Claim Missing Document
Check
Articles

Profil Perencanaan Pembelajaran Hybrid Sebagai Upaya Inovasi Proses Belajar Mengajar Selama Belajar dari Rumah Muhammad Syazali; Umar Umar
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 3b (2022): September
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i3b.465

Abstract

Inovasi menjadi kebutuhan ketika implementasi belajar dari rumah menimbulkan masalah dan berdampak negatif pada pencapaian sains mahasiswa. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan profil perencanaan pembelajaran hybrid sebagai upaya inovasi proses belajar mengajar sains dalam rangka implementasi belajar dari rumah. Subjek dari penelitian deskriptif kualitatif ini adalah dosen pendidikan sains yang mengampu mata kuliah IAD dan melakukan inovasi dengan memanfaatkan lingkungan sekitar sebagai Laboratorium Alam dan rencana pembelajaran hybrid yang akan diimplementasikan pada pembelajaran. Untuk mendapatkan data, digunakan instrumen berupa lembar observasi dan dokumen sebagai alat pengumpulan data kualitatif. Data yang telah diperoleh kemudian dianalisis secara kulaitatif menggunakan model analisis dari Miles & Huberman. Hasil yang diperoleh dari observasi dan dokumentasi di antaranya (1) Kegiatan persiapan dan koordinasi mencakup tahapan-tahapan kegiatan seperti koordinasi dengan dosen senior, diskusi dengan rekan sejawat yang mengampu mata kuliah IAD, mengidentifikasi kawasan yang potensial sebagai laboratorium alam, dan mengajukan SIMAKSI ke BKSDA NTB, (2) Kegiatan menyusun rencana pembelajaran terbagi menjadi 3 tahapan kegiatan yaitu menganalisis tujuan pembelajaran, menyusun pedoman pembelajaran dan membagi mahasiswa menjadi kelompok yang terdiri dari 2 – 4 anggota, dan (3) Kegiatan menyiapkan bahan pembelajaran mencakup tahapan menyusun template, menyusun jadwal pengmatan di Laboratorium Alam, membuat sistem perkuliahan daring MK IAD di SPADA UNRAM dan mengupload pedoman pembelajaran, LHP, LKM, dan template laporan di SPADA UNRAM. Berdasarkan hasil ini dapat disimpulkan bahwa perencanaan pembelajaran hybrid terdiri kegiatan persiapan dan koordinasi, menyusun rencana pembelajaran dan menyiapkan bahan pembelajaran.
Monitoring Penggunaan Tools Dalam Mengimplementasikan Pembelajaran Daring: Apakah Biayanya Mahal Bagi Mahasiswa? Muhammad Syazali; Muhammad Erfan; Hasnawati Hasnawati; Lalu Wira Zain Amrullah
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 4 (2022): Desember
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i4.906

Abstract

Pemanfaatan berbagai aplikasi seabgai tools untuk mendukung pembelajaran daring merupakan faktor kunci pada aspek pengajaran di perguruan tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan tools yang digunakan untuk mengimplementasikan pembelajaran daring, dan (2) biaya yang dikeluarkan oleh mahasiswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian survey yang dilakukan pada mahasiswa PGSD Universitas Mataram. Untuk mendapatkan data, angket diisi oleh respondent secara online melalui aplikasi google form. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dengan menganalisis angket survey dari 112 mahasiswa PGSD Universitas Mataram, tools yang digunakan selama penerapan pembelajaran daring adalah e-learning milik Universitas Mataram, Google Classroom, Whatsapp dan Telegram. Di luar penggunaan e-learning Universitas, tools yang paling banyak digunakan adalah Google Meet untuk pembelajaran tatap muka melalui video converence dan Whatsap. Biaya yang dikeluarkan oleh mahasiswa untuk mengikuti pembelajaran daring bervariasi tiap bulannya. Sebanyak 10.7% mahasiswa mengeluarkan biaya kurang dari Rp 50.000, sebanyak 49.1% di antaranya menghabiskan biaya sebesar Rp 50.000 - < Rp 100.000, sebanyak 28.6% mahasiswa mengeluarkan biaya sebesar Rp 100.000 - < Rp 200.000, sebanyak 3.6% mahasiswa mengeluarkan biaya sebesar Rp 200.000 - Rp 300.000 dan sisanya sebanyak 8% mahasiswa mengeluarkan biaya sebasar Rp 300.000. Kemudian ketika ditanya apakah biaya tersebut mahal atau tidak, 90.2% mahasiswa menjawab mahal.
Meningkatkan Pemahaman Konsep Luas Bangun Datar Mahasiswa Calon Guru Sekolah Dasar dengan Game Android Pythagorea Muhammad Erfan; Muhammad Syazali
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 4b (2022): Desember
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i4b.969

