p-Index From 2021 - 2026
10.184
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Usia Dini Publikasi Pendidikan Jurnal Konseling dan Pendidikan Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Sekolah Dasar (JP2SD) Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara JINOP (Jurnal Inovasi Pembelajaran) Jurnal Elemen Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Taman Cendekia : Jurnal Pendidikan Ke-SD-an Resona : Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat Jurnal Bidang Pendidikan Dasar Journal of Teaching and Learning in Elementary Education Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Pendekar : Jurnal Pendidikan Berkarakter Indonesian Journal of Primary Education Khadimul Ummah Journal of Social Dedication Jurnal Pendidikan Kebutuhan Khusus SCHOLASTICA JOURNAL : JURNAL PENDIDIKAN SEKOLAH DASAR DAN PENDIDIKAN DASAR Lectura : Jurnal Pendidikan Jurnal Basicedu International Journal of Community Service Learning Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar Satwika : Kajian Ilmu Budaya dan Perubahan Sosial EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN SAP (Susunan Artikel Pendidikan) Jurnal Pendidikan Edutama Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) SCAFFOLDING: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme Jurnal Eduscience (JES) Alpen: Jurnal Pendidikan Dasar Jurnal Sekolah Dasar (JSD) Autentik : Jurnal Pengembangan Pendidikan Dasar Jurnal Pendidikan Dasar Perkhasa Nusantara: Jurnal Pendidikan Indonesia Journal of Advanced Sciences and Mathematics Education Jurnal Basicedu JURNAL PENDIDIKAN DAN KEGURUAN Al-Bidayah : jurnal pendidikan dasar Islam J-SES : Journal of Science, Education, and Studies Indonesian Journal of Primary Education Jurnal Pendidikan Progresif Jurnal Pendidikan dan Keguruan NETIZEN (JOURNAL OF SOCIETY AND BUSSINESS) Jurnal Komunikasi Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan
Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS LITERTASI MATEMATIKA MELALUI PEMBELAJARAN SYNECTICS PADA MATERI SATUAN TIDAK BAKU PADA ANAK KELAS 2 DI SD MUHAMMADIYAH 4 BATU Anggraini, Salma Talenta; Restian, Arina; Mariyani, Mariyani
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 1 (2024): Volume 7 No 1 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i1.21653

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan awal literasi matematika siswa, efektifitas pembelajaran Synectics materi satuan tidak baku serta kemampuan literasi matematika setelah mendapatkan pembelajaran dengan pendekatan sinektik. Pendekatan yang digunakan ialah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Penelitian dilakukan pada siswa kelas 2 SD Muhammadiyah 4 Batu. Teknik pengumpulan data yang digunakan ialah observasi, dokumentasi, tes dan wawancara. Hasil penelitian menungjukkan bahwa kemampuan literasi matematika sebelum diadakannya penelitian masih sangat rendah dan setelah dilakukannya penelitian mengalami peningkatan yang signifikan. Pendekatan pembelajaran sinetik yang dilakukan sebegai bentuk perlakuan terhadap siswa memiliki kefektifan yang cukup baik terbukti dengan perubahan pendekatan pembelajaran menjadi pendekatan sinetik dapat meningkatkan kemampuan literasi matematika siswa
Pengembangan Media “Comic Life” untuk Gerakan Literasi Siswa Kelas III di Sekolah Dasar Restian, Arina; Sari, Eka Kartika
JURNAL PENDIDIKAN DASAR NUSANTARA Vol 5 No 1 (2019): Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (844.02 KB) | DOI: 10.29407/jpdn.v5i1.13187

