Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

OPTIMALISASI STIMULASI TUMBUH KEMBANG ANAK DAERAH PESISIR MELALUI PELATIHAN KADER KESEHATAN Khoirunnisa Khoirunnisa; Kurniawan Kurniawan; Siti Ulfah Rifa'atul Fitri; Puput Nugraha; Yuni Nur'aeni
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 3 (2023): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i3.14889

Abstract

Abstrak: Stimulasi pertumbuhan dan perkembangan anak merupakan hal yang sangat penting untuk meningkatkan derajat kesehatan anak. Perlu adanya optimalisasi untuk meningkatkan hal tersebut, salah satunya melalui pendidikan dan pelatihan kader posyandu. Tujuan kegiatan Pengabdian pada Masyarakat ini untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan peran serta kader masyarakat dalam memenuhi kebutuhan dan stimulasi tumbuh kembang anak daerah pesisir di Desa Karangjaladri, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran. Metode yang digunakan terdiri dari tiga tahap diantaranya (1) tahap persiapan melalui proses identifikasi masalah, koordinasi dan penyusuanan media; (2) tahap pelaksanaan melalui kegiatan sosialisasi, pelatihan deteksi dan stimulasi tumbuh kembang anak bagi para kader; dan (3) tahap evaluasi, partisipan yang terlibat adalah kader kesehatan yang bertugas di Posyandu Desa Karangjaladri Kecamatan Parigi Kabupaten Pangandaran berjumlah 50 kader terdiri dari 6 (enam) posyandu, yaitu: Posyandu Srikandi 1, Srikandi 2, Srikandi 3, Mekarsari, Tunas Harapan, dan Saluyu. Berdasarkan hasil pengukuran pengetahuan peserta sebelum dan setelah kegiatan sosialisasi dan pelatihan didapatkan data peningkatan pengetahuan peserta antara sebelum dan setelah edukasi rata-rata skor pengetahuan peserta adalah sebesar 2 poin, yaitu dari 11 menjadi 13. Selama kegiatan sosialisasi dan pelatihan berlangsung, para peserta tampak antusias dalam menerima materi yang disampaikan oleh para narasumber. Evaluasi lisan yang dilakukan selama kegiatan edukasi berlangsung juga mendapatkan respon positif dari para kader kesehatan.Abstract: Stimulation of children's growth and development is very important to improve children's health status. Optimization is needed to improve this, one of which is through posyandu cadre education and training. The purpose of this Community Service activity is to increase the knowledge, skills, and participation of community cadres in meeting the needs and stimulating the growth and development of children in coastal areas in Karangjaladri Village, Parigi District, Pangandaran Regency. The method used consists of three stages including (1) the preparation stage through the process of problem identification, coordination, and media preparation; (2) the implementation stage through socialization activities, training on detection and stimulation of child growth and development for cadres; and (3) evaluation stage, the participants involved are There are 50 health cadres on duty at the Posyandu in Karangjaladri Village, Parigi District, Pangandaran Regency, consisting of 6 (six) Posyandu, namely: Posyandu Srikandi 1, Srikandi 2, Srikandi 3, Mekarsari, Tunas Harapan, and Saluyu. Based on the results of measuring the participants' knowledge before and after the socialization and training activities, it was found that the participants' knowledge increased before and after the education. The average participant knowledge score was 2 points, from 11 to 13. During the socialization and training activities, the participants seemed enthusiastic. about receiving the material presented by the speakers. Oral evaluations carried out during educational activities also received positive responses from health cadres.
Pemberdayaan Kader dalam Upaya Pencegahan dan Pengenalan Faktor Resiko Penyakit Tidak Menular (PTM) Siti Ulfah Rifa'atul Fitri; Khoirunnisa Khoirunnisa; Taty Hernawaty; Hasniatisari Harun
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 7 (2023): Volume 6 No 7 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i7.9835