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman konsep luas bangun datar pada mahasiswa calon guru sekolah dasar menggunakan permainan atau game Android Pythagorea. Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimen dengan desain pretest-posttest control group. Sampel pada penelitian ini diambil dengan Teknik cluster random sampling dan diperoleh kelas 5A sebagai kelas eksperimen yaitu kelas yang belajar konsep luas bangun datar dengan menggunakan game Android Pythagorea, dan kelas 5F sebagai kelas kontrol yaitu kelas yang belajar secara konvensional atau dengan ceramah. Data mengenai pemahaman konsep mahasiswa calon guru pada materi luas bangun datar diperoleh dengan tes (pre-test dan post-test) selanjutnya data dianalisis dengan uji-t independent sample dan uji gain ternormalisasi untuk melihat seberapa besar peningkatan pemahaman konsep mahasiswa calon guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelas eksperimen menunjukkan peningkatan pemahaman konsep luas bangun datar yang signifikan dibandingkan dengan kelas kontrol. Sehingga dari penelitian ini, game Android Pythagorea efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep mahasiswa calon guru sekolah dasar pada materi luas bangun datar.
STRATEGIC ANALYSIS OF TOOLS/MEDIA COMBINATION FOR DISTANCE LEARNING IN SCIENCE COURSES Muhammad Syazali; Muhammad Erfan; Lalu Wira Zain Amrullah; Hasnawati Hasnawati
PROGRES PENDIDIKAN Vol. 4 No. 1 (2023): January 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/prospek.v4i1.322

Abstract

Negative responses to the learning process and the high cost of buying quotas are problems that arise due to the implementation of online learning during PJJ. The purpose of this research is to analyze strategies for using a combination of distance learning tools/media that are effective and low-cost in the teaching-learning process in science courses. This survey research uses a closed questionnaire as a research instrument. Questionnaires were distributed to 112 PGSD students. The questions asked were 10 items related to network and internet access, and the PJJ tools used. The data obtained were analyzed using descriptive statistics. We found the fact that the University of Mataram has provided good e-learning for use in online learning. The vicon media and social media that are most frequently used sequentially are Google Meet (96.4%) and WA (99.1%). Therefore, the online tool/media that we recommend is the use of a combination of the three tools/media together with the surrounding environment as a Natural Laboratory in science learning. This recommendation is not only relatively cheaper in cost, but also has the potential to develop aspects of students' knowledge, attitudes and science process skills.
Analisis Keterampilan Menulis Artikel Ilmiah melalui Implementasi Pembelajaran Berbasis Riset pada Mata Kuliah Sains Muhammad Syazali; M. Liwa Ilhamdi
Journal on Education Vol 5 No 3 (2023): Journal on Education: Volume 5 Nomor 3 Tahun 2023
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v5i3.1772

