang digunakan melibatkan sesi edukasi tentang definisi nyeri lutut atau osteoarthritis knee, tanda dan gejala, penyebab, pecegahan dan erapi latihan. Dilakukan pretest dan post-test untuk mengevaluasi pemahaman audiens terhadap topik yang dibahas. Kegiatan berjalan dengan lancar serta mudah dipahami oleh petani di desa krangkong sehingga pada hasil evaluasi terdapat adanya peningkatan pengetahuan petani dari 0% hingga 100%. 
Pengaruh Deep Friction Massage Terhadap Peningkatan Aktivitas Fungsional Kondisi Neck Pain Pada Penjahit Di Kota Batu Aprillia, Uun Dian; Rahmanto, Safun; Lubis, Zidni Imanurrohmah
Jurnal Berita Kesehatan Vol 18 No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Gunung Sari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58294/jbk.v18i1.234

Abstract

Tahun 2012, Studi Beban Penyakit Global menemukan bahwa nyeri leher adalah keluhan fisik terbesar keempat yang sering dialami orang di seluruh dunia. Ini terkait dengan jumlah tahun yang dihabiskan untuk memantau kondisi ini. Deep friction massage adalah salah satu metode terapeutik yang digunakan untuk mengurangi nyeri musculuskletal serta peningkatan gerak dan fungsi. Penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimental dengan one group “pre-test dan post-test” untuk mengevaluasi pengaruh deep friction massage terhadap peningkatan aktivitas fungsional. Berdasarkan uji pengaruh paired t test didapatkan hasil p-value 0,044 (p < 0,05) yang mana hal ini berarti terdapat pengaruh pemberian deep friction massage terhadap peningkatan aktivitas fungsional. Berdasarkan penelitian yang telah dijabarkan diatas dapat disimpulkan bahwa pemberian deep friction massage memiliki pengaruh terhadap peningkatan aktivitas fungsional kondisi neck pain pada penjahit di Kota Batu. Pengaruh dapat dilihat dari perubahan nilai dari sebelum dan sesudah menggunakan kuesioner neck disability index setelah pemberian intervensi.
Pengaruh Pemberian Deep Friction Massage Terhadap Penurunan Nyeri Kondisi Neck Pain Pada Penjahit di Kota Batu Aziza, Khairina; Rahmanto, Safun; Lubis, Zidni Imanurrohmah
Jurnal Berita Kesehatan Vol 18 No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Gunung Sari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58294/jbk.v18i1.235

Abstract

Neck pain dipengaruhi oleh posisi kerja yang kurang ergonomi seperti meja jahit yang agak rendah yang menyebabkan penjahit sedikit membungkuk dan menunduk yang dapat mengakibatkan pembebanan pada area leher dan bahu sehingga muncul rasa sakit atau nyeri leher. Di Indonesia, pada tahun 2019 prevalensi angka neck pain mencapai 24,7%. Metode manipulasi yang disebut deep friction massage mencoba mengurangi rasa sakit, meningkatkan sirkulasi darah, dan menghindari perlekatan jaringan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh deep friction massage terhadap penurunan nyeri kondisi neck pain pada penjahit di Kota Batu. Penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimental dengan pendekatan “pre-test dan post-test” dengan teknik purposive sampling. Pada uji pengaruh paired t test didapatkan hasil p-value 0,001 (p < 0,05) yang mana hasil ini menunjukkan adanya pengaruh pemberian deep friction massage terhadap penurunan nyeri kondisi neck pain. Kesimpulan pada penelitian ini bahwa pemberian intervensi deep friction massage pada kondisi neck pain para penjahit di kota batu dapat menurunkan nyeri yang dirasakan
Relationship between Education Level of Health Workers and Perception of Physiotherapy Needs in Malang City Health Center Lubis, Zidni Imanurrohmah; Hyasintha, Nadya Fawwaz; Yulianti, Atika
FISIO MU: Physiotherapy Evidences Vol. 6 No. 2 (2025): Integrating Local Wisdom into Sustainable Physiotherapy Practices
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Introduction: This study aims to analyze the relationship between the education level of health workers and their perceptions of physiotherapy needs at Puskesmas Malang City. Perception, which is an individual's view or understanding of an object, is influenced by various factors, including education level. Methods: The method used was a quantitative approach with data collection through questionnaires distributed to health workers at the health center. Data analysis was conducted using the Chi-Square test to identify the relationship between education level and perception of physiotherapy needs. Results: The results showed that the significance value (p) was 0.439, which means p> 0.05, so there was no significant relationship between education level and perception of physiotherapy needs. Although most health workers had positive perceptions, this finding suggests that education did not directly influence their perceptions. Conclusion: This suggests that although education can improve knowledge, other factors such as work experience, training, and social environment also play a role in shaping health workers' perceptions of physiotherapy. This study is expected to provide useful information for the development of education and training programs for health workers in improving their understanding of physiotherapy, as well as encouraging better collaboration in health services.
Hubungan Sikap Duduk Unergonomic Dengan Kejadian Nyeri Punggung Bawah dan Perubahan Kurva Lumbal Pada Operator Alat Berat di PT. RCI Kalimantan Timur Usman, Rezky Amaliah; Quamila, Ashifa; Cahya, Wahyuni Dwi; Zulkiah Surur, Andi Ainun; Lubis, Zidni Imanurrohmah
Jurnal sosial dan sains Vol. 5 No. 4 (2025): Jurnal Sosial dan Sains
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsosains.v5i4.32099