Abstract

ABSTRAK Penyakit Tidak Menular (PTM) merupakan penyakit yang tidak disebabkan oleh infeksi dan secara umum disebabkan oleh faktor-faktor seperti gaya hidup yang tidak sehat, factor genetik, lingkungan, dan factor social ekonomi. PTM bersifat kronis, tidak dapat ditularkan kepada orang lain dan dapat berlangsung dalam jangka waktu yang lama. Sebagian masyarakat masih belum mengenal faktor resiko dan pencegahan PTM sehingga angka kejadian PTM masih sangat tinggi tiap tahunnya di Indonesia. Upaya pencegahan dan pengendalian PTM ini sangat penting dilakukan untuk mempromosikan kesehatan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini memiliki tujuan untuk membantu memberdayakan kader dalam upaya pencegahan dan pengenalan factor resiko penyakit tidak menular melalui kegiatan pendidikan kesehatan. Jumlah peserta yang hadir dalam pendidikan kesehatan ini berjumlah 39 partisipan, namun yang berhasil mengisi kuesioner berjumlah 33 partisipan. Metode yang dilakukan berupa penyuluhan dalam bentuk talkshow yang diselingi dengan demonstrasi deteksi dini kanker payudara. Selain itu juga para partisipan mengisi pre-test dan post-test untuk mengevaluasi pengetahuan dan pemahaman peserta sebelum dan setelah diberikannya pendidikan kesehatan. Data demografi partisipan menunjukan bahwa peserta terdiri dari kader sebanyak 22 partisipan (66,7%) dan PKK sebanyak 11 partisipan (33.3%). Partisipan yang memiliki pengalaman keikutsertaan dalam pelatihan sebanyak 21 partisipan (63.6%) dan pengalaman memberikan penyuluhan hanya 9 partisipan (27,3%). Terdapat peningkatan pengetahuan yang siginifikan setelah diberikan pendidikan kesehatan mengenai penyakit tidak menular kepada para partisipan (α=.006). Dengan demikian, kader dapat berperan aktif dalam memberdayakan perannya di masyarakat untuk menginformasikan mengenai pencegahan dan pengenalan fator resiko penyakit tidak menular. Kata Kunci: Penyakit Tidak Menular, Pendidikan Kesehatan, Pengetahuan, Kader  ABSTRACT Non-communicable diseases (NCDs) are diseases that are not caused by infections and are generally caused by factors such as unhealthy lifestyles, genetic factors, environment, and socio-economic factors. NCDs are chronic, cannot be transmitted to others, and can last for a long time. Some people still do not know the risk factors and prevention of NCDs, resulting in a very high incidence of NCDs every year in Indonesia. Efforts to prevent and control NCDs are very important in promoting health and improving the quality of life of the community. Therefore, this community service activity aims to help empower cadres in the prevention and identification of risk factors for non-communicable diseases through health education activities. The number of participants who attended this health education was 39 participants, but only 33 participants were able to fill out the questionnaire. The method used was counseling in the form of a talk show that was interspersed with early detection of breast cancer demonstrations. In addition, participants filled out pre-tests and post-tests to evaluate the knowledge and understanding of participants before and after the health education was provided. The demographic data of the participants showed that there were 22 cadres (66.7%) and 11 PKK members (33.3%). Participants who had experience attending training were 21 participants (63.6%), and only 9 participants had experience providing counseling. There was a significant increase in knowledge after providing health education on non-communicable diseases to the participants (α=.006). Thus, health volunteers can play an active role in empowering their role in the community to inform about the prevention and identification of risk factors for non-communicable diseases. Keywords : Non-Communicable Diseases (NCDs), Health Education, Knowledge, and Health Volunteers
Gambaran Tingkat Kecemasan Pengemudi Ojek Online pada Masa Transisi Endemi Covid-19 Iwan Shalahuddin; Putri Rizki Ma’rifati Rukmini; Siti Ulfah Rifa’atul Fitri
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 13 No 4 (2023): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Oktober 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/pskm.v13i4.1357

Abstract

Penyakit Covid-19 yang menggemparkan dunia secara tiba-tiba, telah banyak memberikan dampak bagi kehidupan, salah satu sektor pekerjaan yang terdampak yaitu ojek online. Mereka dituntut bekerja turun langung ke lapangan dengan kehadiran fisik, dan bertemu langsung dengan customer, membuat rasa cemas bisa saja dirasakan.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat kecemasan pengemudi ojek online pada masa transisi endemi Covid-19 di wilayah Kecamatan Bekasi Utara. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan sampel 45 pengemudi ojek online dalam komunitas Ojol Pusdiklat Bekasi (OPB), dengan teknik pengambilan sampling adalah total sampling. Kecemasan diukur menggunakan instrumen Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS). Hasil uji instrumen dinyatakan valid dan reliable dengan nilai uji validitas terkecil 0,644, terbesar 0,851, dan uji reliabilitasnya 0,937. Analisis data yang digunakan yaitu analisa data univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gambaran tingkat kecemasan pengemudi ojek online selama bekerja dalam transisi endemi Covid-19 sebagian besar mengalami cemas ringan 51,1%. Adanya penelitian ini diharapkan pengemudi ojek online dapat mengetahui dan meminimalisir rasa cemasnya, sehingga tidak terjadi kecemasan tingkat lanjut. Upaya yang dapat perawat lakukan agar tidak terjadi kecemasan tingkat lanjut yaitu memberikan penyuluhan kesehatan terkait kesehatan kerja, manajamen cemas, dan dampak jika terjadi kecemasan tingkat lanjut. 
Peningkatan Peran Masyarakat terkait Pertolongan Pertama pada Kecelakaan menggunakan Pendekatan Community Health Action Model Donny Nurhamsyah; Siti Ulfah Rifaatul Fitri; Taty Hernawaty; Nur Maziyya
RESWARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v5i2.4332