Abstract

Several learning facilities have been provided, but the writing skills of PGSD students have not reached the very good category. This indicates the need to use other learning facilities. The purpose of this research is to analyze students' skills in writing scientific articles through the implementation of research-based learning. We carried out this pre-experimental research at the PGSD Study Program, University of Mataram. The sample is determined purposively. Scientific articles written by each student are used as qualitative data instruments. The data that has been collected is analyzed descriptively. The findings that we obtained from the study were that the highest score achieved by students was 87.23. The grade for this grade is A and the interpretation is very good. The lowest value is 31.31 (grade E) with very poor interpretation. Classically, the score of scientific article writing skills is 74.05 (grade B+) with good interpretation. From the results of the proportion analysis it is known that grade A has the highest percentage (38.71%). Judging from its aspect, the part that is most mastered by students is writing the identity of the article, introduction, results and discussion, and conclusions. The achievements in these sections have been interpreted very well, where the range of quantitative values is 81.94 – 100. From the results of this study it can be concluded that students' skills in writing scientific articles are good because of the implementation of research-based learning.
REVIEWING THE ROLE OF PARENTS IN ELEMENTARY SCHOOL STUDENTS' LEARNING IN THE PANDEMIC ERA Arif Widodo; Prayogi Dwina Angga; Muhammad Syazali; Umar Umar
JURNAL EDUSCIENCE Vol 10, No 1 (2023): Jurnal Eduscience (JES), (Authors from Algeria and Indonesia)
Publisher : Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/jes.v10i1.3686

Abstract

One of the consequences of limiting face-to-face learning in the pandemic era is the implementation of distance learning. At the elementary school level, the application of distance learning is carried out in various ways, one of which is by applying online learning. This article aims to analyze how important the role of parents in learning for elementary school-aged children is in the pandemic era. This research method uses a literature study approach. Data was collected by browsing research articles through Google Scholar. The article analyzed is a research article that discusses the involvement of parents in distance learning in the pandemic era. The results of the analysis of various kinds of literature show how important the role of parents in supporting the online learning process is. In online learning, the learning process cannot run optimally without collaboration between teachers and parents. Most of the teacher's tasks in online learning have been taken over by parents. Parents function as facilitators, motivators, and become the main guides in the learning process. Another role that is no less important than parents is as a learning supervisor, through this supervision control of the quality of learning can be carried out even though it is constrained by distance from the schoolKeywords: online learning, learning quality, parental involvement AbstrakSalah satu akibat dari terbatasnya pembelajaran tatap muka di era pandemi adalah penerapan pembelajaran jarak jauh. Di tingkat sekolah dasar, penerapan pembelajaran jarak jauh dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya dengan menerapkan pembelajaran daring. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis seberapa penting peran orang tua dalam pembelajaran bagi anak usia sekolah dasar di era pandemi. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan studi literatur. Data dikumpulkan dengan menelusuri artikel penelitian melalui Google Scholar. Artikel yang dianalisis merupakan artikel penelitian yang membahas tentang keterlibatan orang tua dalam pembelajaran jarak jauh di era pandemi. Hasil analisis berbagai literatur menunjukkan betapa pentingnya peran orang tua dalam mendukung proses pembelajaran daring. Dalam pembelajaran daring, proses pembelajaran tidak dapat berjalan maksimal tanpa adanya kerjasama antara guru dan orang tua. Sebagian besar tugas guru dalam pembelajaran daring sudah diambil alih oleh orang tua. Orang tua berfungsi sebagai fasilitator, motivator, dan menjadi pemandu utama dalam proses pembelajaran. Peran lain yang tidak kalah penting dari orang tua adalah sebagai pengawas pembelajaran, melalui pengawasan ini dapat dilakukan pengendalian mutu pembelajaran meskipun terkendala jarak dengan sekolah.Kata kunci: pembelajaran online, kualitas pembelajaran, keterlibatan orang tua
Strategi untuk Meningkatkan Minat Baca Pada Peserta Didik Sekolah Dasar Muhammad Syazali; Muhammad Sobri
JURNAL MAHASANTRI Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Mahasantri Volume 3 Nomor 2 Maret 2023
Publisher : LP2M IAI NURUL HAKIM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tim Program of Internasional Student Assessment tahun 2018 menjelaskan bahwa kemampuan rata-rata membaca siswa di Indonesia dinyatakan masih rendah dibandingkan dengan negara ASEAN lainnya. Ini menjadi salah satu tantangan untuk guru agar dapat meningkatkan keterampilan membaca siswa melalui strategi pembelajaran seperti Direct Reading Thinking Acrtivity dan Know Want to Learn. Penelitian ini adalah penelitian literatur riview dengan jenis narrative riview. Artikel ilmiah yang digunakan pada penelitian ini berjumlah 11 artikel yang diterbitkan dalam kurun waktu 2011-2022. Data dikumpulkan dengan meriview beberapa artikel mengenai strategi Direct Reading Thinking Activity dan Know Want to Learn untuk meningkatkan minat membaca.  Artikeldiperoleh dari Google Scholar. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif dengan mengidentifikasi artikel ilmiah sehingga dapat menghasilkan ringkasan yang informatif.  Hasil penelitian menunjukan bahwa kedua strategi tersebut dapat meningkatkan minat membaca  siswa khususnya di Sekolah Dasar.
Preliminary Analysis Keterampilan Menulis Melalui Implementasi Metode Bimbingan Klasikal Pada Mahasiswa Muhammad Syazali; Umar Umar
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 9 No 8 (2023): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.7888651