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan 1) mendeskripsikan bagaimana pengembangan produk media “Comic Life” untuk gerakan literasi siswa kelas III di sekolah dasar dan 2) mendeskripsikan respon pengguna terhadap pengembangan produk media “Comic Life” untuk gerakan literasi siswa kelas III di sekolah dasar. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) media sudah memenuhi kelayakan dan sesuai dengan kriteria yang ditetapkan, dengan demikian media sudah dapat digunakan untuk kegiatan literasi di sekolah. Hal tersebut didukung dengan perolehan presentase dari ahli media sebesar 90,6% dengan kategori sangat baik, perolehan presentase dari ahli literasi sebesar 92% dengan kategori sangat baik; 2) untuk hasil respon dari angket kemenarikan siswa kelompok kecil menghasilkan presentase 93,3% dengan kategori sangat baik dan hasil respon dari angket kemenarikan siswa kelompok besar sebesar 95,1% dengan kategori sangat baik.
Penerapan Media Pembelajaran STAVOL untuk Meningkatkan Pemahaman Peserta Didik dalam Pembelajaran Matematika Materi Pengukuran Volume pada Kelas IV UPT SD Negeri Penataran 04 Yensia Prarisma Nur Sahara; Arina Restian
Jurnal Sekolah Dasar Vol. 8 No. 2 (2023): Jurnal Sekolah Dasar
Publisher : LPPM Universitas Buana Perjungan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/jurnalsekolahdasar.v8i2.4543

Abstract

This study aims to analyze and describe the application of STAVOL learning media to improve students' understanding in learning Mathematics of Volume Measurement Materials in class IV UPT SD Negeri Penataran 04. This study used Classroom Action Research with class IV subjects consisting of 12 people with various abilities. The instruments used are LKPD which is done in groups and Evaluation Sheet which is done independently. Based on the analysis of the results of the research and the previous discussion, it shows that the results of the test for understanding the material for measuring the volume of class IV students as a whole obtained 50% of high-ability students (score ≥ 80) with a total of 6 students, 33% of moderate-ability students (scores ≥ 65 and < 80) with a total of 4 students, as well as 17% low ability students (score < 65) with a total of 2 students. So it can be interpreted that the analysis of the application of STAVOL learning media to increase students' understanding in learning Mathematics material on volume measurement in class IV is a variety of students with high, medium, and low abilities.
Analisis Tahapan Perkembangan Kognitif Anak Usia Dini dan Sekolah Dasar dalam Pembelajaran Berbasis Proyek Ummaroch, Riza; Restian, Arina; Aimmatu Rosyida, Nuzla; Hasunah, Uun; Arifah, Nurul
J-SES : Journal of Science, Education and Studies Vol 4 No 3 (2025): Jurnal J-SES Vol 4 No 3
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jses.v4i3.28996

Abstract

This study aims to analyze the suitability between the cognitive developmental stages of Early Childhood Education (ECE) and Primary School students with the implementation of Project-Based Learning (PBL). The research objective is to examine how PBL effectively develops critical thinking, problem-solving skills, and the mastery of basic concepts. The research method employed is a qualitative descriptive literature review, synthesizing findings from relevant studies published between 2020-2025. The results indicate a high alignment between PBL and both the pre-operational (ECE) and concrete operational (Primary) stages. For ECE, the hands-on nature of projects enhances symbolic ability and simple problem-solving. For Primary students, the structured inquiry and application of concepts in real contexts significantly develop logical reasoning and analytical skills. The conclusion suggests that PBL is a developmentally appropriate pedagogical strategy to stimulate higher-order cognitive abilities, transforming students into active knowledge constructors.
Penguatan Literasi Digital Anak Usia Dini dan Sekolah Dasar Melalui Pembelajaran Berbasis Teknologi Ramah Anak Zanni, Lirra; Restian, Arina; Faridah, Faridah; Safitri, Fifit
J-SES : Journal of Science, Education and Studies Vol 4 No 3 (2025): Jurnal J-SES Vol 4 No 3
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jses.v4i3.29098

Abstract

This study aims to analyze the strengthening of digital literacy among early childhood and elementary school students through child-friendly technology-based learning. The background of this research stems from the increasing need for children’s digital competence in the era of globalization and the importance of applying technology that considers safety, ethics, and developmental characteristics. This research employed a qualitative descriptive design involving teachers, children, and parents as participants through observation, interviews, and document analysis. The findings indicate that the application of child-friendly technology enhances children’s digital literacy skills, fosters responsible digital behavior, and strengthens collaboration between schools and families. Teachers act as creative facilitators capable of integrating interactive digital media, while parents serve as active companions in cultivating a positive digital culture at home. Therefore, child-friendly technology-based learning is proven effective in developing sustainable digital literacy and shaping adaptive character in response to global technological change. Keywords: digital literacy; early childhood; elementary school; child-friendly technology; technology-based learning.
Implementasi Pendidikan Karakter Holistik untuk Penguatan Nilai Empati dan Tanggung Jawab Anak Sekolah Dasar Ulzana, Yuhanita; Restian, Arina; Dwi Astuti, Rina; Alhudayatul Ustadza, Cebeng
J-SES : Journal of Science, Education and Studies Vol 4 No 3 (2025): Jurnal J-SES Vol 4 No 3
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jses.v4i3.29138