Abstract

Kecelakaan lalu lintas menjadi penyebab kematian tertinggi yaitu sekitar 1,3 juta orang meninggal dunia dan hal ini diperberat dengan kesalahan dalam pertolongan pertama pada saat terjadi kecelakaan. Di Kabupaten Pangandaran yang tercatat pada tahun 2021 terjadi sebanyak 397 kejadian. Pengabdian pada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan peran masyarakat terkait pertolongan pertama pada kecelakaan di Kabupaten Pangandaran menggunakan pendekatan Community Health Action Model. Pendekatan Community Health Action Model merupakan pendekatan yang menekankan partisipasi aktif dari responden. Hasil analisis menunjukkan peningkatan pada pengetahuan sebelum dan setelah diberikan pengabdian pada masyarakat. Meskipun sikap responden belum signifikan sebelum dan setelah diberikan pengabdian pada masyarakat. Meskipun belum terdapat hubungan yang signifikan antara sikap sebelum dan sesudah pengabdian pada masyarakat, peningkatan partisipasi masyarakat sebagai upaya preventif tetap harus dilakukan. Pengabdian pada masyarakat selanjutnya diharapkan dapat memperluas sasaran seperti melibatkan siswa-siswi, mahasiswa, kelompok masyarakat lainnya, para pegawai pemerintahan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mencegah terjadinya kecacatan dan kematian pada kecelakaan dan meningkatkan peran serta masyarakat dalam kepedulian dalam memberikan pertolongan pertama pada kecelakaan
Identifying Enablers and Barriers of Palliative Care Learning in Undergraduate Nursing Education: Systematic Narrative Review Agustina, Hana Rizmadewi; Rochmawati, Erna Rochmawati; Ala, Muhamad Zulfatul; Fitri, Siti Ulfah Rifaatul; Esoh, Nahyeni Bassah; Karisa, Putri Karisa; Fauziah, Oktaviani Fauziah; Chyntia, Meideline Chyntia
INDONESIAN NURSING JOURNAL OF EDUCATION AND CLINIC (INJEC) Vol 8, No 1 (2023): INJEC
Publisher : Asosiasi Institusi Pendidikan Ners Indonesia (AIPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24990/injec.v8i1.591

Abstract

Introduction: The development of a structured curriculum, relevant teaching and learning methods, and support facilities and access is necessary to improve palliative care education by preparing nursing students as future professional nurses in the palliative care area. This review aims to synthesize available literature explaining the barriers and enablers in implementing palliative care education in undergraduate nursing students.Method: This review uses a systematic narrative review approach. Studies were identified from the PubMed, Scopus, CINAHL, and ProQuest Nursing databases from January 2012 to August 2022 and then selected based on the inclusion criteria that had been set.Results: The search results found that 23 of 890 studies were included. The findings were grouped into obstacles and enablers in four parts, namely curriculum and learning strategies, personal and professional competencies, relationships and enablers, and facilities and access.Conclusions: Identifying barriers and enablers can help educational institutions to provide palliative care education according to the needs and expected developments in clinical practice. Collaboration and cooperation between stakeholders must be increased effectively to help provide maximum education.Keywordsbarriers, enablers, nursing students, palliative care education, undergraduate student
Penerapan Slow Deep Breathing Untuk Menurunkan Keletihan pada Pasien Chronic Kidney Disease: Studi Kasus Mufaj, Elda Nurfadila; Siti Ulfah Rifa'atul Fitri; Sandra Pebrianti
Jurnal Medika Nusantara Vol. 2 No. 3 (2024): Agustus : Jurnal Medika Nusantara
Publisher : Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59680/medika.v2i3.1220