Abstract

Implementasi dari berbagai fasilitas pembelajaran seperti review online, media contoh, template, serta media contoh dan template makalah secara bersamaan telah terbukti dapat meningkatkan keterampilan menulis mahasiswa. Namun demikian, efeknya belum maksimal karena kategorinya belum mencapai “sangat baik”. Ini disebabkan oleh belum ter-cover-nya kebutuhan mahasiswa dalam proses pembelajaran. Kebutuhan tersebut adalah bimbingan dari dosen ketika menulis makalah ilmiah. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis keterampilan menulis melalui implementasi metode bimbingan klasikal pada mahasiswa. Penelitian pre-experiment yang menggunakan desain one shot case study ini dilaksanakan pada mahasiswa pada Prodi PGSD Unram. Sampel terdiri dari 34 mahasiswa yang ditentukan secara purposive sampling. Data keterampilan menulis diambil dari data kualitas makalah hasil penelitian yang ditulis oleh masing-masing mahasiswa. Instrumen yang digunakan untuk mendapatkan data kualitas makalah adalah dokumen makalah sebagai alat ukur data kualitatif. Data yang diperoleh kemudian dianalisis untuk mendapatkan informasi terkait ukuran tendensi dan distribusi. Adapun untuk mengkomparasi efektivitas metode bimbingan klasikal dengan fasilitas pembelajaran yang digunakan sebelumnya, dilakukan analisis inferensial menggunakan uji t satu sampel. Temuan dari hasil penelitian ini adalah rata-rata keterampilan menulis berada pada nilai kuantitatif 84.15, di mana gradenya adalah A (sangat baik). Dari analisis proporsi didapatkan bahwa persentase tertinggi (64.7%) adalah grade A dengan kategori sangat baik, sedangkan proporsi paling rendah adalah grade D+ (kategori kurang) sebesar 2.9%. Tidak ada mahasiswa yang kualitas makalahnya berada pada grade E (kategori sangat kurang). Temuan lainnya adalah kualitas makalah melalui implementasi metode bimbingan klasikal berbeda secara signifikan dengan kualitas makalah melalui implementasi dari semua fasilitas pembelajaran sebelumnya. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa keterampilan menulis melalui implementasi metode tersebut sangat baik.
Pengelolaan Program Gerakan Literasi di SDN 1 Bungtiang Bambang Putra Akbar; Asrin Asrin; Muhammad Syazali
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 2 (2023): April-June
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i2.4912