Abstract

Nyeri punggung bawah adalah kondisi yang ditandai oleh rasa nyeri, kekakuan otot, atau ketegangan pada area antara tulang rusuk bagian bawah hingga lipatan otot gluteus. Postur kerja yang tidak ergonomis, seperti duduk membungkuk atau bekerja dalam waktu yang lama, dapat memicu keluhan muskuloskeletal, termasuk nyeri punggung bawah akibat tekanan berlebih. Prevalensi nyeri punggung bawah diperkirakan sekitar 15- 45% setiap tahun, dengan sekitar 90% kasus disebabkan oleh postur tubuh yang salah saat bekerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis hubungan antara sikap duduk yang tidak ergonomis dengan prevalensi nyeri punggung bawah dan perubahan kurva lumbal, serta untuk mengidentifikasi faktor-faktor ergonomis yang berkontribusi terhadap nyeri punggung bawah dan perubahan kurva lumbal pada operator alat berat. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional study, menggunakan instrumen Numeric Rating Scale (NRS), Flexicurve, dan Kuesioner Sikap Duduk berdasarkan metode REBA serta faktor risiko ergonomis menurut UCLA-LOSH dan WHO. Berdasarkan hasil uji statistik Spearman, ditemukan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara sikap duduk unergonomic dengan kejadian nyeri punggung bawah (p=0,776 > 0,05). Namun, terdapat hubungan yang signifikan antara sikap duduk unergonomic dengan perubahan kurva lumbal (p=0,002 < 0,05). Hasil uji statistik Spearman menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara sikap duduk unergonomic dengan kejadian nyeri punggung bawah (p=0,776 > 0,05). Namun, terdapat hubungan yang signifikan antara sikap duduk unergonomic dengan perubahan kurva lumbal (p=0,000 < 0,05).
Edukasi dan Pelaksanaan Senam Hipertensi pada Kelompok Prolanis di Puskesmas Cisadea Kota Malang: Education and Implementation of Hypertension Exercises in The Prolanis Group at The Cisadea Health Center in Malang City Badriya, Laili; Zidni Imanurrohmah Lubis; Rizal Septian
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat: Kesehatan Vol. 5 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Notokusumo Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Hipertensi adalah penyebab utama kematian di dunia. Kota Malang menduduki peringkat ke-3 tertinggi di Jawa Timur dengan prevalensi hipertensi sebanyak 26,69%. Pada tahun 2023, penderita hipertensi di Puskesmas Cisadea Kota Malang mencapai 7.332 pasien. Konsumsi natrium yang berlebihan menjadi salah satu faktor terjadinya hipertensi. Selain itu, faktor usia juga memengaruhi akan terjadinya hipertensi, karena pada seseorang yang sudah lanjut usia sering terjadi penebalan dan kekakuan pada dinding arteri sehingga menyebabkan kerja jantung yang meningkat. Oleh karena itu, diperlukan adanya edukasi kepada masyarakat akan pentingnya perubahan gaya hidup, pengembangan pendidikan, dan pengetahuan masyarakat tentang hipertensi. Metode yang dilakukan dalam kegiatan pengabdian ini adalah berupa kegiatan penyuluhan yang menggunakan media poster dan leaflet tentang manfaat senam hipertensi serta melakukan senam hipertensi bersama yang dilakukan di halaman Puskesmas Cisadea. Terdapat pengukuran tekanan darah sebelum dan sesudah melakukan senam hipertensi. Kegiatan pengabdian berupa penyuluhan ini, dilakukan selama 3 hari berturut-turut. Melalui penyuluhan yang dihadiri oleh 35 orang, diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan masyarakat akan manfaat dari senam hipertensi. Hasil yang diperoleh dari 35 orang, terdapat 3 orang yang tekanan darahnya menurun dan 3 orang lainnya tekanan darahnya meningkat. Hal tersebut dapat terjadi dikarenakan senam hipertensi baru dilakukan satu kali dan pengukuran tekanan darah dilakukan tepat setelah melakukan senam hipertensi.   Abstract: Hypertension is the leading cause of death in the world. Malang City is ranked 3rd highest in East Java with a hypertension prevalence of 26.69%. In 2023, hypertension patients at the Cisadea Health Center in Malang City reached 7,332 patients. Excessive sodium consumption is one of the factors for hypertension. In addition, the age factor also affects the occurrence of hypertension, because in someone who is elderly there is often thickening and stiffness of the arterial walls, causing increased heart work. Therefore, it is necessary to educate the community about the importance of lifestyle changes, education development, and community knowledge about hypertension. The method used in this service activity is in the form of counseling activities using poster and leaflet media about the benefits of hypertension exercises and conducting joint hypertension exercises carried out in the Cisadea Health Center yard. There are blood pressure measurements before and after doing hypertension exercises. This service activity in the form of counseling was carried out for 3 consecutive days. Through counseling attended by 35 people, it is expected to increase public knowledge of the benefits of hypertension exercises. The results obtained from 35 people, there were 3 people whose blood pressure decreased and 3 other people whose blood pressure increased. This can occur because hypertension exercises have only been done once and blood pressure measurements are taken right after doing hypertension exercises.
Edukasi Pencegahan dan Pelatihan Penanganan Carpal Tunnel Syndrome (CTS) pada Pekerja UD. Ishlah Mandiri Makmur di Kabupaten Trenggalek Sahasika, Mahiya Lintang; Lubis, Zidni Imanurrohmah; Sugeng, Sugeng
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 4 (2025): Juni
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i4.2384