Abstract

Fatigue is the most common physical symptom felt by chronic kidney failure patients. Manifestations of fatigue are the body's inability to carry out routine activities, lethargy, and feeling tired all the time. Non-pharmacological therapy that can reduce fatigue is slow deep breathing relaxation therapy. To determine the intervention for providing slow deep breathing relaxation therapy in chronic kidney failure patients with fatigue. This research design is a case study using nursing care. Mr. I is 64 years old suffering from chronic kidney failure stage v who experiences problems with nursing fatigue. The intervention provided is by providing pharmacological and non-pharmacological therapy, slow deep breathing relaxation therapy. This study used the Functional Assessment of Chronic Illness Therapy-Fatigue Scale instrument. Fatigue complaints decreased with an increase in fatigue score. Before being given therapy, the slow deep breathing reaction was at a score of 22.6 became 40.33 after being given therapy for 3 days. Slow deep breathing can be given as an alternative non-pharmacological therapy which has the effect of reducing fatigue. It is hoped that nursing students or nurses in inpatient rooms can provide this therapy as a non-pharmacological intervention for chronic kidney failure patients with fatigue.
Penerapan Latihan Rom Pasif Terhadap Tingkat Kekuatan Otot Ekstremitas pada Pasien Stroke Hemoragik : Studi Kasus Zahra Siti Hanifah; Siti Ulfah Rifa’atul Fitri; Urip Rahayu
Jurnal Medika Nusantara Vol. 2 No. 3 (2024): Agustus : Jurnal Medika Nusantara
Publisher : Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59680/medika.v2i3.1224

Abstract

Abstract. Stroke occurs when blood vessel in the brain is blocked, causing blood flow to the brain to be disrupted. Hemiparesis is one of the symptoms of stroke, which is paralysis of the limbs or muscle weakness in the affected limbs. Case study aims to show the application of passive ROM exercises on the level of limb muscle strength in patients with hemiparesis sinistra due to hemorrhagic stroke at RSUD Kabupaten Sumedang. This writing uses a case study method. Muscle strength measured both before and after intervention with Manual Muscle Testing which has a scale of 0-5. Case study shows the results of the patient's main nursing problem is impaired physical mobility characterized by sinistra hemiparesis, sinistra upper extremity muscle strength 1 and sinistra lower extremity 2. After intervening for 4 days in the form of passive ROM exercises, the results of sinistra upper and lower extremity muscle strength increased to 2 and 3. It can be concluded the provision of passive ROM exercises can improve treatment outcomes, one of which is increasing muscle strength. Hoped that the results of this case study can be developed by combining passive ROM exercises with other interventions such as rubber ball grasping therapy. Keywords: Passive ROM, Hemorrhagic stroke, Muscle strength Abstrak. Stroke terjadi saat pembuluh darah di otak terdapat sumbatan atau pecah sehingga menyebabkan aliran darah bagian otak terganggu. Hemiparesis adalah salah satu gejala penyakit stroke yang merupakan kelumpuhan pada anggota gerak atau kelemahan otot pada anggota gerak yang terkena. Studi kasus ini bertujuan untuk menunjukkan penerapan latihan range of motion (ROM) pasif pada tingkat kekuatan otot ekstremitas pada pasien yang mengalami hemiparesis sinistra akibat stroke hemoragik di RSUD Kabupaten Sumedang. Penulisan ini menggunakan metode studi kasus yang melibatkan satu pasien stroke hemoragik. Kekuatan otot diukur baik sebelum maupun sesudah intervensi dengan Manual Muscle Testing yang memiliki skala 0-5. Studi kasus ini menunjukkan hasil masalah keperawatan utama pasien adalah gangguan mobilitas fisik ditandai dengan hemiparesis sinistra, kekuatan otot ekstremitas atas sinistra 1 dan ekstremitas bawah sinistra 2. Setelah dilakukan intervensi selama 4 hari berupa latihan ROM pasif, hasil kekuatan otot ekstremitas atas dan bawah bagian sinistra meningkat menjadi 2 dan 3. Dapat disimpulkan pemberian latihan ROM pasif dapat meningkatkan hasil perawatan, salah satunya adalah meningkatkan kekuatan otot. Diharapkan hasil studi kasus ini dapat dikembangkan dengan mengombinasikan latihan ROM pasif dengan intervensi lain seperti terapi menggenggam bola karet. Kata kunci: Kekuatan otot, ROM pasif, Stroke hemoragik
PENINGKATAN PENGETAHUAN TENTANG KEKERASAN SEKSUAL MELALUI LITERASI INFORMASI PENDIDIKAN SEKS PADA SISWA SEKOLAH MENENGAH Hernawaty, Taty; Arifin, Hadi Suprapto; Nurmansyah, Donny; Fitri, Siti Ulfah Rifa'atul; Sriati, Aat Sriati
DHARMAKARYA: Jurnal Aplikasi Ipteks untuk Masyarakat Vol 13, No 2 (2024): Juni : 2024
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/dharmakarya.v13i2.46397