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan seperti apa pengelolaan program gerakan literasi di SDN 1 Bungtiang yang meliputi tahapan perencanaan, tahapan pelaksanaan dan tahapan evaluasi. Penelitian ini dilakukan di SDN 1 Bungtiang menggunakan pendekatan penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Data yang diperoleh dikumpulkan dengan metode observasi, wawancara, dan dokomentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) Perencanaan pelaksanaan program gerakan literasi sekolah di SDN 1 Bungtiang sesuai dengan panduan yang diterbitkan Kemendikbud No 23 Tahun 2015, namun dalam pelaksanaannya dikembangkan secara mandiri dikarenakan menerapkan kurikulum irisan yaitu kurikulum nasional K13, kurikulum karakter dan kurikulum program plus. Pengelolaan gerakan literasi sekolah di SDN 1 Bungtiang mulai terlaksana secara rutin pada bulan september 2021. (2) Faktor pendukung pelaksanaan program gerakan literasi sekolah di SDN 1 Bungtiang diantaranya adalah sarana dan prasarana yang memadai seperti, 1 unit perpustakaan, pojok baca, lingkungan yang literat, alokasi dana yang memadai, terjalin kerja sama dengan beberapa lembaga, serta pemanfaatan media. (3) Faktor penghambat pelaksanaan program gerakan literasi sekolah di SDN 1 Bungtiang diantaranya adalah perbedaan kemampuan dan inisiatif SDM, kurangnya strategi pemusatan perhatian literasi terhadap peserta didik, serta penyelenggaran kegiatan pendukung literasi yang tidak sesuai penjadwalan, dan kurang diurus.
STUDENT LEARNING OUTCOMES IN BASIC NATURAL COURSES VIEWED FROM THE ASPECT OF ATTITUDES, PRODUCTS, AND SCIENCE PROCESS SKILLS Muhammad Syazali; Umar Umar
JURNAL EDUSCIENCE (JES) Vol 10, No 1 (2023): Jurnal Eduscience (JES), (Authors from Algeria and Indonesia)
Publisher : Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/jes.v10i1.3753

Abstract

Science learning outcomes that are only seen from one aspect cannot be called mastering science, even though the learning outcomes are good. The purpose of this study was to analyze student learning outcomes in the Basic Natural Sciences course in terms of attitudes, products, and science process skills. This quantitative descriptive research was carried out in the PGSD Study Program on Campus 2, University of Mataram. The sample consisted of 116 5th-semester students who programmed IKD courses. Learning outcome data were collected using the documentation method. Data that has been successfully collected is analyzed descriptively and visualized in the form of tables and figures using Ms. Excel. The findings that we get from the results of the descriptive analysis are that the average student achievement in science is 67.02 with a grade of B, and the interpretation is good. Judging from the visualization results in the form of a histogram, the learning achievement data tended to be between 40.00 and 100.00. As for proportion, the predominant grade was B+ with a frequency and percentage of 34 and 29.30%, respectively. Based on these facts it can be concluded that student learning outcomes in the Basic Natural Sciences course in terms of attitudes, products, and science process skills are in a good category.Keywords: Student learning outcomes, aspects of attitudes, products, and science process skills AbstrakHasil belajar sains yang hanya dilihat dari salah satu aspek belum dapat disebut menguasai sains, walaupun hasil belajar tersebut sudah baik. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis hasil belajar mahasiswa pada mata kuliah Ilmu Kealamiahan Dasar ditinjau dari aspek sikap, produk dan keterampilan proses sains. Penelitian deskriptif kuantitatif ini dilaksanakan pada Prodi PGSD di kampus 2 Universitas Mataram. Sampel terdiri dari 116 mahasiswa semester 5 yang memprogramkan mata kuliah IKD. Data hasil belajar dikoleksi menggunakan metode dokumentasi. Data yang telah berhasil dikoleksi dianalisis secara deskriptif dan divisualisasi dalam bentuk tabel dan gambar menggunakan Ms. Excel. Temuan yang kami peroleh dari hasil analisis secara deskriptif adalah rata-rata capaian belajar sains mahasiswa sebesar 67.02 dengan grade B, dan interpretasi baik. Ditinjau dari hasil visualisasi dalam bentuk histogram, data capaian belajar tertendensi pada nilai di antara 40.00 dan 100.00. Adapun secara proporsi, grade yang predominan adalah B+ dengan frekuensi dan persentase secara berturut-turut 34 dan 29.30%. Berdasarkan fakta tersebut dapat disimpulkan bahwa hasil belajar mahasiswa pada mata kuliah Ilmu Kealamiahan Dasar ditinjau dari aspek sikap, produk dan keterampilan proses sains berada pada kategori baik.Kata kunci: Hasil belajar mahasiswa, aspek sikap, produk, dan keterampilan proses sains