Abstract

Carpal Tunnel Syndrome (CTS) merupakan sekumpulan gejala yang diakibatkan oleh penekanan nervus medianus pada flexor retinaculum (ligamen carpal tranversum) pada pergelangan tangan. Gejala utama yang sering diakibatkan berupa rasa kesemutan atau parasthesia pada jari I dan jari-jari radial, gatal, dan nyeri pada sisi anterior telapak tangan serta berkurangnya Range of Motion (ROM). Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat berupa edukasi pada pekerja UD. Ishlah Mandiri Makmur ini adalah untuk memberikan edukasi dan pelatihan penanganan CTS agar pekerja UD. Ishlah Mandiri Makmur mengetahui dan memahaminya. Metode kegiatan yang diguanakan dalam sosialisasi ini dalam bentuk ceramah. Kegiatan sosialisasi edukasi dan pelatihan penanganan CTS ini dilakukan satu kali pada pekerja UD. Ishlah Mandiri Makmur, Kabupaten Trenggalek. Pada saat pelaksanaan, peserta diminta untuk mengisi lembar pre-test dan post-test dengan jumlah 5 soal pertanyaan dengan jawaban “ya” atau “tidak”. Selain itu, peserta juga diminta mengisi lembar kuesioner CTS atau disebut BCTQ dengan jumlah 11 pertanyaan. Terdapat 12 responden yang mengisi lembar pre-test dan post-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan dan wawasan para pekerja UD. Ishlah Mandiri Makmur, seluruh responden sebanyak 12 pekerja UD. Ishlah Mandiri Makmur mencapai nilai presentase 100% saat menjawab post-test. Dapat disimpulkan bahwa pemberian edukasi dan pelatihan penanganan CTS pada pekerja UD. Ishlah Mandiri Makmur, Kabuoaten Trenggalek sangat efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan penanganan CTS.
Edukasi Fisioterapi Mengenai Diastasis Recti Abdominis Di Posyandu Wanita Kelurahan Gadingkasri Pamungkas, Bagus Prasetyo; Lubis, Zidni Imanurrohmah; Istiqomah, Siti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstorming Vol 8, No 3 (2025): Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstormin
Publisher : Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/japhb.v8i3.8767

Abstract

            Diastasis recti abdominis adalah kondisi di mana dua otot abdominis terpisah secara berlebihan. Karena efek peregangan mekanis dinding perut, diastasis recti abdominis terjadi ketika otot rektus abdominis lebih dari 2,5 cm. Penelitian tentang prevalensi diastasis recti abdominis mengungkapkan bahwa 42% ibu pascapersalinan memiliki diastasis recti abdominis yang berlangsung selama tiga hingga enam bulan, 55% memiliki diastasis recti abdominis yang parah, dan 85% memiliki diastasis recti abdominis. Diastasis recti membuat tulang belakang lumbar dan panggul lebih rentan terhadap cedera dengan menyebabkan ketidakstabilan postural dan gangguan ketidakstabilan panggul. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengenalkan resiko yang ungkin terjadi pada wanita setelah melahirkan. Metode kegiatan yang dilakukan adalah penyuluhan dengan pendekatan kualitatif melalui wawancara, observasi serta memberikan contoh gerakan latihan yang dapat dilakukan. Pada kegiatan ini dilakukan juga penilaian pre-test dan post-test yang mendapatkan hasil peningkatan pengetahuan yang signifikan. Berdasarakan hasil teserbut dapat diketahui bahwasanya masyarakat, terutama wanita masih banyak yang belum mengetahui tentang risiko teradinya diastasis recti abdominis. Peningkatan pengetahuan dapat dilihat dengan selisih hasil pre dan post-test dari 4 indikator yaitu definisi (95%), dampak (85%), faktor (85%) dan rehabilitasi (88%).
PENGARUH NEURO SENSO DAN SENSORI INTEGRASI TERHADAP PERILAKU HIPERAKTIF PADA ANAK AUTIS DI YAYASAN TUMBUH KEMBANG ANAK PELANGI CENTER NGANJUK Salsabila, Salma Radya; Yulianti, Atika; Lubis, Zidni Imanurrohmah
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i2.47524