Abstract

Remaja rentan menjadi korban kekerasan seksual. Salah satu Langkah pencegahan kekerasan seksual adalah memahami seluk beluk kekerasan seksual. Oleh karena itu, remaja perlu memiliki kemampuan literasi informasi yang baik tentang kekerasan seksual. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa remaja melalui kegiatan literasi informasi tentang pendidikan seks. Kegiatan dilakukan pada Januari 2023 mulai dari survei sampai evaluasi. Target sasaran kegiatan ini adalah seluruh siswa sekolah menengah di Desa Cintaratu. Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 Parigi dan Sekolah Menengah Pertama Plus Ma’Arif adalah dua sekolah yang berada di wilayah Desa Cintaratu Kecamatan Parigi Kabupaten Pangandaran. Kegiatan ini diikuti oleh 50 siswa yang dipilih oleh masing-masing sekolah sebagai perwakilan. Kegiatan dilaksanakan di Balai Desa Cintaratu. Pengukuran dilakukan melalui kuesioner dalam bentuk google-formulir. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa pengetahuan dan sikap para siswa meningkat setelah mengikuti kegiatan literasi informasi pendidikan seks dengan rerata 23% dan 5%. Perilaku para siswa termasuk dalam kategori masih wajar sebagai individu dalam tahap perkembangan remaja. Kesimpulannya, kegiatan serupa tetap perlu dilakukan untuk meningkatkan kesadaran siswa agar berperilaku baik terkait pencegahan kekerasan seksual.
Pursed-Lips Breathing and High Fowler Position in Pleural Effusion Patient: Case Report Janah, Syahratul; Platini, Hesti; Fitri, Siti Ulfah Rifaatul
Jambura Nursing Journal Vol 6, No 2: July 2024
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37311/jnj.v6i2.25559