Abstract

This study aims to describe the implementation of holistic character education in developing empathy and responsibility values among elementary school students through reflective and contextual learning approaches. The research method used is descriptive qualitative with a case study design, involving participatory observation, semi-structured interviews, and document analysis to gain a comprehensive understanding of the learning process dynamics. The findings indicate that reflective learning strategies such as journaling, group discussions, and role-playing effectively encourage students to express emotions, understand others' perspectives, and engage in deep moral reflection. Meanwhile, the contextual learning approach linked to real-life situations, such as social projects and community service, helps students apply responsibility concretely in their daily lives. The collected data show a significant increase in indicators of empathy, reflective ability, and responsibility following the implementation of the holistic character education model. These findings affirm that integrating cognitive, affective, and moral behavioral dimensions through authentic experiences can strengthen the overall character development of students. The practical implications of this study can serve as a reference for educators and school institutions in designing humanistic and meaningful learning models. Keyword: character education; reflective approach; contextual approach; empathy; responsibility
Kajian Literatur Integrasi Permainan Tradisional dalam Meningkatkan Perkembangan Motorik Halus dan Kasar Anak Sekolah Dasar Solikah, Binti; Asih, Yuni; Restian, Arina; Salam, Salam
J-SES : Journal of Science, Education and Studies Vol 4 No 3 (2025): Jurnal J-SES Vol 4 No 3
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jses.v4i3.29170

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan integrasi permainan tradisional dalam meningkatkan perkembangan motorik halus dan kasar anak sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan menelaah artikel-artikel jurnal nasional yang terbit antara tahun 2020 hingga 2025 melalui basis data Google Scholar dan Mendeley. Ada 10 jurnal penelitian yang diseleksi dari Google Scholar dengan kata kunci: permainan tradisonal, motorik halus, motorik kasar, anak sekolah dasar. Proses seleksi dilakukan dengan kriteria inklusi berupa penelitian yang relevan dengan konteks anak sekolah dasar, dipublikasikan dalam jurnal bereputasi, serta tersedia dalam bentuk teks lengkap, sedangkan kriteria eksklusi meliputi artikel yang hanya berupa abstrak atau tidak melalui proses peer-review. Hasil kajian menunjukkan bahwa permainan tradisional seperti engklek, gobak sodor, tarik tambang, bakiak, dan lompat tali terbukti efektif dalam melatih koordinasi, kelincahan, kekuatan, keseimbangan, serta keterampilan motorik halus anak. Selain itu, permainan tradisional juga berkontribusi terhadap pembentukan karakter, seperti kerja sama, sportivitas, disiplin, dan tanggung jawab. Nilai-nilai kearifan lokal yang terkandung di dalam permainan tradisional memperkuat identitas budaya anak sekaligus menjadikan pembelajaran lebih kontekstual dan menyenangkan. Dengan demikian, integrasi permainan tradisional dapat dijadikan strategi pembelajaran alternatif yang mendukung perkembangan holistik anak sekolah dasar.
Pembelajaran Seni Integratif Sebagai Sarana Pengembangan Kreativitas dan Ekspresi Anak Usia Dini Bunga, Billa Putri; Rahmawati, Yeni; Restian, Arina; Salsabila, Nanda
J-SES : Journal of Science, Education and Studies Vol 4 No 3 (2025): Jurnal J-SES Vol 4 No 3
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jses.v4i3.29193