Abstract

Autism Spectrum Disorder (ASD) merupakan kondisi perkembangan yang ditandai dengan kesulitan dalam komunikasi dan interaksi sosial, serta sering disertai perilaku eksesif seperti hiperaktivitas. Salah satu upaya intervensi untuk menurunkan perilaku hiperaktif pada anak dengan ASD adalah melalui terapi kombinasi neuro senso dan sensori integrasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas kombinasi terapi tersebut dalam menurunkan tingkat perilaku hiperaktif pada anak autis. Desain penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan rancangan pra-eksperimental one group pre-test and post-test. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 15 anak dengan ASD yang menunjukkan perilaku hiperaktif. Instrumen yang digunakan adalah ADHD Test untuk mengukur tingkat hiperaktivitas. Intervensi dilakukan selama 1 bulan dengan frekuensi tiga kali per minggu. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon melalui aplikasi SPSS. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan signifikan pada tingkat perilaku hiperaktif setelah pemberian terapi kombinasi neuro senso dan sensori integrasi, dengan nilai p < 0,05. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terapi kombinasi ini efektif dalam menurunkan perilaku hiperaktif pada anak dengan ASD. Intervensi ini dapat menjadi salah satu pendekatan non-farmakologis yang direkomendasikan dalam menangani gejala hiperaktif pada anak autis
Co-Authors Akbar Maulana Arif Alfizah, Lala Nabilah Ali Multazam Alif Rizky Rinanda angraeny, izsme Anita Faradilla Rahim Anna Fiatul Miftah Anna Fiatul Miftah Anni Afifatus Shalihah Antara, I Made Rai Anwar, Mohamad Iqbal Raihan Aprillia, Uun Dian Atika Yulianti Aulia Rahma Nur Chairani Ayulianda, Sielma Ajeng Aziza, Khairina Badriya, Laili Baiq Farlindia Dirgantari BAYU PRASTOWO Butsainah, Dzakira Cahya, Wahyuni Dwi Christin Defryana Nafi Dara Pramudita Pratiwi Darmawan, Aditya Arma Devika, Triana Dhiyaa Salsabilla Dianda Rizky Ayu Susanti Dwi Gita Wahyuning Elsa Annisa Jannah Enis Retnowati Enis Retnowati Era Pujianti Ertitri, Fika Faradina Nuraini Fika Ertitri Fiona Amalia Diandara Khinayah Fitri, Desi Tri Syawatul Fransiska, Tri Dewi Ghaida Ghaida Giska Anlya Hayati, Noor Mika Hyasintha, Nadya Fawwaz Imami, Diah Amelia Nurul Imtiaz, Zitni Chelsea Budi Islamiyah, Fara Jayyidatul Kumalasari, Septy Marufa, Siti Ainun Musdhalifah, Ummu Kalsum Nabilatus Sholeha Nadhila Khairunisa Nikmatur Rosidah Nisa, Fiqih Khoirun Novianti, Dewa Ayu Nungki Marlian Yuliadarwati Nur Hamidah Nurul Aini Rahmawati Paddusa, Achmad Fadly Hilal Latif Pamungkas, Bagus Prasetyo Purukan, Anisya Setya Anggriani Quamila, Ashifa Ramadhani, Dheviana Rezky Amaliah Usman Rienanda, Syabina Zahra Rina Nurhayati Riswina, Tania Ica Rizal Septian Rodhiyan Muhammad Safun Rahmanto Sahasika, Mahiya Lintang Salsabila, Salma Radya Sari, Ni Putu Desy Purnama Sari, Putri Nadila Septian, Rizal Siti Istiqomah Slamet . Sri Sunaringsih Ika Wardojo Sugeng Sugeng Syiar Aprilla Tanazza TANAZZA, Syi'ar Aprilla Tikasari, Tyawan Untoro, Sophya Fadila Nisa Usman, Rezky Amaliah Wardojo, Sri Sunaringsih Wibisono, Donny Septian Yuniar Putri Ayu Maulidia Yunita Adila Zazkia Amanda Putri Sania Zulkiah Surur, Andi Ainun