Abstract

Pleural effusion is a collection of fluid in the pleura caused by the impact of another disease. Treatment for pleural effusion can be provided through the nursing care process with airway management interventions to help minimize shortness of breath in patients. There are nursing actions that can be carried out independently by nurses, namely the semi-fowler or fowler position, administering additional oxygen, and other therapies such as pursed lips breathing. The aim of this research is to determine the effectiveness of the combination of pursed lips breathing and high fowler position in the nursing care process for patients with ineffective airway clearance nursing problems in patients with pleural effusion using the case report method and nursing care approach. The results of the study showed that the combination of pursed lips breathing and the use of the selected high fowler position as high as 90 degrees for 3 days provided comfort and reduced shortness of breath with pleural effusion while being balanced by the provision of pharmacological therapy. Providing pursed lips breathing therapy and high fowler position has the potential to reduce shortness of breath in patients with pleural effusion
Pengetahuan Ibu tentang Masalah Gizi Kronis pada Anak: Sebuah Narrative Review Hendrawati, Sri; Maryam, Nenden Nur Asriyani; Mirwanti, Ristina; Fitri, Siti Ulfah Rifaatul
Prosiding Seminar Nasional Keperawatan Universitas Muhammadiyah Surakarta 2023: Prosiding Seminar Nasional Keperawatan Universitas Muhammadiyah Surakarta (Profesi Ners XXVI)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Status gizi anak di Indonesia masih cukup rendah. Keadaan ini dapat mengancam upaya Indonesia untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, salah satunya karena masalah gizi kronis. Dalam hal ini, pengetahuan ibu tentang pemenuhan gizi pada anak sangat penting, karena dengan pengetahuan ibu yang baik akan memberikan makanan yang baik dan seimbang kepada anak, dengan demikian maka hal ini dapat mempengaruhi status gizi anak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengetahuan ibu tentang masalah gizi kronis pada anak. Metode: Kajian literatur ini menggunakan metode narrative review. Pencarian literatur menggunakan electronic database yang terdiri dari Google Scholar, Pubmed, dan EBSCOhost. Kata kunci yang digunakan dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Kriteria inklusi yang digunakan adalah penelitian original berbahasa Indonesia atau Inggris, penelitian kuantitatif atau kualitatif, artikel menggunakan sampel yaitu ibu yang memiliki anak serta penelitian terkait status gizi anak dan masalah gizi kronis pada anak, artikel terbit dalam 10 tahun terakhir (2012-2022), dan tersedia dalam full text. Peneliti menemukan 11 artikel yang dianalisis menggunakan metode analisis deskriptif. Hasil: Dari 11 artikel yang menggambarkan pengetahuan ibu tentang masalah gizi kronis pada anak menunjukan bahwa pengetahuan ibu terkait masalah gizi kronis pada anak secara garis besar masih dalam kategori kurang pengetahuan. Hal ini mungkin disebabkan rendahnya tingkat pendidikan ibu, rendahnya tingkat sosial ekonomi, pengasuhan ibu terkait pemberian makan pada anak masih kurang, dan perilaku ibu sebagian besar kurang sesuai dalam hal pemenuhan gizi anak. Sebagian besar ibu belum mengetahui terkait pemenuhan gizi seimbang pada anak. Kesimpulan: Hasil analisis dari beberapa jurnal menunjukkan bahwa pengetahuan ibu sangat mempengaruhi masalah gizi pada anak. Untuk meningkatkan pengetahuan ibu yang masih dalam kategori kurang perlu dilakukannya promosi kesehatan terkait pemenuhan gizi seimbang dan praktik pemberian makan pada anak. Hasil tinjauan literatur ini diharapkan dapat dijadikan sumber referensi sebagai acuan untuk memberikan promosi kesehatan, salah satunya oleh perawat guna mencegah risiko masalah gizi kronis pada anak.
Co-Authors Aat Sriati Agustin, Amellia Alexander M. A. Khan Aliyah, Ira Nur Andang Cahyadi Anita Setyawati Annisa Yuniar Handayani Asri Wulansari, Asri Baiq Emi Nurmalisa Bambang Aditya Nugraha Cecep Eli Kosasih Cepi Restiadi Chandra Isabella Hostanida Purba Chyntia, Meideline Chyntia Deasy Silvya Sari Devi Anggraeni Diana Maljuliani Donny Nurhamsyah Donny Nurhamsyah ENDAH NESTITI URIP RAHAYU Endah Yuniarti, Endah Esoh, Nahyeni Bassah Farisadri Fauzan Fauziah, Oktaviani Fauziah Firmansyah Danukusumah Hadi Suprapto Arifin Hana Rizmadewi Agustina Handayani, Annisa Yuniar Hartiah Haroen Harun, Hasniatisari Harun, Hasniatisari Hasniatisari Harun Hasniatisari Harun Hesti Platini Inggriane Puspita Dewi, Inggriane Puspita Irman Somantri Iwan Shalahuddin Janah, Syahratul Karina, Grashiva Putri Karisa, Putri Karisa Kartika, Insan Sukma Kaysa Refapriliana Khoerunnissa Khoerunnissa Khoirunnisa Khoirunnisa Khoirunnisa Khoirunnisa Khoirunnisa Khoirunnisa Khomapak Maneewat Kurniawan Kurniawan Kurniawan Kurniawan Kusman Ibrahim Laili Rahayuwati Lauren, Sherie Meiza Dania Marya, Nenden Nur Asriyani Maziyya, Nur Melati, Azalia Mufaj, Elda Nurfadila Muhamad Zulfatul A’la Mulyani, Santi Nenden Nur Asriyani Maryam Novia Yulianti Nurani Khoerunnisa Nurfadila, Eva Nurmansyah, Donny Nursiswati Pamela Utami Pradnya Paramarta Raditya Rendra Pringgo Kusuma Dwi Noor Yadi Putra Puput Nugraha Putri Rizki Ma’rifati Rukmini Raini Diah Susanti Redita Aida Suryadi Ristina Mirwanti, Ristina Rochmawati, Erna Rochmawati Ryzka Fridelia Suhendar Sandra Pebrianti Santi Rukminita Anggraeni, Santi Rukminita Setiawan Setiawan Siti Yuyun Rahayu Fitri Sitio, Nurul Mardhiah Sri Hartati Pratiwi Sri Hendrawati Taty Hernawaty Titis Kurniawan Tuti Pahria Widayat, Ahmad Yanti Rubiyanti Yuni Nur'aeni Yusshy Kurnia H Yusshy Kurnia Heliani Yusshy Kurnia Herliani Yusshy Kurnia Herliani Yusshy Kurnia Herliani Yusshy Kurnia Herliani, Yusshy Kurnia Zahra Siti Hanifah