Abstract

Dalam praktik pendidikan anak usia dini, pembelajaran seni masih kerap diperlakukan sebagai aktivitas pelengkap sehingga kontribusinya terhadap pengembangan kreativitas dan ekspresi anak belum dimanfaatkan secara optimal. Kondisi ini berbanding terbalik dengan potensi pembelajaran seni integratif yang mampu mendukung perkembangan anak secara menyeluruh. Penelitian ini bertujuan mengkaji kontribusi pembelajaran seni integratif dalam menumbuhkan kreativitas dan kemampuan ekspresif anak usia dini. Penelitian menggunakan metode kajian literatur dengan menelaah buku, artikel ilmiah, serta hasil penelitian terdahulu yang relevan dengan implementasi seni integratif pada pendidikan anak usia dini. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran seni integratif berdampak positif terhadap peningkatan kreativitas anak, kemampuan mengekspresikan emosi, keterampilan motorik halus, serta rasa percaya diri. Melalui penggabungan berbagai bentuk seni dalam kegiatan belajar, anak memperoleh pengalaman belajar yang lebih bermakna dan kontekstual. Temuan ini mengindikasikan perlunya integrasi pembelajaran seni secara terencana dalam kurikulum PAUD, disertai dengan penguatan kompetensi pendidik dan penyediaan lingkungan belajar yang mendukung eksplorasi serta ekspresi kreatif anak.
Model Penguatan Perkembangan Sosial dan Emosional Anak Melalui Pembelajaran Kolaboratif dan Empatik di Sekolah Dasar Apriyanto, Sutrisno Condro; Restian, Arina; Makhali, Makhali; Devi Prastika Putri, Sinta
J-SES : Journal of Science, Education and Studies Vol 4 No 3 (2025): Jurnal J-SES Vol 4 No 3
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jses.v4i3.29202

Abstract

Elementary education currently tends to be dominated by cognitive achievement orientation, often neglecting students' social and emotional development. This imbalance contributes to character degradation phenomena, such as increasing bullying cases and a lack of tolerance among peers. This study aims to formulate a conceptual model for strengthening social-emotional development through the integration of collaborative and empathic learning. The method used is library research with content analysis techniques on developmental psychology literature, constructivist learning theories, and relevant curriculum documents. The results indicate that while collaborative learning provides the structure for interaction, it requires an empathic charge to ensure such interaction is meaningful. The synthesis of these two approaches produces a new learning model that modifies conventional cooperative syntax by inserting emotional interventions, such as "empathy contracts" and "emotional reflection." This model operates on the principles of positive interdependence and perspective-taking, transforming group dynamics from merely transactional to relational. This model is recommended as an effective pedagogical strategy for teachers to enhance students' emotional intelligence and social skills simultaneously with academic learning.
Developing Critical Thinking in Digital Learning Environments: Challenges and Opportunities Rokhmah, Trias Istina; Darsono, Darsono; Sucipto, Sucipto; Restian, Arina; AM, Ichsan Anshory
Nusantara: Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Lembaga Sosial Rumah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62491/njpi.2026.v6i1-5

Abstract

Purpose – This study aims to map existing research on critical thinking in digital learning environments by identifying reported challenges, opportunities, and pedagogical strategies.Methods – A scoping review was conducted following the framework of Arksey and O’Malley (2005). A systematic search of the Scopus database was performed using the keywords critical thinking, digital learning, online learning, and blended learning. After automated filtering, title screening, abstract screening, and full-text review, 20 peer-reviewed open-access journal articles published between 2020 and 2025 were included. Data were extracted and synthesized in relation to three research questions addressing challenges, opportunities, and pedagogical strategies. Findings – The review identified recurring challenges, including superficial integration of higher-order thinking, limited learner self-regulation, technological and institutional constraints, and assessment limitations. At the same time, digital learning environments offer opportunities through flexible access, authentic learning tasks, collaborative interaction, and metacognitive support. Pedagogical strategies such as inquiry-based, project-based, case-based, and flipped learning were consistently associated with positive critical thinking outcomes when supported by instructional alignment and scaffolding. Research Implications – The findings emphasize the central role of pedagogical design in fostering critical thinking through digital learning. As a scoping review, this study maps trends rather than evaluating intervention effectiveness and is limited to open-access Scopus-indexed articles.
Co-Authors Abdurrohman Muzakki Aghitsatul Habibah Agus Tinus Aimmatu Rosyida, Nuzla Ajeng Rohmatun Arfiani Al Fadhil Ramdani Alfani Athma Putri Rosyadi Alfinda Dwi Ninggar Alhudayatul Ustadza, Cebeng Alifatussa'dah Alifatussa'dah Alifatussa'dah, Alifatussa'dah Alifvia, Bunga Cika AM, Ichsan Anshory Amanda Defi Nuraini, Amanda Defi Andalas, Eggy Fajar Anggraeni, Jurnalita Rose Anggraini, Salma Talenta Anik Wahyuni Aprilia Rohma, Rissana Aprilia, Rissana Apriyanto, Sutrisno Condro Arif Supradana Arif Supradana Arisanti, Titis Dyah Azahro Aurellia Eka Khotob Baiduri Baiduri Belinda Dewi Regina Bunga Cika Alifvia Bunga, Billa Putri Bustanol Arifin Darsono Darsono Delora Jantung Amelia Dena Ade Primasari Desty Dwi Rochmania Devi Furliana Devi Prastika Putri, Sinta Deviana , Tyas Dhety Parahita, Dayinta Dian Fitri Nur Aini Dinda Oktafia Wardani Dinda Oktafia Wardani Dwi Astuti, Rina Eka Kartika Sari Ekowati, Dyah Worowitastri Endang Poerwanti Erna Yayuk Erna Yayuk Erna Yayuk Yayuk Ernaz Siswanto Ernaz Siswanto Ernaz Siswanto Ernaz Siswanto Faridah Faridah Febriyanti, Anggun Fenti Eka Yuliana Fifit SAFITRI Fitra Andriana Fitra Andriana Hasunah, Uun Havindah Salsabila Hazimatunnabila, Ulva Herviani, Vivi Kurnia Hilda Nur Fadillah Ima Wahyu Putri Utami Indartik, Enik Ismanto, Puguh Ismanto, Puguh Hadi Isqi Agustin Cahyaningtiyas Izar Alfian Journalita Rose Anggraeni Kamariah Kamariah Kumalasari, Ratna Kumalasari, Ratna Nur Kuncahyono Kuncahyono Laili, Maghfirotul Lisalamah Abadiyah, Lisalamah Makhali, Makhali Manfa'ati, Niswatul Mardika, Fajar Eka Mariani Mariani Mariyani, Mariyani Mar’atun Sholeha Maulita Rini Prawesti Maulita Rini Prawesti Melati Khosi Lestari MELLYTA HANUNG PRATIWI Mifta Irene Nabila Mifta Irene Nabila Mochammad Raden Murtyas Galuh Danawati Nina Inayati Nizam Firdaus Ramadhani Nur Kumalasari, Ratna Nur Penilarasati Nur Suhartanti Nur Suhartanti Nur Suhartanti NUR WAHYUNINGSIH NURUL ARIFAH Nurul Zuriah Oktaviani, Mela Purnamasari, Wahyu Intan Putri Fauzi, Aprilia Aurely Putri Marhaeni, Aurila Rissana Aprilia Rohmah Rissana Aprilia Rohmah Rita Ratna Dila Rizky Arianty Rochmania, Desty Dwi Rokhmah, Trias Istina Rozhiqkha, Reszha Safa'ah, Fitriani Safitri, Ervina Alfi Safitri, Fifit Salam, Salam Salsabila, Nanda Setiya Yunus Saputra Sholeha, Mar'atun Sigit Wiyatmiko Siswanto, Ernaz Siti Fatimah Soenaryo Sofiatul Hidayati Solikah, Binti Sucipto Sucipto Sugiastutih, Livia Suhesti Maslikah Supradana, Arif Suwandayani, Beti Istanti Tinus, Agus Trisakti Handayani Tyas Deviana Ulfa Anggun Fadillah Ulzana, Yuhanita Ummaroch, Riza Vivi Kurnia Herviani Wahyu Intan Purnamasari Worowirastri E., Dyah Yeni Rahmawati, Yeni Yensia Prarisma Nur Sahara Yulinda Dwi Pangesti Yuni Asih Yunia Nanda Eka Saputri Yus Mochamad Cholily Zahroh, Rini Zalfa Ramadhania Lafitra Zanni, Lirra